cover
Contact Name
Zulkifli Ahmad
Contact Email
ahmadzulkifli477@gmail.com
Phone
+6282195892562
Journal Mail Official
jurnal.bioedukasi@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Bandara Sultan Baabullah Kelurahan Akehuda Kota Ternate Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Bioedukasi
Published by Universitas Khairun
ISSN : 2301427X     EISSN : 28290844     DOI : 10.33387/bioedu.v6i2
Jurnal Bioedukasi diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Khairun. Jurnal ini memuat hasil penelitian ataupun kajian yang berkaitan dengan masalah dalam Pendidikan Biologi dan Biologi Sains yang diterbitkan dua kali dalam setahun (April dan Oktober).
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2013)" : 8 Documents clear
DESAIN PRIMER PCR IN SILICO UNTUK AMPLIFIKASI GEN rbcL PADA GENUS Mangifera ., suparman
BIOEDUKASI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BIOEDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.631 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan studi bioinformatika untuk mendapatkan sekuen primer gen rbcL pada genus tanaman Mangifera. Gen rbcL merupakan gen barcode yang digunakan untuk identifikasi dan pembeda antar  jenis  pada  kelompok  tumbuhan  tingkat  tinggi  juga  dapat  digunakan  untuk  rekonstruksi filogenentik tumbuhan. Metode yang digunakan dalam mendapatkan primer optimal ialah dengan cara in silico yakni simulasi dengan computer menggunakan informasi website genebank yang menyediakan berbagai  gen.  Desain  primer  gen  rbcL  dimulai  dengan  mengunduh  sekuen  DNA  dari  gen  rbcL Mangifera indica dari GenBank dan mengkopy dalam bentuk pasta sebagai acuan untuk mencari daerah lestari. Primer dibuat dengan dua arah pembacaan DNA : forward (rbcL-F) dan primer reverse (rbcL- R). Primer didesain dengan menggunakan software primer designer yakni Genamics Expression dan selanjutnya primer dikonfirmasi secara insilico menggunakan perangkat lunak blast primer pada NCBI untuk mengetahui posisi akurat penempelan primer pada gen rbcL secara bioinformatika. Primer gen rbcL yang dihasilkan ialah CTTGGCAGCATTCCGAGTA untuk primer forward dan TCACAAGCAGCAGCCAGTTC untuk primer reverse. Prediksi suhu optimal annealing ialah 61-64 derajat celsius. Produk PCR yang didapatkan sepanjang 1272 bp. Kata kunci : Mangifera, primer rbcL, studi bioinformatika
ASOSIASI DAN POLA SEBARAN BULU BABI (Echinoidea) DI PANTAI MAREGAM KOTA TIDORE KEPULAUAN Gani, Lista A.; Sirajudin, Nuraini; Ahmad, Zulkifli
BIOEDUKASI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BIOEDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.631 KB)

Abstract

Sumber daya perikanan dalam konteks keanekaragaman hayati meliputi semua organisme (biota) yang hidup di perairan laut, asosiasi adalah suatu tipe yang khas ditemukan dengan kondisi yang sama dan berulang di beberapa lokasi. Hubungan ini ditemukan di lingkungan daratan maupun lautan seperti halnya di perairan, penyebaran merupakan penanda interaksi keberadaan biota dalam lingkungan yang ditujukan dengan berbagai pola yang terbentuk dari hasil interaksi, faktor-faktor yang mendukung kelangsungan hidup suatu biota laut dapat pula menentukan keberadaan serta penyebaran dari biota (Echinoidae) tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asosiasi bulu babi dengan lamun dan pola penyebaran bulu babi di Perairan Pantai Desa Maregam Kecamatan Tidore Selatan Kota TidoreKepulauan. Tipe penelitian ini yaitu deskriptif, dan pencuplikan dilakukan pada 2 stasiun dengan 50 plot pengamatan yang berukuran 5x5 m2 secara sistematik. Pengukuran faktor lingkungan misalnya salinitas, suhu, pH dengan menggunakan Refractometer, Thermometer air, dan pH meter air secara in situ.Hasil penelitian menunjukan bahwa asosiasi bulu babi dengan lamun di perairan pantai Desa Maregam Kecamatan Tidore Selatan Kota Tidore Kepulauaan pada kedua stasiun adalah asosiasi negatif. Sedangkan pola sebaraan bulu babi (Echinoidea) di perairan pantai Desa Maregam Kecamatan Tidore Selatan Kota Tidore Kepulauan adalah mengelompok dengan nilai ID pada kedua stasiun berturut-turut adalah 1,18 dan 1,55. Kata Kunci : Asosiasi, pola sebaran, bulu babi,  maregam, Tidore Kepulauan.
AKUMULASI DAN DAMPAK LOGAM Pb (TIMBAL) PADA TANAMAN PENEDUH JALAN DI KOTA TERNATE, MALUKU UTARA Tabaika, Rosita; Hadisusanto, Suwarno
BIOEDUKASI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BIOEDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.631 KB)

