cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Hubungan Kepatuhan Ibu Hamil Mengkonsumsi Tablet Fe dengan Anemia di Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen Nadiya, Sarah; Gani, Abdul; Fitria, Nanda; Rizana, Novia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2931

Abstract

Latar Belakang : Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia. Menurut data Kementrian Kesehatan Indonesia, Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia masih tinggi, yaitu sekitar 38,3%. Anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan berbagai komplikasi pada kehamilan seperti bayi lajir dengan berat badan rendah, kelahiran prematur, dan bahkan kematian maternal dan neonatal. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia. Metode : Penelitian ini bersifat Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil pada bulan Desember sampai dengan Januari 2022 di Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen sebanyak  43 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel dengan cara Total Sampling sebanyak 43 jiwa. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan kepatuhan ibu hamil yang mengkonsumsi tablet Fe dengan Kejadian anemia dengan nilai p-value = 0,010< α (0,05). Kesimpulan : Dari Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin patuh ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe selama kehamilan, maka semakin kecil ibu hamil tersebut mengalami anemia dalam kehamilan.Kata kunci : Kepatuhan Konsumsi Fe, Anemia, Ibu HamilBackground : Anemia in pregnant women is a serious health problem in Indonesia. According to data from the Indonesian Ministry of Health, the prevalence of anemia in pregnant women in Indonesia is still high, which is around 38.3%. Anemia in pregnant women can cause various complications in pregnancy such as low birth weight babies, premature births, and even maternal and neonatal deaths. Purpose : To determine the relationship between adherence of pregnant women consuming Fe tablets with the incidence of anemia. Method : This research is analytic using Cross Sectional approach. The population in this study were all pregnant women from December to January 2022 at the Peusangan Health Center in Bireuen Regency, with as many as 43 pregnant women. Sampling technique by means of a Total Sampling of as many as 43 people. Results: The results showed that there was a relationship between the compliance of pregnant women who consumed Fe tablets with the incidence of anemia with a p-value = 0.010 < α (0.05). Conclusion: From the results of the study it can be concluded that the more obedient pregnant women are in consuming Fe tablets during pregnancy,  the less pregnant women experience anemia during pregnancy.Key words : Fe Consumption Compliance, Anemia, Pregnancy
HUBUNGAN BODY IMAGE DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI DI GAMPONG PASAR KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN TAHUN 2020 Yulisma, Ardhana; Juleka, Juleka; Pratiwi, Rossi Aulia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2905

Abstract

Ada berbagai faktor yang menyebabkan masalah gizi pada remaja saat ini yaitu, pola makan yang tidak sehat, kurangnya pengetahuan giz, usia, social ekonomi dan lingkungan. Untuk body image, beberapa remaja putri berusaha membentuk tubuh sesuai dengan yang diinginkan walaupun dengan diet yang salah. Untuk mengetahui hubungan body image dengan status gizi dan pada remaja putri di Gampong Pasar Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan populasi 43 orang, total sampel dalam penelitian ini adalah remaja putri 30 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Penelitian dilakukan tanggal 16 juli 2020. Cara pengumpulan data dengan cara membagikan kuisioner. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa dari 30 responden dengan status gizi kurang 67,7% responden memiliki persepsi body image negatif lebih banyak dibandingkan dengan responden yang memiliki persepsi body image positif sebesar 33,3% responden. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan ada hubungan antara body image dengan status gizi. diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang hubungan body image dengan status gizi remaja putri.Kata Kunci : Body image, Status GiziThere are various factors that cause nutritional problems in adolescents today, namely, unhealthy diet, lack of nutritional knowledge, age, socio- economy and environment. For body image, some young women try to shape their bodies according to what they want even with the wrong diet. To determine the relationship between body image and nutritional status and in adolescent girls in Gampong Pasar, Tapaktuan District, South Aceh Regency. This type of research is quantitative with a population of 43 people, the total sample in this study is 30 girls. The sampling technique was purposive sampling. The study was conducted on July 16, 2020. How to collect data by distributing questionnaires. The results showed that of the 30 respondents with poor nutritional status, 67.7% of respondents had more negative body image perceptions than respondents who had a positive body image perception of 33.3% of respondents. From the research results it can be concluded that there is a relationship between body image and nutritional status. expected to increase knowledge about the relationship between body image and nutritional status of young women.Keywords : Body Image, Nutritional Status
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI, STATUS GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN DAYA TAHAN (ENDURANCE) PADA ATLET SEPAK BOLA PSSI CABANG ACEH TENGAH TAHUN 2018 Ismiati, Ismiati; Sari, Elly Ratna; Fitri, Yulia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2916

