cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 25022016     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Online of Physics muncul sebagai wadah publikasi ilmiah dibidang fisika murni dan fisika terapan. Jurnal ini terbit secara online dua kali setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini di terbitkan oleh program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi.
Arjuna Subject : -
Articles 271 Documents
KARAKTERISASI KARBON AKTIF KULIT JENGKOL DENGAN AKTIVATOR H3PO4 SEBAGAI ADSORBEN LOGAM TEMBAGA (Cu) Haziza, Nur; Rahman, Dui Yanto; Atina, Atina
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i1.37864

Abstract

Perkembangan pembangunan industri menyebabkan meningkatnya produksi limbah logam berat, seperti tembaga yang berdampak buruk pada kesehatan manusia dan lingkungan. Metode adsorpsi dengan menggunakan karbon aktif telah terbukti efektif dalam mengatasi limbah logam tembaga. Kulit jengkol merupakan salah satu bahan yang berpotensi sebagai adsorben berdasarkan kandungan selulosanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh konsentrasi H3PO4 terhadap luas permukaan karbon aktif dari kulit jengkol serta menilai kemampuan daya adsorpsi karbon aktif tersebut dalam mengadsorpsi logam tembaga. Penelitian ini melibatkan aktivasi karbon kulit jengkol menggunakan H3PO4 dengan tiga variasi konsentrasi yaitu 0.25 M, 0.50 M, dan 0.75 M. Proses karbonisasi dilakukan menggunakan furnace pada suhu 350°C selama 2 jam. Hasil analisis menunjukkan bahwa karbon aktif kulit jengkol memiliki luas permukaan antara 27,76 m2/g hingga 30,16 m2/g, sedangkan karbon tanpa aktivator memiliki luas permukaan yang lebih rendah, yaitu hanya 12,95 m2/g. Selain itu, penelitian ini juga mengevaluasi daya adsorpsi karbon aktif kulit jengkol terhadap logam berat tembaga. Hasil uji menunjukkan bahwa daya adsorpsi karbon aktif kulit jengkol mencapai tingkat optimum sebesar 99,98% pada waktu kontak selama 24 jam, dan 99,97% pada waktu kontak selama 48 jam.
SIMULASI REAKSI ANTARA KATION LITIUM DAN ANION HEKSAFLUOROFOSFAT DENGAN PELARUT ETHYLENE CARBONATE MENGGUNAKAN POTENSIAL LENNARD JONES 12-6 Sinaga, Ego Srivajawaty; Ngaderman, Hubertus; Anou, Kezia Noviani
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i1.37884

Abstract

Peneliti menggunakan parameter dari Lennard Jones dan sistem mekanika statistik yang digunakan adalah sistem assembli mikrokanonik. Sistem dari penelitian dengan topik baterai litium ion ini adalah ineraksi antara reaktan dan produk yang terkreasi di dalam elektrolit baterai. Pada saat garam litium hexafluorophosphate  berinteraksi dengan pelarut etilen karbonat (EC) maka kation  menjadi terikat dengan anion  dan dikelilingi oleh pelarut EC. Ion  dan   dalam bentuk pasangan bermigrasi sebagai satu kesatuan. Variabel independen yang merupakan besaran kunci pada penelitian ini adalah kecepatan dan dari kecepatan molekul tersebut maka akan dapat ditentukan energi sistem. Tujuan penelitian adalah mencari distribusi kecepatan Maxwell. Setiap molekul mempunyai energi beragam namun kemunculannya akan terlihat secara lebih akurat jika kita melihat distribusi kecepatan sedangkan kecepatan secara tersendiri mempunyai kaitan dengan energi kinetik. Peneliti mengambil sistem dengan jumlah partikel tetap, volume tetap dan energi total tetap. Energi kinetik dan energi potensial juga disajikan disini dimana peneliti menggunakan ruang pada sistem assembli mikrokanonik dimana jumlah partikel , volume  dan energi  bernilai tetap. Penelitian ini menggunakan metode simulasi MD klasik untuk mencari distribusi probabilitas kecepatan Maxwell.
ANALISIS DAERAH RAWAN BENCANA LONGSOR DAN KAJIAN MITIGASI BENCANA DI DAERAH LABUHAN MANDI, PESISIR BARAT Mauliza, Nadia; Rambe, Sibgha Alfirdausi; Mulyasari, Rahmi; Haerudin, Nandi; Dani, Ilham
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i1.38053

