cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 261 Documents
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN DALAM MENUMBUHKAN RASA PERCAYA DIRI MELALUI LATIHAN DASAR KEPEMIPINAN DAN PUBLIC SPEAKING BAGI PENGURUS OSIS SMAN 3 TAMBUN SELATAN, BEKASI Astuti, Hani; Dewi, Nita Komala; S, Sumartono
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.14263

Abstract

Abstract. The purpose of the PKM activity is to provide training and knowledge/insights about growing self-confidence with public speaking techniques and basic leadership training for OSIS management members at SMAN 3 Tambun Selatan, Bekasi. The reason the team provides PKM in the form of training and mentoring to partners, where partners experience several problems, namely many of the OSIS management members do not yet have a leadership spirit, especially in organizing and their self-confidence is still lacking when speaking in public. The offer is to provide training to partners for 2 days with the implementation method, namely the preparation stage, implementation stage, and evaluation stage. The three stages were carried out starting from Wednesday – Friday, June 15 – June 17, 2022 in the SMAN 3 Tambun Selatan hall and attended by 30 participants. The presence of an enthusiastic attitude from the participants is one of the targets of the activity. In addition, the results of the PKM are the increased ability of the participants to speak in public and the increased knowledge of participants about organization. Abstrak. Tujuan kegiatan PKM adalah memberikan pelatihan dan ilmu/wawasan mengenai menumbuhkan kepercayaan diri dengan teknik public speaking dan latihan dasar kepemimpinan bagi anggota pengurus OSIS SMAN 3 Tambun Selatan, Bekasi. Alasan tim memberikan PKM dalam bentuk pelatihan dan pendampingan kepada mitra, dimana mitra mengalami beberapa permsalahan yakni banyak dari anggota pengurus OSIS yang belum memiliki jiwa kepemimpinan khususnya dalam beroganisasi dan rasa percaya diri yang dimiliki masih kurang apabila berbicara di depan umum.Untuk itu, solusi yang ditawarkan yakni memberikan pelatihan kepada mitra selama 2 hari dengan metode pelaksanaan yakni tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, dan tahapan evaluasi. Ketiga tahapan tersebut dilaksanakan mulai dari hari Rabu – Jumat, 15 Juni – 17 Juni 2022 di Aula SMAN 3 Tambun Selatan dan diikuti oleh 30 orang peserta. Adanya sikap antusias dari peserta merupakan salah satu dari target kegaiatan selain itu, hasil dari PKM yakni meningkatnya kemampuan dari peserta untuk berbicara di depan umum dan meningkatnya pengetahuan peserta mengenai keorganisasian.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN AJAK TEMANI MANDIRI (MPATM) BERBASIS AJARAN KETAMANSISWAAN DI SEKOLAH DASAR Nisa, Ana Fitrotun; Nizhomi, Bestiana; Yuniharto, Bonifatius Sigit; Krisnajati, Endah
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.14307

