cover
Contact Name
Zulkifli Ahmad
Contact Email
ahmadzulkifli477@gmail.com
Phone
+6282195892562
Journal Mail Official
jurnal.bioedukasi@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Bandara Sultan Baabullah Kelurahan Akehuda Kota Ternate Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Bioedukasi
Published by Universitas Khairun
ISSN : 2301427X     EISSN : 28290844     DOI : 10.33387/bioedu.v6i2
Jurnal Bioedukasi diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Khairun. Jurnal ini memuat hasil penelitian ataupun kajian yang berkaitan dengan masalah dalam Pendidikan Biologi dan Biologi Sains yang diterbitkan dua kali dalam setahun (April dan Oktober).
Articles 174 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 10 KOTA TERNATE KELAS X PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Sartika Ujud; Taslim D Nur; Yusmar Yusuf; Ningsi Saibi; Muhammad Riswan Ramli
JURNAL BIOEDUKASI Vol 6, No 2: Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober 2023
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v6i2.7305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Discovery learning  dalam meningkatkan hasil belajar siswa SMA Negeri 10 Kota Ternate kelas X IPA 3. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan mengunakan dua siklus. Setiap siklus terdapat empat tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Hasil evaluasi peserta didik pada siklus I dari 30 orang, terdapat 14 peserta didik yang memenuhi kriteria ketuntasan Minimal (KKM) atau 47%. Sisanya, peserta didik yang belum memenuhi KKM sebanyak 16 orang atau 53%. Nilai rata-rata siklus I yaitu 70 sedangkan nilai KKM mata pelajaran biologi adalah 72. Hasil evaluasi peserta didik pada siklus II terjadi peningkatan. Peserta didik yang berumlah 30 orang dinyatakan tuntas atau 100% dengan memperoleh nilai rata-rata 80. Hasil observasi aktivitas peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar selama siklus I telah tergolong baik, hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata yang diperoleh yaitu 69. Dan siklus II mendapatkan hasil observasi aktivitas peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar tergolong tinggi dengan perolehan 100%. Hasil aktivitas guru model pada siklus I dan siklus II tergolong lebih baik dalam proses belajar mengajar dengan model pembelajaran Discovery Learning. Hal tersebut dapat dilihat pada aktivitas guru dimana pada siklus I, 71% sedangkan pada siklus II, 100%.
MODEL PjBL BERPENDEKATAN STEM UNTUK LITERASI SAINS BIOLOGI SISWA KELAS IX MTS SAHABAT CENDIKIA KOTA TERNATE Jassia I. Pagala; Ade Haerullah; Muhammad Nur Kadir
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 2: Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i2.9339

Abstract

Pendekatan STEM adalah suatu pendekatan yang diharapkan mampu membantu siswa mengintegrasikan aspek Science, Technology, Engineering, and Mathematics yang memfokuskan proses pendidikan pada pemecahan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari. Literasi sains (scientific literacy) merupakan hal yang penting untuk dikuasai karena aplikasinya yang luas dan hampir di segala bidang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model PjBL berpendekatan STEM terhadap peningkatan literasi sains biologi pada siswa kelas IX MTS Sahabat Cendikia Kota Ternate. Metode penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen semu (quasi experiment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran PjBL berpendekatan STEM terhadap kemampuan literasi sains siswa MTS Sahabat Cendikia pada materi sistem pewarisan sifat. Hal ini terlihat dari adanya perbedaan  nilai rata-rata posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol.  Rata-rata posttest kelas eskperimen dengan nilai rata-rata sebesar 97, sedangkan kelas kontrol sebesar 81. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model PjBL berpendekatan STEM dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa MTS Sahabat Cendikia kota Ternate.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 3 KOTA TERNATE Sintia Kaimudin; Dharmawaty M. Taher; Bahtiar Bahtiar; WD. Syarni Tala
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 2: Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i2.9241

