cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 261 Documents
PENERAPAN MULTIMEDIA AUDIO VISUAL PADA KEJUARAAN NASIONAL VIRTUAL PENCAK SILAT SENI THS-THM INDONESIA Suni, Eugenius Kau
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.16193

Abstract

Abstract. During the Covid-19 pandemic, almost all activities, including the development of Indonesian martial art culture, Pencak Silat, were conducted virtually. The National Coordinator of the Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Pencak Silat Organization (THS-THM) was supported by lecturers from Atma Jaya Catholic University of Indonesia, Jakarta, as well as IT practitioners from Amreci Teknologi Indonesia, to organize the National Pencak Silat Championship (Kejurnas) virtually using multimedia audiovisual implementation throughout its events. One of the challenges faced during the implementation of multimedia audiovisual was the uneven knowledge of the martial artists regarding multimedia, such as content creation, filming and editing techniques, the use of IT applications and teleconferencing, as well as issues with stable internet services for virtual communication in all regions. Therefore, the implementation of multimedia audiovisual in the Pencak Silat Championship required initial knowledge transfer through training in multimedia content creation, IT training, and the development of virtual communication guidelines, held online from January 2nd, 2021, to March 1st, 2021. With this training and guideline creation, the Kejurnas successfully provided an opportunity for the martial artists to achieve national recognition and improved the competence of the participants in multimedia content creation and mastery of telecommunications and information technology. Abstrak. Di masa pandemi Covid-19 hampir semua bidang kegiatan digelar secara virtual, termasuk kegiatan pengembangan budaya pencak silat Indonesia seperti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat. Koordinatorat Nasional (Koornas) Organisasi Pencak Silat Pendidikan Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria (THS-THM) didukung oleh para dosen dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta serta praktisi IT Amreci Teknologi Indonesia menggelar Kejurnas pencak silat seni secara virtual dengan menerapkan implementasi multimedia audio visual pada seluruh rangkaian kegiatannya. Permasalahan yang dihadapi dalam penerapan multimedia audio visual adalah tidak meratanya pengetahuan para pesilat terkait multimedia, seperti pembuatan konten, teknik pengambilan gambar dan editing, penggunaan aplikasi IT dan teleconference serta masalah layanan internet untuk komunikasi virtual tidak selalu stabil di semua daerah. Sehingga pelaksanaan penerapan multimedia audio visual pada Kejurnas Pencak Silat ini perlu dimulai dengan transfer pengetahuan terlebih dahulu melalui pelatihan pembuatan konten multimedia, pelatihan bidang IT, dan penyusunan panduan komunikasi virtual pada tanggal 02 Januari 2021 hingga 01 Maret 2021 secara daring. Dengan pelatihan dan pembuatan panduan ini, pelaksanaan Kejurnas berhasil memberikan kesempatan kepada para pesilat untuk tetap mengukir prestasi di tingkat nasional, juga meningkatkan kompetensi para pesilat dalam hal pembuatan konten multimedia dan penguasaan teknologi telekomunikasi dan informatika. 
PENINGKATAN MANAJEMEN USAHA OLAHAN BELIMBING BERBASIS DIGITAL MARKETING PADA UMKM RASADEWA INDONESIA DEPOK Sunarti, Sunarti; Wulandari, Dewi Ayu Nur; Kuspriyono, Taat; Ardana, Mohamad; Yusuf, Ghufran Faishal; Anwar, Syafina; Syam, Amandasyifa
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.17310