Abstract

Abstract. Curriculum development is an important step for the government in improving human resources in Indonesia. The independent curriculum policy changed the perspective of educational actors, especially school principals and teachers. Educational actors are the vanguard in the successful implementation of the independent curriculum, but they have limited references in implementing their curriculum. These complaints were then answered by the service team through community service activities by providing training related to the implementation of the self-accompanied learning model (MPATM) based on Tamansiswa teachings. The objectives of this activity include being able to increase teacher understanding regarding Tamansiswa teachings which are implemented through MPATM and being able to increase innovation and competence of elementary school teachers in implementing the independent curriculum in learning. Community service activities are carried out on August 9-10 2022 with the target of SD teachers at Jetis using the offline method, namely through the stages of socialization, development, implementation and evaluation. Through this activity, school principals and elementary school teachers at Jetis gained additional new knowledge related to learning innovations with MPATM which are integrated with the independent curriculum. Teachers are also able to innovate in learning tools and implemented in the learning process. The results of the evaluation showed that with this activity the tutors (teachers and principals) were more enthusiastic about carrying out learning activities based on Tamansiswa teachings and at the same time as an effort to re-ground Tamansiswa teachings in the independent curriculum so that meaningful learning was created.Abstrak. Pengembangan kurikulum menjadi langkah penting pemerintah dalam memperbaiki sumber daya manusia di Indonesia. Kebijakan kurikulum merdeka mengubah cara pandang para pelaku pendidikan khususnya kepala sekolah dan guru. Pelaku pendidikan sebagai garda depan dalam mensukseskan implementasi kurikulum merdeka, namun mereka memiliki keterbatasan referensi dalam mengimplementasikan kurikulum meredeka. Keluhan tersebut kemudian dijawab oleh tim pengabdi melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan terkait implementasi model pembelajaran ajak temani mandiri (MPATM) berbasis ajaran tamansiswa. Tujuan kegiatan ini diantaranya adalah mampu meningkatkan pemahaman guru terkait ajaran tamansiswa yang diimplementasikan melalui MPATM dan mampu meningkatkan inovasi serta kompetensi guru SD dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 9-10 Agustus 2022 dengan sasaran Guru SD di Jetis dengan metode luring yaitu melalui tahapan sosialisasi, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Melalui kegiatan ini, kepala sekolah dan guru SD di Jetis memperoleh tambahan ilmu baru terkait inovasi pembelajaran dengan MPATM yang terintegrasi dengan kurikulum merdeka. Guru juga mampu menginovasikannya dalam perangkat pembelajaran dan diimplementasikan dalam proses pembelajaran. Hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa dengan kegiatan ini pamong (guru dan kepala sekolah) semakin bersemangat melakukan kegiatan pembelajaran yang berbasis ajaran tamansiswa dan sekaligus sebagai upaya membumikan kembali ajaran tamansiswa dalam kurikulum merdeka sehingga tercipta pembelajaran yang bermakna. 
PELATIHAN MODEL EVALUASI PENILAIAN UNJUK KERJA BERBASIS NUMERASI BAGI GURU MATEMATIKA SMP MUHAMMADIYAH 1 KARTASURA Sumardi, Sumardi; Nurcahyo, Adi; Toyib, Muhamad; Rukmi, Kartika
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.13916

Abstract

Abstract. Performance appraisal is an assessment that asks students to do an actual task that applies the required knowledge and skills. Performance appraisal is not only designed as an activity but also designed to achieve the expected competencies. So that in making a performance instrument it must contain several things: 1) authentic and interesting, and involve students in the situation; 2) allows individual assessment; and 3) contain clear instructions. The purpose of the training activity is to provide insight and knowledge as well as experience for mathematics teachers at SMP Muhammadiyah 1 Kartasura to compile numeration-based performance assessment questions. The method used uses a participatory method with the stages of analyzing partner problems regarding the needs of the materials used in the training, preparation of activities related to the materials and their needs, implementation of activities in the form of delivering performance assessment materials, collecting projects from the results of questions compiled by the teacher, and evaluation of activities based on the training activities carried out. The results of the training activities are math questions that use numeration-based performance assessments compiled by math teachers at SMP Muhammadiyah 1 Kartasura. As many as 5 teachers understand the preparation of performance appraisal. In addition, as many as 4 teachers will also apply performance assessment in the learning carried out. The conclusions from the training activities include that the activities run smoothly and in an orderly manner and the teachers gain insight and additional knowledge about the preparation of performance assessment questions based on mathematical literacy or numeracy..  Abstrak. Penilaian unjuk kerja merupakan suatu penilaian yang meminta siswa untuk melakukan suatu tugas yang sesungguhnya yang mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan. Penilaian unjuk kerja tidak hanya dirancang sebagai suatu kegiatan saja, tetapi juga didesain untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sehingga dalam membuat instrumen unjuk kerja harus memuat beberapa hal: 1) autentik dan menarik, serta melibatkan siswa kedalam situasi tersebut; 2) memungkinkan penilaian individu; dan 3) memuat petunjuk yang jelas. Tujuan dari kegiatan pelatihan yaitu memberikan wawasan dan pengetahuan sekaligus pengalaman bagi guru-guru matematika SMP Muhammadiyah 1 Kartasura untuk menyusun soal-soal penilaian unjuk kerja berbasis numerasi. Metode yang digunakan menggunakan metode partisipatif dengan tahapan menganalisis permasalahan mitra mengenai kebutuhan materi yang digunakan dalam pelatihan, persiapan kegiatan berkaitan dengan materi dan kebutuhannya, pelaksanaan kegiatan yang berupa penyampaian materi penilaian unjuk kerja, pengumpulan proyek dari hasil soal-soal yang disusun oleh guru, dan evaluasi kegiatan berdasarkan kegiatan pelatihan yang dilakukan. Hasil dari kegiatan pelatihan yaitu soal-soal matematika yang menggunakan penilaian unjuk kerja dengan berbasis numerasi yang disusun oleh guru-guru matematika SMP Muhammadiyah 1 Kartasura. Sebanyak 5 orang guru memahami penyusunan penilaian unjuk kerja. Selain itu, sebanyak 4 guru juga akan menerapkan penilaian unjuk kerja dalam pembelajaran yang dilakukan. Kesimpulan dari kegiatan pelatihan diantaranya kegiatan berlangsung lancar dan tertib serta guru-guru mendapatkan wawasan serta tambahan ilmu pengetahuan tentang penyusunan soal penilaian unjuk kerja berbasis literasi matematika atau numerasi. 
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI MASJID (SIMAS) PADA MASJID ASH-SHOBIRIN RUNGKUT SURABAYA Salman, Kautsar Riza; Ilham, Romi; Djunaedi, Arif Zeinfiki; Suparno, Suparno; Sa’diyah, Halimatus
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.14429

