cover
Contact Name
buhari
Contact Email
pend.sejarah.fkip@uho.ac.id
Phone
+6285241919232
Journal Mail Official
pend.sejarah.fkip@uho.ac.id
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Sulawesi Tenggara – Indonesia Telp Kantor/HP : 04013127180 / 085241919232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25026666     EISSN : 25026674     DOI : https://doi.org/10.36709/jpps
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November. Terbitan awal Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO yaitu Volume 1 nomor 1 Maret 2016. Tujuan dari adanya publikasi pada jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual dan hasil penelitian. Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO merupakan wadah ilmiah untuk mempublikasikan berbagai hasil penelitian mahasiswa, dosen, maupun guru, dengan Ruang lingkup Jurnal memuat tentang kajian Pendidikan Sosial-Budaya khususnya aspek: Pendidikan Sejarah, Etnopedagogik, Kajian Sejarah Lokal, Kajian kearifan lokal sebagai modal pendidikan dan penguatan karakter.
Articles 208 Documents
PENGELOLAAN KOLEKSI MUSEUM PROVINSI SULAWESI TENGGARA (1991-2019) Narmianti, Narmianti; Untarti, Dade Prat
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 4 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i4.23983

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk menjelaskan fungsi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara (2) Untuk menjelaskan jenis koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara (3) Untuk mendeskripsikan pengelolaan koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan Arkeologi. Adapun tahapan-tahapan metode penelitian adalah: (1) Heuristik, (2) Kritik Sumber, (3) Interpretasi, (4) Historiografi (Penulisan Sejarah). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Fungsi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara adalah sebagai wadah penyimpanan, mengoleksi, konservasi, penelitian, mempublikasikan, dan penyelamatan benda-benda budaya dan sejarah. (2) Jenis-jenis  koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara meliputi koleksi Geologika, Biologika, Arkeologika, Etnografika, Historika, Numismatika, Filologika, Seni Rupa, Keramologika dan Teknologika. (3) Pengelolaan Koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu: (a) Administrasi Koleksi yang dilakukan hanya berbentuk berita acara baik dalam melakukan penyerahkan koleksi yang akan dipamerkan atau yang akan dikonservasi (b) Setelah benda sejarah dinyatakan sebagai koleksi maka dilakukan registrasi ke dalam buku induk selanjutnya pencatatan benda-benda koleksi museum ke dalam buku inventarisasi sedangkan penelitian koleksi yang dilakukan, diantaranya: Koleksi Ethnografi Masyarakat Sulawesi Tenggara, Sistem Penguburan Suku Tolaki pada Masa Pra Islam, Tradisi Menginang di Sulawesi Tenggara, Sekilas Tentang Gerabah Lalombonda Kabupaten Kendari, Koleksi Keramik Museum Negari Provinsi Sulawesi Tenggara, (c) Penyajian dan Penyimpanan, koleksi disimpan diruang gedung tetap, diruang gudang dan dihalaman museum, (d) Reproduksi Koleksi, berbentuk fotokopi atau duplikat yaitu bendera Sangia Nibandera, (e) Perawatan dan Perbaikan, dilakukan secara bertahap dengan melakukan perawatan pada koleksi yang tingkat kerusakannya tinggi, (f) Penginformasian Kepada Masyarakat dilakukan pameran yakni pameran tetap dan temporer selain itu juga bimbingan edukasi, (g) Kebijakan Meminjam dan Minjamkan Koleksi dilakukan tahun 2015 yaitu 1 buah Gong dipinjam oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam kegiatan Workshop Peningkatan Daya Tarik Wisata melalui Pengemasan Pertunjukan Tari Lulo sebagai Ikon daerah Sulawesi Tenggara. (h) Pengurangan Koleksi, tidak pernah dilakukan karena apapun masalahnya masih bisa diantisipasi.
PARTISIPASI MASYARAKAT TRANSMIGRASI DAN MASYARAKAT LOKAL DALAM PEMBANGUNAN DESA LAMOERI KECAMATAN ANGATA KABUPATEN KONAWE SELATAN Marwan, La Ode; Darnawati, Darnawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i3.23074

