cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Politeknik Negeri Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : 14116863     EISSN : 25407678     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Mesin(d/h MANDEGANI) diterbitkan sejak 1997, dengan frekuensi 3 kali setahun. Misi : media komunikasi bagi dosen, praktisi, dan ilmuwan tentang karya ilmiah (scientific article) hasil-hasil penelitian, survei, studi kasus dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan teknik mesin, meliputi topik/tema seperti perancangan mesin, instalasi, perawatan & perbaikan mesin, bahan konstruksi & komponen mesin, teknik pengerjaan logam, pembuatan komponen mesi n, pengujian bahan dan komponen mesin, teknik pengukuran & kontrol kualitas proses/produk industri manufaktur, manajemen & teknik produksi industri manufaktur, pembentukan dan pengembangan desain produk, aplikasi komputer dalam sistem kendali & operasi mesin, mesin-mesin kalor & fluida, sistem pembangkitan energi, mesin pendingin & pengkondisian udara, pembangkitan energi alternatif & terbarukan.
Arjuna Subject : -
Articles 478 Documents
Rancang Bangun Mesin Pencacah Rumput Gajah Menggunakan Penggerak Motor Listrik 2 HP Munawarroh, Dita Anies; Suharto, Suharto; Sarana, Sarana; Suwondo, Agus; Muqorrobin, Muqorrobin; Saputra, Eko
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.5116

Abstract

Rumput merupakan makanan utama dari ternak seperti kambing, sapi, kerbau yang utamanya adalah jenis rumput gajah, kemudian dicacah sehingga membentuk batangan kecil-kecil untuk memudahkan ternak dalam mengonsumsi rumput tersebut, karena hal tersebut dibutuhkan sebuah mesin yang mampu mencacah rumput gajah. Mesin pencacah rumput gajah merupakan teknologi tepat guna yang digunakan untuk mencacah rumput yang bertujuan untuk membantu peternak agar dapat memproduksi pakan sendiri, sehingga dapat mengurangi beban biaya. Selain untuk membantu peternak, mesin ini dibuat juga untuk mengatasi masalah yang ada seperti; rumput yang harus didorong kedalam mesin sehingga dapat mengurangi tingkat efektifitas waktu, maka dari itu mesin pencacah rumput gajah ini dilengkapi dengan plat penarik yang dimaksudkan dapat mengatasi masalah tersebut. Cara kerjanya yaitu cukup dengan memasukkan rumput gajah melalui hopper input, plat penarik akan menarik rumput secara otomatis dan akan terpotong oleh pisau pencacah. Rumput yang telah tercacah berdasarkan ukuran yang diinginkan akan keluar melalui hopper output. Mesin ini berkapasitas 621,92 kg/jam dengan spesifikasi dimensi panjang 1500 mm, lebar 500 mm, dan tinggi 1000 mm dengan menggunakan motor listrik 2 HP.
Analisis Sifat Korosi Hasil Cor terhadap Temperatur Pembuatan Propeller Perahu Menggunakan Metode Sand Casting Islami, Lazuardi Akmal; Fathurrahman, Nur M; Sulaiman, Zaid
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.4953

Abstract

Propeller sebagai bagian penting pada kapal yang berguna untuk menggerakkan kapal. Propeller dapat diproses dari bahan aluminium melalui metode pengecoran. Pengecoran yang digunakan di industri rumahan biasa menggunakan aluminium bekas sebagai bahan baku. Manfaat dari re-casting sendiri adalah limbah-limbah aluminium dapat didaur kembali menjadi produk yang lain. Sayangnya re-casting ini malah dapat meningkatkan porositas dan mengurangi kekuatan serta kekerasan. Selain itu dalam pengecoran aluminium bekas juga susah untuk mengontrol komposisi kimia yang diinginkan karena tidak diketahui jenis aluminium yang dijadikan sebagai bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur cor terhadap ketahan korosi dari propeller yang telah dibuat. Propeller dicor dengan dengan bahan aluminim bekas dan menggunakan cetakan pasir dengan variasi suhu penuangan 400 °C, 500 °C dan 550 °C. Metode karakterisasi yang dilakukan adalah uji komposisi kimia, pengamatan mikrostruktur, dan uji korosi (polarisasi potensiodinamik). Hasil dari pengujian komposisi kimia (spectrometer) bahwa unsur yang terkandung yaitu jenis paduan Al-Si dengan persentase sebesar Al 92,92%, kemudian Si 3,84%. Hasil pengamatan mikrostruktur didapatkan temperatur 550 °C menghasilkan nilai porositas terkecil dengan rata-rata 7,17 𝜇m. Semakin meningkat temperatur tuang didapatkan arus korosi (Icorr) semakin kecil yaitu mencapai 0,42 µA/cm2. Apabila semakin rendah nilai laju korosi, semakin meningkat ketahanan korosinya. Sehingga semakin kecil ukuran poros maka ketahan korosinya meningkat.
Analisis Arus, Tegangan dan Daya Automatic Transfer Switch pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya Dengan Kapasitas 1200 WP Suwarti, Suwarti; Margana, Margana; Widyaningsih, Wiwik Purwati; Mulyono, Mulyono; Prasetiyo, Budhi; Brilliyan, Yoga Rizky; Supriyo, Supriyo; Wahyono, Wahyono
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.5183

