cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502325X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS adalah jurnal yang memuat hasil penelitian ilmiah yang memiliki nuansa akademik yang inovatif dalam bidang kajian pendidikan IPS.
Arjuna Subject : -
Articles 93 Documents
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA SMP NEGERI SE-KECAMATAN ASERA Aldoko, Wisnu; Turi, La Ode; Ramly, Ramly
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2020): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v4i1.12077

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengetahui: (1) hubungan   kecerdasan    emosional dengan hasil    belajar IPS Terpadu siswa SMP Negeri se Kecamatan Asera, (2) Hubungan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS siswa SMP sekecamatan Asera, (3) Hubungan kecerdasan emosional dan motivasi belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar siswa SMP sekecamatan Asera. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif mengunakan metode survei dengan pendekatan korelasional. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 263 dengan sampel 72 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes dan angket serta dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Terdapat hubungan antara kecerdasan emosional dengan hasil belajar yang dibuktikan dengan nilai F sebesar 59.278 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 (0,000 < 0,05). Artinya bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional siswa maka akan meningkatkan hasil belajar, (2) Terdapat hubungan antara motivasi belajar siswa dengan hasil belajar yang dibuktikan dengan nilai F sebesar 73.763 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 (0,000 < 0,05). Artinya bahwa semakin tinggi motivasi belajar siswa maka akan semakin baik hasil belajar siswa, (3) Terdapat hubungan antara kecerdasan emosional dan motivasi belajar siswa secara bersama-sama dengan hasil belajar yang dibuktikan dengan nilai F sebesar 21.145 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 (0,000 < 0,05). Artinya bahwa semakin baik kecerdasan emosional dan motivasi belajar siswa maka akan semakin baik hasil belajar yang diperoleh.Kata kunci: kecerdasan emosional; motivasi belajar; hasil belajar
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE (TPS) DI KELAS VI SD NEGERI 2 POREHU Dewi, Rostiana; Pabunga, Dorce B
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2020): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v4i1.14476

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan prosedur yaitu; (a) perencanaan, (b) pelaksanaan tindakan, (c) observasi dan evaluasi, dan (d) refleksi. Hasil tes siklus 1 menunjukkan bahwa 19 dari 30 siswa kelas VI telah mencapai nilai ≥ 65 dengan persentase ketuntasan 63,33% dan rata-rata kelas 68,44. Pada siklus II persentase ketuntasan 90% dengan rata-rata kelas 76,19. Berdasarkan hasil observasi pada siklus I dan siklus II persentase aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share (TPS) selalu meningkat, ini dapat dilihat dari pencapaian indikator. Pada siklus I aktivitas siswa mencapai 62,50% pertemuan pertama dan 75,0% pada pertemuan kedua. Pada siklus II meningkat menjadi 93,75% dan 100% pada pertemuuan terakhir. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa telah dapat mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share (TPS) dengan baik. Dari hasil observasi pada siklus I dan siklus II persentase aktivitas guru  dalam pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share (TPS) selalu meningkat, ini dapat dilihat dari pencapaian indikator. Pada siklus I aktivitas guru mencapai 64,71,1% pertemuan pertama dan 82,35% pada pertemuan kedua. Pada siklus II meningkat menjadi 100% dan 100% pada pertemuuan terakhir.Kata kunci : pembelajaran kooperatif; Tipe TPS; Hasil Belajar;
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI STRATEGI AKTIVITAS MEMBACA BERPIKIR TERBIMBING (AMBT) SISWA KELAS VI SDN 1 WATULIWU Suriani, Suriani
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2020): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v4i1.14504

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca  pemahaman terutama dalam menemukan ide pokok pada siswa kelas VI SD Negeri 1 Watuliwu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan jumlah siswa 17 orang yang dilaksanakan pada bulan Agustus. Sumber data penelitian adalah siswa dan guru. Jenis data yang akan dikelola adalah data kuantitatif dan kualitatif yang terdiri dari tes belajar dan lembar observasi aktivitas siswa dan lembar observasi aktifitas guru dalam kegiatan pembelajaran. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan tekhnik deskriptif. Nilai rata-rata hasil belajar siswa Kelas VI SD Negeri 1 Watuliwu pada tahun 2016/2017 sebelum diterapkan AMBT sebesar 47 merupakan ketuntasan yang rendah, masih di bawah KKM yang telah ditetapkan di sekolah sebesar 65. Hasil belajar siswa Kelas SD Negeri 1 Watuliwu setelah diterapkan strategi belajar AMBT mengalami peningkatan nilai dari hasil belajar siklus I persentase ketuntasan 65% dengan nilai rata-rata 67,2, siklus II persentase ketuntasan 88% dengan nilai rata-rata 81,1, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi AMBT dapat meningkatkan hasil belajar membaca pemahaman siswa dalam menanggapi informasi.Kata Kunci: strategi AMBT; hasil belajar; membaca pemahaman
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN 2 POREHU Sarakpang, Nurmi; Anse, La
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 4, No 2 (2020): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v4i2.14517