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat transmigrasi dan masyarakat lokal dalam pembangunan Desa Lamoeri Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan, (2) Untuk mendeskripsikan dampak partisipasi masyarakat transmigrasi dan masyarakat lokal dalam pembanguanan Desa Lamoeri Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Jenis penelitian kualitatif dengan tahapan sebagai berikut: (1) Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, (2) Teknik analisis data terdiri dari: reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan, (3) Validitas data terdiri dari perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Partisipasi masyarakat transmigran dan masyarakat lokal dalam pembangunan Desa Lamoeri adalah masyarakat terlibat dalam tahap perencanaan mulai dari musrembangdus sampai musrembangdes, pengambilan keputusan partisipasinya dalam bentuk pikiran, pelaksanaan kegiatan bentuk partisipasinya tenaga dan materi serta partisipasi dalam pemantauan dan evaluasi. (2) Dampak yang timbul dari partisipasi masyarakat transmigran dan masyarakat lokal dalam pembanguanan Desa Lamoeri adalah adanya komitmen bersama antara masyarakat lokal dan masyarakat transmigran dalam pembangunan desa yang berasal dari alokasi Dana Desa sesuai kebutuhan mereka untuk meningkatkan kesejahteraan 
MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK MELALUI SUPERVISI KUNJUNGAN KELAS PADA SD NEGERI 61 KENDARI Hila, Ahmad Samrun
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i3.21801

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan supervisi kunjungan kelas berpengaruh positif dalam meningkatkan keterampilan pelaksanaan pembelajaran tematik bila dibandingkan dengan kriteria pembelajaran tematik yang terdiri dari tujuh kriteria (indikator). Penelitian adalah penelitian tidakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Tenik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara, analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil Pada siklus 1 pertemuan pertama (sebelum dilakukan tindakan) dari tujuh indikator yang diobservasi seluruhnya masih berada pada level antara cukup dan kurang dengan skor ratarata 1,5. Dua indikator sama sekali belum menampakkan ciri pembelajaran tematik, yaitu pemisah antara muatan pelajaran tidak begitu jelas dan menyajikan konsep dari berbagai muatan pelajaran. Pembelajaran masih dilaksanakan secara parsial dengan pendekatan mata pelajaran, walaupun sudah menggunakan tema. Pada pertemuan kedua siklus 1 (setelah dilakukan tindakan), semua indicator pembelajaran tematik sudah tampak seluruhnya sebanyak tujuh indicator dan terjadi peningkatan pada tujuh indikator yang diobservasi berdasarkan skor hasil observasi yaitu dari rata-rata 1,5 menjadi rata-rata 2,4. Pada siklus 2 pertemuan ketiga, terjadi peningkatan pada tujuh indikator yang diobservasi berdasarkan skor hasil observasi yaitu dari rata-rata 2,4 menjadi rata-rata 3,3. 
EFFECTIVENESS OF THE USE OF MOODLE-ECLASS LEARNING MEDIA IN IPS LEARNING IN SATYA WACANA CHRISTIAN MIDDLE SCHOOL pamuttu, piter -; Widiarto, Tri; Sunardi, Sunardi
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i3.17648

