cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 2502471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,938 Documents
Proses Berpikir Siswa Field Dependent dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Berdasarkan Tahapan Polya Agus Hidayat; Cholis Sa'dijah; I Made Sulandra
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 7: JULI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.696 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i7.12634

Abstract

Abstract: This study aims to describe the thinking process of field dependent students in solving geometric problems based on the Polya stage. The type of research used was descriptive qualitative. The study was conducted at SMA 1 Pasuruan using 2 subjects in the cognitive style FD taken from 38 students. The instruments used were in the form of cognitive style exams, solving geometrical problems and interview guidelines. The results of the study show that in processing information, the subject of FD does not understand the problem as a whole so that in planning the completion of the subject FD forgets about the concept of the cube. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses berpikir siswa field dependent dalam menyelesaikan masalah geometri berdasarkan tahapan Polya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Pasuruan dengan menggunakan dua subjek bergaya kognitif FD yang diambil dari 38 siswa. Instrumen yang digunakan berupa eksamen gaya kognitif, penyelesaian masalah geometri dan pedoman wawancara. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dalam memproses informasi, subjek FD tidak memahami masalah secara utuh sehingga dalam merencanakan penyelesaian subjek FD lupa tentang konsep kubus.
Kemampuan Berpikir Kritis pada Model Project Based Learning disertai STEM Siswa SMA pada Suhu dan Kalor Sumardiana Sumardiana; Arif Hidayat; Parno Parno
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 7: JULI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.753 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i7.12618

Abstract

Abstract: Critical thinking skills can be grown with learning project based learning models. The purpose of this study was to analyze Critical Thinking abilities with project-based learning (PjBL) students at temperature and heat at the high school level. This research was conducted at SMAN 2 Batu class XI. The subjects of this study were 35 students. This type of research is a mixed method embedded in experimental models. With a test of critical thinking skills the essay forms as many as 8 items. The results showed that there were differences in critical thinking of students before and later getting PjBL training on the material heat and temperature. The result of the research showed that students’ critical thinking has increas.Abstrak: Keterampilan berpikir kritis dapat ditumbuhkan dengan model pembelajaran project based learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis dengan project based learning (PjBL) siswa pada suhu dan kalor pada tingkat SMA. Penelitian ini dilakukan di SMAN 2 Batu kelas XI. Subjek penelitian ini berjumlah 35 siswa. Jenis penelitian ini Mixed method embedded experimental model. Dengan test kemampuan berpikir kritis berbentuk essay sebanyak delapan butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah mendapatkan perlakuan PjBL pada materi suhu dan kalor. Kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan pada setiap indikator.
Kesalahan Siswa Dalam Mengidentifikasikan dan Menggambarkan Diagram Gaya Uulia ‘Iffa; Edi Supriana; Sutopo Sutopo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 7: JULI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.045 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i7.12612

Abstract

Abstract: Conceptual understanding is one indicator of success in learning. Mastery of concepts is seen when someone can solve a problem. This study aims to see student's mistakes in identifying and describing diagrams of force, particle dynamics. This type of research uses quantitative descriptive research with survey methods, research subjects amounted to 97 students. The technique of collecting data in the form of reasoned multiple choice tests with alpha cronbach is 0,68. The results of the study show that almost all students experience errors in identifying and describing the style diagrams that work on a system. Common mistakes that cause students to fail to work on problems well are because students are more likely to memorize mathematical formulations of a concept, without knowing how the concept is formed.Abstrak: Pemahaman konsep yang baik merupakan salah satu indikator keberhasilan dalam pembelajaran. Penguasaan konsep terlihat ketika seseorang dapat memecahkan suatu permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesalahan siswa dalam mengidentifikasikan dan menggambarkan diagram gaya suatu permasalahan fisika materi dinamika partikel. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian berjumlah 97 orang. Teknik pengumpulan data berupa tes pilihan ganda beralasan dengan alpha Cronbach 0,68. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh siswa mengalami kesalahan dalam mengidentifikan dan menggambarkan diagram gaya yang bekerja pada suatu sistem. Kesalahan umum yang menyebabkan siswa gagal mengerjakan soal dengan baik dikarenakan siswa lebih cenderung menghapal perumusan matematis dari suatu konsep, tanpa mengetahui bagaimana konsep terbentuk.
Pengaruh Model Kolaboratif Berbasis Masalah terhadap Kepuasan Belajar Siswa Sekolah Dasar Nina Nuramalina; Imam Agus Basuki; Suyono Suyono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 1: JANUARI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.388 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i1.11846