Abstract

Latar Belakang : Daya tahan (endurance) adalah keadaan atau kondisi tubuh yang mampu untuk bekerja lama tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan setelah menyelesaikan suatu kegiatan. Menurut penelitian Syahputra, dkk (2016) tentang analisis status gizi dan daya tahan atlet sepak bola di Banda Aceh berjumlah 18 orang, menunjukkan bahwa daya tahan pada atlet sebesar 71,3% berada pada kategori kurang. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan asupan asupan energi, status gizi dan aktivitas fisik dengan daya tahan (endurance) pada atlet sepak bola PSSI kabupaten Aceh Tengah. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain dengan cross sectional dengan populasi yaitu seluruh pemain sepak bola di Klub Binaan PSSI Cabang Aceh Tengah, berjumlah 30 orang, usia 16-19 tahun. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 29 Maret – 8 April 2018. Pada masa atlet sedang tidak ada pertandingan. Cara pengumpulan data dengan metode kuesioner. Selanjutnya dilakukan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% dan batas kemaknaan (α=0,05). Ha diterima bila p-value < 0,05. Hasil Penelitian : Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa atlet dengan asupan energi kurang dan memiliki daya tahan (endurance) cukup berjumlah 13 orang (87,6%). Atlet dengan status gizi kurus dan memiliki daya tahan (endurance) kurang berjumlah 8 orang (57,1%). Atlet dengan aktivitas fisik ringan dan memiliki daya tahan (endurance) kurang berjumlah 9 orang (60%). Kesimpulan dan Saran : Terdapat hubungan asupan energi dengan daya tahan (endurance) pada atlet sepat bola dengan nilai (p = 0,023), tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan daya tahan (endurance) pada atlet sepak bola dengan nilai (p = 0,072), ada hubungan antara aktivitas fisik dengan daya tahan (endurance) pada atlet sepak bola dengan nilai (p = 0,023). Diharapkan atlet dapat meningkatkan asupan energi, status gizi dan aktivitas fisik serta memotivasi diri agar dapat meningkatkan daya tahan (endurance) menjadi lebih baik. Kata Kunci : Asupan Energi, Status Gizi, Aktivitas Fisik, Daya Tahan (endurance), Atlet Sepak Bola Background: Endurance (endurance) is a condition or condition of the body that is able to work long without experiencing excessive fatigue after completing an activity. According to Syahputra's research, et al (2016) on the analysis of nutritional status and endurance of athlete football in Banda Aceh amounted to 18 people, showing that endurance athletes of 71.3% are in the less category. Objectives: To determine the relationship between energy intake intake, nutritional status and endurance physical activity (endurance) at soccer athletes PSSI Central Aceh district. Methods: This study used a cross sectional design with the population of all soccer players in Clubs PSSI Central Aceh branch, amounted to 30 people, aged 16-19 years. This study was conducted on March 29 to April 8, 2018. At the time of athletes are no match. How to collect data by questionnaire method. Furthermore, chi-square test with 95% confidence level and significance limit (α = 0,05). Ha is accepted when p-value <0,05. Results: The results showed that athletes with less energy intake and endurance were 13 (87.6%). Athletes with nutritional status are thin and have less endurance amounted to 8 people (57.1%). Athletes with mild physical activity and have less endurance amounted to 9 people (60%). Conclusion and Suggestion: There is relationship between energy intake with endurance at spherical ballet with value (p = 0,023), there is no relationship between nutritional status with endurance at soccer athlete with value (p = 0,072), there is relationship between physical activity with endurance at soccer athlete with value (p = 0,023). It is expected that athletes can increase energy intake, nutritional status and physical activity as well as self motivate in order to improve endurance for the better. Keywords: Energy Intake, Nutritional Status, Physical Activity, Endurance, Football Athlete
Determinan Perilaku Keluarga Sadar Gizi pada Ibu di Desa Miruk Lam Reudeup Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar Abdullah, Mira; Juleka, Juleka; Amanda, Dhea
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2906

