cover
Contact Name
Fajar
Contact Email
fajarjatinugroho@gmail.com
Phone
+6281226035613
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
BANGUN REKAPRIMA
ISSN : 24432709     EISSN : 25413899     DOI : http://dx.doi.org/10.32497/bangunrekaprima
Bangun Rekaprima: Jurnal Pengembangan Rekayasa, Sosial dan Humaniora as an information container that contains articles about the field of science consisting of results of research, literature review, review of books, journal reviews, popular scientific knowledge, results of translations, and other related texts. The articles of this journal are published every six months, that is on April and Oktober (2 issues per year), and published by Politeknik Negeri Semarang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 241 Documents
PERILAKU HIDROLIS ALIRAN DIATAS AMBANG LEBAR DENGAN KEMIRINGAN HILIR 1:1 Risman, Risman; Warsiti, Warsiti
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.823 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i1.4433

Abstract

Pemodelan alat ukur debit ambang lebar ini diharapkan dapat memudahkan dalam pemahaman khususnya perilaku aliran yang mengalir melalui alat ukur debit ambang lebar. Mulai dari perilaku hidrolis, ketelitian pengukuran, dan pembuatan lengkung debitnya. Dari hasil penelitian ini didapatkan hubungan debit dengan tinggi muka air di hulu, tinggi muka air di hilir, muka air di atas ambang, dan kehilangan energi untuk pelimpah ambang lebar. Untuk pelimpah adalah pembuatan model alat ukur debit ambang lebar ini adalah dengan mengasumsikan bahwa bilangan Froude yang terjadi pada model sama dengan bilangan Froude yang terjadi pada kondisi di lapangan. Sehingga dengan demikian skala debit, waktu, kecepatan dan volume akan dapat mewakili kondisi sesungguhnya di lapangan dengan skala panjang lebar dan tinggi1 : 100. Hasil yang diharapkan dari rancang bangun ini adalah berupa model uji alat ukur debit ambang lebar sebagai prototype yang perilaku hidrolisnya dapat diamati mahasiswa dengan pemahaman yang lebih mudah seperti kejadian sesungguhnya di lapangan. Metodologi yang digunakan adalah melakukan pengujian di laboratorium hidrolika dengan memvariasikan debit mulai dari Q1, Q2, Q3, Q4, ”¦. Qn, untuk mendapatkan variasi tinggi muka air di hulu dan di hilir pelimpah ambang lebar menghasilkan kehilangan energi yang relatif kecil dengan trend Y= -1140,4x2 + 0,6383x + 0,0077untuk pelimpah ambang lebar kemiringan hilir 1:1 dengan Y adalah kehilangan energi dalam meter dan X adalah debit dalam m3/detik
KUAT TEKAN MORTAR DENGAN MENGGUNAKAN TRAS ASAL DS. SENDANGWARU KEC. KRAGAN KAB. REMBANG DAN KAPUR SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN PORTLAND Wahjoedi, Wahjoedi; Supriyadi, Supriyadi; Wahyono, Herry Ludiro; Mahbub, Jamal; Buana, Lalu Yahya Surya
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.661 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i1.4440

Abstract

Pemanfaatan material alternatif sebagai pengganti semen merupakan salah satu upaya meningkatakan nilai jual material alternatif tersebut, selain itu juga dapat mengurangi penggunaan material yang tidak ramah lingkungan dalam dunia konstruksi. Laporan dari BBC mengutip dari Chatham House menyebutkan semen adalah sumber sekitar 8% dari emisi karbon dioksida (CO2) dunia. Penelitian ini merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya tentang mortar. Wahjoedi et.al, 2021 telah melakukan penelitian penggunaan tras sebagai bahan substitusi terhadap semen portland dalam pembuatan mortar. Campuran dibuat tanpa dan mengganti komposisi semen dengan tras dan kapur pada proporsi tertentu, akan diperoleh adukan konsistensi normal dari kadar masing-masing bahan (air, semen, agregat halus, tras dan kapur) dan selanjutnya diuji kuat tekannya melalui benda uji kubus ukuran 5 cm x 5 cm x 5 cm pada 28 hari. Dari hasil penelitian diperoleh nilai kuat tekan mortar hasil substitusi semen portland menggunakan tras dan kapur sebagai berikut: 1) substitusi 0% menghasilkan kuat tekan mortar 30,20 MPa; 2) substitusi 10% (5% tras dan 5% kapur) menghasilkan kuat tekan mortar 21,62 MPa; 3) substitusi 15% (7,5% tras dan 7,5% kapur) menghasilkan kuat tekan mortar 21,02 MPa; 4) substitusi 20% (10% tras dan 10% kapur) menghasilkan kuat tekan mortar 16,28 MPa; 5) substitusi 25% (12,5% tras dan 12,5% kapur) menghasilkan kuat tekan mortar 12,98 MPa. Sehingga dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan tras sebagai bahan substitusi semen portland dapat memenuhi kriteria Mortar tipe M (kuat tekan 17,2 MPa) secara optimal pada persentase tras hingga sebesar 15%.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH PADA HOTEL GRANDHIKA PEMUDA SEMARANG Yasmin, Adela Nur Laili; Armadita, Viviana; Supriyo, Supriyo; Triwardaya, Triwardaya
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.413 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i1.4466

