cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 261 Documents
WORKSHOP AKUNTANSI SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD) UNTUK SISWA JURUSAN AKUNTANSI SMK NEGERI 1 GODEAN Darmawan, Yanto; Jati, Budhi Purwantoro; Bawai, Rahimah
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.14580

Abstract

Abstract. SMK  need to cooperate with the Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI) and universities to produce high quality graduates. One of such Cooperation  is held guest teachers at school. Politeknik YKPN held  community service activities as a guest teacher that conducts accounting workshop for Regional Work Units (SKPD) for students of SMK Negeri 1 Godean Yogyakarta which attended by 106 class XII students majoring in accounting on October, 25-28 2021. The workshop activities include work on pre-test and post-test quizzes, discuss and deepening the theory and SKPD accounting practice. The results of the workshop activities shows that there was an increase between post-test scores compared to pre-test scores. we can conclude that workshop activities increase the skill and students knowledge in field of SKPD accounting. The workshop activities also well received by the workshop participants in terms of simplicity understanding the workshop material, advantage of the workshop material and how the guest lecture presented the workshop material. Abstrak. SMK perlu bekerjasama dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI) dan perguruan tinggi agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki mutu tinggi. Salah satu bentuk kerjasama tersebut adalah mendatangkan guru tamu ke sekolah. Politeknik YKPN melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu bertindak sebagai guru tamu yang melaksanakan workshop akuntansi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk siswa SMK Negeri 1 Godean Yogyakarta yang diikuti oleh 106 siswa kelas XII jurusan akuntansi pada tanggal 25-28 Oktober 2021. Kegiatan workshop meliputi pengerjaan kuis pre tes dan pos tes, pendalaman materi dan diskusi serta praktik pencatatan akuntansi SKPD. Hasil kegiatan workshop menunjukkan bahwa terdapat kenaikan nilai pos tes dibandingkan nilai pre tes. Hal ini mengandung makna bahwa kegiatan workshop dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan siswa di bidang akuntansi SKPD. Kegiatan workshop juga dipersepsikan baik oleh para siswa peserta workshop ditinjau dari kemudahan memahami materi workshop, kemanfaatan materi workshop serta cara narasumber menyampaikan materi workshop. 
PEMBERDAYAAN ANAK ASUH MELALUI ASISTENSI BELAJAR DAN TUTOR SEBAYA DI PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH TUNAS MELATI UNTUK PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR Setiadi, Anandita Eka; Hadiarti, Dini; Sudarti, Sudarti; Sunarya, Dede
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.14575

Abstract

Abstract. The problem of losing motivation to learn in foster children needs to be addressed immediately. The solution that can be offered to overcome this problem is to increase learning independence through empowerment foster children in an active learning process with learning assistance and peer teaching. This strategy can create conducive environmental conditions for fun learning and provide facilities that support activities to develop the knowledge and skills of foster children. The purpose of this service program is prioritized to support the education of foster children, especially in learning independence. The service program will be carried out for 2 months through five activities, (1) Motivate to learn (2) Training on learning assistance and peer teaching methods (3) Understanding the material, (4) Group learning activities, and (5) Evaluation. The results shows that the community service activities have succeeded in increasing the learning independence of foster children with an average of 14.16%. Abstrak. Kurangnya personil pengasuh dan hilangnya motivasi belajar pada anak asuh menjadi permasalahan yang perlu segera ditangani. Solusi yang dapat ditawarkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah meningkatkan kemandirian melalui penerapan konsep pemberdayaan yang melibatkan anak asuh dalam proses belajar secara aktif dengan strategi asistensi belajar dan tutor sebaya. Strategi ini dapat menciptakan kondisi lingkungan yang kondusif untuk belajar yang menyenangkan dan menyediakan fasilitas yang menunjang kegiatan-kegiatan untuk mengembangkan pengetahuan serta keterampilan anak asuh. Tujuan program pengabdian ini diprioritaskan untuk menunjang pendidikan anak asuh, terutama dalam hal kemandirian belajar. Program pengabdian akan dilaksanakan selama 2 bulan melalui lima kegiatan, yaitu: (1) Pemberian motivasi belajar untuk anak asuh (2) Pelatihan metode asistensi belajar dan tutor sebaya (3) Pendalaman materi, (4) Kegiatan belajar kelompok, dan (5) Evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi, diketahui kegiatan pengabdian yang telah dilakukan berhasil meningkatkan kemandirian belajar anak asuh dengan rata-rata sebesar 14,16%.  
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN GURU MATEMATIKA DALAM PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS ETHNOMATHEMATICS PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP DI KARTASURA JAWA TENGAH Toyib, Muhamad; Faiziyah, Nuqthy; Sutarni, Sri; Hasan, Titis Rohmat
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.15004

