cover
Contact Name
Sulha
Contact Email
ojs_mk@uho.ac.id
Phone
+628114097029
Journal Mail Official
ojs_mk@uho.ac.id
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jl. H.E.A. Mokodompit, Anduonohu, KENDARI 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25032712     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jmk.v7i2
Adapun bidang-bidang yang tercakup di dalam ruang lingkup Jurnal Media Konstruksi, namun tidak terbatas pada, antara lain: - Teknologi Informasi dan Komunikasi - Pemukiman dan Bencana - Bangunan Berorientasi Lingkungan - Transportasi - Teknologi Proses - Kelautan - Geoteknik - Struktur - Manajemen Konstruksi - Keairan
Articles 173 Documents
ANALISIS TINGKAT RESIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJAAN CABLE STAYED (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Jembatan Teluk Kendari) Imam Mulyono; Fitriah Mas'ud; Mappa Nashrun; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Fathur Rahman Rustan
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2020): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.93 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v5i1.24094

Abstract

Abstract Analysis of the Risk Level of Work Accidents at Cable Stayed Work (Kendari Bay Bridge Construction Project)" Supervised by Mts. Fitriah Mas’ud as supervisor I and Mr. Mappa Nasrun as mentor II. Occupational Health and Safety (K3) problems in general are still neglected in Indonesia, this is shown by the high accident rate and the low level of concern from the business world towards work safety. This general problem regarding K3 also occurs in the implementation of construction projects.This study discusses and identifies the risks of work accidents and controls the risk of work accidents in every implementation of Cable Stayed work at the Kendari Bay Bridge Construction Project, knowing about the application of SMK3 and K3 to Cable Stayed Work at the Kendari Bay Bridge Construction Project. Identification of the level of risk for work accidents is taken from the results of observations and interviews with respondents, and data processing is done manually with the formula Risk value = probable weight x weight severity. (Puspitasari, 2010).The research results show that the possibility and risk level of work accidents with the highest risk level is the prestressed wire installation work with the results of high risk / risk value × 100% = 12 ÷ 16 × 100 = 75% (high category) As for overcoming this risk the project party holds daily meetings, to urge workers to wear K3 equipment when doing work.  Abstrak Analisis Tingkat Resiko Kecelakaan Kerja Pada Pekerjaan Cable Stayed (Proyek Pembangunan Jembatan Teluk Kendari)” Dibimbing oleh Ibu Fitriah Mas’ud selaku pembimbing I dan Bapak Mappa Nashrun selaku pembimbing II. Permasalahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara umum di indonesia  masih terabaikan, hal ini ditunjukkan dengan  angka  kecelakaan yang masih tinggi  dan tingkat kepedulian dunia usaha terhadap keselamatan kerja yang masih rendah. Masalah umum mengenai K3 ini juga terjadi pada penyelenggaraan proyek - proyek konstruksi.Pada penelitian ini membahas serta mengidentifikasi resiko - resiko kecelakaan kerja dan pengendalian resiko kecelakaan kerja disetiap  pelaksanaan  pekerjaan Cable Stayed di Proyek Pembangunan Jembatan Teluk Kendari, mengetahui tentang penerapan SMK3 dan K3 terhadap Pekerjaan Cable Stayed  di Proyek Pembangunan Jembatan Teluk Kendari. Identifikasi tingkat nilai resiko kecelakaan kerja diambil dari hasil observasi dan wawancara kepada responden, dan pengolahan data dilakukan secara manual dengan rumus Nilai resiko = Bobot kemungkinan x Bobot keparahan. (Puspitasari, 2010). Pada hasil penelitian diperoleh kemungkinan dan tingkat resiko kecelakaan kerja yang paling tinggi tingkat resikonya yaitu pada  pekerjaan pemasangan kawat prategang dengan hasil nilai resiko / nilai resiko tinggi × 100% = 12 ÷ 16 × 100 = 75% (kategori tinggi). Adapun untuk menanggulangi resiko tersebut pihak proyek melakukan meeting harian, untuk menghimbau para pekerja mamakai  perlengkapan K3 pada saat melakukan pekerjaan. 
DESAIN SIMPANG JALAN BERKESELAMATAN (Studi Kasus: Simpang Tapak Kuda) Asri Asri; Adris Ade Putra; Try Sugiyarto Soeparyanto
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2020): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.229 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v5i1.24100

