cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 26141078     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020" : 10 Documents clear
Proses Berpikir Reflektif Matematis Siswa dalam Pemecahan Masalah Non Rutin di SMP Negeri 1 Banda Aceh Aica Wira Islami; M Hasbi; Yuhasriati Yuhasriati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan atau proses berpikir yang dilakukan untuk membuat seseorang berhasil memecahkan suatu permasalahan matematika yang memiliki hubungan dengan kemampuan mengingat, mengenali keterkaitan antara konsep matematika, sehingga bisa mengemukakan ide baru untuk membuat suatu kesimpulan dengan tepat. Karena itu, proses berpikir reflektif adalah kemampuan untuk mengaitkan ilmu baru yang telah ia dapatkan dengan ilmu lamanya, sehingga ada kesimpulan untuk pemecahan masalah yang baru. Masalah non rutin adalah masalah yang jarang dimunculkan dalam pertanyaan didalam soal matematika. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir reflektif siswa dalam memecahkan masalah non rutin. Adapun penelitian ini melalui pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif dikarenakan data yang dihasilkan akan disajikan berbentuk kalimat deskripsi. Subjek pada penelitian ini yakni siswa kelas VIII-3 semester ganjil SMP Negeri 1 Banda Aceh. Instrumen yang akan digunakan adalah soal tes berupa 3 soal pertanyaan berbentuk uraian dan pedoman wawancara. Dari 26 siswa kelas VIII-3 yang mengikuti tes ada 4 siswa yang mengikuti wawancara. Keempat subjek adalah siswa yang memenuhi indikator berpikir reflektif dan karakteristik berpikir reflektif. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa dari 4 siswa ada 3 subjek cukup mampu berpikir reflektif dalam menyelesaikan masalah non rutin matematika dan satu subjek tidak mampu berpikir reflektif dalam menyelesaikan masalah non rutin. Kata Kunci:     Proses berpikir reflektif, Penyelesaian masalah, Masalah non rutin.
Kemampuan Siswa Menyatakan Ide Matematika dalam Bentuk Ilustrasi melalui Model Discovery Learning di SMP Negeri 6 Banda Aceh Komsiatun Hs; Cut Morina Zubainur; Usman Usman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kemampuan siswa dalam menyatakan ide matematika dalam bentuk ilustrasi melalui model discovery learning di SMP Negeri 6 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang dijalankan secara bersama-sama. Sampel dalam penelitian ini yaitu 6 siswa kelas VIII-4 SMP Negeri 6 Banda Aceh yang dipilih secara acak dari 30 siswa. Data diperoleh dari hasil tes kemampuan komunikasi matematis dan wawancara semi terstruktur. Teknik analisis data yaitu membandingkan data kuantitatif yaitu hasil tes dengan wawancara yaitu kemampuan siswa dalam menyampaikan ide matematika dalam bentuk ilustrasi. Berdasarkan hasil penelitian ini didapat bahwa kemampuan menyatakan ide matematika dalam bentuk ilustrasi melalui model discovery learning berkembang secara bervariasi. Pada pertemuan pertama sebagian besar siswa yaitu 5 dari 6 sudah memenuhi kemampuan menyatakan ide matematika dalam bentuk ilustrasi, sedangkan pada pertemuan kedua terjadi penurunan yaitu 4 dari 6 siswa, namun pada pertemuan ketiga terjadi perkembangan yaitu semua siswa sudah kemampuan menyatakan ide matematika dalam bentuk ilutrasi. Implikasi penelitian ini guru perlu memperluas penerapan model Discovery Learning untuk mengembangkan kemampuan komunikasi matematis selain menyatakan ide matematika dalam bentuk ilustrasi, misalnya menjelaskan ide matematika secara lisan dan tulisan dengan kata-kata, benda nyata, gambar, grafik, dan aljabar, dan juga kemampuan membuat model situasi matematika dengan menggunakan tulisan dan aljabar. Kata Kunci:     Menyatakan ide matematika, Ilustrasi matematika, Discovery learning.