Abstract

This study aims to discuss the effectiveness of using the Moodle-Eclass application in the social studies learning process at Satya Wacana Christian Middle School. With the government's recommendation to conduct distance learning due to the Covid-19 outbreak, every school is obliged to provide application services that are used for the learning process, the use of moodle-Eclass at Satya Wacana Christian Middle School is to make it easier for students andteachers to manage learning.The use of Moodle-Eclass itself at Satya Wacana Christian Middle School shows the effectiveness of its use when viewed from its users which are more trusted by the school in managing student test exams, distributing materials, announcements and as a medium for collecting assignments. One of the problems found was that the interface was difficult for beginners to use, so a course or tutorial was needed to use it. but this application has the advantage that it has many educational support features and the use of test media that is easy for teachers to input school test questions.
PERSEPSI PEMBELI TERHADAP TREND PENJUALAN FASHION JILBAB ONLINE PADA MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS HALU OLEO yanti, Irma; Halim, Muliha; irawaty, irawaty
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i3.21803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menjelaskan alasan mahasiswa  FKIP UHO belanja online di media sosial. (2) Mengidentifikasi persepsi pembeli terhadap trend penjualan fashion jilbab online pada mahasiswa FKIP UHO. Kajian ini dilakukan pada Mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo Kota Kendari. Perkembangan pengguna jilbab saat ini menjadikan jilbab sebagai sebuah fashion atau gaya hidup yang digemari diberbagai kalangan. Mahasiswi adalah salah satu konsumen jilbab saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode penelitian kualitatif dengan tahapan-tahapan sebagai berikut: (1) Teknik pengumpulan data terdiri dari beberapa bagian, yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi; (2) Teknik analisis data; (3) Validitas data. Dalam penelitian ini ada sebanyak 17 informan yang keseluruhannya merupakan Mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Mahasiswi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan cenderung melakukan pembelian fashion jilbab secara online di media sosial dikarenakan lebih memudahkan serta menghemat waktu dan tenaga. Belanja online di media sosial merupakan salah satu cara instan yang memungkinkan konsumen untuk memperoleh barang yang diinginkan tanpa harus ke pasar atau pusat perbelanjaan lainnya dan membuang banyak waktu. Media sosial yang paling banyak digunakan konsumen dalam melakukan pembelian secara online pada fashion jilbab yaitu Facebook. Media sosial tidak hanya dinilai lebih mudah dan praktis tapi juga produk yang ditawarkan juga lebih menarik. Sehingga media sosial sangat mempengaruhi pembeli untuk melakukan pembelian secara online, sebagian mahasiswi lebih memilih berbelanja secara online dibandingkan berbelanja offline.
SEJARAH KAAGO-AGONO LIWU PADA MASYARAKAT MUNA DI DESA KAWITE-WITE KECAMATAN KABAWO KABUPATEN MUNA (1994-2019) Lestari, Suriana; Mursidin T, Mursisdi T
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i3.23080

Abstract

ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini adalah : (1) Untuk menjelaskan latar belakang diadakannya Kaago-agono Liwu pada masyarakat di Desa Kawite-wite Kecamatan Kabawo Kabupaten  Muna, (2) Untuk menguraikan proses pelaksanaan Kaago-Agono Liwu pada Masyarakat di Desa Kawite-wite Kecamatan Kabawo Kabupaten  Muna, (3) Untuk menjelaskan fungsi Kaago-Agono Liwu pada Masyarakat di Desa Kawite-wite Kecamatan Kabawo Kabupaten  Muna, (4) Untuk mendeskripsikan nilai-nilai yang terkandung dalam Kaago-Agono Liwu pada Masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang bersifat kualitatif. Menurut Sjamsuddin tahapan-tahapan metode sejarah adalah  sebagai berikut: 1) Heuristik 2) Verifikasi 3) Historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Diadakannya Kaago-agono Liwu pada masyarakat di Desa Kawite-wite dilatar belakangi oleh keyakinan orang Muna pada pada saat itu yang percaya hampir semua tempat, termasuk di hutan yang dihuni oleh roh halus yang harus diakui peran dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia. Kaago-agono Liwu dilaksanakan sebagai upacara tolak bala untuk meminta keselamatan masyarakat yang dilakukan pada saat pergantian musim yaitu dari musim barat kemusim timur dan musim timur kemusim barat, upaya tersebut sebagai ritual pencegahan munculnya wabah penyakit sebagai akibat dari gangguan makhluk halus yang terjadi pada setiap pergantian musim yang dilakukan pada masyarakat. (2) Proses pelaksanaan tradisi Kaago-agono Liwu pada masyarakat Muna terdiri dari lima tahap yaitu : (a) Menggunting rambut, untuk membuang kesialan dan juga mimpi buruk yang selalu terjadi pada masyarakat sehingga mereka bebas melakukan aktivitas tanpa khawatir dengan lingkungan setempat. (b) Kalolei, untuk meneguhkan roh manusia sehingga tidak mudah diganggu roh jahat dan tidak keluar dari tubuh manusia. (c) Sambu Wite, untuk memberikan hak nabi adam sebagai tempat manusia melakukan aktivitas di muka bumi. (d) Membuat katalasa, untuk tempat penyimpanan makanan yang disediakan untuk melaksanakan ritual Kaago-agono Liwu dan disediakan sebagai penyambutan makhluk halus. (e) Dopoo, untuk memindahkan bala dalam perkampungan dan sebagai batasan wilayah yang mereka masuki dan kuasai.
KETERAMPILAN GURU DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK MELALUI SUPERVISI KUNJUNGAN KELAS Nurlemi, Nurlemi
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i3.21798