Abstract

Labuhan Mandi adalah salah satu desa di Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat, yang berlokasi di perbatasan antara Kabupaten Pesisir Barat dan Lampung Barat. Labuhan Mandi tepat berada pada topografi yang berupa perbukitan, sehingga hal ini menyebabkan daerah Labuhan Mandi cukup sering mengalami bencana tanah longsor. Melihat data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di tahun 2024, bencana longsor telah terjadi sebanyak 56 kali kejadian, dengan 53 orang tewas karena bencana longsor. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji wilayah-wilayah rawan longsor dengan metode overlay peta faktor-faktor pemicu, serta merumuskan tindakan pencegahan dan mitigasi yang paling tepat untuk diterapkan. Penelitian ini akan dilakukan berbasis dengan metode Sistem Informasi Geografis (SIG), dengan Langkah awal menentukan variabel pengaruh longsor kemudian meng-overlay variable-variabel tersebut hingga menghasilkan peta potensi longsor. Berdasarkan hal tersebut terjadinya longsor pada daerah setempat dipengaruhi oleh kemiringan lereng, tutupan lahan, topografi, curah dan atau intesitas hujan, serta jenis tanah pada daerah setempat. Peta menunjukkan bahwa mayoritas wilayah Desa Labuhan Mandi, melebihi 60%, tergolong dalam zona dengan risiko longsor yang signifikan. Dengan Tingkat kerawanan yang tinggi ini perlu untuk dilakukannya penanggulangan, baik penanggulangan secara terstruktur maupun tidak terstruktur untuk mengurangi kerugian apabila terjadinya bencana tanah longsor.
POTENSI IRADIASI GAMMA (CESIUM-137) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BUNCIS (PHASEOLUS VULGARIS L.) Juliana, Juliana; Hernawati, Hernawati; Rani, Sefrilita Risqi Adikaning Rani; Rahmaniah, Rahmaniah
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i1.38096

Abstract

This study investigates the effects of gamma radiation from Cesium-137 on the growth of bean plants (Phaseolus vulgaris L.) to understand its impact on plant quality. The Cesium-137 source was applied at a constant distance of 200 cm from the wall, using dose variations of 0 (control), 25 mGy, 50 mGy, 75 mGy, 100 mGy, and 125 mGy. The seeds used in this research were sourced from the Arango bean plantation in Arabika Village, Sinjai Barat District. A descriptive statistical analysis method was employed, presenting the data in tables that were then converted into graphs to illustrate the germination time (in days), stem height (cm), leaf width (cm), and leaf count (number of leaves). The results revealed that sample D, exposed to a radiation dose of 75 mGy, took only 5 days to germinate, with an average stem height of 45 cm, leaf width of 10.6 cm, leaf count of 16 leaves, and an average fruit mass of 0.008 kg. In contrast, the normal germination time for bean plants is 7 days, with a stem height of approximately 30 cm, leaf width of 6 cm, leaf count of 14 leaves, and a fruit mass of 0.006 kg. However, it was observed that both excessively low and high radiation doses could hinder the growth of bean plants.  
SEISMIC RATE CHANGES ANALYSIS BASED ON THE SPASIAL DISTRIBUTION SEISMOTECTONICS IN THE SOUTHERN SUMATRA REGION Florentina Simalango, Nora; Syafriani, Syafriani; Dwiridal, Letmi; Zulhendra, Zulhendra
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i1.38137

Abstract

The southern Sumatra region experiences high seismic activity, often resulting in large earthquakes that cause significant losses. Before such earthquakes, a phenomenon known as seismic quiescence a decrease in seismic activity commonly occurs. This phenomenon can be analyzed through changes in seismic rates using the spatial distribution of Z-values. This study investigates the occurrence of seismic quiescence before major earthquakes and examines changes in seismic rates in southern Sumatra. Used secondary earthquake data from the United States Geological Survey (USGS) for 1973–2023 were analyzed, focusing on the region between 2.050°S–5.885°S and 101.030°E–106.611°E. The study centered on three significant earthquakes: the 2000 (7.9 Mw), 2001 (7.4 Mw), and 2007 (8.4 Mw) events.  Seismic rate changes were analyzed using the Z-value method, dividing the region into grids to calculate and spatially distribute Z-values. Results showed seismic quiescence before the 2000 (±16 years), 2001 (±13 years), and 2007 (±17 years) earthquakes in Bengkulu. Additionally, similar phenomena were observed in Bengkulu and Lampung before 2023, suggesting the potential for future significant earthquakes in the region. These findings highlight seismic quiescence as a precursor to major seismic events.
IDENTIFIKASI KERENTANAN TANAH DAN PERCEPATAN TANAH MENGGUNAKAN METODE MIKROTREMOR DI KAWASAN KAYU ARO BARAT Sefiyanti, Fani; Sucitra Amin, Sarwo; Lucya Resta, Ichy; Hamdi, Husnul; Astuti, Putri; Amalina Fauziyah, Annisa; Fadlan Risky, Khoirul; Lefdiana, Aura; Randa Pranata, Abimbi; Anggia Harahap, Iryuvelamea
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i1.38193