Abstract

Abstract The preparation of this implementation method is carried out by retrieving primary data and secondary data obtained from the relevant agencies in this study and the results of direct observations from the research site.Based on the results of calculations obtained in the capacity field that occurred at the intersection of three Jl. Tapak Kuda – Jl. Buburanda kendari city. Monday at 08.00 – 17.00 for each north short, south and east are 2285 smp/hr, 1849 smp/hr and 1352 smp/hr. Wednesday at 08.00 – 17.00 for north, south and east shorts respectively are 1850 smp/hr, 1515 smp/hr and 1927 smp/hr. Saturday at 08.00 – 17.00 for each - north, south and east shorts are 2107 smp /hr, 1578 smp/hr and 1477 smp/hr. The data was taken at the top of the survey 3 days survey in the field. In applying the intersection Jl.Tapak Kuda – Jl. Buburanda need to be done safety intersection design so that road users feel safe.  Abstrak Penyusunan metode pelaksanaan ini dilakukan dengan pengambilan data primer dan data sekunder yang diperoleh dari instansi yang terkait pada penelitian ini dan hasil pengamatan langsung dari lokasi penelitian. Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh di lapangan kapasitas yang terjadi di simpang tiga Jl. Tapak Kuda – Jl. Buburanda Kota Kendari. Senin pukul 08.00 – 17.00 untuk masing – masing pendekat utara, selatan dan timur adalah 2285 smp/jam, 1849 smp/jam dan 1352 smp/jam. Rabu pukul 08.00 – 17.00 untuk masing – masing pendekat utara, selatan dan timur adalah 1850 smp/jam, 1515 smp/jam dan 1927 smp/jam. Sabtu pukul 08.00 – 17.00 untuk masing – masing pendekat utara, selatan dan timur adalah 2107 smp/jam, 1578 smp/jam dan 1477 smp/jam. Data tersebut diambil pada pengambilan survey paling  puncak 3 hari survei di lapangan. Dalam mengaplikasikan simpang Jl. Tapak Kuda – Jl. Buburanda perlu dilakukan desain simpang berkeselamatan agar pengguna jalan merasa aman. 
EVALUASI BESARAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) ANGKUTAN UMUM RUTE BOMBANA - KENDARI Agusti Faturrahman; Fitriah Mas'ud; Muhammad Syarif Prasetia
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2017): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.497 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v2i1.27189

Abstract

Abstract The purpose of this research is to: 1) Determine the operational cost of vehicles (BOK) of public transportation routes Bombana Kendari, as well as matters that affect the amount of these costs, 2) Determine the level of comparison of vehicle operating costs with revenue of public transportation routes Bombana Kendari and 3) Calculate dynamic load factor for public transport vehicles on Bombana route.Research results conclude that: l) Distribution of Vehicle Operating Costs is divided into three (3) types of financing, namely fixed costs, variable costs, and other costs, 2) Fare box ratio (F. BR) is the ratio between income and costs vehicle operations that occur with the operation of one vehicle under normal conditions. The FBR obtained for Bombana Kendari route is 1.51 (Avanza), 1.48 (Rush), 1.61 (Panther), and 3) The number of public transports of Bombana-Kendari route in 2017 is 27 vehicles, and those that operate routinely amounting to 20 vehicles, the level of passenger service for public transport Bombana-Kendari route is already convenient, this is indicated by a dynamic loadfactor that is less than 1. Dynamic load factor (dynamic LF) = 0.343 (dynamic LF> l).  Abstrak Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk, 1) Menentukan biaya operasional kendaraan (BOK) angkutan umum rute Bombana Kendari, serta hal-hal yang mempengaruhi besaran biaya tersebut, 2) Menentukan tingkat perbandingan biaya operasional kendaraan dengan pendapatan angkutan umum rute Bombana Kendari, dan 3) Menghitung load factor dinamis untuk kendaraan angkutan umum rute Bombana kendari. Hasil Penelitian menyimpulkan bahwa : l) Pembagian Biaya Operasional Kendaraan di bagi dalam tiga (3) macam pembiayaan yaitu biaya tetap, biaya tidak tetap, dan biaya lain-lain, 2) Fare box ratio (F.B.R) adalah perbandingan antara pendapatan dengan biaya operasional kendaraan yang terjadi dengan dioperasikannya satu kendaraan pada kondisi normal. FBR yang didapat untuk rute Bombana Kendari sebesar 1,51 (Avanza), 1,48 (Rush), 1,61 (Panther), dan 3) Jumlah angkutan umum rute Bombana-Kendari pada tahun 2017 adalah 27 kendaraan, dan yang beroperasi rutin berjumlah 20 kendaraan, tingkat pelayanan penumpang untuk angkutan umum rute Bombana-Kendari ini sudah termasuk nyaman, hal ini ditunjukan dengan loadfactor dinamis yang kurang dari 1. Load factor dinamis (LF dinamis) = 0,343 (LF dinamis >l). 
STUDI PENATAAN AREA PARKIR RUMAH SAKIT UMUM BHAYANGKARA KOTA KENDARI Arung Patandianan; Fitriah Mas'ud; Muhammad Syarif Prasetia; Ainussalbi Al Ikhsan
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2019): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.03 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v4i2.27221