Kualitas Tes Ujian Semester Genap Mata Pelajaran Matematika di Kelas VII SMP Negeri 3 Banda Aceh Tahun Ajaran 2018/2019 Ahmad Makhraji; R Salasi; Mukhlis Hidayat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tes ialah suatu prosedur untuk menilai kemampuan tertentu. Tes haruslah mempunyai kualitas yang baik sehingga dapat mengukur kemampuan tertentu yang hendak dicapai. Setiap soal tes hendaknya harus dianalisis terlebih dahulu, agar terwujud suatu alat tes yang berkualitas baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas tes ujian semester genap mata pelajaran matematika di kelas VII SMPN Negeri 3 Banda Aceh. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 60 siswa yang berasal dari dua kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan pengolahan data dengan cara menganalisis hasil jawaban siswa untuk menentukan kualitas tes yang meliputi analisis validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda dan fungsi pengecoh. Data diambil dari lembar naskah soal dan distribusi jawaban siswa yang terdiri dari 40 soal pilihan ganda yang dipakai pada ujian semester genap tahun ajaran 2018/2019. Hasil penelitian menyatakan bahwa kualitas tes belum cukup baik dalam melakukan evaluasi untuk menilai kemampuan siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini perlu kiranya menjadi pertimbangan bagi guru terutama bidang studi matematika dalam menyusun alat evaluasi yang berkualitas, sehingga terdapat perbaikan pada soal tes yang diberikan kedepannya dan tercipta kemajuan pada mutu pendidikan. Kata Kunci:     Matematika, Evaluasi, Analisis kualitas tes. 
Kemampuan Berpikir Kritis Siswa melalui Model Discovery Learning pada Materi Transformasi di Kelas XI SMAN 4 Banda Aceh Siti Mutiah; Johan Yunus; Tuti Zubaidah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang dihadapi siswa yaitu kesulitan mengidentifikasi dan menemukan solusi dalam penyelesaian soal-soal tingkat tinggi karena tidak terbiasa menjawab soal-soal menggunakan beberapa rumus dalam tahap penyelesaiannya. Permasalahan tersebut dapat terjadi karena siswa kurang melatih diri untuk menyelesaikan soal-soal tingkat tinggi yang memerlukan pemahaman dalam selesaiannya. Oleh sebab itu, model Discovery Learning perlu diterapkan agar siswa dapat menyelesaikan soal-soal dengan pemahaman yang mendalam serta, siswa diharapkan menemukan dan menggaplikasikan pemahamannya untuk menyelesaikan soal berpikir tingkat tinggi. Penerapan model tersebut diterapkan pada materi transformasi di kelas XI IA-4 SMAN 4 Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui tingkat ketuntasan belajar siswa melalui model Discovery Learning pada materi Transformasi di kelas XI SMAN 4 Banda Aceh, dan 2) mengetahui level kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model Discovery Learning pada materi Transformasi di kelas XI SMAN 4 Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah One Shoot Case Study melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 4 Banda Aceh dengan sampel 29 siswa kelas XI IA-4 yang diambil secara random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes. Teknik analisis data untuk melihat ketuntasan hasil belajar yang diukur dengan uji-t dan level kemampuan berpikir kritis diukur dengan indikator kemampuan berpikir kritis. Pengujian dilakukan menggunakan uji-t pihak kanan pada taraf. Kesimpulan yang ditarik bahwa 1) hasil belajar siswa pada materi Transformasi melalui model Discovery Learning di SMAN 4 Banda Aceh dapat mencapai ketuntasan, dan 2) level kemampuan berpikir kritis siswa melalui model Discovery Learning di SMAN 4 Banda Aceh berkategori sanggat tinggi 3,45% (1 orang), kategori tinggi 20,69%  (6 orang), kategori sedang 37,93% (11 orang), kategori rendah 20,69% (6 orang) dan sangat rendah 17,27% (5 orang). Kata Kunci:     Kemampuan Berpikir Kritis, Model Discovery Learning, Transformasi. 
