cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 23032979.     EISSN : 25408712.     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Flipbook Pendidikan Pancasila Kelas V SD Negeri Cipinang Cempedak 01 Jakarta Timur Chaerunnisa, Sabrina; Iskandar, Rossi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14, No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v14i2.19876

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media pembelajaran flipbook. Metode pengembangan media pembelajaran menggunakan model Dick&Carey yang terdiri dari 9 tahapan. Hasil penelitian ini menunjukan langkah-langkah pembuatan media pembelajaran flipbook ; kelayakan media pembelajaran yang telah di validasi oleh ahli materi dengan kategori layak 96%, ahli media dengan kategori layak 83%, ahli bahasa kategori layak 92% ; efektivitas pada peserta didik dilihat dari hasil sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran dengan rata rata 65,3 setelah menggunakan media pembelajaran meningkat yaitu 89,8 dengan kategori layak dan efektif pada saat pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V Sekolah Dasar. Disimpulkan bahwa media pembelajaran Flipbook Pendidikan Pancasila materi Mengenali Diri sendiri dan Lingkunganku efektif digunakan pada pembelajaran di kelas. 
Penerapan Media Pembelajaran Digital (Canva) Untuk Meningkatkan Minat Belajar Terhadap Mata Pembelajaran PPKn Ma'rifatulloh, Dicky; Budiyono, Budiyono; Darmawati, Ratna Puspa
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14, No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v14i2.20315

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis Canva dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) kelas VII A di SMP Negeri 09 Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai siswa dari siklus 1 sebesar 66 menjadi 83 pada siklus 2. Selain itu, persentase siswa yang melampaui KKM juga meningkat dari 19% pada siklus 1 menjadi 84% pada siklus 2. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan Canva sebagai media pembelajaran efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa.  Penerapan media pembelajaran berbasis Canva efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMP Negeri 09 Madiun. Penggunaan Canva tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa tetapi juga membantu dalam merancang pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan. Hasil temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa Canva sebagai media pembelajaran mampu merangsang minat dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran pengajaran mereka.
Implementasi Metode Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Materi Kebinekaan Indonesia Kelas VII A SMP Negeri 12 Kota Madiun Sholikhah, Nurul Maratus; Nuswantari, Nuswantari; Wismarini, Nursabatun
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14, No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v14i2.20225

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya hasil belajar siswa di kelas VII A SMP Negeri 12 Kota Madiun yang disebabkan karena pada proses pembelajaran Pendidikan Pancasila masih berpusat pada guru yang masih mengikuti kebiasaan dengan urutan yang dimulai guru dengan langsung memaparkan materi, selanjutnya mengevaluasi siswa melalui latihan. Tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini yaitu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dalam materi Kebinekaan Indonesia dengan menerapkan metode Problem Based Learning pada siswa kelas VII A SMP Negeri 12 Kota Madiun. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas yang difokuskan tindakan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dalam materi Kebinekaan Indonesia dengan menggunakan metode Problem Based Learning pada siswa kelas VII A SMP Negeri 12 Kota Madiun. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan penulis dalam dua siklus menghasilkan terjadinya peningkatan ketuntasan belajar siswa dari siklus I dan peningkatan nilai rata-rata dari 69.66 pada siklus I  78.66 . Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dalam materi Kebinekaan Indonesia. 
Kegiatan Refleksi Modul Nusantara Sebagai Wadah Implementasi Nilai Kebhinekaan Mahasiswa PMM Inbound Polibatam Feby, Feby; Havwini, Tiam; Fadilah, Nurul; Sari, Desi Ratna; Firdaus, Fadli
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14, No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v14i2.20747

Abstract

This study aims to examine the reflection activities of Modul Nusantara as a medium for implementing Kebhinekaan values of PMM Inbound Students at Polibatam. The research utilizes a descriptive qualitative method. The sample consists of 6 inbound PMM students from Polibatam in 2024, grouped into 3 different cohorts. Data collection was conducted through documentation and observation. The documentation data was sourced from the weekly reports of students regarding the reflection sub-activities. The results indicate that the reflection activities of Modul Nusantara serve as a medium for the implementation of Kebhinekaan values among inbound PMM students at Polibatam. These reflection activities help students understand and appreciate the values of Kebhinekaan. The implementation of Kebhinekaan values in these student activities not only enrich cultural insights but also strengthen the foundation of unity amidst various differences. As the next generation, students must remain active in preserving and maintaining Kebhinekaan that characterizes Indonesia.
Pengelolaan Pengaduan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik di Kelurahan Antasan Besar Kota Banjarmasin Suriyani, Erna
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14, No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v14i2.20912

