cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,642 Documents
ANALISIS FAKTOR KEJADIAN RESIKO STUNTING PADA ANAK BATITA DI WILAYAH PESISIR KEC. SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH 2024 Junaidi Junaidi; Zubir Zubir; Zulkifli Zulkifli; Nanda Fitriana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4768

Abstract

Stunting merupakan indikator kekurangan gizi kronis atau masalah gizi masa lalu yang diukur berdasarkan tinggi badan menurut umur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor resiko terjadinya stunting pada balita bawah tiga tahun di wilayah Pesisir dalam Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh Tahun 2024. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain Crosseksional Study. Pengumpulan data menggunakan data primer dan kuesioner. Populasi yang digunakan sebanyak 650 orang dengan sampel 162 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh antara penyakit infeksi, asupan protein, pengetahuan ibu, serta perilaku hidup sehat (p value = 0.466). Sedangkan perilaku pencegahan stunting (p value = 0.000) dan pola asuh stunting berpengaruh signifikan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu faktor-faktor risiko yang paling berhubungan dengan kejadian stunting pada anak balita di wilayah pesisir adalah sikap ibu dan pola asuh.
ANALISIS DAMPAK PERILAKU FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL Dewi Shinta; Marniati Marniati; Herawati Herawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4775

Abstract

Fear of Missing Out (FoMO) is a phenomenon of the fear of being left out or missing important information, often occurring due to social media. This study aims to analyze the impact of Fear of Missing Out (FoMO) behavior on social media usage. The method used in this study is a literature review. The results of this literature review indicate that there are 14 variables positively correlated with FoMO: social comparison, social media addiction, loneliness, perfectionism, stalking, social media fatigue, academic stress, need for affiliation, neuroticism, anxiety, depression, stress, relative deprivation, and self-regulatory fatigue. Three variables negatively correlated with FoMO are psychological well-being, self-regulation, and self-control. 
PENGARUH KOMPETENSI DOSEN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Arifianda Lubis; Limawanti Wifit Putri; Herawati Herawati; Marniati Marniati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh  kompetensi dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa, dimana kompetensi dosen disini berfokus pada kompetensi pedagogik dan profesional. Populasi penelitian yang digunakan adalah total sampling mahasiawa psikologi di salah satu kampus swasta dikota Medan yang berjumlah 150 mahasiswa. Alat ukur disusun berdasarkan dimensi dan aspek yang terdapat pada masing-masing variable penelitian dimana kompetensi guru disusun berdasarkan pendapat yang dikemukakan oleh Mulyasa (2012) mengenai indikator kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Sedangkan alat ukur motivasi belajar disusun berdasarkan aspek-aspek yang dikemukakan oleh teori Cherniss dan Goleman (2001; 2019). Analisa yang digunakan menggunakan analisis regresi dengan komputerisasi dengan aplikasi IBS SPSS statistic 25.00. Hasilnya menunjukkan (1) Terdapat pengaruh yang positif kompetensi pedagogik dosen sebesar 71,8% terhadap motivasi belajar mahasiswa di Medan, (2) terdapat pengaruh yang positif kompetensi profesional dosen sebesar 31,2% terhadap motivasi belajar mahasiswa di Medan.
ANALISIS PROGRAM 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) DI KOTA BINJAI Fahmi Syahreza Tarigan; Marniati Marniati; Herawati Herawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4787

Abstract

                                                                     AbstrakLatar Belakang : Program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) adalah salah satu program pengolahan sampah yang cukup diminati. Indonesia sebagai salah satu negara berkembang juga melakukan program 3R (Reduce, Reuse, Recycle)  sebagai unggulan dalam program pemilahan sampah agar sampah yang sampai ke TPA berkurang melalui pemilahan di sumbernya. Kota Binjai juga menerapkan program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai salah satu program dalam menangani sampah di Kota Binjai, namun saat ini program 3R di Kota Binjai Sudah banyak yang tidak berjalan dikarenakan pandemi covid 19 dan keterbatasan anggaran dalam menjalankan program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Tujuan Kegiatan : Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui jenis program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang masih berjalan di Kota Binjai serta hambatan yang dihadapi dari program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Kota Binjai. Hasil Kegiatan : Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa program yang masih berjalan adalah program bank sampah dengan jumlah 2 unit bank sampah dan program lainnya seperti rumah kompos, TPS 3R dan lubang biopori sudah tidak berjalan lagi dampak dari pandemi covid 19 dan efisiensi anggaran. Kata Kunci : Reduce, Reuse, Recycle
EFEK KEPERCAYAAN DAN LABEL HALAL TERHADAP MINAT BELI Lisnawati Lisnawati; Zuraidah Zuraidah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4788