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa pada materi keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia kelas V SD Negeri 2 Porehu Kabupaten Kolaka Utara melalui penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Prosedur penelitian yaitu; (a) perencanaan (planning), (b) pelaksanaan tindakan (action), (c) observasi dan evaluasi (observation and evaluation), dan (d) refleksi (reflection). Jenis data yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui lembar observasi sedangkan data kualitatif melalui tes hasil belajar. Hasil analisis penelitian yaitu pada siklus I ketuntasan yang diperoleh dari hasil belajar siswa secara klasikal 73,91â„… atau hanya 17 dari 23 siswa yang memenuhi standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan nilai rata-rata 71,26. Persentase aktivitas guru dalam pelaksanaan pembelajaran sebesar 71,4â„… dan persentase aktivitas siswa sebesar 71,4â„…. Sedangkan pada pelaksanaan siklus II, ketuntasan yang diperoleh dari hasil belajar siswa secara klasikal 92,45â„… atau 22 dari 23 siswa yang memenuhi standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan nilai rata-rata 84,78. Persentase aktivitas guru dalam pelaksanaan pembelajaran sebesar 100â„… dan persentase aktivitas siswa sebesar 100â„….Kata kunci: model contextual teaching and learning; hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA DI KELAS IV SDN 2 TINUKARI Nursiah, Nursiah; R, La Ode Rafiuddin
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2020): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v4i1.14478

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 2 Tinukari pada mata pelajaran IPS melalui model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation (GI). Prosedur penelitian yaitu; (a) perencanaan (planning), (b) pelaksanaan tindakan (action), (c) observasi dan evaluasi (observation and evaluation), dan (d) refleksi (reflection). Jenis data yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui lembar observasi sedangkan data kualitatif melalui tes hasil belajar. pada siklus I siswa yang tuntas 18 siswa atau sebesar 72% dan yang tidak tuntas berjumlah 7 siswa atau 28%. Pada siklus II siswa yang tuntas berjumlah 22 siswa atau sebesar 88% dan yang belum tuntas berjumlah 3 siswa atau sebesar 12%. Aktivitas mengajar guru pada siklus I pertemuan pertama sebesar 70% dan pertemuan kedua sebesar 75% sedangkan pada siklus II pertemuan pertama sebesar 90% dan pertemuan kedua sebesar 100%. Aktivitas belajar siswa pada siklus I pertama sebesar 70% dan pertemuan kedua sebesar 75% sedangkan pada siklus II pertemuan pertama sebesar 90% dan pertemuan kedua sebesar 100%.Kata kunci: model pembelajaran; group investigation; hasil belajar
PENERAPAN MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS IV SDN 11 KONDA Hikma, Hikma; Sentryo, Izlan; Hasan, Sakka
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 4, No 2 (2020): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v4i2.14505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model Cooperative Learning  Tipe Student Facilitator And Explaining  pada tema Indahnya Keragaman di Negeriku Kelas IVSD Negeri 11 Konda. Prosedur penelitian yaitu: (a) perencanaan (planning), (b) pelaksanaan tindakan (action), (c) observasi dan evaluasi (observation and evaluation), dan (d) refleksi (reflection ). Jenis data yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui lembar observasise dangkan data kualitatif melalui tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I terdapat 8 dari 14 siswa yang telah mencapai persentase ketuntasan klasikal atau 57,11% dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 60. Sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan  yaitu terdapat 12 dari 14 siswa yang telah mencapai persentase ketuntasan belajar atau 85,71% dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 82,14. Kata Kunci: Model Student Facilitator And Explaning;  Hasil Belajar PKn
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL BAHASA DAERAH TOLAKI DI SEKOLAH DASAR NEGERI 17 LAEYA Sumarni, Tun; Barlian, Barlian; Muharram, La Ode
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 4, No 2 (2020): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v4i2.15478

Abstract

Pengembangan Kurikulum sesuai dengan prinsip potensi daerah. Salah satu muatan dalam Kurikulum yang mengacu pada potensi daerah tersebut adalah Kurikulum pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Tolaki. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Tolaki pada aspek pengorganisasian bahan ajar, pengelolaan guru dan pengelolaan sarana prasarana (media) Pembelajaran serta; 2) untuk mendeskripsikan dan menganalisis mekanisme proses pengembangan Kurikulum pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Tolaki di Sekolah Dasar Negeri 17 Laeya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dengan informan yang terdiri dari Kepala Sekolah dan guru mata pelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Tolaki, serta Pengawas Sekolah. Pemilihan informan ini berdasarkan pertimbangan bahwa informan yang dipilih ini mampu memberikan keterangan atau penjelasan terhadap masalah penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Tolaki di Sekolah Dasar Negeri 17 Laeya belum optimal karena dari tiga aspek yang dikaji baik itu dalam hal pengorganisasian bahan ajar, pengelolaan guru dan pengelolaan sarana prasarana (media) Pembelajaran semuanya belum berjalan dengan baik. Pengembangan Kurikulum pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Tolaki di Sekolah Dasar Negeri 17 Laeya yaitu pengetahuan siswa baik di tingkat Kelas IV, V dan VI di Sekolah Dasar Negeri 17 Laeya belum optimal karena ditinjau dari 6 kategori baik itu pengetahuan, pemahaman, penerapan, aplikasi, sintesis dan evaluasi belum sepenuhnya berjalan dengan baik. Dengan demikian maka dalam hal peningkatan mutu pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Tolaki di Sekolah Dasar Negeri 17 Laeya perlu kiranya memperhatikan aspek-aspek penting dalam implementasi pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Tolaki tersebut. Kata Kunci: Kurikulum Muatan Lokal; Bahasa Daerah Tolaki
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn PADA SISWA KELAS IV SDN 1 WALASIHO Suheyani, Suheyani; Hasan, Sakka Hasan
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2020): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v4i1.14479