Abstract

Kabupaten Kerinci, dengan keberadaan Gunung Api aktif, rentan terhadap gempa bumi. Meskipun demikian, kawasan lereng bukit, terutama di Kayu Aro Barat, masih dihuni oleh banyak penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kerentanan tanah di wilayah tersebut menggunakan metode mikrotremor. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi kerentanan tanah yang signifikan. Bagian barat laut memiliki kerentanan tanah yang lebih rendah (0,40-0,85), sedangkan bagian tenggara memiliki kerentanan yang lebih tinggi (2,19-2,64). Nilai Peak Ground Acceleration (PGA) maksimum tercatat di bagian tenggara dengan rentang 251-1729 mgal. Temuan ini mengindikasikan bahwa wilayah tenggara Kayu Aro Barat memiliki potensi risiko gempa bumi yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya. Meskipun nilai PGA masih berada dalam kategori aman, perlu diingat bahwa aktivitas seismik dapat memicu pergerakan tanah dan longsor, terutama di daerah dengan topografi curam dan kondisi tanah yang labil seperti di Kayu Aro Barat. Oleh karena itu, diperlukan kajian lebih lanjut dan upaya mitigasi risiko untuk melindungi keselamatan masyarakat.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKURAN INTENSITAS CAHAYA, SUHU, DAN KELEMBABAN RUANGAN BERBASIS SENSOR DHT11 DAN BH1750 Pebralia, Jesi; Fendriani, Yoza; Afrianto, M. Ficky; Nur Syaqila, Cindy
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i1.38230

Abstract

Intensitas cahaya dalam ruangan, suhu, dan kelembaban udara merupakan parameter fisis penting yang secara langsung mempengaruhi kualitas udara di dalam ruangan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 2 Tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem pengukuran intensitas cahaya, suhu, dan kelembaban ruangan berbasis sensor BH1750 dan DHT11, serta untuk mengevaluasi kinerja dari system yang dibangun melalui pengujian terhadap nilai akurasi dan presisi system. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D). Pengujian dilakukan di dua lokasi dimana lokasi pertama untuk mengkalibrasi akurasi sensor, sedangkan lokasi kedua digunakan untuk menguji nilai presisi sistem secara keseluruhan. Penelitian ini telah menghasilkan system pengukuran intensitas cahaya, suhu, dan kelembaban ruangan yang diintegrasikan dengan mikrokontroller Arduino uno sebagai perangkat pemrograman serta LCD TFT sebagai antar muka yang menampilkan data hasil pengukuran. Selain itu, hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem pengukuran yang dikembangkan memiliki akurasi sebesar 90,13% dengan error sebesar 9,87% dan presisi sebesar 99,23%. Hal ini mengindikasikan bahwa sistem ini reliabel untuk mengukur parameter lingkungan dalam ruangan.
STUDI KERAK DALAM SUMATERA BAGIAN SELATAN MENGGUNAKAN AMBIENT NOISE TOMOGRAFI (ANT) Destawan, Ridho; Kurniawan, Andri; Hanif, Irfan; Catur Wibowo, Rahmat
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i1.38242

Abstract

Pulau Sumatera memiliki struktur dan tatanan tektonik yang kompleks. Letaknya yang berada pada zona subduksi menjadikannya kawasan yang memiliki jajaran gunung berapi yang membentang sejajar dengan pantai barat dan juga sesar aktif yang melewati seluruh pulau menjadikan Pulau Sumatera sebagai salah satu wilayah dengan kegempaan tinggi. Pada penelitian ini, ambient noise tomography (ANT) dilakukan untuk meningkatkan pemahaman tatanan geologi di Pulau Sumatera bagian selatan berdasarkan struktur kecepatan bawah permukaan. Ambient noise tomography adalah metode pencitraan seismik yang relatif baru yang umum digunakan untuk menyelidiki lapisan kerak bumi dan mantel atas berdasarkan variasi kecepatan seismik yang diperoleh dari ekstraksi empirical green function (EGF). Data dikumpulkan dari 20 stasiun BMKG dengan waktu perekaman selama 6 bulan pada bulan Juni - November 2015. Kurva dispersi antar stasiun yang diperoleh dengan mengkorelasikan silang dua data antara dua stasiun dan kereta dispersif terlihat jelas pada kurun waktu 10 – 40 detik. Berdasarkan hasil ambient noise tomography (ANT) pada jarak 5 – 15 km dengan anomali sedang hingga rendah pada cekungan busur belakang diinterpretasikan sebagai satuan sedimen, sedangkan anomali tinggi di sepanjang busur vulkanik diartikan sebagai tubuh batuan beku. Anomali rendah di sepanjang zona Sesar Sumatera pada kedalaman lebih dari 30 km diinterpretasikan sebagai mantel diapir yang berkembang di daerah penelitian.
PETROGRAPHY OF PYROCLASTIC ROCK MOUNT MASURAI JAMBI PROVINCE Kirana, Febiyora Chandra; Nuriil Tadersi, Risnaliyah; Hasbullah, Andrea; Siregar, Anggi Deliana; Ritonga, D.M Magdalena; Utama, Hari Wiki; Misnawati, Misnawati
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i1.38349