Abstract

Kepercayaan dan Label Halal memiliki peran penting dalam meningkatkan minat beli konsumen terhadap produk makanan seperti dendeng Aceh, khususnya di Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kepercayaan kepada produsen dan label halal berpengaruh terhadap minat beli dendeng Aceh Gunung Seulawah di Kota Banda Aceh. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 95 responden dan data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner dan studi dokumentasi. Analisis data ini merupakan analisis kuantitatif, yaitu analisis data yang dinyatakan dalam bentuk angka atau data kuantitatif. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda, pengujian uji F dan uji t dilakukan untuk mengetahui secara simultan dan secara parsial pengaruh variabel independen (bebas) terhadap variabel dependen (terikat) pada tingkat kepercayaan 95% (? = 0,05). Hasil penelitian berdasarkan uji simultan menunjukan bahwa variabel Kepercayaan Kepada Produsen dan Label Halal berpengaruh terhadap Minat Beli Dendeng Aceh Gunung Seulawah di Kota Banda Aceh. Sedangkan secara parsial variabel Kepercayaan Kepada Produsen berpengaruh terhadap Minat Beli Dendeng Aceh Gunung Seulawah di Kota Banda Aceh. Label Halal berpengaruh terhadap Minat Beli Dendeng Aceh Gunung Seulawah di Kota Banda Aceh.Kata Kunci: Kepercayaan, Label Halal, Minat Beli
HUBUNGAN MENGKONSUMSI MAKANAN KARIOGENIK DENGAN STATUS KARIES GIGI PADA SISWA SMP NEGERI 1 PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR Cut Ratna Keumala; Andriani Andriani; Nia Kurniawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4798

Abstract

Karies merupakan kerusakan suatu jaringan keras gigi yang disebabkan oleh  aktivitas  jasad  renik  dalam  suatu  karbohidrat  yang  diragikan.  Faktor penyebab terjadinya karies gigi salah satunya adalah makanan kariogenik. Data awal pemeriksaan yang dilakukan pada 15 siswa di SMP Negeri 1 Peukan Bada menunjukkan status karies gigi dengan rata-rata DMF-T sebesar 3,6 pada kategori sedang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara mengkonsumsi makanan kariogenik dengan status karies gigi pada siswa SMP Negeri 1 Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bersifat analitik dengan  desain  cross  sectional,  dilaksanakan  tanggal  23-25  Februari  2023. Populasi dalam penelitian ini yaitu 600 siswa. Sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan rumus slovin dengan metode random sampling yaitu 86 siswa.  Pengumpulan  data  dengan  cara  pemeriksaan  karies  gigi  dan  angket. Analisa ini di uji secara statistik menggunakan program SPSS dengan uji Chi- Square,  ?  0,05.  Hasil  penelitian  menunjukkan  siswa  yang  mengkonsumsi makanan kariogenik rata-rata pada kategori sedang yaitu 43 orang (50%). Status karies gigi dengan nilai rata-rata 3,1 (kategori sedang). Hasil analisis data menunjukkan nilai p-value = 0.001 < ? = 0.05 sehingga adanya hubungan antara mengkonsumsi makanan kariogenik dengan status karies gigi pada siswa SMP Negeri 1 Peukan Bada. Disarankan kepada siswa agar lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi dan setelah mengkonsumsi makanan ada baiknya berkumur-kumur dan menyikat gigi teratur dua kali sehari. Dalam hal ini juga dibutuhkan bantuan dari orang tua dan guru.   
GAMBARAN STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PEROKOK DI DUSUN PAYA SERNGI DESA TIMANGAN GADING KECAMATAN KEBAYAKAN KABUPATEN ACEH TENGAH Nurdin Nurdin; Henny Febriani; Wirza Wirza; Amiruddin Amiruddin; Finaul Asyura
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4799

