cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 25022016     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Online of Physics muncul sebagai wadah publikasi ilmiah dibidang fisika murni dan fisika terapan. Jurnal ini terbit secara online dua kali setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini di terbitkan oleh program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi.
Arjuna Subject : -
Articles 271 Documents
ESTIMASI Vs30 DAN PEMETAAN KLASIFIKASI TANAH BERBASIS HVSR DI WILAYAH SESAR LASEM, JAWA TENGAH Wintoro, Binjali; Paripurno, Eko Teguh; Nugroho, Arif Rianto Budi; Purwanta, Jaka; Maharani, Yohana Noradika
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i3.44676

Abstract

Wilayah Sesar Lasem di Jawa Tengah memiliki potensi seismik tinggi yang belum diimbangi dengan pemahaman mikrozonasi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai Vs30 dan mengklasifikasikan jenis tanah di wilayah tersebut berdasarkan metode HVSR, serta menganalisis implikasi seismik dari klasifikasi tersebut. Sebanyak 60 titik pengukuran mikrotremor dikumpulkan dan dianalisis menggunakan perangkat lunak Geopsy dan OpenHVSR. Hasil inversi menunjukkan nilai Vs30 berkisar antara 208 hingga 556 m/s. Nilai rendah umumnya ditemukan di zona aluvial seperti Formasi Aluvium dan Lidah, sedangkan nilai tinggi tersebar di perbukitan dan formasi batuan padat seperti Lasem Volcanic dan Wonocolo. Berdasarkan klasifikasi SNI 1726:2019, mayoritas wilayah tergolong dalam kategori tanah sedang (SD) dan keras (SC). Zona tanah sedang (SD), mendominasi area di sekitar jalur aktif sesar, menunjukkan potensi amplifikasi gempa bumi  yang signifikan dan perlu mendapat prioritas dalam perencanaan mitigasi. Nilai Vs30 dan klasifikasi jenis tanah dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam tata ruang dan strategi mitigasi bencana. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi data geofisika dalam perencanaan wilayah dan penguatan kapasitas masyarakat terhadap risiko gempa bumi.
BAHAYA GEMPA BUMI BERDASARKAN KONDISI GEOLOGI LOKAL DALAM UPAYA MITIGASI BENCANA DI KAPANEWON PLERET, KABUPATEN BANTUL Triyono, Agus; Paripurno, Eko Teguh; Nugroho, Arif Rianto; Koesuma, Sorja; Maharani, Yohana Noradika
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i3.44703

Abstract

Kapanewon Pleret merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerusakan tertinggi saat gempa bumi Bantul 27 Mei 2006. Namun hingga saat ini, belum terdapat kajian yang secara khusus memetakan karakteristik geologi lokal dan kerentanan seismik di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi bahaya gempa bumi di Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul, berdasarkan karakteristik geologi lokal yang diperoleh melalui metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR). Data mikrotremor dari 70 titik diolah untuk memperoleh parameter frekuensi dominan (fₒ), faktor amplifikasi (Aₒ), indeks kerentanan seismik (Kg), percepatan tanah maksimum (PGA), dan Ground Shear Strain (GSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai fₒ berkisar antara 0,62–12,17 Hz, Aₒ antara 0,89–6,41, dan Kg dalam rentang 0,18–26,02. Nilai PGA berada pada kisaran 0,08 hingga >0,79 g, sementara GSS tercatat antara 1,06 × 10⁻⁴ hingga 1,42 × 10⁻². Zona dengan nilai fₒ rendah, Aₒ tinggi, serta Kg dan GSS tinggi banyak ditemukan pada wilayah yang tersusun atas endapan Merapi muda, yang menunjukkan tingkat kerentanan seismik yang signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya karakterisasi geologi lokal sebagai dasar perencanaan mitigasi bencana gempa bumi.
SIMULASI NUMERIK TUMBUKAN DUA PROYEKTIL DI UDARA Yuliani, Rohma; Saifullah, Khalid; Purnomo, Agus Dwi; Jehadu, Valerianus; Sholihun, Sholihun
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i3.45624