Abstract

Kendaraan bermotor roda dua di Kota Ternate kebanyakan digunakan sebagai kendaraan umum penumpang selain kendaraan roda empat sehingga meningkatnya kendaraan bermotor baik itu roda dua maupun  roda  empat  sudah  tidak  seimbang  lagi  dengan  jalan  yang  tersedia  sehingga  pemerintah  perlu mengatur sirkulasi arus lalu lintas. Melihat besarnya dampak negatif Pb yang dikeluarkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor terhadap kesehatan manusia, maka diperlukan tindakan untuk mereduksi Pb dari udara yaitu dengan menggunakan jenis tanaman yang mampu menyerap Pb sehingga keefektifan tanaman sebagai biofilter untuk mereduksi Pb dapat ditingkatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kandungan Pb daun Pterocarpus indicus Willd dan Mimusops elengi L. di Jalan Zainal A. Syah dan Jalan Siswa, serta mengkaji pengaruh Pb terhadap klorofil-a, klorofil-b, luas daun dan stomata daun Pterocarpus indicus Willd dan Mimusops elengi L. Penelitian ini berlokasi di Kota Ternate pada Bulan September dan Oktober 2011. Sampel diukur kadar timbalnya dengan menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry) melalui metode pengabuhan. Hasil penelitian menunjukkan kandungan Pb daun Pterocarpus indicus Willd di Jalan Zainal A. Syah dan Jalan Siswa berkisar 406,7-647,5 ppb dan kandungan Pb daun Mimusops elengi L. berkisar 423-721,2 ppb. Secara umum dapat disimpulkan bahwa efisiensi akumulasi Pb daun Mimusops elengi L. lebih tinggi   dibanding daun Pterocarpus indicus Willd di Jalan Zainal A. Syah maupun Jalan Siswa. Pengaruh kandungan Pb daun terhadap klorofil-a, dan stomata daun tidak signifikan sedangkan klorofil-b dan luas daun signifikan. Kata kunci : Kendaraan bermotor, Pb, Biofilter,Pterocarpus indicus Willd, Mimusops elengi L.
PENGARUH PENERAPAN MODEL READING, QUESTIONING, AND ANSWERING (RQA) TERHADAP PENGETAHUAN METAKOGNITIF SISWA KELAS XI IPA SMA Negeri 2 KOTA TERNATE Haerullah, Ade; Hi. Usman, Fadila
BIOEDUKASI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BIOEDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.631 KB)