Abstract

Abstract The hospital is a health service institution that organizes individual health services that provide inpatient, outpatient and emergency services. As happened at the Bhayangkara General Hospital Kendari, the parking area that is not suitable for the driver (hospital guest) parked the vehicle on the road in the vicinity of the Kendari City Bhayangkara General Hospital, which at a certain time was changed on the road. This study aims to determine the characteristics of parking in the Bhayangkara Hospital, Kendari City, and to determine the amount of parking area requirements in the coming year and to plan the approved parking area in the Parking Space Unit (SRP). Based on the results of data analysis from research conducted over 3 days, it was shown that for parking area planning in the Bhayangkara Hospital, Kendari City, parking repairs for two-wheeled vehicles and four-wheeled vehicles would be used so that planned vehicles would be used for the next 5 years.  Abstrak Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat. Seperti yang terjadi pada Rumah Sakit Umum Bhayangkara Kendari, lahan parkir yang tidak memadai mengakibatkan pengendara (tamu rumah sakit) memarkirkan kendaraan pada badan jalan di sekitaran Rumah Sakit Umum Bhayangkara Kota Kendari, yang kemudian pada waktu tertentu mengakibatkan kepadatan lalu lintas pada jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik parkir di RS Bhayangkara Kota Kendari serta untuk mengetahui jumlah kebutuhan lahan parkir pada tahun mendatang dan untuk perencaaan area parkir mengacu pada Satuan Ruang Parkir (SRP). Berdasarkan hasil analisa data dari penelitian yang di lakukan selama 3 hari menunjukan bahwa untuk perencanaan area parkir di RS Bhayangkara Kota Kendari akan di lakukan penambahan petak parkir untuk kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat agar dapat menampung kendaraan yang telah di rencanakan untuk 5 tahun kedepan. 
PENGARUH BAHAN TAMBAH FLY ASH, SEMEN TONASA, SEMEN HOLCIM TERHADAP KUAT TEKAN BETON K-225 Jefryanto Londongsalu; Rini Sriyani; Masykur Kimsan
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.452 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i2.27176

Abstract

Abstract Concrete is ingredients composite (mixed) from some materials, that ingredients primarily that composed from medium mixed between cement, aggregate smooth, aggregate rude, water and ingredients additional  other with comparison certain.Research this aim for knowing so far where influence addition fly ash on mix design could reduce strong press concrete K-225.Use cement holcim on mix desigh produce strong  press that more high.  Abstrak Beton merupakan bahan komposit (campuran) dari beberapa materia, yang bahan utamanya yang terdiri dari medium campuran antara semen, agregat halus, agregat kasar, air, serta bahan tambahan lain dengan perbandingan tertentu.Penelitian in bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penambahan fly ash pada mix desain dapat mengurangi kuat tekan beton K-225.Pengunaan semen holcim pada mix desain menghasilkan kuat tekan beton yang lebih tinggi. 
PENGUJIAN MATERIAL BATU PECAH DESA LANTO KECAMATAN MAWASANGKA TENGAH KABUPATEN BUTON TENGAH SEBAGAI LAPIS PONDASI AGREGAT BAWAH KELAS B Aprijal Mukti Lalumbu; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Sulha Sulha
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2019): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.522 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v4i1.27212