Abstract

Abstract. The purpose of community service is to design mosque books and accounts based on the Interpretation of Financial Accounting Standards (ISAK) 35. Community service activities focus on developing a mosque accounting information system that is designed regarding applicable accounting standards and is relevant to mosque entities. Mosque entities are classified as non-profit-oriented entities, so the accounting information system developed refers to accounting standards governing accounting for non-profit-oriented entities. namely SAK ETAP and ISAK 35. The implementation method in community service activities is currently carried out through discussion forums, training, and mentoring. Discussion forums were held with mosque administrators in the context of compiling a chart of accounts and initial trial balance. Training and mentoring are carried out concerning the input of daily transactions to prepare financial statements. The results of community service activities are software called the mosque accounting information system (SIMAS) and mosque financial statements.Abstrak. Tujuan pengabdian masyarakat adalah merancang pembukuan dan pembukuan masjid berdasarkan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 35. Kegiatan pengabdian masyarakat fokus pada pengembangan sistem informasi akuntansi masjid yang dirancang sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku dan relevan dengan entitas masjid. Entitas masjid tergolong entitas non profit oriented, sehingga sistem informasi akuntansi yang dikembangkan mengacu pada standar akuntansi yang mengatur akuntansi untuk entitas non profit oriented. yaitu SAK ETAP dan ISAK 35. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat saat ini dilakukan melalui forum diskusi, pelatihan, dan pendampingan. Forum diskusi dengan pengurus masjid dilakukan dalam rangka penyusunan chart of account dan neraca saldo awal. Pelatihan dan pendampingan dilakukan mengenai input transaksi harian untuk menyusun laporan keuangan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa perangkat lunak yang disebut sistem informasi akuntansi masjid (SIMAS) dan laporan keuangan masjid.    
PELATIHAN PEMBUATAN GOOGLE SITES SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE BAGI GURU SMK CENDEKIA MADIUN Susanti, Pratiwi; Jayadi, Puguh; Hidayati, Nasrul Rofiah; Riyanto, Slamet; Kiswardianta, R. Bekti
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.14022

