cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502325X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS adalah jurnal yang memuat hasil penelitian ilmiah yang memiliki nuansa akademik yang inovatif dalam bidang kajian pendidikan IPS.
Arjuna Subject : -
Articles 93 Documents
PEMBINAAN BUDI PEKERTI DALAM PEMBELAJARAN PPKn PADA SISWA DI MTs PESRI UMMUSABRI KENDARI Harun Harun; Muh. Yusuf Muh. Yusuf; Darnawati Darnawati
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 5, No 2 (2021): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v5i2.27962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis:1) pembinaan budi pekerti dalam pembelajaran PPKn pada siswa; 2) faktor-faktor yang menghambat pembinaan budi pekerti dalam pembelajaran PPKn pada siswa; 3) faktor-faktor yang mendukung pembinaan budi pekerti dalam pembelajaran PPKn pada siswa. Pendektan penelitian ini bersifat kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu Kepala Sekolah,  Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan, Guru PPKn, Guru Bimbingan Konseling, dan 15 Siswa. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian: 1) pembinaan budi pekerti dalam pembelajaran PPKn pada siswa di MTs Pesri Ummusabri Kendari sudah berjalan dengan baik. 2) faktor penghambat pembinaan Pembinaan budi pekerti dalam pembelajaran PPKn pada siswa MTs Pesri Ummusabri Kendari yaitu faktor dari diri siswa yang belum siap untuk belajar dan faktor lingkungan keluarga yang kurang baik. 3) faktor pendukung adanya kelengkapan sarana prasarana, sumber daya manusia, sistem informasi madrasah, perekrutan guru-guru sesuai dengan kebutuhan, madrasah memfasilitasi, mendukung selurunya yang di butuhkan guru.Kata Kunci: Budi Pekerti; PPKn
DAMPAK COVID-19 TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN ONLINE PADA PELAJARAN EKONOMI (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 2 KENDARI) Amelia Nova Saripa; Edy Karno; Mursidin T
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 6, No 1 (2022): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v6i1.27967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi pelaksanaan pembelajaran daring, dampak positif dan negatif pembelajaran daring di masa pandemi covid 19 pada mata pelajaran ekonomi di SMAN 2 Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian adalah fenomenologi data yang dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini terdiri dari 2 guru ekonomi, dan 10 siswa. Hasil penelitian ditemukan bahwa Sistem pelaksanaan pembelajaran daring pada mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 2 Kendari yaitu dengan memanfaatkan aplikasi seperti zoom meeting, geoggle meet, geogle classroom, WA, dan email yang digunakan dalam proses pembelajaran ekonomi. Dalam pelaksanaan pembelajaran daring di SMA Negeri 2 Kendari menunjukan bahwa terdapat dampak positif pembelajaran daring, yaitu: mengurangi penyebaran virus Covid-19, pembelajaran daring lebih parktis dan santai, menghemat waktu dan dapat dilakukan kapan saja, guru dan siswa memperoleh pengalaman baru terkait pembelajaran daring. Sedangkan dampak negatif dari pembelajaran daring yaitu: lokasi rumah tidak terjangkau jaringan internet, kuota internet siswa, karakter ataupun perilaku para murid sulit dipantau, penyerapan materi pelajaran rendah, faktor ekonomi orang tua.Kata Kunci: covid 19; pembelajaran daring
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PKn DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI PANCASILA DI SD NEGERI 15 LAKUDO Subaeda Subaeda
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 6, No 1 (2022): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v6i1.27975

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk: (1) menganalisis pelaksanaan pembelajaran PKn dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila (2) menganalisis berbagai kendala yang dihadapai oleh guru dan pihak sekolah, serta (3) menganalisis berbagai upaya yang dilakukan oleh guru dan pihak sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan beberapa tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran PKn dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila dilakukan oleh guru dan pihak sekolah melalui silabus dan RPP dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap komponen yang ada dalam perangkat pembelajaran PKn, serta kegiatan di luar pembelajaran (ekstrakurikuler) dengan menerapkan metode pembiasaan dan keteladanan.Kata kunci: PKn; Nilai Pancasila
