cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 25022016     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Online of Physics muncul sebagai wadah publikasi ilmiah dibidang fisika murni dan fisika terapan. Jurnal ini terbit secara online dua kali setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini di terbitkan oleh program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi.
Arjuna Subject : -
Articles 271 Documents
STUDI HVSR MIKROTREMOR DALAM IDENTIFIKASI TANAH BERPOTENSI LIKUIFAKSI DI KOTA SUNGAI PENUH DAN SEKITARNYA Resta, Ichy Lucya; Juventa, Juventa; Satria, Arie; Hidaya, Rizky; Yurismawan, Yurismawan; Lefdiana, Aura; Novianda, Cici
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v11i1.48570

Abstract

Kota Sungai Penuh dan sekitarnya merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan seismik tinggi karena dilalui segmen aktif Sesar Siulak serta didominasi endapan sedimen lepas Formasi Pengasih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lapisan tanah yang berpotensi mengalami deformasi dan likuifaksi dengan menggunakan metode mikrotremor Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR). Data rekaman mikrotremor dianalisis untuk memperoleh distribusi Ground Shear Strain (GSS) serta ketebalan sedimen pada beberapa titik pengukuran di Kota Sungai Penuh. Hasil menunjukkan bahwa ketebalan sedimen bervariasi antara 5 hingga 105 meter, sedangkan nilai GSS berada pada kisaran 8,10×10⁻⁶ hingga 1,10×10⁻⁴. Zona dengan GSS tinggi ditemukan di Bukit Tanco (Koto Iman dan Koto Petai), yang mengindikasikan pengaruh dominan Sesar Siulak terhadap deformasi tanah. Nilai GSS maksimum masih berada di bawah ambang regangan tanah pemicu likuifaksi (10⁻²–10⁻¹), sehingga pada kondisi gempa moderat tidak terdapat indikasi likuifaksi. Namun, dengan mempertimbangkan berbagai literatur yang menyebutkan bahwa likuifaksi dapat terjadi pada percepatan tanah puncak (PGA) serendah 0,07–0,10 g, wilayah Kota Sungai Penuh tetap berpotensi mengalami deformasi signifikan apabila terjadi gempabumi besar. Penelitian ini menegaskan perlunya mikrozonasi seismik lebih lanjut serta integrasi dengan data geoteknik untuk mendukung perencanaan pembangunan dan mitigasi bencana di wilayah tersebut.
PENGARUH PENYEBARAN ACAK PARTIKEL TERHADAP PERFORMANSI SISTEM PENGUKURAN PM 2.5 BERBASIS SENSOR GP2Y1010AU0F: EKSPERIMEN DENGAN SIRKULASI UDARA BUATAN Frayoga, Andito; Pebralia, Jesi; Afrianto, Muhammad Ficky; Fendriani, Yoza
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v11i1.48688