Abstract

Abstract. The initial idea for the UMKM business, Rasadewa Indonesia Depok, saw the potential for starfruit to be used as a souvenir typical of the city of Depok. There are no processed food/beverage products made from star fruit and the starfruit icon typical of Depok city, which must be preserved and maintained, and rich in vitamin B. The types of processed products are dodol, juice, syrup, chips, jam, jam pie, chili sauce and tengteng, various variants, sizes and flavors. The problem with partners is that the reach of the marketing network is not wide, partners market their products conventionally by opening displays at home, consigning to shops, participating in exhibitions/bazaars, lack of knowledge to develop their business and not optimally mastering limited digital marketing/optimization of social media. The aim of the activity is to utilize science and technology to empower the community to improve the management of starfruit processing businesses for the creation of community welfare. The solution is to create a digital marketing website https://rasadewa.id/, and develop business management. The method used is learning by doing, starting with direct observation of the field, monitoring and evaluating the results of the training that has been carried out. The stages of implementation are analyzing the situation and conditions of field surveys, collecting data and classifying problems, discussing with partners, socializing partnerships, preparing for transfer of appropriate technology by creating a digital marketing website, providing guidelines for using the website, training, simulation and website assistance, business management, as well as monitoring, evaluating and continuing community service activities. Abstrak. Ide awal usaha UMKM Rasadewa Indonesia Depok melihat potensi buah belimbing dijadikan oleh-oleh khas kota Depok, belum ada olahan produk makanan/minuman berbahan buah belimbing dan belimbing icon khas kota Depok harus dilestarikan dan dipertahankan, serta kaya akan vitamin B. Jenis olahannya dodol, jus, sirup, keripik, selai, pie selai, sambel dan tengteng, berbagai variansi, ukuran dan rasa. Permasalahan mitra jangkauan jaringan pemasaran belum luas, mitra memasarkan produknya secara konvensional dengan membuka display di rumah, konsinyasi ke toko-toko, mengikuti pameran/bazar, minim pengetahuan untuk mengembangkan usahanya dan belum maksimal menguasai limited digital marketing/optimasi media sosial. Tujuan kegiatan memanfaatkan IPTEK pemberdayaan masyarakat peningkatan manajemen usaha olahan buah belimbing demi terciptanya kesejahteraan masyarakat.Solusinya membuat website digital marketing https://rasadewa.id/,dan pengembangan manajemen usaha. Metode yang digunakan learning by doing, diawali peninjauan langsung kelapangan, monitoring dan evaluasi dari hasil pelatihan yang sudah terlaksana. Tahapan pelaksanaannya adalah analisa situasi dan kondisi survei kelapangan, pengumpulan data dan klasifikasi permasalahan, berdiskusi dengan mitra, sosialisasi kemitran, persiapan transfer teknologi tepat guna dengan membuat website digital marketing, menyediakan panduan penggunaan website, pelatihan, simulasi dan pendampingan websitenya, manajemen usaha, serta adanya monitoring, evaluasi dan keberlanjutan kegiatan pengabdian. 
PEMBERDAYAAN SANTRI DALAM PEMBIBITAN DAN PENANAMAN TANAMAN DURIAN DI PONDOK PESANTREN DARUL QIYAM MAGELANG Trisnaningrum, Niken; Hamawi, Mahmudah; Parwi, Parwi; Muhammad, Muhammad; Etica, Use; Hanif, Muhammad; Isnatin, Umi
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.19275

Abstract

Abstract. The Darul Qiyam Islamic Boarding School is in Magelang Regency and is a plateau surrounded by 5 (five) mountains, namely Mount Merapi, Merbabu, Andong, Telomoyo, Sumbing, and the Menoreh Mountains. This condition makes most of the Darul Qiyam Islamic boarding school area an area with fertile soil derived from volcanic ash. Based on regional conditions like this, the location of the Darul Qiyam hut is suitable for durian plants. On the one hand, the need for durian fruit for cottage purposes is increasing over time with the demand for bread made from durian. The current need for durian is supplied from markets around Magelang. Durian grows abundantly in the village around the Darul Qiyam cottage, while at the cottage location there are only 3 durian trees. This fact occurs due to the students' lack of knowledge in planting durian trees and durian tree nurseries. The solution offered in this activity is to increase knowledge about planting durian seeds and increase skills regarding the propagation of durian seeds. The method used is counseling and assistance in planting durian seeds as well as training in the propagation of durian seeds. The result of this activity was an increase in students' knowledge about durian planting and breeding. Abstrak. Pondok Pesantren Darul Qiyam berada di  Kabupaten Magelang dan merupakan dataran tinggi yang dikelilingi oleh 5 (lima) gunung yaitu Gunung Merapi, Merbabu, Andong, Telomoyo, Sumbing, dan Pegunungan Menoreh. Kondisi ini menjadikan sebagian besar wilayah Pondok pesantren Darul Qiyam merupakan daerah yang tanah subur yang berasal abu vulkanis. Berdasarkan Keadaan wilayah seperti ini maka lokasi pondok Darul Qiyam cocok untuk tanaman durian. Di satu sisi kebutuhan buah durian untuk keperluan pondok semakin lama semakin meningkat dengan adanya perminataan roti yang berbahan baku durian. Kebutuhan durian sementara ini dipasok dari pasar disekitar magelang.  Durian tumbuh subur di kampung sekitar pondok Darul Qiyam, sedangkan dilokasi pondok hanya terdapat 3 batang pohon durian. Kenyataan ini terjadi karena kurangnnya pengetahuan santri dalam menanam pohon durian dan pembibitan pohon durian. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini adanya peningkatan pengetahuan tentang penanaman bibit durian dan peningkatan ketrampilaan tentang perbanyakan bibit durian. Metode yang dilakuan penyuluhan dan pendampingan penanaman bibit durian serta pelatihan perbanyakan bibit durian. Hasil dari kegiatan ini  yaitu terjadi peningkatan pengetahuan santri tentang penanaman dan pembibitan durian sebesar 75% diperoleh dari hasil pretest dan pos test.  
SOSIALISASI DAN DEKLARASI SEKOLAH ANTI BULLYING DI SMP NASIONAL BANAU KOTA TERNATE Bahtiar, Bahtiar
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.19034