Abstract

Abstract. This community service is aimed at: (a) introducing how to design ethnomathematics-based student worksheets in mathematics learning for teachers of Muhammadiyah Junior High School in Kartasura;(b) holding workshops and training teachers in designing ethnomathematics-based student worksheets. The training was conducted online using Zoom meetings and Schoology Learning Management System. The participants were teachers of Muhammadiyah Junior High School in Kartasura. It was done through phases as follows: preparation, consisting of internal and external coordination; the implementation phase which covers the introduction and training of ethnomathematics-based students worksheets designed in mathematic learning. 17 teachers from Muhammadiyah schools in Kartasura participated in this community service. They have technically trained with new experiences designing ethnomathematics-based students’ worksheets and developing ethnomathematics-based students’ worksheets in their selected topic; the participants were fully engaged during the training. There were feedback and a necessity towards integrating cultural context in mathematics learning to improve. The results of the training show that 100% of the participants gave a score of 4 and 5 on a scale of 5 for the training carried out. In addition, the usefulness of the material and the quality of the presentation are also given the same value. Participants quite understand the material provided. This can be seen in the participants' understanding scores, 82.4% gave a score of 3 and 17.6% gave a score of 4. Abstrak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: (a) memperkenalkan cara mendesain Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis ethnomatematika pada pembelajaran matematika bagi guru SMP Muhammadiyah di kecamatan Kartasura; (b) mengadakan workshop dan melatih guru dalam mendesain LKPD berbasis ethnomatematika. Pelatihan dilakukan secara daring menggunakan Zoom meeting dan Schoology Learning Management System. Pesertanya adalah 17 guru dari beberapa SMP Muhammadiyah di Kartasura. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui tahapan sebagai berikut: persiapan, terdiri dari koordinasi internal dan eksternal; tahap implementasi yang meliputi pengenalan dan pelatihan pengembangan LKPD berbasis ethnomatematika yang dirancang dalam pembelajaran matematika. Para guru telah dilatih secara teknis dengan pengalaman baru merancang LKPD berbasis ethnomatematika dan mengembangkan LKPD baru sesuai topik pilihan mereka; peserta terlibat penuh selama pelatihan. Ada umpan balik dan kebutuhan untuk peningkatan integrasi konteks budaya dalam pembelajaran matematika. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa sebesar 100% peserta memberi nilai 4 dan 5 dalam skala 5 untuk pelatihan yang dilaksanakan. Selain itu, kemanfaatan materi dan kualitas presentasi juga diberi nilai yang sama. Peserta cukup memahami materi yang diberikan. Hal ini dapat dilihat pada skor pemahaman peserta, 82,4% memberi skor 3 dan 17,6% memberi skor 4. 
PEMANFAATAN TEKNOLOGI MEMBRAN REVERSE OSMOSIS (RO) UNTUK PENGOLAHAN AIR BERSIH DI KAMPUNG NELAYAN, DESA KEDUNGPANDAN, KECAMATAN JABON, KABUPATEN SIDOARJO Irwanto, Bagus; Musthofa, Maschan Yusuf; Kumalasari, Altara Dea; Rahayu, Dwi Putri; Fauzia, Yunia; Maulidin, Ahmad Agung; Maulita A, Hariarti; Rahayu, Lasmida; Noeriandriko S, Dzulfikar; Mufarrochah, Mufarrochah; Azizah, Zahrotul
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.14573

