cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad
ISSN : 25284576     EISSN : 26157411     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Padjadjaran. Diterbitkan Atas Kerjasama Program Studi Agribisnis dan Departemen Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Unpad Dengan PERHEPI Komisariat Bandung Raya.
Arjuna Subject : -
Articles 234 Documents
KAJIAN SOSIAL LINGKUNGAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT BERKELANJUTAN BERDASARKAN ISPO DI PTPN VIII TAMBAKSARI SUBANG JAWA BARAT Prisman Andri Lesmana Sihombing; Ernah Ernah
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 3, No 2 (2018): Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.863 KB) | DOI: 10.24198/agricore.v3i2.20665

Abstract

 ABSTRAK.Kelapa sawit adalah komoditas yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia, hal ini dikarenakan tingginya permintaan pasar international akan minyak nabati. Fenomena ini menimbulkan dampak negatif pada aspek sosial dan lingkungan. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah mengeluarkan kebijakan yang dikenal dengan ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) standard, yaitu prinsip dan kriteria untuk perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang dibuat sebagai bentuk perwujudan peraturan perundang – undangan dan dukungan Pemerintah Republik Indonesia untuk mewujudkan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. PTPN VIII Kebun Tambaksari adalah salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit yang telah menerapkan standard ISPO dalam pengelolaan perkebunannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana pemenuhan aspek sosial dan lingkungan perkebunan kelapa sawit berdasarkan ISPO di PTPN VIII Tambaksari Subang Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskrptif kualitatif. Hasil survey menunjukkan bahwa PTPN VIII Tambaksari telah memenuhi hampir semua indikator aspek sosial dan lingkungan sebagaimana yang tercantum dalam Prinsip ISPO.Kata Kunci: Kelapa Sawit, ISPO, Keberlanjutan, PerkebunanABSTRACTPalm oil is the most cultivated commodity in Indonesia, this is due to the high international market demand for vegetable oil. This phenomenon has a negative impact on social and environmental aspects. To overcome this, the government issued a policy known as the Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) standard, namely the principles and criteria for oil palm plantations in Indonesia which were made as a manifestation of legislation and the support of the Government of the Republic of Indonesia to realize oil palm plantations that sustainable and environmentally friendly. PTPN VIII Tambaksari Gardens is one of the oil palm plantation companies that has implemented the ISPO standard in managing their plantations. This study aims to examine the extent of fulfillment of the social and environmental aspects of oil palm plantations based on ISPO at Tambaksari Subang VIII West Java. The research method used is qualitative descriptive analysis. The survey results show that PTPN VIII Tambaksari has fulfilled almost all indicators of social and environmental aspects as stated in the ISPO Principles.Keywords: Palm Oil, ISPO, Sustainability, Estate
PENGARUH CITRA LAYANAN KOPERASI TERHADAP PARTISIPASI ANGGOTA Ery Supriyadi Rustidja; Umi Untari; Tuti Karyani; Nurul Risti M.
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 2, No 2 (2017): Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v2i2.15871

Abstract

ABSTRAK Ekspektasi sekaligus realitas terhadap sesuatu dapat menimbulkan kesan, pembentukan citra, keyakinan, persepsi, kognisi, sikap, motivasi, dan tindakan. Artikel ini menyajikan hasil kajian adanya fenomena partisipasi anggota koperasi yang tinggi yang berawal dari tingkat sukarelaan anggota yang tinggi sebagai akibat dari pelayanan yang prima pada suatu koperasi. Dengan menggunakan metode studi kasus, dengan analisis multikriteria dan analisis korelasi, maka diperoleh hasil kajian yang menunjukkan bahwa pencitraan yang positif melalui pelayanan prima pada unit usaha simpan pinjam koperasi dapat memberikan manfaat internal dan eksternal bagi pengembangan koperasi. Pencitraan koperasi memiliki hubungan yang erat dengan partisipasi anggota baik sebagai pemilik maupun pelanggan. Semakin baik citra koperasi dimata anggota dalam pelayanannya maka semakin tinggi partisipasi kontributif dan insentifnya. Kata kunci : citra, partisipasi, anggota, koperasi, layanan prima ABSTRACT Expectations as well as the reality of something can create an impression, image formation, belief, perception, cognition, attitude, motivation, and action. This article presents the results of the study of the phenomenon of participation of members of a high co-operative which started from the high volunteer level of members as a result of excellent service in a cooperative. By using case study method, with multicriteria analysis and correlation analysis, the result of the study showed that positive image through excellent service at cooperative savings and loan business unit can provide internal and external benefit for cooperative development. Cooperative imaging has a close relationship with the participation of both members as owners and customers. The better the image of the cooperative in its service, so the higher the contribution and incentive participation of its members. Keywords: image, participation, members, cooperatives, excellent service
IDENTIFIKASI LACTOBACILLUS GASSERI DARI ASI: KARAKTERISASI DAN PENGUJIAN BIOKIMIA In-In - Hanidah; Dimas Erlangga; Debby M Sumantri; Willa Kusumah Wardani
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 2, No 2 (2017): Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v2i2.21313