Abstract

The magmatic arc of Sumatra Island, which is indicated by the presence of the Barisan Mountains zone on the west side of Sumatra Island with a general direction northwest - southeast, makes Mount Masurai, which is administratively in Merangin Regency, Jambi Province, become one of the volcanoes on Sumatra Island. Geographically, the peak of Mount Masurai is located at coordinates 101o 51' 28.60" E and 2o 30' 09.19" S with an elevation 2915 masl. The eruption period of Mount Masurai is estimated to have occurred twice during the eruption period. Based on the lack of information about volcanoes, this research was conducted to determine the characteristic and distribution of pyroclastics from Mount Masurai. In the area around Mount Masurai, remnants of volcanic eruptions were found, in the form of pyroclastic flows and falls. From data collection based on the results of geological mapping and petrographic analysis, pyroclastic rocks were found in the area around Mount Masurai with lithology in the form of Andesite Breccia, Laharic Breccia Pumice Breccia, Lapilli stone and Tuff. This is reinforced by the results of petrographic analysis of rock samples which are dominated by the presence of a glass
SEBUAH REVIEW TENTANG PERTURBASI PADA OSILATOR HARMONIK KUANTUM DAN EFEKNYA TERHADAP TEORI MEDAN ELEKTROMAGNETIK KUANTUM Tang, Ristiani Paskaria; Lalus, Herry Fridolin; Yudhawardana, Hartoyo
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 2 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i2.37030

Abstract

Tulisan ini menyajikan review dari sebuah jurnal yang berjudul “Perturbation of Quantum Harmonic Oscillator and its effect on Quantum Electromagnetic Field Theory”, yang membahas tentang Hamiltonian osilator harmonik yang telah diketahui mengalami perturbasi dari luar karena adanya medan elektromagnetik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji efek dari adanya perturbasi pada osilator harmonik kuantum terhadap teori medan elektromagnetik kuantum, serta interaksi antara medan listrik dan medan magnetik sehingga dapat memunculkan Hamiltonian baru dengan menggunakan metode aljabar yang memuat operator kreasi dan operator anihilasi yang dapat berevolusi terhadap waktu sehingga dapat mempengaruhi keadaan koheren sistem. Dalam penelitian ini, Hamiltonian osilator harmonik yang telah diketahui dapat mengalami perturbasi dari luar karena adanya interaksi dengan medan elektromagentik, di mana Hamiltonian dari medan elektromagentik ini mirip dengan Hamiltonian osilator harmonik kuantum, sehingga ketika diberikan perturbasi, akan terbentuk Hamiltonian baru. Dengan menggunakan Hamiltonian medan eletormagnetik kuantum, maka dapat dianalisis representasi medan listrik yang terkait dengan keadaan koheren. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan bahwa terdapat transisi Hamiltonian medan elektromagentik ketika medan listrik diamati yaitu ketika osilator non-perturbasi berubah menjadi osilator terperturbasi.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1 Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3 Vol. 10 No. 2 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 2 Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1 Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3 Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2 Vol. 9 No. 1 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 1 Vol. 8 No. 3 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 3 Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2 Vol. 8 No. 1 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 1 Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2 Vol. 7 No. 1 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 1 Vol. 6 No. 2 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 2 Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1 Vol. 5 No. 2 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 2 Vol. 5 No. 1 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 1 Vol. 4 No. 2 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 2 Vol. 4 No. 1 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 1 Vol. 3 No. 2 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 2 Vol. 3 No. 1 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 1 Vol. 2 No. 2 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 2 Vol. 2 No. 1 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 1 Vol. 1 No. 2 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 2 Vol. 1 No. 1 (2015): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 1 Vol 1, No 1 (2015): JoP More Issue