Uji Fungsionalitas Media Pembelajaran Game Platform Berbasis Web pada Materi Eksponen Muhammad Nurihsan Akbar; M. Ikhsan; Cut Morina Zubainur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya meningkatkan efisiensi penyediaan aplikasi pembelajaran matematika perlu dilakukan sehingga terdapat berbagai alternatif dan inovasi baru yang dapat diterapkan sebagai alat untuk mempermudah proses pembelajaran. Salah satunya adalah perancangan Game Platform berbasis web pada materi eksponen. Software yang digunakan dalam pembuatan game ini adalah aplikasi komputer Construct 2. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan proses perancangan dan hasil pengembangan media pembelajaran Game Platform berbasis web pada materi eksponen yang valid. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design Research untuk menghasilkan prototipe media pembelajaran game platform berbasis web pada materi eksponen yang valid. Sumber data penelitian ini adalah hasil validasi dari validator yang dianalisis secara kualitatif. Instrumen pendukung yang digunakan untuk memperoleh data penelitian terdiri dari dua jenis istrumen yaitu lembar observasi awal dan lembar validasi. Hasil analisis tersebut digunakan untuk merancang prototipe Game Platform berbasis web pada materi eksponen yang kemudian akan divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan empat dari lima validasi yang diberikan pada validator menyatakan media ini valid dan layak digunakan serta diuji coba di lapangan dengan revisi dan saran dibagian bentuk game, sedangkan berdasarkan hasil uji fungsionalitasnya, Game Platform berbasis web pada materi eksponen menunjukkan seluruh fungsi menu dan tombol yang ada di dalam aplikasi telah berjalan sesuai dengan fungsinnya. Kata Kunci:     Game Platform, Eksponen, Media Pembelajaran, Construct 2,Validasi.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa melalui Pendekatan Open-ended dalam Pembelajaran Matematika di Kelas VII SMP Negeri 1 Kuta Baro Salman Al Farisi; Yuhasriati Yuhasriati; Usman Usman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurang efektifnya kegitan belajar mengajar merupakan salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa. Siswa dengan kemampuan berpikir kritis tinggi bisa dengan mudah menyelesaikan masalah yang mengenai dengan matematika. Kemampuan berpikir kritis dapat ditingkatkan dengan pembelajaran yang tepat salah satunya open-ended yang merupakan pembelajaran matematika dimana masalah diamati dari pemeblajaran yang tebiasa memiliki banyak jawaban atau banyak cara. Pendekatan open-ended bertujuan memberi ruang kepada siswa untuk lebih aktif, madiri dalam menyelesaikan masalah, dan memberikan kondisi belajar secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak dari penerapan pendekatan open-ended pada materi himpunan guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian one group pre-test and post-test group. Populasi dan sampel penelitian ini adalah siswa di kelas VIII di SMP Negeri 1 Kuta Baro sebanyak 24 orang siswa. Data terkait dengan kemampuan berpikir kritis dikumpulkan dengan memberikan tes. Data kemampuan berpikir kritis dianalisis secara kuantitatif menggunakan uji-t pihak kanan. Hasil uji hipotesis terhadap data kemampuan berpikir kritis dengan taraf signifikan 5% dan dk = 23 diperoleh , yaitu .  Hasil yang menunjukkan bahwa meningkatnya kemampuan berpikir kritis siswa setelah pembelajaran dengan pendekatan open-ended dilakukan. Capaian dari penelitian ini akan menjadi suatu auan atau masukan untuk pengajar agar mengaplikasikan pendekatan open-ended dalam penyampaian materi kepada siswa. Kata Kunci:     Kemampuan Berpikir Kritis, Open-ended, Himpunan.
Penerapan Model Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis pada Materi Aritmetika Sosial di Kelas VII SMP Negeri 1 Kuta Baro Ghaisani, Gizella; Zaura, Bintang; Khairunnisak, Cut
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah adalah salah satu kemampuan yang harus ada pada diri siswa. Dengan adanya kemampuan pemecahan masalah maka siswa dapat mengembangkan kemampuan lainnya. Namun kenyataannya, kemampuan pemecahan masalah siswa belum mencapai kriteria minimal yang ditentukan. Kondisi tersebut dapat diatasi dengan mengaplikasikan metode thinking aloud pair problem solving (TAPPS) dalam pembelajaran. Sasaran dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah siswa melalui penerapan metode TAPPS pada materi aritmetika sosial di kelas VII SMPN 1 Kuta Baro. Subjek penelitian ini terdiri atas 7 siswa dari 21 siswa kelas VII SMPN 1 Kuta Baro. Pendekatan dalam penelitian ini adalah mix method dengan jenis desain explanatory sequential design. Data diperoleh berdasarkan hasil tes dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah persentase siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah sangat tinggi  35%, tinggi adalah 15%, cukup adalah 20%, rendah adalah 20%, dan sangat rendah adalah 10%. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru matematika untuk menetapkan metode TAPPS dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Kata Kunci:     Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS), Aritmetika Sosial, Kemampuan Pemecahan Masalah.
