cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Lentera Pustaka
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 23024666     EISSN : 25409638     DOI : -
Core Subject : Science,
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan is the official scholarly research journal of the Library Science Study Program of Diponegoro University which focused on Library and Information Science. Lentera Pustaka is published online twice a year (semi annual) in the middle of the year (June) and in the end of the year (December).
Arjuna Subject : -
Articles 141 Documents
Pengembangan Display Pohon Berbasis QR Code dan Infografis Pada Arboretum INSTIPER Yogyakarta Destrianto, Mochammad Riski; Afroda, Helmi
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v9i1.52337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengelolaan dan pembuatan produk kemas ulang informasi arboretum oleh Perpustakaan INSTIPER Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode research and development (R&D), dengan tiga tahapan yaitu; 1. Analisis potensi dan masalah, 2. pengumpulan data, 3. pembuatan produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembuatan produk pengelolaan koleksi arboretum berbasis QR Code dan infografis pada Arboretum INSTIPER Yogyakarta. Penelitian ini menghasilkan langkah kerja dalam pengelolaan dan pengemasan koleksi arboretum di INSTIPER Yogyakarta. Workflow dalam pengembangan display pohon di arboretum tersebut memiliki 5 tahapan, yaitu: 1. identifikasi; 2. riset konten; 3. desain grafis; 4. display; 5. pembuatan katalog. Produk ini dapat diaplikasikan pada platform lain, seperti media sosial, website, LMS (learning management system), hingga media cetak. Produk ini juga multi kolaboratif, pustakawan bukan satu-satunya yang terlibat dalam produksi. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi dengan elemen lainnya seperti mahasiswa, dosen, hingga pengelola arboretum. Selain itu, produksi yang mudah dan bebas biaya ini sangat cocok diimplementasikan oleh pengelola arboretum, perpustakaan atau lembaga dokumentasi lainnya dengan dana yang minim. Menimbang, bahwa di Indonesia masih ada lembaga dokumentasi baik independen atau milik pemerintah yang memiliki dana inovasi dan pengembangan terbatas.
Students’ Information Literacy at the MTsN 4 Banda Aceh Based on Empowering Eight Model Yuliana, Cut Putroe; A. Rasyid, Saifuddin; Manan, Abdul; Putra, Rahmad Syah; Parwita, Khairi
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v9i1.47383

Abstract

This article discusses students' information literacy at the MTsN 4 Banda Aceh library using Empowering 8 model. This model uses a problem-solving approach to resource-based learning. Information literacy skills include identifying, and exploring appropriate sources and information on a topic, selecting and recording relevant information, collecting appropriate quotations, organizing, creating, presenting, assessing, and implementing. The purpose of this study is to determine students' information literacy in the library of MTsN 4 Banda Aceh by using the Empowering 8 model. Data collection techniques used are interview, documentation and questionnaires. The results of this study indicate that student's level of information literacy is classified as good. Both include identification, organizational selection, creating literacy, presentation, assessment and aspects of the application of information literacy. However, the most dominant level of student information literacy in the library of MTsN 4 Banda Aceh is in the organizational and assessment aspects, with 62.28% of students saying “yes” and 37.71% saying “no". While the lowest level of information literacy was in the information selection aspect, 26.27% of students said "yes," and 73.73% said "no”. Improving student information literacy competence can be encouraged by establishing centralized policies that must be implemented to form innovations carried out by each school.
Persepsi Arsiparis terhadap Implementasi Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Hermansyah, Dendang; Aulianto, Dwi Ridho; Raharja, Tiara Desyanti; Firnalia, Firnalia
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 2 (2023): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v9i2.54990

Abstract

Salah satu upaya untuk mewujudkan tujuan penyelenggaraan kearsipan di BRIN, yaitu Pencanangan GNSTA melalui peningkatan kesadaran lembaga terhadap aspek kebijakan kearsipan, organisasi kearsipan, sumber daya kearsipan, prasarana dan sarana kearsipan, pengelolaan arsip serta pendanaan kearsipan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi arsiparis terhadap GNSTA yang telah dicanangkan oleh BRIN. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara online terhadap arsiparis di lingkungan BRIN yang dilakukan pada 15 Desember 2022 s.d 11 Januari 2023. Pemilihan subjek penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pengolahan data dilakukan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arsiparis memberikan persepsi positif terhadap 4 (empat) aspek yaitu tertib kebijakan kearsipan, tertib organisasi kearsipan, tertib sumber daya kearsipan, dan tertib pendanaan kearsipan. Namun, terdapat 2 (dua) aspek dengan persepsi negatif, yaitu tertib prasarana sarana kearsipan dan tertib pengelolaan arsip.
Indigenous Knowledge of Javanese in the Radya Pustaka Museum Collections Nurislaminingsih, Rizki; Heriyanto, Heriyanto; Bakry, Gema Nusantara; Prasetyawan, Yanuar Yoga
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v10i1.63940