Abstract

Latar Belakang Masalah: Usaha untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat dilakukan melalui peningkatan status gizi anggota keluarga. Salah satu intervensi gizi yang spesifik dalam upaya untuk mengatasi masalah gizi adalah dengan menerapkan perilaku kadarzi (keluarga sadar gizi). Berdasarkan hasil survei yang peneliti lakukan di Puskesmas Baitussalam Kabupaten Aceh Besar, masalah status gizi paling banyak ditemukan di Desa Miruk Lam Reudeup dengan total gizi buruk pada tahun 2021 sebesar 41%. Sebagian besar penderita gizi buruk adalah balita. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui determinan perilaku keluarga sadar gizi pada ibu di Desa Miruk Lam Reudeup Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini yaitu analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Miruk Lam Reudeup Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar dari bulan Januari - April tahun 2022. Kemudian pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 21 - 30 April tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak balita sebanyak 236 orang. Adapun teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah secara proporsional sampling sehingga sampel dalam penelitian ini sebanyak 70 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dengan pengolahan data statistik uji chi square. Hasil Penelitian: Berdasarkan uji statistik diperoleh bahwa perilaku keluarga sadar gizi dengan usia (p value : 0,005), pendidikan (p value : 0,000), pengetahuan (p value : 0,000) dan sikap (p value : 0,002). Kesimpulan dan Saran: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan usia, pendidikan, pengetahuan dan sikap dengan perilaku keluarga sadar gizi di Desa Miruk Lam Reudeup Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Oleh karena itu, diharapkan kepada responden yaitu ibu memiliki balita agar dapat meningkatkan perilaku kadarzi sehingga akan meningkatkan status gizi pada keluarga. Kata Kunci : Usia, Pendidikan, Pengetahuan, Sikap & Perilaku Keluarga Sadar
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Kunjungan Masa Nifas pada Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Lau Baleng Kabupaten Karo Tahun 2023 Br. Sembiring, Elya Rosa; Marlina, Marlina; Siahaan, May Frinsiska
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2928

