cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Politeknik Negeri Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : 14116863     EISSN : 25407678     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Mesin(d/h MANDEGANI) diterbitkan sejak 1997, dengan frekuensi 3 kali setahun. Misi : media komunikasi bagi dosen, praktisi, dan ilmuwan tentang karya ilmiah (scientific article) hasil-hasil penelitian, survei, studi kasus dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan teknik mesin, meliputi topik/tema seperti perancangan mesin, instalasi, perawatan & perbaikan mesin, bahan konstruksi & komponen mesin, teknik pengerjaan logam, pembuatan komponen mesi n, pengujian bahan dan komponen mesin, teknik pengukuran & kontrol kualitas proses/produk industri manufaktur, manajemen & teknik produksi industri manufaktur, pembentukan dan pengembangan desain produk, aplikasi komputer dalam sistem kendali & operasi mesin, mesin-mesin kalor & fluida, sistem pembangkitan energi, mesin pendingin & pengkondisian udara, pembangkitan energi alternatif & terbarukan.
Arjuna Subject : -
Articles 478 Documents
Analisa Pembebanan pada Bilah Pengaduk dan Poros Utama pada Mesin Pencampur Pupuk Majemuk dengan Sofware SOLIDWORK Suherman, Suherman; Abdullah, Ilmi; Suharlan, Didy; Sai'in, Ali; Harahap, Muchsin
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.5363

Abstract

A compound fertilizer mixing machine (mixer) is a type of machine used to produce compound fertilizer. This fertilizer consists of a mixture of humus fertilizer, animal manure and humus soil. This machine is very important in its use as a mixer of different types of fertilizer ingredients, so as to produce a homogeneous mixture. The aim of this research is to design a fertilizer mixing machine that can be used by small and medium industries and farmer groups. In this design, consider the factors that influence the strength of the main components, such as the drive shaft, mixing blade, belt transmission system, machine frame, etc. This research was carried out in three stages, namely the load simulation stage on the drive shaft and stirrer blade to determine the safety factor. The second stage is calculations in the design of the main components of the machine. In the final stage, the process of making the machine and testing is carried out. The design of this machine was simulated using SOLIDWORK 20 software. The simulation results using SOLIDWORK showed a minimum FOS (Factor of Safety) value of 2.98 on the stirrer blade and the main shaft had met the safety factor. The test results of this fertilizer mixing machine have a capacity of 950 kg/hour.
Analisa Waktu Optimasi Perawatan Mesin CNC Milling dengan Pendekatan Value Stream Mapping Serta Perbaikan dengan Failur Mode and Effect Analysis pada Mesin CNC Milling Hidayat, Ade Riyan
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.4099

Abstract

Dalam industri manufaktur modern, mesin CNC (Computer Numerical Control) memainkan peran penting dalam proses produksi yang efisien dan akurat. Pemeliharaan adalah aspek penting untuk memastikan kinerja optimal dan masa pakai mesin CNC. Studi ini bertujuan untuk mengoptimalkan waktu pemeliharaan untuk mesin penggilingan CNC dengan menggunakan pendekatan pemetaan aliran nilai dan analisis mode dan efek kegagalan (FMEA) untuk meningkatkan efisiensi produksi. Studi ini menggunakan observasi dan tinjauan literatur sebagai metode pengumpulan data. Desain penelitian mengikuti pendekatan sistematis, termasuk analisis mode dan efek kegagalan (FMEA), analisis pohon logika keandalan (LTA), dan pemilihan tugas berdasarkan pemeliharaan berpusat pada keandalan (RCM). FMEA mengidentifikasi komponen-komponen kritis dengan Risk Priority Numbers (RPN) tinggi seperti pisau cakram dan baut. LTA mengategorikan 55% komponen sebagai masalah gangguan, yang dapat menyebabkan kegagalan dalam sistem secara keseluruhan atau sebagian. Tindakan pemeliharaan yang diusulkan termasuk pemeliharaan yang diarahkan kondisi (CD) untuk komponen-komponen tertentu guna mendeteksi tanda-tanda kegagalan secara dini. Penelitian ini memberikan wawasan tentang mengidentifikasi dan menganalisis potensi kegagalan dalam sistem produksi mesin penggilingan CNC dan mengusulkan metode pemeliharaan baru untuk meningkatkan keandalan dan ketersediaan.
Optimasi Kekerasan dan Ketahanan Impact Baja VCN 150 dengan Variasi Tempering untuk Aplikasi Poros Track Roller Bearing pada Mesin Pembelah Bambu Krisnaputra, Radhian; Satiti, Nareswari Novita; Irawati, Inggar Septhia; Hendaryanto, Ignatius Aris; Sugiyanto, Sugiyanto; Bahari, Galuh
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.4326

