cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,642 Documents
INTEGRASI MOTIVASI DAN PELATIHAN DALAM MENDORONG EFEKTIVITAS KERJA PETUGAS KIA PUSKESMAS SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR Sri Rosita; Rahmayani Rahmayani; Evi Dewi Yani; Yunita Yunita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4846

Abstract

Latar Belakang Masalah: Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan salah satu indikator penting dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Efektivitas kerja petugas KIA sangat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, termasuk motivasi kerja dan pengalaman pelatihan yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dan pelatihan dengan efektivitas kerja petugas KIA di Puskesmas Simpang Tiga, Kabupaten Aceh Besar. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan populasi seluruh petugas KIA yang berjumlah 41 orang dan dijadikan sampel secara total. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motivasi dan pelatihan, sedangkan variabel terikat adalah efektivitas kerja petugas. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan observasi langsung, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,2% responden memiliki motivasi kerja rendah, dan 56,1% belum pernah mengikuti pelatihan. Terdapat hubungan signifikan antara motivasi (p=0,019) dan pelatihan (p=0,004) dengan efektivitas kerja petugas KIA. Disarankan agar dilakukan pelatihan teknis secara berkala yang relevan dengan tugas KIA, serta penguatan strategi peningkatan motivasi kerja melalui supervisi, penghargaan, dan penciptaan lingkungan kerja yang mendukung.
DETERMINAN KEJADIAN DIABETES MELITUS PADA PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT TINGKAT II ISKANDAR MUDA BANDA ACEH Jamaliah Jamaliah; Faradilla Safitri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4848

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis yang ditandai peningkatan glukosa darah. Berdasarkan data dari Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Tingkat II Iskandar Muda tahun 2020 jumlah pasien yang mengalami diabetes mellitus sebanyak 236 kasus, sedangkan tahun 2021 jumlah pasien diabetes sebanyak 275 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan hipertensi, genetik dan gaya hidup pada pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh. Metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi penelitian diperoleh pada saat pengumpulan data penelitian sebanyak 64 orang pasien yang dirawat diruang .Hamzah, ruang T.Umar, ruang Cut Mutia dan ruang Malikussaleh dan pengambilan sampel secara total pupulasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan cara wawancara. Pengumpulan data penelitian ini telah dilaksanakan dari tanggal 6 - 11 Juni 2022 di ruang rawat inap Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh. Pengolahan data dengan langkah editing, coding, data entry, tabulating, dan analisis data secara univariat bivariate menggunakan uji chi square test. Hasil penelitian analisis univariat diperoleh dari 64 responden, yang mengalami Diabetes mellitus sebanyak 27 orang (42.2%), mengalami hipertensi sebanyak 31 orang (48.4%), memiliki riwayat keluarga mengalami DM sebanyak 24 orang (37.5%), dan responden dengan gaya hidup yang tidak sehat sebanyak 40 orang (62.5%). Analisis bivariat diperoleh variabel hipetensi (p-value = 0.001),  genetik (p-value = 0.000), dan gata hidup (p-value = 0.003). Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara hipertensi, genetik dan gaya hidup dengan kejadian diabetes melitus pada pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh. Saran bagi petugas kesehatan dapat memberikan penanganan secara tepat bagi pasien penderita diabetes melitus dan memberikan edukasi kepada seluruh pasien yang dirawat tentang bahaya diabetes melitus dan merubah kebiasaan tidak baik menjadi perilaku hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penyakit diabetes melitus.
ANALISIS HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI DENGAN PERILAKU PASIEN TERKAIT CARA MENYIMPAN OBAT RACIKAN NON STERIL DI PUSKESMAS SEWON 1 BANTUL Abd Sukri S. Manusu; Ari Susiana Wulandari; Sri Suprapti; Eva Nurinda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4849

