cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGRILAND
ISSN : 20895844     EISSN : 25991361     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agriland adalah wadah informasi bidang Ilmu Pertanian berupa hasil penelitian atau review maupun tulisan ilmiah terkait.
Arjuna Subject : -
Articles 231 Documents
Lanting Cibeber: Menggali potensi singkong, pangan lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cibeber, Lebak-Banten Fajriyah, Laelatul; Sa’diah, Siti; Mulamawarni, Ken Hastu; Yudistira, Ahmad Syahril; Merlina, Pina; Ridwan, Muhammad; Febriyanti, Beta; Khastini, Rida Oktorida
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2024): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v12i1.9413

Abstract

Singkong merupakan makanan pokok pengganti nasi dengan sumber karbohidrat tinggi. Singkong dapat digunakan sebagai bahan baku utama pembuatan lanting. Penelitian ini mengkaji potensi dan persepsi masyarakat terhadap produk makanan tradisional lanting berbahan dasar singkong di Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak-Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada produsen dan distributor serta penyebaran kuesioner kepada 42 responden konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lanting populer di kalangan masyarakat, sebanyak 78,6% responden menyatakan menyukai produk ini dan 9,5% sangat menyukai. Kemudahan akses terhadap lanting juga dinilai tinggi oleh sebagian besar responden, meskipun ada pula yang mengalami kesulitan karena distribusi yang tidak merata. Potensi pasar Lanting yang sangat besar didukung oleh cita rasa khas dan manfaat singkong bagi kesehatan. Meskipun distribusi dan kapasitas produksi masih menjadi tantangan, inovasi dalam pemasaran dan pengemasan serta peningkatan kerja sama distribusi dapat meningkatkan keberhasilan produk di pasar yang kompetitif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lanting memiliki nilai ekonomi bagi produsen lokal dan berkontribusi terhadap diversifikasi pangan dan ketahanan pangan nasional.
Eksplorasi bakteri simbion rayap dari sarang berbeda menggunakan media nutrient agar dan yeast peptone agar Widura, Ardeva Duta; Maulana, Achmad Diva; Sakti, Vernanda Hani Pradana; Wiya, Zattury Alda; Rofiqoh, Risma Azizatur; Dinata, Gallyndra Fatkhu
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2024): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v12i1.9786

Abstract

Rayap adalah serangga yang hidup dalam koloni dengan sistem kasta. Mereka memiliki keanekaragaman spesies yang tinggi, dengan sekitar 2.500 spesies yang telah diidentifikasi. Spesies-spesies ini dibagi ke dalam tujuh famili, 15 subfamili, dan 200 genus. Perbedaan jenis sarang dapat mempengaruhi kelimpahan dan keanekaragaman mikroorganisme di saluran pencernaan rayap, sementara komposisi media mempengaruhi pertumbuhan dan kelimpahan bakteri. Penelitian ini bertujuan menentukan media yang paling efektif untuk menghasilkan kelimpahan dan keanekaragaman bakteri simbion dari rayap dan dilaksanakan secara in vitro di Laboratorium Perlindungan Tanaman Politeknik Negeri Jember. Sampel yang digunakan adalah kasta rayap pekerja dari tiga sarang berbeda, ditumbuhkan pada media NA dan YPA. Isolasi bakteri simbion dilakukan dengan metode pengenceran bertingkat hingga 10-9, dan purifikasi dilakukan berdasarkan karakter fisik makroskopis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rayap dari sarang berbeda menghasilkan 34 isolat bakteri pada media NA dan YPA. Media YPA menunjukkan jumlah koloni yang lebih banyak dari media NA. Isolat bakteri yang ditemukan berbentuk bulat dengan variasi warna termasuk putih transparan, putih susu, putih pekat, putih kehijauan, kuning, kuning pucat, dan kuning pekat
Pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogea L.) terhadap pemberian pupuk kompos kotoran kambing Homer, Tresia; Soekamto, Mira H.; Maruapey, Ajang
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2024): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v12i1.9470

