cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 979 Documents
PENINGKATAN PEREKONOMIAN PETANI ANGGUR DI DESA BANJAR KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG DENGAN MENERAPKAN IPTEKS YANG TEPAT GUNA I. A. M. Tuningrat; N. M. I. H. Arihantana; A. S. Duniaji
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.122 KB)

Abstract

Expected objective in this IbM is an increase in the production capacity of 400-500 bottles / month to 1000 bottles / month and the improvement of the quality of processing of grapes. Increasing knowledge and skills of farmers in post-harvest handling of the grapes. Empowerment of farmers' management of business management grapes. The products can be sold with appropriate packaging labeling requirements. Longer shelf life of the product with a broader marketing reach. The movement of the economy of rural communities, community activities increased, the growth of farmers invitation partnership business unit and ultimately increased revenue and reduced poverty. Grape juice product has been tested against a component of vitamin C and Anthocyanin content in juice. Dodol products also performed testing of vitamin C and contains antosianinnya. The test results indicate that grape juice contains vitamin C as much as 5.456 mg per 100 g of material and anthocyanin content 8025 mg per 100 g of material, while lunkhead grapes contain vitamin C and anthocyanin content of each is 8.828 mg per 100 g of material and 82.760 mg per 100 g of material. Grape juice products and dodol already marketed. Market segment has been up stalls and outlets in the city of Singaraja and Denpasar. Both of these products have also been promoted within the campus of the University of Udayana during the workshop on Biodiversity of Agriculture on May 15, 2015. This product is highly preferred by consumers proved a number of 150 bottles at a price of Rp 7,000 sold, while lunkhead grapes at a price of Rp. 1,250 as many as 100 seeds. Prromosi also performed on Agricultural Products Festival exhibition held at the Badung regency Tukad Bangkung Pelaga, District of Badung regency evening the number of sales turnover dodol 4,000 seeds with a value of Rp 5,000,000 and products Juzy Grapes 1,000 bottles with a value of Rp. 7,000,000.
PELATIHAN TEKNOLOGI JERAMI AMONIASI UNTUK PAKAN TERNAK SAPI BALI DALAM RANGKA MENDUKUNG PROGRAM SIMANTRI PADA KELOMPOK TERNAK “WIDHYA SEMESTI” DESA ANTURAN-BULELENG N.L..P Sriyani; N.T. Ariana; A.A. Oka; I.A.P. Utami
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.891 KB)

Abstract

Pemahaman petani Widya Semesti Pertanian Group mengenai pengolahan jerami padi sebagai pakan ternakmasih sangat rendah. Kelompok Petani ini menerima program Simantri untuk pertama kalinya dan tentumenjadi kendala dalam kesinambungan program. Untuk mengatasi masalah ini maka diselenggarakankegiatan pelatihan ammoniati jerami padi. Selama pelaksanaan, anggota kelompok tani terlihat sangatantusias mengikuti kegiatan. Sampai saat ini, petani dan ternak telah disesuaikan dengan amoniasi jeramipadi sebagai pakan ternak. Keterampilan famers untuk membuat jerami padi ammoniati meningkat dan sapijuga memakannya sebagai salah satu bahan pakan.
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING BAGI SEKAA TERUNA SATYA DHARMA KERTI BANJAR KAJA DESA SESETAN P.A.A.S. Pratiwi
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.19 KB)

Abstract

Public Speaking atau yang lebih umum disebut dengan keterampilan berbicara di depan umum merupakan salah satu keterampilan untuk berbicara di hadapan banyak orang, yang harus dimiliki di era global sekarang ini karena dengan perkembangan zaman dan teknologi yang begitu pesat sekarang ini, kita harus bersaing meningkatkan kualitas diri. Tidak hanya itu, dengan adanya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), yang membuat persaingan di dunia kerja semakin ketat. Pengabdian masyarakat “Pelatihan Public Speaking bagi para anggota Sekaa Teruna Satya Dharma Kerti Banjar Kaja Desa Sesetan” bertujuan agar para anggota Sekaa Teruna dapat memiliki wawasan yang lebih terbuka dan luas serta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam hal berbicara dan berkomunikasi dengan baik di depan umum dan dapat lebih siap dalam persaingan di dunia kerja. Adapun metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah metode tatap muka dan metode evaluasi. Metode tatap muka dilaksanakan dengan memberikan materi secara langsung. Metode evaluasi dilakukan di awal dan akhir pertemuan. Pengabdian ini bertujuan memberi kontribusi pada pengembangan teknik pengajaran Public Speaking bagi Sekaa Teruna dan memberi kontribusi bagi sehingga terjadinya peningkatan dalam pemahaman dan pengetahuan dalam berbicara di depan umum. Setelah mengikuti pelatihan, peserta pelatihan terbukti lebih percaya diri untuk berbicara di depan public karena mereka lebih memahami tata cara berbicara di depan umum.
PELATIHAN PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN TERUTANG BAGI WAJIB PAJAK UMKM DENGAN PENGHASILAN BRUTO TERTENTU MENURUT PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 46 TAHUN 2013 N.L. Supadmi; I.D.G.D. Suputra; K. Budiartha; N.L.S. Widhiyani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.64 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i01.p25