Abstract

ABSTRAK ASI dari ibu yang sehat memiliki potensi yang besar mengandung bakteri probiotik spesies Lactobacillus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 20% dari sampel lima ASI Ibu menyusui usia 12 – 60 hari setelah melahirkan mengandung bakteri probiotik Lactobacillus gasseri dengan karakteristik morfologi: gram positif, katalase negative, non motil, anaerob, bentuk koloni bulat dengan permukaan cembung, warna koloni putih susu agak krem, tekstur koloni agak keras, koloni tumbuh dibagian tengah media agar (anaerob), sel berbentuk basil dengan ukuran sel 2,0 µm. sedangkan uji biokimia menunjukkan bahwa isolate L. glasseri terseleksi mampu menguraikan: D-Cellobiose, Saccharose, Maltotriose, Phosphatase, Leucine Arylamidase, Tryosine Arylamidase, Arbutin, Esculin hydrolysis, Ala-Phe-Pro_Arylamidase, N-Acetyl-D-Glucosamine, Phenylalanine Arylamidase, D-Glukose, 5-Bromo-4-chloro-3-indoxyl-beta-glucoside, L-Proline Arylamidase, D-Mannose, Arginine GP, D-Maltose. Kata kunci: Lactobacillus gasseri, probiotik, ASI. ABSTRACT Breast milk from healthy mothers has a great potential to contain the probiotic bacteria of the Lactobacillus species. The results showed that 20% of the five samples of breast milk, at days 12 to 60 after birth contained probiotic bacteria of Lactobacillus gasseri with morphology of bacterial: gram-positive, catalase- negative, non-motile, anaerob, rounded colony shape with convex surface, the color colony of slightly creamy, rather hard colony texture, anaerobic, basil-shaped cells with a cell size of 2.0 μm. Biochemical tests show that selected L. glasseri isolates are able to decipher: D-Cellobiose, Saccharose, Maltotriose, Phosphatase, Leucine Arylamidase, Tryosine Arylamidase, Arbutin, Esculin hydrolysis, Ala-Phe-Pro_Arylamidase, N-Acetyl-D-Glucosamine, Phenylalanine Arylamidase, D-Glukose, 5-Bromo-4-chloro-3-indoxyl-beta-glucoside, L-Proline Arylamidase, D-Mannose, Arginine GP, D-Maltose. Keywords: Lactobacillus gasseri, probiotic, breast milk
KAJIAN STRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA KOPI LUWAK (STUDI KASUS KOPI LUWAK MANGLAYANG, KAMPUNG PONDOK BUAHBATU-CIKAWARI, DESA MEKARMANIK, KECAMATAN CIMENYAN, KABUPATEN BANDUNG) Lucyana Trimo; Gema Wibawa Mukti; Fauziana H
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 3, No 2 (2018): Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.174 KB) | DOI: 10.24198/agricore.v3i2.20657

