Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Articles
1,938 Documents
Reading Strategy’s Failure to Deliver toward Reading Comprehension
A. Gusti Efendy;
Gunadi Harry Sulistyo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (449.329 KB)
|
DOI: 10.17977/jptpp.v4i8.12666
Abstract: The aim of study is investigating the relationship between Support Reading Strategy and reading comprehension. Consequently, the research method to deploy was simple linear regression. Meanwhile, because the population target of the study was all public senior high school students in the municipal area of Malang, East Java, Indonesia, the sample consisted of 301 students from three different schools. Inferring from parametric statistical analysis involving data obtained by conducting Survey of Reading Strategy (SORS) and reading test, the finding indicates that Support Reading Strategy fails to be in good favor toward students’ reading comprehension.Abstrak: Penelitian ini bermaksud mengungkap hubungan antara Support Reading Strategy dan kemampuan memahami bacaan. Untuk itu, peneliti menggunakan metode penelitian regresi linear sederhana. Sementara itu, karena target populasi adalah seluruh siswa SMA negeri di Kota Malang, Jawa Timur, Indonesia, sampel penelitian berjumlah 301 siswa dari tiga sekolah yang berbeda. Berangkat dari analisis statistik parametrik yang mengolah data dari Survey of Reading Strategy (SORS) dan uji kemampuan membaca, temuan penelitian menunjukkan bahwa Support Reading Strategy tidak mampu membuktikan korelasi positif yang signifikan terhadap kemampuan siswa dalam memahami bacaan.
Kearifan Lokal Upacara An Tama Masyarakat Adat Loona sebagai Sumber Belajar Geografi
Martinus Hermenegild Mau;
Singgih Susilo;
I Nyoman Ruja
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (308.834 KB)
|
DOI: 10.17977/jptpp.v4i9.12707
Abstract: The purpose of this study was to examine the values of local wisdom in the An Tama ceremony at the Loona indigenous community as a source of learning Geography. This type of research is qualitative research using an ethnographic approach. Data sources were obtained from observation and interviews of Loona indigenous people’s. The results of the study show that during the An Tama ceremony at the Loona indigenous people’s established a harmonious relationship with their environment. Community trust in the forces of nature and ancestral spirits causes people to always act carefully in treating their environment. Unconsciously, community trust in the An Tama ceremony is able to preserve the environment. The values of local wisdom need to be known by students, so that it can be used as a source of learning in Geography learning.Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengkaji nilai-nilai kearifan lokal dalam upacara An Tama pada masyarakat adat Loona sebagai sumber belajar Geografi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Sumber data diperoleh dengan melakukan observasi dan wawancara pada masyarakat adat Loona. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam upacara An Tama masyarakat adat Loona menjalin hubungan yang harmonis dengan lingkungannya. Kepercayaan masyarakat terhadap kekuatan alam dan roh leluhur menyebabkan masyarakat selalu bertindak secara hati-hati dalam memperlakukan lingkungannya. Secara tidak sadar kepercayaan masyarakat dalam upacara An Tama mampu menjaga kelestarian lingkungannya. Nilai-nilai kearifan lokal tersebut perlu diketahui oleh mahasiswa sehingga dapat dijadikan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran Geografi.