Abstract

Tujuan penelitian yang dilakukan ini adalah ingin mengetahui bagaimana pengelolaan pengaduan masyarakat terhadap pelayanan publik di Kelurahan Antasan Besar Kota Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yakni mendeskripsikan pengelolaan pengaduan masyarakat terhadap pelayanan publik di Kelurahan Antasan Besar Kota Banjarmasin sesuai dengan fakta dan fenomena terjadi di lapangan. Proses mengumpulkan data dilakukan melalui teknik observasi, dokumen, dan wawancara mendalam ke informan serta membuat kesimpulan. Hasil penelitian yang dapat yakni pengelolaan pengaduan yang ada di di Kelurahan Antasan Besar Kota Banjarmasin cukup baik hanya saja belum dapat dilakukan secara maksimal, terutama dalam pemenuhan sarana prasarana dan menjalankan mekanisme pengelolaan pengaduan seperti prosedur pengelolaan Pengaduan masih ada yang terlewati, pengarsipan pengaduan yang belum dilakukan dengan maksimal dan kurangnya pemanfaatan kotak saran /pengaduan. Keadaan seperti ini disebabkan belum adanya unit pengelolaan pengaduan, kurangnya  SDM dan kurangnya sarana prasarana. selain hal tersebut masih terdapat masyarakat yang belum mengetahui adanya SP4N-LAPOR dan penggunaannya. Berdasarkan  hasil  penelitian  ini maka disarankan agar instansi yang berwewenang melengkapi sarana prasarana  dan menambah sumber daya aparatur untuk pengelolaan pengaduan pelayanan publik. Meningkatkan kualitas sumber daya aparatur yang ada dengan cara mengikutsertakan dalam pendidikan dan pelatihan pengelolaan pengaduan masyarakat. Memaksimalkan kegiatan sosialisasi tentang adanya sistem dan ruang untuk pengaduan masyarakat dalam pelayanan publik, baik untuk pengaduan langsung maupun tidak langsung seperti kotak saran dan SP4N-LAPOR kepada masyarakat. 
Internalisasi Nilai-Nilai Kebangsaan Melalui Kegiatan Remaja Masjid Sekolah Muhammad, Giantomi; Rosenda, Diden; Asikin, Ikin; Nur'aeni, Ulvah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14, No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v14i2.21242