Abstract

ABSTRAKKelompok Usaha Kopi Luwak Manglayang (KLM) berusaha mengembangkan agrowisata kopi  luwak dengan menerapkan  kaidah kesejahteraan hewan di kawasan kaki Gunung Manglayang, namun saat ini belum dikembangkan secara optimal. Penelitian dilakukan pada kelompok usaha KLM, di kaki Gunung Manglayang. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik penelitian studi kasus. Rancangan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, analisis matriks IFE, analisis matriks EFE, dan analisis SWOT. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa kegiatan agrowisata kopi luwak yang telah dilakukan oleh KLM mulai dari edukasi mengenai proses produksi kopi luwak dengan menerapkan kaidah kesejahteraan satwa hingga wisata kuliner. Strategi yang telah dilakukan oleh KLM dalam pengembangan agrowisata kopi luwak adalah membuat rencana dalam perbaikan fasilitas di lokasi KLM, meningkatkan cita rasa kopi yang dihasilkan oleh KLM, dan melakukan promosi agrowisata KLM melalui media sosial. Strategi yang paling tepat dan diutamakan dalam pengembangan agrowisata KLM yaitu strategi agresif dengan meningkatkan berbagai daya tarik agrowisata KLM serta memperluas pemasaran agrowisata KLM.Kata kunci: agrowisata, strategi pengembangan, analisis SWOTABSTRACTKelompok Usaha Kopi Luwak Manglayang (KLM) trying to develop civet coffee agrotourism by applying animal welfare rules in the Manglayang Mountain, but currently it has not been optimally developed. The study was conducted at Kelompok Usaha Kopi Luwak Manglayang (KLM), at Manglayang Mountain. The research design used is qualitative with case study research techniques. The data analysis design used qualitative descriptive analysis, IFE matrix analysis, EFE matrix analysis, and SWOT analysis. The results showed that the civet coffee agrotourism activities conducted by KLM started from education about the production process of civet coffee by applying animal welfare principles to culinary tourism. Strategies that have been made by KLM in the development of agro civet coffee is making plans in facility improvements at the site of KLM, enhance the flavor of the coffee produced by KLM and KLM agrotourism promotion through social media. The most appropriate strategy and priority in the development of agro-KLM is an aggressive strategy to increase the variety of agro-tourism appeal and expand marketing agro KLM KLM.Keywords : agrotourism, development strategy, SWOT analysis
KEANGGOTAAN KELOMPOK TANI DAN KAITANNYA DENGAN AKSES TERHADAP SUMBER PEMBIAYAAN USAHA TANI PISANG DI KABUPATEN CIANJUR Irfan Handriyadi; Eliana Wulandari
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 2, No 2 (2017): Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v2i2.15565

Abstract

ABSTRAK Kelompok tani berperan penting bagi petani yang bergabung di dalamnya karena dapat berbagi informasi mengenai manajemen usaha tani dan akses terhadap berbagai jenis pembiayaan. Petani pada umumnya dapat mengakses pembiayaan dari berbagai sumber pembiayaan seperti dari bank, lembaga keuangan mikro, pemerintah, pedagang, kios input pertanian, dan pinjaman dari keluarga, tetangga dan teman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana akses pembiayaan petani yang bergabung dalam keanggotaan pada kelompok tani. Metode survei dilakukan dalam pengumpulan data dari enam puluh petani pisang di sentra produksi pisang di Kabupaten Cianjur. Data dianalisis dengan menggunakan independent t-test untuk melihat perbedaan akses pembiayaan antara petani yang merupakan anggota kelompok tani dan petani yang bukan anggota pada kelompok tani. Hasil analisis menunjukkan bahwa petani yang menjadi anggota kelompok tani memiliki akses yang lebih baik terhadap kredit dari bank dan lembaga keuangan mikro, dan pembiayaan in-kind dari pemerintah dan pedagang. Temuan penelitian ini menunjukkan pentingnya memotivasi petani untuk bergabung pada kelompok tani untuk mendapatkan kesempatan lebih besar dalam mengakses pembiayaan dari berbagai sumber pembiayaan. Kata kunci: akses pembiayaan, kelompok tani, pisang ABSTRACT Farmers’ group plays important role for farmers who join with the farmers’ group in sharing the information of farming management and access to many sources of finance. In general, farmers can access finance from many financial sources such as from bank, micro finance institution, government, trader/buyer, agricultural input kiosk, and from other financial sources such as from family, neighbors or friends. This research aims to analyze financial access of farmers who join with farmers’ group. Survey was conducted to collect data from sixty banana farmers in the centre of banana production in Cianjur District. The data was analyzed using independent t-test to see the difference of financial access between two groups of farmers, i.e. farmers who are member of farmers’ group and farmers who are not. The results of this research show that farmers who are member of farmers’ group have better access to commercial credit from bank and micro finance institution, and in-kind finance from government and trader/buyer. The findings of this research show the importance to motivate farmers to join with a farmers’ group to have a better opportunity in accessing finance from different financial sources. Keywords: financial access, farmers group, banana
STRATEGI PENGEMBANGAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) PADA KELOMPOK TANI PALINTANG JAYA, DESA CIPANJALU KECAMATAN CILENGKRANG, KABUPATEN BANDUNG Milda Selvia; Endah Djuwendah
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 3, No 2 (2018): Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.702 KB) | DOI: 10.24198/agricore.v3i2.20791