Abstract

Masa nifas (puerperium) merupakan masa yang dimulai setelah plasenta keluar dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan semula (sebelum hamil) ,dan berlangsung selama kira-kira 6 minggu. Data Puskesmas Lau Baleng Kabupaten Karo 2019 diketahui ibu nifas yang patuh melakukan kunjungan masa nifas sebanyak 4 kali kunjungan sebanyak 175 ibu (43%) dari jumlah target ibu nifas sebesar 407 ibu dan jumlah ibu melahirkan satu bulan terakhir sebanyak 49 ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kunjungan masa nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Lau Baleng Kabupaten Karo Tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang sudah melahirkan (ibu nifas) 5-8 minggu di wilayah kerja Puskesmas Lau Baleng Kabupaten Karo sebanyak 70 ibu. Teknik pengambilan sampel menggunakan total population sebanyak 70 ibu. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian dengan analisis bivariat diketahui nilai p masing-masing variabel yaitu pengetahuan sebesar 0,001<0,05, sikap sebesar 0,005<0,05,  aksesbilitas sebesar 0,000<0,05, dukungan keluarga sebesar 0,000<0,05 dan dukungan tenaga kesehatan sebesar 0,042<0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan, sikap, aksesbilitas, dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan kunjungan masa nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Lau Baleng Kabupaten Karo Tahun 2023.Kata Kunci : Faktor yang Berhubungan, Kepatuhan, Kunjungan Masa NifasPuerperium occurs after the placenta comes out and ends when the uterine returns to its original state (before pregnancy) and lasts for 6 weeks. Data from Lau Baleng Center in 2023 revealed 175 mothers (43%) compliance visiting for 4 times of the target number of postpartum mothers by 407 mothers and the number of mothers giving birth in the last month amounted 49 mothers. The purpose of this study was to determine the associated factors with postpartum visits in the Work Area of Lau Baleng Center in Karo Regency in 2023. The study was analytic research with a cross-sectional approach. The population in this study were mothers who had given birth 5-8 weeks in the working area of Lau Baleng Center amounted 70 mothers and all areas sample. Data analysis used univariate and bivariate analyses with Chi-Square statistical test. The results of the study with bivariate analysis revealed that the p-value of each variable was knowledge of .001<.05, an attitude of .005<.05, accessibility of 0.000<.05, family support of 0.000<.05 and support of health workers amounting to .042<.05. The conclusion that the relationship between knowledge, attitudes, accessibility, family support and support of health workers with adherence to postpartum visits at Lau Baleng found in 2023. It is recommended for health workers to further, enhance their role in promoting the benefits of puerperium visits wherever they are assigned more support the mother to be active in conducting postpartum visits.Keywords     :    Related Factors, Compliance, Postpartum Visits
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar pada Siswa di SMP Negeri 1 Baitussalam Kabupaten Aceh Besar Asyura, Syarifah; Junaidi, Junaidi; Jamil, Sri Mulyani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2907

Abstract

Latar Belakang Masalah: Prestasi belajar merupakan suatu penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang dikembangkan dalam mata pelajaran ditunjukan dengan nilai tes yang telah diberikan oleh guru. Keadaan status gizi dan prestasi belajar merupakan gambaran konsumsi zat gizi anak dalam jangka waktu yang lama dan dapat menyebabkan gizi kurang maupun gizi lebih. Prestasi belajar siswa bukan semata-mata karena kecerdasan siswa namun ada faktor-faktor yang dapat mempengaruhi hal tersebut seperti faktor internal dan faktor eksternal yaitu motivasi siswa dalam belajar. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar pada siswa di SMP Negeri 1 Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini yaitu analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 2 - 6 Maret tahun 2022 di SMP Negeri 1 Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang berjumlah 116 orang. Adapun teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah secara proporsional sampling sehingga sampel dalam penelitian ini sebanyak 90 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner. Kemudian pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh status gizi terhadap prestasi belajar (p value = 0,000) dan pengaruh motivasi terhadap prestasi belajar (p value = 0,000). Kesimpulan dan Saran: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh status gizi dan motivasi terhadap prestasi belajar pada pada siswa di SMP Negeri 1 Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Oleh karena itu, diharapkan kepada siswa agar lebih meningkatkan meningkatkan prestasi belajar dengan memperhatikan status gizi dalam batas normal serta adanya motivasi atau dorongan dalam diri siswa.Kata Kunci : Status Gizi, Motivasi & Prestasi BelajarBackground: Learning achievement is a mastery of knowledge and skills developed in the subject indicated by the test scores that have been given by the teacher. The state of nutritional status and learning achievement is a description of the consumption of children's nutrients in the long term and can lead to undernutrition and overnutrition. Student achievement is not solely due to student intelligence, but there are factors that can influence this, such as internal factors and external factors, namely student motivation in learning. Research Purposes: To find out the factors that influence student achievement in junior high school state 1 district Baitussalam Regency Aceh Besar. Research Methodolog: The kind of research is analytic by approach cross sectional. This research was conducted on 2 - 6 year 2022 in junior high school state 1 district Baitussalam Regency Aceh Besar. The population in this study were all students amounting to 116 people The technique used in sampling is proportional sampling so that the sample in this study was 90 people. The research instrument uses a questionnaire sheet. Then the data processing is done by usingthe chi square test. The Research Results: The results showed that the effect of nutritional status on learning achievement (p value = 0,000) and the influence of motivation with learning achievement (p value = 0,000). Conclusion and Recommendations: Based on the results of this study, it can be concluded that there is an effect of nutritional status and motivation on student achievement in junior high school state 1 district Baitussalam Regency Aceh Besar. Therefore, it is expected for students to further improve learning achievement by paying attention to nutritional status within normal limits and the existence of motivation or encouragement in students.Keywords : Nutritional Status, Motivation & Learning Achievement
Coping Stres pada Remaja Wanita Menikah Dini di Desa Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Tarigan, Rahmawati; Dedi, Dedi; Br. Sembiring, Elya Rosa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2929