Abstract

ABSTRAK: Penelitian bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan supervisi kunjungan kelas berpengaruh positif dalam meningkatkan keterampilan pelaksanaan pembelajaran tematik bila dibandingkan dengan kriteria pembelajaran tematik yang terdiri dari tujuh kriteria (indikator). Penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara, analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil pada siklus I pertemuan pertama (sebelum dilakukan tindakan) dari tujuh indikator yang diobservasi seluruhnya masih berada pada level antara cukup dan kurang dengan skor rata-rata 1,5. Dua indikator sama sekali belum menampakkan ciri pembelajaran tematik, yaitu pemisah antara muatan pelajaran tidak begitu jelas dan menyajikan konsep dari berbagai muatan pelajaran. Pembelajaran masih dilaksanakan secara parsial dengan pendekatan mata pelajaran, walaupun sudah menggunakan tema. Pada pertemuan kedua siklus I (setelah dilakukan tindakan), semua indikator pembelajaran tematik sudah tampak seluruhnya sebanyak tujuh indikator dan terjadi peningkatan pada tujuh indikator yang diobservasi berdasarkan skor hasil observasi yaitu rata-rata 1,5 menjadi rata-rata 2,4. Pada siklus II pertemuan ketiga, terjadi peningkatan pada tujuh indikator yang diobservasi berdasarkan skor hasil observasi yaitu rata-rata 2,4 menjadi rata-rata 3,3. 
INTERAKSI SOSIAL SUKU BUGIS DENGAN SUKU MORONENE DI DESA MAMBO KECAMATAN POLEANG TIMUR Anti, Astuti; Taena, La
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 4 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i4.23951

Abstract

ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) untuk mendeskripsikan dan menganalisis sejarah kedatangan masyarakat Bugis di Desa Mambo Kecamatan Poleang Timur Kabupaten Bombana. 2) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk interaksi sosial Suku Bugis dengan Suku Moronene di Desa Mambo Kecamatan Poleang Timur Kabupaten Bombana. Metode penelitian ini merupakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode penelitian kualitatif dengan tahap-tahap sebagai berikut: 1) teknik pengumpulan data terdiri dari: wawancara dan observasi, 2) teknik analisis data, 3) Pengujian keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) awal kedatangan suku Bugis di Desa Mambo yaitu pada tahun 1970 yang berjumlah tiga orang yaitu H. Abdul Rahim, Muh. Nurung dan Ariking untuk mencari lahan pertanian. Karena di daerah mereka pada saat itu kurang memungkinkan untuk bertani adapun pak Ariking berasal dari Desa Buara dan pak Nurung berasal dari Bone. (2) Bentuk-bentuk interaksi sosial antara masyarakat Moronene dengan masyarakat Bugis di Desa Mambo yakni a) proses asosiatif, yang terdiri dari kerja sama (gotong-royong), akomodasi, asimilasi dan akulturasi; b) proses disosiatif, yang terdiri dari persaingan dan konflik.
MEMBANGUN KERUKUNAN ANTAR MASYARAKAT TRANSMIGRAN JAWA DENGAN MASYARAKAT LOKAL DI DESA LAEYA KECAMATAN WAKORUMBA UTARA Busri, Busri; Hak, pendais
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i3.23052

