cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 573 Documents
Profil Keterampilan Proses Sains Siswa dan Rancangan Pembelajaran Untuk Melatihkannya Murni Murni
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i1.4460

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis profil keterampilan siswa SMA di beberapa sekolah di Kabupaten Sleman Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X sebanyak 163 siswa dan objek penelitian adalah keterampilan proses sains siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan tes pilihan berganda, dokumentasi, lembar observasi, dan wawancara. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa berada pada katergori sedang yaitu sekitar 40% - 60%, sehingga membutuhkan perhatian khusus dari guru, terutama keterampilan menginterpretasi grafik dan merumuskan kesimpulan. Inovasi model pembelajaran 5E hypothetical deductive learning cycle dapat digunakan untuk meningkatan keterampilan proses siswa.The research was conduct to analyze the profile of science process skill of high school students at some school in Sleman District, Yogyakarta. This research was conducted using descriptive method with qualitative approach. The subjects of this study were 10th grade student as many as 163 students and the objects were students’ science process skill. Instruments used to collect data using multiple choice tests, documentations, observation sheets, and interviews. Data analysises were included data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that students’ science process skill were in a moderate category, ie about 40% - 60%, requiring special attention from the teachers, especially the skills of interpreting the graph and formulating conclusions. Innovation learning model 5E hypothetical deductive learning cycle can be used to improve students' process skills 
Pengembangan Materi Ajar IPA Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Berorientasi Lingkungan Lahan Basah Noor Aini; Zainuddin Zainuddin; Andi Ichsan Mahardika
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i2.4919

Abstract

Materi ajar yang berorientasi lingkungan lahan basah belum tersedia di sekolah. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan tujuan mendeskripsikan kelayakan materi ajar IPA menggunakan model pembelajaran kooperatif berorientasi lingkungan lahan basah. Tujuan khusus penelitian adalah mendeskripsikan: (1) validitas materi ajar,         (2) kepraktisan materi ajar, dan (3) efektivitas materi ajar. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek ujicoba adalah siswa kelas VIII-B SMP Negeri 27 Banjarmasin. Data diperoleh melalui lembar validasi, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, tes hasil belajar dan lembar kerja siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) validitas materi ajar berkategori valid, (2) kepraktisan materi ajar berkategori baik, dan (3) efektivitas materi ajar berdasarkan hasil belajar produk berkategori sedang dan berdasarkan hasil belajar proses berkategori baik. Simpulan penelitian adalah materi ajar IPA menggunakan model pembelajaran kooperatif berorientasi lingkungan lahan basah layak digunakan dalam pembelajaran. Teaching material that wetland environment oriented is not yet available in schools. Therefore, conducted a research with the aim of describing the feasibility of science teaching material using the cooperative learning model that wetland environment oriented. The specific purpose of research to describe: (1) the validity of teaching material, (2) the practicality of teaching material, and (3) the effectiveness of teaching material. Type of research is research and development by using ADDIE development model. The samples of the subject were students in VIII-B SMP Negeri 27 Banjarmasin. The data obtained through validation sheet, observation sheet of lesson plan implementation, test of learning result and student worksheet. The data were analyzed descriptively quantitative and qualitative. The result of the research shows: (1) validity of teaching material is valid category, (2) practicality of teaching material is good category, and  (3) effectiveness of teaching material based on product learning result is medium category and based on process learning result is good category. The conclusion of this research is the Science teaching material using the cooperative learning model that wetland environment oriented is feasible to use in learning activity.
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Dan Media Pembelajaran IPA SMP Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis Abdullah Al Mukarram; Sri Hartini; Mustika Wati
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i3.889

Abstract

Keterampilan berpikir kritis siswa masih tergolong rendah. Hal ini diduga karena perangkat pembelajaran seperti LKS dan media yang digunakan siswa belum mampu membantu dalam menemukan konsep dan merangsang kemampuan berpikir kritis siswa.Oleh sebab itu dilakukan penelitian pengembangan LKS dan media pembelajaran IPA dengan tujuan dihasilkan LKS dan media pembelajaran IPA SMP berbasis keterampilan berpikir kritis. Tujuan khusus penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) kelayakan LKS yang dikembangkan, (2) kelayakan media pembelajaran yang dikembangkan, (3) keterampilan berpikir kritis siswa, (4) respon siswa terhadap LKS, (5) respon siswa terhadap media. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII-E berjumlah 33 siswa.Data diperoleh dengan instrumen validasi LKS dan media, lembar penilaian keterampilan berpikir kritis dan angket respon terhadap LKS dan media.Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa: (1) LKS yang dikembangkan sebesar 94,26% berkategori sangat layak, (2) media pembelajaran yang dikembangkan sebesar 95,00% berkategori sangat layak, (3) keterampilan berpikir kritis siswa sebesar 93,32% berkategori sangat baik, (4) respon siswa terhadap LKS sebesar 75,40% berkategori baik, (5) respon siswa terhadap media sebesar 77,00% berkategori baik. Diperoleh kesimpulan bahwa LKS dan media yang dikembangkan layak digunakan dan membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis.  
Perbedaan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Terhadap Strategi Pembelajaran Multiple Intelligences Dan Contextual Teaching Learning Rahmatul Bayyinah; Syubhan An'nur; Suriasa Suriasa
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i3.874

