cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 2502471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,938 Documents
Bahan Ajar Menyimak untuk Pelajar BIPA Tingkat Pemula Tinggi Yeni Dwi Rahayu Ningtyas; Kusubakti Andajani; Gatut Susanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 5: MEI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i5.14755

Abstract

Abstract: The aim of the development of the teaching material is to produce a prototype of teaching material that focuses on improving the listening skill in learning Indonesian for Foreigners (BIPA). The teaching material developed using American Council on the Teaching of Foreign Language (ACTFL) as the reference of material development based on the level of language skill of the students. The listening teaching material obtained a score of 60% on the aspect of the content of teaching material, 58% on the aspect of the systematic of teaching material, 62% on the aspect of the language uses of teaching material, and 60, 41% on the aspect of the layout of teaching material. Based on the score obtained, the teaching material developed is in the category of “feasible enough to be implemented” and need to revise based on the criticisms, suggestions, and comments from the learning experts and practitioners of BIPA.Abstrak: Pengembangan bahan ajar ini bertujuan untuk menghasilkan prototype bahan ajar yang berfokus pada peningkatan kemampuan menyimak pada pembelajaran bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Bahan ajar ini dikembangkan menggunakan American Council on the Teaching of Foreign Language (ACTFL) sebagai acuan pengembangan materi berdasarkan tingkat kemampuan berbahasa pelajar. Bahan ajar menyimak ini memperoleh skor 60% pada aspek isi bahan ajar, 58% pada aspek sistematika bahan ajar, 62% pada aspek penggunaan bahasa bahan ajar, dan 60,41% pada aspek tampilan bahan ajar. Berdasarkan pemerolehan skor tersebut, bahan ajar yang dikembangkan ini masuk dalam kategori “cukup layak diimplementasikan” dan diperlukan revisi-revisi berdasarkan kritik, saran, dan komentar dari ahli pembelajaran BIPA dan praktisi-praktisi BIPA.
Pengaruh Nilai-Nilai Karakter dan Literasi Membaca dengan Model STAD (Student Team Achievement Divisions) terhadap Hasil Belajar Dina Firdausy Yushila; Ari Sapto; Yuniastuti Yuniastuti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 4: APRIL 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i4.14718

Abstract

Abstract: The low character and reading of students in Indonesia, because there are cases of students persecuting teachers and the Indonesian PISA literacy test data is ranked 64th. Therefore, the learning process requires a cooperative learning model, namely the STAD model. Researchers integrate character values and literacy reading in RPP with the STAD model that is used to determine the effect on student learning outcomes. This study uses an experimental type and a quasi-experimental design. There are 68 students in class V as samples, while tests, questionnaires, and observations are instruments. So, it can be obtained the value of tcount > ttable that is 3.047 is greater than 0.05 which can significantly influence between variables.Abstrak: Rendahnya karakter dan membaca siswa di Indonesia dikarenakan terdapat kasus siswa menganiaya guru dan data PISA uji literasi Indonesia berada pada peringkat ke-64. Oleh karena itu, proses pembelajaran diperlukan model pembelajaran kooperatif yaitu model STAD. Peneliti mengintegrasikan nilai-nilai karakter dan literasi membaca dalam RPP dengan model STAD yang digunakan untuk mengetahui pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan jenis eksperimen dan desain quasi eksperimen. Terdapat 68 siswa kelas V sebagai sampel, sedangkan tes, angket, dan observasi adalah instrumen. Sehingga, dapat diperoleh hasil nilai thitung > ttabel yaitu 3,047 lebih besar dari 0,05 yang dapat berpengaruh secara signifikan antar variabel.
Tingkat Berpikir Kreatif Matematis Siswa SD Bergaya Kognitif Field Independent dalam Menyelesaikan Soal Open Ended Fals Aldino; Makbul Muksar; Erry Hidayanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 5: MEI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i5.14799