Abstract

Penggunaan mesin pembelah bambu dalam produksi bambu laminasi adalah untuk mengubah batang bambu menjadi bilah-bilah bambu. Pada mesin pembelah bambu di Rosse Bambu Yogyakarta terjadi kerusakan komponen yaitu patahnya poros track roller bearing. Poros mengalami mekanisme patah getas yang disebabkan oleh ketidaksesuaian pemilihan material. Diketahui bahwa poros yang patah terbuat dari baja karbon tinggi AISI 1080 yang telah melalui proses quenching. Poros track roller bearing dari mesin pembelah bambu diharapkan memiliki ketahanan impact yang tinggi namun juga harus memiliki nilai kekerasan yang sesuai dengan standar nilai kekerasan poros. Dengan memilih material substitusi yang ideal untuk poros dan mengidentifikasi proses perlakuan panas yang tepat untuk mendapatkan sifat material yang diinginkan, proses yang efektif dapat diketahui untuk meningkatkan masa pakai poros track roller bearing dan mengurangi potensi terjadinya kegagalan serupa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui temperatur tempering optimum yang dapat dilakukan terhadap baja VCN 150 sebagai material substitusi poros track roller bearing pada mesin pembelah bambu. Pada penelitian ini proses perlakuan panas dilakukan dengan memanaskan spesimen uji pada temperatur 850 °C dalam tungku selama 1 jam kemudian dilanjutkan dengan quenching dengan media oli. Setelah quenching, dilakukan tempering pada temperatur 200 °C, 300 °C, dan 400 °C selama 1 jam kemudian dilanjutkan dengan pendinginan di udara bebas. Pengujian yang dilakukan meliputi uji struktur mikro, uji kekerasan Vickers, uji impact Charpy, dan analisis fraktografi menggunakan Scanning Electron Microscope pada permukaan patahan hasil uji impact. Hasil pengujian menunjukkan bahwa spesimen yang melalui proses tempering pada temperatur 400 °C memberikan hasil optimum dengan nilai kekerasan sebesar 359,92 HV dan harga impact sebesar 1,37 J/mm ².
Analisis Aliran Sirkulasi Alami di Bagian Pendingin Berdasarkan Variasi Temperatur Air Pemanas pada Untai Rektangular TP FASSIP-04 Ver.2 Wahyuni, Asri; Yuliaji, Dwi; Setiawan, Putut Hery; Budiyanto, Nur Rochman; Maryadi, Shendy Akbar; Pamungkas, Adhika Enggar; Budiman, Arif Adtyas; Kharisma, Sunandi; Waluyo, Roy; Juarsa, Mulya
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.4706