Abstract

Latar Belakang : Penggunaan dan penyimpanan obat di rumah masih menjadi masalah akibat kurangnya pemahaman. Menurut Kemenkes RI (2013), 35,2% rumah tangga menyimpan obat, sebagian besar obat sisa. Riset Kesehatan Dasar 2018 mencatat 82-85% keluarga di Jakarta dan Yogyakarta menyimpan obat, namun 30% tidak mengelolanya dengan baik. Obat racikan non-steril memiliki batas penggunaan (Beyond Use Date/BUD) yang berbeda dari tanggal kedaluwarsa. Studi di Puskesmas Sewon 1 Bantul menunjukkan 9,9% pasien menerima terapi obat racikan.Tujuan : Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara karakteristik sosiodemografi dengan perilaku menyimpan obat racikan non steril oleh pasien.Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 80 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi gamma dan chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=0,003) dan tingkat pendidikan (p=0,000) dengan perilaku menyimpan obat racikan non-steril (p<0,05). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, status pekerjaan, dan status jaminan kesehatan dengan perilaku menyimpan obat racikan non-steril (p>0,05).Kesimpulan: Faktor usia dan tingkat pendidikan memiliki pengaruh terhadap kebiasaan pasien dalam menyimpan obat racikan non-steril. Oleh karena itu, diperlukan edukasi lebih lanjut mengenai cara penyimpanan obat yang benar agar kualitas dan efektivitas obat tetap terjaga. Kata Kunci : BUD, racikan, non steril, sosiodemografi, perilaku
PENGARUH USIA PERTAMA PEMBERIAN MP-ASI DAN RIWAYAT BBLR DENGAN KEJADIAN STUNTING DI PUSKESMAS MATANG PUDENG KECAMATAN PANTEE BIDARI KABUPATEN ACEH TIMUR Eva Rosdiana; Charanisa Anwar; Finaul Asyura; Fauziah Andika; Febri Yusnanda; Ratna Willis
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4850

Abstract

Latar Belakang : Salah satu gangguan gizi yang sering ditemukan adalah kejadian Stunting. Stunting adalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, stunting juga merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak balita yang bersifat kronis yang berdampak pada kognitif lemah dan psikomotorik terhambat. Jumlah balita yang menderita stunting di Puskesmas Matang Pudeng sebanyak 41 orang. Hasil wawancara dengan 7 orang ibu yang menderita stunting mengatakan bahwa 1 diantaranya memiliki Riwayat BBLR dan 6 diantaranya memberikan MP-ASI pada anak saat usia kurang dari 6 bulan.Tujuan Penelitian : untuk mengetahui pengaruh usia pertama pemberian MP-ASI dan riwayat BBLR dengan kejadian stunting di Puskesmas Matang Pudeng Kecamatan Pantee Bidari Kabupaten Aceh TimurMetodelogi Penelitian : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  case control. Jumlah sampel diambil dengan perbandingan 1:1 yaitu 41 kasus dan 41 kontrol dengan total 82 sampel.. Penelitian ini di laksanakan di Puskesmas Matang Pudeng Kecamatan Pantee Bidari Kabupaten Aceh Timur. Analisa data menggunakan uji chi square test.Hasil Penelitian : variabel usia pertama pemberian MP-ASI memperoleh nilai p=0.014, BBLR dan riwayat BBLR memperoleh nilai p=0,055.Kesimpulan : variabel yang mempengaruhi kejadian stunting adalah usia pertama pemberian MP-ASI dan Variabel yang tidak mempengaruhi kejadian stunting adalah BBLR.Saran : Petugas kesehatan diharapkan agar meningkatkan promosi Kesehatan ke pada orang tua agar dapat memberikann ASI secara eksklusif ke pada bayinya untuk mencegah terjadinya stunting. Kata Kunci : Stunting, Usia Pertama Pemberian MP-ASI, BBL
ANALISIS KADAR MERKURI (HG) KRIM PEMUTIH WAJAH MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) DI KOTA BANDA ACEH Siti Samaniyah; Rulia Meilina; Fitria Fitria; Syarifah Asyura; Mutiawati Mutiawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4852

Abstract

AbstrakKrim pemutih wajah merupakan salah satu produk kosmetik yang banyak digunakan masyarakat, khususnya di kota-kota besar seperti Banda Aceh. Namun, maraknya penggunaan krim pemutih ilegal yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri (Hg) menjadi perhatian serius karena dapat membahayakan kesehatan pengguna. Pemeriksaan BPOM Aceh pada tahun 2023 menemukan banyak kosmetik mengandung bahan berbahaya. Keberadaan merkuri dalam produk kosmetik dapat menyebabkan kerusakan ginjal, gangguan sistem saraf, hingga kanker kulit dalam penggunaan jangka panjang. Oleh karena itu, pengawasan rutin terhadap produk kosmetik di pasaran sangat diperlukan guna melindungi konsumen dari paparan bahan berbahaya. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan mendeteksi kandungan merkuri dalam krim pemutih wajah yang digunakan di Kota Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah masih ada krim pemutih wajah yang mengandung merkuri (Hg) dipasaran Kota Banda aceh. Jenis metode penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan variabel bebas diwakili oleh krim pemutih wajah yang terdapat di pasaran kota Banda Aceh serta. Penelitian meliputi pengumpulan sampel, penyiapan sampel, desktrusi basah, dan analisa kualitatif serta analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih ada kosmetik di kawasan kota banda aceh yang mengandung merkuri.Kata kunci: Merkuri, Krim Pemutih Wajah, Spektrofotometri Serapan Atom. AbstractThe cosmetic industry in Indonesia has grown rapidly. However, some products, such as facial whitening creams, often contain hazardous chemicals such as mercury which can cause serious health problems. BPOM Aceh's inspection in 2023 found that many cosmetics contained hazardous materials. Therefore, further research is needed to identify and detect mercury content in facial whitening creams used in Banda Aceh City. The purpose of this study was to determine whether there are still facial whitening creams containing mercury (Hg) on the Banda Aceh City market. This type of research method was carried out experimentally with the independent variable represented by facial whitening creams available on the Banda Aceh City market as well. The study included sample collection, sample preparation, wet detrusion, and qualitative and quantitative analysis. The results of this study indicate that there are still cosmetics in the Banda Aceh City area that contain mercury.Keywords: Mercury, Facial Whitening Cream, Atomic Absorption Spectrophotometry.
ANALISIS KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGOSUMSI TABLET FE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPULO Nuzulul Rahmi; Faradilla Safitri; Rauzhatus Salmah. Nst; Ade Dita Puteri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4856