Abstract

Abstract. Learning in the current era has implemented ICT-based learning. Therefore, teachers are required to master technology in the teaching and learning process. The importance of increasing the competence and skills of teachers in utilizing and maximizing ICT-based learning media so that it is necessary to hold training in creating and using ICT-based learning media for teachers. The training carried out carrying the title "Accelerating the Digitization of Learning and School Management Through the Use of Google Sites" was applied to Cendekia Vocational Schools located at Jl. Letkol Samsudin No. 22-24 Kel Kanigoro, Kec. Kartoharjo, on June 20, 2022 with a total of 16 participants, namely Mr. / Scholar High School teacher. This training was held to improve the competence of teachers in implementing digitalization of learning. This training is carried out in 2 stages, namely the delivery of material and direct practice of making a google site website. The methods used during the training were lectures, question and answer with participants and experiments. At the end of the training session, an evaluation of questions about the material and practice that has been done is given. The results of the evaluation showed that on average only 90% of participants were able to answer questions correctly about the material presented. The results of this training program are expected that in the future teachers can compile and develop learning media with better quality and it is hoped that the quality will follow the standards  Abstrak. Pembelajaran di era saat ini telah menerapkan pembelajaran berbasis ICT. Oleh karena itu guru dituntut untuk menguasi teknologi pada proses belajar-mengajar. Pentingnya menambah kompetensi dan keterampilan guru dalam memanfaatkan dan memaksimalkan media pembelajaran berbasis ICT sehingga perlu diadakannya pelatihan dalam membuat dan menggunakan media pembelajaran berbasis ICT kepada guru. Pelatihan yang dilaksanakan mengusung judul “Percepatan Digitalisasi Pembelajaran dan Manajemen Sekolah Melalui Pemanfaatan Google Sites” diterapkan pada SMK Cendekia yang berlokasi di jl Letkol Samsudin No 22-24 Kel Kanigoro Kec Kartoharjo, pada tanggal 20 Juni 2022 dengan jumlah peserta sebanyak 16 peserta yaitu bpk/ibu guru SMK Cendekia. Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan digitalisasi pembelajaran supaya menciptakan suasana belajar yang kolaboratif dan sebagai wujud transformasi layanan pendidikan dalam mewujudkan merdeka belajar. Pelatihan ini dilakukan dengan 2 tahapan yaitu penyampaian materi dan praktek langsung membuat website google site. Metode yang digunakan selama pelatihan berlangsung adalah ceramah, tanya-jawab dengan peserta dan eksperimen. Diakhir sesi pelatihan diberikan evaluasi pertanyaan seputar materi dan praktek yang telah dikerjakan. Hasil dari evaluasi diperoleh bahwa rata-rata hanya 90% peserta yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar seputar materi yang disampaikan. Hasil dari program pelatihan ini diharapkan kedepannya guru dapat menyusun dan mengembangkan media pembelajaran dengan kualitas yang lebih baik dan diharapkan kualitas tersebut sudah mengikuti standar  
PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER POSYANDU KELURAHAN MARGASARI TERHADAP PENANGANAN STUNTING MELALUI PENCEGAHAN PERNIKAHAN ANAK DAN PENGENALAN MAQASHID SYARIAH Nenny Kencanawati; Irianti Usman; Dwi Purliantoro; Dian Kusumawati; Ivonne Ayesha
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.15419

Abstract

Abstract. The purpose of this Community Service activity (PKM) is to provide enlightenment and deeper understanding for posyandu (Integrated Healthcare Center) cadres regarding the handling of stunting through preventing child marriage and implementing the purpose of life principles based on maqashid sharia (reasons behind the prohibitions and obligations stated in Islamic sharia). The activities were carried out in Margasari Village, at Jalan Cipagalo Girang Number 09, Buah Batu District, Bandung City. The implementation of this PKM activity was done through conducting lecture method given by two resource persons, followed by having a discussion as well as questions and answers sessions with the participants. The community service activities administered by the Muhammadiyah University of Bandung PKM team resulted in two conclusions, namely 1) Establishment of friendly relations with posyandu cadres and related cadres as the spearhead of stunting management. This condition makes it easier for the Muhammadiyah University of Bandung PKM team to understand and know the characteristics and behavioral patterns of cadres and people at risk of stunting in the effort to improve future stunting mitigation activities and programs. 2) Some of the participants were familiar with stunting, how ever did not know the ways to handle the condition properly. They did not have sufficient pre-marriage trainings such as best parenting practices; how to deal with household matters according to the true nature of life's purposes in accordance with the Maqashid sharia. Through the enlightenment delivered by the resource persons from the Muhammadiyah University of Bandung PKM Team, it is expected that the posyandu cadres possess sufficient knowledge in the purposes of life concept according to maqashid sharia to help create better and more effective future stunting prevention programs. Abstrak. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini yakni untuk memberikan pencerahan dan pemahaman yang lebih mendalam kepada para kader posyandu, terkait penanganan stunting melalui pencegahan perkawinan anak dan penerapan maqashid syariah. Kegiatan PKM dilaksanakan di Keluarahan Margasari, Jalan Cipagalo Girang Nomor 09, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung. Pelaksanaan kegiatan PKM ini menggunakan metode ceramah atau penyampaian materi oleh dua orang narasumber, dan diskusi serta tanya jawab dengan para peserta. Kegiatan PKM yang dilaksanakan oleh Tim pengabdian Universitas Muhammdiyah ini menghasilkan dua simpulan, yaitu 1) Terjalinnya silaturahmi dengan para kader posyandu dan kader-kader terkait sebagai ujung tombak penanganan stunting. Kondisi ini memudahkan Tim PKM UMBandung dalam memahami dan mengetahui karakter serta perilaku kader dan masyarakat berisiko stunting guna melanjutkan kegiatan berikutnya. 2) Sebagian peserta telah mengenal stunting, namun belum mengetahui secara detail dan belum memahami cara penanganan secara tepat sejak pra nikah sampai penerapan berumah tangga dan mengasuh anak yang sesuai hakekat tujuan hidup sesungguhnya (Maqashid syariah). Melalui pencerahan yang disampaikan oleh narasumber dari Tim PKM UMBandung, pengetahuan para kader posyandu semakin meningkat, lebih terarah, dan efektif dalam membuat berbagai program penanggulangan stunting  
DIGITALISASI INFORMASI KELURAHAN BENDO DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DENGAN MEMBANGUN WEB PROFILE Pamungkas, Ridho; Azis, Muh. Nur Luthfi; Setiawan, Dimas; Saputra, Angga Riyadi; Irawan, Bima Ade
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.13932