Abstract

Abstract: Describing the level of creative thinking ability of elementary school students with field independent cognitive style in solving open ended questions is the goal of this study. The indicators used to observe the level of creative thinking ability, namely, fluency, flexibility, and originality are divided into five levels, but findings in the field there are only three levels, namely tbk1, tbk3, and tbk4. The subjects in this study were 3 grade vb students of sd islam mohamad hatta who had a field independent cognitive style with a classification of high, medium and low mathematical abilities. In this study, data were obtained by means of the group embedded figures test (geft), open-ended questions, and interviews. The results of this study indicate that the level of creative thinking that can be identified, namely fd students with high mathematical abilities meet the indicators of creative thinking aspects of fluency, flexibility and novelty so that they are included in the very creative category (tbk4), fd students with moderate mathematical abilities meet the indicators of creative thinking aspects of fluency and flexibility but does not meet the novelty aspect so that it is declared creative (tbk 3) and fd students with low math abilities are only able to meet the fluency aspect so they are declared less creative (tbk 1).Abstrak: Mendeskripsikan tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa SD yang bergaya kognitif field independent dalam menyelesaikan soal open ended merupakan tujuan dari penelitian ini. Indikator yang di gunakan untuk mengamati tingkat kemampuan berpikir kreatif, yaitu, fluency (kelancaran), fleksibility (keluwesan), dan originality (kebaruan) dibagi menjadi lima tingkatan, namun temuan di lapangan hanya terdapat tiga tingkatan yaitu TBK1, TBK3, dan TBK4. Subjek pada penelitian ini merupakan tiga siswa kelas Vb SD Islam Mohamaad Hatta yang memiliki gaya kognitif field independent dengan klasifikasi kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Pada penelitian ini data di peroleh dengan Group Embedded Figures Test (GEFT), tes soal open ended, serta wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat berpikir kreatif yang dapat diidentifikasi yaitu siswa FD berkemampuan matematika tinggi memenuhi indikator berpikir kreatif aspek kelancaran, keluwesan, dan kebaruan sehingga termasuk dalam kategori sangat kreatif (TBK4), siswa FD dengan kemampuan matematika sedang memenuhi indikator berpikir kreatif aspek kelancaran dan keluwesan namun tidak memenuhi aspek kebaruan sehingga dinyatakan kreatif (TBK 3) dan siswa FD berkemampuan matematika rendah hanya mampu memenuhi aspek kelancaran saja sehingga dinyatakan kurang kreatif (TBK 1).
Implementasi Pembelajaran dan Penilaian Berbasis Metode Montessori Ni Made Sri Laksmi; I Made Suardana; Imron Arifin
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 5: MEI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i5.14862

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to describe the implementation of learning and assessment based on the Montessori method in the Girikarnika Montessori Preschool. Research shows that the implementation of learning and assessment based on the Montessori method at the Girikarnika Montessori Preschool is adjusted to the basic principles of the Montessori method. These basic principles are (1) Montessori views that every child is unique; (2) Montessori builds self-confidence, discipline, independence, and appreciates differences; (3) Montessori is a method that makes the child the center; (4) Montessori is education that involves all senses and body movements; (5) Montessori encourages responsible freedom; (6) Montessori applies cross-age classes.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi pembelajaran dan penilaian berbasis metode Montessori di Girikarnika Montessori Preschool.  Penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran dan penilaian berbasis metode Montessori di Girikarnika Montessori Preschool disesuaikan dengan prinsip-prinsip dasar metode Montessori. Prinsip-prinsip dasar tersebut, meliputi (1) Montessori memandang bahwa setiap anak unik; (2) Montessori membangun kepercayaan diri, disiplin, kemandirian, dan menghargai perbedaan; (3) Montessori adalah metode yang menjadikan anak sebagai pusatnya; (4) Montessori adalah pendidikan yang melibatkan semua indra dan gerakan tubuh; (5) Montessori mendorong kebebasan yang bertanggungjawab; (6) Montessori menerapkan kelas lintas usia.
Media Sinema Komedi untuk Meningkatkan Sikap Respek Siswa SMP Riki Anggrian; Carolina L. Radjah; Im. Hambali
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 5: MEI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i5.14850

