cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ULEE KARENG BANDA ACEH Paradhiba, Meutia; Rezeky, Sahbainur
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1555

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi dikalangan usia lanjut. Orang yang berusia lanjut akan mengalami penurunan beberapa fungsi organ tubuh yang dapat menyebabkan penyerapan zat gizi menurun. Beberapa faktor penyebab hipertensi pada usia lanjut antara lain adalah genetik (riwayat keluarga), aktifitas fisik yang rendah dan konsumsi natrium berlebih. untuk mengetahui hubungan riwayat keluarga, aktivitas fisik, obesitas dan konsumsi natrium dengan hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Ulee Kareng Banda Aceh. penelitian bersifat analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan tehnik simple random sampling dengan jumlah 72 responden. Penelitian dilakukan pada tanggal 02 Februari- 20 Maret 2016 pada lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Ulee Kareng Banda Aceh. Cara pengumpulan data dengan membagikan kuesioner, selanjutnya dilakukan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95 % dan batas kemaknaan (α=0,05) Ha diterima p value <0,05. sebagian besar lansia yang memiliki riwayat keluarga hipertensi mengalami hipertensi grade II sebanyak 66%, lansia dengan aktivitas fisik ringan menderita hipertensi grade II sebanyak 68,3%, lansia yang mengalami obesitas mengidap hipertensi grade II sebanyak 67,5% dan lansia yang mengkonsumsi natrium tinggi mengidap hipertensi grade II sebanyak 63,3%. ada hubungan riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi (p=0,005), ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi (p=0,017), ada hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi (p=0,0021) dan ada hubungan konsumsi natrium dengan kejadian hipertensi (p=0,002) pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Ulee Kareng Banda Aceh Tahun 2021. Diharapkan bagi lansia untuk mampu mengontrol konsumsi makanan yang dibatasi bagi penderita hipertensi misalnya makanan yang mengandung natrium, melakukan aktivitas fisik (olahraga ringan seperti jalan santai setiap hari dan bersepeda) dan rutin mengontrol tekanan darah.                                                                                                                                                                            Kata kunci : riwayat keluarga, aktivitas fisik, obesitas, konsumsi natrium, hipertensi
HUBUNGAN PENGETAHUAN SIKAP DAN DUKUNGAN KELUARGA PENDERITA DM-II TERHADAP PENCEGAHAN POTENSI PENULARAN COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KESATRIA KOTA PEMATANGSIANTAR TAHUN 2021 Bakkara, Renasti; Santoso, Heru; Nababan, Donal; Sirait, Asima; Bangun, Henny Arwina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1594

Abstract

ABSTRAK Pada saat pandemi COVID-19 ini masyarakat cenderung takut untuk berkunjung ke fasilitas kesehatan. Ketakutan masyarakat untuk berkunjung ke fasilitas kesehatan ini dapat mengakibatkan pasien diabetes mengurangi kepatuhan dalam menjalankan pengobatan dan memeriksa kadar gula darahnya, sehingga apabila kepatuhan ini berkurang dan gula darah naik dari kisaran target, pasien diabetes berisiko tinggi untuk mengalami komplikasi di masa depan walaupun tidak terinfeksi COVID-19. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan pengetahuan sikap dan dukungan keluarga penderita DM-II terhadap pencegahan potensi penularan Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kesatria Kota Pematangsiantar Tahun 2021. Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan fenomenologi kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Kesatria Kota Pematangsiantar. Waktu Penelitian ini dimulai dari bulan Desember 2020 sampai bulan Agustus 2021. Informan penelitian ini adalah informan utama yaitu 2 orang penderita komorbid DM-II sedangkan 3 informan lainnya adalah petugas program PTM (Penyakit Tidak Menular), petugas pelayanan obat dan keluarga penderita DM-II di Puskesmas. Pengumpulan data menggunakan wawancara, metode observasi dan dokumentasi serta menggunakan triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisa data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui pengetahuan, sikap dan dukungan bagi penderita DM II terhadap pencegahan potensi penularan Covid-19 sudah dianggap baik, hal ini diketahui dari protokol kesehatan yang sudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti memakai masker, mencuci tangan menjaga jarak dan membatasi kegiatan pertemuan atau perkumpulan dengan anggota keluarga lain. Disarankan bagi kepala puskesmas dalam meningkatkan peran serta petugas kesehatan dalam memberikan edukasi bagi keluarga dan bagi penderita DM II untuk mendukung kualitas hidup penderita DM-II di masa pandemi Covid 19 dan bagi penderita DM-II agar dapat menerapkan prokes bila berada di luar rumah dan menjaga kondisi kesehatan keluarganya agar terhindar dari potensi penularan Covid 19Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Dukungan, Penderita DM II,Potensi  Penularan             Covid 19
ANALISIS PENYULUHAN MENGGUNAKAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING PADA BALITA DI DESA COT PUUK KECAMATAN GANDAPURA KABUPATEN BIREUEN Misrina Misrina; Salmiati Salmiati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1581