Abstract

Abstract. Information technology systems in the era of globalization have become something important and become one of the supporting needs and human life. Information technology has now spread to become a medium used by people to carry out activities such as communication, discussion, and as a forum for providing information through Websites with internet connections. Bendo Village is one of the sub-districts in Magetan Regency which until now does not have an official village Website. Even though the village has good potential, such as in the fields of UMKM, agriculture, and plantations. This of course can develop well if this potential can be managed properly, namely by integrating the use of technology and information through the creation and use of village Websites. This Community Service activity began on April 9, 2022, with the stages of data collection and analysis, the Website needs analysis, Website creation, content filling, training for admin or Website operators to managing village Website management carried out by 3 Bendo Village staff. This Community Service activity resulted in a Kelurahan Website with the domain https://bendo-magetan.id/. Through this kelurahan Website, kelurahan officials can disseminate information such as profiles, vision and mission, organizational structure, administrative areas, kelurahan information, demographics, and news content, and other information. In its implementation, this Community Service activity encountered obstacles including the absence of administrative staff or special staff assigned to manage the Website so that news content and information were not updated, internet network connection infrastructure was not maximized and soft skills in writing news or informational content on the Website. . It is hoped that related parties to policymakers in Bendo Sub-district can prepare soft skills for sub-district apparatus, so that in the future all Bendo sub-district officials can upload news or information contained on the village Website. Abstrak. Sistem teknologi informasi pada era globalsisasi menjadi sesuatu yang penting dan menjadi salah satu penunjang kebutuhan dan kehidupan manusia. Teknologi informasi saat ini sudah banyak merambat menjadi medium yang digunakan orang untuk melakukan kegiatan seperti komunikasi, diskusi, maupun sebagai wadah penyedia informasi melalui Website dengan koneksi internet. Kelurahan Bendo merupakan salah satu kelurahan di kabupaten magetan yang hingga saat ini belum memiliki Website resmi kelurahan. Padahal kelurahan tersebut memiliki potensi yang baik seperti pada bidang UMKM, pertanian dan perkebunan. Hal tersebut tentunya dapat berkembang dengan baik jika potensi tersebut dapat dikelola dengan baik yakni dengan mengintegrasikan pada pemanfaatan teknologi dan informasi melalui pembuatan dan pemanfaatan Website kelurahan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dimulai pada tanggal 9 April 2022 dengan tahapan pengumpulan serta analisis data, Analisa kebutuhan Website, pembuatan Website, pengisian konten, pelatihan admin atau operator Website hingga pengelolaan manajemen Website kelurahan yang dilakukan oleh 3 orang staff Kelurahan Bendo. Dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menghasilkan sebuah Website Kelurahan dengan domain https://bendo-magetan.id/. Melalui Website kelurahan ini, pihak kelurahan dapat menyebarkan informasi seperti profil, visi misi, struktur organisasi, wilayah administrasi, informasi kelurahan, demografi, dan konten berita serta informasi lainnya. Dalam pelaksanaanya, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini mengalami kendala diantaranya belum adanya tenaga administrasi atau staff khusus yang di tugaskan untuk mengelola Website sehingga pengisian konten berita dan informasi kurang update, infrastruktur koneksi jaringan internet yang belum maksimal serta softskill dalam penulisan konten berita atau informasi di Website. Diharapkan pihak terkait pemangku kebijakan yang ada di kelurahan bendo dapat mempersiapkan softskill perangkat kelurahan, sehingga kedepannya semua perangkat kelurahan Bendo dapat melakukan pengunggahan berita atau konten informasi di Website kelurahan.
PELATIHAN INSPECTION PREVENTIVE MAINTENANCE ALAT SPECTROPHOTOMETER UV-VIS UNTUK TEKNISI ELEKTROMEDIS DI PROVINSI RIAU Hadziqoh, Nur; Surakusumah, Rino Ferdian; Abrarr, Abrarr; Pertiwi, Yeni; Lasiyah, Nani
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.13358