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Sistem Pemerintahan Desa/Kelurahan dan Kecamatan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT di kelas IV SD Negeri 1 Walasiho Kabupaten Kolaka Utara. Prosedur penelitian yaitu; (a) perencanaan (planning), (b) pelaksanaan tindakan (action), (c) observasi dan evaluasi (observation and evaluation), dan (d) refleksi (reflection). Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas IV 1 Walasiho dan guru PKn dalam melaksanakan pembelajaran PKn dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Hasil penelitian pada siklus I aktivitas guru dalam pembelajaran 76,47% pada pertemuan pertama dan 82,35% pada pertemuan kedua. Pada siklus II meningkat menjadi 88,24% pada pertemuan pertama dan 94,12% pada pertemuan kedua. Aktivitas siswa pada siklus I pertemuan pertama 76,47% dan pada pertemuan kedua 82,35%. Pada siklus II meningkat menjadi 88,24% pada pertemuan pertama dan 94,12% pada pertemuan kedua. Peningkatan hasil belajar, pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa adalah 71,7 meningkat menjadi 80,7 pada siklus II. Disamping itu, terjadi peningkatan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar yaitu siklus I 75% (18 orang siswa), meningkat menjadi 91,7% (22 orang siswa) pada siklus II.Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe TGT; hasil belajarPENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT)UNTUKMENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKnPADA SISWA KELAS IV SDN 1 WALASIHO
PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER PADA SISWA MADRASAH ALIYAH ANNUR AZZUBAIDI DI DESA LAROWIU Haryanti, Tatik; Karsadi, Karsadi; Darnawati, Darnawati
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 4, No 2 (2020): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v4i2.14507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanaman nilai-nilai karakter pada siswa Madrasah Aliyah Annur Azzubaidi di Desa Larowiu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 24 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Teknik analisis menggunakan model analisis kualitatif Miles dan Huberman serta keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 18 nilai karakter hanya terdapat 8 nilai karakter yang dilaksanakan oleh Madrasah Aliyah Annur Azzubaidi. Strategi penanaman nilai-nilai karakter pada siswa Madrasah Aliyah Annur Azzubaidi melalui kegiatan kurikuler/akademik, kegiatan ekstrakurikuler, dan kegiatan sosial keagamaan. Faktor pendukung penanaman nilai-nilai karakter pada siswa yaitu manajemen program, kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler, sosial keagamaan, sarana dan prasarana yang memadai serta keaktifan dan kedisiplinan guru, sedangkan faktor penghambat adalah pengaruh lingkungan dari luar yang kurang baik. Upaya pihak sekolah untuk mengatasi hambatan dalam penanaman nilai-nilai  Karakter di Madrasah Aliyah Annur Azzubaidi yaitu melakukan koodinasi dengan orang tua dan masyarakat setempat untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekolah dan mengawasi siswa.Kata Kunci: Penanaman Nilai; Karakter Siswa
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI SMA NEGERI 03 BOMBANA Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 4, No 2 (2020): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v4i2.16150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis; 1) kompetensi pedagogik guru mengenai pemahaman karakteristik peserta didik; 2) perencanaan pembelajaran; 3) pelaksanaan pembelajaran di SMA Negeri 03 Bombana; 4) evaluasi pembelajaran. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif yaitu memberikan gambaran secara detail sesuai dengan fakta yang ada di lokasi penelitian tentang kompetensi pedagogik guru Matematika di SMA Negeri 03 Bombana. Untuk memperoleh data maka menggunakan metode atau teknik pengumpulan data yakni teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Data yang diperoleh di analisis dengan menggunakan model analisis Spradley yakni analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponen, analisis tema. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) kemampuan memahami karakteristik peserta didik sudah  baik, hal ini dilihat dari  memahami karakteristik dari segi  fisik, kreativitas siswa,  maupun dari segi perkembangan kognitif; (2) kemampuan merancang pembelajaran masih sebatas tuntutan administrasi; (3) kemampuan melaksanakan pembelajaran sudah dilaksanakan dengan baik, berbagai strategi yang dilakukan oleh guru Matematika, namun dalam segi pemanfaatan teknologi belum maksimal; (4) Evaluasi Pembelajaran sudah dilaksanakan dengan model soal essay, pilihan ganda, dan lisan. Secara umum, kompetensi pedagogik guru matematika di SMA Negeri 03 Bombana masih  belum maksimal.Kata Kunci: kompetensi pedagogik; evaluasi pembelajaran

Page 7 of 10 | Total Record : 93