Abstract

Energi matahari banyak memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Salah satu pemanfaatan energi surya yang bisa dilaksanakan adalah dalam bentuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dalam pelaksanaanya sistem PLTS tidak dapat terus-menerus melayani beban, maka dari itu perlu adanya switching dari sumber PLTS ke sumber PLN sebagai backup. Automatic Transfer Switch merupakan salah satu komponen yang bisa digunakan pada rangkaian sistem PLTS tersebut. Sedangkan tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisa Automatic Transfer Switch yang dipasang pada PLTS dengan kapasitas 1200 Wp. Metode yang digunakan dalam analisis ini yaitu melakukan tinjauan pustaka, membandingkan jurnal yang berkaitan dengan judul di atas, dan melakukan percobaan pengambilan data. ATS tersebut diuji dengan cara mengukur tegangan, arus, dan daya masukan maupun keluaran saat switching. PLTS mulai beroprasi pada pukul 06.30 hingga pukul 19.15, ATS melakukan switching otomatis pada pukul 06.30 dan 19.15 jika daya PLTS mencapai 45,7V, ATS langsung menghubungkan daya ke PLN supaya beban pompa tetap menyala sampai daya PLTS pulih kembali.
Experimental and Numerical Study of Shock Absorber Characterization and The Implication on The Dynamics of Half Vehicle Suspension System Model An-Nizhami, Avicenna; Sriyanto, Nanang Budi; Sumiyarso, Bambang; Ulum, Showi Nailul; Riadini, Elfrida Rizky; Widodo, Ignatius Gunawan
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.5023

Abstract

This study aimed to characterized shock absorber damping for passenger comfort. The riding comfort of the vehicle has direct correlation to the damping characteristic of the shock absorber of the suspension system. Two different shock absorbers were experimentally evaluated, and their damping characteristics were integrated into a half-car model to study the vehicle's dynamic response to harmonic road disturbances. The investigation involved numerical simulations of the half-car model subjected to harmonic road disturbances, represented by a set of ordinary differential equations solved using the Dormand-Prince method. Experimental data yielded average damping forces of 502.77 N for shock-absorber #1 and 192.03 N for shock-absorber #2. Calculations resulted in damping coefficients of 3888.57 N ·s/m for shock-absorber #1 and 1397.85 N ·s/m for shock-absorber #2, with corresponding damping ratios of 0.29 and 0.105. These damping ratios generally aligned with typical values for passenger car shock absorbers, except for shock-absorber #2, which deviated from the expected range. The study found that at 60 km/h and 90 km/h, shock-absorber #1 with ζ=0.29 exhibited superior performance in reducing displacement amplitude compared to shock-absorber #2 at ζ=0.105. However, at 120 km/h, both shock-absorbers displayed similar responses, with shock-absorber #1 slightly surpassing shock-absorber #2 in displacement amplitude.
Efek Sandblasting Terhadap Karakterisasi Pelapisan Coating 95MXC Pada Stainless Steel 304 Menggunakan Metode TWAS (Twin Wire Arc Spray) Puspitasari, Windy Desti; Fitriyana, Deni Fajar; Anis, Samsudin; Bahatmaka, Aldias; Irawan, Agustinus Purna; Siregar, Januar Parlaungan; Cionita, Tezara; Manalu, Janviter
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.5392