Abstract

Abstract The result research show those were material broke stone based on the testing in Lanto village, Mawasangka Tengah sub-district Buton Tengah regency has been filled specifications according to standarts specifications common Bina Marga in 2010 Revision ( Devision 5 ) with CBR testing has gotten a result about 83,50 %, 31,21 % abrasi average.  Abstrak Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan pengujian yang ada karakter dari material batu pecah desa lanto kecamatan mawasangka tengah kabupaten buton tengah memenuhi spesifikasi sesuai standar spesifikasi umum bina marga 2010 revisi 3 (devisi 5) yang mengacu dengan data pengujian CBR mendapatkan hasil 83,50% abrasi rata-rata 31,21% 
PENGGUNAAN BATU PECAH EX. MORAMO (FULL CRUSHER) SEBAGAI MATERIAL CEMENT TREATED BASE (CTB) PADA KONSTRUKSI JALAN Juprianto Juprianto; Romy S. E. Tamburaka; Sulha Sulha
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2018): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.093 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v3i1.27203

Abstract

Abstract In line with the rate of population growth in a region, the function of a road is very important as a land transportation infrastructure especially for the continuity of the distribution of goods and services, and as a factor supporting the rate of economic growth. In order for transportation to run smoothly, adequate transportation facilities and infrastructure are needed,the purpose of this study was to determine the characteristics of mountain materials Sanggulaa Village, Kec. Moramo, Kab. South Konawe as a mixture of Cement Treated Base (CTB). Find out the compressive test strength ofcompressive strength of Cement Treated Base (CTB) in cement variations 3 - 5% with a45-55 kg / cm2, which refers to the General Specifications of Bina Marga 2010, Revision 3 (Division 5). This test is a research study by examining Ex.Moramo broken stone material and collecting data processing results in the form of a written summary supported by literature studies,the results showed the characteristics of broken stone material in Sanggulaa Village, Kec. Moramo, Kab. South Konawe is suitable to be used as a mixture of Cement Treated Base in accordance with the test results that meet the requirements in accordance with the General Standards of Bina Marga 2010, Revised 3 (Division 5) and show an average Abrasion test data of 28.19%, and Results of the Compressive Strength that meet the 2010 General Specifications of Bina Marga Specifications Revision 3 (Division 5) 3.5% cement content with a value of Compressive Strength 53.08 kg / cm2.  Abstrak Sejalan dengan laju pertumbuhan penduduk di suatu wilayah, maka fungsi sebuah jalan sangat penting sebagai prasarana perhubungan darat terutama untuk kesinambungan distribusi barang dan jasa, serta sebagai faktor penunjang laju pertumbuhan ekonomi. Agar transportasi berjalan lancar, diperlukan sarana dan prasarana transportasi yang memadai pula.tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik  Material gunung Desa Sanggulaa, Kec. Moramo, Kab. Konawe Selatan sebagai bahan campur Cement Treated Base (CTB).Mengetahui kuat uji tekan Cement Treated Base (CTB) pada variasi semen 3 – 5 % dengan nilai Kuat Tekan 45-55 kg/cm2, yang mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2010,Revisi 3 (Divisi 5). Pengujian ini merupakan studi penelitian dengan melakukan pemeriksaan terhadap material batu pecah Ex.Moramo serta mengumpulkan hasil-hasil pengolahan data dalam bentuk rangkuman tulisan yang di dukung dengan studi literature,hasil penelitian menunjukkan karakteristik dari material batu pecah Desa Sanggulaa, Kec. Moramo, Kab. Konawe Selatan layak digunakan sebagai campuran lapis pondasi Agregat Semen (Cement Treated Base) sesuai dengan hasil pengujian yang memenuhi syarat sesuai Standar Spesifikasi Umum Bina Marga 2010, Revisi 3 (Divisi 5) dan menunjukkan data pengujian Abrasi Rata-rata 28,19 %, dan hasil Kuat Tekan yang memenuhi standar Spesifikasi Umum Bina Marga 2010 Revisi 3 (Divisi 5) kadar semen 3,5 % dengan nilai Kuat Tekan 53,08 kg/cm2. 
Perencanaan Jaringan Distribusi Air Bersih Desa Kamosope Kecamatan Pasir Putih Kabupaten Muna Takdir Takdir; Rano Marlany Rachman; Tryantini Sundi Putri
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.59 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v7i2.27728