Abstract

Abstract. SMP Nasional Banau Kota Ternate is one of the private schools under Yayasan Pendidikan Nasional (YPN) Maluku Utara, located in Kalumata, South Ternate subdistrict, Ternate City. SMP Nasional Banau Kota Ternate was continues to strive to improve educational services for its students, according to the expectations of the local community. One of the factors that hinders the learning process and educational activities in schools is bullying among students. Bullying of students occurs face-to-face and through social media platforms. The objectives of this community service is to increase positive attitudes in preventing bullying behavior among students at school. The implementation of the socialization and declaration SMP Nasional Banau Kota Ternate  was carried out smoothly and in an orderly manner, all participants were very enthusiastic about participating in this program. Implementation of a series of outreach and declarations as an anti-bullying school is able to build positive attitudes of students in preventing bullying behavior in schools. The bullying prevention socialization and anti-bullying school declarations as a preventive effort against acts of violence in schools be carried out continuous, consistent, well-planned, and involve relevant stakeholders. Abstrak. SMP Nasional Banau Kota Ternate adalah salah satu sekolah swasta di bawah Yayasan Pendidikan Nasional (YPN) Maluku Utara, terletak di kelurahan Kalumata kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate. SMP Nasional Banau terus berupaya meningkatkan pelayanan pendidikan kepada peserta didiknya sesuai dengan tuntutan masyarakat di sekitarnya. Salah satu faktor yang masih menghambat proses belajar dan aktivitas pendidikan di sekolah adalah kasus bullying di kalangan siswa. Bullying terhadap siswa tidak hanya terjadi secara face-to-face, juga terjadi pada platform media sosial. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan sikap positif siswa dalam mencegah prilaku bullying pada kalangan siswa di sekolah. Pelaksanaan seluruh rangkaian sosialisasi dan deklarasi SMP Nasional Banau Kota Ternate berlangsung lancar dan tertib, seluruh peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Pelaksanaan seluruh rangkaian sosialisasi dan deklarasi sebagai sekolah anti bullying mampu membangun sikap-sikap positif siswa dalam mencegah prilaku bullying di sekolah. Sosialisasi pencegahan bullying dan deklarasi sekolah anti bullying sebagai upaya preventif terhadap tindak kekerasan di sekolah perlu dilaksanakan secara terus menerus dan konsisten, dan terncana, serta melibatkan stakeholder terkait.  
PELATIHAN PEMBUATAN KERAJINAN TANGAN SUSIRU DI DESA MIRA KEPULAUAN MOROTAI Pasongli, Hernita; Tonra, Wilda Syam; Wahyudi, Dahlan; Aswan, Marwis; Tonra, Winda Syam; Kasiuhe, Jeane Christi; Ikhsan, Muhammad
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17822