Abstract

Abstract: This reseach was aimed to determine the effect of problem based learning collaborative model on learning satisfaction. This research was conducted at 5th grade in MIN 2 Serang of academic year 2018/2019. The approach of this research was quatitative research Nonequivalent control group design. The results of the study show that there is no effect of the problem-based colourorative model on learning satisfaction of elementary school students.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kolaboratif berbasis masalah terhadap kepuasan belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas V di MIN 2 Serang tahun ajaran 2018/2019. Adapun pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh model kolaboratif berbasis masalah terhadap kepuasan belajar siswa sekolah dasar.    
Model Pembelajaran Interaktif dan Keterampilan Sosial terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Pembelajaran Sejarah di SMA Ririk Ajeng Alfianti; Blasius Suprapta; Endang Sri Andayani
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 7: JULI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.752 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i7.12636

Abstract

Abstract: This research aims to determine the effect of interactive learning models on student cognitive learning outcomes, determine the effect of social skills on students 'cognitive learning outcomes, and determine the effect of interaction between interactive learning models and social skills on students' cognitive learning outcomes in history learning in high school. This research was a quasi-experimental with factorial design. The research samples were class X IPS 2 as an experimental class and class X IPS 3 as a control at SMAN 1 Gondanglegi. The research instruments were test, questionnaire, and learning implementation observation sheet. Data analysis technique was two-way ANOVA. The results of this research shows that there is is impact on the use of interactive learning models on student cognitive learning outcomes, there is impact of students' social skills on student cognitive learning outcomes, and there is impact of the interaction between interactive learning models and social skills on student cognitive learning outcomes.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar kognitif siswa, mengetahui pengaruh keterampilan sosial terhadap hasil belajar kognitif siswa, dan mengetahui pengaruh interaksi antara model pembelajaran interaktif dan keterampilan sosial terhadap hasil belajar kognitif siwa dalam pembelajaran sejarah di SMA. Bentuk penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain faktorial. Sampel penelitian adalah kelas X IPS 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPS 3 sebagai kelas kontrol di SMAN 1 Gondanglegi. Instrumen yang digunakan adalah tes, angket, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan anova dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar kognitif siswa, ada pengaruh keterampilan sosial terhadap hasil belajar kognitif siswa dan ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran interaktif dan keterampilan sosial terhadap hasil belajar kognitif siswa.
Persepsi Transferable Skills Guru Produktif Ditinjau dari Pengalaman Mengajar dan Pengalaman Pelatihan Seno Isbiyantoro; Purnomo Purnomo; Anik Nur Handayani
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 5: MEI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.77 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i5.12382

Abstract

Abstract: This research was aimed to investigate (1) the influence of teaching experience and training experience with perceptions of transferable skills productive teachers; (2) the influence of teaching experience with perceptions of transferable skills productive teachers, (3) the influence of training experience with transferable skills productive teachers. The samples were 137 productive teachers of Computer and Information Engineering study programs in Malang city and regency and Batu city. To answer its problems, the study collected the data by using questionnaires. The data gathered were then analyzed employing desctiptive analysis, regression analysis, and partial correlation analysis. The study found that: (1) there is a significant influence on teaching experience and training experience with perceptions of transferable skills productive teachers (0,000 < 0,05); (2) there is a significant influence on teaching experience with perceptions of transferable skills productive teachers (0,001 < 0,05); (3) here is a significant influence on teaching experience with perceptions of transferable skills productive teachers (0,000 < 0,05).Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pengalaman mengajar dan pengalaman pelatihan dengan persepsi transferable skills guru produktif; (2) pengaruh pengalaman mengajar dengan persepsi transferable skills guru produktif; (3) pengaruh pengalaman pelatihan dengan transferable skills guru produktif. Penelitian ini menggunakan rancangan ex-postfacto. Sampel penelitian ini adalah 137 guru produktif program studi Teknik Komputer dan Informasi di kota dan kabupaten Malang serta kota Batu. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi ganda, dan analisis korelasi parsial. Hasil penelitian ini adalah (1) ada pengaruh signifikan pengalaman mengajar dan pengalaman pelatihan dengan persepsi transferable skills guru produktif (0,000 < 0,05); (2) ada pengaruh signifikan pengalaman mengajar dengan persepsi transferable skills guru produktif (0,001 < 0,05); (3) ada pengaruh signifikan pengalaman pelatihan dengan persepsi transferable skills guru produktif (0,000 < 0,05).
Penalaran Matematis Siswa SMK dalam Memecahkan Masalah Perbandingan Trigonometri I’im Fatimah; I Made Sulandra; Gatot Muhsetyo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.202 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i8.12672