Abstract

Salah satu komoditas pangan yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat adalah kacang tanah. Penelitian ini dilakukan dari bulan Februari hingga Mei 2024 di Kampung Isnum, Distrik Ayamaru Selatan, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya. Tujuannya untuk menyelidiki bagaimana pemberian pupuk kompos kotoran kambing berdampak pada pertumbuhan dan produksi kacang tanah. Penelitain menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Variabel yang diamati tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, jumlah polong, jumlah biji polong, jumlah polong/petak, berat 100 biji, produksi biji kering/petak, dan ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk kompos kotoran kambing sangat nyata (P0,05) terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah polong/petak, produksi biji kering per petak, dan ton/ha. Namun, tidak berdampak pada umur berbunga, jumlah biji per polong, dan berat 100 biji. Pemberian dosis 6 kg/petak menghasilkan produksi biji tertinggi 2,72 ton/ha.
Pengaruh pemberian pupuk organik cair daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi Hana, Merlin Wori; Killa, Yonce Melyanus
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 3 (2024): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v12i3.10516

Abstract

Tanaman sawi merupakan tanaman yang paling digemari masyarakat serta kandungan yang kaya akan sumber gizi. Peningkatan produksi tanaman sawi dapat ditingkatkan dengan meningkatkan ketersediaan unsur hara dalam tanah melalui pemberian pupuk pupuk organilk cair. Pupuk yang di aplikasikan ada pupupk organic cair daun kirinyuh yang mempunyai kandungan unsur hara N,P DAN C- Organik. Hal ini dilakukan penggunaa aplikasi pupuk cair daun kirinyuh pengaruh pertumbuhan tanaman sawi. Penelitian di laksanakan pada bulan juni-juli 2024 di kelurahan prailiu, kecamatan kambera kabupaten sumba timur. Penelitian ini susun dengan mengunakan Rancangan acak lengkap yang terdiri ats 6 perlakuan dosis POC (P) dengan 3 ulangan dan terdapat 18 unit tanaman sawi. Hasil penelitian terlihat bahwa pemberian POC dengan dosis berbeda tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi, tetapi pemberian pupuk dengan dosis P4 memberikan nilai tertinggi pada tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basah
Analisis alih fungsi lahan pertanian pangan berkelanjutan di kabupaten Barito Kuala Setiawan, Kiky Permana; Widianto, Dimas Aditya
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2024): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v12i1.9653

Abstract

Tanah merupakan salah satu sumber daya alam yang mempunyai fungsi penting dalam pembangunan suatu negara. Dalam sektor pertanian, tanah merupakan sumber daya yang sangat penting, baik bagi petani maupun bagi pembangunan pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengendalian lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Barito Kuala. Desain penelitian ini menggunakan metode analisis data overlay dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis komponen deviasi dengan perubahan tertinggi berupa permukiman, pertanian lahan kering, perkebunan dan kawasan budidaya hutan, maka kecamatan dengan deviasi tertinggi yaitu Kecamatan Marabahan, Alalak, Anjir Muara dan Wanaraya Kesimpulan : secara umum strategi yang diperoleh antara lain pemberian bantuan yang merata di seluruh Kecamatan dan pemberian insentif bagi petani atau pelaku sektor pertanian, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian, peningkatan kualitas saluran irigasi untuk meningkatkan hasil produksi dan pengendalian bencana banjir serta penguatan kebijakan terkait sektor pertanian dan pengetatan perizinan berupa nonpertanian pada lahan sawah sesuai ketentuan yang berlaku
Pengaruh jumlah kitosan, bee pollen dan getah akasia terhadap masa simpan buah pisang barangan (Musa acuminate Linn) Miranti, Miranti; Barus, Wan Bahroni Jiwar
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 3 (2024): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v12i3.10711

