cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Perilaku Merokok Pada Siswa Laki-Laki Kelas XI Jurusan TKR SMK Sinar Husni Medan Tahun 2020 Lestari, Uci; Pane, Masdalina; Ester J Sitorus, Mido; Nababan, Donal; Arwina, Henny
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1572

Abstract

ABSTRAKMasalah kesehatan yang dihadapi oleh anak usia sekolah sangat kompleks dan bervariasi, salah satunya adalah perilaku merokok. Global Youth Tobbaco Survey (GYTS) menyatakan Indonesia sebagai negara dengan angka perokok remaja tertinggi di dunia dimana sebagian besar laki-laki pertama kali merokok pada umur 12-13 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang perlaku merokok pada siswa kelas XI jurusan SMK Sinar Husni Medan Tahun 2020. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Penentuan informan menggunkan metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 6 orang. Pengumpulan data berupa Fgd dan Wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa informan mengetahui informasi tentang zat-zat berbahaya yang terkandung dalam rokok dan pengaruh rokok terhadap kesehatan. Sikap informan menunjukkan hal yang berbeda dari pengetahuan yang dimiliki kerena informan setuju terhadap iklan rokok, teman sebaya yang merokok. Teman sebaya menjadi faktor utama yang mempengaruhi informan merokok. Selain itu keluarga turut pula mempengaruhi perilaku merokok informan. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada siswa agar pengetahuan siswa tentang bahaya rokok terhadap kesehatan sejalan dengan sikap mereka untuk mulai menghentikan kebiasaan merokok mereka dengan melakukan kegiatan edukasi tentang bahaya rokok terhadap kesehatan kepada sesama teman lainnya.Kata Kunci : Perilaku Merokok, Remaja.
ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) DI UPTD PUSKESMAS KARO KOTA PEMATANGSIANTAR TAHUN 2021 Sianturi, Theodora R.; Dachi, Rahmat A.; Sitorus, Mido Ester J.; Nababan, Donal; Harefa, Karnirius
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1592

Abstract

ABSTRAKAnalasis Impelementasi Program Jaminan Persalinan (Jampersal) di UPTD Puskesmas Karo Kota Pematangsiantar tahun 2021. Yang menjadi rumusan masalah penelitian ini adalah “bagaimana Implementasi Program Jaminan Persalinan (Jampersal) Puskesmas Karo Kota Pematangsiantar”. Berdasarkan survei pendahuluan yang telah dilakukan di kantor Dinas Kota Pematangsiantar dan Puskesmas Karo diperoleh data 4.111 angka kelahiran bayi, dan 28 bayi berat badan rendah (BBLR), dan bayi dengan gizi buruk 7 bayi, Angka kematian Neonatal (AKN ) adalah 7 yang disebabkan oleh kelainan bawaan, disusul oleh penyebab lain-lain. Keadaan ini menunjukkan bahwa masih di atas tingginya angka kematian Ibu dan Angka kematian Bayi di Dinas Kesehatan kota Pematangsiantar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan melakukan analisis terhadap implementasi Program Jaminan Persalinan (Jampersal) di Puskesmas Karo Kota Pematangsiantar. Secara khusus untuk mengetahui dan menganalisis faktor Sumber Daya, Komunikasi, Disposisi dan Struktur Birokrasi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi : Metode Wawancara, Metode Observasi, Metode Dokumentasi. Hasil penelitian Sumber Daya dalam pelaksanaan program jampersal 2 orang, 1 di puskesmas induk, 1 orang di pustu. Dalam pelaksanaan program ini belum ada SK dari Dinas Kesehatan, Alokasi dana dapat diusulkan 10%-20% dari APBD tahun berikutnya, sedangkan fasilitas sarana dan prasarana masih kurang memadai. Disposisi atau sikap para tenaga medis yang menjalankan program jampersal ini memiliki konsistensi dan tanggungjawab tinggi. Struktur Birokrasi atau SOP (standard operasional) dan alur belum ada. Kesimpulan , Komunikasi dalam Implementasi program jampersal sudah baik, Sumber Daya sudah berjalan dengan baik, Disposisi pada umumnya sudah baik dari segi komitmen dan SOP belum ada. Kata Kunci    : Jampersal, Kematian, Persalinan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD FAUZIAH BIREUEN TAHUN 2021 Asmaul Nufra, Yolla; Ananda, Suci
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1579