Abstract

Abstrak World Health Organization (WHO) tahun 2018, mengemukakan bahwa terdapat 171 juta anak menderita stunting dimana sebagian besar terdapat pada negara-negara berkembang seperti di benua Afrika dan Asia. Apabila tren terus berlanjut tanpa upaya untuk menurunkan angka stunting, maka diperkirakan pada tahun 2025 di Asia akan terdapat 56% anak yang menderita stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan leaflet terhadap pengetahuan ibu tentang stunting pada balita di Desa Cot Puuk Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen.Desain penelitian yang digunakan adalah preeksperimental design dengan pendekatan one group pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita di Desa Cot Puuk Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen sebanyak 160 orang. Sampel diambil dengan cara proportional stratified random sampling sebanyak 114 responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden sebelum penyuluhan memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 68 responden (60%).Mayoritas responden sesudah penyuluhan memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 89 responden (78%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p value (0,000) < α (0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh diberikan penyuluhan dengan pengetahuan ibu tentang stunting di Desa Cot Puuk Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen.                                         Diharapkan kepada responden untuk lebih aktif mencari informasi dan menambah wawasan dari media atau tenaga kesehatan mengenai stunting.  Kata Kunci    :  Pengetahuan, Stunting 
EFEKTIVITAS PELATIHAN KECERDASAN EMOSI MELALUI MEDIA ONLINE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA DI MASA PANDEMI COVID 19 DENGAN METODE QUASI EKSPERIMENT Setya Nugraha, Wisnu; Sahrah, Alimatus
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1748

Abstract

Wabah virus corona (covid-19) yang telah dinyatakan sebagai pandemi sejak awal maret 2020, yang pada akhirnya pemerintah memberlakukan sistem pembatasan sosial berskala besar (PSBB) disejumlah wilayah di Indonesia. Pemberlakuan sistem pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ini membuat berbagai pelaku pendidikan melakukan kegiatan dengan media online. Dengan sistem pembelajaran secara online mahasiswa tetap diminta untuk termotivasi dengan materi pembelajaran yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik efektivitas pelatihan kecerdasan emosi dengan media online untuk meningkatkan motivasi belajar pada Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperiment dengan menggunakan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan Skala Motivasi Belajar yang sampaikan dengan cara pre test dan post test. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa yang mendaftar dalam pelatihan kecerdasan emosi, dengan rentang usia 18 sampai 25 tahun yang berjumlah 106 mahasiswa. Penelitian ini menguji perbedaan tingkat motivasi belajar pada subjek sebelum pelatihan dan setelah pelatihan kecerdasan emosi dengan menggunakan uji t dengan analisis independent sample t test. Hasil dari penelitian ini adalah t sebesar 5.151 dengan taraf signifikasi sebesar 0.000 (p < 0.05). Sehingga hipotesis yang menyatakan bahwa “Pelatihan Kecerdasan Emosi melalui media online pada mahasiswa efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dimasa pandemi” dapat dinyatakan diterima. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini bahwa pelatihan kecerdasan emosi dengan media online efektif dalam meningkatkan motivasi belajar pada mahasiswa. Kata kunci: Emosi Kecerdasan Motivasi Online Pelatihan 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT STRES PADA PERAWAT RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH MEDAN TAHUN 2021 Togatorop, Agustinawati; Nababan, Donal; Brahmana, Netti Etalia; Hakim, Lukman; Saragih, Frida L
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1705

Abstract

ABSTRAKStres yang dialami perawat merupakan stres yang didapat atau dialami ditempat kerja yang termasuk kedalam stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi tingkat stres perawat yang bekerja di ruangan rawat inap di RS Santa Elisabeth Medan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat berjumlah  115 orang. Sampel penelitian mnggunakan Formula Slovin sehingga jumlah sampel yaitu 54 orang. Pengumpulan data diperoleh dari melalui kuesioner. Proses pengolahan data dimulai dari editing, coding, dan tabulasi. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Analisis multivariat dengan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian Ada hubungan beban kerja dengan tingkat stres pada perawat rawat inap berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan kelelahan kerja dengan tingkat stres pada perawat rawat inap berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan shift kerja dengan tingkat stres pada perawat rawat inap berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan usia dengan tingkat stres pada perawat rawat inap berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan keamanan kerja dengan tingkat stres pada perawat rawat inap berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Faktor  yang paling dominan mempengaruhi  tingkat stres pada perawat rawat inap di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan adalah keamanan kerja. Adapun saran bagi perawat di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan agar dapat meningkatkan koping diri sehingga tidak terjadi stres saat bekerja terutama stress terjadi karena keamanan kerja. Kata Kunci : Faktor-Faktor, Tingkat Stres
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WUS (WANITA USIA SUBUR) DALAM TINDAKAN IVA (INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT) DI PUSKESMAS GLUGUR DARAT TAHUN 2021 Sari, Mediana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1695