Abstract

Latar Belakang : Ibu hamil dapat beresiko mengalami anemia terutama anemia  karena kekurangan zat besi. Ibu hamil dengan kadar Hb <10 g/dl mempunyai risiko 2,25 kali lebih tinggi untuk melahirkan BBLR, sedangkan ibu hamil dengan anemia berat mempunyai resiko melahirkan BBLR 4,2 kali lebih tinggi dibandingkan dengan ibu yang tidak anemia berat. Resiko kematian ibu meningkat 3,5 kali pada ibu hamil menderita anemia.Tujuan Penelitian : untuk mengetahui Analisis Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Fe Di Wilayah Kerja Puskesmas Lampulo.Jenis Penelitian : penelitian analitik kuntitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel dengan total sampling, didapatkan sampel sebanyak 34 orang. Uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian : Hasil analisis bivariat dengan uji chi square menunjukkan hubungan kepatuhan ibu hamil dengan pengetahuan (p=0,008), sikap (p=0,017), kunjungan ANC (p=0,017) dan pola makan (p=0,046). Hasil analisis bivariat dengan uji chi square menunjukkan tidak ada hubungan kepatuhan ibu hamil dengan motivasi (p=0,916) dan dukungan keluarga (p=0,648).Simpulan Dan Saran : penelitian ini terdapat hubungan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet fe dengan pengetahuan, sikap, kunjungan ANC, dan pola makan dan tidak terdapat hubungan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet fe dengan motivasi dan dukungan keluarga. Peneliti menyarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan kajian yang sama dapat mngembangkan penelitian dengan tujuan yang ingin diteliti dan lebih memfokuskan terhadap apa yang diteliti. 
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN PENYAKIT INFEKSI DENGAN STATUS GIZI BALITA DI GAMPONG TELAGA MEUKU DUA KECAMATAN BANDA MULIA KABUPATEN ACEH TAMIANG Chairanisa Anwar; Eva Rosdiana; Ratna Willis; Nur Fadhillah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4861

Abstract

Latar Belakang: Wilayah kerja Puskesmas Banda Mulia memiliki 10 buah gampong yang terdiri dari 1.008 orang Balita dengan masalah gizi kurang 47 balita (4,7%), gizi lebih 50 balita (4,9%) dan stunting sebanyak 144 balita (14,3%). Gampong Telaga Meuku Dua merupakan salah satu Gampong yang memiliki masalah gizi terbanyak di Kecamatan Banda Mulia. Studi pendahuluan terhadap 8 orang ibu yang memiliki balita menunjukkan hasil sebanyak 5 orang ibu (46,8%) memiliki pengetahuan kurang tentang gizi. Metode Penelitian: Penelitian analitik dengan desain cross sectional dengan total sampel 80 orang. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner. Menggunakan uji statistik non-parametrik yaitu uji chi-square dan dianalisa secara univariat dan bivariat. Hasil Penelitian : Tidak ada hubungan P= 0,365 pengetahuan ibu dan ada hubungan P=0,000 penyakit infeksi dengan status gizi balita di Gampong Telaga Meuku Dua Kecamatan Banda Mulia Kabupaten Aceh Tamiang.  
HUBUNGAN PERILAKU IBU DENGAN RAMPAN KARIES PADA BALITA DI TPA BATOH KECAMATAN LUENG BATA BANDA ACEH Ainun Mardiah; Nisa Maulida
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4863