Abstract

 Abstrak         Asfiksia neonatorum adalah keadaan dimana bayi tidak dapat bernapas secara spontan dan teratur segera setelah lahir. Banyak faktor yang menyebabkannya diantaranya adanya penyakit pada ibu sewaktu ibu. Dapat juga karena faktor plasenta atau juga faktor janin itu sendiri kemudian faktor persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir Di Rsud Fauziah Bireuen.         Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu inpartu yang memiliki bayi Asfiksia. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Accidental sampling atau secara kebetulan di RSUD Fauziah Bireuen berjumlah 30 orang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 30 Juli 2021.         Dari hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh antara usia ibu dengan kejadian Asfiksia, ditunjukkan dengan nilah p (0,001) < 0,05 dengan demikian ha diterima dan ho ditolak. Ada pengaruh antara usia kehamilan dengan kejadian Asfiksia, ditunjukkan dengan nilai p (0,000) < 0,05 dengan demikian ha diterima dan ho ditolak. Ada pengaruh antara BBL dengan kejadian Asfiksia ditunjukkan dengan p (0,000) > 0,05 dengan demikian ho diterima dan ha ditolak.         Penelitian ini diharapkan kepada responden dapat mengatur kehamilan sesuai dengan aturannya, seperti usia ibu ketika hamil dan melahirkan, jumlah anak yang telah dimiliki, usia kehamilan, serta gizi seimbang yang seharusnya dikonsumsi agar tidak terjadi gangguan kesehatan seperti berat badan lahir rendah.Kata Kunci : Asfiksia, Umur ibu< Usia Kehamilan, Berat Badan Lahir 
MANAJEMEN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA ORANG TUA DAN LEMBAGA PAUD Tri Susanti, Nofi; Widyana, Rahmah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1646

Abstract

Pentingnya komunikasi antara orang tua dan guru terutama untuk memastikan anak-anak belajar secara efektif dan mendapatkan yang terbaik bagi pertumbuhan dan perkembangan karakter anak. Orang tua dan Guru mempunyai peran yang penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Manajemen komunikasi merupakan suatu faktor yang sangat penting dalam mencapai tujuan sekolah. Keberhasilan guru dalammenjalin komunikasi dengan orang tua tentang belajar anak di sekolah, menjadi kesempatan emas bagi guru untuk membuat jembatan komunikasi yang positif antara guru dan orang tua.Oleh sebab itu penelitian ini menganalisis bagaimana pengelolaan manajemen komunikasi interpersonal antara guru dan orang tua murid di Paud Cahaya 2 Wonosobo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian fenomenal yang ada dilapangan dengan menggunakan informasi sebagai sumber data melalui obeservasi,buku-buku dan internet. Hasil yang diperoleh bahwa proses komunikasi antara guru dan orang tua murid dalam menanamkan perilaku positif berlangsung secara dua arah.Kata Kunci:Komunikasi Interpersonal, Orang tua, Lembaga Paud
PENGARUH PEMBERIAN INFUSA DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS) TERHADAP JUMLAH LEUKOSIT PADA MENCIT Rahman, Arif; Putri Rengganis, Gianda; Prayuni, Sintia; Novita Sari, Tiara; Dwi Pratiwi, Puspa; Pratama, Septa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1574

Abstract

ABSTRAK Sistem imun merupakan hal yang penting untuk melawan infeksi Virus. Di Indonesia banyak sekali tumbuhan yang mungkin memiliki efek imunostimulan bagi tubuh, salah satunya yaitu tumbuhan sungkai.. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah infusa daun sungkai memiliki septa.pratama@gmail.com  aktifitas untuk meningkatkan leukosit pada mencit. 25 ekor mencit dibagi kedalam 5 kelompok. Kelompok 1 diberikan larutan NaCMC 1% sebagai kontrol negatif, Kelompok 2 diberikan suspensi stimuno dengan dosis 0.19mg/30 gBBmencit, Kelompok 3 diberikan infusa daun sungkai dengan konsentrasi 5%, Kelompok 4 diberikan infusa daun sungkai dengan konsentrasi 15%, Kelompok 5 diberikan infusa daun sungkai dengan konsentrasi 20%. Masing-masing Kelompok di beri perlakuan selama 7 hari dengan dosis 1xsehari. Parameter yang di ukur yaitu jumlah leukosit mencit  dan hasilnya di analisis menggunakan one way Anova dan uji lanjutan Bafferoni. Hasil yang diperoleh, infusa mengandung metabolit skunder Tanin, Fenol, Flavonoid, Terpenoid, Saponin, dan Alkaloid. Dari hasil Analisis Statistik di dapati perbedaan yang signifikan untuk kelima kelompok dengan p<0.05. Setelalah dilakukan uji lanjutan Bafferoni didapatkan bahwa terjadi perbedaan signifikan dengan p<0,05 untuk kelompok kontrol positif, infusa 15%, dan infusa 20% dibandingkan dengan kontrol negatif. Kemudian dibandingkan dengan kontrol positif hanya infusa 20% yang berbeda signifikan p<0.05 lebih banyak menghasilkan leukosit. Kesimpulannya, Infusa daun sungkai memiliki aktifitas sebagai imunostimulan Kata Kunci : Daun Sungkai, Imunomodulator, Infusa, covid-19 
PERBANDINGAN METODE PERSALINAN APN DI BPM YULIA FONNA DAN METODE NON APN DI BPM DESITA TERHADAP PERDARAHAN AKIBAT LASERASI JALAN LAHIR TAHUN 2021 Sarika Sarika; Munadia Munadia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1492