Abstract

Model Problem Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran yang menjadikan sebuah masalah yang diambil dari lingkungan sekitar siswa sebagai pokok bahasan di dalam pembelajaran yang kemudian diselesaikan dan ditemukan solusinya secara bersama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan produk video animasi sebagai media pembelajaran bagi siswa dan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah penerapan model PBL. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Urutan kegiatan dalam penelitian ini mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan data uji kelayakan produk video animasi menunjukan bahwa produk video animasi layak untuk digunakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video animasi di SMA Negeri 3 Kota Ternate dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat pada siklus I, dari 28 siswa yang mengikuti proses pembelajaran hanya terdapat 11 siswa atau 39% yang dapat mencapai nilai KKM, dengan nilai rata-rata yang diperoleh 53,93. Sedangkan pada siklus II terjadi peningakatan siswa yang tuntas yaitu sebanyak 26 siswa atau 93% yang berhasil mencapai KKM dengan nilai rata-rata 84,29. Peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa dipengaruhi oleh aktivitas siswa dan guru. Berdasarkan pada hasil pengamatan aktivitas siswa dengan menggunakan model Problem Based Learning pada siklus II mengalami peningkatan dari 77% menjadi 100%. Hal ini disebabkan karena aktivitas guru pada siklus II juga telah mengalami peningakatan dari 77% menjadi 92%. Dengan demikian penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video animasi pada materi sistem gerak pada manusia dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SMA Negeri 3 Kota Ternate.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN SISWA KELAS VII DI MTs NEGERI 1 KOTA TERNATE yayu Fardi; Dharmawaty M. Taher; Bahtiar Bahtiar; Ningsi Saibi
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 2: Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i2.9238

Abstract

Penelitian ini menggunakan model pembelajaran problem based learning pada materi pencemaran lngkungan siswa kelas VII MTs Negeri 1 Kota Ternate. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar biologi melalui model Problem Based Learning (PBL) materi pencemaran lingkungan siswa kelas VII MTs Negeri 1 Kota Ternate. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian (PTK). Pengumpulan data menggunakan observasi, tes, serta dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, peneliti menggunakan tehnik analisis deskriptif kualitatif. Objek penelitiannya yaitu siswa kelas VII MTs Negeri 1 Kota Ternate. Hasil penelitian menunjukan penerapan model Problem Based Learning (PBL) materi pencemaran lingkungan, dapat meningkatkan hasil belajar biologi, khususnya pada kelas VII MTs Negeri 1 Kota Ternate. Hal ini dapat dilihat pada siklus I, siswa yang dikatakan tuntas 35% atau 9 siswa, dengan nilai rata-rata yang di peroleh 48,19% sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan siswa yang tuntas 92% atau 24 siswa dengan nilai rata-rata 84,92%. Peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa dipengaruhi oleh aktivitas siswa dan guru. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap aktivitas siswa dalam proses pembelajaran pada siklus II dengan menggunakan model Problem Based Learning telah mengalami peningkatan dari 50% meningkat menjadi 83%. Hal tersebut disebabkan karena pada siklus II aktivitas guru juga telah mengalami peningkatan dari 58% menjadi 83%. Dengan demikian model Problem Based Learning (PBL) materi pencemaran lingkungan, dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa kelas VII MTs Negeri 1 Kota Ternate.
Uji Antimikroba Minyak dengan Variasi Katalisator Hasil Pengolahan Limbah Medis Padat Pasca Sterilisasi Secara Pirolisis terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Vania Aramintana Alam; Rusdi Hasan; Keukeu Kaniawati Rosada; Novi Fitria
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 2: Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i2.8365