Abstract

Saat ini kanker  serviks  menempati jenis  kanker  nomor  2  yang paling banyak diderita wanita Indonesia. Kejadian kankerserviks terus meningkat, yaitu  23,4 per 100.000 penduduk. Tingkat kematian yang tinggi dapat dikurangi melalui pencegahan dan skrining yang efektif  seperti tes IVA.Ruang lingkup pemeriksaan IVA di Puskesmas GlugurDarat tahun 2018 berjumlah  216 orang, pada  tahun 2019 sebanyak  246 orang dan pada  tahun 2020 sebanyak  63 orang dan masih jauh dari target nasional sebesar   10%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhiWUS (Wanita Usia Subur) dalam  melakukanIVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) di Puskesmas Glugur Darat pada tahun 2021.   Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan  adalah  studi cross  sectional. Penelitian ini dilakukan dari  Februari  hingga Agustus  2021. Populasi dalam penelitian ini adalah  WUS (Wanita Usia Subur) berusia  25-50 tahunyangtelahmenikah  berjumlah1. 274 orang. Sampel penelitian  adalah  WUS sebanyak  93 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner.Analisisdata bivariat dengan chi square dan multivariat  dengan regresi logistik.Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden tidak reproduksi,   mayoritas responden memiliki pengetahuan yang rendah,mayoritas responden memiliki  paritas  >3. Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan(p =0,000),sikap(p=0,0,00),  jumlahparitas  (p=0,02), penggunaan KB (p=0,011),sumberinformasi  (p=0,003) dan  dukungan suami (p=0,000)  dengan tindakan IVA. Tidak ada hubungan yang signifikan  antara variabel umur (p=0,421)dan status pekerjaan(p=0,059) dengan tindakan IVA. Hasil analisis multivariat didapat faktor yang paling dominan  adalah  dukungan  suami  dengan nilai Exp (B) terbesar  4.356. Dari penelitian ini, kesimpulannya adalah bahwa  73,1% WUS tidak melakukan IVA karena  kurangnya    pengetahuan  tentang  IVA. Saran untuk  Puskesmas  sebaiknya mengikutsertakan suami WUS dalam konseling agar suami memahami dan akhirnya  memberikan dukungan dalam  melakukan  pemeriksaan  deteksi  dini metode IVA.  Kata kunci: Kanker serviks, tindakan IVA
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK PADA BAYI DI DESA COT BADA TUNONG KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN Afriana, Afriana; Fajriana, Eulisa; Ulfa, Aswatul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1728

Abstract

Imunisasi campak adalah tindakan imunisasi dengan memberi vaksin campak pada anak yang bertujuan memberi kekebalan dari penyakit campak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ibu dalam pemberian imunisasi campak di Desa Cot Bada Tunong Kecamatan Peusangan Kabupaten Biruen.Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Cot Bada Tunong dari tanggal 30-5 juni 2021. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 12-23 bulan. Teknik pengambilan sampel secara Total sampling, dengan jumlah 38 orang.Tehnik pengolahan data dilakukan dengan proses collecting, checking, coding, entering, dan processing dengan menggunakan analisa uji Chi-square.Berdasarkan hasil analisa uji statistik chi-square menunjukkan ada pengaruh yang bermakna antara dukungan suami dengan pemberian imunisasi campak dengan nilaip value (0,000) < α (0,05). Dan hasil uji statistik chi-square menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh antara pengetahuan dengan pemberian imunisasi campak dengan p value (0,056) > α (0,05), tidak ada hubungan pemberian imunisasi campak dengan pendidikan ibu dg p value (0,452) > α (0,05), tidak ada hubungan pemberian imunisasi campak dengan pekerjaan ibu dengan p value (0,470) > α (0,05). Diharapkan kepada ibu yang memiliki bayi agar dapat mendalami pengetahuan dan pemahaman serta informasi tentang pemberian imunisasi campak, dan diharapkan kepada suami atau keluarga untuk terus mendukung ibu untuk melalukan imunisasi terhadap anak-anak. Kata kunci                   : Pemberian imunisasi campak, pendidikan, pengetahuan,    pekerjaan, dan dukungan suami
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN RAWAT JALAN DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK III TEBING TINGGI Rita Juniarni Gultom; Donal Nababan; Rosetty Sipayung; Lukman Hakim; Frida Lina Tarigan
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1671