Abstract

Impeller adalah komponen utama pompa sentrifugal yang sering mengalami kegagalan seperti erosi, korosi dan kavitasi. Untuk mencegah kegagalan tersebut, salah satu cara yang digunakan adalah memberikan pelapis dengan metode TWAS. Pada penelitian yang telah ada, coating dengan metode TWAS menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan, namun belum banyak penelitian yang membahas mengenai pengaruh pengulangan sandblasting pada coating metode TWAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengulangan sandblasting pada impeller pompa berbahan baku stainless steel 304 dengan metode Twin Wire Arc Spray Coating dengan NiAl sebagai bond coat dan FeCrBSiMn sebagai top coat. Penelitian ini menggunakan spesimen tanpa diberikan pelapisan dan spesimen tebaik yakni yang diberi pelapisan dengan satu pengulangan sandblasting. Karakterisasi dilakukan untuk mengetahui kekasaran permukaan (ISO 8503), kekerasan lapisan (ASTM E384), coating (ASTM D4541), dan laju korosi (ASTM G102). Pengujian SEM dan analisis ImageJ dilakukan untuk mengetahui struktur lapisan. Hasil penelitian menunjukan sandblasting dengan satu pengulangan memiliki hasil kekasaran permukaan dan ketebalan lapisan terendah. Namun, memiliki hasil karakterisasi lapisan paling optimal dengan porositas dan unmelt terendah, kekerasan tertinggi dengan 1081.6 HV dengan coating yang sudah sesuai dengan standar yakni 14.5 MPa dan semakin banyak pengulangan sandblasting, semakin tinggi laju korosinya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah satu pengulangan sandblasting dalam metode TWAS sudah memberikan kualitas terbaik yang dapat meningkatkan performa dan penggunaan impeller pompa.
Simulasi 3D dan Studi Eksperimental Aliran Udara pada Variasi Geometri Menggunakan Wind Tunnel Firmansyah, Hendrix Noviyanto; Wirardi, Profit; Naryanto, Rizqi Fitri; Karnowo, Karnowo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.4973

Abstract

Aliran udara laminar memberikan dampak positif bagi benda yang bergerak diudara jika dibandingkan dengan aliran tubulansi. Secara teori, jenis aliran laminar dan turbulansi dapat diketahui dari nilai Reynold number, namun tidak bisa dilihat secara visual tanpa ada alat khusus yang menggunakan asap atau kabut. Wind smoke tunnel merupakan alat yang dapat digunakan untuk mensimulasikan dan memperlihatkan aliran udara serta benda yang bergerak didalam aliran udara. Pentingnya visualisasi aliran udara adalah untuk melihat efek dari berbagai bentuk benda terhadap sifat aerodinamis. Visualisasi aliran udara dapat memberikan gambaran aliran udara yang melewati benda atau obyek tanpa menggunakan perhitungan yang komplek. Benda yang digunakan dapat berupa benda asli atau benda dalam bentuk model yang diatur skala perbandingannya. Wind tunnel dibuat dengan panjang 2 m dengan dimensi seksi uji adalah 50 cm x 30 cm x 20 cmm. Dengan kondisi batas tersebut selanjutnya akan dihitung dimensi untuk construction dan diffuser wind tunnel. Selanjutnya adalah membuat smoke generator yang akan digunakan untuk memperlihatkan aliran udara disekitar benda uji. Smoke generator dibuat dengan mekanisme pembakaran fuel yang kemudian disambungkan pada pipa yang terpasang pada wind tunnel. Benda uji yang telah dibuat kemudian dipasang pada test section kemudian dijalankan fan pada wind tunnel sehingga menghisap udara untuk melewati benda uji dan akan memperlihatkan pola aliran disekitar benda uji.
Penentuan Dimensi dan Jenis Propeller Kapal Ikan untuk Menghasilkan Sistem Propulsi yang Optimal Ayuningtyas, Dyah Anggraeni; Sanjiwo, Zaneta Zakirena; Yusim, Adi Kurniawan
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.4795