Abstract

Penelitian ini menyajikan model komputasi untuk analisis intersepsi proyektil dengan mempertimbangkan gaya hambat udara kuadratik (Fd ∝ ). Persamaan gerak dimodelkan sebagai Persamaan Diferensial Biasa (PDB) dan diselesaikan secara numerik menggunakan metode Runge-Kutta orde 4/5. Sudut peluncuran proyektil penembak dioptimalkan untuk meminimalkan jarak terhadap target menggunakan algoritma optimasi. Hasil menunjukkan model berhasil menentukan sudut peluncuran optimal untuk mencapai intersepsi. Visualisasi mengkonfirmasi lintasan non-parabola yang khas akibat hambatan udara, yang secara signifikan mengurangi jangkauan proyektil. Model ini terbukti menjadi alat analisis yang efektif dan akurat untuk memprediksi lintasan dalam skenario intersepsi yang realistis. Kata Kunci: Simulasi, Gerak Proyektil, Gaya Hambat Udara, Python
KARAKTERISTIK PIGMEN ANTOSIANIN DARI EKSTRAK KOL UNGU (BRASSICA OLERACEA) DAN UBI JALAR UNGU (IPOMEA BATATAS L.POIR) SEBAGAI ZAT WARNA PENYERAP CAHAYA UNTUK SEL SURYA JENIS DYE-SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) Salsabila, Riesya Sagita Salsabila; Pambudi, Teguh; Perdani, Meka Saiman; Yuliasari, Fitri
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i3.45849

Abstract

Zat warna atau dye, berfungsi sebagai senyawa yang menyerap cahaya matahari dan menghasilkan elektron yang kemudian diteruskan ke lapisan semikonduktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karaktersitik pigmen antosianin yang diekstrak dari bahan lam, yaitu kol ungu (Brassica Oleracea) dan ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.Poir), sebagai dye-sensitizer pada sel surya jenis Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC). Pigmen antosianin dipilih karena kemampuannya menyerap cahaya dalam spektrum yang luas, sifatnya yang ramah lingkungan, dan ketersediaannya yang melimpah di alam. Ekstraksi pigmen dilakukan menggunakan pelarut etanol, dan karakterisasi dilakukann dengan Fourier-Transform Infared Spectroscopy (FTIR) dan UV-Visible Spectroscopy (UV-Vis). Hasil analisis FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi O-H, C-H, C=C, C=O dan C-O pada ekstrak kol ungu dan ubi jalar ungu, yang sesuai dengan struktur pigmen antosianin. Analisis UV-Vis menunjukkan puncak serapan pada panjang gelombang 544,5 nm untuk kol ungu dan 542,5 nm untuk ubi jalar ungu. Selain itu, nilai bandgap energy yang diperoleh menunjukkan potensi penggunaan pigmen ini dalam DSSC, dengan nilai bandgap 1,992 eV untuk kol ungu dan 2,043 eV untuk ubi jalar ungu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pigmen antosianin dari bahan alam memiliki potensi sebagai dye-sensitizer yang efektif dan ramah lingkungan dalam pengembangan DSSC
KLASIFIKASI PENYAKIT KANKER PAYUDARA PADA CITRA MAMMOGRAM MENGGUNAKAN ALGORITMA CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) DAN RANDOM FOREST Latifah, Adelia; Alrizal, Alrizal; Fendriani, Yoza
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i3.43794

Abstract

Penelitian ini membahas klasifikasi kanker payudara pada citra mammogram menggunakan algoritma Convolutional Neural Network (CNN) dan Random Forest dengan implementasi berbasis Python. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan performa algoritma CNN dan Random Forest dalam mengklasifikasikan kanker payudara pada citra mammogram, yang dievaluasi menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Dataset citra mammogram diperoleh dari platform Kaggle, mencakup dua kategori: tumor jinak (benign) dan tumor ganas (malignant). Tahap preprocessing data meliputi reduksi noise, normalisasi intensitas piksel, dan ekstraksi fitur. Model CNN dan Random Forest dilatih dan dievaluasi menggunakan metrik performa yang telah ditentukan, dengan pembagian dataset 80% data latih dan 20% data uji untuk memastikan evaluasi objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN memiliki akurasi 97%, presisi 90%, recall 94%, dan F1-score 92%, sedangkan Random Forest mencapai akurasi 95%, presisi 86%, recall 91%, dan F1-score 88%. Hasil ini mengindikasikan bahwa model CNN menunjukkan performa lebih unggul dan berpotensi sebagai sistem pendukung diagnosis kanker payudara.  
ANALISIS PENGELOMPOKAN GEMPA BUMI DI SUMATRA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE K-MEANS, DBSCAN, AGGLOMERATIVE CLUSTERING, DAN MEAN SHIFT Dwi Mauluda, Alfikri; Kusumadewi Kuncoro , Alvina; Aningsih, Sri
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i3.44090