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut merupakan keadaan dimana mulut bebas dari plak dan kalkulus, kebersihan gigi dan mulut ditentukan oleh sisa makanan, plak, kalkulus, material alba, dan noda stain pada permukaan gigi. hasil wawancara dan pemeriksaan yang dilakukan di dusun paya serngi desa timang gading ditemukan masalah bahwa rata rata masyarakat dusun paya serngi, tidak melakukan pemeliharaan terhadap kesehatan gigi dan mulut seperti menyikat gigi dua kali sehari yaitu pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur dan tidak melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut setiap enam bulan sekali. Rumusan masalah bagaimana gambaran status kebersihan gigi dan mulut pada perokok. Tujuan untuk mengetahui gambaran status kebersihan gigi dan mulut perokok di dusun paya serngi desa timangan gading kecamatan kebayakan kabupaten aceh tengah.Penelitian ini bersifat deskriptif, dilakukan dengan pemeriksaan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 kepala keluarga yang merokok di desa timangan gading kecamatan kebayakan kabupaten aceh tengah dengan menggunakan teknik purposif sampling.Hasil penelitian yang di dapat dari 30 sampel kepala keluarga Dusun Paya Serngi Desa Timangan Gading Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah tengah pada kategori baik dengan jumlah 5 orang (16,67%), kategori sedang 16 orang (53,33%), dan kategori buruk 9 orang (30%).Kesimpulan yang di dapat bahwa status kebersihan gigi dan mulut perokok di Dusun Paya Serngi Desa Timangan Gading Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah berada pada kategori sedang dengan jumlah 16 orang (53,33%). Saran untuk masyarakat Dusun Paya Serngi Desa Timangan Gading agar lebih menjaga kesahatan gigi dan mulut nya, dengan cara menyikat gigi pagi dan malam sebelum tidur, serta melakukan pemeriksaan rutin setiap 6 bulan sekali ke puskesmas.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR DI RUANG NIFAS HAMBAWANG RSUD SULTAN SURIANSYAH BANJARMASIN Khoirul Khoirul; Onieqie Ayu Dhea Manto; Malisa Ariani; Umi Hanik Fetriyah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4805

Abstract

Latar Belakang: ASI pertama keluar (kolostrum) mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit,melindungi dari infeksi, diare,dan ikterus. Survei Kesehatan Nasional Tahun 2023 cakupan pemberian kolostrum masih dibawah target dari target. Hal ini dipengaruhi oleh faktor internal ibu meliputi tingkat pengetahuan,sikap, parietas, kondisi ibu serta faktor eksternal yaitu dukungan keluarga, petugas kesehatan dan budaya/ lingkungan.Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan  pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Ruang Nifas Hambawang RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan survei analitik desain Cross Sectional. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan observasi rekam medik. Sampel seluruh ibu yang baru melahirkan di Ruang Nifas Hambawang RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin bulan November – Desember Tahun 2024 dengan jumlah 34 orang dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Analisa data menggunakan uji Kolmogoro Smirnov dan uji Chi- Square Fisher Exact.Hasil: Mayoritas usia responden 20-35 tahun sebanyak 23 orang(67,7%),  berpendidikan SMA 16 orang (47,1%), Paritas ibu multipara 20 orang (58,8%) dan  pekerjaan sebagai ibu rumah tangga  sebanyak 30orang (88,2%). Nilai p-value = 0,049 < ? 0,05  menunjukkan hubungan Tingkat pengetahuan dengan pemberian kolostrum. Nilai p- value = 0,196 > ? 0,05 tidak menunjukkan hubungan dukungan keluarga dengan pemberian kolostrum.Simpulan: Ada hubungan Tingkat pengetahuan dengan pemberian kolostrum dan tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian kolostrum. Bagi tenaga Kesehatan diharapkan dapat mendukung pemberian kolostrum dengan meningkatkan edukasi saat ANC (Antenatal Care) dan melakukan IMD (Inisiasi Menyusu Dini). Kata Kunci: Bayi baru lahir, dukungan keluarga, kolostrum, tingkat pengetahuan
PENGARUH PEMBERIAN POSISI SEMIPRONASI DENGAN NESTING TERHADAP PERUBAHAN SATURASI OKSIGEN DAN FREKUENSI NAFAS PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUANG KARAMUNTING RSUD SULTAN SURIANSYAH BANJARMASIN Mahbubah Mahbubah; Paul Joae Brett Nito; Bagus Rahmat Santoso; Umi Hanik Fetriyah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4806