Tingkat Kemampuan Kelola Emosi Marah Siswa SMA
Ferisa Prasetyaning Utami;
Blasius Boli Lasan;
IM. Hambali
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/jptpp.v4i2.12033
Abstract: Anger management need to be owned by adolescents as individuals. The benefits if teenagers can have the ability to manage good anger emotions are to achieve mental health and be able to resolve social conflicts that result from emotional situations. Management of anger emotions is the ability of individuals to express adaptive responses when faced with situations that cause anger. The research design used for this study is quantitative descriptive to explain the phenomenon or picture of anger emotional management ability in high school students, amounting to 67 people. The results of this study are the level of anger management ability of class XI students of SMA Brawijaya Smart School has a medium category. The results of this study can be used as a reference for counselors to provide appropriate interventions.Abstrak: Kemampuan kelola emosi marah perlu dimiliki oleh remaja sebagai individu. Manfaat apabila remaja dapat memiliki kemampuan kelola emosi marah yang baik adalah mencapai kesehatan mental dan mampu menyelesaikan konflik sosial yang diakibatkan dari situasi emosional. Kemampuan kelola emosi marah adalah kemampuan individu untuk mengemukakan respon yang adaptif ketika dihadapkan pada situasi yang menimbulkan kemarahan. Desain penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif untuk menjelaskan fenomena atau gambaran kemampuan kelola emosi marah pada siswa sekolah menengah atas yang berjumlah 67 orang. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat kemampuan kelola emosi marah siswa kelas XI SMA Brawijaya Smart School memiliki kategori sedang. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan konselor untuk memberikan intervensi yang tepat.
Pendampingan Partisipatori dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat Tunagrahita
Kapit Tatak Aprianto;
Ach. Rasyad;
Zulkarnain Zulkarnain
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 6: JUNI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/jptpp.v4i6.12528
Abstract: This research aims to describe community participatory accompaniment for mental retardation community implemented by Pokmas Karanpatihan Bangkit. The research are using qualitative approachs and case studies. This research approach was interactive model analysis. The research results are: Participatory accompaniment in Karangpatihan village was conducted by involving the community. In the estamblishment of Pokmas Karangpatihan Bangkit by involving eight communities Karangpatihan village as assessor such as Karang Taruna and community local point, closed family of mental retardation community. Participatory accompaniment was conducted to improve the ability throughout the catfish cultivation training, and goats, the training to make some handicraft such as doormat and batik Ciprat. The accompaniment has impacted Karangpatihan village which commonly named as an idiot community. Furthermore, it has impacted to community economics as well as to their daily life.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai pendampingan partisipatori masyarakat untuk masyarakat tunagrahita yang dilakukan oleh Lembaga Pokmas Karanpatihan Bangkit. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan studi kasus. Penelitian ini menggunakan analisis Interactive Model. Hasil analisis data tersebut, diperoleh simpulan hasil temuan penelitian, yaitu pendampingan partisipatori di desa Karangpatihan dilakukan dengan melibatkan masyarakat. Dalam pembentukan Pokmas Karangpatihan Bangkit dengan melibatkan delapan masyarakat desa karangpatihan sebagai pendamping, seperti karangtaruna, dan tokoh masyarakat, keluarga terdekat masyarakat tunagrahita. Pendampingan partisipatori dalam meningkatkan kemampuan melalui pelatihan-pelatihan budidaya ayam, lele, dan kambing, serta pelatihan-pelatihan pembuatan kerajinan berupa keset dan batik ciprat. Hasil dari pendampingan partisipatori masyarakat tunagrahita adalah kerajinan keset dan batik ciprat. Pendampingan juga berdampak pada sebutan desa Karangpatihan yang dikenal dengan kampung idiot. Selain itu, berdampak pada ekonomi dan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Keefektifan Blended - Problem Based Learning terhadap Pemecahan Masalah pada Materi Ekologi
Elok Dyah Pitaloka;
Slamet Suyanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 5: MEI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/jptpp.v4i5.12430
Abstract: Biology learning must utilize technology and direct students to have problem solving skills, so that learning innovations are blended-problem based learning. This study aims to look at the effectiveness of blended-problem based learning on problem solving, when compared to learning that applies the scientific approach (5M). This study categorized as quasi-experimental research, using the design of the pretest-posttest control group. The independent t-test obtained the sig value. 0.00 <0.05, so that it can be interpreted that the posttest value of the executive class and control is significantly different. N-Gain score testing was obtained from the 0.70 high category experimental class, while 0.298 for the low category control class. Based on these data, blended-problem based learning can be said to be effective against solving ecological chapter problems.Abstrak: Pembelajaran Biologi harus memanfaatkan teknologi dan mengarahkan peserta didik memiliki kemampuan pemecahan masalah sehingga memunculkan inovasi pembelajaran blended-problem based learning. Penelitian ini bertujuan melihat keefektifan blended-problem based learning pada pemecahan masalah, jika dibandingkan pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik (5M). Penelitian ini dikategorikan penelitian eksperimen semu menggunakan desain pretest-posttest control group. Uji independent t-test memperoleh nilai sig. 0,00<0,05, sehingga dapat diartikan nilai posttest kelas ekseprimen dan kontrol berbeda signinifikan. Pengujian N-Gain score diperoleh reratal kelas ekspeimen 0,70 kategori tinggi, sedangkan 0,298 untuk kelas kontrol kategori rendah. Berdasarkan data tersebut, blended-problem based learning dapat dikatakan efektif terhadap pemecahan masalah bab ekologi.