Abstract

Abstract. Mira Village is famous for its strong culture. The culture of Mira Village is the result of inheritance from ancestors, such as marriage culture, celebrations and handicrafts. The craftsmen in Mira Village produce a variety of crafts that are culturally valuable and also authentically typical of North Maluku. One of them is a typical North Maluku handicraft made from bamboo, namely susuru. Based on the importance of preserving local culture and the need for suriu craftsmen which are becoming increasingly scarce, training activities for making susiru handicrafts were initiated by Khairun University. This activity received funding from the Ministry of Education and Culture for Community Service in 2023 through the Community Empowerment by Students (PMM) scheme. The training will be held in August 2023 in 5 meetings. The initial activity location was at the Mira Village hall and the next meeting was at the residents' homes. The target of this activity is Mira Village housewives. The aim of this activity is to provide basic training in making susiru so that it is hoped that public interest can increase and increase the number of susiru craftsmen in Mira Village. The result of this activity is an increase in community understanding and skills. After this activity was completed, there were 5 craftsmen who were active in making susuru handicrafts.Abstrak. Desa Mira terkenal dengan budaya yang kental. Budaya Desa Mira merupakan hasil warisan dari nenek moyang seperti budaya perkawinan, hajatan sampai dengan kerajinan tangan. Para pengrajin di Desa Mira menghasilkan beragam kerajinan yang bernilai budaya dan juga otentik khas Maluku Utara. Salah satunya adalah kerajinan tangan khas Maluku Utara yang terbuat dari bambu yaitu susiru. Berdasarkan pentingnya melestarikan budaya lokal dan kebutuhan dari pengrajin suriu yang semakin hari semakin sedikit, maka kegiatan pelatihan pembuatan kerajinan tangan susiru diinisiasi oleh Universitas Khairun. Kegiatan ini memperoleh pendanaan Kemdikbudristek Pengabdian Kepada Masyarakat tahun 2023 melalui skim Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM). Pelatihan dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 sebanyak 5 kali pertemuan. Tempat kegiatan perdana di balai Desa Mira dan pertemuan berikutnya di rumah warga. Sasaran kegiatan ini adalah ibu- ibu rumah tangga Desa Mira. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dasar pembuatan susiru sehingga diharapkan ketertarikan masyarakat dapat meningkat dan menambah pengrajin susiru di Desa Mira. Hasil kegiatan berdasarkan hasil evaluasi adalah adalah pemahaman dan skill yang meningkat. Setelah kegiatan ini selesai, ada 5 pengrajin yang aktif membuat kerajinan tangan susiru.  
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MGMP GURU MATEMATIKA KABUPATEN SUKOHARJO DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN BERMUATAN ETHNOMATHEMATICS BERBASIS GOOGLE SITES Toyib, Muhamad; Faiziyah, Nuqthy; Yuliana, Irma
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.18805