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat aktivitas seismik tertinggi di dunia, yang dipengaruhi oleh keberadaan tiga lempeng tektonik aktif. Pulau Sumatra khususnya berada di atas zona subduksi dan patahan aktif, sehingga memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana gempa bumi. Untuk memahami pola distribusi spasial gempa bumi di wilayah ini, diperlukan analisis berbasis data yang mampu mengidentifikasi zona-zona rawan secara lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola sebaran gempa bumi di Sumatra, Indonesia dengan menerapkan empat metode pengelompokan (clustering), yaitu K-Means, DBSCAN, Agglomerative Clustering, dan Mean Shift. Data gempa bumi diperoleh dari United States Geological Survey (USGS) untuk periode tahun 2019 hingga 2024, dengan parameter yang digunakan meliputi lintang, bujur, kedalaman, dan magnitudo. Seluruh data distandardisasi dan dianalisis menggunakan pendekatan berbasis unsupervised learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode K-Means dan DBSCAN mampu mengelompokkan data gempa secara efektif berdasarkan parameter spasial dan seismik, dengan klaster yang cenderung padat dan tersebar sesuai struktur geologis. Sementara itu, metode Agglomerative Clustering dan Mean Shift menghasilkan pola yang lebih kompleks dan menyiratkan potensi adanya konsentrasi aktivitas seismik di area tertentu. Beberapa klaster berhasil mengidentifikasi zona seismik penting seperti patahan Sumatra dan zona subduksi Indo-Australia. Temuan ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung strategi mitigasi bencana dan perencanaan pembangunan berbasis risiko di wilayah rawan gempa di Sumatra, Indonesia
ANALISIS AKURASI MODEL MOBILENETV2 DALAM KLASIFIKASI CITRA X-RAY UNTUK DETEKSI KONDISI PARU-PARU Syakuroh, Abdan; Monado, Fiber; Ariani, Menik; Hadi, Hadi; Koriyanti, Erry; Erni, Erni
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i3.44453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akurasi model MobileNetV2 dalam melakukan klasifikasi citra X-ray pada deteksi empat kondisi paru-paru, yaitu Normal, Pneumonia, Cardiomegaly, dan Pneumothorax. Dataset yang digunakan terdiri dari 12.539 citra X-ray yang diambil dari repositori publik dan telah melalui proses preprocessing, augmentasi, serta pembobotan kelas untuk mengatasi ketidakseimbangan data. Model dikembangkan dengan metode transfer learning dan fine-tuning pada lapisan akhir MobileNetV2. Hasil pengujian pada data uji menunjukkan bahwa model yang diusulkan mampu mencapai nilai akurasi sebesar 99,42%, precision 98,87%, recall 98,88%, dan F1-score 98,86%. Seluruh hasil evaluasi ini melampaui standar medis minimal ≥90% aplikasi klinis. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa MobileNetV2 sangat potensial digunakan sebagai alat bantu diagnosis otomatis berbasis citra X-ray, guna meningkatkan efektivitas deteksi dini penyakit paru-paru pada lingkungan klinis.
LINTASAN BOLA BERMUATAN BERPUTAR DALAM MEDAN MAGNET DENGAN PENGARUH EFEK MAGNUS Fanleon, Chandra; Hidayat, Aldi Nur; Tamsil, Tamsil; Trifina, Leonora Livi Riza; Sholihun, Sholihun
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i3.46178

Abstract

Penelitian ini menganalisis lintasan bola konduktor bermuatan dan netral dalam medan elektromagnetik tidak homogen dengan efek Magnus melalui simulasi numerik. Metode Runge-Kutta orde 4/5 diaplikasikan untuk menyelesaikan persamaan diferensial gerak yang melibatkan interaksi gaya Lorentz, Magnus, dan Gravitasi. Hasil simulasi menunjukkan perbedaan signifikan pada lintasan bola: kasus bermuatan (q = 1.0 C) membentuk heliks kompleks dengan displacement horizontal 12.5 m dan variasi ketinggian 3.8m akibat kopling elektromagnetik- rotasional, sedangkan kasus netral (q =0 C) menghasilkan lintasan parabola sederhana dengan displacement 2.3 m. Analisis gaya Magnus menunjukkan amplitudo osilasi lebih besar pada benda bermuatan, menegaskan pengaruh medan magnet terhadap energi rotasi.
ANALISIS DATA GAYA BERAT UNTUK IDENTIFIKASI ZONA POTENSI LONGSOR DI GUNUNG KULU, LHOONG, ACEH BESAR Nuriil Tadersi, Risnaliyah; Setia Nugraha, Gartika; Chandra Kirana, Febiyora; Hasbullah, Andrea; Tanjung, Maulina; Wully Agustine, Diah
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i3.46401