Abstract

Model pembelajaran yang digunakan guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa salah satunya adalah model pembelajaran Reading, Questioning and Answering (RQA). RQA dianggap suatu model pembelajaran yang berlandaskan pada teori pembelajaran konstruktivisme. Model pembelajaran RQA ini merupakan model yang baru dikembangkan berdasar kenyataan bahwa hampir semua siswa yang ditugaskan membaca materi belajar terkait pembelajaran yang akan datang selalu tidak membaca. Akibatnya model pembelajaran yang dirancang sulit atau tidak terlaksana, dan pada akhirnya pemahaman terhadap materi pembelajaran menjadi rendah atau bahkan sangat rendah.Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mengetahui   pengaruh   model   pembelajaran   Reading, Questioning,  and  Answering  (RQA)  terhadap  kemampuan  metakognitif  dan  pengusaan  konsep Biologi siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 2 Kota Ternate pada materi Sistem Reproduksi dengan menggunakan metode penelitian quasi eksperiment dengan sampel siswa kelas XI IPA 2  (kelas eksperimen) dan siswa kelas XI IPA 3 (kelas kontrol).Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan hasil belajar siswa pada kemampuan metakognitif dan penguasaan konsep dengan menggunakan model pembelajaran RQA (X1) dan pembelajaran konvensional  (X2)  pada  konsep  sistem reproduksi. Hal ini  dapat dilihat dari hasil analisis Anakova untuk kemampuan metakognitif dan diperoleh Fhit = 47,14 dan Ftab = 1,47 ini berarti Fhit> Ftab. Sedangkan  pada hasil analisis anakova untuk penguasaan konsep Fhit = 29,24 dan Ftab = 1,47 ini  berarti  Fhit>  Ftab.  Hasil  analisis  ini  menunjukan  adanya  pengaruh  model  pembelajaran  RQA terhadap kemampuan metakognitif dan penguasaan konsep siswa. Kata Kunci : RQA, kemampuan metakognitif, penguasaan konsep
EKSPLORASI KAPANG PENDEGRADASI MINYAK SOLAR PADA RIZOSFER MANGROVE, CILACAP Syah, Ryan F.; Irianto, A.; Ratnaningtyas, N. I.
BIOEDUKASI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BIOEDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.631 KB)

Abstract

The aims of this research was to explore and collect diversity of hydrocarbon degrader mold isolated from Mangrove Forest Tritih Kulon, Cilacap, Central Java. Identification of mold was conducted base on the characteristis of colony, cell shape, color of colony. Result of this research, it was obtained 4 hydrocarbon degrader mold. They were 2 genera; Penicillium and Aspergillus. Quality degradation test showed that Aspergillus sp. could degradated 40% diesel oil. Key word: mold, mangrove, hydrocarbon degrader.
AKTIVITAS PENGHAMBATAN Streptomyces spp. TERHADAP Sclerotium rolfsii SECARA IN VITRO Papuangan, Nurmaya
BIOEDUKASI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BIOEDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.631 KB)

Abstract

Mikrob patogen penyebab penyakit pada tanaman merupakan salah satu kendala bagi produktivitas pertanian terutama bagi tanaman hortikultura. Salah satunya berasal dari kelompok cendawan. Sclerotium rolfsii merupakan salah satu cendawan patogen tanaman yang  memiliki kisaran inang yang luas dan merupakan penyebab penyakit serius pada sayuran penting seperti tanaman cabai, tomat, bawang, dan tanaman sayuran lainnya. Memiliki struktur istirahat, sehingga penyakit yang ditimbulkannya  menjadi  sulit  dikendalikan.  Pengendalian  secara  kimiawi  menimbulkan  dampak negatif terhadap    lingkungan. Pengendalain hayati sebagai alternatif dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Streptomyces spp. digunakan sebagai agen pengendali hayati karena mampu menghasilkan senyawa antimikrob. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat Streptomyces spp.  yang  memiliki  kemampuan  menghambat  pertumbuhan  S.  rolfsii  melalui uji  in  vitro  dengan menggunakan sel secara langsung. Pengujian secara in vitro 17 isolat lokal Streptomyces spp. menggunakan metode dual culture. Hasil uji 17 isolat Streptomyces spp., menunjukkan bahwa enam isolat Streptomyces spp. memiliki aktivitas penghambatan yang beragam secara in vitro terhadap S. rolfsii. Isolat LSW05 mampu menghambat dengan kuat pertumbuhan S. rolfsii dengan presentase penghambatan sebesar 84,10%, disusul oleh isolat SSW02 dengan presentase penghambatan 63,25%, LBR05   menghambat   dengan   presentase   sebesar   57,95%.   Isolat   PS4-16   mempunyai   daya penghambatan sedang dan PD2-9 memiliki penghambatan yang lemah. Sedangkan isolat LSW1 tidak mampu atau tidak dapat menghambat petumbuhan dari S. rolfsii. Hasil ini mengindikasikan bahwa isolat lokal Streptomyces spp. mempunyai kemampuan sebagai agen pengendali hayati untuk S. rolfsii. Kata kunci : Streptomyces spp., Sclerotium rolfsii, in vitro
STUDI KEPADATAN DAN KEANEKARAGAMAN JENIS ORGANISME BENTOS PADA DAERAH PADANG LAMUN DI PERAIRAN PANTAI KELURAHAN KASTELA KECAMATAN PULAU TERNATE Sinyo, Yumima; Idris, Jaida
BIOEDUKASI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BIOEDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.631 KB)