Abstract

ABSTRAKKelompok Tani Palintang Jaya merupakan satu-satunya kelompok tani yang mengikuti kegiatan diklat yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang (BBPP-Lembang). Salah satu kendala yang dihadapi oleh Kelompok Tani Palintang Jaya adalah produktivitas kentang yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan yang diterima petani, menganalisis lingkungan internal dan eksternal, serta merumuskan alternatif dan prioritas strategi yang dapat dilakukan oleh Kelompok Tani Palintang Jaya. Faktor-faktor utama lingkungan internal dan eksternal diidentifikasi dengan menggunakan matriks IFE dan EFE. Hasil dari matriks IFE dan EFE digunakan untuk dasar penyusunan alternatif strategi dengan alat analisis matriks IE dan matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan usahatani bibit kentang dan usahatani kentang konsumsi menguntungkan untuk dijalankan. Berdasarkan matriks IE, kelompok tani tersebut berada pada posisi menjaga dan mempertahankan (sel V). Berdasarkan analisis SWOT maka dihasilkan 6 alternatif strategi. Prioritas strategi yang dapat direkomendasikan untuk diterapkan terlebih dahulu oleh Kelompok Tani Palintang Jaya adalah meningkatkan kemampuan anggota dalam budidaya bibit kentang.Kata Kunci : Pendapatan, Strategi, Pengembangan, Usahatani, KentangABSTRACTPalintang Jaya Farmers Group is the only farmer group that participates in the training activities organized by the Lembang Agricultural Training Center (BBPP-Lembang). One of the obstacles faced by the Palintang Jaya Farmers Group is that potato productivity is not optimal. This study aims to determine the income received by farmers, analyze the internal and external environment, and formulate alternatives and priority strategies that can be done by the Palintang Jaya Farmers Group. The main factors of the internal and external environment are identified using the IFE and EFE matrices. The results of the IFE and EFE matrices are used for the basis of the preparation of alternative strategies with IE matrix and SWOT matrix analysis tools. The results showed that potato seed farming income and potato farming consumption were profitable to run. Based on the IE matrix, the farmer group is in a position to maintain and maintain (cell V). Based on the SWOT analysis, 6 alternative strategies were produced. The strategic priority that can be recommended to be implemented in advance by the Palintang Jaya Farmers Group is to increase the ability of members to cultivate potato seeds.Keywords: Income, Strategy, Development, Farming, Potatoes
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGEMASAN DAN INOVASI PRODUK UNTUK MENINGKATKAN MUTU PRODUK PADA INDUSTRI KECIL MENENGAH BERBASIS OLAHAN PANGAN DI DESA CIKUDA KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Selly Harnesa Putri; Irfan Ardiansah; Devi Maulida Rahmah
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 2, No 2 (2017): Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v2i2.15874

Abstract

ABSTRAK Desa Cikuda merupakan desa yang bersebelahan dengan kampus Unpad Jatinangor berjarak sekitar 2,7 KM. Kurang sejahteranya masyarakat secara mandiri ditambah dengan jumlah angka pengangguran memunculkan peluang baru untuk beralih kepada pembentukan industry rumah tangga. Keberadaannya mampu memberikan ruang bagi banyak orang untuk tidak tergantung pada kerasnya persaingan dunia kerja. Permasalahan yang terdapat pada industry rumah tangga di desa tersebut adalah kualitas produk yang masih rendah, serta penampilan produk yang kurang menarik sehingga tidak berdampak pada kesejahteraan pelaku usaha. Perbaikan mutu produk dapat melalui penerapan teknologi pengemasan dan inovasi produk. Dengan adanya transfer pengetahuan pada masyarakat yang menjadi mitra dalam program ini yaitu pelaku IKM olahan pangan Desa Cikuda dapat menerapkan teknologi pengemasan dan inovasi produk, serta mendukung program pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Kata kunci: teknologi pengemasan, inovasi produk, IKM ABSTRACT Cikuda is a village near to Unpad campus in Jatinangor is about 2.7 KM. The lack of prosperity of the community independently coupled with the number of unemployed numbers raises new opportunities to shift to the establishment of the household industry. Its existence is able to provide space for many people not to depend on the rigors of the work world competition. Problems in the household industry is the product quality was still low, and the appearance of the product that is less attractive so as not to affect the welfare of business actors. Improvement of product quality can be through application of packaging technology and product innovation. Transfer knowledge to the community that is a partner in this program is the perpetrator of IKM at Cikuda can apply packaging technology and product innovation, and support the government program in improving the economy of the community. Keywords: packaging technology, product innovation, Small Medium Enterprise
DAMPAK AGROWISATA KAMPUNG BATU TERHADAP ASPEK SOSIAL EKONOMI DAN BUDAYA MASYARAKAT (Studi Kasus di Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung) Cherli Lukman Agustina; Hepi Hapsari
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 3, No 1 (2018): Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v3i1.18050

