cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Arjuna Subject : -
Articles 391 Documents
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN AUD DENGAN MODIFIKASI PERMAINAN CONGKLAK Munawaroh, Hidayatu
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 5, No 2 (2018): Wahan Akademika
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v5i2.2922

Abstract

This study aims to introduce the AUD Learning Model with Modification of Congklak Games that are Effective As a Child Development Stimulation Facility. This type of research is Development Research. Subjects were children of group B in RA in RA Perwanida Wonosobo. Research data collection method uses: Observation, Interview and Documentation. Data analysis in this study uses descriptive analysis with percentage validation data.The results showed: AUD learning model with Congklak Game Modification was delivered through stories with the help of posters, singing together, question and answer, mentioning, drawing and playing Congklak according to the theme of using learning models with effective Congklak Game Modification. This effectiveness is indicated by a significance value greater than 0.05. This is supported by the results of calculationst. Penelitian ini bertujuan untuk Menemukan Model Pembelajaran AUD dengan Modifikasi Permainan Congklak yang efektif Sebagai Sarana Stimulasi Perkembangan Anak. Jenis penelitian adalah Penelitian Pengembangan (Research and Development). Subjek penelitian adalah anak kelompok B di RA di RA Perwanida Wonosobo. Metode pengumpulan data penelitian menggunakan:  Observasi, Wawancara dan Dokumentasi .Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan data validasi persentase.Hasil penelitian menunjukkan: Model pembelajaran AUD dengan Modifikasi Permainan Congklak ini diantarkan melalui cerita dengan bantuan poster,menyanyi bersama,tanya jawab, menyebutkan, gambar dan bermain Congklak sesuai tema  model pembelajaran menggunakan dengan Modifikasi Permainan Congklak efektif. Keefektifan ini ditujukkan dengan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05. Hal ini didukung oleh hasil perhitungan t tes
KOREKSI ATAS : PERSPEKTIF “ONTOLOGI” DALAM FILSAFAT ILMU (Telaah Atas Buku Filsafat Ilmu Tulisan Jujun S. Suriasumantri) Ghafir, Abdul
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 5, No 2 (2018): Wahan Akademika
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v5i2.3227

Abstract

Each discipline of Sciences has a scope of discussion on the basis of epistemology which is the reference in the discussion. Something particular epistemology may be a reference from some science or may be di erent epistemology. . However, the message to be conveyed by a particular science, should be di erent, at least in terms of the speci€ cations and provisions applicable in that science, including in terms of the terminology used. If this is ignored, it will cause confusion of understanding and in turn the message to be delivered discipline does not reach the target, even it raises the problem. Moreover, between Philosophy and Science, there is clearly a signi€ cant epistemological di erence. If Philosophy departs from the spirit of contemplative thinking that is not legitimated with the involution of any discipline, in a free and underserved discourse. While Science departs from certain rules, even depended on a particular discipline.  is means that speaking of Philosophy must be independent of any discipline, speci€ cation and legitimacy context.  is paper attempts to describe some of the terms applicable in Philosophy of Sciences which should not have happened and is legitimate to be corrected, otherwise it can be interpreted to straighten understanding. Namely the use of the term “Philosophy” which is quali€ ed by the term “Science” and the term “ontology” on the book Philosophy of Science (A Popular Introduction), by Jujun S. Suriasumantri published by: Pustaka Sinar Harapan, Jakarta, 1996.
KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS MAHASISWA ASING MENGGUNAKAN BAHASA DI UIN WALISONGO SEMARANG Handayani, Maya Rini
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 5, No 2 (2018): Wahan Akademika
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v5i2.2939