Abstract

ABSTRACT: Creative thinking skills of the students of class VII MTsN Mulawarman Banjarmasin on physics lesson is low. This is due to the evaluation of learning rarely apply creative thinking skills, as well as the implementation of learning activities predominantly on one type of intelligence, logical-mathematical. Therefore, we need a strategy that can develop creative thinking skills and refers to the different spheres of intelligence, multiple intelligences learning strategies that contextual teaching and learning (CTL). The general objective of this study is to describe the differences between the multiple intelligences and learning strategies (CTL) to the creative thinking skills of students. Research conducted a quasi-experimental study design randomized pretest and posttest control group. The study population was all students of class VII MTsN Mulawarman Banjarmasin and the sample were students of class VII D as an experimental class and E class VII as a control class. Data collection was conducted using test instruments, and multiple intelligences scale questionnaire. The analysis technique used is descriptive statistics and parametric assumptions to test the hypothesis. The results showed that in general there is a difference between the students' creative thinking skills and classroom control classroom experiment. This is supported by the results of the analysis, which was performed on the data posttest and gain scores, two classes, namely thit , 3.177 > 1.665 ttab , and thit , 2.104 > ttab , 1,665 .multiple intelligences learning strategies; creative thinking skills
The Effectiveness of Problem-Based Learning in Improving Students Scientific Literacy Skills and Scientific Attitudes Miranti Diah Prastika; Mustika Wati; Suyidno Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 7, No 3 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v7i3.7027

Abstract

Scientific literacy skill is a key factor for overcoming real-life problems, but scientific literacy learning in schools has not been well trained. Therefore, the purpose of this study is to analyze the effectiveness of Problem Based Learning (PBL) in improving students scientific literacy skills and scientific attitudes. This research was part of research and development, with the Dick & Carey model. The research trial used one group pre-test and post-test design on 29 students of  XI IPA 1 class in SMAN 5 Banjarmasin. The instruments of data collection were a scientific literacy test and scientific attitude questionnaires. Data were analyzed by the n-gain equation. The results showed that the n-gain score of students scientific literacy and scientific attitudes were 0.55 and 0.57; it means the increase was in moderate criteria. Therefore, PBL is effective to improve students scientific literacy skills and scientific attitudes.
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Pengajaran Langsung Dengan Metode Problem Solving Herman Herman; Mustika Wati; Suyidno Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i2.893

Abstract

Motivasi belajar memiliki peran yang sangat besar bagi keberhasilan belajar siswa, namun kenyataan menunjukkan motivasi belajar siswa kelas VII D SMPN 13 Banjarmasin masih rendah. Oleh karena itu dilakukan penelitian bertujuan meningkatkan motivasi belajar siswa menggunakan pengajaran langsung dengan metode problem solving. Tujuan khusus penelitian adalah mendeskripsikan keterlaksanaan RPP, motivasi belajar, hasil belajar dan respon siswa terhadap pembelajaran. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas model Hopkins dengan tahapan plan, action/observation, dan reflection. Teknik pengambilan data melalui hasil belajar, observasi,  angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian yaitu: (1) keterlaksanaan RPP pada siklus I sebesar 93,34% dan siklus II sebesar 100% dalam ketegori baik, (2) motivasi belajar siswa pada siklus I meliputi ulet dalam menghadapi kesulitan, dan menunjukkan minat sudah baik, tetapi pada aspek tekun menghadapi tugas, senang bekerja mandiri dan tidak cepat bosan cukup baik. Pada siklus II semua aspek baik. (3) hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 15,62% (belum tuntas) meningkat pada siklus II sebesar 87,5% (tuntas) dan (4) respon positif siswa terhadap proses pengajaran. 
Pengembangan Bahan Ajar Fisika Pada Pokok Bahasan Suhu dan Kalor Dengan Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) Di Kelas X SMA Negeri 4 Banjarmasin Herlina Ariendhany; Mustika Wati; Abdul Salam M.
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i2.1028