Abstract

Sistem pendingin pasif berbasis mekanisme sirkulasi alami menjadi topik hangat dalam sistem keselamatan PLTN karena tidak membutuhkan pasokan listrik dan juga lebih ekonomis, maka perlu dilakukan penelitian untuk memperoleh karakteristik pendinginan pada bagian tangki pendingin perlu dipelajari mengingat proses pendinginan dilakukan dengan model tidak langsung. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk menganalisis aliran sirkulasi alami di bagian pendingin berdasarkan variasi temperatur air pemanas pada Untai Rektangular TP FASSIP-04 Ver.2. Penelitian dilakukan untuk memperoleh karakteristik perubahan temperatur pada bagian tangki pendingin berdasarkan variasi temperatur air pemanas serta bilangan Reynold dan laju aliran yang terjadi terhadap variasi temperatur. Metode penelitian dilakuan secara eksperimental dengan memvariasi temperatur air pemanas dari 50oC, 60oC, dan 70oC dengan daya pemanas 4,2 kW dan temperatur air pendingin ditetapkan pada 20oC. Pengolahan data menghasilkan grafik karakteristik temperatur dan laju aliran yang terjadi. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa berdasarkan laju aliran sirkulasi alami yang terjadi pada bagian tangki pendingin Untai Rektangular TP FASSIP-04 Ver.2 untuk variasi temperatur air pemanas 50 oC sebesar 1,32 LPM berada pada rejim aliran laminar dengan bilangan Reynold bernilai 1851 sedangkan pada temperatur air pemanas 60 oC dan 70 oC sebesar 1,61 LPM dan 1,94 LPM berada pada rejim aliran transisi yang secara berturut-turut bilangan Reynold bernilai 2624 dan 3716. Kenaikan gradien temperatur antara sisi panas dan sisi dingin telah meningkatkan laju aliran sirkulasi alami dan mempengaruhi rejim aliran yang terbentuk.
Validitas Persamaan Reynolds Terhadap Efek Inersia dan Slip dalam Pemodelan Pelumasan Hidrodinamik pada Permukaan Parallel Bearing Bertekstur Hilmy, Fuad; B, Herru Santosa; Taufik, Ikhwan; Muchammad, M; Tauviqirrahman, Mohammad
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.5294

Abstract

Thrust bearing merupakan komponen yang sangat penting pada elemen mesin untuk menahan beban aksial saat mesin sedang berputar. Berbagai rekayasa telah dilakukan untuk mendapatkan performa pelumasan yang terbaik. Saat ini, tekstur pada thrust bearing telah dikembangkan pada sistem pelumasan hidrodinamik. Modifikasi permukaan berupa pelapisan hidrofobik juga dapat memberikan dampak pada performa pelumasan hidrodinamik. Metode penyelesaian yang digunakan menjadi perlu dikaji secara lebih mendalam karena efek inersia yang terjadi pada aliran pelumasan. Pada penelitian ini, validitas modifikasi persamaan Reynolds dibandingkan dengan penyelesaian menggunakan persamaan Navier-Stokes yang mengakomodir adanya inersia. Pendekatan computational fluid dynamic (CFD) juga digunakan dalam pengujian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konfigurasi Re = 0,280 dan λ = 250 tanpa menerapkan slip, efek yang diperoleh terhadap load support tidak terlalu berarti. Hal ini menunjukkan bahwa kedua persamaan dapat digunakan untuk kondisi ini. Akan tetapi terjadi perbedaan nilai load support yang signifikan yaitu sebesar 5,456% ketika slip dan inersia diterapkan. Maka, pada kondisi tersebut, persamaan N-S sangat dianjurkan untuk digunakan
Peluang dan Sifat Mekanis Serat Alam Non-Kayu dalam Pembuatan Papan Partikel (Review Paper) Bawono, Nugroho Mamayu Hayuning; Bawono, Baju; Wiratmoko, Bondan; Stefanditya, Yotam; Anggoro, Paulus Wisnu
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.5058