Abstract

Latar Belakang : Kematian ibu merupakan salah satu tolak ukur untuk menilai keberhasilan pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan kebidanan. Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia tahun 2007 sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup.Metode : Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui perbandingan jumlah perdarahan akibat laserasi jalan lahir antara metode APN di BPM Yulia Fonnadan metode Non APN di BPM Desita. Penelitian ini bersifat deskriptif comperative dengan mengunakan data primer dan data skunder dengan menggunakan sampel sebanyak 56 orang dari jumlah populasi di BPM Yulia Fonna sebanyak 120 orang dan di BPM Desita sebanyak 56 orang.Hasil : Dari hasil penelitian di dapat perbedaan jumlah perdarahan akibat laserasi jalan lahir antara metode APN dan Non APN. Jumlah perdarahan di BPM Yulia Fonna ( metode APN) sebesar 17 kasus (30,4 %), dan di BPM Desita (metode Non APN) sebesar 29 kasus (51,8 %). Setelah dilakukan uji statistik ternyata Ho di terima yang artinya tidak ada perbedaan antara metode APN dan Non APN terhadap perdarahan akibat laserasi jalan lahir dengan hasil t hitung < t tabel.Kesimpulan : Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan antara metode persalinan APN dan metode Non APN terhadap perdarahan akibat laserasi jalan lahir maka dari itu perlu dilakukan peningkatan kualitas keterampilan bidan dalam melakukan pelayanan kebidanan agar dapat tercapai atau mengurangi angka kematian ibu akibat perdarahan.Kata kunci : Metode Persalinan APN Dan Non APN, Perdarahan Post Partum
PENGARUH FAKTOR KARAKTERISTIK, PSIKOLOGIS DAN ORGANISASI TERHADAP KINERJA DOKTER DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TEBING TINGGI TAHUN 2021 Kacaribu, Adelia Pratiwi; Nababan, Donal; sinaga, Janno; ., Zulfendri; Tarigan, Frida Lina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1597

Abstract

ABSTRAKKinerja dokter merupakan faktor penentu dalam keberhasilan pencapaian tujuan rumah sakit. Jika kinerja dokter baik, maka clinical govermance rumah sakit dapat menjamin masyarakat akan mendapatkan pelayanan klinis yang terbaik . Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor karakteristik, psikologis dan organisasi terhadap kinerja dokter di Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi tahun 2021.          Jenis penelitian ini dengan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian ini cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh dokter umum dan dokter spesialis yang berjumlah 30 orang dengan sampel merupakan total populasi sebanyak 30 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner dengan variabel independen faktor karakteristik (umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan alama bekerja), faktor psikologis dan faktor organisasi (kepemimpinan dan budaya organisasi) diisi oleh responden. Analisa data secara univariat, bivariat dan multivariat dengan menggunakan uji statistik regresi logistik berganda.          Hasil penelitian menunjukkan variabel karakteristik umur (p=0,001) terdapat pengaruh signifikan terhadap kinerja dokter . jenis kelamin p=0,765 , pendidikan terakhir p=0,544 dan lama bekerja p=0,464 tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja dokter. Faktor psikologis p=0,001 adanya hubungan signifikan. Organisasi kepemimpinan p=0,011, Budaya organisasi p=0,000 berpengaruh signifikan terhadap kinerja dokter.Perlu adanya sosialisasi atau upaya untuk meningkatkan komitmen kepada organisasi dan pemahaman dokter terhadap visi dan misi rumah sakit sebagai cita-cita yang akan dicapai sehingga dokter dapat sama- sama menjalankan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan. Sosialisasi dapat disampaikan dalam bentuk pengumuman dengan menggunakan teknologi komunikasi yang ada.  Kata Kunci : Karakteristik, Psikologis, Organisasi, Kinerja Dokter 
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) SELAMA PANDEMI COVID 19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IE ALANG KABUPATEN ACEH BESAR Rahmi, Nuzulul; Safitri, Faradilla; Husna, Asmaul; Andika, Fauziah; Yanti, Sri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1587