Abstract

Buah-buahan merupakan tanaman klimakterik yang mudah rusak dan masih terus melakukan respirasi setelah dipanen yang berdampak terjadinya penguraian kandungan gizinya. Oleh karena itu, diperlukan suatu solusi untuk meningkatkan umur simpan dan menjaga kualitas buah dengan menghambat laju respirasinya. Oleh karena itu, dalam penelitian akan diusung suatu inovasi Edibel Bio- Aktif dengan memanfaatkan membran edibel beepollen/kitosan/getah akasia terhadap masa simpan buah pisang barangan dengan menyerap aktivitas gas etilen dan memperlambat proses respirasi dengan menggunakan metode pertukaran ion melalui proses difusi epidermis terhasap masa simpan buah pisang barangan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Pertanian UISU. Model rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri atas dua faktor utama yaitu : Faktor I: Lama Penyimpanan (P) Faktor II : Jumlah Kitosan, Bee Pollen dan Getah Akasia (T) Parameter yang diamati terdiri dari Vitamin C, Tekstur, Susut Bobot, Organoleptik Warna dan Rasa. Lama penyimpanan berpengaruh berbeda sangat nyata (P>0.01) terhadap Vitamin C, Tekstur, Susut Bobot, Organoleptik Warna dan Rasa. Jumlah kitosan, bee pollen dan getah akasia berpengaruh berbeda sangat nyata (P>0.01) terhadap Vitamin C, Tekstur, Susut Bobot, Organoleptik Warna dan Rasa. Interaksi perlakuan berpengaruh tidak nyata (P ˂0,05) terhadap Vitamin C, Tekstur, Susut Bobot, Organoleptik Warna dan Rasa.
Pengaruh pemberian pupuk organik cair urin kelinci (POCuk) dan pupuk kandang ayam (Pka) terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang kedelai (Glycine Max L.) pada tanah inceptisol Harahap, M. Girhaldy Zain; Rambe, Rahmi Dwi Handayani; Rahmawati, Rahmawati
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 3 (2024): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v12i3.10818

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kebun percobaan Fakultas Pertanian UISU, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Madya Medan, Provinsi Sumatera Utara dengan ketinggian ± 25 m dpl dengan topografi datar. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian pupuk organic cair urin kelinci (POCuk) dan pupuk kandang ayam (Pka) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L) pada tanah Inceptisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor yang diteliti yaitu : 1. Faktor pertama adalah Pupuk Organik Cair Urin Kelinci (P) terdiri dari 4 taraf perlakuan, yaitu :P0 = 0 Kontrol, P1 = 100 ml/plot, P2 = 200 ml/plot, P3 = 300 ml/plot. 2. Faktor kedua adalah pupuk Kandang Ayam (A) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan, yaitu :A0 = 0 g kontrol, A1= 0,5 kg/plot, A2= 1 kg/plot, A3 = 1,5 kg/plot). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah polong, bobot polong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POCuk berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, Jumlah Polong, Bobot polong, tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang tanaman kedelai. Pada perlakuan Pka berpengaruh nyata terhadap jumlah polong, bobot polong, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah jumlah cabang. Sedangkan interaksi aplikasi POCuk dan Pka tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan yaitu tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah polong ,bobot polong.
PERAN PUPUK ORGANIK SUPER BOKASHI MA-11 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PANEN UBI JALAR (Ipomea batatas L.) Sulaiman, Lisaholit; Maruapey, Ajang; Riskawati, Riskawati
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13, No 1 (2025): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v13i1.11326

Abstract

Khususnya di bagian timur Indonesia, seperti di Kabupaten Sorong Papua Barat Daya, ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan sumber pangan lokal yang krusial untuk mendukung ketahanan pangan. Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh pupuk organik Superbokashi MA-11 terhadap perkembangan dan hasil panen ubi jalar. Eksperimen tersebut menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dosis pupuk organik Superbokashi MA-11 yang terdiri dari 4 taraf. Parameter yang diamati mencakup jumlah daun, panjang sulur, jumlah umbi per tanaman, jumlah umbi per petak, serta diameter dan panjang umbi, dan berat hasil per umbi, per tanaman, dan per petak. Analisis sidik ragam (ANOVA) diterapkan untuk mengevaluasi perbedaan antar perlakuan. Selanjutnya, uji Beda Nyata Terkecil (BNT) digunakan untuk menganalisis data perbedaan hasil penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan pupuk organik Superbokashi MA-11 memiliki dampak signifikan pada pertumbuhan dan hasil panen ubi jalar. Perlakuan A2 (5 g/tanaman) memberikan hasil produksi umbi tertinggi, yaitu 3,93 kg per petak, diikuti oleh perlakuan A3 (6,25 g/tanaman) dengan hasil 3,78 kg per petak. Hasil ini menunjukkan bahwa Superbokashi MA-11 dapat menjadi pilihan yang efektif, ramah lingkungan, serta berkelanjutan dalam usaha budidaya ubi jalar di Distrik Matawolot, Kabupaten Sorong.
PENGARUH PERUBAHAN IKLIM TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN PADI GOGO (Oryza sativa L.) Purwaningrum, Yayuk; Asbur, Yenni; Nasution, Surya Atmaja; Nuh, Muhammad
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13, No 1 (2025): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v13i1.11659