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai perancangan dan pengujian sistem pengukuran kualitas udara menggunakan sensor Sharp GP2Y1010AU0F untuk mendeteksi konsentrasi partikel debu PM 2.5 dalam ruangan tertutup. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring, melakukan kalibrasi sensor terhadap alat referensi standar, serta mengevaluasi akurasi dan presisi pengukuran sensor dalam dua kondisi berbeda, yaitu dengan kipas dan tanpa kipas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode research and development (R&D) dengan jenis penelitian eksperimen. Kalibrasi sensor dilakukan dengan membandingkan data sensor terhadap alat referensi standar, dan diperoleh persamaan regresi linier y = 88.082x – 0.1859. Persamaan ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara tegangan output sensor dan konsentrasi partikel debu, yang meningkatkan akurasi hasil pembacaan. Evaluasi akurasi dan presisi menunjukkan hasil berbeda antara kondisi ruangan dengan kipas dan tanpa kipas. Pada kondisi dengan kipas, sensor mengukur nilai rata-rata pembacaan PM 2.5 sebesar 31,4 µg/m³, error absolut rata-rata sebesar 0,6 µg/m³, akurasi sebesar 98,13% dan presisi sebesar 97,56%. Sementara itu, pada kondisi tanpa kipas, nilai rata-rata sebesar 30,2 µg/m³ diperoleh, dengan error absolut rata-rata sebesar 0,2 µg/m³, akurasi sebesar 99,3% dan presisi sebesar 93,85%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan kipas berperan penting dalam mendistribusikan partikel debu secara merata, sehingga sensor bekerja lebih akurat dan stabil. Pada pengujian menggunakkan debu diperoleh rata-rata pengukuran sensor sebesar 92,15 µg/m³ dengan standar deviasi 8,9 µg/m³ dan rata-rata hasil pengukuran instrumen referensi yang sebesar 94,53 µg/m³. Selisih antara keduanya adalah 2,38 µg/m³, nilai akurasi sensor mencapai 97,48%, yang berarti sensor mampu memberikan hasil pengukuran yang sangat dekat dengan nilai sebenarnya. Sementara itu, nilai presisi yang diperoleh adalah 90,35%
ANALISIS SEBARAN KEKERINGAN MENGGUNAKAN METODE STANDARDIZED PRECIPITATION INDEX (SPI) DAN HUBUNGANNYA DENGAN TITIK PANAS (HOTSPOT) DI KABUPATEN MUARO JAMBI Sihotang, Friska Sermiati; Aminoto, Tugiyo; Hamdi, Husnul
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v11i1.48983

Abstract

Telah dilakukan Analisis  Sebaran Kekeringan Menggunakan Metode Standardized Precipitation Index (SPI) dan Hubungannya dengan Titik Panas (Hotspot) di Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kekeringan berdasarkan SPI satu bulanan di Kabupaten Muaro Jambi ditinjau dari durasi, severity dan intensitas serta menganalisis sebaran kekeringan dengan metode SPI terhadap jumlah hotspot  di Kabupaten Muaro Jambi. Data curah hujan bulanan diperoleh dari satelit CHIRPS, sedangkan data hotspot bersumber dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk periode 2014, 2015, dan 2020. Analisis dilakukan dengan menghitung nilai SPI pada setiap pos hujan, kemudian ditentukan durasi, tingkat keparahan, dan intensitas kekeringan. Hubungan antara SPI dan hotspot dianalisis menggunakan korelasi Pearson untuk mengetahui keterkaitan kondisi meteorologis kering terhadap peningkatan hotspot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pos hujan mengalami durasi kekeringan terpanjang selama sembilan bulan berturut-turut pada Mei 2015–Januari 2016 dengan variasi intensitas, di mana beberapa wilayah memiliki nilai SPI < -2 yang termasuk kategori sangat kering. Selain itu, ditemukan korelasi negatif signifikan antara SPI dan jumlah hotspot pada 2014 (-0,65) dan 2015 (-0,67), sedangkan pada 2020 korelasi hanya -0,23 karena kondisi dominan normal hingga agak basah. Kesimpulannya, SPI dapat dijadikan indikator awal untuk memprediksi potensi hotspot dan kebakaran lahan di Kabupaten Muaro Jambi.
BODY LOTION EKSTRAK SIRIH HIJAU (Piper betle L.) DENGAN KANDUNGAN FITOKIMIA BERPOTENSI ANTIMIKROBA Fahera, Jiani; Setiawan, Andi Arif; Atina, Atina
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v11i1.47387