Abstract

Latar Belakang: penyebab kematian pada bayi baru lahir terutama pada neonatal adalah BBLR. World Health Organization (WHO) bayi berat lahir rendah (BBLR) sebagai berat lahir <2500gr terlepas dari usia kehamilan. Di Kota Banjarmasin pada tahun 2023 menurut Kemenkes mengalami peningkatan prevalensi kelahiran BBLR hampir 2 kali lipat dari tahun sebelumnya. BBLR beresiko mengalami sesak nafas dan desaturasi oksigen. Salah satu upaya untuk meningkatkan saturasi oksigen (SpO2) dan perubahan frekunsi nafas (RR) yakni pemberian posisi semipronasi dengan nesting.Tujuan: untuk mengetahui pengaruh pemberian posisi semipronasi dengan nesting terhadap perubahan saturasi oksigen dan frekuensi nafas pada bayi berat lahir rendah (BBLR) di ruang Karamunting RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin.Metode: sampel berjumlah 30 bayi BBLR dengan teknik pengambilan total sampling. Penelitian kuantitatif dengan desain pra-experiment dengan One Group pretest-posttest only without control group. Pengumpulan data menggunakan pulse oxymetry dan ari-timer. Data diobservasi pada menit ke-0, ke-15, ke-30 dan menit ke-60. Analisis data yang digunakan uji Wilcoxon.Hasil: nilai rata-rata perubahan SpO2 sebesar 3,03% dan nilai rata-rata perubahan RR sebesar 3,6 x/m setelah pemberian intervensi selama 60 menit. Perubahan rata-rata nilai SpO2 dan RR paling banyak terjadi pada menit ke-30-60 menit. Pengaruh pemberian didapatkan nilai masing-masing p-value=0,003<?(0,05) pada SpO2 dan p-value= 0,000<?(0,05) pada RR.Kesimpulan: pemberian posisi semipronasi dengan nesting dapat memberi pengaruh pada saturasi oksigen dan frekuensi nafas pada bayi BBLR. Rekomendasi: untuk tenaga kesehatan memposisikan bayi BBLR yang mengalami desaturasi oksigen dan sesak nafas bisa diberikan posisi semipronasi dengan nesting.
KESESUAIAN TAFSIRAN BERAT JANIN DENGAN RUMUS JOHNSON-TOSHACK DENGAN BERAT LAHIR BAYI DI PUSKESMAS BASARANG Dewi Murni; Desilestia Dwi Salmarini; Angga Irawan; Nita Hestiyana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4807

Abstract

Latar Belakang: Provinsi Kalimantan Tengah merupakan 10 provinsi dengan presentase kematian ibu dan bayi tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 2022 angka kematian ibu sebesar 146 per 100 kelahiran hidup dan angka kematian balita sebesar 9,0 per 1000 kelahiran hidup. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menekan angka kejadian BBLR adalah melakukan skrining saat kehamilan secara tepat dengan pengukuran tinggi fundus uteri (TFU). Metode sederhana yang dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan adalah TFU adalah dengan rumus Johson- Toshack.Tujuan: menguji Kesesuaian Tafsiran Berat Janin dengan Rumus Johnson-Toshack dengan Berat Lahir Bayi di Puskesmas Basarang.Metode: Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan rancangan cross sectional menggunakan pendekatan Retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Basarang dari bulan Oktober-November 2023 yang berjumlah 40 orang dengan usia kehamilan kisarannya 37-42 minggu. Sampel diambil dengan teknik Total Sampling.Analisis menggunakan Wilcoxon test.Hasil: Analisis dengan SPSS versi 23 didapatkan perbedaan antara taksiran berat badan janin dengan berat badan bayi baru lahir. Selisih rata-rata taksiran berat badan janin dengan berat badan bayi baru lahir adalah sebesar 49,37 gram. Sedangkan berdasarkan hasil uji Wilcoxon sign test terdapat angka p value 0,043 (<0,05) Simpulan: Ada kesesuaian antara taksiran berat badan janin menurut rumus Johnson Tausack dengan berat lahir bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Basarang tetapi tidak signifikan dengan adanya perbedaan rata-rata 49,37 gram antara tafsiran berat janin dan berat badan bayi saat lahir. Kata Kunci: Tafsiran Berat Janin, Johnson Tausack