Penerapan Pendekatan Matematika Realistik pada Materi Statistika di SMAN Kota Bahagia Aceh Selatan Cut Mahfudhah; Johan Yunus; Ellianti Ellianti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika masih dianggap sulit oleh kebanyakan siswa. Maka tidak heran jika nilai dari matematika pada umumnya masih tergolong rendah sehingga tidak mencapai ketuntasan belajar siswa. Pentingnya mata pelajaran matematika dalam dunia pendidikan membuat guru harus memilih suatu motode atau strategi yang tepat dalam mengajar. Banyak strategi yang bisa diterapkan oleh guru bidang studi dalam proses pembelajaran, salah satunya dengan menggunakan pendekatan matematika realistik. Pendekatan ini digunakan dengan tujuan agar mencapai ketuntasan belajar siswa pada materi statistika siswa kelas XII SMAN Kota Bahagia. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimen dengan desain one-shot case study. Sampel yang diuji pada penelitian ini yaitu siswa kelas XII MIPA1 yang diberikan perlakuan dan melakukan tes hasil belajar  pada akhir dengan mengerjakan soal essay. Hasil yang diperoleh yaitu siswa kelas XII MIPA1 mencapai ketuntasan hasil belajar dengan menerapkan pendekatan matematika pertemuan realistik pada materi statistika. Kata Kunci:     Ketuntasan belajar, Pendekatan matematika realistik. 
Motivasi Belajar dan Hubungannya dengan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP PKPU Aceh Besar Tahun Ajaran 2018/2019 Rahmah Rahmah; R Salasi; Cut Khairunnisak
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi yang dimiliki oleh siswa akan mendorong siswa untuk belajar lebih giat agar memperoleh hasil belajar optimal sesuai dengan yang mereka harapkan. Risen ini bertujuan untuk melihat ada tidaknya hubungan antara motivasi belajar matematika dengan hasil belajar matematika siswa. Pendekatan dalam riset ini yaitu kuantitatif dengan jenis pendekatan deskriptif korelasional. Populasi dan sampel penelitian yakni seluruh siswa kelas VIII SMP PKPU yaitu sebanyak dua kelas. Pengumpulan data dilaksanakan dengan memakai instrumen angket dan dokumentasi nilai hasil belajar siswa. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kuantitatif. Untuk melihat ada tidaknya hubungan motivasi belajar dan hasil belajar digunakan uji korelasi product moment Pearson, dengan uji-t pada taraf signifikan . Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa kelas VIII SMP PKPU Aceh Besar Tahun Ajaran 2018/2019. Hal ini terlihat pada hasil perhitungan korelasi, yaitu  dan hipotesis yang diuji dengan taraf signifikan  dan . Sehingga didapat , yaitu  maka  ditolak dan  diterima. Motivasi belajar yang diperoleh siswa mempengaruhi hasil belajar siswa, karenanya diperlukan motivasi agar hasil belajar meningkat. Kata Kunci:     Motivasi, Belajar, Hasil Belajar.
Hasil Belajar Siswa melalui Model Problem Based Learning pada Materi Relasi dan Fungsi di SMPN 5 Banda Aceh Ropi Liyanti; Suryawati Suryawati; Suhartati Suhartati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencapaian hasil belajar peserta didik SMPN 5 Banda Aceh pada materi relasi dan fungsi belum mencapai kategori baik. Usaha yang dapat diterapkan supaya pencapaian kategori hasil belajar menjadi baik salah satunya ialah dengan menyajikan materi relasi dan fungsi melalui permasalahan kontekstual yang saling terkait. Pelaksanaan model PBL melibatkan peserta didik untuk menyelidiki suatu permasalahan, menyelesaikannya serta mencari hubungan konsep yang baru didapat dengan konsep yang dipelajari sebelumnya. Tujuan riset ini ialah untuk mengetahui kategori hasil belajar peserta didik pada materi relasi dan fungsi melalui penerapan model PBL di SMPN 5 Banda Aceh. Riset ini berkaitan dengan riset kuantitatif dan jenis riset yang dipakai ialah Pre-Experimental Design dengan design One-Shot Case Study. Populasi dalam riset ini ialah semua peserta didik kelas VIII SMPN 5 Banda Aceh dan menggunakan 25 peserta didik kelas VIII-2 SMPN 5 Banda Aceh sebagai sampel. Pengumpulan data hasil belajar menggunakan tes. Data tes hasil belajar peserta didik dianalisis secara statistik dengan memakai uji-t pihak kanan. Kategori baik hasil belajar peserta didik terdapat pada interval 71 – 85. Analisis uji hipotesis data tes hasil belajar peserta didik dengan memakai uji-t satu pihak atau uji-t pihak kanan berdasarkan taraf signifikan  – 0,05 dan dk = 24 diperoleh  yaitu 2,43 1,71. Berdasarkan hasil riset dapat dinyatakan bahwa hasil belajar peserta didik dapat mencapai kategori baik pada materi relasi dan fungsi melalui penerapan model PBL di kelas VIII SMPN 5 Banda Aceh. Implikasi dari riset ini berupa pengaplikasian model PBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran. Kata Kunci: Hasil Belajar peserta didik, Relasi dan Fungsi, Model Problem Based Learning.

Page 1 of 1 | Total Record : 10