Abstract

Semakin hari peningkatan limbah medis semakin bertambah seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Pengolahan limbah medis dapat dilakukan dengan metode insinerasi, microwaving, hingga pirolisis. Dalam proses pirolisis diperlukan katalisator untuk mempercepat reaksinya. Hasil pirolisis dapat berupa cair, padat, dan gas. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbedaan uji resistensi antimikroba dari minyak kontrol dan dengan variasi katalisator hasil pengolahan limbah medis padat pasca sterilisasi dengan metode pirolisis menggunakan bakteri Staphylococcus aureus yang tidak dapat mendegradasi hidrokarbon. Minyak hasil pirolisis limbah medis padat kemudian di uji antimikroba dengan bakteri S. aureus dengan metode sumuran. Metode yang digunakan dengan mengukur zona bening yang terbentuk pada media lalu dianalisis dengan uji anova satu arah. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata zona bening yang terbentuk dari minyak kontrol, etilen glikol, dan N-Heksana adalah 15,88 mm, 15,06 mm, dan 13,56 mm dimana termasuk ke dalam kategori kuat. Hal ini menunjukkan bahwa sampel minyak hasil pirolisis memiliki aktivitas sensitivitas kuat terhadap bakteri S. aureus dan bakteri tidak mendegradasi senyawa hidrokarbon. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai 0,247 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan secara signifikan antara minyak kontrol, minyak etilen glikol, dan minyak N-Heksana terhadap zona bening yang terbentuk dengan bakteri uji.    Kata kunci: Antimikroba, limbah medis padat, pirolisis, Staphylococcus aureus
ANALISIS BIBLIOMETRIK, RISET PRELIMINARI PADA TEMA RISET PISANG LOKAL DI MALUKU UTARA Suparman Suparman; Bahtiar Bahtiar; M. Nasir Tamalene; Magfirah Rasyid
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 2: Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i2.9290

Abstract

Riset bibliometrik pada tema pisang di maluku utara dilakukan dengan mengambil data penelitian sejak tahun 2013 hingga 2023 dari sumber meta data pada google Scholar. Data yang dikoleksi ialah meta data publikasi pada tiap artikel jurnal yang umumnya terdapat judul, kata kunci, abstrak dan informais dasar lainnya. Peneliti membatasi artikel sebanyak 200 artikel yang diambil dari rekomendasi rangking 200 besar oleh Publish or Perish (PoP). Pengeditan meta data dilakukan dengan software Mendeley yang dieksport ke dalam bentuk file RIS. Konstruksi peta bibliometrik dilakukan dengan VOSviewer. Pada penelitian ini, pilihan pembuatan peta adalah berdasarkan data bibliografik (biblioghrapic data) dengan pilihan sumber data dari file pengelola referensi (references manager file). Tipe analisis pembuatan peta menggunakan co-occurrence kata kunci dengan metode penghitungan full counting. Visualisasi peta menggunakan ketiga jenis penampilan yakni: network visualization, overlay visualization, dan density visualization pada software VOSviewer. Kecendrungan peningkatan jumlah publikasi pada tema pisang selama sepuluh tahun, dengan kata kunci yang memiliki netrowk tinggi dengan yang lain ialah kata ternate, maluku utara dan pisang.
Keterampilan Tradisional Pengolahan Minuman Kopi Rempah Masyarakat Lokal Kelurahan Indonesiana Kota Tidore Kepulauan Safitra Iskandar; Bahtiar Bahtiar; Yusmar Yusuf; M. Nasir Tamalene
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 2: Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i2.9256

Abstract

Kopi rempah merupakan potensi khas yang bisa dijadikan produk unggulan. Rempah-rempah banyak dikombinasikan dengan minuman kopi untuk menambah cita rasa yang khas dan efek menyegarkan. Keterampilan tradisional merupakan  kemampuan atau keahlian dalam menggunakan cara dan alat yang sudah ada sejak dahulu sampai sekarang (turun temurun). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui jenis-jenis rempah lokal yang dicampurkan pada kopi sehingga menjadi minuman kopi rempah (2) mendeskripsikan metode pengolahan kopi rempah oleh masyarakat Kelurahan Indonesiana, Kota Tidore Kepulauan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Jenis tumbuhan rempah yang digunakan sebagai tambahan pada minuman kopi adalah jahe, kayu manis, pala, cengkih, pandan, serta serei, dan teknik Pengolahan minuman kopi rempah terdiri dari tahap persiapan, tahap pembuatan dan tahap penyajian.
Discovery Learning Based on Local Potential Ternate Island: Strategies for Enhancing 21st Century Skills and Scientific Process of Multiethnic Students Ade Haerullah; Jailan Sahil; Said Hasan; Arini Z. N.; Iswdi M. Ahmad; Jassia I. Pagala
JURNAL BIOEDUKASI Vol 8, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2025
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v8i1.9707