MODEL MENTAL DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS IV SD PADA MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA MELALUI INKUIRI TERBIMBING
Haliq, Muh Idham;
Diantoro, Markus;
Muhardjito, Muhardjito
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 1: JANUARI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/jptpp.v5i1.13137
Abstract: This research aims to describe the influence of guided inquiry learning models on empirical mental models and mastery of student concepts. This research was designed using a mix method approach or a mixture of quantitative and qualitative research. The research subjects were class IV SD Aisyiyah Muhammadiyah 3 Makassar. The results showed that the guided inquiry model had an effect on the mental model and mastery of the concept of fourth grade students of SD Aisyiyah Muhammdiyah 3 Makassar on the material properties of light.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap model mental dan penguasaan konsep siswa. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan mix method atau penelitian campuran kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV SD Aisyiyah Muhammadiyah 3 Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap model mental dan penguasaan konsep siswa kelas IV SD Aisyiyah Muhammdiyah 3 Makassar pada materi sifat-sifat cahaya.
Penilaian Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan pada Sekolah Menengah Pertama Negeri Kota Malang
Pinton Setya Mustafa;
M. E. Winarno;
Supriyadi Supriyadi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 10: Oktober 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/jptpp.v4i10.12845
Abstract: The purpose of this study was to evaluate the implementation of the assessment of knowledge and skills PESH in Junior High School Malang City. This study uses an evaluation approach using the model discrepancy. The results of this study on the implementation of the assessment of knowledge and skills can be said to be good. This is because the assessment document is not necessarily the same as the material in the Lesson Plan. Recommendations for the assessment of knowledge should the knowledge assessment rubric be arranged clearly, practically, qualifying questions with a high level of thinking and varied. Recommendations for skills assessment should be clear assessment rubrics, according to student characteristics, practical, and varied.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pelaksanaan penilaian pengetahuan dan keterampilan PJOK pada Sekolah Menengah Pertama Negeri Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan evaluasi dengan menggunakan discrepancy model. Hasil penelitian ini pada pelaksanaan penilaian pengetahuan dan keterampilan dapat dikatakan baik. Akan tetapi, dokumen penilaian belum tentu sama dengan materi pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Rekomendasi untu penilaian pengetahuan sebaiknya rubrik penilaian pengetahuan disusun dengan jelas, praktis, soal berkualifikasi berlevel kognitif tinggi dan bervariasi. Rekomendasi untuk penilaian keterampilan sebaiknya rubrik penilaian jelas, sesuai karakteristik siswa, praktis, dan bervariasi.
