cover
Contact Name
DWI PRASETIYAWATI DIYAH HARIYANTI
Contact Email
duik_pdh@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
paudiapgpaud@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 20891431     EISSN : 25984047     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PAUDIA is scientific journal about early childhood education; it hereby states that the publication of the articles is true research outcomes and it is scientifically. PAUDIA is a scientific journal about early childhood education. It belongs to PG PAUD Program of Science Education Faculty in Semarang PGRI University. It publishes twice a year; it is on July and October. This journal is research outcomes which are talking about early childhood educatio
Arjuna Subject : -
Articles 300 Documents
Ethno Parenting: Pendidikan Anak dalam Tradisi Saminisme Suku Samin Kajian Pendidikan Islam Rodiyah, Lutfi Alifatul; Utsman, Ahmad Farid; Kusna, Siti Labiba
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i1.17028

Abstract

AbstractThis article aims to explain how the teachings of Saminism are applied to early childhood. As well as analyzing the parenting model used by the Samin tribe. This type of research is qualitative with an ethnographic research model. This research describes or explores information based on practical experience and ethno parenting values. Including the real experiences of parents or the Samin tribe in implementing ethno parenting, as well as the cultural and ethnic values involved in the process. With data collection techniques using observation, interviews and documentation. And data analysis techniques using 3 stages, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. Saminism is an understanding of the various rules of daily life in social life. Research on ethno parenting practices in the Samin Tribe has significant relevance in the cultivation of children's character. Understanding how community groups shape children's character in accordance with the values of Saminism teachings, as well as how Samin's parenting practices can be an inspirational model for childcare.Keywords: Ethno parenting; Samin Tribe; Saminisme; Pitutur Luhur; Early Child EducationAbstrakArtikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana ajaran Saminisme diterapkan pada anak usia dini. Serta menganalisis model pengasuhan yang digunakan suku Samin. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan model penelitian etnografi. Penelitian ini mendeskripsikan atau menggali informasi berdasarkan pengalaman praktis dan nilai-nilai ethno parenting. Mencakup pengalaman nyata orang tua atau suku Samin dalam menerapkan ethno parenting, serta nilai-nilai budaya dan etnis yang terlibat dalam proses tersebut. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta teknik analisis data menggunakan 3 tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Saminisme merupakan paham terhadap berbagai aturan kehidupan sehari-hari dalam hidup bermasyarakat. Penelitian tentang praktik ethno parenting dalam Suku Samin memiliki relevansi yang signifikan dalam penanaman karakter anak. Memahami cara kelompok masyarakat dalam membentuk karakter anak-anak sesuai dengan nilai-nilai ajaran Saminisme, serta bagaimana praktik pengasuhan Suku Samin dapat menjadi model inspiratif bagi pengasuhan anak.Kata kunci: Ethno parenting; Suku Samin; Saminisme; Pitutur Luhur; Pendidikan Anak Usia Dini
Pengembangan Media Treasure Sensory Cube Untuk Meningkatkan Pengalaman Bermain Sensori Bagi Anak Usia 3-4 Tahun Rompas, Claudia Agripa; Wijayanti, Trivena Dyah
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i1.17050