Abstract

Abstract. The objective of this community service is twofold: (a) to provide junior high school teachers in Sukoharjo Regency with guidance on designing mathematics learning activities that incorporate ethnomathematics using Google Sites, and (b) to conduct workshops and training sessions for teachers to help them integrate ethnomathematics into their learning activities on Google Sites. The training is conducted offline in Sukoharjo with MGMP Mathematics partners. There were a total of 90 teachers from both public and private junior high schools in Sukoharjo who participated. This service activity is conducted through the subsequent phases: The preparation phase involves both internal and external coordination. The implementation stage focuses on introducing and training individuals in the development of ethnomathematics-based learning activities using Google Sites specifically developed for mathematics education. The instructors have received rigorous training in ethnomathematics and have gained new expertise in designing activities that incorporate this approach. They have also developed proficiency in using Google Sites as an educational tool in their classrooms. During the training sessions, the participants are actively and enthusiastically involved. Over 80% of the participants successfully created Google Sites that included educational activities related to ethnomathematics. Furthermore, there is a requirement for enhanced assimilation of cultural context in mathematics education, together with the provision of feedback. Abstrak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: (a) memperkenalkan cara mendesain aktivitas pembelajaran matematika bermuatan ethnomatematika berbasis Google Sites bagi guru SMP di Kabupaten Sukoharjo; (b) mengadakan workshop dan melatih guru dalam mendesain aktivitas pembelajaran bermuatan ethnomatematika dan mengintegrasikannya dalam Google Sites. Pelatihan dilakukan secara luring dengan mitra MGMP Matematika di Sukoharjo. Pesertanya adalah 90 guru dari SMP Negeri dan Swasta di Sukoharjo. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui tahapan sebagai berikut: persiapan, terdiri dari koordinasi internal dan eksternal; tahap implementasi yang meliputi pengenalan dan pelatihan pengembangan aktivitas pembelajaran bermuatan ethnomatematika berbasis Google Sites yang dirancang dalam pembelajaran matematika. Para guru telah dilatih secara teknis dengan pengalaman baru merancang aktivitas bermuatan ethnomatematika dan mengembangkan Google Sites sebagai sarana pembelajaran di kelas mereka; peserta terlibat penuh selama pelatihan. Lebih dari 80% peserta mampu mengembangkan Google Sites yang memuat aktivitas pembelajaran dengan ethnomatematika. Selain itu, terdapat umpan balik dan kebutuhan untuk peningkatan integrasi konteks budaya dalam pembelajaran matematika. 
INOVASI DESA WISATA: TRASFORMASI MELALUI ANALISIS ZOOP UNTUK MENGAKOMODASI ASPIRASI MASYARAKAT Sumarni, Sumarni; Nugraheni, Galih; Bawono, Septiono Eko; Suindartini, Suindartini; Apriyani, Tanti; Pujiati, Heri Roh
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17850

Abstract

Abstract.Tourism is one of the programmes that is an alternative source of state income, even the government, both central and regional, makes tourism a strategic programme, so it needs careful concepts and planning and innovation is important in developing tourism destinations. The purpose of this research and service is to assist the Melikan community in finding and developing tourism destinations in the village according to the potential and human resources they have, this is because innovation in tourism village development is crucial for the success of tourism village development. The encouragement of government policies that require all villages to have tourist destinations. Therefore, a lack of attention in developing tourism villages can result in a waste of state funds. One method that can facilitate innovation in the development of tourist villages is the ZOOP method. In the ZOOP method, the focus is on understanding the character of the community, the potential of the community, the objectives of tourism development, and the potential problems that may be faced by the community in developing tourist destinations. The results of the research and service showed that after the ZOOP method was applied, researchers found that this method was successful in uncovering the potential of the community. The enthusiasm of FGD participants in using the ZOOP method is quite stable, as evidenced by the consistent attendance of participants during the 2 months of meetings. Abstrak.Pariwisata adalah salah satu program yang menjadi alternatif sumber pendapatan negara, bahkan pemerintah baik pusat mapun daerah menjadikan pariwisata sebagai program strategis, sehingga perlu konsep dan perencanaan yang matang serta inovasi menjadi hal yang penting dalam mengembangkan destinasi pariwisata. Tujuan dari penelitain dan pengabdian ini untuk mendampingi masyarakat Kalurahan Melikan dalam menemukan dan mengembangkan destinasi parisiwitasa yang ada di desa tersebut sesuai dengan potensi dan sumberdaya manusia yang mereka miliki, hal ini dikerenakan Inovasi dalam pengembangan desa wisata menjadi krusial untuk keberhasilan pembangunan desa wisata. Dorongan kebijakan pemerintah yang mewajibkan semua desa memiliki destinasi wisata Oleh karena itu, kurangnya perhatian dalam mengembangkan desa wisata dapat mengakibatkan pemborosan dana negara. Salah satu metode yang dapat memfasilitasi inovasi dalam pengembangan desa wisata adalah metode ZOOP. Dalam metode ZOOP, fokus diberikan pada pemahaman terhadap karakter masyarakat, potensi yang dimiliki oleh masyarakat, tujuan pengembangan wisata, serta potensi permasalahan yang mungkin dihadapi oleh masyarakat dalam mengembangkan destinasi wisata. Hasil dari penelitian dan pengabdian menunjukkan bahwa setelah metode ZOOP diterapkan, peneliti menemukan bahwa metode ini berhasil mengungkap potensi masyarakat. Antusiasme peserta FGD dalam menggunakan metode ZOOP cukup stabil, yang dibuktikan dengan kehadiran peserta yang tetap konsisten selama 2 bulan pertemuan berlangsung.  
WORKSHOP PEMBUATAN ONLINE ASSESSMENT UNTUK MENGHINDARKAN SISWA DARI PENYALAHGUNAAN CHATGPT BAGI GURU-GURU SEJARAH SMA/MA KOTA SOLOK Syafril, Syafril; Rahmi, Ulfia; Ofianto, Ofianto; Azrul, Azrul
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17536

