cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANG PANYANG KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA Marlina, Yani; Santoso, Heru; Sirait, Asima
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1734

Abstract

Abstrak Hipertensi pada kehamilan sering terjadi dan merupakan penyebab utama kematian ibu melahirkan, serta memiliki efek serius lainnya saat melahirkan. Hipertensi pada kehamilan terjadi pada 5% dari semua kehamilan. Di Indonesia, hipertensi dalam kehamilan menduduki peringkat kedua tertinggi penyebab kematian ibu setelah perdarahan. Berdasarkan data dari Puskesmas Padang Panyang diperoleh data jumlah ibu hamil pada tahun 2018 yang menderita hipertensi adalah sebanyak 23 orang dari total 284 kehamilan, pada tahun 2019 terdapat 61 orang ibu hamil yang menderita hipertensi dari total 307 kehamilan dan pada tahun 2020 terdapat 38 orang ibu hamil yang menderita hipertensi dari total 283 kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan hipertensi pada ibu hamil. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain case control. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil hamil di wilayah kerja puskesmas Padang Panyang, dengan jumlah sampel sebanyak 94 orang dengan pembagian 47 kasus dan 47 kontrol (1:1). Metode pengumpulan data dengan mengisi lembar cheklist). Uji analisa yang digunakan adalah chi square Test. Berdasarkan hasil analisa bivariate di peroleh variabel yang memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil adalah variabel riwayat hipertensi (p=0,000) (OR = 262.287, 95%CI : 30.997-2229.018), variabel obesitas (p=0,002) (OR = 15.771, 95% CI = 1.957-127.107), variabel kebiasaan minum kopi (p=0,000) (OR = 194.222, 95% CI = 23.543-1602.291). Kesimpulan kejadian hipertensi pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Padang Panyang Kecamatan Kuala Pesisir disebabkan oleh faktor riwayat hipertensi, obesitas dan kebiasaan minum kopi. Saran diharapkan kepada ibu hamil agar dapat menghindari faktor resiko yang dapat meningkatkan terjadinya hipertensi dalam kehamilan dan diharapkan kepada para petugas kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan dan pendidikan kesehatan sejak dini kepada ibu hamil agar mereka dapat menghindari faktor resiko penyebab hipertensi. Kata Kunci : Faktor Yang Berhubungan, Hipertensi, Ibu Hamil
ANALISIS PENERAPAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD Dr. PIRNGADI KOTA MEDAN TAHUN 2021 Subarma, Didik; Ginting, Daniel; Sirait, Asima; Alyakin Dachi, Rahmad; Tarigan, Frida Lina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1700

Abstract

Keselamatan pasien merupakan merupakan program utama yang harus dijalan rumah sakit. Angka  insiden keselamatan pasien menjadi tolak ukur berjalannya program keselamatan pasien di rumah sakit. Untuk menekan tingginya angka insiden, rumah sakit harus menerapkan budaya keselamatan pasien. Survey awal didapatkan angka Insiden Keselamatan Pasien (IKP) semester pertama tahun 2020 di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan ditemukan ada 90 insiden yang terjadi dengan rincian Angka Kejadian Tidak Diharapkan (KTD)  19 insiden (21,11%), Kejadian Nyaris Cedera (KNC)  69 insiden (76%), Kondisi Potensi Cedera (KPC) 1 insiden (1,1%), dan Kejadian Tidak Cedera (KTC) 1 insiden (1,1%). Persentase pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP) dari rawat inap 9,4%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan budaya keselamatan pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan Tahun 2021. Desain penelitian kualitatif dengan analisis domain yang bertujuan untuk mengetahui secara jelas respon perawat terhadap penerapan budaya keselamatan pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Data kualitatif didapatkan melalui wawancara mendalam dengan 18 informan dengan kriteria inklusi dan hasil observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan budaya ketebukaan di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan sudah berjalan baik. Penerapan budaya pelaporan di Instalasi Rawat Inap RSUD dr. Pirngadi Kota Medan sudah berjalan, namun masih banyak kendala. Penerapan budaya keadilan di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan belum berjalan cukup baik. Penerapan budaya pembelajaran di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan berjalan baik. Penerapan budaya keselamatan pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan sudah berjalan, namun belum optimal. Rekomendasi: Membuat kebijakan tentang penerapan budaya keselamatan pasien, program edukasi berkala dan ciptakan lingkungan yang mendukung untuk pelaporan insiden keselamatan pasien, hilangkan blaming culture dan ciptakan safety culture.Kata Kunci: Penerapan Budaya Keselamatan, Pasien Rawat Inap
ANALISIS FAKTOR RESIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMUNG KECAMATAN PERMATA KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2021 Nurmawati, Nurmawati; Ginting, Daniel; Etalia Brahmana, Netti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1684