Abstract

Remaja adalah individu yang sedang dalam tahap perkembangan transisi antara masa anak-anak dan masa dewasa awal, dimana terjadi perubahan secara anatomis, fisiologis ,emosional dan intelektual serta hubungan dilingkungan social. Ditandai dengan adanya perubahan dari aspek fisik, psikis dan psikososial. Masa remaja yang merupakan masa penuh dengan komflik dan tekanan baik baik dari dalam diri maupun dari luar individu tersebut sehingga menimbulkan perubahan. Untuk dewasa remaja mengalami masa kritis yaitu berusaha penentuan identitas diri. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui coping stress pada remaja wanita menikah dini di Desa Tembung Kabupaten Deli Serdang. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian campuran yaitu mixed method. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah remaja wanita menikah dini di Desa Tembung sebanyak 10 ibu. Spesifikasi penelitian kuantitatif yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan pendekatan corss sectional. Dan penelitian kualitatif pada penelitian ini adalah dengan studikasus (case study). Hasil penelitian bahwa 1. remaja menikah pada usia dini  yaitu Pengaruh pergaulan bebas Kondisi ekonomi yang lemah membuat tidak berniat lanjut pendidikan.Kondisi lingkungan yang jarang melanjutkan pendidikan 2. sumber stres yang dialami oleh remaja menikah dini yaitu Kondisi ekonomi dan keuangan yang lemah, 3. stres pada remaja yang menikah di usia dini yaitu Pekerjaan suami yang tidak mapan dan tidak tetap.Tanggung jawab suami tidak baik.Sikap dan sifat suami yang buruk,kasar dan keras serta Tuntutan tanggung jawab sbagai istri yang dirasa berat 4. coping stres yaitu Escaipsm dengan pergi tidur dan menemui teman untuk cerita.Instrumental action dengan menangis dan memukuli diri.Seeking social support dengan meminta dukungan ibu dan sahabat.Self control dengan mengendalikan diri Accepty reponbility dengan menerima keadaan dan apa yang terjadi. Problem solving dengan berusha sabar dan hati –hati dalam bersikap supaya tetap ada jalan terbaik,Seeking meaning berusha mendekatkan diri kepada tuhan.Possitif Reaprasial dengan mendekatkan diri kearah yang positif dan campur tangan tuhan.dan Mnimization. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mengedukasi dalam sumber informasi mengenai permasalahan stress pada kehidupan pernikahan remaja yang menikah dini.Dan juga agar subjek bisa menjadikan nya sebagai pengetahuan baru dalam diri masing-masing sehingga bisa menjadi hal yang bermanfaat dalam kehidupan selanjutnya dengan melakukan hal yang lebih baiuk lagi.Kata Kunci : Coping, Stres, Remaja, Menikah DiniAdolescents are individuals who are in a transitional developmental stage between childhood and early adulthood, where changes occur anatomically, physiologically, emotionally and intellectually as well as relationships in the social environment. It is marked by changes in the physical, psychological and psychosocial aspects. Adolescence is a period filled with conflict and pressure both from within and from outside the individual, causing change. For adolescents experiencing a critical period of trying to determine self-identity. The purpose of this study was to determine coping stress in young women who married early in Tembung Village, Deli Serdang Regency. This type of research uses a mixed research design, namely the mixed method. The population used in this study were young women who married early in the village of Tembung as many as 10 mothers. The sampling technique used a total population of 70 mothers. Quantitative research specification used in this research is cross sectional approach. And qualitative research in this study is a case study (case study. The results of the study are 1. adolescents marry at an early age, namely the influence of promiscuity. Weak economic conditions make them not intend to continue their education. Environmental conditions that rarely continue their education 2. sources of stress experienced by adolescents who marry early, namely weak economic and financial conditions, 3. stress on adolescents who marry at an early age, namely the husband's job which is not established and not fixed. The husband's responsibilities are not good. go to bed and meet friends to tell stories. Instrumental action by crying and beating yourself up. Seeking social support by enlisting the support of mothers and friends. Self control by self-control Acceptance responsibility by accepting circumstances and what is happening. Problem solving by trying to be patient and careful in behave so that there is still the best way..Seeking meaning trying to get closer to God.Reaprasial positive by getting closer to a positive direction and God's intervention.and Mnimization. The conclusion of this study is that it is hoped that it can become input or educational material in a source of information about the problem of stress in the married life of adolescents who marry early. then do something even better.Keywords: Coping, Stress, Adolescents, Early Marriage
Profil Bentuk-bentuk Perilaku Seksual Remaja di Kota Banda Aceh Dewi, Rika; Junizar, Junizar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2941