Abstract

ABSTRAK: penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk menjelaskan latar belakang adanya modal sosial dalam membangun kerukunan masayarakat suku Jawa dengan masyarakat lokal di UPT Laeya Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara. (2) Untuk mendekskripsikan fungsi dan peran modal sosial masing-masing etnik membangun kerukunan masyarakat di UPT Laeya Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara. (3) Untuk mengetahui Pola Interaksi Antara Masyarakat Lokal dan Masyarakat Pendatang (Suku Jawa) di UPT Laeya dalam Membangun Hubungan Harmonis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan pengamatan. Analisis data dilakukan melalui model interaktif yang terdiri dari 1) reduksi, 2) penyajian data, 3) penarikan kesimpulan. Validitas, data yang terdiri dari 1) Kepercayaan, 2) Transferabilitas, 3) Dependabilitas, 4) Konfirmabilitas dan Triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modal sosial yang terjadi antara masyarakat lokal dan masyarakat pendatang di UPT Laeya berjalan dengan harmonis, dimana masyarakat lokal dan masyarakat pendatang lebih mengutamakan hubungan dalam hal kerja sama. Tidak ada diskrimasi dalam interaksi sosial yang terjadi. Terdapat banyak bentuk interkasi sosial yang terjadi antara masyarakat lokal dan masyarakat pendatang di UPT Laeya Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara, diantaranya adalah membangun masjid, membuka lahan baru, pesta penen serta membantu diacara hajatan. Semua ini dilakukan secara bersama-sama dengan tujuan untuk mempererat persaudaraan antara masyarakat lokal dan masyarakat pendatang di UPT Laeya. Tidak ditemukan sama sekali kendala dalam interaksi sosial yang terjadi antara masyarakat lokal dan masyarakat pendatang di UPT Laeya Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara. Hal ini dikarenakan pada dasarnaya baik masyarakat lokal dan masyarakat pendatang telah paham bagaimana cara bermasyarakat yang baik.  
PAON PADA MASYARAKAT BALI DI KELURAHAN PUUDURIA KECAMATAN WONGGEDUKU KABUPATEN KONAWE (1986-2019) Dewi, Vera Mutiara
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i3.23085

Abstract

ABSTRAK: Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Untuk menguraikan fungsi Paon pada masyarakat Bali di Kelurahan Puuduria Kecamatan Wonggeduku Kelurahan Puuduria, (2) Untuk menguraikan perubahan Paon pada masyarakat Bali (3) Untuk menguraikan nilai-nilai yang terkandung pada Paon masyarakat Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan strukturis. Adapun tahapan-tahapan metode penulisan sesuai metode sejarah adalah sebagai berikut: (1) Heuristik, (2) Kritik Sumber, (3) Interpretasi, (4) Historiografi (Penulisan Sejarah). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Fungsi Paon (dapur) pada masyarakat Bali adalah selain untuk dijadikan sebagai tempat mebanten saibab (persembahan makanan) setelah memasak juga dijadikan sebagai tempat untuk pengelukatan (pensucian diri) setelah bepergian jauh atau setelah mengalami Cutaka (tidak suci) akibat kematian. (2) tejadi perubahan pada Paon (dapur) pada masyarakat Bali. Perubahan tersebut antara lain sebagai berikut: (a) Penempatan tata letak Paon (dapur) pada masyarakat Bali yang sudah tidak sesuai lagi dengan konsep Asta Kosala Kosali (aturan pembangunan). (b) Perubahan ukuran Paon (dapur) pada masyarakat Bali  (c) Perubahan bentuk Paon (dapur) pada masyarakat (d) Perubahan jenis-jenis Paon (dapur) pada masyarakat Bali (e) Perubahan bahan bangunan Paon. (3) Nilai-nilai yang terkandung dalam Paon (dapur) masyarakat Bali yaitu: (a) Nilai Religius yaitu untuk menghilangkan ilmu hitam atau Bhuta Kala (jin) yang mengikuti sampai ke rumah, oleh sebab itu bagi masyarakat Bali yang setelah bepergian jauh atau dari tempat orang meninggal hendaknya pergi ke dapur terlebih dahulu sebelum masuk di rumah utama agar segala aura negatif dapat terbakar di dapur. (b) Nilai Sosial yaitu selalu membutuhkan seorang Pemangku (pendeta) dan undagi (arsiteks) dalam membangun bagunan Paon (dapur) ataupun bangunan lain dalam masyarakat Bali

Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 4 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 5, No 4 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 3, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 1, No 4 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO More Issue