Abstract

Rampan karies merupakan penyakit multifaktorial dimana faktor tersebut saling berinteraksi. Salah satu faktornya adalah perilaku orang tua terutama ibu dalam merawat kesehatan gigi anaknya yang sangat berpengaruh terhadap timbulnya kerusakan gigi anak tersebut. Hasil pengamatan ditemukan dari 37 balita terdapat 31 balita (84%) yang mengalami rampan karies. Berdasarkan pemeriksaan awal terhadap 15 balita yang terserang rampan karies sebanyak 2 balita (13%) mengalami rampan karies yang tidak parah, 5 balita (34%) mengalami rampan karies yang parah dan sebanyak 8 balita (53%) mengalami rampan karies yang sangat parah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku (pengetahuan, sikap dan tindakan) ibu terhadap rampan karies pada balita di TPA Batoh Kecamatan Lueng Bata Banda Aceh 2013.Penelitian ini bersifat analitik dengan derajat kepercayaan (? = 0,05). Dilaksanakan di TPA Batoh, tanggal 10 sampai 15 Juni 2013. Populasi penelitian ini adalah 31 balita dan ibu balita sebagai responden. Sampel penelitian total populasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan ibu kurang baik (15,9), rata-rata sikap ibu kategori negatif (16,4) dan rata-rata tindakan ibu kurang baik (11,8). Hasil perhitungan statistic pada perilaku ibu dengan menggunakan uji chi-square menunjukkan x2 hitung ( 14,9) lebih besar dari x2 tabel (5,991). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara perilaku, ibu dengan rampan karies pada balita. Disarankan kepada ibu agar membentuk perilaku yang lebih baik terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut anak terutama terhadap pemberian susu botol/ ASI dengan benar dan bagi petugas kesehatan gigi hendaknya lebih meningkatkan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut kepada ibu dan lebih memperhatikan kesehatan gigi dan mulut balita
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HIV DAN AIDS DI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Faradilla Safitri; Nuzulul Rahmi; Ismail Ismail; Nurul Sakdah; Miranda Miranda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4865

Abstract

Pengetahuan remaja mengenai HIV dan AIDS merupakan aspek penting dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit tersebut, terutama di kalangan usia produktif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor peran orang tua, guru dan petugas kesehatan dengan pengetahuan remaja tentang HIV dan AIDS di SMA Negeri 12 Banda Aceh. Penelitian bersifat analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan siswa/i kelas X di SMA Negeri 12 Banda Aceh, sampel diambil sebanyak 63 responden yang diambil secara accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Penelitian telah dilakukan tanggal 30-31 Januari 2025. Pengolahan data dengan langkah editing, coding, data entry, tabulating, dan analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh variabel peran orang tua (p value=0.049, OR=3.250), peran guru (p value=0,015, OR=5.145), peran petugas kesehatan (p value=0.021, OR=4.400). Kesimpulan ada pengaruh antara peran orang tua, peran guru, dan peran petugas kesehatan dengan pengetahuan remaja tentang HIV dan AIDS. Temuan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan tenaga kesehatan dalam memberikan informasi yang benar dan tepat kepada remaja mengenai HIV dan AIDS. Upaya edukasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan dari ketiga pihak tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja dalam mencegah penyebaran HIV.
DEMONSTRASI TEKNIK PERAWATAN PERINEAL DALAM PENCEGAHAN DIAPER RASH PADA BAYI DI DESA WEURAYA KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2024 Cut Efriana; Dewina Susanti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4868

Abstract

Pengetahuan dan kemampuan ibu dalam merawat bagian perineal bayi sangat diperlukan. Kemampuan ibu dalam perawatan perineal sama halnya dengan merawat kulit bayi, di Desa Weuraya Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Januari-Oktober 2024, Jumlah bayi laki-laki dan bayi perempuan yaitu berjumlah 298 bayi, dan terdapat 4 ibu yang masih salah dalam perawatan perineal pada bayi dan 6 orang ibu yang sudah bisa melakukan perawatan perineal pada bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui teknik perawatan perineal dalam pencegahan diaper rash pada bayi di Desa Weuraya Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan studi kasus dengan jumlah sampel 2 subjek/informan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 s/d 21 November 2024 di Desa Weuraya Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada kedua responden yaitu responden I dan responden II dengan teknik perawatan perineal dalam pencegahan diaper rash pada bayi, yaitu dengan cara responden I mampu melakukan teknik perawatan perineal menggunakan tisu basah dengan cara mengusap dari depan ke belakang untuk membersihkan kotoran. Dan pada responden II mampu melakukan teknik perawatan perineal dengan mengeringkan area genetalia bayi menggunakan handuk atau kain yang lembut dengan cara menepuk-nepuknya, maka peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa teknik perawatan perineal ini efektif dilakukan.