Abstract

This research aims to test the effectiveness of the local potential-based Discovery Learning model on improving 21st-century skills and students' understanding of the science process in seventh-grade students at Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sahabat Cendikia Kota Ternate, who come from diverse cultural backgrounds. The research method uses a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group, involving 40 students from classes VIIA and VIIB as samples. The instruments used were 21st-century skills tests and tests of the science process understanding of multiracial students. Inferential statistical analysis shows a significant effect (p0.05) of the implementation of local potential-based Discovery Learning on improving the 21st-century skills of multiracial students (p=0.013) and the understanding of the science process of multiracial students (p=0.000). This can be interpreted that the use of Discovery Learning based on local potential is effective in developing both aspects. Additionally, the results of this study reveal how multi-ethnic students with different learning styles can achieve the same learning goals and appreciate diversity during and after using Discovery Learning based on the local potential of Ternate Island. 
Building Students' Fluency and Flexibility through The Application of E-Learning Modules Integrated with Education for Sustainable Development (ESD) Andita Nur Sakinah Lili Budiarti; Amprasto Amprasto; Suparman Suparman
JURNAL BIOEDUKASI Vol 8, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2025
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v8i1.9685

Abstract

This study aims to improve students' creative thinking skills, particularly in the aspects of fluency and flexibility, through the implementation of learning using an e-module enriched with Education for Sustainable Development (ESD) content. The research subjects consisted of 60 ninth-grade students from a junior high school in Rejang Lebong Regency. This study used a quasi-experimental method with a pretest-posttest design. The instrument used was an essay test that had been tested for validity and reliability. The results showed a significant improvement in students' creative thinking skills after implementing the ESD-enriched e-module. The increase in the fluency aspect was reflected in students' ability to generate multiple ideas from a single problem, while the flexibility aspect was evident in students' ability to view problems from various perspectives and produce diverse solutions. The conclusion of this study is that the implementation of ESD-enriched e-modules is effective in enhancing students' creative thinking skills, especially in the aspects of fluency and flexibility.
KAJIAN ETNOBOTANI PEMANFAATAN DAN TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN KOPI BERBASIS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT JAILOLO SELATAN SEBAGAI BAHAN EDUKASI DALAM BENTUK POSTER Iriani Kholid; Yusmar Yusuf; M Nasir Tamalene; Magfirah Rasyid
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i1.8057

Abstract

Etnobotani adalah sebuah kegiatan pemanfaatan tumbuh-tumbuhan sebagai salah satu penunjang kehidupan masyarakat dalam suatu komunitas. Selama ini pemanfaatan tanaman kopi secara komersil hanya terfokus pada pengolahan biji kopi sebagai minuman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan tanaman kopi mayarakat Jailolo Selatan dan untuk mengetahui teknik/cara budidaya tanaman kopi  berbasis kearifan lokal di Jailolo Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat petani dari 3 desa yaitu Desa Bangkit Rahmat, Desa Dodinga, dan Desa Bobaneigo lebih menyukai kopi rempah dibandingkan dengan kopi murni. Masyarakat lokal memiliki kearifan lokal dalam pemanfaatan tanaman kopi yaitu dalam penyajian minuman kopi pada saat kegiatan keagamaan, seperti peringatan Isra’ Mi’raj dan Maulid Nabi. Adapun teknik budidaya tanaman kopi dilakukan melalui 5 tahap, yaitu, memilih bibit biji kopi dengan kualitas baik, petani menunggu sampai satu bulan hingga tunas daun muda muncul, memindahkan bibit kopi ke dalam polibag dan disortir kembali, dan melakukan penanaman setelah 3-5 bulan. Teknik budidaya tanaman kopi yang menanam kopi di pagi atau sore hari agar bayangan tubuh tidak menutupi lubang tanam. Petani masih memegang teguh cara/teknik budidaya tanaman kopi secara tradisional.

Page 11 of 18 | Total Record : 174