Abstract

ABSTRAKKampung Batu Malakasari memiliki keunikan yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi kawasan agrowisata besar di Kabupaten Bandung. Namun keunikan tersebut belum sepenuhnya dikembangkan dan belum banyak diketahui oleh masyarakat luas khususnya luar Jawa Barat. Maka dari itu diperlukan pengembangan baik dalam sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang dalam prosesnya melibatkan masyarakat Desa Malakasari. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui keragaan dan dampak Kampung Batu Malakasari. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Kampung Batu Malakasari. Informan dalam penelitian ini Perangkat Desa Malakasari, General Manager Kampung Batu, Pegawai Kampung Batu, Seketaris RW, Ketua RT dan warga. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya Kampung Batu sebagai kawasan agrowisata membawa perubahan pada masyarakat Desa Malakasari. Dampak positif yang ditimbulkan antara lain perluasan lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan, penetapan harga, pendapatan desa, kebisingan, interaksi antara masyarakat lokal dengan wisatawan, peningkatan intensitas gotong royong dan limbah agrowisata. Dampak negatif yang ditimbulkan adalah terjadinya kecemburuan sosial di masyarakat.Kata kunci : agrowisata, dampak sosial, ekonomi, budayaABSTRACTKampung Batu Malakasari has a uniqueness that can potentially be developed into great agrowisata in Bandung Regency. But uniqueness is not yet fully developed and is not yet well known by the public at large particularly outside Java. Therefore, required the development both in facilities and infrastructure to meet the needs of travellers in the process involving the community the village Malakasari. The goal of the research is to find out the keragaan and the impact of Kampung Batu Malakasari. Design research is qualitative research methods with case studies. This research was conducted in Kampung Batu Malakasari. Informants in this study of the device of the village Malakasari, General Manager of Kampung Baru, Kampung Batu Employees, Seketaris RW, Chairman of the RT and residents. Results of the study showed that the presence of Kampung Batu as agrowisata brings the changes to the Malakasari village community. Positive impact caused include the expansion of employment, income generation, pricing, income of the village, the noise, the interaction between local communities with tourists, increased the intensity of the mutual and waste agro tourism. The negative effects inflicted is the occurrence of social jealousy in the community.Keywords : agro-tourism, social, economic, culture impact 
KAJIAN USAHATANI PADI SAWAH DI PINGGIRAN KOTA: STUDI KASUS DI DESA HEGARMANAH, KECAMATAN JATINANGOR, KABUPATEN SUMEDANG Gunardi Judawinata; Yans Michael Hutagalung
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 2, No 1 (2017): Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v2i1.15078