Abstract

Abstract: Comedy cinema media is an audio-visual media with comedy content that is fun but meaningful for students. This comedy cinema media is used in educational cinema techniques as a stimulant for student learning to increase respect. This study aims to develop a guidance product with educational cinema techniques providing comedy cinema to increase the respect of junior high school students, which is developed through a research and development model. The resulting product gets a very high score from expert tests and potential product users based on its acceptability criteria. So that this development product can be used by counselors to increase the attitude of respect for junior high school students.Abstrak: Media sinema komedi merupakan media dalam bentuk audio-visual dengan konten komedi yang menggembirakan namun bermakna bagi peserta didik. Media sinema komedi ini digunakan dalam teknik sinema edukasi sebagai stimulan belajar siswa untuk meningkatkan sikap respek. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk panduan bimbingan dengan teknik sinema edukasi bermediakan sinema komedi untuk meningkatkan sikap respek Siswa SMP, yang dikembangkan melalui model penelitian dan pengembangan. Produk yang dihasilkan mendapatkan skor sangat tinggi  dari uji ahli dan calon pengguna produk berdasarkan kriteria akseptabilitasnya. Sehingga produk pengembangan ini dapat digunakan oleh konselor untuk meningkatkan sikap respek siswa SMP.
Speaking Performance and Grammatical Competence Across Cognitive Learning Styles and Strategy Inventory for Language Learning Ayu Chandra Agustin; Ekaning Dewanti Laksmi; Suharyadi Suharyadi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 5: MEI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i5.14758

Abstract

Abstract: This study examines the correlation between speaking performance and grammatical competence, particularly in the EFL context, by including cognitive learning styles and the Strategy Inventory for Language Learning (SILL). The correlational study is employed to analyze the scores of argumentative speaking and written grammar tests of 30 Economics students at STIE Malangkuceswara Malang. It is found that there is no significant correlation between speaking performance and grammatical competence. However, FI students outperformed in speaking, and FD students surpassed in grammar. In fact, those who scored higher on both tests used more SILLs than those who scored lower.Abstrak: Penelitian ini merupakan upaya untuk melihat hubungan antara kemampuan berbicara dan kompetensi gramatikal, khususnya dalam konteks EFL dengan memasukkan gaya belajar kognitif dan Strategy Inventory for Language Learning (SILL). Studi korelasional digunakan untuk menganalisis nilai tes berbicara argumentatif dan tata bahasa tertulis pada 30 mahasiswa Ilmu Ekonomi STIE Malangkuceswara Malang. Diketahui bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara kinerja berbicara dan kompetensi tata bahasa. Namun, siswa FI unggul dalam berbicara dan siswa FD melampaui dalam tata bahasa. Faktanya, mereka yang mendapat skor lebih tinggi pada kedua tes menggunakan lebih banyak SILL dibandingkan mereka yang mendapat skor lebih rendah.
Pengaruh Model Treffinger Dalam Meningkatkan Kecakapan Berpikir Kritis pada Kondisi New Normal Balya Akhmad; Sumarmi Sumarmi; Dwiyono Hari Utomo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 6: JUNI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i6.14869

Abstract

Abstract: Treffinger's model has provided an alternative to learning geography. The purpose of this research to find out about the effect of Treffinger's learning model in improving critical thinking skills. The research is design used a quasi-experimental with pretest and posttest design. This research was conducted on students in class XI IPS 1 and IPS 2 MAN 1 Kota Malang. The results of analysis using Mann-Whitney U Test showed of 0.193 > 0.05 and had a gain score of 17.91 in the experimental class and 3.83 in the control class. Based on the gain score, the Treffinger model has an effect on improving critical thinking skills in class XI IPS MAN 1 Kota Malang.Abstrak: Model Treffinger telah memberikan alternatif pada pembelajaran geografi. Tujuan dilakukan penelitian yaitu untuk mengetahui tentang pengaruh model pembelajaran Treffinger dalam meningkatkan kecakapan berpikir kritis. Desain penelitian yang digunakan yaitu quasi experimen dengan pretest dan posttest. Penelitian ini dilakukan pada siswa di kelas XI IPS 1 dan IPS 2 MAN 1 Kota Malang. Hasil analisis menggunakan uji Mann-Whitney U Test menunjukkan angka 0,193 > 0,05 dan memiliki nilai gain score 17,91 di kelas eksperimen dan 3,83 di kelas kontrol. Berdasarkan nilai gain score model pembelajaran Treffinger berpengaruh dalam meningkatkan kecakapan berpikir kritis di kelas XI IPS MAN 1 Kota Malang.
Eksplorasi Scientific Explanation Berdasarkan Tingkat Kemampuan Peserta Didik Hernita A; Supriyono Koes Handayanto; Edi Supriana
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 5: MEI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i5.14756

Abstract

Abstract: This descriptive quantitative study aims to discern students' scientific explanation skills. The researcher took 76 students from Senior High School 3,4, and Islamic Senior High School 1 in Malang city as samples. Six essay questions with coefficient reliability 0.6 were used as instruments in this study. The findings show that high initial ability of students' reasoning skills was very good due to the fact that they could associate claim and evidence. Meanwhile, students with low initial ability relied upon their instinct in constructing the evidence; therefore, theie reasoning skill was low.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan scientific explanation peserta didik. Penelitian ini berupa kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 76 peserta didik yang berasal dari SMA Negeri 3 dan 4, serta MAN 1 di Malang. Penggunaan instrumen berupa soal uraian sebanyak enam soal yang memperoleh koefisien reliabilitas 0,6. Kemampuan reasoning peserta didik pada ketgori kemampuan awal tinggi sangat baik karena peserta didik sudah mampu menghubungkan claim dan evidence. Peserta didik kemampuan awal rendah masih mengandalkan insting daripada data dan bukti dalam menyusun evidence sehingga mereka memiliki reasoning yang masih rendah.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Kreativitas dan Hasil Belajar Geografi Siswa Desy Triana Dewi Harizah; Sumarmi Sumarmi; Syamsul Bachri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 5: MEI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i5.14846

Abstract

Abstract: This study intended to describe out the success of PjBL. This quasi-experimental research uses a test given before and after being given different treatments in the two classes. Data obtained from questions, questionnaires, and documentation. Researchers use t-test to describe the hypothesis.  The conclusion of this research PjBL can develop creativity and improve student achievement as proven by the ability to solve problems and the student’s scores that reached KKM.Abstrak: Penelitian ini bermaksud untuk mendeskripsikan sejauh mana keberhasilan PjBL. Penelitian eksperimen semu ini menggunakan test yang diberikan secara bertahap sebelum dan sesudah diberi perlakuan yang berbeda di kedua kelas. Data didapatkan melalui soal, angket dan dokumntasi. Peneliti menggunakan uji-t untuk mendeskripsikan hipotesis. Kesimpulan dari penelitian ini berupa model PjBL dapat mengembangkan kreativitas dan meningkatkan capaian siswa, yang dibuktikan melalui kemampuan memecahkan masalah serta nilai siswa mencapai KKM.
Proses Berpikir Siswa Perempuan Bergaya Kognitif Intuitif Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Khalimatus Syuhriyah; Cholis Sa’dijah; Subanji Subanji
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 4: APRIL 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i4.14721

Abstract

Abstract: This study aims to describe the thinking process of female students with intuitive cognitive style in solving mathematic problems. This study uses a qualitative approach. This study was implemented at one of the State Junior High Schools in Pamekasan Regency, Madura by online in April 2020. The instruments in this study were a cognitive style questionnaire, test questions and interview quides. Subject were selected by giving The Cognitive Style Inventory. From the results of the questionnaire, 1 female student who has an intuitive cognitive style was selected as the subject. This study was conducted by giving 2 mathematical problems that have been validated by 2 supervisors and a validator. Then proceed with conducting interviews with the subject. Subject’ answers were than analyzed using Polya’s completion step and thinking process through the APOS stages. The results showed that female students with an intuitive cognitive style solved the problem is not detail step by step. Subject have gone through the action, processes, and schemes stages in solving mathematic problems.Abstrak: Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan proses berpikir siswa perempuan bergaya kognitif intuitif dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada salah satu SMP Negeri di Kabupaten Pamekasan, Madura pada bulan April 2020 secara daring. Instrumen dalam penelitian ini berupa angket gaya kogntif, soal tes dan pedoman wawancara. Subjek dipilih dengan memberikan angket The Cognitive Style Inventory. Dari hasil angket tersebut dipilih satu siswa perempuan yang memiliki gaya kognitif intuitif sebagai subjek penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan dua masalah matematika yang berbeda yang telah divalidasi oleh dua dosen pembimbing dan seorang validator. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan wawancara kepada subjek yang telah dipilih. Jawaban subjek kemudian dianalisis menggunakan langkah penyelesaian Polya dan prose berpikir melalui tahapan APOS. Hasil penelitian menyatakan bahwa siswa perempuan bergaya kognitif intuitif menyelesaikan masalah dengan kurang detail langkah per langkah. Subjek telah melalui tahap aksi, proses, objek dan skema dalam menyelesaikan masalah matematika.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 8: AUGUST 2025 VOL 10, NO 7: JULY 2025 Vol 10, No 4: APRIL 2025 Vol 10, No 3: MARCH 2025 Vol 10, No 2: FEBRUARY 2025 Vol 10, No 1: JANUARY 2025 Vol 9, No 12: DECEMBER 2024 Vol 9, No 11: NOVEMBER 2024 Vol 9, No 10: OCTOBER 2024 Vol 9, No 9: SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 8: AUGUST 2024 Vol 9, No 7: JULY 2024 Vol 9, No 6: JUNE 2024 Vol 9, No 5: MAY 2024 Vol 9, No 4: APRIL 2024 Vol 9, No 3: MARCH 2024 Vol 9, No 2: FEBRUARY 2024 Vol 9, No 1: JANUARY 2024 Vol 8, No 10: OCTOBER 2023 Vol 8, No 9: SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 8: AUGUST 2023 Vol 8, No 7: JULY 2023 Vol 8, No 6: JUNE 2023 Vol 8, No 5: MAY 2023 Vol 8, No 4: APRIL 2023 Vol 8, No 3: MARCH 2023 Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023 Vol 8, No 1: JANUARI 2023 Vol 7, No 12: DECEMBER 2022 Vol 7, No 11: NOVEMBER 2022 Vol 7, No 10: OKTOBER 2022 Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022 Vol 7, No 8: AGUSTUS 2022 Vol 7, No 7: JULI 2022 Vol 7, No 6: JUNI 2022 Vol 7, No 5: MAY 2022 Vol 7, No 4: APRIL 2022 Vol 7, No 3: MARET 2022 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022 Vol 7, No 1: JANUARI 2022 Vol 6, No 12: DESEMBER 2021 Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021 Vol 6, No 10: OKTOBER 2021 Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021 Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021 Vol 6, No 7: JULI 2021 Vol 6, No 6: JUNI 2021 Vol 6, No 5: MEI 2021 Vol 6, No 4: APRIL 2021 Vol 6, No 3: MARET 2021 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021 Vol 6, No 1: JANUARI 2021 Vol 5, No 12: DESEMBER 2020 Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020 Vol 5, No 10: OKTOBER 2020 Vol 5, No 9: SEPTEMBER 2020 Vol 5, No 8: AGUSTUS 2020 Vol 5, No 7: JULI 2020 Vol 5, No 6: JUNI 2020 Vol 5, No 5: MEI 2020 Vol 5, No 4: APRIL 2020 Vol 5, No 3: MARET 2020 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020 Vol 5, No 1: JANUARI 2020 Vol 4, No 12: DESEMBER 2019 Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019 Vol 4, No 10: Oktober 2019 Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019 Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019 Vol 4, No 7: JULI 2019 Vol 4, No 6: JUNI 2019 Vol 4, No 5: MEI 2019 Vol 4, No 4: APRIL 2019 Vol 4, No 3: MARET 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 1: JANUARI 2019 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 7: JULI 2018 Vol 3, No 6: JUNI 2018 Vol 3, No 5: MEI 2018 Vol 3, No 4: APRIL 2018 Vol 3, No 3: MARET 2018 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 2, No 12: Desember 2017 Vol 2, No 11: November 2017 Vol 2, No 10: Oktober 2017 Vol 2, No 9: September 2017 Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017 Vol 2, No 7: JULI 2017 Vol 2, No 6: Juni 2017 Vol 2, No 5: Mei 2017 Vol 2, No 4: April, 2017 Vol.2, No.3, Maret 2017 Vol.2, No.2, Februari 2017 Vol.2, No.1, Januari 2017 Vol.1, No.12, Desember 2016 Vol.1, No.11, Nopember 2016 Vol.1, No.10, Oktober 2016 Vol.1, No.9, September 2016 Vol.1, No.8, Agustus 2016 Vol.1, No.7, Juli 2016 Vol.1, No.6, Juni 2016 Vol.1, No.5, Mei 2016 Vol.1, No.4, April 2016 Vol.1, No.3, Maret 2016 Vol.1, No.2, Februari 2016 Vol.1, No.1, Januari 2016 More Issue