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan mendasar kehidupan manusia. Kebutuhan air bersih pada suatu hotel dapat dihitung dengan jumlah tamu serta jenis dan jumlah alat plumbing. Untuk   memenuhi jumlah kebutuhan air bersih pada Hotel Grandhika Pemuda Semarang dengan jumlah gedung 8 lantai dan 2 basement. Tujuan penelitian adalah untuk membandingkan kapasitas air bersih yang tersedia dengan persediaan air, kebutuhan air, dan pemakaian air pada hotel. Kebutuhan air bersih yaitu tangki atap/atas yang digunakan sekarang berjumlah 2 tangki roof water tank yang berkapasitas 20 m ³ dan 2 tangki raw water tank yang bekapasitas 38 m ³, memiliki kapasitas keseluruhan untuk tangki atas 58 m ³, dan tangki bawah digunakan berjumlah 1 tangki ground tank dengan kapasitas 100 m3. Penelitian ini menggunakan metode perhitungan kebutuhan air bersih berdasarkan jumlah penghuni dan berdasarkan perhitungan jumlah dan jenis plumbing. Hasil dari penelitian perhitungan kebutuhan air bersih dari jumlah penghuni 136,2 m3 dengan pemakaian air bersih setiap 10jam/hari sebanyak 13,62 m3/jam, Kebutuhan air dari jumlah dan jenis plumbing sebanyak 43,76 m3/hari, Pemakaian air tahun 2017sebanyak43,42m3/hari. Pemakaian air tahun 2018 sebanyak 46,79m3/hari, Pemakaian air tahun 2019 sebanyak 45.54 m3/hari, Pemakaian air tahun 2020 sebanyak 23,44 m3/hari. Kapasitas tangki atas/atap sebanyak 86,26 m3, kapasitas tangki bawah sebanyak 45,4 m3. Dengan adanya analisis air bersih ini dapat diharapkan kapasitas penyediaan yang telah terpasang pada Hotel Grandhika Pemuda Semarang mampu melayani kebutuhan air bersih pada beban puncak. Dengan melakukan pengukuran terhadap debit air dapat diketahui debit air yang dibutuhkan, lalu dari hasil pengukuran tersebut dibandingkan dengan kapasitas yang terpasang
STUDI EKSPERIMENTAL KUAT TEKAN BETON GEOPOLIMER MOLARITAS RENDAH DENGAN VARIASI ALKALI AKTIVATOR 1,5 DAN 2,5 Sulistyorini, Dewi; Galuh, Dimas Langga Chandra; Prayogi, Yobhy Oktaviandre; Ardiansyah, Mohammad Tegar; Hakim, Abdu Rasyid
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.012 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i1.4603