Abstract

ABSTRAKAlih fungsi lahan di daerah sub-urban merupakan fenomena sosial yang sangat umum terjadi. DesaHergamanah merupakan daerah sub-urban, yang terletak di kawasan sentra pendidikan denganadanya beberapa universitas terkenal di Jawa Barat, menjadi lokasi yang rawan akan terjadinya alihfungsi lahan. Walaupun demikian, pertanian di daerah tersebut masih menjadi salah satu matapencaharian bagi sebagian besar masyarakat. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristikpetani, usahatani maupun alasan yang melatarbelakangi mereka untuk tetap bertahan di sektorpertanian. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini melalui studi kasus. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa usahatani padi sawah di Desa Hegarmanah cenderung menguntungkan, dengankarakteristik petani yang berumur produktif dan berlahan kecil. Walaupun demikian, terdapatbeberapa keterbatasan dalam usahatani mereka seperti keterbatasan lahan, status penguasan lahan,permodalan dan pemasaran hasil. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menggambarkan potensidan kemungkinan perkembangan pertanian di lokasi tersebut di masa yang akan datang.Kata kunci: alih fungsi lahan, pertanian, pembangunan, petani.ABSTRACTSub urban areas are known to be suspectible to land transformation. Hegarmanah village is a suburban area, due to its unique location as one of the education areas in West Java, which has causedthe village to be affected by land transformation phenomenon. Though, agriculture sector stillbecomes one of income sources for Hegarmanah’s population. This article aims to identify why arepeople still willing to farm in an area, where other sectors provide more lucrative opportunities,from socio economic perspectives. The research used mixed methods in order to get a completeperspective in answering the research questions. The results show that economically, the farmenterprises in Hegarmanah village are having good prospects with R/C ratio larger than 1. Farmerscharacteristics are categorized as productive, small scale, and having good experience andknowledge in farming. However, it is inevitable that farmers are having more constraints in farming,which are mostly related to limited lands, monetary capital, and marketing. Further researchs arestill needed in order to dig deeper to identify potencies and other possibilities for future agriculturedevelopment in Hegarmanah.Keywords: land transformation, development, agriculture, farmers
DAYA SAING KOPI INDONESIA DI PASAR AMERIKA SERIKAT: PENDEKATAN TWO STAGE DEMAND MODEL Suharno Suharno; Ahmad Syariful Jamil; Resti Prastika Destiarni
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 2, No 1 (2017): Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v2i1.15069

Abstract

ABSTRAKDampak terbukanya pasar pada komoditas kopi dunia ditunjukkan dengan adanya kelebihan pasokankopi di dunia. Di sisi lain, permintaan kopi dunia mengalami stagnasi bahkan pada beberapa negaraimportir mengalami penurunan, sehingga hal tersebut menyebabkantingginyatingkatpersainganantarnegaraprodusen. Penelitian ini menggambarkan daya saing kopiIndonesia di pasar Amerika sebagai negara importir kopi terbesar. Pendekatan persamaan two-stagedemand digunakan dalam penelitian ini. Persamaan pertama menganalisis permintaan Amerikamenggunakan pendekatan persamaan linier double-log untuk mengidentifikasi respon harga secaraumum pada perdagangan internasional. Persamaan kedua membedakan komoditas berdasarkannegara asal menggunakan pendekatan error correction almost ideal demand system (ECAIDS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan harga teh sebagai produk substitusi dari kopi sangatberpengaruh terhadap permintaan kopi. Peningkatan pengeluaran impor Amerika akan meningkatkanpangsa ekspor Indonesia dengan nilai yang lebih kecil dibandingkan peningkatan negara lainnya.Kopi Indonesia memiliki hubungan komplementer dengan kopi Colombia, namun saling substitusidengan negara lainnya. Indonesia memiliki daya saing yang relatif lemah dan untuk meningkatkandaya saingnya, Indonesia sebaiknya menurunkan biaya produksi dengan meningkatkan produktivitasdan kualitasnya melalui promosi.Katakunci: daya saing, Indonesia, kopi, permintaan imporABSTRACTThe impact of open market in world coffee comodity is reflected by the excess supply of world coffee.On the other hand, world coffee demand has faced stagnation even in some importer countriesdecreased, so that it causes high level of competition among producers. This study representsIndonesia’s coffee competitiveness in United States market as the largest coffee importer. A two-stage demand equation was employed in this study. The first equation analyzed the United statedemand by using a double logarithmic-linear approach to identify price responses generally ininternational trade. The second equation distinguished commodities by the origin country using anerror correction almost ideal demand system (ECAIDS) approach. The result implied that a changeof tea price as a subtitute product of coffee strongly affected on coffee import demand. Theincreasing of US’s import expenditure would increase Indonesia export share which is relativelysmaller than the increasing of other countries. Indonesia coffee had complementary relationshipwith Colombia coffee; however, with other countries were subtituted each other. Indonesia had arelatively weak market competitiveness and to improve its market competitiveness, Indonesia shouldbecome more competitive in cost allocation by improving the productivity and its quality throughpromotion.Keywords: competitiveness, Indonesia, coffee, import demand

Page 6 of 24 | Total Record : 234