Abstract

Community service activities aims to provide training to the taxpayer MSMEs, to be able to calculate the taxpayable correctly according to government regulation number 46 year 2013. The target of this service is toprovide training in 10 Taxpayers (MSMEs) in the city of Denpasar. Outcomes after this devotion completedTaxpayer (MSMEs) can measure, calculate, deposit and report their own tax obligations properly. Themethod of implementation service activities is carried out to provide training how to calculate the tax payableon the spot-face with the business activities of their respective owners SMEs. Results Community serviceactivities of four (4) taxpayer SMEs using the services of a tax consultant to carry out tax obligations, four(4) did not do his tax liability on the grounds they do not know and no strikes to pay taxes, and two (2)MSMEs do their own tax liability , but did not follow the government regulation number 46 in 2013 reasondoes not know the new rules.
PENATAAN TERINTEGRASI PURA DALEM DESA GUNAKSA KECAMATAN DAWAN KABUPATEN KLUNGKUNG I N. Susanta; I G. W. Laskara; N. M. Swanendri; G. A. M. Suartika
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.844 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i04.p23

Abstract

Pura Dalem Desa Gunaksa merupakan salah satu dari pura kahyangan tiga Desa Pakraman Gunaksa, Desa Gunaksa, Kecamayan Dawan, Kabupaten Klungkung. Pura Dalem Desa sebagai stana dan tempat pemujaan Tuhan dalam manifestasinya sebagai Siwa. Dalam kontek Tri Kona, Dewa Siwa sebagai pelebur/ pralina dari unsur-unsur kehidupan. Pura Dalem ini sebagai ulun setra, diempon dan disungsung oleh krama Desa Pakraman Gunaksa. Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan meliputi: petirtan/piodalan, perayaan hari raya suci umat hindu dan kegiatan upacara yang terkait dengan manusa yadnya, butha yadnya dan pitera yadnya. Tidak efektifya area tanah pura, sedangkan di sisi lainnya natah yang ada dirasakan tidak cukup memadai dalam upacara tertentu. Kesadaran bahwa jika kondisi tersebut tidak hanya akan mengganggu kelancaran pelaksanaan aktivitas keagamaan, namun juga kenyamanan dan keyakinannya. Kondisi demikian telah mendorong pihak pengempon, pengurus dan pemangku untuk melakukan kegiatan penataan. Kegiatan penataan itu sendiri diawali dengan perencanaan yang didukung oleh civitas akademika Jurusan Arsitektur Universitas Udayana melalui kegiatan pengabdian ‘Hibah Udayana Mengabdi’. Kegiatan perencaaan dan perancangan pada pengabdian ini terdiri dari beberapa tahap mulai dari permulaan/pengenalan, persiapan, pengajuan usul, evaluasi dan tindakan.
PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK MENJADI PUPUK KOMPOS DENGAN BANTUAN MIKROORGANISME DI DESA SIBETAN KARANGASEM WAYAN GUNAM; I.B., L.P. WRASIATI; I MD. MAHAPUTRA WIJAYA; IW. ARNATA; I W.G. SEDANA YOGA
Buletin Udayana Mengabdi Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.101 KB)

Abstract

ABSTRACT Sibetan village which located in Karangasem Regency eastern of Bali is well known for its zallaca farming, that produces high quality and original taste of zallaca fruits. Zallaca,s post harvest process in farmer’s and distributor’s level produces enough quantity of organic waste. This waste currently is become a pollutant to their neighborhood and their soil. Even tough the majority of the waste is organic, it still became a disturbance because of its large volume. Hence, a special method or treatment is needed to solve this problem. Composting this organic waste through the helps of micro-organisms is became the selected method because this process is able to decreases the volume of the organic waste, and also the fermented waste is useful as an organic fertilizer. The fermented waste add a value to the zallaca’s farmer in order to decrease the dependency to artificial fertilizer, and helps increase the income of the zallaca’s farmer with the decrease allocations of farming expenses to bought an artificial fertilizer.
PENGEMBANGAN USAHA PENGOLAHAN SIWALAN (Borassus flabellifer) MENJADI SIRUP DAN NATA DI KUBU KARANGASEM Rina Pratiwi Pudja I. A; I M. Nada; I M. A.S. Wijaya; I. A. G. Bintang Madrini; N. N. Puspawati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.68 KB)