Abstract

Bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran di SMA Negeri 4 Banjarmasin selama ini masih kurang dalam mengaitkan materi yang dipelajari dengan konsep kehidupan sehari-hari. Diperlukan bahan ajar yang dapat menuntun siswa untuk menemukan dan menerapkan konsep dalam kehidupan sehari-hari, serta melatih siswa untuk aktif berpikir dan bertindak secara fisik. Untuk itu dilakukan pengembangan bahan ajar dengan model sains teknologi masyarakat (STM) yang memiliki tujuan khusus: (1) mendeskripsikan validitas bahan ajar, (2) mendeskripsikan kepraktisan bahan ajar ditinjau dari keterlaksanaan RPP, dan (3) mendeskripsikan efektivitas bahan ajar ditinjau dari hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Dick and Carey. Bahan ajar yang dikembangkan berupa RPP, LKS, THB dan Materi ajar. Teknik analisis data berupa validasi bahan ajar, pengamatan keterlaksanaan RPP dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan: (1) bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan valid dengan kategori sangat baik (2) kepraktisan bahan ajar dinilai terlaksana sangat baik, dan (3) efektivitas bahan ajar berkategori tinggi. Disimpulkan bahwa bahan ajar dengan model sains teknologi masyarakat yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran. 
Perbedaan Hasil Belajar PA Siswa Melalui Metode Problem Posing dan Metode Problem Solving Di SMP Negeri 26 Banjarmasin Noor Muazzamah; Syubhan Annur; Sarah Miriam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i3.1857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa melalui metode problem posing dan metode problem solving di SMP Negeri 26 Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan randomized pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 26 Banjarmasin, dimana teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Berdasarkan teknik tersebut diperoleh kelas sampel yaitu, VIIIB sebagai kelas eksperimen I dan VIIID sebagai kelas eksperimen II. Instrument penelitian yang digunakan adalah Tes Hasil Belajar, yaitu pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan uji t, diperoleh bahwa thitung sebesar 0,245 kurang dari ttabel sebesar 1,997. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan penerapan metode problem posing dan metode problem solving terhadap hasil belajar siswa.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII-A SMP Negeri 27 Banjarmasin Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Ana Nadzifatul Aswad; M. Arifuddin Jamal; Mastuang Mastuang
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i2.754

Abstract

Student learning outcomes is still low, it is because the conditions of learning that took place during this done a teacher-centered. General research objective is to describe how the implementation of cooperative learning  to improve student learning outcomes VIII-A classes on the subject of pressure and specific purpose of this study is to describe, (1) adherence to the RPP, (2) social skills of students, (3) the results of student learning. This study is a Class Action Research (CAR) conducted in three cycles and stiap cycle consisting of planning, taking action, observing, and reflecting. Research result; (1) adherence to the RPP in the first cycle of 96%, the second cycle of 97% and 98% for the third cycle, (2) social skills of students in the first cycle of 90,5%, in the second cycle of 92,75%, and the third cycle of 94.25%,(3) mastery learning outcomes of students in the classical style on the first cycle of 91,66%, the second cycle of 96,66%, and 96,67% for the third cycle. The conclusion shows that the cooperative learning model Investigation Group can improve student learning outcomes VIII-A classes on the subject of pressure.  
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Zoomable Presentation Berbantuan Software Prezi Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Robith Syaifullah Mahyuddin; Mustika Wati; Misbah Misbah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i2.3588

Abstract

This research based on the need for the visualization of physics learning material that is both abstract and still uses conventional media in learning which have an impact on the motivation of students and the results of the study. In this research, researcher developed a physics learning media by using prezi software on dynamic electrical subject and has tested run at SMAN 1 Simpang Empat. The research purpose to produce a feasibility of physics learning media would be use in learning. As for the specific purpose of this research include: (1) describe the validity of learning media based on validation of media experts, (2) describe the practicallity of learning media from implementation of RPP, (3) describe the effectiveness of learning media based on cognitive learning results of students. The research was implemented by using the method of development research by the Dick and Carey design and the products developed is physics learning media based on zoomable presentation. The results showed: (1) the validity of the media learning valid categories by a few revision, (2) practicallity of media learning based on implementation of RPP is practical categories, and (3) the effectiveness of the learning media is rated with THB effective value. It was concluded that the physic learning media using prezi software to improve the learning results of prezi is feasible used in the learning process. 

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025) Vol 12, No 3 (2024) Vol 12, No 2 (2024) Vol 12, No 1 (2024) Vol 11, No 3 (2023) Vol 11, No 2 (2023) Vol 11, No 1 (2023) Vol 10, No 3 (2022): OCTOBER 2022 Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): October 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): FEBRUARI 2020 Vol 7, No 3 (2019): OKTOBER 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 6, No 3 (2018): OKTOBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 More Issue