cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 126 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Audio Visual Yang Interaktif Pada Masa Pembelajaran Jarak Jauh Syarwa Sangila, Muhammad; Asran, Asran; Ardianto, Isra
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i1.19183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran matematika berbasis audio visual yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development dengan menggunakan model Hannafin & Peck. Tahap penelitian terdiri dari tiga tahap yaitu tahap analisis kebutuhan, desain, dan pengembangan/implementasi. Instrumen yang digunakan berupa angket dan wawancara. Angket penilaian diberikan kepada empat orang ahli media dan ahli materi. Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajaran matematika berbasis audio visual dapat dikategorikan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran menurut penilaian dari ahli media dan ahli materi, masing-masing memberi skor penilaian 84,32% dari ahli media dan 68,33% dari ahli materi.
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa MTs Ditinjau Dari Disposisi Matematis Siswa Rifal, Muhammad; Kodirun, Kodirun; Lambertus, Lambertus
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i1.18610

Abstract

Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah mengungkapkan karakteristik kemampuan pemahaman matematis siswa kelas VII-B MTs Asy-syafi’iyah Kendari dengan tingkat disposisi matematis tinggi, disposisi matematis sedang dan disposisi matematis rendah pada materi Bentuk Aljabar. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif. Instrumen dalam penelitian ini ada dua macam, yaitu instrumen utama dan instrument bantu. Instrumen utama adalah peneliti itu sendiri, sedangkan instrumen bantu ada 3 (tiga) macam yaitu, tes disposisi, tes pemahaman matematis, dan pedoman wawancara. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes dan wawancara.Data kemampuan pemahaman matematis yang diperoleh selanjutnya dilakukan triangulasi waktu melalui pemberian masalah baru yang setara untuk diselesaikan pada waktu yang berbeda. Teknik analisis data dalam penelitian dilakukan berdasarkan model Milles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) subjek disposisi matematis tinggi (DMT) mampu memahami konsep-konsep dan fakta matematika dalam istilah konsep dan fakta matematika yang lebih sederhana yakni siswa dapat membuat pemisalan matematika dengan benar; mampu membuat hubungan logisantara fakta dan konsep yangberbeda yakni siswa membuat model matematika dengan benar; mampu mengaitkan hal yang telahdiketahui sebelumnya ketikamenemukan sesuatu yang baru baikdi dalam atau di luar matematika yakni siswa menyelesaikan permasalahan yang sudah diketahui dan dioperasikan; mampu mengidentifikasi prinsip-prinsip dalambagian tertentu dari matematika yang membuat semuanya saling berkaitan dalam menyelesaikan suatu masalah matematika yakni siswa menyimpulkan hasil dari permasalahan yang sudah diselesaikan; 2) subjek disposisi matematis sedang (DMS) dan subjek disposisi matematis rendah (DMR) belum mampu memenuhi semua indikator pemahaman matematis yakni siswa tidak dapat membuat pemisalan matematika dengan benar, siswa tidak dapat membuat model matematika dengan benar, siswa tidak dapat menyelesaikan permasalahan yang sudah diketahui dan dioperasikan, dan siswa tidak dapat menyimpulkan hasil dari permasalahan yang sudah diselesaikan. Kata Kunci: Kemampuan pemahaman matematis dan disposisi matematis
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMA Negeri 1 Wawonii Ditinjau dari Disposisi Matematis Siswa Murniyati, Murniyati; Busnawir, Busnawir; Misu, La
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i1.18620

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran: (1) kemampuan komunikasi matematis siswa SMA Negeri 1 Wawonii yang memiliki disposisi matematis tinggi; (2) kemampuan komunikasi matematis siswa SMA Negeri 1 Wawonii yang memiliki disposisi matematis sedang; (3) kemampuan komunikasi matematis siswa SMA Negeri 1 Wawonii yang memiliki disposisi matematis rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan komunikasi matematis siswa yang memiliki disposisi matematis tinggi telah mencapai indikator, belum mencapai indikator ekspresi matematis dan belum mampu menulis secara matematis; (2) kemampuan komunikasi matematis siswa yang memiliki disposisi matematis sedang telah mencapai indikator menggambar, tidak mencapai untuk indikator ekspresi matematis maupun menulis matematis; (3) kemampuan komunikasi matematis siswa yang memiliki disposisi matematis rendah yakni tidak ada satupun indikator yang dicapai (indikator menggambar, ekspresi matematis, dan menulis).
Analisis Keterampilan Matekognisi dalam Menyelesaikan Koneksi Matematik Materi Trigonometri di Tinjau dari Self-Efficacy Siswa Kelas XI SMAN 4 Kendari Wahyudi, Dahlan; Anggo, Mustamin; Misu, La
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i1.18611