Abstract

Abstraksi Artikel ini membahas mengenai kemampuan membaca dan menulis responden yang merupakan mahasiswa asing di UIN Walisongo Semarang. Responden berasal dari wilayah kelompok propinsi Thailand Selatan. Kemampuan membaca dan menulis responden diukur menggunakan indikator bahasa Indonesia (Bahasa) yaitu kemampuan membaca dan menulis. Responden berjumlah 37 orang, terdiri dari 25 mahasiswi dan 12 mahasiswa yang tersebar di 3 fakultas di UIN Walisongo Semarang. Responden berusia antara 20 hingga 28 tahun dari angkatan 2012 hingga 2016. Bahasa asli dari responden adalah bahasa Melayu. Bahasa kedua yang dikuasai responden adalah bahasa Thailand. Responden belum cukup mempunyai bekal kemampuan Bahasa sebelum tiba di Indonesia. Pengumpulan data pada artikel ini menggunakan kuisioner. Hasil temuan yang diperoleh untuk indikator membaca adalah mean atau rata-rata responden dalam membaca tulisan Bahasa berada pada angka 22. Angka tersebut berada di antara interval 21 – 22  yang menunjuk pada kategori sedang. Sedangkan hasil temuan untuk indikator menulis adalah mean berada pada angka 25. Angka 25 terletak di antara interval 24 – 25 yang menunjuk pada kategori sedang. Kategori ini menggunakan interval standar lima yaitu sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Kesimpulan yang dapat diperoleh dalam artikel ini adalah baik kemampuan membaca dan menulis responden menggunakan Bahasa berada pada kategori sedang.Kata kunci : membaca, menulis Bahasa, mahasiswa Thailand Selatan ***AbstractThis article discusses the writing and reading skills of South Thailand students at UIN Walisongo Semarang. The respondents were from the province of South Thailand, their skills were measured by using an indicator of ability to write and speak Bahasa. They were 37 students from 2012 till 2016, who aged between 20 to 28 years old. The 12 students were males while the rest were female students. These students were spread across 3 faculties. Their original language was Malay whereas the second one was Thai. They actually did not have adequate language skills preparation before having come to Indonesia. Data were collected by using questionnaires with average skills of reading Bahasa was 22. The score of 22 is located between 21-22 interval, which it refers to medium category. While the average of writing skills was in 25 (in a medium category as well). The conclusion that can be obtained in this article is that both the ability to read and write respondents using the language is in the medium category.Keywords :reading, writing Bahasa, students of South Thailand***
Penguatan Karakter Toleran dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Whole Language di Madrasah Ibtidaiyah Ibda, Hamidulloh
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 5, No 2 (2018): Wahan Akademika
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v5i2.2628

Abstract

This article discusses the dynamics of intolerance from aspects of mind, language, action and solution through strengthening the education of tolerant character in learning Indonesian. Intolerance in practice can be harsh words, hate speech, harassment, until the action of radicalism. Strengthening character education is a mandate that must be implemented in Islamic elementary education. There are seventeen required  implemented characters. Start religious character, honest, tolerant, disciplined, hard working, creative independent, democratic, curiosity, spirit of nationality, love of the homeland, appreciate achievement, communicative, love peace, love reading, caring environment, social care, and responsible. Tolerance became one of the urgent characters strengthened in this era of the fourth industrial revolution. The language of the children represents its character. The more polite, refined, and tolerant of their language, the stronger the character is polite, refined, and tolerant to them, and vice versa. Indonesian language learning with whole language approach can strengthen the tolerant character because it is done intact, integral, not partial from aspects of listening, reading, writing and speaking. The language understanding in this approach is not just textual, but contextual and even intertextual. Indonesian language learning through whole language approach aims to strengthen the character of tolerant, polite, social care and boils down to the attitude of religious tolerance. There are two indicators of religious tolerance, to people of fellow religion, and tolerance to people of different religions.
Konversi Identitas Preman Menjadi Laskar di Solo Warsito, Warsito
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 6, No 2 (2019): Vol. 6, No. 2, Oktober 2019
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v6i2.3167

Abstract

Konversi identitas laskar mantan preman menarik untuk dikaji. Perubahan pertama dari preman menjadi anggota jamaah tabligh yang gerakannya menjauhi politik praktis berubah menjadi anggota gerakan haroki yang melawan pemerintahan dan anti demokrasi. Identitas perlawanan muncul pada mantan anggota jamaah tabligh yang mendahulukan ikhramul muslimin dan tidak mempermasalahkan system pemerintahan negaranya. Perubahan berikutnya adalah menjadi anggota laskar, perubahan terakhir tidak mengejutkan karena kedua gerakan memiliki tujuan sama yaitu penegakan syariat Islam di Indonesia dengan pola yang berbeda. Haroki lebih mementingkan pembinaan anggota dan membesarkan jamaah sementara laskar mendahulukan kekerasan dalam menyelesaikan konflik. Proses mengkategorisasi diri pada suatu kelompok dan proses pindah dari satu kelompok ke kelompok yang lain, kemudian proses pembandingan kelompoknya dengan kelompok lain sehingga menjadi ingoup favoritism (fanatik kuat) dan merendahkan kelompok lain menjadi pembahasan dalam kajian ini dengan pendekatan teori identitas sosial.
Integrasi Ilmu Pengetahuan (Sains) dan Agama Islam putri, feiza rahma
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 6, No 1 (2019): Vol. 6, No. 1, April 2019
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v6i1.4848