Abstract

Abstract: The reasoning abilities of Vocational students are still low. This qualitative study describes student’s mathematical reasoning in solving problems based on Polya's steps. The subjects were three students, high (ST), medium (SS), and low (SR). Research was conducted by analyzing the work results subjects and interviews. Research shows that Understanding problems, subjects analysed problem:ST, SS, SR revealed problem information; ST was relevant in representing triangles, SS, SR; ST identified tangen, SS, SR sine rule. Planning, subjects connected the trigonometric comparison. Implementing plans, subjects applied strategies:ST used procedure by setting the solution step and the correct calculation, SS, SR incorrect; ST, SS reviewed strategies by checking the calculation/formulas, SR not. Looking back, subjects reflected the solution:ST, SS did not write the conclusion and considered the fairness of the solution, SR not.Abstrak: Kemampuan penalaran siswa SMK masih rendah. Penelitian kualitatif ini mendeskripsikan penalaran matematis siswa dalam memecahkan masalah, berdasarkan langkah Polya.Subjek penelitian tiga siswa yaitu berkemampuan tinggi (ST), sedang (SS), dan rendah (SR). Penelitian dilakukan dengan menganalisis hasil pekerjaan siswa dan wawancara. Penelitian menunjukkan bahwa saat memahami masalah, ketiga subjek menganalisis masalah ST, SS, SR mengungkapkan informasi masalah; ST relevan dalam merepresentasikan segitiga, SS, SR tidak; ST mengidentifikasi konsep trigonometri tangen, SS, SR aturan sinus. Ketika merencanakan,ketiga subjek mengoneksikan perbandingan trigonometri.Ketika melaksanakan rencana, ketiga subjek menerapkan strategi: ST menggunakan prosedur dengan mengatur langkah solusi terarah dan perhitungan tepat, SS, SR tidak tepat; ST, SS meninjau strategi dengan mengecek perhitungan/rumus,SR tidak.Ketika memeriksa kembali, ketiga subjek merefleksikan solusi: ST, SS tidak menuliskan kesimpulan; ST, SS mempertimbangkan kewajaran solusi, SR tidak.
Kesalahan Siswa yang Mengalami Split Attention dalam Menyelesaikan Masalah SPLDV Gita Fajrin Jafar; Gatot Muhsetyo; I Nengah Parta
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 5: MEI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.429 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i5.12474

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to describe student errors that experience split attention in solving SPLDV problems. The subject of this study were two eighth grade students in SMP Muhammadiyah 2 Malang who experienced split attention. The instrument used in this research was a mathematical problem consisting of one SPLDV problem. The results of this research show that students who experienced split attention made factual errors and procedural errors in solving SPLDV problems. Factual errors made by students is that they cannot define the x and y variables they have made. Procedural errors is not being able to determine the resolution steps for the SPLDV problem. In addition, students also cannot use the addition operation correctly. The most common error is procedure error.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan siswa yang mengalami split attention dalam menyelesaikan masalah SPLDV. Subjek penelitian ini adalah dua siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 2 Malang yang mengalami split attention. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah masalah matematika yang terdiri dari satu soal SPLDV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengalami split attention melakukan kesalahan fakta dan kesalahan prosedur dalam menyelesaikan masalah yang SPLDV. Kesalahan fakta yang dilakukan siswa adalah tidak dapat mendefinisikan variabel x dan y yang telah dibuatnya. Kesalahan prosedur yang dilakukan adalah tidak dapat menentukan langkah-langkah penyelesaian untuk masalah SPLDV.  Selain itu, siswa juga tidak dapat menggunakan operasi penjumlahan dengan tepat. Kesalahan yang paling banyak dilakukan adalah kesalahan prosedur.
Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Multi Representasi untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa dengan Tingkat Self-Efficacy Berbeda Agustina Dinda Putri Larasati; Suhadi Ibnu; Aman Santoso
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 6: JUNI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.107 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i6.12548

Abstract

Abstract: This study aimed to look at the effectiveness of the PBL-MR learning model to improved problem solving skills of students with different levels of self-efficacy. The effectiveness was seen from the difference in the level of problem solving of students in the topic of reaction rate PBL-MR and PBL learning models. The difference in the level of self-efficacy was seen from the differences of self-efficacy of students in one class where the students had been grouped into high and low levels of self-efficacy based on the questionnaire. This study used an essay test instrument that had a content validity of 94% with a very good category and a reliability coefficient of 0.842 with very high reliability criteria. The research sample was taken from two 11th year classes of SMAN 2 Malang. The results showed that there were statistically significant differences in problem solving abilities of students in both research classes (sig. 0.000) and there were also differences in problem solving skills between students with high and low levels of self-efficacy (sig. 0.028). The interaction of the model and self efficacy also produce significant impacts on problem solving ability (sig. 0,042).Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan model pembelajaran PBL-MR untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah siswa dengan tingkat self-efficacy yang berbeda. Keefektifan dilihat dari perbedaan tingkat pemecahan masalah siswa pada materi laju reaksi melalui model pembelajaran PBL-MR dan model PBL. Perbedaan tingkat self-efficacy dilihat dari adanya perbedaan tingkat self-efficacy siswa dalam satu kelas yang telah dikelompokkan menjadi siswa dengan tingkat self-efficacy tinggi dan rendah berdasarkan angket. Penelitian ini menggunakan instrumen tes essay yang memiliki validitas isi 94% dengan kategori sangat baik dan koefisien reliabilitas 0,842 dengan kriteria reliabilitas sangat tinggi. Sampel penelitian diambil dari dua kelas XI MIPA SMAN 2 Malang. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik terhadap kemampuan memecahkan masalah siswa di kedua kelas penelitian (sig. sebesar 0.000) dan terdapat perbedaan kemampuan memecahkan masalah antara siswa dengan tingkat self-efficacy tinggi dan rendah (sig. sebesar 0,028). Interaksi antara model pembelajaran dan tingkat self-efficacy dengan kemampuan memecahkan masalah siswa memperoleh hasil yang cukup signifikan (sig. sebesar 0,042).
Pembelajaran Ta’lim di Sekolah Dasar Mujahidin Farid; Ruminiati Ruminiati; Dedi Kuswandi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 3: MARET 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.588 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i3.12063

Abstract

Abstract: The implementation of character education in school must rest on the ideology of the Pancasila as the noble value of the Indonesian people. Furthermore, the values that are still abstract are translated into wider and more detailed values according to the needs, conditions and environment of the school itself. At the same time, there is a school that develops character education with the term Ta'lim. In it are learned a number of values, including how to respect the teacher, how to learn to easily master the lessons in school, to things that are recommended and prohibited in learning in detail. In other words, Ta'lim is an instrument used by school in trigerring students to have certain characters.Abstrak: Penyelenggaraan pendidikan karakter di setiap lembaga pendidikan harus berpijak pada ideologi Pancasila sebagai nilai luhur bangsa Indonesia. Selanjutnya, nilai-nilai yang masih abstrak tersebut diterjemahkan menjadi nilai-nilai yang lebih luas dan rinci sesuai dengan kebutuhan, kondisi, dan lingkungan sekolah itu sendiri. Bersamaan dengan itu, terdapat sebuah sekolah yang mengembangkan pendidikan karakter dengan istilah Ta’lim. Didalamnya dipelajari beberapa hal, di antaranya bagaimana menghormati guru, bagaimana cara belajar agar mudah menguasai pelajaran di sekolah, sampai hal-hal yang dianjurkan dan dilarang dalam belajar secara detail.  Dengan kata lain, Ta’lim merupakan instrumen yang digunakan sekolah dalam mencetak siswa yang memiliki karakter tertentu.