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan fisik yang ditandai dengan penurunan kecepatan pertumbuhan dan merupakan dampak dari ketidakseimbangan gizi (Losong dan Andriani 2017). Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Ramung Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Ramung Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah dengan jumlah sampel yaitu 279 responden. Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji Chi Squer diperoleh nilai P value = 0,001 < 0,05 hal ini menunjukkan bahwa adanya Hubungan Pengetahuan dengan Stunting pada balita , nilai P value = 0,003 < 0,05 ada Hubungan Sikap dengan Stunting pada  Balita, P value = 0,002 < 0,05 hal ini menunjukkan bahwa adanya Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Stunting pada Balita, P value = 0,026 < 0,05 ada Hubungan Pekerjaan Ibu dengan Stunting pada  Balita,  P value = 0,000 < 0,05 ada  Hubungan Tingkat Pendapatan dengan Stunting pada  Balita, nilai P value = 0,001 < 0,05 ada Hubungan Akses Sarana Kesehatan dengan Stunting pada  Balita, dan  nilai P value = 0,012 < 0,05 hal ini menunjukkan bahwa adanya Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Stunting pada  Balita. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat  menambah pengetahuan ibu balita yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Ramung Kematan Pertama Kabupaten Bener Meriah tentang faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadnya stunting pada balita. Kata Kunci: Stinting, Balita, Pengetahuan, Sikap, Pendidikan, Pekerjaan, Pendapatan, Akses Sarana Kesehatan, Sanitasi Lingkung
PERILAKU (PENGETAHUAN SIKAP DAN TINDAKAN) KELUARGA PASIEN DALAM PENCEGAHAN COVID 19 DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MUNYANG KUTE REDELONG KABUPATEN BENER MERIAH Fajriani, Raihana; Nababan, Donal; Lina Tarigan, Frida
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1723

Abstract

Covid-19 telah menjadi masalah kesehatan dunia. WHO resmi menyatakannya sebagai suatu pandemi pada 11 maret 2020. Secara global sampai dengan 15 april 2020, kasus terkonfirmasi mencapai 1.991.275 kasus yang tersebar di 205 negara dan 2 transportasi internasional, dengan 127.147 kematian. Besarnya angka kejadian covid-19 disertai oleh luasnya informasi mengenai penyakit ini, tetapi masih banyak terdapat disinformasi dan misinformasi dimasyarakat yang berujung dengan kepanikan berlebihan dan penolakan dalam mengikuti rekomendasi pemerintah.Protocol Kesehatan merupakan bentuk pencehagan covid -19 yang berkaitan dengan perilaku masyarakat sekaligus menjadi faktor utama keberhasilan dalam memutus rantai penularan khususnya di kota Bener Meriah.Tujuan Penelitian Ini Adalah Untuk Menganalisis Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Keluarga Pasien Dalam Pencegahan Covid -19 Di Rumah Sakit Umum Daerah Munyang Kute Bener Meriah Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif . dengan jumlah Informan dalam penelitian ini sebanyak 9 orang ,terdiri dari 5 orang keluarga pasien yang datang ke poliklinik, 1 orang staf poliklinik ,dan 3 orang pasien yang berkunjung ke pololkinik. Penelitian Dilakukan Di Poliklinik Rumah Sakit Umum Daerah Munyang Kute Redelong Kabupaten Bener Meriah pada februar 2021 samapai dengan agustus 2021.Hasil penelitan tingkat pengetahuan informan dalam hal pencehagan covid -19 masih kurang dilihat dari kurang pemahannya mengenai protocol Kesehatan tidak mengerti arti dari 3m, sikap dari informan tentang pencegahan covid-19 juga kurang mendukung dilihat dari masih adanya informan yang tidak patuh dengan protocol Kesehatan seperti memakai maskes dan cuci tangan, semenatara Tindakan informan dalam hal pencegahan covid -19 juga dinilai masih sangat kurang karena masih adanya keterpaksaan dalam pelaksaaan protocol Kesehatan. Kesimpulan semakin baik pengetahuan dan sikap masyarakat terhadapa penangan covid -19 makan semakin baik pelaksaan Tindakan pencegahan covid -19 pada masyarakat.Kata Kunci : Covid-19, Perilaku, Pencegahan Covid -19
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PEMANFAATAN BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) OLEH IBU HAMIL YANG MEMPUNYAI BALITA DI PUSKESMAS SAITNIHUTA KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN TAHUN 2021 Ambarita, Elparida; Pane, Masdalina; Manurung, Kesaktian; Nababan, Donal; Martalena Silitonga, Evawani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1767