Abstract

Abstrak: Integrasi ilmu pengetahuan (sains) dan agama islam memanglah memiliki sudut pandang yang berbeda. Namun dalam hal ini, keselarasan antara keduanya haruslah ditingkatkan. Karena keduanya memiliki peran penting dalam kehidupan manusia dan kemajuan sebuah bangsa. Agama merupakan pedoman atau tata cara atau petunjuk melalui aturan di dalam kitab suci dimana dalam ilmu pengetahuan (sains) yang berorientasi pada interaksi komunikasi yang ada di dalam masyarakat. Keduanya tentu memiliki hubungan dimana berintegrasi pada perilaku, moral, etika dan kemasyarakatan.
PROSEDUR PELAKSANAAN DAN TINGKAT KEBERHASILAN MEDIASI DI PENGADILAN AGAMA SEMARANG Saifuddin, Moh; Nizar, Muchamad Coirun
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 8, No 1 (2021): Vol. 8, No. 1, April 2021
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v8i1.6572

Abstract

Mediasi sebagai upaya penyelesaian perkara sengketa di Indonesia sebenarnya telah lama ada dalam budaya masyarakat Indonesia. Akan tetapi penerapan dan pelaksanaannya di Pengadilan dinilai kurang efektif. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan mediasi di Pengadilan masih sangat rendah. Ditetapkannya Peraturan Mahkamah Agung No 1 tahun 2016 tentang prosedur mediasi di Pengadilan diharapkan dapat membantu tingkat keberhasilan mediasi di Pengadilan. Penelitian ini berupaya mengungkapkan prosedur pelaksanaan mediasi serta tingkat keberhasilannya di Pengadilan kelas 1 A Semarang. Tingkat keberhasilan yang diteliti khususnya untuk mengetahui angka prosentase keberhasilan mediasi sebelum dan sesudah diterapkannya PERMA No.1 tahun 2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan data primer berupa data perkara mediasi di PA Kelas 1 A Semarang. Untuk mengetahui prosedur pelaksanaan, metode yang digunakan adalah wawancara. Hasil dari penelitian ini, bahwa dalam 5 tahun terakhir, perkara yang dapat dimediasi di PA kelas 1 A Semarang sebanyak 2562 perkara. Dari jumlah tersebut, hanya sebanyak 35 perkara saja yang berhasil, atau tingkat keberhasilannya hanya sebesar 1,4%. Selain itu, tingkat keberhasilan perkara mediasi di PA Kelas 1 A Semarang tahun 2015 (sebelum PERMA No. 1 Tahun 2016) sebesar 2,7%. Sedangkan Tingkat keberhasilan perkara mediasi di PA Kelas 1 A Semarang dalam prosentase tahun 2016-2019 (setelah PERMA No. 1 Tahun 2016), jika dihitung berdasarkan rata-rata, didapatkan jumlah sebesar 0,9% atau kurang dari 1%. Dari hitungan ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa angka tingkat keberhasilan mediasi sebelum dan sesudah ditetapkannya PERMA No. 1 Tahun 2016 mengalami penurunan sebesar 1,8%.
PENINGKATAN KINERJA GURU MI DI KECAMATAN JUMO TEMANGGUNG DALAM PENILAIAN BERBASIS KELAS MELALUI SUPERVISI KLINIS Makhsun, Nur
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 7, No 1 (2020): Vol. 7, No. 1, April 2020
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v7i1.6506

Abstract

The purpose of this supervisory action research (PTKp) was to determine the performance improvement of MI teachers at Madrasah Ibtidaiyah in Jumo District, Temanggung Regency in carrying out class-based assessments through clinical supervision. In this supervisory action research (PTKp) was carried out in 3 cycles, from the results of the actions taken, it was proven to improve teacher performance by achieving ideal standards. to III 86.76%. The results of this action research indicate that coaching through clinical supervision of supervisors can improve teacher performance in carrying out class-based assessments with completeness reaching 100%.
HUMANISME PENDIDIKAN : KRITIK TERHADAP MATERI SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MTS Saifuddin, Khamim; Ibda, Hamidulloh
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 6, No 2 (2019): Vol. 6, No. 2, Oktober 2019
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v6i2.5731

Abstract

Dewasa ini iklim kehidupan sosial masyarakat mengalami goncangan peradaban. Semua tidak bisa dilepaskan dengan pendidikan yang diberikan. Mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam sebagai salah satu mata pelajaran wajib sangat berkontribusi mewarnai pembentukan pola fikir anak ke depan. Tulisan ini bermaksud memberikan kritik wacana terhadap materi tersebut dengan menggunakan sudut pandang konsep humanisme pendidikan. Dalam artikel ini pendekatan kualitatif deskriptif di rasa tepat digunakan melihat obyek yang diteliti, sedangkan metode pengambilan datanya bersumber dari library research.  Khusus materi di tingkat MTs, penulis melihat ada beberapa kejanggalan tentang materi tersebut. Pengambilan materi terlalu mengedepankan masalah kekerasan yang berimbas pada intoleransi meski tidak bisa dimungkiri hal tersebut benar-benar terjadi dalam perjalanan sejarah. Kesetaraan gender, semangat pembebasan dan psikologi anak kurang diberikan secara berimbang sehingga muncul sebuah stigma bahwa materi ini kurang proporsional dan hanya memberikan pemahaman tentang semangat menindas dan mengalahkan
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN PAI SISTEM DARING PADA SISWA SMA DI DESA PLUMBON KECAMATAN SELOPAMPANG KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN 2020 Fuady, Hasan; Muanayah, Nur Alfi; Kurniandini, Sholeh
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 7, No 2 (2020): Vol. 7, No. 2, Oktober 2020
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v7i2.6544