Abstract

Radya Pustaka Museum is a museum that represents Javanese culture. The collections in the museum are proof of the indigenous knowledge of the people in making cultural products. This research aims to identify Javanese indigenous knowledge based on the Radya Pustaka Museum collections. Therefore, qualitative research was used with a museum study approach to identify types of indigenous knowledge based on various museum collections. The results of the research show that indigenous knowledge represented in the collection at the Radya Pustaka Museum is how to make Javanese men's headgear (blangkon), turn tree bark into paper (daluang), use palm leaves (lontar) as a writing medium, cast copper for writing media, turn metal into various weapons, making puppets (from animal skin and wood), creating traditional orchestral musical instruments (gamelan), mastering Javanese astrology (pawukon), turning a hill into a burial complex, assembling a traditional cruise ship, understanding the health benefits from coconut water, and making natural paint, natural dyes, and glue. This research found that the indigenous knowledge behind gamelan is not only about how to make musical instruments and how to create notes, but there is also knowledge about mental health. Music produced from gamelan can calm the mind, facilitate concentration, and increase enthusiasm for living life. Another finding is that there is ethnomathematics implicit in the Imogiri burial complex. The results of this research can be a reference source for further research on local knowledge management in information institutions, especially museums, so that employees can service the knowledge behind the collections.
Hubungan Kebutuhan Informasi dengan Perilaku Pencarian Informasi pada Website Kandaga Universitas Padjadjaran Rodiah, Saleha; Ariani, Andi Kamila; Nazar, M Azis; Tyas, Zahra Wenning
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v10i1.54732

Abstract

Mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) membutuhkan informasi sebagai penunjang perkuliahannya, untuk itu mereka melakukan pencarian informasi.  Salah satu sumber informasi adalah Perpustakaan Pusat yang dikenal sebagai Kandaga, yang menyediakan layanan berbasis online. Penelitian ini menguji signifikansi hubungan antara kebutuhan informasi dengan perilaku pencarian informasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauhmana hubungan kebutuhan pemustaka yaitu Mahasiswa Unpad dengan perilaku pencarian informasi pada Website Kandaga Unpad; mengetahui layanan Website Kandaga Unpad dalam memenuhi kebutuhan pemustaka dan untuk mengetahui signifikansi hubungan kebutuhan pemustaka terhadap perilaku pencarian informasi pada Layanan Website Kandaga Unpad. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan simple random sampling. Ukuran sampel berjumlah 130 mahasiswa sebagai responden. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan studi pustaka pada jam kunjungan saat responden mengakses informasi pada website Kandaga Unpad. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebutuhan informasi di kalangan pemustaka dengan perilaku pencarian informasi pada website Kandaga Universitas Padjadjaran.  Terdapat penyebab dan pendorong mahasiswa untuk mengakses Website Kandaga, yaitu pemakaian kata kunci yang mempermudah akses informasi,  kebutuhan untuk memperoleh informasi yang lengkap, relevan, dan valid yang dijadikan sebagai referensi tugas akademik, panduan kegiatan penelitian, dan mendapat gambaran mengenai karya tulis yang baik, serta upaya selalu update dengan informasi yang sedang viral.
Analisis Desain Interior Ruang Baca dengan Konsep Library Cafe di Perpustakaan SMAN 1 Kedungwaru Fernanda, Yayang Ekita; Handayani, Nurul Setyawati
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 2 (2023): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v9i2.52306