Abstract

Faktor pencapaian indikator di tingkat nasional salah satunya adalah peningkatan pengetahuan, peran, dan dukungan keluarga dan masyarakat melalui kegiatan kelas ibu hamil dan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K), dan Distribusi buku KIA, sebagai sarana pencatatan pelayanan kesehatan dan media KIE kesehatan ibu dan anak untuk ibu dan keluarga sampai ke masyarakat. Survey di Puskesmas Saitnihuta pengelola program KIA,  pemanfaatan Buku KIA masih rendah, dimana cakupan KN3 68,6% dan K4 adalah 61,8%. Diduga faktor pengetahuan, sikap, dukungan petugas Kesehatan, dukungan keluarga dekat dan dukungan teman sebaya memengaruhi pemanfaatan buku KIA. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan study deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Saitnihuta. Populasi penelitian 80 orang dan sampel sebanyak 80 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan uji chi- square dan uji regresi linier berganda. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel yang memengaruhi pemanfaatan buku KIA yaitu sikap (p=0,008), dukungan petugas kesehatan (p=0,000) dan dukungan keluarga (p=0,038). Variabel yang tidak berpengaruh yaitu pengetahuan (p=0,268), dan dukungan teman sebaya (p=0,173). Hasil analisis multivariat, Dukungan petugas kesehatan merupakan variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap pemanfaatan buku KIA nilai sig 0,000 < 0.05 dan nilai OR = 1.331. Ibu yang memeroleh dukungan yang baik dari petugas kesehatan akan memanfaatkan buku KIA lebih baik dibandingkan ibu dengan dukungan petugas Kesehatan yang rendah. Disarankan pada tenaga kesehatan untuk memberikan penyuluhan atau pendidikan kesehatan tentang buku KIA kepada ibu hamil hingga usia anak balita sehingga lebih banyak atau semua ibu memanfaatkan buku KIA dengan baik pula. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Dukungan Petugas Kesehatan, Keluarga dan     Pemanfaatan buku KIA
STUDI KOMPARATIF PENGETAHUAN PERAWAT DALAM PENCEGAHAN RISIKO PASIEN JATUH SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DIRUANG ISOLASI DAN RAWAT INAP PENYAKIT DALAM DI RUMKIT TK II PUTRI HIJAU KESDAM I/BB MEDAN TAHUN 2021 Karo, Desima Br; Nababan, Donal; Silitonga, Evawani; Utama, Indra; Brahmana, Netti Etalia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1665

Abstract

ABSTRAKKeselamatan pasien juga dapat diartikan sebagai selama proses perawatan agar terhindar dari bahaya yang dapat dicegah dan mengurangi resiko seminimal mungkin yang tidak perlu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengetahuan perawat dalam pencegahan resiko pasien jatuh selama masa pandemi COVID-19 oleh perawat isolasi dan perawat rawat inap penyakit dalam di RUMKIT TK II Putri Hijau KESDAM I/BB Medan Tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen. Pada penelitian ini adalah seluruh perawat ruang isolasi Sebanyak 30 Orang dan Perawat rawat Inap penyakit dalam sebanyak 40 Orang. sedangkan sampel penelitian sebanyak 30 Orang Perawat Isolasi dan 30 Orang Perawat Rawat Inap Penyakit Dalam. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Pengolahan data dilakukan dengan proses editing, coding, processing, cleaning, tabulating. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata pengetahuan perawat isolasi dalam pencegahan resiko pasien jatuh selama masa pandemic COVID-19 sebesar 12,80 dengan standar deviasi  sebesar 3,624 sedangkan pengetahuan perawat rawat inap sebesar 15,20 dengan standar deviasi 2,987. Ada perbedaan pengetahuan perawat dalam pencegahan resiko pasien jatuh selama masa pandemi COVID-19 antara perawat isolasi dengan perawat rawat inap penyakit dalam, dengan nilai p= 0,015. Dengan demikian kepada pihak RUMKIT TK II Putri Hijau KESDAM I/BB Medan Tahun 2021, agar dapat memberikan pelatihan secara berkala kepada para perawat terkait pencegahan risiko pasien jatuh sehingga kejadian pasien jatuh dirumah sakit dapat dicegah dengan keterampilan para perawat  yang baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Kata Kunci : Pengetahuan, Perawat Isolasi dan Rawat Inap, Pasien Jatuh
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF, PENYAKIT INFEKSI DAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-36 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN BAITURRAHMAN BANDA ACEH Ruri Widyasari; Chalida Aulia Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i2.1002