Abstract

Abstract. The Fishermen's Village in Tlocor Hamlet, Kedungpandan Village, Jabon District, is one of the coastal areas in Sidoarjo Regency, which has several islands. This has become an opportunity for most local residents to become fishermen and a tourist spot. Behind its natural beauty, the people of Dusun Tlocor still lack clean water, and the majority of their mothers are only housewives. They have to buy water for drinking and cooking because it is difficult to find clean water, even though it is close to the islands. The purpose of this Capacity Strengthening Program (PPK) activity is to find out the impact of implementing reverse osmosis membrane (MRO) technology on the costs incurred to buy clean water and increase the creativity of the surrounding community towards processed food as a special food for Tlocor Marine Tourism. The target of this activity is to help people get clean water more easily and reduce expenses for purchasing clean water. The implementation will be carried out from June to August 2022. The initial stage is a location survey by visiting the fishermen's chief's house to socialize the work program to be implemented. The next stage is procuring tools and installing WTP and MRO tools, then providing assistance to members of the fisherman group on how to use and maintain WTP and MRO tools. The result of this activity is an increase in the quality of clean water that can be utilized by the community. Communities can easily obtain clean water for drinking, sanitation, and cooking purposes.Abstrak. Kampung Nelayan di Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon merupakan salah satu daerah pesisir di Kabupaten Sidoarjo yang memiliki beberapa pulau hal itu menjadi peluang sebagian besar warga sekitar untuk menjadi nelayan dan sebagai tempat wisata. Dibalik keindahan alamnya, masyarakat Dusun Tlocor masih kekurangan air (bersih) mayoritas ibu-ibunya hanya sebagai IRT. Air untuk minum dan masak meraka harus membeli, karna sulit mencari air bersih walaupun dekat dengan pulau-pulau. Tujuan dari kegiataan Program Penguatan Kapasitas (PPK) ini adalah mengetahui dampak yang ditimbulkan setelah dilakukannya penerapan teknologi Membran Reverse Osmosis (MRO) tehadap biaya yang dikeluarkan untuk membeli air bersih serta meningkatkan kreativitas masyarakat sekitar terhadap olahan pangan sebagai makanan khas Wisata Bahari Tlocor. Target kegiatan ini adalah masyarakat dapat memperoleh air bersih dengan lebih mudah dan mengurangi biaya pengeluaran untuk pembelian air bersih. Pelaksanaan dilakukan pada bulan Juni sampai Agustus 2022, tahapan awal yaitu survei lokasi dengan mengunjungi rumah ketua nelayan untuk melakukan sosialisasi program kerja yang akan dilaksanakan, tahapan berikutnya pengadaan alat dan pemasangan Alat WTP & MRO, kemudian dilakukan pendampingan kepada anggota kelompok nelayan tentang cara penggunaan dan pemeliharaan alat WTP dan MRO. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya kualitas air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Masyarakat dapat memperoleh air bersih dengan mudah untuk keperluan air minum, air sanitasi, dan memasak.  
PENGEMBANGAN DAN PELATIHAN PENERAPAN TEKNOLOGI PENGAIRAN OTOMATISASI PADA TANAMAN HIDROPONIK WANGUNSARI FARM LEMBANG MENGGUNAKAN KONSEP SMART WATERING Herdiana, Budi; Utama, Jana; Supatmi, Sri
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.15541