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI UTAMA KARAKTER OLEH PENGURUS ORGANISASI INTRA SEKOLAH DI SMA NEGERI 1 BATAUGA Ikra Akbar; Jamiludin Jamiludin; Misran Safar
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 5, No 2 (2021): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v5i2.27963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai utama karakter oleh pengurus OSIS SMA Negeri 1 Batauga, menganalisis faktor-faktor mempengaruhi implementasi nilai-nilai utama karakter bagi pengurus OSIS SMA Negeri 1 Batauga, mendeskripsikan jenis-jenis kegiatan pengimplementasia nilai-nilai utama karakter bagi pengurus OSIS SMA Negeri 1 Batauga. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumen. Pemilihan subjek Ketua OSIS, Wakil Ketua OSIS, Sekretaris OSIS, Bendahara OSIS, beberapa Ketua Seksi bidang OSIS, Kepala Sekolah, Pembina OSIS dan beberapa orang guru SMA Negeri 1 Batauga. Hasil penelitian ini implementasi nilai-nilai utama karakter yang meliputi nilai karakter religius, nasionalis, gotong-royong, mandiri dan integritas oleh pengurus OSIS SMA Negeri 1 Batauga sudah berjalan baik. Implementasi nilai-nilai karakter utama tersebut tergambar pada pelaksanaan tanggung jawab yang mereka emban sebagai siswa pengurus OSIS dalam melaksanakan berbagai macam kegiatan sifatnya rutin setiap hari atau setiap minggu dan ada juga kegiatan yang sifatnya incidental yang dilaksanakan pada waktu-waktu tertentu, Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi nilai-nilai utama karakter pengurus OSIS SMA Negeri 1 Batauga antara lain faktor internal dari dalam diri siswa sendiri, faktor dari lingkungan keluarga, faktor dari lingkungan sekolah, Jenis-jenis kegiatan pengimplementasian nilai-nilai karakter utama pengurus OSIS SMA Negeri 1 Batauga antara lain kegiatan masa orientasi siswa, latihan dasar kepemimpinan dan manajemen siswa, kegiatan maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan perlombaan perayaan hari ulang tahun Republik Indonesia, kegiatan pesantren kilat.Kata Kunci: Implementasi; Nilai-Nilai Karakter Utama; OSIS
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DITINJAU DARI PENGATAHUAN AWAL PADA SISWA KELAS V SDN 4 ANDOWIA Suwarni Suwarni
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 6, No 2 (2022): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v6i2.27970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Ditinjau Dari Pengetahuan Awal Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 4 Andowia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan populasi yaitu siswa Sekolah Dasar Negeri Andowia dengan sampel berjumlah 56 orang yang terdiri dari Kelas V-1 sebanyak 27 orang dan V-2 berjumlah 29 orang. Penelitian ini terdiri dari 2 Variabel yaitu Variabel X (Project Based Learning) dan Y (Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi). data dalam penelitian ini diperoleh melalui pretest untuk mengetahui pengetahuan awal dan postest. Data yang diperoleh dianalisis melalui Uji Persyaratan (Uji Nomalitas dan Uji Homogenitas) serta Uji t melalui SPPS versi 25. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Project Based Learnig memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 4 Andowia Kabupaten Konawe Utara dengan hasil uji t menunjukkan bahwa Sig 2 Tailed = 0,972 dimana lebih besar dari nilai standar signifikasi 0,050.Kata Kunci: Model Project Based Learning, Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi
PERANAN ORGANISASI KEPRAMUKAAN DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER, SEMANGAT KEBANGSAAN DAN KETERAMPILAN HIDUP SISWA DI SMA NEGERI 1 KULISUSU Nurlaila Nurlaila
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 6, No 1 (2022): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v6i1.27976