Abstract

Semen sebagai salah satu material beton yang menghasilkan polusi CO2 setara dengan produksinya. Dibutuhkan bahan alternatif ramah lingkungan dalam pembuatan beton untuk menggurangi emisi CO2. Beton geopolimer merupakan jenis beton inovasi yang materialnya sangat bersih dari penggunaan semen kemudiandiganti fly ash sehingga beton tersebut ramah lingkungan.Penelitian ini untuk mengetahui pengaruhmolaritas rendah (2M, 3M, 4M) dengan variasi alkali aktivator atau SS/SH (1,5 dan 2,5) terhadap kuat tekan beton geopolimer pada umur 28 hari. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dengan menggunakan benda uji silinder 15/30 sebanyak 18 silinder.Perawatan dengan suhu ruang. Hasil kuat tekan rata-rata beton geopolimer rasio SS/SH 1,5 pada molaritas 2M, 3M dan 4M berturut-turut sebesar 21,08 MPa, 26,68 MPa, dan 29,72 MPa. Kuat tekan rata-rata beton geopolimer rasio SS/SH 2,5 pada molaritas 2M, 3M, 4M sebesar 27,02 MPa, 29,67 MPa dan 33,47 MPa.
KORELASI RAMALAN JOYOBOYO PASAR ILANG KUMANDANGE TERHADAP PEMASARAN DIGITAL DI ERA MARKETING 4.0 DI INDONESIA Nugraha, Putu Pesa
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.002 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i1.4475

Abstract

Ramalan Jayabaya Pasar ilang kumandange, walaupun diciptakan pada masa sebelumnya,   secara tidak langsung mengindikasikan tentang korelasi perkembangan teknologi digital dan kemunculan pasar online yang menjadi kenyataan di era marketing 4.0. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan harus mampu memanfaatkan teknologi digital dan memahami perilaku konsumen di era digital ini untuk mencapai kesuksesan dalam bisnis.Dalam konteks ini, dari tujuan penelitian ini perusahaan harus dapat menggunakan teknologi digital secara efektif untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan efisiensi operasional . Berdasarkan Metode Penelitian, perusahaan juga harus memahami perilaku konsumen di era digital ini untuk dapat membuat strategi pemasaran yang tepat dan mengikuti tren pasar yang terus berubah. Hasil penelitian tentang korelasi Ramalan Jayabaya Pasar ilang kumandangeterhadap pemasaran digital di era marketing 4.0 dapat dijadikan inspirasi dan pedoman bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan dan peluang di era pemasaran digital yang semakin dinamis dan kompleks. Dengan hasil penelitian tentang korelasi ini, perusahaan dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi perubahan yang terjadi dan memanfaatkan peluang yang ada untuk mencapai kesuksesan dalam bisnis
PERILAKU MEKANIK BETON RINGAN AGREGAT STYROFOAM DENGAN VARIASI PENAMBAHAN FLY ASH Setiawan, Dedi Budi; Abdillah, Rifqi Aulia
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.647 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i1.4502

Abstract

Menurut SKSNI Beton 2002 beton ringan adalah beton yang mengandung agregat ringan yang mempunyai berat jenis tidak lebih dari 1900kg/m3. Penggunaan material lain yang memiliki berat jenis ringan dalam campuran beton akan mengurangi berat beton secara keseluruhan sehingga mengurangi dimensi struktur yang akhirnya didapat struktur yang lebih ekonomis. Styrofoam yang memiliki nama lain polystyrene, begitu banyak digunakan oleh manusia dalam kehidupannya sehari hari. Fly ash memiliki sifat pozzolan dan dapat bereaksi dengan kapur pada suhu ruang dengan media air dan membentuk senyawa yang bersifat mengikat. Perpaduan Styrofoam untuk mendapatkan beton ringan dan penambahan fly ash untuk meningkatkan ikatan beton / kuat tekan beton diharapkan mampu memberikan peningkatan mutu beton ringan yang berarti. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu membuat adukan beton ringan yang terdiri dari Semen PCC, agregat halus, agregat kasar, air, dan Styrofoam dengan perbandingan variasi yang berbeda-beda yakni 10% dan 30% terhadap volume beton serta penambahan fly ash dengan variasi 5%, 10% dan 15% terhadap volume semen. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat memberi informasi mengenai perilaku mekanik beton ringan dengan tambahan Styrofoam dan fly ash.Dari hasil percobaan kuat tekan beton kandungan Styrofoam 10% dan 30% dengan variasi fly ash 15% mengalami peningkatan rata-rata sebesar 3,3%. Untuk kuat lentur beton kandungan Styrofoam 10% dan 30% dengan variasi fly ash 15% meningkat rata-rata sebesar 7%. Beton dengan kandungan Styrofoam 30% mempunyai berat per isi sebesar1845,45 kg/m3. Artinya beton tersebut bisa dikategorikan sebagai beton ringan karena berat jenisnya kurang dari 1900 kg/m3 seperti yang dipersyaratkan SKSNI
PENERAPAN GUIDING BLOCK BAGI TUNA NETRA JALUR PEDESTRIAN Pangesti, Rendy Dwi; Abdillah, Rifqi Aulia
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.48 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i1.4505