Abstract

Abstract. The service activities this time will develop the application of technology as well as provide training on automated plant irrigation systems at the hydroponic Wangunsari Farm Lembang. Currently, the irrigation system carried out using manual techniques where all watering activities are entirely using human and problems will arise during the process of providing nutrient levels for planting media and plants. These nutritional needs should be measured accurately to be able to meet the needs adjusted based on changing environmental conditions. Proposals for the application of technology and training in community service activities are carried out through the concept of smart watering with the training method using a collaborative approach that focuses on understanding the work operations of the automation system and interactive discussion learning models to increase efficiency and effectiveness which has been a problem. In its implementation, a system modelling design was carried out by including all training participants together to carry out system testing. The results show that the device can work with automatic according to environmental conditions and the percentage of increased participants shows an average value 60,04 % - 80,05 %. In the future, there will be a real contribution to the development of this technology with a large coverage.  Abstak. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu melakukan pengembangan penerapan teknologi sekaligus memberikan pelatihan tentang sistem pengairan tanaman otomatisasi di Perkebunan Hidroponik Wangunsari Farm Lembang Bandung Barat sebagai mitra kegiatan pengabdian kali ini. Adapun waktu pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 1 Desember 2022 sampai dengan 20 Desember 2022 dengan jumlah perserta kegiatan sebanyak 5 orang. Selama ini sistem pengairannya di sana masih dilakukan dengan teknik manual dimana seluruh aktivitas penyiraman seluruhnya menggunakan tenaga manusia sehingga akan muncul masalah saat proses pemberian kadar nutrisi bagi media tanam dan tanaman. Kebutuhan nutrisi ini seharusnya ditakar secara akurat agar mampu memenuhi kebutuhan yang disesuaikan berdasarkan perubahan kondisi lingkungan sekitarnya. Usulan penerapan teknologi dan pelatihan pada kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui konsep smart watering dengan metoda pelatihannya menggunakan pendekatan kolaboratif yang menitikberatkan pada pemahaman terhadap operasi kerja sistem penyiraman otomatisasi dan model pembelajaran diskusi interaktif sehingga mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja yang menjadi masalah selama ini. Dalam pelaksanaannya untuk tahap awal dilakukan perancangan pemodelan sistem dengan menyertakan seluruh peserta pelatihan secara bersama-sama untuk melakukan pengujian sistem. Hasilnya menunjukan bahwa perangkat dapat bekerja dan melakukan otomatis penyiraman tanaman menyesuaikan kondisi lingkungan serta persentase peningkatan pemahaman peserta pelatihan menunjukan nilai rata-rata diantara 60,04 % -80,05 %. Kedepannya setelah kegiatan ini ada kontribusi nyata bagi pengembangan teknologi pengairan cerdas dengan skala area lebih luas.Kata kunci: hidroponik, smart watering, pelatihan kolaboratif, otomatisasi, pengairan
PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI BERBASIS APLIKASI GOOGLE BAGI PERANGKAT DESA DI KANTOR DESA NGALE KECAMATAN PILANGKENCENG Setyansah, Reza Kusuma; Murtafiah, Wasilatul; Suprapto, Edy; Apriandi, Davi; Krisdiana, Ika; Lusiana, Restu; Styorini, Meganis; Sekarsari, Kurnia
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.14012

Abstract

Abstract. Improving HR skills in the digitalization era has become a basic need in line with the changing paradigm of the COVID-19 pandemic. The other side that can be seen from the implementation of training in the use of information technology that needs to be carried out is the factor of age diversity, and varied educational background levels so it is hoped that with the digitalization training the village administration system can maximize services to the community. In this service, it is addressed to the Gale Village apparatus, Pilangkenceng District, Madiun Regency. The implementation of this training is in order to make Ngale Village provide superior services in the field of information systems. The training activities include an introduction to google drive, google forms, google documents, and spreadsheets. The application of knowledge about Google in administration can also be practiced in making correspondence, financial reports, and digital presentation programs. In this training, there was also an introduction to google sites (simple village websites) which included the practice of opening websites, browsing the internet, and creating village profile content. After the training is complete, the next step will be to provide assistance to village officials in implementing the knowledge that has been obtained during the training. In this community service activity, 13 village officials participated. In the training, he conveyed the relevance of using google drive storage files, compiling google forms, making google meet, google documents, and google spreadsheets. This form of training is designed for beginners and is expected to be an improvement in service to the community. Abstrak. Peningkatan keterampilan SDM pada era digitalisasi telah menjadi kebutuhan yang mendasar seiring perubahan  paradigma pandemi covid-19. Sisi lain yang dapat dilihat dari penyelenggaraan pelatihan pemanfaatan teknologi informasi perlu dilaksanakan adalah faktor keberagaman usia, latar belakang tingkat pendidikan yang bervariatif sehingga diharapkan dengan adanya pelatihan digitalisasi sistem administrasi desa dapat memaksimalkan layanan kepada masyarakat. Dalam pengabdian ini ditujukan kepada perangkat desa gale kecamatan pilangkenceng kabupaten madiun. Pelaksanaan pelatihann ini dalam rangka menjadikan desa ngale memberikan pelayanan yang unggul di bidang sistem informasi. Adapun kegiatan pelatihan meliputi pengenalan google drive, google form, google document dan spreadsheet. Penerapan pengetahuan mengenai google dalam administrasi dapat serta dipraktekkan pembuatan surat menyurat, laporan keuangan, dan program presentasi secara digital. Dalam pelatihan ini juga dilakukan pengenalan google sites (website desa sederhana) yang didalamnya terdapat praktek membuka website, browsing di internet, serta pembuatan konten profil desa. Setelah pelatihan selesai, langkah selanjutnya akan diberikan pendampingan kepada perangkat desa dalam pengimplementasian ilmu yang sudah diperoleh selama pelatihan. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti oleh 13 orang perangkat desa. Dalam pelatihan menyampaikan keterkaitan penggunaan file penyimpanan google drive, penyusunan google form, membuatan google meet, google dokumen dan google spreadsheet. Bentuk pelatihan ini didesain untuk pemula dan diharapkan kedepannya menjadi peningkatan dalam pelayanan kepada masyarakat. 
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KOPERASI (SIKOP) BERBASIS SAK ETAP DAN PERMEN KUKM DI KOPERASI “KRASAN” SURABAYA Salman, Kautsar Riza; Shonhadji, Nanang; Djunaedi, Arif Zeinfiki; Mei Murni, Nur Suci I.; Kurniawati, Sri Lestari; Al Hafidz, Mohammad; Kholid, Ikhwan; Suparno, Suparno
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.15915