Abstract

Dalam operasi pelayaran, kapal harus mampu mempertahankan kecepatan operasi yang dirancang (Vs). Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan perencanaan sistem propulsi yang optimal. Karakteristik propeller seperti diameter, Ae/Ao, koefisien advance (J), pitch propeller, dan pitch ratio (P/D) menjadi faktor penting dalam menentukan sistem propulsi yang optimal. Diperlukan analisis perencanaan untuk menentukan sistem propulsi yang optimal dengan mempertimbangkan tahanan kapal, daya mesin relatif terhadap tahanan, dan karakteristik propeller yang direkomendasikan. Penelitian ini mengisi kesenjangan dalam merencanakan sistem propulsi yang optimal untuk kapal ikan berbahan High-Density Polyethylene (HDPE) dengan menganalisis berbagai faktor seperti tahanan kapal, daya mesin, dan karakteristik propeller. Tujuan penelitian ini adalah menentukan spesifikasi mesin dan karakteristik propeller yang optimal untuk kapal ikan HDPE melalui analisis engine propeller matching. Penelitian dilakukan dengan menghitung tahanan kapal, menentukan daya mesin relatif terhadap tahanan, dan menganalisis karakteristik propeller yang direkomendasikan. Analisis engine propeller matching dilakukan untuk memastikan kecocokan antara mesin dan propeller. Berdasarkan perhitungan, spesifikasi mesin rekomendasi kapal ikan HDPE adalah DONGFENG dengan daya 6 kW/8 HP pada 2600 rpm. Karakteristik propeller yang optimal adalah Ae/Ao = 0,35; P/D = 0,57; J = 0,46. Analisis engine propeller matching menunjukkan hasil yang baik antara mesin dan propeller. Penelitian ini berhasil menentukan spesifikasi mesin dan karakteristik propeller yang optimal untuk kapal ikan HDPE melalui analisis engine propeller matching. Hasil dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan sistem propulsi kapal ikan HDPE untuk mencapai kecepatan operasi yang diinginkan.
Penurunan Sifat Mekanis Terpal PE Akibat Paparan Lingkungan dan Beban Kontinu Widiatmoko, Julian Anindito; Listyanda, R. Faiz
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.5198

Abstract

Aplikasi terpal PE (polyethylene) sering melibatkan interaksi langsung dengan lingkungan luar dan beban. Hal ini dapat   mengakibatkan perubahan pada sifat-sifatnya sehingga mempengaruhi umur pemakaian. Sejauh ini, penurunan sifat-sifat mekanis material polyethylene telah diamati pada berbagai penelitian, namun belum ada yang secara khusus berfokus pada struktur anyaman seperti terpal. Artikel ini menginvestigasi penurunan sifat mekanis yang disebabkan oleh kedua faktor di atas pada bahan terpal. Uji tarik dan uji jebol dilakukan terhadap spesimen bahan terpal yang telah dipapar cuaca selama 1, 2, dan 3 bulan, dengan dan tanpa beban kontinu. Ditemukan penurunan sifat-sifat mekanis secara bertahap seiring dengan lama paparan. Perbandingan antara spesimen terpal baru dan yang telah diberi perlakuan paparan selama 3 bulan menunjukkan penurunan kekuatan tarik dan kemuluran sebesar 56% dan 67%. Pada semua variasi waktu paparan, spesimen dengan beban kontinu mengalami penurunan sifat yang lebih besar daripada spesimen tanpa beban. Baik degradasi bahan polyethylene maupun perubahan struktur anyaman disinyalir berpengaruh terhadap perubahan karakteristik mekanis pada spesimen dengan beban kontinu.
Unjukkerja Panel Surya Tipe Terapung untuk Pembangkit Listrik Herlambang, Yusuf Dewantoro; Prasetiyo, Budhi; Wahyono, Wahyono; Apriandi, Nanang; Marliyati, Marliyati; Sutanto, Bayu
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.5069

Abstract

Penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) membutuhkan lahan/daratan yang memiliki nilai ekonomis, padahal Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki potensi energi surya dan negara kepulauan dengan luas sebesar 2/3 berupa perairan dan danau di daratan yang bisa dimanfaatkan untuk pembangkit energi surya. Pemanfaatan PLTS terapung tidak memerlukan lahan/daratan, dapat mengurangi evaporasi, serta sebagai media pendingin modul PV untuk meningkatkan efisiensi. Tujuan penelitian ini adalah merancang sistem PLTS pada kolam budidaya dengan memanfaatkan sumber energi surya. Penelitian dimulai dengan mengukur potensi energi matahari selanjutnya perancangan dan pemilihan komponen yang memiliki kapasitas sesuai. Setelah melakukan beberapa pengamatan di daerah tersebut, PLTS yang cocok digunakan untuk menghidupkan aerator adalah PLTS off grid. PLTS 200 Wp mampu untuk menghidupkan aerator 120 W selama 12 jam pada siang hari dan aerator 100 W selama 8 jam pada malam hari. Pada kondisi pengosongan baterai, tegangan output panel rata-rata sebesar 12,89 V dan arus rata-rata sebesar 6,2 A dan pada kondisi pengisian baterai, tegangan output panel rata-rata sebesar 12,39 V dan arus rata-rata sebesar 6,6 A. Efisiensi sistem tertinggi pada kondisi pengosongan baterai sebesar 99%. Hal ini dikarenakan pada sore hari radiasi matahari rendah sehingga arus yang dihasilkan panel surya rendah dan mendapatkan supply dari baterai.
Desain dan Fabrikasi Sistim Mekatronika pada Portable Solar Tracking Haris, Oscar; Amirin, Amirin; Anggi, Rahmat
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.5146