Abstract

Dinas kesehatan Aceh menemukan prevalensi kejadian stunting tahun 2016 yaitu sebesar 26,4% dan di kabupaten Aceh Tengah dengan prevalensi 27,0% yang termasuk dalam kategori medium yang menjadi permasalahan pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif, penyakit infeksi dan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita usia 12-36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Bintang Kabupaten Aceh Tengah.  Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan disain case control. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 balita usia 12-36 bulan yang didapat dengan metode total sampling perbandingan 1:1 (kasus:kontrol). Penelitian ini dilakukan bulan April 2018. Cara pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran tinggi badan dan wawancara koesioner, analisa data dilakukan dengan uji chi-square.  Dari hasil penelitian menunjukan bahwa proporsi responden yang stunting sebesar 50% dan yang memiliki status gizi normal sebesar 50%. Kemudian sebanyak 26,7% balita tidak diberi ASI eksklusif, 28,4% balita mengalami penyakit infeksi pada 2 minggu terakhir dan 36,7% ibu memiliki tingkat pengetahuan tentang gizi dengan kategori kurang.  Analisis uji statistik menunjukan adanya, hubungan bermakna antara pemberian ASI eksklusif, penyakit infeksi dan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini menyarankan agar peran aktif petugas kesehatan dan masyarakat mengetahui lebih dini kejadian stunting pada balita untuk lebih cepat diberi penanganan lebih lanjut. Kata Kunci : Stunting, balita, ASI eksklusif, penyakit infeksi, pengetahuan ibu. 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KRUENGRAYA KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR Syarifah Asyura; Merlin Maulidiyah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i1.1025

Abstract

ABSTRAKStatus gizi yang buruk pada ibu hamil juga memberikan kontribusi pada tiga penyebab kematian ibu yang utama yaitu perdarahan 40-60%, toxemia gravidarum 20-30% dan infeksi 20-30%.Di Indonesia sendiri masih ditemukan ibu hamil yang mengalami kurang gizi kronis diatas 30% atau sekitar 1,5 juta. Provinsi Aceh dari Januari sampai dengan Desember 2010 adalah 113.182 orang dengan prevalensi gizi kurang adalah sebanyak 3.538 orang (3,74%), Sedangkan jumlah ibu hamil di Aceh Besar dari Maret        sampai      dengan     Mei       2019   adalah   8.013   berdasarkan   hasil pemeriksaan dengan 10 orang ibu hamil di wilayah kerja puskesmas krueng raya diantarnya ditemukan 5   orang ibu hamil dengan berat badannya kurang dan   5 orang lain ditemukan ibu hamil dengan ukuran Lila < 23,5 cm. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi ibu hamil. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain Crossectional, subjek penelitian ini adalah ibu-ibu hamil yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Krueng Raya Aceh Besar. Dengan besar sampel 60 orang. Pengambilan  sampel  secara  purposive  sampling  dengan  instrument  penelitian terdiri  dari  20  pertanyaan.  Analisa  dengan  uji  statistik  uji  Chi-Square  untuk melihat antar variable. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa adanya pengaruh pengetahuan  ibu  dengan  status  gizi  ibu  hamil  Menunjukkan  bahwa  dari  23 reponden (100%) dengan kategori pengetahuan sedang, mayoritas memiliki status gizi baik yaitu 19 orang (82,6%) dibandingkan yang memiliki status gizi kurang 4 0rang (17,4%) secara uji statistik (uji Chi-Square) dengan nilai P=0,025 (P<0,05), dan ada hubungan pendapatan keluarga dengan status gizi ibu hamil menunjukkan bahwa  dari  33  responden  (100%)  yang  memiliki  pendapatan  sesuai  UMP, mayoritas memiliki status gizi baik yaitu berjumlah 27 orang (81,8%) dan hanya 6 orang  (18,2%)   yang  status   gizi   kurang. Disarankan kepada tempat pelayanan kesehatan untuk lebih meningkatkan program penyuluhan tentang gizi selama hamil.  Kata kunci : Status Gizi, Pengetahuan, Pendapatan
PENGARUH MUTU PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT IZZA KARAWANG Rahmawati Nur’aeni; Asyiah Simanjorang; Jamaluddin .
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1152