Abstract

Perubahan iklim global, khususnya kenaikan suhu dan cuaca ekstrem, mengancam produktivitas padi gogo (Oryza sativa L.) di lahan kering, terutama melalui gangguan fisiologis pada fase reproduksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peningkatan suhu, pemberian kompos daun karet, dan kerapatan tanam terhadap produktivitas padi gogo melalui systematic literature review. Data dikumpulkan dari jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan publikasi terkait, kemudian disintesis untuk memperoleh temuan komprehensif. Hasil analisis menunjukkan bahwa suhu >35°C selama fase berbunga mengurangi pembentukan malai dan pengisian gabah. Di sisi lain, kompos daun karet meningkatkan ketersediaan hara, retensi air tanah, dan aktivitas mikroba, sehingga memperkuat ketahanan tanaman terhadap stres suhu. Kerapatan tanam optimal (20–30 tanaman/m²) dapat memaksimalkan penyerapan cahaya dan efisiensi penggunaan sumber daya tanpa kompetisi berlebihan. Interaksi ketiga faktor ini menentukan respons fisiologis dan agronomis tanaman. Simpulan studi mengindikasikan bahwa strategi adaptasi terintegrasi meliputi ameliorasi tanah berbahan organik, penyesuaian kerapatan tanam, dan penggunaan varietas toleran panas diperlukan untuk memitigasi dampak perubahan iklim sekaligus mempertahankan produktivitas padi gogo. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi sinergi antar-faktor pada kondisi lapangan yang spesifik.
EFEKTIFITAS WARNA PERANGKAP DAN ATRAKTAN KANDANGU BOKU DALAM MENGENDALIKAN HAMA LALAT BUAH (Bactrocera Sp) PADA TANAMAN CABAI Lakawa, Oskar; Killa, Yonce Killa Melyanus
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13, No 1 (2025): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v13i1.11660

Abstract

Serangan lalat buah (Bactrocera spp.) telah menjadi momok bagi petani cabai di Indonesia, menyebabkan kerusakan buah yang parah hingga berujung pada kegagalan panen. Penggunaan insektisida kimia secara terus-menerus tidak hanya membahayakan lingkungan, tetapi juga menimbulkan resistensi pada hama. Oleh karena itu, pendekatan pengendalian yang ramah lingkungan menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas kombinasi warna perangkap dan atraktan alami dari daun kandanggu boku dalam mengendalikan populasi lalat buah pada tanaman cabai (Capsicum frutescens L.). Penelitian dilaksanakan di lahan pertanian cabai di Lambanapu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur pada Februari–Maret 2025, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 2 × 3 dengan dua faktor utama: warna perangkap (merah dan kuning) serta konsentrasi atraktan (1 ml, 2,5 ml, dan 5 ml). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi warna kuning dan atraktan 2,5 ml (W2P1) paling efektif dalam menangkap lalat buah, terutama pada minggu pertama pengamatan. Walaupun efektivitasnya cenderung menurun di minggu-minggu berikutnya, pola penurunan ini sejalan dengan penurunan jumlah buah yang terserang dan peningkatan buah utuh yang dapat dipanen. Namun, secara statistik tidak semua perlakuan menunjukkan perbedaan nyata antar kombinasi perlakuan. Penelitian ini memperkuat potensi penggunaan atraktan nabati dan perangkap warna sebagai strategi pengendalian hama yang efektif, ekonomis, dan berwawasan lingkungan.