Abstract

Penelitian mengenai inovasi produk dalam material komposit merupakan urgensi, salah satu industri yang memiliki potensi inovasi adalah wood-based panels (WBPs) khususnya papan partikel. Selama ini kayu masih menjadi bahan utama dalam produksi papan partikel. Akan tetapi kesadaran konsumen mengenai dampak penggunaan kayu secara berlebih mendorong industri ini untuk mencari alternatif pengganti kayu. Pada penelitian ini dilakukan review yang bertujuan untuk mengetahui, membandingkan, dan mencari peluang serat alam non-kayu sebagai material dalam papan partikel. Berdasarkan 11 jurnal yang telah diulas dari berbagai peneliti di dunia didapatkan hasil bahwa penggunaan serat alam non-kayu adalah feasible jika material tersebut memiliki karakteristik mekanis yang mirip dengan kayu. Serabut kelapa merupakan serat alam yang memiliki potensi menjadi material pengganti kayu pada produk papan partikel. Modulus of elasticity (MOE) dan modulus of rupture (MOR) Spesimen yang telah diuji oleh berbagai peneliti menunjukkan bahwa sifat mekanis serabut kelapa memiliki kemiripan dengan kayu dengan beberapa penyesuaian seperti homogenisasi ukuran partikel dan jenis perekat yang digunakan. Maka dapat disimpulkan bahwa serabut kelapa merupakan salah satu material potensial yang membutuhkan pengembangan lebih lanjut.
Back Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 Desember 2023 Mesin, Jurnal Rekayasa
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.5274

Abstract

Analisis Statis Desain Chassis Kendaraan Listrik 2 Penumpang Prasetya, Deni Bagus; Sumbodo, Wirawan; Setiadi, Rizki
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.3704

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan sebuah rancangan chassis kendaraan listrik yang aman dan nyaman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research And Development (R&D) dengan bantuan perangkat lunak (software) yang mampu untuk pembuatan suatu model dalam bentuk gambar 3 dimensi, dalam hal ini software yang digunakan adalah Autodesk Inventor 2019. Autodesk Inventor 2019 dapat menguji kontruksi chassis yang dapat mengetahui nilai Von-Misses Stress, Displacement dan Safety Factor pada konstruksi frame kendaraan listrik. Dari hasil analisis perancangan chassis kendaraan listrik diperolehkan hasil pengujian yang dilakukan secara perhitungan komputer dimana angka dari tiap-tiap bagian yang diuji nilai safety factor sangat aman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain chassis yang dibuat adalah jenis ladder frame yang dapat digunakan untuk kendaraan listrik 2 penumpang. Nilai Von-misses stresses pada material Steel AISI 1035, Besi Hollow ASTM A 500 dan Aluminium Alloy AA 6063-T6 berturut-turut adalah 5.53 x 107 Pa, 5.52 x 107 Pa dan 5.53 x 107 Pa. Nilai Displacement pada material Steel AISI 1035, Besi Hollow ASTM A 500   dan Aluminium Alloy AA 6063-T6 berturut-turut adalah 0.141 mm, 0.141 mm dan 0.250 mm. Nilai Safety factor pada material Steel AISI 1035, Besi Hollow ASTM A 500 dan Aluminium Alloy AA 6063-T6 berturut-turut adalah 6.689, 4.875 dan 3.067. Desain chassis ladder frame yang dibuat dengan material Steel Aisi 1035 memiliki safety factor yang lebih tinggi dibandingkan dengan material Besi Hollow ASTM A 500 dan Aluminium Alloy AA 6063-T6. Tetapi pada tahap fabrikasi di lapangan lebih memilih material Besi Hollow ASTM A 500, alasanya menggunakan material Besi Hollow ASTM A 500 karena material Besi Hollow ASTM A 500 memiliki nilai yield strength yang tidak jauh dengan material Steel Aisi 1035. Dan alasan lainya yaitu karena Besi Hollow ASTM A 500 memiliki nilai safety factor yang sudah di atas angka 4 dan pastinya harga Besi Hollow ASTM A 500 relative lebih terjangkau dibandingkan dengan material Steel Aisi 1035.
Pengaruh Kedalaman Pemotongan Terhadap Keausan Pahat HSS pada Proses Pembubutan Baja Aisi 1040 Menggunakan CNC Turning Lukman, Muhammad; Asri, Sarwi; Hidayat, Hanif
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.5322