Abstract

Pengetahuan tentang biota laut di suatu perairan memiliki arti yang sangat penting karena berhubungan dengan tindakan pengelolaan  dan pemanfaatannya. Bentos adalah organisme yang hidup di dasar perairan  dan mendiami kedalaman tertentu. Perairan pantai Kastela  merupakan bagian dari perairan Pulau Ternate  yang memiliki keanekaragaman biota laut cukup tinggi, serta terdapat berbagai ekosistem yang  didukung oleh kondisi substrat lingkungan yang bervariasi, sehingga perairan pantai Kastela  memiliki  berbagai  jenis    bentos  laut  seperti  Mollusca  dan  Echinodermata.  Tujuan  dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepadatan dan keanekaragaman jenis organisme bentos pada daerah padang lamun di perairan pantai Kelurahan Kastela Kecamatan Pulau Ternate, dengan menggunakan metode  Line-transek   yang dikombinasikan dengan metode kuadran.Berdasarkan hasil identifikasi jenis organisme   bentos   yang ditemukan pada kedua stasiun penelitian di Kelurahan Kastela, secara keseluruhan teridentifikasi sebanyak 11 famili yang terdiri dari12 genus dan 17 spesies. Kepadatan tertinggi terdapat pada stasiun I  yaitu jenis Littorina undulatedengan nilai 1,36 ind/m², dan yang terendah pada stasiun II yaitu jenis Haliotis ovina dengan nilai 0,12 ind/m². sedangkan nilai keanekaragaman dikategorikan sedang yaitu  pada stasiun I dengan nilai H’ =2,463 dan keanekaragaman pada stasiun II dengan nilai H’ = 2,633. Kata Kunci :Kepadatan,keanekaragaman, bentos, lamun
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN HERBARIUM PADA SISWA MADRASAH ALIYAH KOTA TERNATE Majid, Ilham; Mulaicin, Sunarti
BIOEDUKASI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BIOEDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.631 KB)

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran yang mempunyai peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar.Pemanfaatan media seharusnya merupakan bagian yang harus mendapat perhatian guru, fasilitator dalam setiap kegiatan pembelajaran.Herbarium merupakan suatu spesimen dari bahan tumbuhan yang telah dimatikan dan diawetkan melalui metode tertentu dan biasanya dilengkapi dengan data-data mengenai tumbuhan yang diawetkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produk desain media pembelajaran herbarium pada konsep tumbuhan paku, apakah dapat diterima (layak) dan dapat digunakan oleh guru dalam pembelajaran.Penelitian ini bersifat pengembangan dengan desain validasi produk, yang menggunakan 10 orang guru dari lima Madrasah Aliyah (MA) sebagai validator produk dan 10 orang dosen pendidikan biologi Unkhair sebagai validator ahli, yang berlangsung pada bulan Agustus sampai Desember 2012.Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk desain media pembelajaran herbarium dinyatakan valid dan layak digunakan berdasarkan hasil validasi oleh validator ahli (dosen) rata-rata 76.32  danvalidator produk (guru) rata-rata 85.00, di lima MA di Kota Ternate yaitu, MA Negeri Model, MA Alkhairat, MA Ulul Albaab, MA Sasa, dan MA Pengembangan Bula.  Kata kunci :Pengembangan, media pembelajaran, herbarium, tumbuhan paku

Page 1 of 1 | Total Record : 8