Abstract

AbstractSensory development in early childhood is the abilities and skills that are formed from the time the child is born which will determine the child's future life experiences. In the sensory development of children aged 3-4 years at school, a condition was found where the lack of availability of sensory play media was limited and not varied, this could influence the lack of sensory play experience in early childhood. Activities in class still often use paper media, such as coloring or painting, which does not provide a variety of learning media. The aim of this research is to find out how to develop the Treasure Sensory Cube media to improve sensory play experiences for children aged 3-4 years. This type of research uses RD research, using the ADDIE development model. The data analysis technique used in this research is descriptive quantitative and qualitative data. Quantitative data collection was taken from the results of a questionnaire sheet by experts using a checklist scale and descriptive qualitative data was taken from the results of input by experts and also the results of implementation with children aged 3-4 years which were qualitative in nature. The results of this research obtained scores of 87.5% and 96.8% so that it is in the very feasible category and the implementation results can be played by children. So it can be concluded that the Treasure Sensory Cube media is suitable for use to provide sensory play experiences for children aged 3-4 years.Keywords: Media Treasure Sensory Cube; Sensory; Early childhoodAbstrakPerkembangan sensori pada anak usia dini merupakan kemampuan dan keterampilan yang terbentuk sejak anak lahir yang akan menentukan pengalaman hidup anak dimasa depan. Pada perkembangan sensori anak usia 3-4 tahun di sekolah ditemukan suatu kondisi dimana kurangnya ketersediaan media bermain sensori yang terbatas dan tidak beragam, hal ini dapat mempengaruhi kurangnya pengalaman bermain sensori pada anak usia dini. Kegiatan di kelas masih sering menggunakan media kertas seperti mewarnai atau melukis saja tidak memberikan media pembelajaran yang bervariasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengembangan media Treasure Sensory Cube untuk meningkatkan pengalaman bermain sensori bagi anak usia 3-4 tahun. Jenis penelitian menggunakan penelitian RD, dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data kuantitatif diambil dari hasil lembar angket oleh ahli menggunakan skala checklist dan data kualitatif deskriptif diambil dari hasil masukan oleh para ahli dan juga hasil implementasi bersama anak usia 3-4 tahun yang bersifat kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini dengan mendapatkan nilai 87,5% dan 96,8% sehingga berada pada kategori sangat layak dan hasil implementasi dapat di mainkan oleh anak. Maka dapat disimpulkan media Treasure Sensory Cube layak untuk digunakan untuk dapat memberikan pengalaman bermain sensori pada anak usia 3-4 tahun.Kata kunci: Media Treasure Sensory Cube; Sensori; Anak Usia Dini
Pengaruh Stimulasi Layanan Rumah Anak SIGAP Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak di Kecamatan Koroncong Hendarsyah, Adelia Putri; Gustiana, Asep Deni
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i1.17260

Abstract

AbstractEarly childhood requires several needs to grow and develop, one of which is stimulation. The initial timing of stimulation will influence the child's development so that development runs well and is appropriate to the age stage of development. The research was conducted with the aim of finding out the effect of the SIGAP Children's Home program in improving gross motor development in children in Koroncong District. This research uses quantitative methods with a pre-experimental research design: One Group Pre-Test Design. The data collection instrument is a test and the data is analyzed using the Paired T-Test. Then the samples taken using purposive sampling or judgment sampling techniques were 30 parents who had children aged 2-3 years who participated in the SIGAP Children's Home stimulation service in Koroncong District. The data analysis technique used is descriptive statistics. The results of this study show that there is a significant increase in children's gross motor development after receiving stimulation services at the SIGAP Children's Home, Koroncong District. So, stimulating services at the SIGAP Children's Home can be an alternative for parents to improve their children's gross motor development.Keywords: Gross Motor; SIGAP Children's Hom; StimulationAbstrakAnak usia dini membutuhkan beberapa kebutuhan untuk tumbuh dan berkembang, salah satunya yaitu dengan  stimulasi. Waktu awal pemberian stimulasi akan berpengaruh terhadap perkembangan anak dalam berkembang agar perkembangan tersebut berjalan dengan baik dan sesuai dengan tahap usia perkembangannya. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh program Rumah Anak SIGAP dalam meningkatkan perkembangan motorik kasar pada anak di Kecamatan Koroncong. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimen: One Group Pre-Test Design. Instrumen pengumpulan data yaitu dengan  tes dan data dianalisis menggunakan Paired T-Test . Lalu sampel yang diambil menggunakan teknik purposive sampling or judgment sampling sebanyak 30 orang tua yang memiliki anak berusia 2-3 tahun yang mengikuti layanan stimulasi Rumah Anak SIGAP di Kecmatan Koroncong. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada perkembangan motorik kasar anak setelah mendapatkan stimulasi layanan di Rumah Anak SIGAP Kecamatan Koroncong. Maka, stimulasi layanan di Rumah Anak SIGAP dapat menjadi salah satu alternatif bagi orang tua untuk meningkatkan perkembangan motorik kasar anak. Kata Kunci: Motorik Kasar; Rumah Anak SIGAP; Stimulasi
Sibling Rivalry pada Anak Usia Dini Ainnunnisa, Ridha; Rachmawati, Yeni
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i1.18094