Abstract

Abstract.  The KPRI Krasan Cooperative was established 40 years ago and has experienced growth in terms of the number of members and the savings it manages. Based on the results of observations and discussion forums with cooperative management, information was obtained that the bookkeeping carried out by cooperatives was still manual and part of it used the Microsoft Excel program. One of the weaknesses of the current system is the emergence of difficulties in tracing data between cash accounts and bank accounts. This community service activity aims to develop a good administrative system and cooperative accounting information system (SIKOP) software that is tailored to the needs of partners. The implementation method that is carried out includes the focus group discussion stage with partners, the system development stage and the assistance stage in operating the system. The results obtained in community service activities in the form of cooperative accounting information system software (SIKOP) consist of input, process and output. The cooperative accounting information system was developed with reference to two main references, namely Financial Accounting Standards (SAK) for Entities Without Public Accountability (ETAP) and Regulations of the Minister of Cooperatives and Small and Medium Enterprises (Permen KUKM). In addition, the results of community service activities also provide assistance to partners starting from input transactions to producing financial reports. The resulting output is a complete cooperative financial report consisting of a statement of financial position, a statement of profit and loss and other comprehensive income, a statement of changes in equity, a statement of cash flows, and notes to financial statements.  Abstrak. Koperasi KPRI Krasan telah berdiri 40 tahun lalu dan telah mengalami pertumbuhan dari sisi jumlah anggota dan dana simpanan yang dikelolanya. Berdasarkan hasil pengamatan dan forum diskusi dengan pengurus koperasi, diperoleh informasi bahwa pembukuan yang dijalankan koperasi masih bersifat manual dan sebagiannya digunakan program Microsoft Excel.  Kelemahan dari sistem yang berjalan, salah satunya adalah timbulnya kesulitan dalam melakukan tracing data antara rekening kas dan rekening bank. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem administrasi yang baik dan software sistem informasi akuntansi koperasi (SIKOP) yang disesuaikan dengan kebutuhan mitra. Metode pelaksanaan yang dijalankan meliputi tahap focus group discussion dengan mitra, tahap pengembangan sistem dan tahap pendampingan dalam mengoperasikan sistem. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan pengabdian masyarakat berupa software sistem informasi akuntansi koperasi (SIKOP) terdiri dari input, proses, dan output. Sistem informasi akuntansi koperasi dikembangkan dengan mengacu pada dua rujukan utama yaitu Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP) dan  Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Permen KUKM). Selain itu, hasil kegiatan pengabdian juga melakukan pendampingan kepada mitra yang dimulai dari input transaksi sampai dengan dihasilkannya laporan keuangan. Output yang dihasilkan adalah laporan keuangan lengkap koperasi yang terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.  
PSYCHOLOGYCAL FIRST AID (PFA) PADA ANAK-ANAK KORBAN GEMPA BUMI DI CAMP PENGUNGSIAN LAPANGAN PRAWATASI JOGLO CIANJUR Fahriza, Irfan; Rusmana, Nandang; Budiman, Nandang; Julius, Andre; Alfaiz, Alfaiz; Rayaginansih, Syari Fitrah; Dartina, Vina; Rachmaniar, Ananda
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.15924