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk menganalisis keterampilan metakognisi dalam menyelesaikan koneksi matematis materi trigonometri di tinjau dari self-efficacy siswa. Keterampilan metakognisi siswa dalam penelitian ini adalah kegiatan yang dilakukan sesorang yang berkaitan dengan kesadaran dan pengaturan kognisinya dalam memecahkan masalah meliputi perencanaan, monitoring, dan evaluasi. Subjek penelitian ada 2 siswa terdiri atas 1 Subjek Ketegori Self-efficacy Tinggi (SKST) dan 1 Subjek Ketegori Self-efficacy Rendah (SKSR). Instrument penelitian ini adalah instrument utama (peneliti sendiri) dan instrumen bantu yaitu masalah koneksi matematik materi trigonometri serta pedoman wawancara. Proses analisis data terdiri atas tiga langkah, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SKST melibatkan semua indikator keterampilan metakognisi dalam menyelesaiakan masalah koneksi matematis materi trigonometri pada setiap indikator koneksi matematis. Sedangkan SKSR tidak melibatkan semua indikator keterampilan metakognisi dalam menyelesaiakan masalah koneksi matematis materi trigonometri pada setiap indikator koneksi matematis. 
Perbedaan Pemahaman Matematis Ditinjau Gaya Kognitif dan Gender Siswa Kelas VII SMPN 12 Kendari Ayu Nita, Aprilia; Fahinu, Fahinu; Busnawir, Busnawir
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i1.18621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui gaya kognitif siswa SMP Negeri 12 Kendari, (2) Untuk mengetahui pemahaman matematis siswa SMP Negeri 12 Kendari, (3) Untuk mengetahui perbedaan pemahaman matematis siswa ditinjau dari gaya kognitif field dependent dan gaya kognitif filed independent, (4) Untuk mengetahui perbedaan pemahaman matematis siswa ditinjau dari gender dan (5) Untuk mengetahui perbedaan pemahaman matematis siswa ditinjau dari gaya kognitif dan gender. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto.Teknik pengumpulan data menggunakan tes pemahaman matematis dan tes GEFT. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Terdapat perbedaan pemahaman matematis siswa ditinjau dari gaya kognitif field dependent dan gaya kognitif filed independent, (2) Tidak ada perbedaan pemahaman matematis siswa ditinjau dari gender. (3) Tidak ada perbedaan pemahaman matematis siswa ditinjau dari gaya kognitif dan gender.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Learning untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Materi Lingkaran Siswa Ilmiati, Ilmiati
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v5i1.21084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar  siswa dalam pelajaran Matematika pada siswa kelas VI SD Negeri 8 Watopute  dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe Student Team Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri 8 Watopute. Objek penelitian adalah keseluruhan proses dan hasil pembelajaran Matematika dengan penerapan model Kooperatif tipe Student Team Learning. Instrumen  yang digunakan adalah lembar observasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan menerapkan model Kooperatif tipe Student Team Learning. Langkah-langkah pembelajaran yang dilaksanakan yaitu perubahan dalam penyampaian materi pelajaran, siswa menganalisis permasalahan, pembentukan kelompok diskusi dengan mengubah pengelompokan siswa yang didasari dari prestasinya, siswa berpasangan untuk berdiskusi, perwakilan kelompok siswa menyampaikan hasil diskusi di depan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri 8 Watopute  meningkat setelah digunakannya model Kooperatif tipe Student Team Learning dalam pembelajaran Matematika dengan materi pokok lingkaran. Peningkatan ini terbukti pada peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dari skor rerata pra tindakan sebesar 60,79 menjadi 68,06 pada siklus I dan meningkat menjadi 76,88 pada siklus II. Siswa yang mencapai kriteria keberhasilan mengalami peningkatan dari 40,63% pada pra tindakan menjadi 65,63% pada siklus I dan meningkat menjadi 93,75% pada siklus II. Hasil observasi juga menunjukkan peningkatan aktifitas siswa dari siklus I ke siklus II, yaitu sebanyak 28,12% siswa kegiatannya meningkat antara lain: siswa aktif dalam pembelajaran, siswa lebih leluasa dalam mencari dan mengumpulkan informasi yang diinginkan, dan siswa juga memiliki lebih banyak kesempatan untuk belajar bersama teman.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match pada Siswa Kelas IV SD Negeri 4 Tiworo Utara Kaene, La
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v5i1.21083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil belajar Matematika pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat siswa kelas IV SD Negeri 4 Tiworo Utara. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, di mana guru yang bertindak sebagai peneliti yang juga mengajar di kelasIV dan yang diberi tindakan dibantu oleh seorang teman sejawat yang bertindak sebagai kolaborator atau observer yang bertugas mengamati Kreativitas Guru dan siswa selama proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe A Match. Penelitian dilaksanakan di kelas IV semester 1 tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini  meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Pada siklus 1 ketuntasan secara klasikal  adalah 72,73% atau 16 orang dari 22 siswa. Serta dengan nilai rata – rata 73,18.  Sedangkan. Pada siklus 2 ketuntasan secara klasikal  adalah 86,36% atau 19 orang dari 22 siswa. Serta dengan nilai rata – rata 84,09. Dengan demikian pembelajaran yang berlangsung pada siklus II ini sudah dianggap berhasil karena sudah mencapai indikator.