Abstract

Penelitian ini menganalisis bahan aktif antimikroba dalam ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L.) untuk pengembangan body lotion. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi dan diuji secara fitokimia, menunjukkan kandungan flavonoid dan tanin yang berpotensi sebagai antimikroba. Body lotion diformulasikan dengan empat variasi konsentrasi ekstrak  0% (F0), 10% (F1), 15% (F2), dan 20% (F3). Hasil pengujian viskositas menunjukkan penurunan kekentalan seiring peningkatan konsentrasi ekstrak: F0 = 13.674 cP, F1 = 8.104 cP, F2 = 4.829 cP, dan F3 = 3.278 cP, namun semua formulasi tetap memenuhi standar SNI 16-4399 1996. Uji organoleptis menunjukkan perubahan warna menjadi hijau muda, aroma yang dapat diterima, serta tekstur halus. Nilai pH berkisar antara 5,6-6,1, aman untuk berbagai jenis kulit. Uji homogenitas menunjukkan distribusi komponen yang merata. Ekstrak daun sirih hijau memiliki potensi tinggi sebagai bahan aktif alami dalam body lotion antimikroba, dengan konsentrasi optimal antara 10% hingga 15% untuk keseimbangan kekentalan dan kenyamanan penggunaan.
DESIGN OF AN IOT-BASED SMART IRRIGATION SYSTEM USING SOIL MOISTURE SENSORS FOR WATER EFFICIENCY Aisyah, Nurul; Ulhaq, Early Dia; Dharmawan, Aldi; Purbakawaca, Rady
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v11i1.48928

Abstract

Water scarcity and inefficient irrigation practices remain key challenges in agriculture. This study aims to design and evaluate an IoT-based smart drip irrigation system controlled by an ESP32 microcontroller for optimizing water use. The system integrates a calibrated YL-69 soil moisture sensor and DHT21 temperature-humidity sensor for real-time environmental monitoring, with control and data visualization provided via the Blynk platform. Experimental results demonstrated that the system effectively maintained soil moisture within the optimal range of 30 – 50%. The developed system achieved irrigation efficiency between 90 – 95% and reduced total water consumption by approximately 40% compared to conventional methods. The results showed that integrating soil moisture sensors within an IoT-based control framework can significantly enhance water efficiency.  
ANALISIS SPASIAL BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK PEMETAAN BAHAYA DAN RISIKO TANAH LONGSOR DI KABUPATEN LAMPUNG UTARA Efriyanti, Annisa; Farduwin, Alhada; Styawan, Yudha
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v11i1.49284

Abstract

Kabupaten Lampung Utara termasuk daerah rawan tanah longsor yang telah mengalami kejadian dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian dilakukan untuk menganalisis tingkat risiko tanah longsor melalui pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui komponen ancaman (hazard), kerenatan (vulnerability), dan kapasitas (capacity). Setiap  komponen dibentuk berdasarkan parameter fisik dan social seperti curah hujan, kemiringan lereng, jenis tanah, tutupan lahan, geologi, kepadatan penduduk, serta ketersediaan sarana dan prasarana umum. Parameter tersebut diberikan skor dan bobot sesuai tingkat pengaruhnya, kemudian diolah menggunakan metode overlay spasial. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai indeks risiko tanah longsor berkisar antara 0,933-2,3 dan terbagi menjadi tiga kelas yaitu risiko rendah seluas 1.664,436 km², risiko sedang 754,743 km², dan risiko tinggi 39,820 km². Wilayah dengan risiko tinggi terindentifikasi di Kecamatan Tanjung Raja, Bukit Kemuning, dan sebagian Abung Tengah, sedangkan risiko rendah umumnya berada di bagian timur dan utara Kabupaten Lampung Utara. Secara umum, semakin tinggi tingkat ancaman dan kerentanan serta rendahnya kapasitas masyarakat di suatu daerah, maka semakin besar tingkat risiko tanah longsor yang berpotensi terjadi.  
INSAR BERBASIS SIG UNTUK MENENTUKAN ZONA BAHAYA GEMPABUMI DI KABUPATEN BANDUNG Atmoko, Purwo Yuli; Hayati, Noorlaila
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v11i1.49466