Abstract

Abstract. Disasters can trigger Post-Traumatic Disorder (PTSD). Children are highly vulnerable to these impacts, so they need psychological assistance. PFA activities aim to maintain the mental health of children affected by the earthquake so that they do not experience PTSD and increase understanding and psychological well-being. One of the services that can be provided is Psychological First Aid (PFA). This activity includes planning, training, implementation, evaluation, and follow-up stages. This PFA activity focused on dozens of children who were earthquake victims in the Joglo Prawatasi refugee camp, Cianjur. The activity implementation went smoothly, and other volunteer teams, BNPD and kitabisa.com, received appreciation. Impact of PFA on earthquake victim children 1) Reducing trauma symptoms; 2) Increased understanding of disasters; 3) Provide a sense of security and support; 4) Help children express emotions; and 5) Increasing empowerment and psychological recovery. Coordination, mental readiness, and competence of volunteers are supporting factors in carrying out activities properly. Abstrak. Bencana dapat memicu munculnya Post-Traumatic Disorder (PTSD). Anak-anak memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap dampak ini, sehingga membutuhkan bantuan psikologis. Kegiatan PFA betujuan untuk menjaga Kesehatan mental anak-anak korban gempa sehingga tidak mengalami PTSD dan menignkatkan pemahaman dan kesejahtraan psikologi. Salah satu layanan yang dapat diberikan adalah Psychological First Aid (PFA). Kegiatan ini meliputi tahap perencanaan, pelatihan, implementasi, evaluasi, dan tindak lanjut. Kegiatan PFA ini difokuskan pada anak-anak yang menjadi korban gempa bumi di camp pengungsian Joglo Prawatasi, Cianjur, yang berjumlah puluhan. Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan mendapatkan apresiasi dari tim relawan lain, BNPD, dan kitabisa.com. Dampak PFA pada anak-anak korban gempa bumi 1) Mengurangi gejala trauma; 2) Peningkatan pemahaman bencana; 3) Memberikan rasa aman dan dukungan; 4) Membantu anak-anak mengungkapkan emosi; dan 5) Meningkatkan keberdayaan dan pemulihan psikologi. Koordinasi, kesiapan mental, dan kompetensi relawan merupakan faktor pendukung dalam pelaksanaan kegiatan dengan baik.  
PENDAMPINGAN DALAM PENINGKATAN PENGELOLAAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH PEYEK MAK’A ABID JAKARTA Rahmawati, Anisa; Dharmayanti, Indrani
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.16249