Abstract

 Abstract. Teachers' concerns about the development of AI, especially chatGPT, which provides opportunities for students to cheat, prompted the organization of an assessment workshop for teachers. Teachers' skills to design and conduct assessments of chatGPT abuse in history learning need to be improved. The goal is to prevent students from misusing chatGPT. The workshop training implementation activities were held in August 2023. The target audience in community service activities in the workshop for making online assessments are Solok city history teachers totaling 13 people. The problem found is that Solok City SMA/MA history teachers do not yet have the skills to design online assessments to avoid misuse of chatGPT by students. The problem was overcome by providing a workshop on making online assessments to prevent students from misusing chatGPT for teachers in the SMA/MA history MGMP of Solok City. The activity scenario consists of three steps. The first step is the introduction of AI technology in general. Second, the introduction of Chat GPT platform and technology and its function and online assessment application. The third step, designing an online assessment to minimize cheating with chatGPT. The success indicator of this workshop for MGMP history teachers is seen from the results of the pre and post-tests, as well as the results of the design of the online evaluation questions. Through this training, teachers have knowledge about AI and are able to design online assessments that minimize the misuse of chatGPT.  Abstrak. Kekhawatiran guru-guru terhadap perkembangan AI terutama chatGPT yang memberikan peluang untuk siswa melakukan kecurangan mendorong untuk menyelenggarakan workshop pembuatan assessment bagi guru. Keterampilan guru untuk merancang dan melakukan penilaian terhadap penyalahgunaan chatGPT dalam pembelajaran sejarah perlu ditingkatkan. Tujuannya agar siswa terhidar dari penyalahgunaan chatGPT. Kegiatan pelaksanaan pelatihan workshop diselenggarakan pada bulan Agustus 2023. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada workshop pembuatan online assessment adalah Guru-guru sejarah kota solok yan berjumlah 13 orang. Permasalahan yang ditemukan bahwa guru-guru sejarah SMA/MA Kota Solok belum memiliki keterampilan untuk merancang online assessment untuk menghindarkan penyalahgunaan chatGPT oleh siswa. Permasalahan tersebut diatasi dengan memberikan workshop pembuatan online assessment untuk menghindarkan siswa dari penyalahgunaan chatGPT bagi guru-guru di mgmp sejarah SMA/MA Kota Solok. Skenario kegiatan terdiri dari tiga langkah. Langkah pertama adalah pengenalan teknologi AI secara umum. Kedua, pengenalan platform dan teknologi chatGPT dan fungsinya dan aplikasi online assessment. Langkah ketiga, merancang online assesmnet untuk meminimalisir kecurangan dengan chatGPT. Indikator keberhasilan workshop bagi guru MGMP sejarah ini dilihat dari hasil pre-test dan post-test, serta hasil rancangan soal evaluasi online yang dirancang. Melalui pelatihan ini, guru-guru mempunyai pengatahuan tentang AI dan mampu merancang online assessment yang memiminalisir penyalahgunaan chatGPT. 
PELATIHAN DIGITALISASI KEUANGAN UMKM DENGAN APLIKASI CREDIBOOK Soejono, Fransiska; Michelle, Christable; Tyra, M.J.; Suhalim, Shinta Putri; Amelia, Sona
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.19345