Pengaruh Perhatian, Sosial Ekonomi Orang Tua dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP Se Kecamatan Poleang dan Pemekarannya pada Masa Pandemi Covid-19 Kamiluddin, Kamiluddin; Adhi Wibawa, Gusti Ngurah; Sumarna, Nana
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i2.21832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh: (1) Secara parsial perhatian orang tua terhadap hasil belajar matematika siswa pada masa pandemi covid- 19, (2) Secara parsial sosial ekonomi orang tua terhadap hasil belajar matematika siswa pada masa pandemi covid-19, (3) Secara parsial motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa pada masa pandemi covid-19, dan (4) Secara simultan perhatian, sosial ekonomi orang tua dan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa pada masa pandemi covid-19. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 128 siswa kelas VII SMP se- kecamatan Poleang dan pemekarannya di kabupaten Bombana. Penelitian menggunakan metode survey. Data tentang perhatian orang tua, sosial ekonomi orang tua dan motivasi belajar siswa menggunakan angket dan data tentang hasil belajar menggunakan tes. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) Secara parsial perhatian orang tua berpengaruh terhadap hasil belajar siswa; 2) Secara parsial sosial ekonomi orang tua tidak berpengaruh terhadap hasil belajar siswa; 3) Secara parsial motivasi belajar siswa berpengaruh terhadap hasil belajar siswa; 4) Secara simultan perhatian orang tua dan motivasi belaja siswa berpengaruh terhadap hasil belajar siswa; 5) Secara simultan perhatian dan sosial ekonomi orang tua berpengaruh terhadap hasil belajar siswa; 6) Secara simultan sosial ekonomi orang tua dan motivasi belajar siswa berpengaruh terhadap hasil belajar siswa; 7) Secara simultan perhatian orang tua, sosial ekonomi orang tua dan motivasi belajar siswa berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Ditinjau Dari Keterampilan Sosial Safri, Safri; Busnawir, Busnawir; Cahyono, Edi
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i2.21459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Apakah model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh lebih baik daripada model pembelajaran langsung terhadap peningkatan KBKM peserta didik? (2) Apakah model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh lebih baik daripada model pembelajaran langsung terhadap peningkatan KBKM peserta didik ditinjau dari peserta didik yang memiliki keterampilan sosial (rendah dan tinggi)? Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Wawonii Utara yang terdiri dari 2 kelas paralel. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive random class.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes uraian KBKM peserta didik, angket keterampilan sosial dan lembar observasi.Hasil penelitian diperoleh: (1) Model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh lebih baik daripada model pembelajaran langsung terhadap peningkatan KBKM peserta didik. (2) Model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh lebih baik daripada model pembelajaran langsung terhadap peningkatan KBKM peserta didik ditinjau dari peserta didik yang memiliki keterampilan sosial (tinggi dan rendah).
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Ditijau dari Self-Efficacy pada Siswa Kelas VIIb MTS Al Hidaya Tosiba Jumriani, Jumriani; Salam, Mohamad; Awaluddin, Awaluddin
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i2.21833

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis (1) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang memiliki Self-Efficacy  tinggi; (2) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang memiliki Self-Efficacy sedang; (3) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang memiliki self-efficacy  rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang memiliki Self-Efficacy tinggi telah mencapai dua indikator yaitu indikator kelancaran (Fluency), dan indikator keluwesan (Flexibility), belum mencapai untuk indikator keaslian (Originality) maupun indikator keterincian (Elaboration); (2) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang memiliki Self-Efficacy sedang telah mencapai satu indikator yaitu indikator kelancaran (Fluency), belum mencapai indikator keluwesan (Flexibility), indikator keaslian (Originality) maupun indikator keterincian (Elaboration); (3) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang memiliki Self-Efficacy rendah yakni tidak ada satupun indikator yang dicapai (indikator kelancaran (Fluency), keluwesan (Flexibility), keaslian (Originality), dan keterincian (Elaboration).

Page 9 of 13 | Total Record : 126