Abstract

Kemudahan bagi difabel merupakan wujud dari kesamaan dan kesempatan, dari segala aspek kehidupan sehingga dapat memudahkan dalam bergerak melalui dan menggunakan bangunan gedung dan lingkungan secara layak. Sehingga akses tersebut harus diterapkan secara maksimal, dengan tujuan mewujudkan kesamaan kesempatan dalam mencapai segala aspek kehidupan bagi semua tanpa terkecuali. Kajian ini difokuskan kepada aksesibilitas tunanetra guidingblock dengan mengambil kasus pada ruas jalan Karisedenan Surakarta dengan tujuan mengetahui penggunaan sarana aksesibilitas jalan sudah memfasilitasi kebutuhan dari penyandang tunanetra. Acuan dasar untuk kajian ini yaitu Kepmen PU No. 468/KPTS/1998 mengenai Persyaratan Teknis Aksesibilitas Pada Bangunan Umum dan Lingkungan yang menjadi parameter bagi penyediaan sarana aksesibilitas. Kajian ini ditemukan bahwa beberapa ruas jalan di Karesidenan Surakarta yang berupa sarana akesesibilitas yang ada belum aksesibel untuk diakses penyandang tunanetra, dimana ruas jalan tersebut belum memenuhi dari Kepmen PU No. 468/KPTS/1998 yang mensyaratkan tentang kemudahan, kegunaan, keselamatan, dan kemandirian bagi difabel.
ANALISIS KUAT TEKAN BETON DENGAN BAHAN TAMBAH TETES TEBU (MOLASSE) DAN KAPUR ALAM Fauzan, Ahmad; Ambarwati, Ajeng; Kustrini, Anik; Purnijanto, Bambang
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.766 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i1.4472

Abstract

Beton adalah massa seperti batu yang dibuat dengan menggabungkan pasir, kerikil, batu pecah, atau agregat lainnya dengan pasta yang terbuat dari semen dan air. Karena mengandung sukrosa 32%, glukosa 14%, dan fruktosa 16%, ampas tetes tebu berpotensi untuk ditambahkan ke dalam campuran beton. Batu kapur, juga dikenal sebagai kapur alam, adalah batuan sedimen yang terbentuk ketika organisme laut mati dan mengubah kalsium karbonat (CaCO₃). Batu kapur juga dikenal sebagai batu gamping. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemungkinan penggunaan kapur alam dan molase sebagai aditif dalam campuran beton. Pengujian material, desain campuran, pembuatan spesimen, pemeliharaan spesimen, pengujian spesimen, dan analisis data merupakan tahapan dari penelitian ini. Pada penelitian ini mengacu pada SNI 03-2834-2000 (BSN 2000) tentang proses rencana pembuatan campuran beton normal, berdasarkan acuan tersebut maka penelitian ini memiliki kuat tekan desain 33,2 MPa digunakan untuk membuat benda uji. Benda uji yang berbentuk silinder dan memiliki tinggi 300 mm dan diameter 150 mm. Sampel beton tersedia dalam tiga konsentrasi berbeda: 0,075% molasse dan 26% kapur alami,0,15% molasse dan 21% kapur alami, dan tidak ada sama sekali. Penelitian tentang kuat tekan beton umur 28 hari ditemukan bahwa beton dengan variasi 0% molasse dan 0% kapur alam menghasilkan 31,52 Mpa, variasi 0,075% molasse dan 26% kapur alam menghasilkan 37, 83 Mpa, variasi 0, 15% molasse dan 21% kapur alam menghasilkan 18,30 Mpa. Pada variasi penambahan 0,075% molasse dan 26% kapur alam dikatakan berhasil karena telah melewati hasil yang telah direncanakan.
PEMODELAN PENINGKATAN KADAR AIR AKIBAT INFILTRASI DITINJAU DARI PARAMETER KEKUATAN TANAH Lestari, Nor Puji; Suwarno, Anung; Mulyono, Tedjo; Sudarmono, Sudarmono; Praharseno, Fikri; Wicaksono, Teguh Mulyo
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.515 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i1.4654