Abstract

Salah satu upaya dalam menjaga eksistensi perpustakaan sekolah yakni mengembangkan ide-ide kreatif seiring perkembangan zaman. Maraknya kafe kekinian di Tulungagung menyebabkan siswa ikut tertarik dan memilih kafe sebagai tempat nongkrong atau mengerjakan tugas. Adanya fenomena ini, perpustakaan sekolah SMAN 1 Kedungwaru mempunyai inovasi dalam mengembangkan perpustakaan sekolah dengan mengusung konsep Library Cafe pada desain interior ruang bacanya. Dengan adanya hal ini penulis menganalisis desain interior Library Cafe pada ruang baca perpustakaan serta strategi pustakawan dalam mengembangkannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan melakukan reduksi data, penyajian data, lalu penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain interior ruang baca dengan konsep Library Cafe di perpustakaan SMAN 1 Kedungwaru sudah ditata dengan baik. Melihat dari beberapa elemen desain interior yang diteliti yakni tata ruang yang diatur sesuai dengan kebutuhan pemustaka dengan menampilkan berbagai opsi tempat duduk seperti meja dan kursi kafe, sofa, dan karpet untuk lesehan. Pewarnaan pada ruangan ini menampilkan warna wallpaper yang soft serta warna cat dinding krem kecoklatan dapat memberikan kesan hangat. Pencahayaannya diatur dengan baik dengan lampu led yang menambah kesan artistik ruangan serta adanya jendela sehingga cahaya alami dari luar ruangan dapat masuk. Untuk sirkulasi udaranya menggunakan AC sebagai sirkulasi udara buatan dan jendela sebagai sirkulasi udara alami, dan strategi pustakawan untuk mengembangkan ruang tersebut yaitu dengan memperhatikan sarana dan prasarana, fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan perpustakaan, serta keamanan ruangan dilengkapi dengan adanya CCTV.
Urgensi Penyelamatan Informasi Arsip Kearstitekturan dan Kartografi Eks PSTA BATAN Dalam Masa Transisi Badan Riset dan Inovasi Nasional Indrawardani, Ken Fitria; Kamajati, Dhatu; Wijaya, Allen Relyan; Rokhmat, Miftahu
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 2 (2023): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v9i2.53653

Abstract

Arsip vital eks Pusat Sains dan Teknologi Akselerator (PSTA) Badan Tenaga Nuklir Nasional atau BATAN merupakan salah satu arsip dinamis yang teridentifikasi oleh Tim Layanan Arsip Kawasan Multi Unit Kerja Yogyakarta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sejak terbitnya Peraturan Presiden (PERPRES) tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional No 78 Tahun 2021 mengenai peleburan dari beberapa entitas seperti Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Lembaga Antariksa dan Penerbangan (LAPAN) dan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek). Perhatian khusus diperlukan terhadap pengelolaan fisik dan informasi arsip vital eks PSTA BATAN yang sebagian teridentifikasi dalam kondisi rusak. Terdapat 375 nomor arsip vital eks PSTA BATAN yang telah teridentifikasi dan merupakan arsip kearsitekturan dan kartografi dengan media konvensional kertas. Dari data didapatkan 15% arsip dalam kondisi rusak sebagian hingga tidak baik dan 85% masih dalam kondisi baik. Dokumen ini secara seluruhnya merupakan arsip milik eks PSTA BATAN. Alih media merupakan salah satu upaya dalam pemeliharaan arsip yang biasanya dilakukan untuk mencegah kerusakan fisik yang nantinya akan berpengaruh pada hilangnya sebagian informasi yang terdapat pada arsip kearsitekturan dan kartografi tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan dan upaya penyusunan langkah strategis dalam rangkaian kegiatan penyelamatan informasi arsip. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan analitik, yaitu suatu penelitian yang berusaha menjawab permasalahan yang ada berdasarkan data-data. Data yang didapat merupakan hasil identifikasi terhadap keseluruhan arsip kearsitekturan dan kartografi. Hasil penelitian ini merujuk pada adanya rekomendasi mengenai urgensi langkah strategis yang dapat diambil yaitu dalam penyusunan program penyelamatan informasi arsip kearsitekturan dan kartografi dengan didukung dengan penguatan kompetensi SDM pengelola dan perangkat yang digunakan dan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Transformasi Perpustakaan Umum Gunungkidul Yogyakarta Dalam Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Informasi Narendra, Albertoes Pramoekti; Lestari, Elizabeth Sri; Wibawa, Agung; Gloryanta, Year; Sindu, Ambrosius; Theodorus, Anugrah
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v10i1.60199