Abstract

Kawasan Gunung Kulu, Lhoong, Aceh Besar, sudah sering terjadi sering terjadi longsor baik itu longsoran tanah maupun jatuhan batu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data gaya berat di wilayah Gunung Kulu, Lhoong, Aceh Besar untuk mengidentifikasi sebaran anomali gaya berat yang berkaitan dengan potensi kerentanan longsor. Metode gaya berat digunakan untuk mendeteksi variasi densitas batuan bawah permukaan melalui pengukuran gravitasi observasi (gobs), perhitungan Free Air Anomaly (FAA), Simple Bouguer Anomaly (SBA), Anomali Bouger Lengkap (ABL). Nilai ABL yang diperoleh berkisar antara 71,5 mGal hingga 82 mGal, dengan nilai tinggi terdapat pada bagian barat hingga barat daya wilayah studi yang menunjukkan adanya batuan berdensitas tinggi seperti basalt , sedangkan nilai rendah pada bagian timur menunjukkan adanya zona berdensitas rendah yang berpotensi menjadi jalur longsor. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada distribusi titik pengukuran gaya berat di lapangan, di mana terdapat area kosong pada bagian tengah wilayah studi akibat kondisi medan yang sulit diakses dan keterbatasan waktu survei. Hasil penelitian ini memberikan informasi awal kondisi bawah permukaan sebagai upaya mitigasi bencana longsor di wilayah penelitian serta menjadi referensi untuk studi lanjutan di bidang geologi teknik dan geofisika lingkungan.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN TANAH DI KECAMATAN PEMAYUNG KABUPATEN BATANG HARI PROVINSI JAMBI Samsidar, Samsidar; maison, Maison; Ermadani, Ermadani; Latief, Madyawati; Fendriani, Yoza; Alrizal, Alrizal; Resta, Ichy Lucya; Riany, Hesti; Pebralia, Jesi
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i3.47051

Abstract

Informasi akan kandungan tanah penting diketahui sebagai dasar pengolahan pertanian. Pada Kabupaten batang Hari kecamatan pemayung Provinsi Jambi terdapat dua jenis tanah yang sering dimanfaatkan sebagai lahan pertanian yaitu tanah Ultisol dan Inseptisol. Dalam pemanfaatan sebagai lahan pertanian terhadap kedua jenis tanah tersebut umumnya pelaku pertanian melakukan penanaman langsung sehingga sering kali mendapatkan hasil yang kurang optimal akibat ketidaksesuaian jenis tanaman dan pupuk yang digunakan, untuk itu pada penelitian ini dilakukan karakterisasi terhadap tanah tersebut. Sampel tanah diambil dari 6 titik lokasi dengan ukuran 1km x 2km, selanjutnya dilakukan preparasi untuk pengukuran unsur logam dengan menggunakkan X-Ray Fluorescence (XRF), uji kandungan C-Organik dan pH. Hasil pengujian XRF menunjukkan bahwa daerah aluvial (Inseptisol) memiliki kandungan Mg dan C-organik lebih tinggi daripada tanah Ultisol dimana rata-rata kandungan Mg >18% dan C-Organik >14% serta memiliki kandungan Al dan Si lebih rendah, dimana Al <20% dan Si <25%. Untuk nilai C- Organik tanah inseptisol (aluvial) memiliki C-organik lebih tinggi (>14%) dan pH lebih rendah (<5) dibandingkan dengan tanah ultisol. Dari hasil pengujian kandungan tanah diharapkan pelaku pertanian pada daerah tersebut dapat mengetahui gambaran kandungan tanah dengan cara melakukan pencocokan pendekatan terhadap sampel tanah yang telah dilakukan pengujian pada penelitian ini.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1 Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3 Vol. 10 No. 2 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 2 Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1 Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3 Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2 Vol. 9 No. 1 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 1 Vol. 8 No. 3 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 3 Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2 Vol. 8 No. 1 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 1 Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2 Vol. 7 No. 1 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 1 Vol. 6 No. 2 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 2 Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1 Vol. 5 No. 2 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 2 Vol. 5 No. 1 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 1 Vol. 4 No. 2 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 2 Vol. 4 No. 1 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 1 Vol. 3 No. 2 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 2 Vol. 3 No. 1 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 1 Vol. 2 No. 2 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 2 Vol. 2 No. 1 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 1 Vol. 1 No. 2 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 2 Vol. 1 No. 1 (2015): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 1 Vol 1, No 1 (2015): JoP More Issue