Abstract

Abstract. Uv-Vis Spectrophotometer is one of the instruments in the hospital located in the clinical laboratory where its management is under the responsibility of the Electromedical Technician. The medical device technology development has led to adjustments and developments in managing the Uv-Vis spectrophotometer. The purpose of this service activity is to provide Inspection Preventive Maintainance (IPM) training for Uv-Vis spectrophotometer equipment and share developments in Uv-Vis spectrophotometer technology with electromedical technicians. With this, hospitals can provide complete services to the community. The training was held on March 26, 2022, using the Zoom Meeting media and was attended by 401 participants from all over Indonesia. Participants were given a pretest and posttest to determine the level of participants abilities with this training. Before the training, the ability of the participants was 60.30% while after the training the ability of the participants was 78.55% so there was an increase in the ability of the participants by 18.25%. The average level of participant satisfaction with this training activity is 85.54%, which is in the very satisfactory category Abstrak. Spektrofotometer Uv-Vis merupakan salah satu alat di rumah sakit yang berada pada laboratorium klinik dimana pengelolaannya di bawah tanggung jawab Teknisi Elektromedis. Perkembangan teknologi alat kesehatan menyebabkan adanya penyesuaian dan perkembangan terhadap pengelolaan alat spektrofotometer Uv-Vis. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan Inspection Preventive Maintainance (IPM) peralatan spektrofotometer Uv-Vis dan sharing perkembangan teknologi spektrofotometer Uv-Vis kepada teknisi elektromedis. Dengan hal itu, rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang paripurna kepada masyarakat. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 26 maret 2022 menggunakan media Zoom Meeting dan diikuti oleh 401 peserta dari seluruh Indonesia. Peserta diberikan pretest dan postest unutk mengetahui tingkat kemampuan peserta dengan adanya pelatihan ini. Sebelum pelatihan kemampuan peserta sebesar 60,30% sedangkan setelah pelatihan kemampuan peserta sebesar 78,55% sehingga terjadi peningkatan kemampuan peserta sebesar 18,25%. Adapun rata-rata tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan pelatihan ini adalah 85,54% berada pada kategori sangat memuaskan. 
PENERAPAN APLIKASI POINT OF SALES UNTUK MENDUKUNG PROSES BISNIS PELAKU USAHA PERTANIAN PT. AGRO INDO RAYA DESA GLAGAHAGUNG Rini, Eka Mistiko; Yusuf, Dianni; Mukti, Masetya
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.14442