Abstract

Seksual merupakan sesuatu yang berhubungan dengans seks dan reproduksi juga berhubungan dengan kenikmatan yang berkaitan dengan tindakan reproduksi. Keberagaman perilaku seksual yang dilakukan remaja saat mereka sedang bersama pasangannya, mulai dari berciuman mulai di kening, di pipi sampai berciuman di bibir dengan penuh hasrat bahkan sampai dengan berhubungan senggama layaknya suami istri yang sah, hal tersebut mereka lakukan untuk membuktikan cinta dan kesetiaan pada pasangan dan tidak merasa ketinggalan zaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku seksual secara keseluruhan dan berdasarkan bentuk-bentuk perilaku seksual yang dilakukan remaja Kota Banda Aceh. Sampel dalam penelitian ini remaja  yang berusia 15-19 tahun sebanyak 393 remaja. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan insidental sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data menggunakan metode uji Z skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku seksual remaja Kota Banda Aceh secara umum, pada kategori tinggi dengan nilai persentase 15,26%. pada kategori sedang sebesar 68,42%, kategori rendah sebesar 16,32%. Berdasarkan bentuk-bentuk perilaku seksual diperoleh bahwa berkencan sebesar 72,3 %, bercumbu  sebesar 15,2%. Sedangkan bentuk bersenggama memiliki persentase 13,4%. Kesimpulan Perilaku seksual yang sudah pernah dilakukan oleh remaja pada bentuk berkencan yang tertingg dengan persentase 72,3% dan yang terendah adalah bersenggama. Para remaja banyak  melakukan perilaku berkencan karena mereka menganggap berkencan tidak menimbulkan resiko yang berat. dan merupakan gaya berpacaran yang layak dilakukan. Kata Kunci : Perilaku Seksual, Remaja Kota Banda AcehSexual is something related to sex and reproduction is also related to pleasure related to the act of reproduction. The diversity of sexual behavior carried out by teenagers when they are with their partners, ranging from kissing on the forehead, on the cheek to kissing on the lips passionately, even to having intercourse like a legal husband and wife, they do this to prove their love and loyalty to their partner. and don't feel out of date. The purpose of this study was to determine sexual behavior as a whole and based on the forms of sexual behavior carried out by adolescents in Banda Aceh City. The sample in this study were teenagers aged 15-19 years as many as 393 teenagers. The sampling technique in this study used incidental sampling. Methods of data collection using a questionnaire. The method of data analysis used the Z score test method. The results showed that the sexual behavior of adolescents in Banda Aceh City in general, was in the high category with a percentage value of 15.26%. in the medium category by 68.42%, in the low category by 16.32%. Based on the forms of sexual behavior, it was found that dating was 72.3%, making out 15.2%. While the form of intercourse has a percentage of 13.4%. Conclusion Sexual behavior that has been done by teenagers in the form of dating is the highest with a percentage of 72.3% and the lowest is having intercourse. Teenagers do a lot of dating behavior because they think dating does not pose a serious risk. and is a decent style of dating.Keywords: Sexual Behavior, Adolescents in Banda Aceh City
Kualitas Pelayanan Kesehatan Memengaruhi Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Selasih Kab. Pelalawan Riau Esty, Rien; Efendi, Ismail; Afriani, Miska
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2930