Abstract

AbstrakCovid-19 dapat memberikan dampak negatif bagi Kesehatan ibu hamil dalam menjalani kehamilannya dan mempengaruhi kunjungan ANC. Cakupan K1 Kabupaten Aceh Besar Tahun 2020 mengalami penurunan akibat dari pandemi Covid-19 sebesar 67,5%. Salah satu Puskesmas yang cakupannya masih rendah yaitu dibawah 85% adalah Puskesmas Ie Alang Kabupaten Aceh Besar. Berdasarkan data yang diperoleh di Puskemas Ie Alang Kabupaten Aceh Besar, tahun 2019 sasaran ibu hamil yaitu 62 orang, untuk cakupan K1 sebesar 92% dan cakupan K4 sebesar 51%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan ANC di wilayah kerja puskesmas Ie Alang Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan populasi sebanyak 42 orang ibu hamil, dan sampel sebanyak 42 orang, metode analisa data menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian didaptakan tidak  ada hubungan pengetahuan ibu dengan kunjungan ANC (P value 0,098), ada hubungan dukungan keluarga dengan kunjungan ANC (P value 0,005), dan ada hubungan peran petugas kesehatan dengan kunjungan ANC (P value 0,004) di wilayah kerja puskesmas Ie Alang Kabupaten Aceh Besar. Disarankan agar pihak Puskesmas untuk membina bidan desa, kader dan perangkat desa, supaya bisa memotivasi ibu hamil agar rutin memeriksa kehamilannya ke Puskesmas atau petugas kesehatan, sehingga dapat mendeteksi tanda bahaya kehamilan dan memantau kesehatan dan kesejahteraan ibu dan janin pada masa pandemi covid-19. Kata Kunci      : kunjungan Antenatal Care, ANC masa Covid 19    
HUBUNGAN PERAN AKTIF IBU DALAM KEGIATAN POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJAPUSKESMAS KUTA BARO ACEH BESAR Meutia Paradhiba; Yuswita Yuswita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i1.1546

Abstract

Posyandu merupakan salah satu pelayanan kesehatan di desa untuk memudahkanmasyarakat mengetahui atau memeriksakan kesehatan terutama ibu hamil dan anakbalita. Peran aktif ibu pada setiap kegiatan posyandu tentu akan berpengaruh padakeadaan status gizi anak balitanya. Tujuan Penelitian : mengetahui Hubungan peran aktif ibu dalam kegiatan posyandu dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar. Metode Penelitian : Bersifat Analitik dengan pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik proporsional random sampling dengan populasi 167 orang dan didapatkan 93 responden. Penelitian dilakukan tanggal 7 s/d 12-7-2014. Pengumpulan melalui penyebaran kuesioner,selanjutnya dilakukan uji statistik dengan menggunakan Chi-Square test memakai program SPSS versi 13 for windows dengan tingkat kepercayaan 95% dan batas kemaknaan (α=0,05) Ho ditolak jika p value > 0,05 dan Ha diterima jika p value < 0,05. Hasil Penelitian: terdapat pengetahuan yang baik sebanyak 48 responden (72,7%) memiliki status gizi baik dengan p-value = 0,001. Dan informasi baik sebanyak 34 responden (87,2%) memiliki status gizi baik dengan p-value = 0,000. Serta mayoritas ibu berperan aktif dengan status gizi baik sebanyak 41 responden (74,5%) dengan p-value = 0,003. Kesimpulan : Hasil analisa statistik menyatakan bahwa Ada hubungan pengetahuan, informasi dan peran aktif ibu dengan status gizi balita dalam kegiatan posyandu di desa dalam wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar. Diharapkan kepada ibu agar dapat mengetahui dan paham tentang status gizi balita Diharapkan juga kepada tenaga kesehatan agar dapat memberikan konseling dan informasi kepada ibu balita agar memerhatikan status gizi balitanya dengan datang ke posyandu setiap bulannya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS TELADAN KOTA MEDAN TAHUN 2021 Siregar, Hesti Despita; Marlindawani, Jenny; Harefa, Karnirius; Ketaren, Otniel; Rohana, Taruli
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1626

Abstract

ABSTRAK  Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat saat ini karena prevalensi yang semakin meningkat.Prevalensi hipertensi di Sumatera Utara mencapai 5,52% dari jumlah penduduk di Sumatera Utara. Prevalensi hipertensi di Kota Medan sebesar 4,97%. Jumlah penderita hipertensi Puskesmas Teladan pada tahun 2019 sebanyak 842 orang dan pada Tahun 2020 sebanyak 1162 orang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa hubungan faktor risiko, stress dan kepatuhan minum obat dengan kejadian Hipertensi di Puskesmas Teladan Kota Medan Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study.  Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1975 orang dengan sampel 92 orang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Metode analisa dengan cara univariat, analisis bivariat dan analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan stress (Exp(B)=5,779; 95%CI 1,661-20,105) dan kepatuhan minum obat (Exp(B)=5,152; 95%CI 1,453-18,262) berhubungan dengan kejadian hipertensi Disimpulkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi adalah stress dan kepatuhan minum obat. Kata Kunci: Hipertensi, Stress, Kepatuhan Minum Obat 

Page 42 of 123 | Total Record : 1226