Abstract

Ketersediaan air bersih sangatlah penting bagi kehidupan manusia, karena air bersih merupakan kebutuhan utama manusia. Untuk itu sangat penting direncanakan suatu sistem penyediaan air bersih yang dikelolah dengan baik. Desa Kamosope belum memiliki sistem jaringan air bersih yang baik dan memadai sehingga perlu direncanakan sistem jaringan penyediaan air bersih yang baik dan bisa melayani masyarakat. Sumber air yang akan dimanfaatkan adalah air sungai. Sistem jaringan air bersih yang direncanakan yaitu dengan menampung air dari sungai selanjutnya air didistribusikan ke penduduk melalui sistem gravitasi. Sistem jaringan air bersih direncanakan dapat memenuhi kebutuhan air bersih sampai tahun 2029. Kebutuhan air bersih dihitung berdasarkan proyeksi jumlah penduduk dengan menggunakan metode Least Square. Dari hasil perhitungan, kebutuhan air bersih di Desa Kamosope pada tahun 2029 dengan jumlah penduduk 723 jiwa mencapai 1,753 liter/detik. Debit sungai Kamosope berdasarkan pengukuran dilapangan menggunakan metode pelampung adalah 0,535 m³/detik atau 107 liter/detik. Dimeter pipa distribusi adalah ¾ inch, 1 inch, 1½ inch dan 2inch. Untuk mendesain sistem jaringan air bersih digunakan software EPANET 2.0. 
PEMANFAATAN PASIR NAMBO SEBAGAI BAHAN CAMPURAN LAPIS TIPIS ASPAL PASIR (LATASIR) KELAS B Dedi Indra Purnomo; Umran Sarita; Muhammad Syarif Prasetia
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2017): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.867 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v2i2.27193

Abstract

Abstract The latasir mixture using nambo sand and cemet tonasa as filler in the mixture is expected to obtain flexibility. For for that the aggregate characterisrtics and composition of the mixture must meet the specifications. The method used in this study using trial and error method is by making some specimens to be sampled. Methods of research aggregate testing  , asphalt test and manufacture of specimSens on asphalt mixture with variation of bitumen content le 5,0%,5,5%,6,0%,6,5%,7,0%,7,5%,8%,8,5%,9%. Based on the results obtained from the aggregate sieve analysis data for Latasir mixture composition ie Sand nambo = 90% and Semen Tonasa Filler =1in 0%. In The Marshall mixture of Latasir between Pasir nambo and Semen Tonasa, the value of Asphalt Optimum (KAO) was 8.5%.  
PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH TERHADAP NILAI KUAT GESER LANGSUNG PADA PASIR KASAR DENGAN DERAJAT KEJENUHAN 50% 70% DAN 100% Jery Shandi; Minsin Simatupang; Wayan Mustika; Anafi Minmahddun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.779 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v7i1.27239

Abstract

Pasir adalah bahan material yang memiliki bentuk butiran. Butiran-butiran pada pasir, umumnya memiliki ukuran yang berkisar antara 0,0625 mm sampai 2 mm. Materi yang membentuk pasir adalah silikon dioksida, tetapi pada beberapa daerah pantai tropis dan subtropis, pasir umumnya terbentuk dari batuan kapur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan fly ash terhadap nilai kuat geser langsung pada pasir kasar dengan derajat kejenuhan 50%, 70% dan 100%. Jenis penelitian ini menggunakan metode trial and error. Sampel dalam penelitian ini  menggunakan Fly Ash, pengujian uji kuat geser langsung menggunakan alat uji Direct Shear. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan Pemberian  kadar fly ash 20% dengan persentase derajat kejenuhan 50%, 70% dan 100% seiring bertambahnya persentase tidak dapat meningkatkan nilai kuat geser. Saran untuk penelitian ini perlunya penambahan waktu agar mendapatkan kekuatan maksimum pergeseran sampel benda uji.

Page 6 of 18 | Total Record : 173