Abstract

Proses produksi di industri tidak lepas dengan penggunaan mesin perkakas, salah satunya mesin bubut untuk proses pembubutan. Ketika pahat tidak diperhatikan tekait kemampuan untuk melakukan pembubutan dengan kedalaman pemotongan yang tepat dan dipakai terus-menerus lambat laun akan terjadi keausan pahat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kedalaman pemotongan terhadap keausan tepi, keausan kawah, dan massa aus pahat. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pahat bubut HSS Bohler Mo Rapid Extra 1200 Molibdenum M2 yang sudah diasah membentuk pahat rata kanan sesuai geomeri dan digunakan untuk proses pembubutan Baja Aisi 1040 sepanjang 100 mm. Proses pembubutan menggunakan variasi kedalaman pemotongan 0,5 mm untuk pahat A, 1 mm untuk pahat B, dan 1,5 mm untuk pahat C dengan Vc dan feeding tetap masing-masing sebesar 21 m/min dan 0,02 mm/putaran. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa nilai keausan tepi tertinggi didapat dari pahat C sebesar 0,0302435 mm, kemudian pahat B sebesaar 0,0240594, dan pahat A sebesar 0,0175976 mm. Nilai keausan kawah tertinggi didapat dari pahat C sebesar 0,007836 mm, kemudian pahat B sebesaar 0,00668 mm, dan pahat A sebesar 0,004416 mm. Nilai massa aus tertinggi didapat dari pahat C sebesar 0,085 gram, kemudian pahat B sebesaar 0,057 gram, dan pahat A sebesar 0,039 gram.    Kata kunci: Keausan Pahat; Kedalaman Pemotongan; HSS; Pembubutan
Front Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 April 2024 Mesin, Jurnal Rekayasa
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.5469

Abstract


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Volume 20, Nomor 3, Desember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Volume 20, Nomor 2, Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023 Vol 18, No 2 (2023): Volume 18, Nomor 2, Agustus 2023 Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023 Vol 17, No 3 (2022): Volume 17, Nomor 3, Desember 2022 Vol 17, No 2 (2022): Volume 17, Nomor 2, Agustus 2022 Vol 17, No 1 (2022): Volume 17, Nomor 1, April 2022 Vol 16, No 3 (2021): Volume 16, Nomor 3, Desember 2021 Vol 16, No 2 (2021): Volume 16, Nomor 2, Agustus 2021 Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021 Vol 15, No 3 (2020): Volume 15, Nomor 3, Desember 2020 Vol 15, No 2 (2020): Volume 15, Nomor 2, Agustus 2020 Vol 15, No 1 (2020): Volume 15, Nomor 1, April 2020 Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019 Vol 14, No 2 (2019): Volume 14, Nomor 2, Agustus 2019 Vol 14, No 1 (2019): Volume 14, Nomor 1, April 2019 Vol 13, No 3 (2018): Volume 13, Nomor 3, Desember 2018 Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018 Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Nomor 1, April 2018 Vol 12, No 3 (2017): Volume 12, Nomor 3, Desember 2017 Vol 12, No 2 (2017): Volume 12, Nomor 2, Agustus 2017 Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017 Vol 12, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 11, No 3 (2016): Volume 11, Nomor 3, Desember 2016 Vol 11, No 2 (2016): Volume 11, Nomor 2, Agustus 2016 Vol 11, No 1 (2016): Volume 11, Nomor 1, April 2016 Vol 10, No 3 (2015): Volume 10, Nomor 3, Desember 2015 Vol 10, No 2 (2015): Volume 10, Nomor 2, Agustus 2015 Vol 10, No 1 (2015): Volume 10, Nomor 1, April 2015 Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 3 (2014): Volume 9, Nomor 3, Desember 2014 Vol 9, No 2 (2014): Volume 9, Nomor 2, Agustus 2014 Vol 9, No 1 (2014): Volume 9, Nomor 1, April 2014 Vol 8, No 2 (2013): Volume 8, Nomor 2, Agustus 2013 Vol 8, No 1 (2013): Volume 8, Nomor 1, April 2013 Vol 7, No 3 (2012): Volume 7, Nomor 3, Desember 2012 More Issue