Abstract

Menurut WHO (World Health Organization), rumah sakit adalah bagian integral dari suatu organisasi sosial dan kesehatan dengan fungsi menyediakan pelayanan paripurna (komprehensif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pencegahan penyakit (preventif) kepada masyarakat. Rumah Sakit juga merupakan pusat pelatihan bagi tenaga kesehatan dan pusat penelitian medik. Tujuan penelitian untuk ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi teknis, efesiensi dan keselamatan pasien terhadap kepuasan keluarga pasien. Desain penelitian menggunakan survei analitik dengan rancangan crossectional. Populasi Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Selasih Kab. Pelalawan Riau sebanyak 167 orang. Di Ruang Rawat Inap RSUD Selasih Kab, Pelalawan Riau sebanyak 167 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Jumlah sampel yang akan di teliti adalah 118 orang. Analisa data dilakukan dengan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian variabel kompetensi teknis diperoleh nilai p-value = 0,000, efesiensi 0,000, dan keselamatan pasien 0,000 < α 0,05, artinya ada pengaruh antara kompetensi teknis, efesiensi dan keselamatan pasien terhadap kepuasan keluarga, dari hasil analisis multivariat didapatkan variabel yang paling berpengaruh dalam penelitian ini adalah variabel kompetensi teknis dengan nilai Exp B 4.981. Kesimpulan ada pengaruh antara kompetensi teknis, efesiensi dan keselamatan pasien sedangkan analisa multivariat menunjukkan hasil bahwa faktor yang paling dominan adalah variabel kompetensi teknis terhadap kepuasan keluarga. Disarankan kepada pihak rumah sakit agar dapat meningkatkan kompetensi teknis perawat Ruang Ruang Rawat Inap dengan cara mengadakan pelatihan dan workshop baik pelatihan internal maupun eksternal.Kata Kunci:     Kompetensi Teknis, Efisiensi dan Keselamatan Pasien, Kepuasan KeluargaAccording to the WHO (World Health Organization), a hospital is an integral part of a social and health organization with the functions of providing comprehensive (comprehensive) services, curative (curative) and disease prevention (preventive) services to the community. The Hospital is also a training center for health workers and a medical research center. . The purpose of this research is to find out and analyze the influence of technical competence, efficiency and patient safety on patient family satisfaction. The research design used an analytic survey with a cross-sectional design. Population The population in this study were all patients in the Inpatient Room of Selasih Hospital, Kab. Pelalawan Riau as many as 167 people. In the Inpatient Room of the Selasih District Hospital, Pelalawan Riau, there were 167 people. The sampling technique uses accidental sampling. The number of samples to be examined is 118 people. Data analysis was performed using univariate, bivariate and multivariate analysis. The results of the research on the technical competency variable obtained a p-value = 0.000, efficiency of 0.000, and patient safety of 0.000 <α 0.05, meaning that there is an influence between technical competence, efficiency and patient safety on family satisfaction, from the results of multivariate analysis it was found that the most influential variable in this study is the technical competency variable with an Exp B value of 4,981. The conclusion is that there is an influence between technical competence, efficiency and patient safety while the multivariate analysis shows that the most dominant factor is technical competency variable on family satisfaction. It is suggested to the hospital to be able to improve the technical competence of nurses in the Inpatient Room by holding training and workshops, both internal and external training.Keywords: Technical Competence, Efficiency and Patient Safety, Family Satisfaction
Pengaruh Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum Linn) terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia dengan Hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peureulak Kabupaten Aceh Timur Desreza, Nanda; Erawati, Erawati; Masthura, Syarifah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2900