Abstract

Abstract. This community service activity is aimed at improving the understanding and skills of MSMEs in using the Credibook financial application. The participants of the activity were MSME owners and 16 students. This activity is carried out by the pulpit method, practical tutorials on using Credibook using video tutorials that have been made by the team, and discussions (questions and answers). Tools used in training the use of Credibook are power points, video tutorials, mike and projectors. Training activities on the use of Credibook financial applications with materials and tutorials about Credibook can be well absorbed by participants. All participants (MSME owners and students) have heard about the existence of Credibook for financial records. More and more participants understand that currently Credibook only provides sales report and expense report features, and there are no complete financial statement features, namely balance sheets, profit and loss and tax reports. There is an increasing understanding that not all features can be used for free and Credibook can be accessed online or offline. All participants already understand that Credibook has a security guarantee because it uses pin activation and Credibook is much more interesting than manual recording. Abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan UMKM dalam menggunakan aplikasi keuangan Credibook. Peserta kegiatan adalah pemilik UMKM dan mahasiswa sejumlah 16 orang peserta. Kegiatan ini dilakukan dengan metode mimbar, tutorial praktek penggunaan Credibook menggunakan video tutorial yang sudah dibuat tim, dan diskusi (tanya jawab). Alat bantu yang digunakan dalam pelatihan penggunaan Credibook adalah power point, video tutorial, mike dan proyektor. Kegiatan pelatihan penggunaan aplikasi keuangan Credibook dengan materi dan tutorial mengenai Credibook dapat diserap dengan baik oleh peserta. Semua peserta (pemilik UMKM dan mahasiswa) sudah mendengar mengenai adanya Credibook untuk pencatatan keuangan. Pemahaman peserta secara rata-rata mengalami meningkat 10,41%. Semakin banyak peserta yang paham bahwa saat ini Credibook hanya menyediakan fitur laporan penjualan dan laporan pengeluaran, dan belum tersedia fitur laporan keuangan lengkap yaitu neraca, laba rugi dan laporan pajak. Ada peningkatan pemahaman bahwa tidak semua fitur dapat digunakan secara gratis dan Credibook bisa diakses secara online maupun offline. Semua peserta sudah paham bahwa Credibook memiliki jaminan keamanan karena menggunakan aktivasi pin dan Credibook jauh lebih menarik dibandingkan pencatatan manual. 
PELATIHAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI DIGITAL GUNA MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI DAN LITERASI DIGITAL PADA GURU FISIKA Kurniadi, Erawan; Mayasari, Tantri; Handhika, Jeffry; Huriawati, Farida; Hudaa, Perdana Miftachul; Aritonang, Johan
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.14057

Abstract

Abstract. The factors that must play a role in the success of learning today are mastery of the material, pedagogic skills, and digital literacy skills for teachers. In practice, more dominant pedagogic skills are mastered by the teacher. The solution that universities can do is to provide training that aims to improve material mastery and digital literacy. The method of implementing the training through 8 stages, namely: (1) Pretest, (2) Pretest Analysis, (3) FGD and Solutions, (4) Designing Training Materials, (5) Material Deepening Training, (6) Digital Technology Training, (7) Posttest, and (8) Reflection and Evaluation. The results for physics teachers from several MAN and Vocational Schools in Madiun City have an impact on (1) increasing mastery of physics concepts/content knowledge (kinematics, dynamics, and electrical circuits) materials and (2) increasing teacher skills in digital literacy. Abstrak. Faktor yang sangat berperan dalam keberhasilan pembelajaran saat ini adalah penguasaan materi, kemampuan pedagogik, dan kemampuan literasi digital bagi guru. Dalam praktiknya, keterampilan pedagogik lebih dominan dikuasai oleh guru. Solusi yang dapat dilakukan perguruan tinggi adalah memberikan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan penguasaan materi dan literasi digital. Metode pelaksanaan pelatihan melalui 8 tahapan, yaitu: (1) Pretest, (2) Pretest Analysis, (3) FGD dan Solusi, (4) Merancang Materi Pelatihan, (5) Pelatihan Pendalaman Materi, (6) Pelatihan Teknologi Digital, (7) Posttest, dan (8) Refleksi dan Evaluasi. Hasil pelatihan pada guru fisika dari beberapa MAN dan SMK di Kota Madiun telah berdampak pada (1) peningkatan penguasaan materi konsep/isi pengetahuan fisika (kinematika, dinamika, dan rangkaian listrik) dan (2) peningkatan keterampilan guru dalam literasi digital.