Abstract

Tanah merupakan salah satu aspek penting dalam konstruksi yang memerlukan perhatian saat perencanaan yang berhubungan dengan daya dukung pondasi, stabilitas lereng, tekanan tanah lateral serta bangunan sipil lainya. Sehingga banyak kejadian kegagalan struktur geoteknik terjadi saat kondisi tanah paling kritis. Oleh sebab itu, penelitian ini dirancang untuk mempelajari bagaimana pengaruh variasi kadar air terhadap kekuatan tanah pada kondisi normal dan jenuh sempurna. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental di Laboratorium Mekanika Tanah Politeknik Negeri Semarang. Peningkatan variasi nilai infiltrasi dilakukan dengan cara merendam sampel tanah dalam cawan. Setelah dilakukan pemeraman, kemudian sampel tanah diuji triaksial UU. Penelitian menunjukkan bahwa pada awal penjenuhan penyerapan air maksimum akan tercapai (19,6%) dan akan berkurang sebanding dengan lama penjenuhan. Nilai kadar air bertambah mendekati nilai 100% saat penjenuhan berlangsung selama 10 hari. Parameter kuat geser tanah (kohesi) akibat penjenuhan sebesar 0,39 kg/cm2; 0,28 kg/cm2 dan 0,35 kg/cm2. Sedangkan semakin jenuh tanah maka nilai sudut gesek dalam tanah juga menurun mendekati nilai nol, yaitu 11,80o; 12,17o dan 2,76o. Bertambahnya nilai kadar air pada tanah mengakibatkan menurunnya nilai kohesi dan sudut gesek dalam pada tanah. Semakin jenuh tanah (semakin lama penjenuhan) maka sudut gesek dalam tanah mendekati nol dan kohesi tanah lebih kecil dibanding kondisi tanah asli. Sehingga semakin jenuh tanah maka nilai daya dukung tanah tersebut semakin kecil.
MODEL KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL PENGEMBANGAN LIFE SKILL MENUJU PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Sulaiman, Dedi
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.934 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i1.4696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang model kepemimpinan transformasional pengembangan Life skill menuju profil pelajar pancasila di SD. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan (Research and Development) dari Borg dan Gall. Research menggunakan pendekatan metode kualitatif, development, yaitu rancangan model produk dan menguji validasi produk pada Focus Group Discussion dalam R&D level 1. Langkah penelitian pada level 1 diawali tahap pendahuluan berangkat dari potensi/masalah dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi sebagai desain faktual. Pada tahap pengembangan peneliti merancang desain produk, kemudian divalidasi oleh pakar ahli dan praktisi pendidikan melalui Focus Group Discussion, selanjutnya berdasarkan penilaian dan saran tersebut desain produk diperbaiki oleh peneliti menjadi desain produk teruji secara internal dan tidak di uji lapangan. Hasil validasi dan penilaian rancangan model kepemimpinan transformasional pengembangan Life skill menuju profil pelajar pancasila di SD, oleh dua pakar ahli pendidikan pada Focus Grup Discussion dengan total perolehan nilai sejumlah 40 skor persentase 83,33% yang diinterpretasikan dalam deskriptif kualitataif “sangat layak”, sedangkan hasil validasi dan penilaian oleh lima praktisi pendidikan diperoleh jumlah perolehan skor 101 dengan nilai persentase sebesar 84,16% yang diinterpretasikan “sangat layak”. Maka pakar ahli 1 dan pakar ahli 2 menyetujui rancangan model kepemimpinan transformasional pengembangan Life skill menuju profil pelajar pancasila di SD “sangat layak” untuk menjadi model teruji. Kepala Sekolah sebaiknya mengimplementasikan model kepemimpinan transfomasional pengembangan Life skill agar terselenggaranya prinsip partisipasi, transparansi dan akuntabel di Sekolah Dasar.