Abstract

Abstract. One of the business strategies that need to be implemented is to change the conventional system to be computerized. The goal is to make it easier to manage transactions, finances, and stock. PT. Agro Indo Raya is one of the business actors that focuses on selling plant seeds, namely porang, areca nut, sunflower, and organic liquid fertilizer. The business system that is run is cooperation in fulfilling the needs of plant seeds up to the purchase of crops (contract system), or only selling plant seeds (break sales). This business system is implemented so that farmers can continue to work even though they do not have much business capital, so they choose a contract system. Consumers who have been partners with PT. Agro Indo Raya are local farmers in the Banyuwangi Regency as well as farmers from outside the area. The problems that have been experienced by partners are the management of transactions, products and stock and finances. The solution offered through this service activity is the creation of a Point of Sale (POS) application to make it easier for PT. Agro Indo Raya in managing transaction, stock, and financial data to create technology-based business processes. The stages of service carried out are field observations to find out problems with partners, making POS applications, implementing applications for partners, mentoring and training on how POS applications work, evaluating and monitoring activitie. Abstrak Salah satu strategi bisnis yang perlu diterapkan, dengan mengubah sistem konvensional menjadi terkomputerisasi. Tujuannya adalah kemudahan pengelolaan transaksi, keuangan, stok dan laporan. PT. Agro Indo Raya adalah salah satu pelaku usaha yang fokus pada penjualan bibit tanaman yaitu porang, pinang, bunga matahari, dan pupuk cair organik. Sistem bisnis yang dijalankan adalah kerjasama dalam pemenuhan kebutuhan bibit tanaman sampai dengan pembelian hasil panen (sistem kontrak), atau hanya penjualan bibit tanaman saja (jual putus). Sistem bisnis ini dilakukan agar petani dapat terus bekerja walau modal usaha yang dimiliki tidak banyak sehingga memilih sistem kontrak. Konsumen yang selama ini telah menjadi mitra PT. Agro Indo Raya adalah petani lokal di wilayah Kabupaten Banyuwangi maupun petani dari luar daerah. Permasalahan yang selama ini dialami oleh mitra adalah pengelolaan transaksi, produk dan stok dan keuangan. Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan pengabdian ini yaitu pembuatan aplikasi Point of Sale (POS) dalam mengelola data transaksi, stok dan keuangan dengan tujuan untuk memudahkan pegawai dalam melakukan pencatatan data penjualan serta manajer bisa melihat laporan penjualan secara real-time. Tahapan pengabdian yang dilakukan adalah observasi lapang untuk mengetahui permasalahan di mitra, pembuatan aplikasi POS, implementasi aplikasi ke mitra, pendampingan dan pelatihan cara kerja aplikasi POS, evaluasi dan monitoring kegiatan.   
PENINGKATAN KEMAMPUAN RISET MAHASISWA PROGRAM STUDI MANAJEMEN UNIVERSITAS BATURAJA MELALUI PELATIHAN OLAH DATA STATISTIK DENGAN SPSS Rahayu, Sri; Syafe’i, Darman; Dahlia, Dahlia
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.14681

Abstract

Abstract. Field research revealed that students frequently struggled to comprehend the data they used for their studies. This is due to the misconception that statistics are challenging among students and their lack of understanding of how SPSS Statistics is applied. Also, the majority of students lack research experience and are unable to use the program. The SPSS application is the data processing tool that is frequently employed in academic research. The goal of this training is to inspire and motivate students by demonstrating that using SPSS to analyze research data is not as challenging as it first appears, and by giving them the knowledge and skills necessary to process data using SPSS apps to complete their final assignments. In this training exercise, counseling, workshops, and conversations are employed as tactics. The goal of this activity's implementation is to assist students get better at performing data analysis using the SPSS program. Also, as a result of their training, participants should be able to use the SPSS program to create thesis and study that can be uploaded. There were 30 students enrolled in the training. According to the training's outcomes, 80% of students no longer felt that processing data was challenging, indicating that they were already familiar with how to use the SPSS program. Also, students' skills are improving compared to before the training was done, making them more useful and provisional for creating the final product. Abstrak. Penelitian lapangan mengungkapkan bahwa mahasiswa sering berjuang untuk memahami data yang mereka gunakan untuk studi mereka. Hal ini disebabkan miskonsepsi bahwa statistika merupakan tantangan di kalangan mahasiswa dan kurangnya pemahaman mereka tentang bagaimana SPSS Statistik diterapkan. Selain itu, sebagian besar mahasiswa tidak memiliki pengalaman penelitian dan tidak dapat menggunakan program tersebut. Aplikasi SPSS adalah alat pengolah data yang sering digunakan dalam penelitian akademik. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk menginspirasi dan memotivasi mahasiswa dengan mendemonstrasikan bahwa menggunakan SPSS untuk menganalisis data penelitian tidak sesulit kelihatannya, dan dengan memberi mereka pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengolah data menggunakan aplikasi SPSS untuk menyelesaikan tugas akhir mereka. Dalam latihan ini, konseling, lokakarya, dan percakapan digunakan sebagai taktik. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk membantu mahasiswa menjadi lebih baik dalam melakukan analisis data dengan menggunakan program SPSS. Selain itu, sebagai hasil pelatihan, peserta diharapkan dapat menggunakan program SPSS untuk membuat skripsi dan kajian yang dapat diunggah. Ada 30 siswa yang terdaftar dalam pelatihan tersebut. Menurut hasil pelatihan, 80% mahasiswa tidak lagi merasa bahwa pengolahan data itu sulit, yang menunjukkan bahwa mereka sudah terbiasa menggunakan program SPSS. Juga, keterampilan mahasiswa meningkat dibandingkan sebelum pelatihan dilakukan, membuat mereka lebih berguna dan bekal untuk membuat laporan akhir.