Abstract

One of agricultural commodities produced at Sukadana Village is called siwalan. In order to maintain siwalan quality after being harvested, it is required an exact preparation-method. Preparation method which is not exact will cause the siwalan quickly rotten or become infected, therefore it cannot be used as cooking spices or raw industry material. Usually, the farmers sell the siwalan directly after harvesting, so in the siwalan season, the price is very low and the farmers suffer from great loss. Sukadana village peoples have not yet had knowledge about the exact after harvesting preparation method to maintain siwalan quality with the supporting equipment. Community service activity was carried out to develop the processing siwalan to be siwalan syrup and nata at Sukadana village, Kubu sub district, Karangasem on Friday, 08 October 2010. It was attended by 37 peoples with two ways discussion method therefore they are very active asking and responding the topic. The activity like this was very useful for the people in the village. So, the same activity needs to be conducted at the other villages having the same agricultural commodity.
INISIASI POS PEMBINAAN TERPADU (POSBINDU) PENYAKIT TIDAK MENULAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS II DENPASAR UTARA BALI I.B. Wirakusuma; P.C.D. Yuliyatni; K.A.K Sari; N.L.P Ariastuti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non communicable diseases (NCDs) are a burden for health problem in Indonesia and also in Bali. TheIndonesian Ministry of Health responded by developing integrating health service (Posbindu) program forNCDs in 2013. Posbindu are expected run independently by community for NCDs screening at communityhealth centre (CHC). The community service conducted to initiate Posbindu at CHC II North Denpasar byworkshop for 70 new cadres targeted but only 36 cadres has come. The increasing of knowledge was showedby the increased of mean score from pretest to posttest (8.08 to 9.19); and proportion score ? 8 increasedfrom 71.4% to 93.8%. This community service continued with risk factors screening for NCDs at PosbinduKerta Sari for 100 people targeted. From 89 participants who came voluntary to Posbindu, less than 50%participants had exercise habits, salt, fatty and sweet food consumption. Based on examination, 41%participant had hypertension, 59.5% had overweight and obese, 8% had hyperglycemia and 19.1% had hypercholesterolemia. Cadre workshop is needed to be conducted routinely by Health Office. Confirmationtest and treatment is needed for participants who had abnormal result in this screening.
MERANCANG LEMBAGA PEMASYARAKATAN KEROBOKAN DENPASAR SEBAGAI DAYA TARIK WISATA P. Kusumasanjiwani; I G.A.O. Mahagangga; L.P.K. Pujani; I P. Anom; S. Nugroho
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.161 KB)

Abstract

Tujuan pengabdian adalah meminimalkan tindak kriminalitas di Bali melalui sistem pembinaan pemasyarakatan yang tepat sasaran dan tepat guna sehingga narapidana setelah menjalani masa hukumannya di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIa Kerobokan Denpasar menyadari kesalahannya serta tidak mengulanginya kembali dengan pendekatan kepariwisataan. Hal ini sangat penting karena jika tetap dibiarkan setiap tahunnya akan terus “lahir” penjahat-penjahat baru dengan modus dan variasi kriminalitas yang baru pula (school of crime). Metode pengabdian yang digunakan adalah melalui dialog-sosialisasi terfokus sehingga hasil-hasil penelitian tentang Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan sebelumnya dapat dikenal dan dipahami oleh pemegang kebijakan beserta staf di Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan Denpasar. Hasil Pengabdian adalah pihak Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan Denpasar mulai mengetahui peran dan hubungan pembinaan kepada narapidana dengan kepariwisataan di Bali. Hanya saja masih sulit dirasakan untuk merealisasikannya karena Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan Denpasar bagian dari sistem besar dari Kementerian Hukum dan Ham RI. Sehingga memerlukan payung hukum dan perintah dari pusat untuk pelaksanaan program baru seperti pengembangan Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan sebagai daya tarik wisata.
(Asinan Gule) Anak Siaga Bencana Gunung Meletus Melalui Metode Permainan Tradisional N.K. Sutiasih; N.N. Binarht; N.P. R. Pradnyadewi; D.M.P. Gayatri
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.974 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i03.p19

Abstract

Akibat bencana gunung meletus orang tua siswa khawatir meninggalkan anak-anak di sekolah dasar karena belum tahu tentang bencana gunung meletus. Anak-anak sekolah dasar kesulitan memahami materi kebencanaan hanya dengan sosialisasi. Pemecahan masalah yang dapat diberikan adalah adanya kegiatan “Anak Siaga Bencana Gunung Meletus melalui metode permainan tradisional”. Permainan tradisional dilakukan untuk memudahkan penyampaian materi tentang gunung meletus, serta dapat melestarikan budaya permainan tradisional. Program ini dilakukan untuk menyadarkan anak-anak terhadap ancaman gunung meletus,cara penanggulangan, dan menerapkan metode penanggulangan bencana ketika terjadi bencana.Kegiatan dilangsungkan di Sekolah Dasar Negeri 2 Bhuana Giri selama 4 bulan. Metode pelaksanaan yaitu tahap penyusunan kegiatan, persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan. Setelah dilaksanakannya kegiatan ini, 77% siswa memiliki pengetahuan sangat baik. Sedangkan sebelum dilaksanakan program pengetahuan siswa hanya mencapai kategori baik sebesar 26,67%. Kata Kunci: Gunung Meletus, anak siaga bencana, Permainan Tradisional

Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue