Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Articles
1,938 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Pokok Bahasan Fluida Dinamis
Adiyat Makrufi;
Arif Hidayat;
Muhardjito Muhardjito
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 7: JULI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (305.786 KB)
|
DOI: 10.17977/jptpp.v3i7.11291
Abstract: The research is a quasi experiment that aims to determine the problem solving ability of students who learn with Project-Based Learning (PjBL) and conventional. PjBL can increase problem solving abilities of students. Data analysis was obtained from students' pretest and post test results using SPSS. Based on the analysis of one path anova obtained F-count 168.86 with P-value (0.000 <0.05) which means there is a very significant difference of problem-solving ability between experiment class and control class. The average score of experimental class problem-solving abilities is higher than the control class. Students are still having difficulties at the Specific Application of Physics and Logical Progression. Abstrak Penelitian yang dilakukan adalah eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa yang belajar dengan PjBL dan konvensional. PjBL dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Analisis data diperoleh dari hasil pretes dan postes siswa dengan penggunaan SPSS. Berdasarkan hasil analisis anova satu jalur diperoleh F-hitung 168.86 dengan P-value (0.000 < 0.05) yang berarti terdapat perbedaan yang sangat signifikan kemampuan pemecahan masalah antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Skor rata-rata kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol. Siswa masih mengalami kesulitan pada tahap menghubungkan beberapa konsep fisika dan menentukan solusi.
Pembelajaran Kontekstual Filosofi Ekonomi Cukup
Rizki Listyono Putro;
Hari Wahyono;
Mit Witjaksono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 7: JULI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (437.982 KB)
|
DOI: 10.17977/jptpp.v3i7.11295
Abstract: This study is aimed to create a learning scenario that intends to introduce the concept dan principal of Sufficiency Economy Philosophy (SEP) based on Pancasila and article 33 of the constitution of Republic of Indonesia (The UUD 1945) and to construct the value of SEP, Pancasila, and article 33 UUD 1945 into the learning process. This study use qualitative approach and use Design Based Research (DBR) as the design of development. The result of this study are (1) create a learning scenario that gives real experiences to students and (2) change of mindset, knowledge and attitude of the high school students in applying SEP, Pancasila and article 33 UUD 1945. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan skenario pembelajaran yang bermaksud mengenalkan konsep dan prinsip yang ada dalam Filosofi Ekonomi Cukup dengan tetap berlandaskan pada Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945 serta mengonstruksikan nilai dalam Filosofi Ekonomi Cukup, Pancasila, dan Pasal 33 UUD 1945 dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain pengembangan Design Based Research (DBR). Hasil dari penelitian adalah (1) terciptanya skenario pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman nyata kepada siswa dan (2) mengubah pola pikir, pengetahuan, dan sikap siswa SMA dalam mengaplikasikan Filosofi Ekonomi Cukup, Pancasila, dan Pasal 33 UUD 1945.
Bahan Ajar Ilmu Alamiah Dasar pada Program Studi Ilmu Sosial
Riztika Widyasari;
Sihkabuden Sihkabuden;
Sulthoni Sulthoni
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 7: JULI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (348.225 KB)
|
DOI: 10.17977/jptpp.v3i7.11294
Abstract: Basic Natural Science Course is a compulsory course in every Social Studies Program, so it needs the development of appropriate teaching materials and can be used in the long term. The characteristics of students in social studies programs are mostly graduates from the Vocational High School which is basic about the knowledge of Natural Science is still minimal, this condition requires the professor must be creative and innovative in preparing the teaching materials so that the specified competency standards are achieved. The development model used is Dick & Carrey's development model. The result of this development model is a valid teaching material.Abstrak: Matakuliah Ilmu Alamiah Dasar merupakan matakuliah yang wajib ada di setiap Program Studi Sosial, sehingga dibutuhkan pengembangan bahan ajar yang sesuai dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Adapun karakteristik mahasiswa pada program studi sosial ini sebagian besar lulusan dari Sekolah Menengah Kejuruan yang dasar tentang pengetahuan Ilmu Pengetahuan Alamnya masih minim, kondisi inilah menuntut dosen pengampu harus berkreatif dan inovatif dalam menyusun bahan ajar agar standar kompetensi yang ditentukan tercapai. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Dick & Carrey. Hasil model pengembangan ini berupa bahan ajar yang valid.
Bahan Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Berorientasi Potensi Lokal Kabupaten Trenggalek
Niken Karlina Saputri;
Wahjoedi Wahjoedi;
Agung Haryono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 7: JULI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (309.604 KB)
|
DOI: 10.17977/jptpp.v3i7.11280
Abstract: Based on the results of preliminary observations and interviews conducted by researchers, obtained information that the local potential in Trenggalek District still belom maximized by teachers when carrying out learning activities in the classroom. Though the learning of entrepreneurship and entrepreneurship can be used as a means of learners to develop ideas or creative ideas. So the researchers chose to develop teaching materials and entrepreneurship oriented local potential Trenggalek District with the aim that can be used as one way to increase the love of learners to their environment. Based on the research that has been implemented, obtained data that teaching materials developed effectively used to improve insight and entrepreneurship attitude of learners.Abstrak: Berdasarkan observasi awal dan wawancara dengan peneliti, diperoleh informasi bahwa potensi lokal di Kabupaten Trenggalek masih belum dimaksimalkan oleh guru ketika melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Padahal pembelajaran prakarya dan kewirausahaan dapat dijadikan sarana peserta didik untuk mengembangkan gagasan atau ide kreatifnya. Peneliti memilih untuk mengembangkan bahan ajar prakarya dan kewirausahaan berorientasi potensi lokal Kabupaten Trenggalek dengan tujuan untuk meningkatkan rasa cinta peserta didik terhadap lingkungannya. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, diperoleh data bahwa bahan ajar ini efektif untuk meningkatkan wawasan dan sikap kewirausahaan.
Prospek Pengembangan Lingkungan Belajar Digital untuk Generasi Z di Era Industri IV
Dio Lingga Purwodani;
Sulton Sulton;
Henry Praherdhiono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 7: JULI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (342.739 KB)
|
DOI: 10.17977/jptpp.v3i7.11362
Abstract: The fourth industrial revolution and the presence of Z generation became the background of learning change of State University of Malang to evolve into the digital learning environment. Where the role of technology and ease in accessing all the needs is a thing preferred students the present. All students have gadgets and laptops and some of the time they have used to connect to the internet. Priority in digital revolution is done on the administrative and academic side, because both of them give each other influence. As an initial revolution at least produce 70% percent digital percentage and 30% non-digital. One of them is by improving the learning process in the network, providing a means of digital-based learning resources, enriching learning object in the form of video and e-book, and developing learning model that integrates technology. It also needs to be balanced with the improvement of infrastructure and human resource capabilities, since the majority of human resources are digital immigrants. Abstrak: Revolusi industri IV dan hadirya generasi Z menjadi latar belakang perubahan pembelajaran di Universitas Negeri Malang untuk berevolusi menuju lingkungan belajar digital. Dimana peran teknologi dan kemudahan dalam mengakses segala kebutuhan merupakan suatu hal disukai pembelajar masa kini. Keseluruhan mahasiswa memiliki gawai maupun laptop dan sebagian dari waktu yang mereka miliki dipergunakan untuk terhubung ke internet. Prioritas dalam revolusi digital yang dilakukan yaitu pada sisi administratif dan akademik karena keduanya saling memberikan pengaruh. Sebagai revolusi awal minimal menghasilkan persentase 70% digital dan 30% non-digital. Salah satunya dengan meningkatkan proses pembelajaran dalam jaringan, menyediakan sarana sumber belajar berbasis digital, memperkaya learning object berupa video dan e-book, dan mengembangkan model pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi. Hal tersebut juga perlu diimbangi dengan peningkatan sarana prasarana dan kemampuan sumber daya manusia, karena sumber daya manusia yang terkait mayoritas adalah digital imigran.
Pengaruh PBL dengan Scaffolding Prosedural terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Ditinjau dari Kemampuan Tinggi dan Rendah Siswa
Feny Puspitaningsih;
Wartono Wartono;
Supriyono Koes Handayanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 7: JULI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (364.327 KB)
|
DOI: 10.17977/jptpp.v3i7.11333
Abstract: This study aims to find out the effect of PBL with procedural scaffolding toward high-order thinking skills in terms of students' high and low ability. This research used non equivalent control group design with 34 students of experimental class and 35 students of control class. The hypothesis test of this study used Two-Way ANOVA and showed that the effect of PBL with procedural scaffolding was 42.5%, while the effect of students' initial ability was 37.9%. The mean posttest grade of the experimental class is higher than the control class, indicating that PBL with procedural scaffolding affects students' high-order thinking skill.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PBL dengan scaffolding prosedural terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi ditinjau dari kemampuan tinggi dan rendah siswa. Penelitian ini menggunakan desain non equivalent control group dengan 34 siswa kelas eksperimen dan 35 siswa kelas kontrol. Uji hipotesis penelitian ini menggunakan Two-Way ANOVA dan menunjukkan bahwa pengaruh PBL dengan scaffolding prosedural sebesar 42,5%, sedangkan pengaruh kemampuan awal siswa sebesar 37,9%. Skor rerata posttest siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, menunjukkan bahwa PBL dengan scaffolding prosedural memengaruhi kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
Proses Berpikir Kreatif Siswa Berkemampuan Spasial Tinggi dalam Menyelesaikan Soal Open-ended Berdasarkan Tahapan Wallas
Mirza Amelia Oktaviani;
Sisworo Sisworo;
Erry Hidayanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 7: JULI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (651.813 KB)
|
DOI: 10.17977/jptpp.v3i7.11363
Abstract: This study aims to describe the process of creative thinking of high-spatial ability students in solving open ended problems based on the stages of Wallas. The results of this study include (1) preparation stage, subject reading questions and looking for information of problems, (2) incubation stage, subject had time to pause and then draw cubes, (3) illumination stage, subject designs the solution for both ofproblems using Pythagorean theorem and circumference of region of cube, and (4) verification stage, student apply the idea and found that subject produce one solution for first problem and produce two solution for second solution. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kreatif siswa berkemampuan spasial tinggi kelas XI dalam menyelesaikan soal open-ended berdasarakan tahapan Wallas. Soal open-ended dalam penelitian ini menggunakan materi dimensi tiga. Hasil penelitian ini, meliputi (1) tahap persiapan, subjek membaca soal dan mengidentifikasi informasi soal, (2) tahap inkubasi, subjek sempat berhenti sejenak kemudian menggambar kerangka kubus yang sesuai, (3) tahap iluminasi, siswa merancang penyelesaian untuk soal pertama dan kedua dengan menggunakan teorema Pythagoras dan keliling bidang, dan (4) tahap verifikasi, siswa menerapkan ide penyelesaian dan menemukan satu solusi untuk soal open-ended pertama dan dua solusi untuk soal open-ended kedua dengan tepat.
Kemampuan Argumentasi Ilmiah Siswa pada Hukum Newton di Sekolah Menengah Atas
Adetya Rahman;
Markus Diantoro;
Lia Yuliati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 7: JULI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (808.26 KB)
|
DOI: 10.17977/jptpp.v3i7.11337
Abstract: Physics learning need to train ability that scientists can apply in developing knowledge, that is scientific argumentation ability. Scientific argumentation ability is very important in preparing students who are literate in science. Unfortunately founded in field scientific argumentation ability students still low. Scientific argumentation ability students mean in first level (unsupported) and second level (phenomenological). Validity of conceptual scintific argumentation students mean in first level (invalid).Abstrak: Pembelajaran fisika perlu melatihkan kemampuan yang bisa diterapkan ilmuwan dalam mengembangkan pengetahuan salah satunya adalah kemampuan argumentasi ilmiah. Kemampuan argumentasi ilmiah sangat penting dalam mempersiapkan siswa yang berliterasi sains. Namun, ditemukan di lapangan bahwa kemampuan argumentasi ilmiah siswa masih tergolong rendah. Kualitas argumentasi ilmiah siswa rata-rata pada level 1 (unsupported) dan level 2 (phenomenological). Validitas konseptual argumentasi ilmiah siswa rata-rata pada level 1 (invalid).