Abstract

Penggunaan media daring menjadi solusi selama masa darurat kesehatan atas pandemi covid-19 dengan adanya himbauan untuk belajar dari rumah pada tanggal 16 maret – 29 maret 2020. Dalam hal ini dinas pendidikan merespon dengan mengeluarkan surat edaran tentang belajar dari rumah sehingga menjadi dasar penelitian pada siswa SMA desa Plumbon Tahun 2020. Permasalahan yang kemudian dirumuskan dalam penelitian adalah bagaimana efektifitas pembelajaran PAI sistem daring pada siswa SMA di Desa Plumbon Kecamatan Selopampang Kabupaten Temanggung Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif  dengan menggunakan metode penelitian langsung lapangan, adapun teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa efektifitas pembelajaran PAI menggunakan sistem daring dengan kondisi masa darurat kesehatan covid-19 berjalan kurang efektif. Penggunaan daring atau dalam jaringan memiliki beberapa kekurangan di antaranya respon peserta didik terhadap pembelajaran daring yang masih rendah, beberapa kendalanya kebutuhan kuota internet yang besar, sinyal yang tidak stabil, spesifik gawai yang rendah, dana terbatas dan lainnya.

Filter by Year

2011 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 1 (2026): Vol. 13, No. 1, April 2026 Vol. 12 No. 2 (2025): Vol. 12, No. 2, October 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Vol. 12, No. 1, April 2025 Vol. 11 No. 2 (2024): Vol. 11, No. 2, October 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Vol. 11, No. 1, April 2024 Vol 10, No 2 (2023): Vol. 10, No. 2, October 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): Vol. 10, No. 2, October 2023 Vol 10, No 1 (2023): Vol. 10, No. 1, April 2023 Vol 9, No 2 (2022): Vol. 9, No. 2, Oktober 2022 Vol 9, No 1 (2022): Vol. 9, No. 1, April 2022 Vol 8, No 2 (2021): Vol. 8, No. 2, Oktober 2021 Vol 8, No 1 (2021): Vol. 8, No. 1, April 2021 Vol 7, No 2 (2020): Vol. 7, No. 2, Oktober 2020 Vol 7, No 1 (2020): Vol. 7, No. 1, April 2020 Vol 6, No 2 (2019): Vol. 6, No. 2, Oktober 2019 Vol 6, No 1 (2019): Vol. 6, No. 1, April 2019 Vol 5, No 2 (2018): Wahan Akademika Vol 5, No 2 (2018): Wahan Akademika Vol 5, No 1 (2018): Wahan Akademika Vol 5, No 1 (2018): Wahan Akademika Vol 4, No 2 (2017): Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 4, No 2 (2017): Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Wahana Akademika Vol 4, No 1 (2017): Wahana Akademika Vol 3, No 2 (2016): Wahana Akademika Vol 3, No 2 (2016): Wahana Akademika Vol 3, No 1 (2016): Wahana Akademika Vol 3, No 1 (2016): Wahana Akademika Vol 2, No 2 (2015): Wahana Akademika Vol 2, No 2 (2015): Wahana Akademika Vol 2, No 1 (2015): Wahana Akademika Vol 2, No 1 (2015): Wahana Akademika Vol 1, No 2 (2014): Wahana Akademika Vol 1, No 2 (2014): Wahana Akademika Vol 1, No 1 (2014): Wahana Akademika Vol 1, No 1 (2014): Wahana Akademika Vol 15, No 2 (2013): Wahana Akademika Vol 15, No 2 (2013): Wahana Akademika Vol 15, No 1 (2013): Wahana Akademika Vol 15, No 1 (2013): Wahana Akademika Vol 14, No 2 (2012): Wahana Akademika Vol 14, No 2 (2012): Wahana Akademika Vol 14, No 1 (2012): Wahana Akademika Vol 14, No 1 (2012): Wahana Akademika Vol 12, No 1 (2011): Wahana Akademika Vol 12, No 1 (2011): Wahana Akademika More Issue