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Peran organisasi kepramukaan dalam mengembangan semagat kebangsaan siswa SMA Negeri 1 Kulisusu di Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive yaiatu kepala sekolah, guru, para pembina pramuka, dan siswa di SMAN 1 Kulisusu. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran organisasi kepramukaan dalam mengembangkan karakter siswa SMA Negeri 1 Kulisusu, yaitu (a) sebagai ekstrakulikuler wajib. (b) Golongan Pramuka Penegak dijalankan dengan fokus penempuhan SKU dan (c) Kegiatan Pramuka sebagai sarana pembentukan karakter. (2) Peran organisasi kepramukaan mengembangan semagat kebangsaan siswa SMA Negeri 1 Kulisusu di Kabupaten Buton Utara dilakukan melalui keteladanan, penegakan kedisiplinan, penugasan, pembiasaan, ceramah, dan permainan edukatif.  (3) Peran organisasi kepramukaan membekali keterampilan hidup siswa SMA Negeri 1 Kulisusu di Kabupaten Buton Utara yaitu: (a) Pengamalan kode kehormatan gerakan pramuka. Kode kehormatan pramuka untuk golongan penegak terdiri atas janji yang disebut Tri Satya dan ketentuan moral yang disebut Dasa Dharma. (b) Belajar sambil melakukan (learning by doing). (c) Sistem beregu (patrol system). (d) Kegiatan di alam terbuka. (e) Kemitraan dengan anggota dewasa dalam setiap kegiatan. (f) Sistem satuan terpisah untuk putra dan putri. (f) Sistem among. (g) Rekreasi dan mengisi waktu dengan kegiatan yang positif.Kata Kunci: Kepramukaan; Pengembangan Karakter
PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA ANAK SDN 80 KENDARI DI KELURAHAN WATUBANGGA Titi Titi; Karsadi Karsadi; Abdul Halim Momo
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 5, No 2 (2021): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v5i2.27964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis; (1) penanaman nilai-nilai karakter berbasis kearifan lokal pada anak; (2) faktor yang menjadi pendorong dan penghambat dalam penanaman nilai-nilai karakter berbasis kearifan lokal pada anak; dan (3) upaya yang dilakukan oleh keluarga dalam mengatasi hambatan dalam penanaman nilai-nilai karakter berbasis kearifan lokal kepada anak SDN 80 Kendari di Kelurahan Watubangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan responden dan  informan yang berjumlah sebanyak 9 orang yang ditentukan secara purposive sampling.Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan analisis data model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Penanaman nilai ini dilakukan dengan mencontohkan kepada anak, kemudian dilakukan secara berulangkali agar anak menerima nilai tersebut sebagai pedoman dalam bertingkah laku dalam keluarga dan lingkungan sekitar; 2) Faktor pedorong dalam penanaman nilai-nilai berbasis kearifan lokal pada anak adalah pembawaan dan  kepribadian anak yang baik yang memiliki sikap jujur, disiplin  dan tekun serta lingkungan keluarga yang menjadi wadah anak mengenal nilai-nilai kearifan lokal, faktor penghambatnya adalah yang kurang baik yang bersumber dari kurangnya komunikasi antara anak dan orang tua serta lingkungan keluarga yang hanya memiliki satu orang tua; 3) Upaya dominan yang dilakukan keluaraga untuk mengatasi hambatan dalam penanaman nilai-nilai karakter berbasis kearifan lokal adalah mendampingi serta membimbing anak dengan baik, selain itu mendukung anak dalam pengembangan diri yang positif.Kata Kunci: Penanaman,; Nilai-Nilai Karakter; Kearifan Lokal
ANALISIS PERAN GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PENANAMAN NILAI KARAKTER PADA MATERI PENGARUH KEMAJUAN IPTEK TERHADAP NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA DI SMA NEGERI 1 WAWONII Muhammad Sanur; Barlian Barlian; Samiruddin T
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 6, No 1 (2022): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v6i1.27972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan dan menganalisis (1) peran Guru Pendidikan Kewarganegaraan (Pkn) di SMAN 1 Wawonii dalam menananmkan nilai karakter yang terkandung dalam materi Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan (2) nilai karakter yang dapat diimplementasikan dalam materi Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif.Penelitian dengan metode deskripsi Penelitian telah dilakukan pada  di SMAN 1 Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini akan dilaksanakan selama dua bulan, yang dimulai dari bulan Oktober-November 2021.  Hasil penelitian sebagai berikut: 1) Peran Guru PKn di SMAN 1 Wawonii dalam menanamkan nilai karakter dalam materi Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. yaitu a)peran dalam bentuk keteladanan, b)peran sebagai inspirator, c)peran sebagai motivator, d)peran sebagai dinamisator dan e)peran sebagai evaluator., dan 2)Nilai karakter yang dapat diterapakan dapat pada saat mengikuti pembahasan materi di Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) SMAN 1 Wawonii (Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu religius, kejujuran, sikap kerja keras, semangat kebangsaan, kreatif, rasa ingin tahu, tanggung jawab dan gemar membaca.Kata Kunci: Peran Guru; Pendidikan Kewarganegaraan; Pendidikan Karakter