Abstract

Abstract.  Increasing the competitiveness of Small and Medium Industries (IKM), especially in the food and beverage sector, is important to do. The food and beverage sector is one of the leading commodities in the country that needs to improve its competitiveness and has an important role in improving the national economy. To increase the competitiveness of food products, improvements can be made to the appearance of packaging and attractive promotions. In addition, it is also necessary to have an organized workplace that can increase work productivity. Peyek Mak'a Abid is one of the food IKMs located in Jakarta which still has some problems in running its industry. These problems include unattractive trademark logos, unattractive product packaging designs, lack of product photos used for marketing, and production sites that are not well organized. This assistance activity aims to improve the management of IKM Peyek Mak'a Abid by solving the problems experienced. The implementation method starts with a baseline assessment, continues with training, consultation and coaching, and ends with an evaluation. Mentoring activities are carried out both offline and online during the August-November 2022 period. The results of the assistance are in the form of making a new brand logo, labels for packaging displays, product photos, and making price lists as marketing tools, as well as implementing 5S in production sites. Abstrak. Peningkatan daya saing pada Industri Kecil dan Menengah (IKM), khususnya pada sektor makanan dan minuman penting untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan sektor makanan dan minuman merupakan komoditas unggulan serta memliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian nasional. Untuk meningkatkan daya saing pada produk makanan dapat dilakukan perbaikan pada tampilan kemasan serta promosi yang menarik. Selain itu juga diperlukannya tempat kerja yang terorganisasi yang dapat meningkatkan produktivitas kerja. Peyek Mak’a Abid merupakan salah satu IKM makanan yang berlokasi di Jakarta yang masih memiliki beberapa masalah dalam menjalankan industrinya. Permasalahan tersebut diantaranya adalah logo merek dagang yang kurang menarik, desain kemasan produk yang kurang menarik, belum adanya foto produk yang digunakan untuk melakukan pemasaran, serta tempat produksi yang belum teroganisasi dengan baik. Kegiatan pendampingan pada Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan IKM Peyek Mak’a Abid dengan menyelesaikan permasalahan yang dialami. Metode pelaksanaan dimulai dengan baseline assessment, dilanjutkan dengan pelatihan, konsultasi dan coaching, dan diakhiri dengan evaluasi. Kegiatan pendampingan dilakukan secara luring maupun daring selama periode Agustus- November 2022. Hasil pendampingan berupa pembuatan logo merek baru, label untuk tampilan kemasan, foto produk dan pembuatan price list sebagai sarana pemasaran, serta penerapan 5R di tempat produksi.  
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN PHOTO BOX UNTUK MENINGKATKAN DAYA TARIK PROMOSI ANINDYA CAKE AND COOKIES MELALUI MEDIA SOSIAL Wiranata, Chandra; Susanto, Kevin; Mashari, Lea; Hambali, Mellisa Pricilia; Pakpahan, Marpha Yosua; Hermawan, Melina; Christina, Christina; Liputra, David Try; Wianto, Elizabeth; Leony, Florence
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.16008

Abstract

Abstract Anindya Cake and Cookies is one of the Small Medium Enterprise in culinary that is located at Jalan Terusan Unpar I no 10 F, Sukawarna Village, Sukajadi County, Bandung. The products of Anindya Cake and Cookies are cookies, banana chips, bread pudding and homemade sweet food. Currently, Anindya Cake and Cookies is managed simply, and has not implemented marketing strategies, especially in social media promotion. This community service was done through mentoring method to help Anindya Cake and Cookies to implement the promotion effectively, concerning the products were included in creative industry that carried local wisdom, for example lotek banana chips, that was one Sundanese community’s traditional food. Mentoring topic that was given was the use and implementation of Mini Studio Photo Box Portable LED Lights to promote the products through social media. The result of the product picture more real although taken with cellphone and that the result would increase product marketing attractiveness of Anindya Cake and Cookies. Abstrak Anindya Cake and Cookies merupakan sebuah Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) bidang kuliner yang berlokasi di Jl. Terusan Unpar 1 no 10 F, Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Bandung. Produk yang dihasilkan adalah cookies, keripik pisang, bread pudding dan makanan-makanan manis homemade.  Saat ini Anindya Cake and Cookies masih dikelola secara sederhana, dan belum menerapkan strategi pemasaran khususnya promosi melalui media sosial secara maksimal.  Pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode pendampingan bertujuan membantu Anindya Cake and Cookies meningkatkan daya tarik promosi secara maksimal mengingat produk yang dihasilkan Anindya Cake and Cookies termasuk hasil industri kreatif yang mengusung kearifan lokal diantaranya keripik pisang rasa lotek yang menjadi ciri khas makanan masyarakat Sunda.  Topik pendampingan yang diberikan adalah cara penggunaan dan pemanfaatan Mini Studio Photo Box Portable Lampu LED untuk promosi melalui media sosial.  Tampilan foto produk di media sosial terlihat lebih nyata walaupun hanya menggunakan kamera ponsel, hasil lebih meningkatkan daya tarik pemasaran produk yang dihasilkan Anindya Cake and Cookies.