Komunikasi Matematis Siswa Bergaya Belajar Teoritis dalam Menyelesaikan Soal Kesebangunan
Indah Rachmawati;
Santi Irawati;
I Nengah Parta
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 7: JULI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (787.826 KB)
|
DOI: 10.17977/jptpp.v3i7.11354
Abstract: The purpose of this research is to describe the mathematical communication of theoritist student in SMP Negeri 5 Malang in solving similarity problem. Subject of this research is one theoritist students. The indicators of mathematical communication that used in this research are adapted from the NCTM indicator then combined to the four Polya's steps. The results of this research show that the subject’s mathematical communication structure tends to be complete. Furthermore, the diagram created by the subject is proportional and completed by the length, unit, and label. Then, the words used by the subject in writing the reason of similarity tend to be ambiguous. In addition, the subject has used mathematical symbols formally but there are still some errors. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan komunikasi matematis siswa teoritis SMP Negeri 5 Malang dalam menyelesaikan soal kesebangunan. Subjek penelitian ini adalah satu siswa bergaya belajar teoritis. Indikator komunikasi matematis yang digunakan pada penelitian ini diadaptasi dari indikator NCTM kemudian dikombinasikan dengan empat tahapan penyelesaian masalah Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur komunikasi matematis subjek cenderung lengkap. Gambar yang dibuat oleh subjek proporsional yang dilengkapi dengan panjang, satuan, dan label. Namun, kata-kata yang digunakan oleh subjek dalam menuliskan alasan kesebangunan cenderung ambigu. Selain itu, subjek telah menggunakan simbol matematika secara formal, namun masih terdapat beberapa kesalahan.
Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap dan Keterampilan Psikomotorik pada Materi Asam Basa, Titrasi Asam Basa, Hidrolisis Garam, dan Larutan Penyangga
Afidatun Nadhiroh;
Darsono Sigit
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 7: JULI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (452.641 KB)
|
DOI: 10.17977/jptpp.v3i7.11331
Abstract: This research and developmentaims to produce and reveal the eligibility attitudes and psychomotoric skills assessment instruments on acid base, acid base titration, hydrolysis of salt, and buffer solution. The steps of research and development which is used (1) study of literature; (2) field survey; (3) drafting instruments; (4) limited field-testing; (5) revision of the field test result; (6) further field-testing; (7) revision offinal product; (8) dissemination and implementation. The result of content validation showed that the attitudes and psychomotoric skills assessment instruments “very decent” with average percentage of 97,3% and 91,5%. The limited field testing results showed that the attitudes assessment instrument “valid” and “reliable”. Interpretation test of psychomotoric skills assessment instruments appropriate/accurate to use and easy to understand.Abstrak: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan dan mengetahui kelayakan instrumen penilaian sikap dan keterampilan psikomotorik pada materi asam basa, titrasi asam basa, hidrolisis garam, dan larutan penyangga. Langkah-langkah penelitian dan pengembangan yang digunakan (1) studi kepustakaan; (2) survei lapangan; (3) penyusunan instrumen; (4) uji coba terbatas; (5) revisi hasil uji coba; (6) uji coba lebih luas; (7) penyempurnaan produk akhir; (8) desiminasi dan implementasi. Hasil validasi isi oleh ahli menunjukkan bahwa instrumen penilaian sikap dan keterampilan psikomotorik “sangat layak” dengan persentase rata-rata 97,3% dan 91,5%. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa instrumen penilaian sikap “valid” dan “reliabel”. Hasil uji keterbacaan menunjukkan bahwa instrumen penilaian keterampilan psikomotorik sangat sesuai/sangat tepat digunakan dan sangat mudah dipahami bahasanya.