Page 89 of 194 | Total Record : 1938


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 8: AUGUST 2025 VOL 10, NO 7: JULY 2025 Vol 10, No 4: APRIL 2025 Vol 10, No 3: MARCH 2025 Vol 10, No 2: FEBRUARY 2025 Vol 10, No 1: JANUARY 2025 Vol 9, No 12: DECEMBER 2024 Vol 9, No 11: NOVEMBER 2024 Vol 9, No 10: OCTOBER 2024 Vol 9, No 9: SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 8: AUGUST 2024 Vol 9, No 7: JULY 2024 Vol 9, No 6: JUNE 2024 Vol 9, No 5: MAY 2024 Vol 9, No 4: APRIL 2024 Vol 9, No 3: MARCH 2024 Vol 9, No 2: FEBRUARY 2024 Vol 9, No 1: JANUARY 2024 Vol 8, No 10: OCTOBER 2023 Vol 8, No 9: SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 8: AUGUST 2023 Vol 8, No 7: JULY 2023 Vol 8, No 6: JUNE 2023 Vol 8, No 5: MAY 2023 Vol 8, No 4: APRIL 2023 Vol 8, No 3: MARCH 2023 Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023 Vol 8, No 1: JANUARI 2023 Vol 7, No 12: DECEMBER 2022 Vol 7, No 11: NOVEMBER 2022 Vol 7, No 10: OKTOBER 2022 Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022 Vol 7, No 8: AGUSTUS 2022 Vol 7, No 7: JULI 2022 Vol 7, No 6: JUNI 2022 Vol 7, No 5: MAY 2022 Vol 7, No 4: APRIL 2022 Vol 7, No 3: MARET 2022 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022 Vol 7, No 1: JANUARI 2022 Vol 6, No 12: DESEMBER 2021 Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021 Vol 6, No 10: OKTOBER 2021 Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021 Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021 Vol 6, No 7: JULI 2021 Vol 6, No 6: JUNI 2021 Vol 6, No 5: MEI 2021 Vol 6, No 4: APRIL 2021 Vol 6, No 3: MARET 2021 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021 Vol 6, No 1: JANUARI 2021 Vol 5, No 12: DESEMBER 2020 Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020 Vol 5, No 10: OKTOBER 2020 Vol 5, No 9: SEPTEMBER 2020 Vol 5, No 8: AGUSTUS 2020 Vol 5, No 7: JULI 2020 Vol 5, No 6: JUNI 2020 Vol 5, No 5: MEI 2020 Vol 5, No 4: APRIL 2020 Vol 5, No 3: MARET 2020 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020 Vol 5, No 1: JANUARI 2020 Vol 4, No 12: DESEMBER 2019 Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019 Vol 4, No 10: Oktober 2019 Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019 Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019 Vol 4, No 7: JULI 2019 Vol 4, No 6: JUNI 2019 Vol 4, No 5: MEI 2019 Vol 4, No 4: APRIL 2019 Vol 4, No 3: MARET 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 1: JANUARI 2019 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 7: JULI 2018 Vol 3, No 6: JUNI 2018 Vol 3, No 5: MEI 2018 Vol 3, No 4: APRIL 2018 Vol 3, No 3: MARET 2018 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 2, No 12: Desember 2017 Vol 2, No 11: November 2017 Vol 2, No 10: Oktober 2017 Vol 2, No 9: September 2017 Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017 Vol 2, No 7: JULI 2017 Vol 2, No 6: Juni 2017 Vol 2, No 5: Mei 2017 Vol 2, No 4: April, 2017 Vol.2, No.3, Maret 2017 Vol.2, No.2, Februari 2017 Vol.2, No.1, Januari 2017 Vol.1, No.12, Desember 2016 Vol.1, No.11, Nopember 2016 Vol.1, No.10, Oktober 2016 Vol.1, No.9, September 2016 Vol.1, No.8, Agustus 2016 Vol.1, No.7, Juli 2016 Vol.1, No.6, Juni 2016 Vol.1, No.5, Mei 2016 Vol.1, No.4, April 2016 Vol.1, No.3, Maret 2016 Vol.1, No.2, Februari 2016 Vol.1, No.1, Januari 2016 More Issue