Abstract

ABSTRAKKepuasan (Satisfaction) yaitu perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan kinerja (hasil) produk yang dipikirkan terhadap kinerja yang diharapkan. Jika kinerja berada di bawah harapan maka pelanggan tidak puas. Jika kinerja memenuhi harapan maka pelanggan puas. Dalam mengukur kualitas jasa pelayanan (service quality) dapat digunakan lima dimensi kualitas jasa, kelima karakteristik dimensi tersebut antara lain adalah Bukti Fisik (Tangible), Kehandalan (reliability), Ketanggapan (Responsiveness),  Jaminan (Assurance), dan Empati (Empathy).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan rawat jalan dengan kepuasan pasien BPJS di Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Tebing Tinggi.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, dengan jumlah sampel 67 responden yang merupakan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Tebing Tinggi. Analisis data menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik. Analisis univariat menunjukkan pada dimensi Bukti Fisik, Kehandalan, Daya Tanggap, dan Empati lebih banyak responden yang memberi penilaian Baik, sedangkan pada dimensi Jaminan lebih banyak yang memberi penilaian Tidak Baik. Uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan dari dimensi Bukti Fisik (0,004<0,05), Kehandalan (0,001<0,05), Daya Tanggap (0,006<0,05), Jaminan (0,019<0,05), dan Empati (0,036<0,005) dengan Kepuasan Pasien.  Pada analisis multivariat ditemukan bahwa Kehandalan merupakan dimensi mutu  yang paling dominan dalam hubungan dengan Kepuasan Pasien (OR 58,99).Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara dimensi Bukti Fisik, Kehandalan, Daya Tanggap, Jaminan, dan Empati dengan Kepuasan Pasien. Kehandalan merupakan dimensi yang paling dominan hubungannya terhadap  Kepuasan Pasien rawat jalan di Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Tebing Tinggi. Kata kunci     : Kualitas pelayanan, Bukti Fisik, Kehandalan, Daya Tanggap,   Jaminan, dan Empati dengan Kepuasan Pasien 
THE RELATIONSHIP BETWEEN SOCIAL MEDIA INTENSITY AND SELF-CONFIDENCE IN EARLY ADOLESCENTS putra, Andi Syah; ndi, Deki Rifa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1754

Abstract

The rapid development of social media in people's lives, especially among early teens, has both positive and negative impacts, especially from the psychological aspects of adolescents, especially concerning their self-confidence. Facts on the field show that some students who use social media tend to lack confidence such as having fear when appearing in front of the class, but some students also have courage and high self-confidence. Based on these differences, this study aims to determine the relationship of the intensity of the use of social media to self-confidence in early adolescents. This research method uses a quantitative approach with the type of research is correlation. The population in this study were all adolescents in the MTsN4 Banda Aceh Syiah Kuala District, which amounted to 610 students, while a sample of 86 early adolescents used the rondom sampling technique through  the Slovin formula. Data collection techniques using a questionnaire while data analysis is done by product moment correlation test and t-test. Correlation test results show a value of0.59. While the hypothesis test is known to be greater than t table or 6.700> 1.984 at a significance level of 5%. This means that there is a positive relationship between the intensity of the use of social media with self-confidence in early adolescents. The conclusion is the intensity of the use of social media has a sufficient or moderate relationship with confidence in early adolescents.
PERAN GEREJA TERHADAP PEMBINAAN KARAKTER KEKRISTENAN BERDASARKAN TEORI KONVERGENSI Yuliyati, Sri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1714

Abstract

Teori konvergensi yang dipelopori oleh William Stern menyatakan bahwa pembentukan karakter merupakan modifikasi antara dua faktor yaitu bawaan lahir dan lingkungan. Dua faktor tersebut bagaikan dua sisi mata uang logam yang saling berpengaruh. Berangkat dari teori konvergensi Gereja terpanggil untuk ambil bagian menciptakan lingkungan dengan memberikan berbagai pengajaran kategorial melibatkan keluarga dalam upaya pembinaan karakter  untuk mengurangi problem moral-sosial yang terjadi. Adapun yang menjadi tujuan penulisan ini adalah: mendiskripsikan pembinaan karakter anak usia batita sampai balita yang dilakukan oleh Gereja dan mengetahui  pembinaan karakter anak batita sampai balita berdasarkan teori konvergensi. Kata Kunci: Peran Gereja, Pembinaan Karakter, Kekristenan, Teori Konvergensi

Page 44 of 123 | Total Record : 1226