Bahan Ajar Berbasis Performansi Madihin Kreatif untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis-Berbicara Syair Siswa SMP
Yunita Noorfitriana;
Abdus Syukur Ghazali;
Muakibatul Hasanah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 12: DESEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/jptpp.v3i12.12559
Abstract: This development research: the goal is to produce Indonesia language learning materials to hone writing skills-speak a decent poem used in terms of contents, systematics, the use of language, and display, as well as test their effectiveness. As for this typeo of researcho is researcho developmento with 4D model (four D model). Basedo ono theo resultso of theo analysis, it waso foundo (1) test results of expert writing materials-talking rhymes, feasible and can be implemented to students and (2) the effectiveness of the use of test results revealed effective learning materials to improve the skills of write-speak poetry by madihin creative performance.Abstrak: Tujuanopenelitianpengembanganoinioadalahmenghasilkanbahanajaro bahasa Indonesia untuk mengasah keterampilan menulis-berbicara syair yang layak digunakan dari segi isi, sistematika, penggunaan bahasa, dan tampilan, serta menguji keefektifannya. Adapun jenispenelitianyang digunakanadalah penelitiano pengembangandengan model 4D (four D model). Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa (1) hasil uji ahli bahan ajar menulis-berbicara syair layak dan dapat diimplementasikan kepada siswa dan (2) hasil uji efektivitas penggunaan bahan ajar dinyatakan efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis-berbicara syair dengan performansi madihin kreatif.
Koneksi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Tidak Lengkap dalam Diskusi Kelompok
Nadia Nurudini;
Susiswo Susiswo;
Sisworo Sisworo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 10: Oktober 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/jptpp.v4i10.12838
Abstract: The purpose of this study is to describe students' mathematical connection ability on cube material in solving incomplete problems in group discussion. The sample in this study were 3 groups that has high, medium, and low mathematical abilities. The results of this study was found that the students with high ability were able to understand all mathematical connection indicators, which were finding the connection between mathematical topics, finding the connection of mathematics to other knowledges, and finding the connection of mathematics to dayly life. The students with medium ability were able to understand the first and second indicators. The students with low ability were only able to understand one indicator which was finding the connection between mathematical topics.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa pada materi bangun ruang kubus dalam menyelesaikan masalah tidak lengkap dalam diskusi kelompok. Sampel dalam penelitian ini diambil tiga kelompok siswa yang memiliki kemampuan matematis tinggi, sedang, dan rendah. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa siswa berkemampuan tinggi dapat menguasai ketiga indikator kemampuan koneksi matematis, yaitu koneksi matematis antar topik matematika, koneksi matematis dengan mata pelajaran lain, dan koneksi matematis dengan kehidupan sehari-hari. Siswa berkemampuan sedang dapat menguasai indikator I dan II. Siswa berkemampuan rendah hanya menguasai satu indicator, yaitu koneksi antar topik matematika.
Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Open-Ended Berdasarkan Aspek Fluency, Flexibility, dan Novelty
Rina Ramandani;
Hery Susanto;
Dwiyana Dwiyana
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/jptpp.v4i8.12660
Abstract: This qualitative research aims to describe students' ability to solve open-ended problems based on fluency, flexibility, and novelty aspects. The study was conducted at MTsN 1 Malang. The subjects in this study were four students. The instruments used were interview guidelines and open-ended problem test. The results of this research confirm that highly ability students are able to think broadly and apply many ideas so that they are flexible in making a flat build. He fulfils the fluency, flexibility and novelty aspects. Moderate students are less able to bring up and apply many ideas in answering open-ended problems so that they meet the fluency and flexibility or fluency aspects only. Low-ability students are unable to bring up and apply many ideas to produce many answers so that they do not fulfil all three aspects.Abstrak: Penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah open-ended berdasarkan aspek fluency, flexibility, dan novelty. Penelitian dilaksanakan di MTsN 1 Malang. Subjek dalam penelitian ini sebanyak empat siswa. Instrumen yang digunakan pedoman wawancara dan lembar tes masalah open-ended. Hasil penelitiannya siswa berkemampuan tinggi mampu berpikir secara luas dan menerapkan banyak ide sehingga fleksibel dalam membuat bangun datar. Ia memenuhi aspek fluency, flexibility, dan novelty. Siswa berkemampuan sedang kurang dapat memunculkan dan menerapkan banyak ide dalam menjawab masalah open-ended sehingga memenuhi aspek fluency dan flexibility atau fluency saja. Siswa berkemampuan rendah tidak mampu memunculkan dan menerapkan banyak ide untuk menghasilkan banyak jawaban sehingga tidak memenuhi ketiga aspek.