Abstract

Pada Rabu 18 September 2024 Kabupaten Bandung diguncang gempabumi dengan kekuatan M 4.9. Gempabumi ini merupakan gempabumi dangkal. Gempabumi tersebut berdampak begitu besar, yaitu telah merusak ribuan rumah dan fasilitas umum. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis zona bahaya gempabumi di wilayah Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Interferomerty SAR (InSAR) citra satelit Sentinel-1 untuk mendapatkan deformasi gempabumi dan Analytical Hierarchy Process (AHP) yang dipadukan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk membuat zona bahaya gempabumi. Dalam penelitian ini menggunakan tiga faktor yang mempengaruhi zona bahaya gempabumi yaitu, jarak dari deformasi, Vs30, dan struktur geologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi deformasi sebesar 20 cm dengan arah Timur Laut ke Barat Daya sesuai dengan arah Sesar Garsela. Zona bahaya gempabumi di wilayah Kabupaten Bandung ada tiga jenis tingkatan, yaitu zona bahaya tingkat sangat tinggi (zona merah) sebesar 1,47%, zona bahaya tingkat tinggi (zona orange) sebesar 1,48 % dan zona bahaya tingkat sedang (zona kuning) sebesar 97,05% dari luas Kabupaten Bandung. Kesimpulannya Kabupaten Bandung memiliki tiga zona bahaya gempabumi yaitu zona bahaya gempabumi tingkat sedang (zona kuning) yang banyak berkumpul di Kecamatan Cimenyan, Cileunyi, Rancaekek, Cicalengka, Nagreg, Majalaya serta beberapa kecamatan lain. Zona bahaya gempabumi tingkat tinggi (zona Orange) berada di Kecamatan Pengalengan dan Kecamatan Kertasari. Zona bahaya gempabumi tingkat sangat tinggi (zona merah) yang berada pada tiga kecamatan yaitu Kecamatan Kertasari, Kecamatan Pengalengan dan Kecamatan Pacet.
RANCANG BANGUN CYCLIC VOLTAMMETRY BERBASIS ARDUINO UNO R3 UNTUK PENGUKURAN ELEKTROKIMIA SEDERHANA MENGGUNAKAN K₄[Fe(CN)₆]•3H₂O DAN PBS Rijaldi, Ridho; Umar, Lazuardi
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v11i1.49868

Abstract

Kebutuhan akan pengukuran elektrokimia di laboratorium cukup tinggi, namun keterbatasan akses terhadap potensiostat komersial sering menjadi kendala karena harganya yang relatif mahal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang instrumen portabel guna memungkinkan pengukuran elektrokimia sederhana tanpa harus menggunakan alat komersial. Alat ini dirancang untuk melakukan pengujian elektrokimia modern, yang bekerja dengan menganalisis karakteristik larutan melalui respons arus terhadap penerapan potensial listrik. Dalam pengembangannya, digunakan mikrokontroler Arduino UNO berbasis chip ATMega328p. Rangkaian ini dilengkapi dengan op-amp TL074 untuk pengaturan sinyal tegangan, serta modul DAC dan ADC eksternal karena Arduino UNO tidak memiliki fitur tersebut secara internal. Pengambilan data dilakukan secara real-time menggunakan perangkat lunak Polarographica dengan metode voltametri siklik. Alat ini mampu menghasilkan grafik voltametri siklik dan puncak redoks yang jelas, sehingga cocok digunakan untuk aplikasi pengukuran elektrokimia dasar seperti voltametri siklik pada sampel K₄[Fe(CN)₆]·3H₂O (potasium ferosianida) dan phosphate buffered saline (PBS).
PENGEMBANGAN APLIKASI “ITERA-VISION-GPR-UI (ITERA VISION SYSTEM FOR GPR UTILITIES INFERENCE)” BERBASIS COMPUTER VISION DENGAN MODEL YOLOV12 UNTUK DETEKSI UTILITAS PADA METODE GROUND PENETRATING RADAR Rumansah, Raka Putra Pratama; Paembonan, Andri Yadi; Andika, Putu Pradnya
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v11i1.49883