Abstract

Energi matahari adalah energi yang saat ini menjadi energi alternative yang bisa dikonversi menjadi energi listrik, hanya saja pemanfaatan efetivitas pengkonversian energi nya menjadi daya listrik perlu di perhatikan dengan baik, teknologi solar tracking menjadi salah satu teknologi tebaik dalam memanfaatan efesiensi penyerapan energi matahari menjadi energi listrik, penelitian ini lebih difokuskan untuk merancang dan malakukan fabrikasi dari system mekatronika solar panel yang sifatnya portable, dimana dalam desainnya menggunakan beberapa perangkat mechanical serta electronica, yang terdiri dari desain konstruksi berupa besi hollow 4x4x1 dan bearing serta motor DC gearbox, sedangankan untuk desain electronica nya menggunakan beberapa perangkar seperti, Sensor LDR, Sensor proximity infra red, Real Time Clock, Driver motor L298, sensor arus ACS 712. Desain perangkat mechanical dan electronica tersebut di proses secara fabrikasi dan assembling satu sama lain sehingga menjadi alat solar panel portable untuk skala rumah tangga yang di pasang diatas atap rumah dengan berbagai kondisi   atap rumah searah sumbu X ataupun sumbu Y dari arah matahari terbit. Desain yang di teruskan kedalam proses fabrikasi dan menjadi bentuk alat portable solar panel setelah itu dilakukan pengujian dan ditampilkan data pengujian secara random pada jam 08 00 Wib, 12 00 Wib dan 15 00 wib dan menghasilkan beberapa data pengujian yaitu, pada jam 08 00 didapat arus sebesar 4,00 A, tegangan 15,86 V, intensitas ahaya 12958 Lux, serta sudut kemiringan solar panel 480. Pada   jam 12 00   didapat arus sebesar 4,62 A, tegangan 15,53 V, intensitas ahaya 17033 Lux, serta sudut kemiringan solar panel 900 . sedangkan pengujian jam 15 00 didapat arus sebesar 3,66 A, tegangan 15,06 V, intensitas ahaya 9308 Lux, serta sudut kemiringan solar panel 1290.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Volume 20, Nomor 3, Desember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Volume 20, Nomor 2, Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023 Vol 18, No 2 (2023): Volume 18, Nomor 2, Agustus 2023 Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023 Vol 17, No 3 (2022): Volume 17, Nomor 3, Desember 2022 Vol 17, No 2 (2022): Volume 17, Nomor 2, Agustus 2022 Vol 17, No 1 (2022): Volume 17, Nomor 1, April 2022 Vol 16, No 3 (2021): Volume 16, Nomor 3, Desember 2021 Vol 16, No 2 (2021): Volume 16, Nomor 2, Agustus 2021 Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021 Vol 15, No 3 (2020): Volume 15, Nomor 3, Desember 2020 Vol 15, No 2 (2020): Volume 15, Nomor 2, Agustus 2020 Vol 15, No 1 (2020): Volume 15, Nomor 1, April 2020 Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019 Vol 14, No 2 (2019): Volume 14, Nomor 2, Agustus 2019 Vol 14, No 1 (2019): Volume 14, Nomor 1, April 2019 Vol 13, No 3 (2018): Volume 13, Nomor 3, Desember 2018 Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018 Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Nomor 1, April 2018 Vol 12, No 3 (2017): Volume 12, Nomor 3, Desember 2017 Vol 12, No 2 (2017): Volume 12, Nomor 2, Agustus 2017 Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017 Vol 12, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 11, No 3 (2016): Volume 11, Nomor 3, Desember 2016 Vol 11, No 2 (2016): Volume 11, Nomor 2, Agustus 2016 Vol 11, No 1 (2016): Volume 11, Nomor 1, April 2016 Vol 10, No 3 (2015): Volume 10, Nomor 3, Desember 2015 Vol 10, No 2 (2015): Volume 10, Nomor 2, Agustus 2015 Vol 10, No 1 (2015): Volume 10, Nomor 1, April 2015 Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 3 (2014): Volume 9, Nomor 3, Desember 2014 Vol 9, No 2 (2014): Volume 9, Nomor 2, Agustus 2014 Vol 9, No 1 (2014): Volume 9, Nomor 1, April 2014 Vol 8, No 2 (2013): Volume 8, Nomor 2, Agustus 2013 Vol 8, No 1 (2013): Volume 8, Nomor 1, April 2013 Vol 7, No 3 (2012): Volume 7, Nomor 3, Desember 2012 More Issue