Abstract

Pentingnya memiliki jiwa nasionalisme diperlukan untuk menguatkan kepribadian yang cinta tanah air. Pribadi yang nasionalis akan menjunjung tinggi rasa kemanusiaan dan selalu berbuat baik kepada sesama bangsanya. Hal itulah yang diharapkan sebagai bagian menguatkan nilai-nilai kebangsaan. Maka dari itu nilai-nilai kebangsaan perlu ditanamkan sejak dini pada bangku sekolah. Adalah kegiatan remaja masjid sekolah sebagai upaya penanaman nilai-nilai kebangsaan. Di dalamnya memuat unsur spiritual dilandasi komitmen mencintai tanah air untuk mempererat jiwa nasionalisme. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk internalisasi nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan remaja masjid sekolah. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Sumber data diperoleh dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan kepada guru PAI dan peserta kegiatan remaja masjid sekolah. Analisis data dilakukan reduksi data, tafsiran data, pelengkapan dan penyimpulan data. Lokasi penelitian dilakukan di SMP Negeri 43 Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan dengan pola internalisasi yang dilakukan dalam bentuk kognitif, keterampilan, afektif dan pengalaman. Sedangkan nilai-nilai Kebangsaan adalah: 1) Ketuhanan; 2) Kemanusiaan; 3) Persatuan; 4) Demokrasi; 5) Keadilan; 6) Plural dan Multikultural; dan 7) Patriotisme.
Pengaruh Kompetensi Kepribadian Guru PPKn Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 37 Medan Sinaga, Sondang Ruth Lovenia; Siagian, Liber
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14, No 1 (2024): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v14i1.20272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompetensi Kepribadian Guru PPKn Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas VIII Di SMPN 37 Medan. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian korelasional. Dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian kuantitatif memiliki dua variabel yaitu x (kompetensi kepribadian guru) dan y (minat belajar siswa). Penelitian kuantitatif menggunakan instrumen yang menghasilkan data numerik (angka). Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis  yang telah ditetapkan. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 37 Medan Kelas VIII Tahun ajaran 2023/2024, yang beralamat Jl. Timor No 36.B Gaharu, Kec Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara. Adapun populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah186 siswa dan sampel dalam penelitian ini 20% dari jumlah siswa kelas VIII yaitu sebanyak 38 siswa. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan angket, observasi dan dokumentasi. Pengolahan data dengan metode kuantitatif statistik dengan menggunakan perhitungan rumus korelasi product moment. Hasi penelitian menunjukan kategori sedang 30,36% pengaruh kompetensi kepribadian guru PPKn terhadap minat belajar siswa kelas VIII di SMPN 37 Medan Tahun Pelajaran 2023/2024. Hal ini dibuktikan dari perhitungan koefisien korelasi antara variabel x dan variabel y diketahui bahwa nilai rhitung adalah sebesar 0,551. Apabila nilai ini dibandingkan dengan nilai rtabel pada signifikan 5% dengan n=38 adalah 0,320, sesuai dengan dasar pengambilan keputusan, jika rhitung lebih besar dari rtabel (rhitung >rtabel ) atau 0,551>0,320 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kompetensi kepribadian guru ppkn terhadap minat belajar siswa kelas VIII di SMPN 37 Medan Tahun Pelajaran 2023/2024. 
Membangun Warga Negara Transformatif Pada Masyarakat Pancasilais Melalui Pendidikan Politik Lazzavietamsi, Fandy Adpen
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14, No 1 (2024): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v14i1.22125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Warga Negara Transformatif Pada Masyarakat Pancasilais Melalui Pendidikan Politik. Melalui metode penelitian studi pustaka ditemukan bahwa visi Kewarganegaraan Transformatif yaitu masyarakat yang cerdas dan bijaksana dalam menghadapi isu serta partisipatif dalam menjalani kehidupan dalam lingkup kebangsaan dan kenegaraan, mengingat permasalahan sosial yang semakin kompleks dipicu oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Manifestasi visi tersebut yaitu terwujudnya warga negara transformatif yang dibangun melalui pendidikan politik. Pendidikan politik dimaknai sebagai dua hal yang berbeda, pertama pendidikan politik dimaknai sebagai sosialisasi politik dan kedua pendidikan politik dimaknai sebagai proses pencerdasan masyarakat agar berpolitik secara bijaksana melalui pendidikan. Diantara intepretasi tersebut yang tepat untuk mewujudkan warga negara transformatif adalah makna pendidikan politik yang kedua. Pelaksanaan pendidikan politik baik dari aspek pendidikan formal, non formal dan informal pada akhirnya membentuk masyarakat agar memahami, mampu dan mau berpartisipasi dalam politik, dengan begitu terwujudlah warga negara transformatif. Namun proses tersebut harus didasarkan pada jatidiri bangsa Indonesia yang Pancasilais yaitu bangsa religius, bangsa yang mengedepankan kemerdekaan hak-hak manusia secara adil dan berdasarkan adab kemanusiaan, bangsa yang bersatu pada keberagaman dengan tetap menjaga perbedaan, bangsa yang setia pada hikmah kebijaksanaan melalui proses musyawarah dan keterwakilan, serta bangsa yang mengedepankan keadilan sosial.
Penguatan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Mahasiswa Era Digital di Universitas Kahuripan Kediri Mutmainnah, Fitri; Sugara, Harry; Prayetno, Dimas
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 15, No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v15i2.24869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penguatan nilai-nilai Pancasila dilakukan secara efektif dalam kehidupan mahasiswa di Universitas Kahuripan Kediri pada era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konseptual mahasiswa terhadap nilai-nilai Pancasila sudah cukup baik secara kognitif, namun belum sepenuhnya terinternalisasi dalam perilaku sehari-hari. Selain itu, masih terjadi praktik sosial eksklusif berdasarkan asal daerah, serta rendahnya literasi digital kritis yang menyebabkan kerentanan terhadap konten negatif. Peran dosen dan institusi kampus sangat penting dalam membumikan nilai Pancasila melalui pembelajaran kontekstual dan pengalaman sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa lemahnya literasi digital dan tekanan arus informasi menjadi faktor utama penghambat internalisasi nilai Pancasila di kalangan mahasiswa. Penguatan nilai-nilai Pancasila di era digital memerlukan pendekatan inklusif melalui sinergi pendidikan formal, literasi digital, dan pengalaman kontekstual; dengan demikian, kampus dapat berperan sebagai agen transformasi ideologis yang relevan dengan tantangan zaman
Pengaruh Interaksi antara Gaya Belajar dan Media Interaktif Berbasis Budaya Lokal terhadap Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Yunarti, Azmi; Hidayati, Rahmi; Vebruati, Vebruati; Iedliany, Faradilla
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 15, No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v15i2.23914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara gaya belajar dan penggunaan media interaktif berbasis budaya lokal terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) siswa Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain faktorial 3×2, melibatkan 84 siswa kelas V yang dibagi dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa angket gaya belajar, tes hasil belajar PKn, serta lembar observasi aktivitas. Analisis data dilakukan dengan uji deskriptif dan inferensial menggunakan ANOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perlakuan, kemampuan awal kedua kelompok relatif setara, dengan rata-rata nilai pretest sekitar 72. Setelah perlakuan, terdapat peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen yang menggunakan media interaktif berbasis budaya lokal, dengan rata-rata nilai posttest 84,07 (peningkatan 11,43 poin), dibandingkan dengan kelompok kontrol yang menggunakan media konvensional, dengan rata-rata posttest 76,40 (peningkatan 4,47 poin). Selain itu, gaya belajar siswa juga berpengaruh terhadap hasil belajar, di mana siswa dengan gaya belajar kinestetik memperoleh hasil yang lebih tinggi dibanding visual maupun auditori. Media interaktif berbasis budaya lokal memiliki dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar PKn siswa Sekolah Dasar. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan agar guru sekolah dasar dapat lebih memanfaatkan dan mengembangkan media interaktif berbasis budaya lokal sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif dalam mata pelajaran PKn. Selain itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas subjek dan variabel kajian, seperti menambahkan faktor motivasi belajar atau lingkungan sekolah, guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai efektivitas media berbasis budaya lokal terhadap peningkatan hasil belajar siswa. 

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 1 (2024): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 01 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2020): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2019): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 2 (2018): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan More Issue