Abstract

Permasalahan dalam interpretasi data Ground Penetrating Radar (GPR) adalah ketergantungan terhadap keahlian operator, waktu analisis yang lama, dan potensi subjektivitas hasil. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini mengimplementasikan teknologi computer vision menggunakan model YOLOv12 (You Only Look Once) yang mampu mendeteksi pola hiperbolik secara otomatis. Pengembangan aplikasi berbasis computer vision bernama “ITERA-VISION-GPR-UI (ITERA Vision System for GPR Utilities Inference)” dirancang untuk mendeteksi utilitas bawah permukaan menggunakan citra radargram dari metode GPR.  Dataset penelitian terdiri dari 82 citra radargram yang telah melalui tahapan pre-processing dan labelling menggunakan Roboflow. Pelatihan model dilakukan pada Google Colaboratory menggunakan varian YOLOv12s dengan parameter utama epochs 500, optimizer AdamW, dan patience 100. Pada epoch ke-292, hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mencapai nilai Precision sebesar 0,85, Recall 0,77, mAP@50 0,82, dan mAP@50–95 0,51 dengan akurasi keseluruhan 69%. Nilai-nilai tersebut membuktikan bahwa model memiliki performa yang cukup baik dalam mendeteksi utilitas bawah permukaan. Aplikasi yang dibangun kelak dapat membantu geophysicist dalam melakukan interpretasi citra radargram secara lebih efisien, cepat, dan akurat.
IDENTIFIKASI LITOLOGI DAN KONDISI BAWAH PERMUKAAN GEDUNG B FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS JAMBI MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS KONFIGURASI WENNER DAN SCHLUMBERGER Arafat, Rakhmatul; Utama, Hari Wiki; Amin, Sarwo Sucitra
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v11i1.49987

Abstract

Pembangunan infrastruktur yang masif di Universitas Jambi, khususnya pada Gedung B Fakultas Sains dan Teknologi (FST), memerlukan informasi kondisi litologi bawah permukaan untuk mendukung perencanaan yang tepat serta mitigasi risiko geoteknik di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kondisi litologi bawah permukaan di area Gedung B FST yang secara geologi berada di atas Formasi Muara Enim. Metode geolistrik-resistivitas digunakan dengan dua konfigurasi, yaitu Wenner dan Schlumberger. Pengukuran dilakukan pada dua lintasan sepanjang 240 meter. Hasil inversi menunjukkan bahwa konfigurasi Wenner mampu memetakan kondisi bawah permukaan hingga kedalaman ±20 meter, sedangkan konfigurasi Schlumberger mencapai kedalaman 145–199 meter, sehingga lebih unggul dalam resolusi vertikal. Kedua konfigurasi mengidentifikasi urutan litologi yang relatif serupa, yakni lapisan tanah penutup atau material timbunan di bagian atas (310–3485 Ω·m), diikuti oleh batuan sedimen Formasi Muara Enim. Batupasir menunjukkan nilai resistivitas sedang (25–688 Ω·m), sementara batulempung memiliki resistivitas rendah (1,59–15,9 Ω·m). Interpretasi litologi bawah permukaan ini penting sebagai dasar perencanaan desain pondasi, evaluasi stabilitas struktural, serta potensi identifikasi sumber air bersih untuk mendukung pengembangan infrastruktur di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1 Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3 Vol. 10 No. 2 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 2 Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1 Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3 Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2 Vol. 9 No. 1 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 1 Vol. 8 No. 3 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 3 Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2 Vol. 8 No. 1 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 1 Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2 Vol. 7 No. 1 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 1 Vol. 6 No. 2 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 2 Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1 Vol. 5 No. 2 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 2 Vol. 5 No. 1 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 1 Vol. 4 No. 2 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 2 Vol. 4 No. 1 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 1 Vol. 3 No. 2 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 2 Vol. 3 No. 1 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 1 Vol. 2 No. 2 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 2 Vol. 2 No. 1 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 1 Vol. 1 No. 2 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 2 Vol. 1 No. 1 (2015): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 1 Vol 1, No 1 (2015): JoP More Issue