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPS SISWA SMP NEGERI DI TOMIA Lusriamil Lusriamil; Ramly Ramly; Muliha Halim
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 5, No 2 (2021): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v5i2.27965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kecerdasan emosional dan minat belajar dengan hasil belajar IPS siswa SMP Negeri  di Tomia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri di Tomia yang berjumlah 317 siswa dengan jumlah sampel adalah 76 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan tes serta dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan positif kecerdasan emosional dengan hasil belajar IPS siswa SMP Negeri di Tomia yang ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar 0,593 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 (0,000 < 0,05); (2) terdapat hubungan positif minat belajar dengan hasil belajar IPS siswa SMP Negeri di Tomia yang ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar 0,657 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 (0,000 < 0,05); (3) terdapat hubungan positif kecerdasan emosional dan minat belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar IPS siswa SMP Negeri di Tomia yang ditunujukkan oleh koefisien korelasi ganda sebesar 0,734 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 (0,000 < 0,05) dan nilai kontribusi sebesar 53,8%. Artinya bahwa semakin tinggi  kecerdasan emosional dan minat belajar maka akan semakin baik hasil belajar yang diperoleh siswa.Kata kunci: Kecerdasan Emosional; Minat Belajar; Hasil Belajar IPS.
PEMBINAAN NARAPIDANA DALAM PERSPEKTIF STRUKTURAL FUNGSIONAL DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB UNAAHA Oschar Sumardin; Misran Safar; La Ode Monto Bauto
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 6, No 1 (2022): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v6i1.27973

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses pembinaan narapidana dalam perspektif struktural fungsional di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Unaaha; 2) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis kendala pada pembinaan narapidana dalam perspektif struktural fungsional di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Unaaha; 3) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis solusi dari  kendala pada pembinaan narapidana dalam perspektif struktural fungsional di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Unaaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Proses pembinaan narapidana dalam Perspektif Struktur Fungsional di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Unaaha, adalah terdiri dari: Pembinaan berdasarkan situasi, pembinaan perorangan, pembinaan secara kelompok pembinaan kemandirian, pembinaan kepribadian,  2) Kendala pada pembinaan narapidana yaitu: a. faktor pembinaan diantaranya kurangnya mentor dalam bidang psikologi, keagamaan, pertukangan, kerajinan tangan, perkebunan, serta kurangnya anggaran dan hasil produksi kurang laku menjadi penghambat dalam proses pembinaan; b. Kurangnya motivasi  pada narapidana; c. Faktor sarana atau fasilitas; 3) Solusi dari kendala pada pembinaan yaitu: a. Kualitas petugas pemasyarakatan dalam pembinaan terdiri dari petugas sebagai pembimbing dan pendidik, pekerja sosial, wali atau orang tua, pemelihara keamanan, dan komunikator dengan masyarakat; b. Peran masyarakat dalam menunjang pembinaan dengan berinteraksi langsung dengan masyarakat dengan melakukan penyuluhan seperti pemasangan baliho, penempelan poster, dan pemanfaatan media masa seperti iklan; c. Adanya pelatihan keterampilan yang dilakukan oleh istansi pemerintahan seperti Depak, BLK, Dinkes, BNN, dan Pemberdayaan Perempuan.Kata kunci: Pembinaan Narapidana;  Perspektif Struktural Fungsional; Rutan

Page 9 of 10 | Total Record : 93