Abstract

IFLA atau International Federation Library Association menyatakan  bahwa perpustakaan diharapkan secara aktif mendukung  tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) demikian juga dilakukan  di Indonesia. Perpustakaan bertransformasi   membuka akses  terhadap informasi dengan memanfaatkan perangkat teknologi informasi untuk dapat mencapai tujuan SDGs. Perpustakaan Umum Gunungkidul Yogyakarta mengembangkan berbagai kegiatan capacity building  bidang teknologi informasi  khususnya di perpustakaan desa Gelis Pinter Maca dan perpustakaan desa Balai Pintar. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan deskriptif analisis.  Suatu pendekatan untuk menggali dan memahami makna individu atau kelompok yang dianggap berasal dari masalah sosial atau manusia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Perpustakaan Umum Gunungkidul dalam mengembangkan transformasi perpustakaan di di perpustakaan desa Gelis Pinter Maca dan perpustakaan desa Balai Pintar  mampu menjadi penggerak transformasi di perpustakaan desa   dengan  memanfaatkan perkembangan teknologi informasi  antara lain di peningkatan pengetahuan dan wawasan masyarakat, peningkatan  kesejahteraan masyarakat melalui usaha yang didukung dengan perkembangan teknologi informasi.
Pengaruh Variabel dari Technology Acceptance Model (TAM) terhadap Penerimaan Layanan Unggah Mandiri di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta Kiasati, Almas Inti; Labibah, Labibah
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 2 (2023): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v9i2.53427

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh variabel dari Technology Acceptance Model (TAM) terhadap penerimaan layanan unggah mandiri di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan teknik analisis datanya dengan menggunakan analisis statistika deskriptif dan analisis statistika intervensi yaitu dengan analisis korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah alumni ISI yang telah mengikuti wisuda pada periode September 2022, jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu 534 orang, adapun peneliti mengambil sampel 10% dari total populasi yaitu 53 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerimaan teknologi terhadap penggunaan layanan unggah mandiri cukup baik, faktor penerimaan ini ada karena layanan unggah mandiri di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta dinilai mudah dipahami mulai dari fitur dan fasilitasnya. Hal ini dibuktikan dengan nilai 84,2% yang didapatkan untuk variabel kemudahan layanan unggah mandiri.
Perkembangan dan Tren Penelitian Global tentang Research Data Management Nurhayati, Euis Sri; Lawanda, Ike Iswary
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 2 (2023): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v9i2.55264

Abstract

Penelitian ini mengkaji profil dan tren perkembangan penelitian tentang research data management (RDM) secara global. Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi perkembangan dan tren global penelitian RDM; produktivitas penulis dan bidang keilmuan; negara dengan jumlah publikasi terbanyak, domain subjek, dan jurnal inti; visualisasi RDM pada wordcloud dan peta jaringan berdasarkan kata kunci; serta jaringan kolaborasi antar negara. Pendekatan kuantitatif dengan metode analisis bibliometrik digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan pada Scopus dengan menggunakan kueri: TITLE-ABS-KEY (ALL "Research Data Management" OR "Research Data Preservation" OR "Research Data Curation"). Sebanyak 1013 artikel dari 412 jurnal dan 2869 penulis diikutsertakan dalam penelitian. Data dianalisis dengan menggunakan Biblioshiny dan VosViewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi RDM dimulai pada tahun 1945 dan mulai berkembang secara signifikan pada tahun 2012 hingga publikasi terbanyak terjadi pada tahun 2022. Jerman memimpin sebagai negara dengan publikasi terbanyak dan terkemuka. Lecture Note in Computer Science menjadi jurnal inti publikasi. Riberio, C menjadi penulis paling produktif. Ilmu komputer dan Ilmu sosial menjadi kontributor utama dengan menyumbang lebih dari 50% dari seluruh terbitan. Wordcloud pada Biblioshiny memetakan topik RDM meliputi tetapi tidak terbatas pada open science, big data, information processing, digital libraries dan metadata, sementara pemetaan jaringan pada VosViewer mengerucutkan kata kunci menjadi tujuh klaster. Ada pun persentase kolaborasi antar negara ditemukan sebesar 12,14%. Sebagai kesimpulan, status tren global pada penelitian RDM saat ini sedang mengalami peningkatan dengan jumlah produksi terbitan pada satu dekade terakhir ini mencapai 38,4 kali lipat dari lima dekade awal.

Page 10 of 15 | Total Record : 141