Abstract

Hipertensi sebagai salah satu penyakit tidak menular sampai saat ini masih dijuluki sebagai The Silent Killer karena gejalanya sulit dikenali bahkan sering tidak menunjukkan gejala dan tanpa keluhan. Berdasarkan data dinas kesehatan provinsi Aceh tahun 2021 hipertensi di Aceh tertinggi terdapat di kabupaten Bireun mencapai 26.373 jiwa, sedangkan Aceh Timur berada di urutan ke delapan dengan prevalensi 27,73%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak bawang putih (allium sativum linn) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Peureulak Kabupaten Aceh Timur tahun 2022. Desain penelitian Quasi Eksperimen, yaitu One Groups Pretest-Posttest. Populasi seluruh lansia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Peureulak Kabupaten Aceh Timur, sampel berjumlah 15 responden. Penelitian dilakukan pada tanggal 02 s/d 15 Agustus 2022. Hasil penelitian bahwa penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi sebelum pemberian ekstrak bawang putih (Allium Sativum Linn)berada pada kategori hipertensi (100%), penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi sesudah pemberian ekstrak bawang putih (Allium Sativum Linn) berada pada kategori normal (53,3%). Pengaruh penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi sebelum pemberian ekstrak bawang putih (Allium Sativum Linn), tekanan darah (sistole) diperoleh nilai p-value 0,000< =0,05, sedangkan tekanan darah (diastole) diperoleh nilai p-value 0,000< =0,05.Kata kunci: Ekstrak Bawang Putih, Tekanan Darah, LansiaOne of the non-infectious diseases claimed as the silent killer is hypertension. Hypertension tends to have no particular signs or symptoms because the symptom is hard to recognize and sometimes undetected. Based on the statistical data from Aceh’s Health Department in 2021, Bireun regency wast the highest number of people with hypertension (26.373). While in comparison, East Aceh ranked eighth with a prevalence of 27, 73%. This study aims to know how garlic extract (Allium Sativum Linn) impacted on elderly’s blood pressure. The Quasi-experimental design with one group pretest-posttest was used in this study. The population was all the elderly in Public Health Center (UPTD) Peureulak, East Aceh. The sample was 15 elderly with hypertension. This study was carried out from 2 – 15 August 2022. The finding revealed that before consuming garlic extract (Allium Sativum Linn), the elderlys' blood pressure was classified as 100% hypertension. While after the treatment, the blood pressure was indicated as normal at around 53,3%. From the study, the effect of garlic extract (Allium Sativum Linn) shows a definite trend. Changes in the elderly’s blood pressure steadily declined as characterized by the systole 0,000<ᵃ  =0,05 and diastole with the p-value score of 0,000<ᵃ =0,05.Keywords: Garlic (Allium Sativum Linn) Extract, Blood Pressure, Elderly

Page 78 of 123 | Total Record : 1226