Abstract

 AbstrakPelayanan kesehatan merupakan hak setiap orang yang menjamin dalam UndangUndang Republik Indonesia. Kepuasan pasien salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Izza Karawang.Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini pasien rawat inap di rumah sakit Izza Karawang. Sampel dari penelitian ini berjumlah 105 responden dengan cara pengambilan sampel penelitian menggunakan accidental sampling adalah pengambilan sampel yang dilakukan secara kebetulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara mutu pelayanan dalam dimensi tangible memiliki hubungan terhadap kepuasan pasien rawat inap dengan nilai ρ value sebesar 0,08 < 0,05. Terdapat hubungan kepuasan pasien dengan dimensi : Reliability nilai ρ value sebesar 0,00 < 0,05; Responsiveness nilai ρ value sebesar 0,08 < 0,05; Assurance nilai ρ value sebesar 0,00 < 0,05; Empathy nilai ρ value sebesar 0,00 < 0,05. Secara serempak tangible, reliability, responsivenes, assurance, dan empathy memiliki hubungan signifikan terhadap kepuasan uji multivariate sebesar 0,00 < 0,05. Variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap kepuasan pasien rawat inap adalah variabel responsiveness (ketanggapan) yang mempunyai nilai p (Sig) 0,013 < 0,05 dengan nilai EXP (B) atau disebut juga dengan nilai Odds Ratio (OR) 8,658.Kesimpulan dari penelitian dapat diketahui bahwa Tangible (wujudnyata), Reliability (kehandalan), Responsiveness (ketanggapan), Anssurance (jaminan) dan Empathy (empati) merupakan variabel yang paling mempengaruhi kepuasan pasien rawat inap. Disarankan kepada Rumah Sakit Izza Karawang dapat meningkatkan mutu pelayanan dapat memaksimalkan kepercayaan pasien dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan. Kata Kunci    : Tangible       (wujudnyata),            Reliability       (kehandalan),             Responsiveness (ketanggapan), Anssurance (jaminan), Empathy (empati), kepuasan
ANALISIS MIX METHODE FAKTOR YANG MEMENGARUHI USIA IBU MENOPAUSE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMPAHAN KECAMATAN TAMPAHAN KABUPATEN TOBA SAMOSIR TAHUN 2020 Silaban, Marta Armita; Lumbanraja, Sarma; Sibero, Jitasari Tarigan
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1749

Abstract

ABSTRAKMeningkatnya Umur Harapan Hidup terutama bagi wanita, mendorong kebijakan terhadap penduduk usia tua, bertambahnya jumlah penduduk tua tidak hanya dimaknai sebagai meningkatnya tingkat kesejahteraan dan meningkatnya kondisi kesehatan tetapi juga dapat dimaknai sebagai beban karena kelompok usia tua ini sudah tidak produktif lagi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang memengaruhi usia menopause pada ibu menopause. Jenis penelitian ini adalah mix methode dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian kuantitatif sebanyak 207 orang, sampel diperoleh 67 orang. Analisis kuantitatif secara univariat, bivariat menggunakan chi- square dan multivariat menggunakan regresi logistic berganda pada taraf kepercayaan 95% (a=0,05). Analisis kualitatif dengan informan sebanyak 8 orang. Data diperoleh dari informan menggunakan alat pengumpul data berupa pedoman wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berhubungan dengan usia menopause di wilayah kerja Puskesmas Tampahan Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba Samosir tahun 2020 yaitu status pekerjaan, paritas, usia menarche, usia melahirkan anak terakhir, kontrasepsi hormonal dengan nilai p <0,05. Variabel yang tidak berhubungan yaitu status perkawinan, merokok, alkohol, diabetes mellitus, riwayat penyakit kebidanan terakhir p >0,05. Variabel yang paling dominan adalah variabel usia melahirkan anak terakhir mempunyai nilai Exp(B) = 48.469 artinya responden yang melahirkan anak terakhir usia >35 tahun berpeluang 48 kali lebih lama memasuki usia menopause dibandingkan responden melahirkan aknak terakhir usia <35 tahun. Kesimpulan penelitian bahwa pelaksanaan usia menopause pada ibu menopause di pengaruhi oleh status pekerjaan, paritas, usia menarche, usia melahirkan anak terakhir, kontrasepsi hormonal. Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan promosi kesehatan mengenai gejala menopause dan cara menanganinya serta bekerjasama dengan tokoh masyarakat untuk merubah persepsi yang salah khususnya tentang kesehatan.Kata Kunci    : Faktor- Faktor, Usia Ibu Menopause

Page 45 of 123 | Total Record : 1226