Abstract

AbstractSibling rivalry is a common issue observed among children with their siblings. It arises from competition and jealousy between siblings. In its management, parents must possess knowledge and strategies regarding cases of sibling rivalry. This research aims to delve into sibling rivalry, encompassing the causative factors and the consequences of sibling rivalry that occur in early childhood. This study also hopes to illustrate the efforts of parents in addressing the occurrence of sibling rivalry in young children. The research method employed in this study is qualitative through systematic review, by collecting several previous studies on sibling rivalry, then organizing and analyzing relevant research. The results of the review from this research reveal that the occurrence of sibling rivalry in early childhood is influenced by several factors, namely the age gap between siblings, parenting styles, and the number of siblings. Sibling rivalry can impact the children themselves as well as their siblings, leading to physical and psychological aggression towards each other. Therefore, efforts that parents can undertake in managing sibling rivalry include enhancing their knowledge, setting an example for their children, implementing parenting practices that benefit all children, and encouraging children to engage in activities that foster cooperative, healthy competition, and a willingness to collaborate in various endeavors.Keywords: Early childhood; sibling rivalry; parentsAbstrakSibling rivalry merupakan sebuah kasus yang sering dikunjungi pada anak dengan saudara kandungnya. Hal ini terjadi akibat persaingan dan kecemburuan antar saudara kandung. Dalam penanganannya orang tua harus memiliki pengetahuan dan strategi mengenai kasus sibling rivalry. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami mengenai sibling rivalry, yang berisikan faktor penyebab serta dampak sibling rivalry yang terjadi pada anak usia dini. Penelitian ini diharapkan juga dapat menggambarkan upaya orang tua untuk menangani terjadinya sibling rivalry pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui literature review, dengan mengumpulkan beberapa penelitian sebelumnya mengenai sibling rivalry, selanjutnya penelitian yang relevan disusun dan dianalisis. Hasil review dari penelitian ini dapat diketahui bahwa terjadinya sibling rivalry pada anak usia dini didasari dari beberapa faktor yaitu jarak usia antar anak, pola asuh, dan jumlah saudara. Sibling rivalry akan berdampak pada diri anak sendiri maupun saudaranya seperti saling melakukan kekerasan fisik maupun psikis. Oleh sebab itu, upaya yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam menangani sibling rivalry dengan meningkatkan pengetahuan, menjadi tauladan bagi anak, pola asuh yang diterapkan menguntungkan semua anak, serta mengajak anak untuk melakukan kegiatan yang meningkatkan sikap kooperatif, kompetitif, dan minat bekerjasama dalam berbagai aktivitas.Kata kunci: Anak usia dini; sibling rivalry; orang tua 
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Case Method Pada Mata Kuliah Seminar PAUD Hidayati, Isa; Marbun, Sariana; Anjas Wulan, Dwi Septi; Listia, Wan Nova
SAAT INI WEBSITE PAUDIA TELAH BERMIGRASI KE (https://journal2.upgris.ac.id/index.php/paudia) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v12i2.16659

Abstract

AbstrakThis study aims to develop case-based teaching material for PAUD seminar courses. The development of this teaching material uses the Borg & Gall model using ten stages of development that are adapted to research. Based on the results of the validity test using the Aiken V formula, it was found that the average result was 0.76, which means that media experts and material experts provide scores that tend to be consistent. However, it is necessary to improve the presentation of cases that students need to analyze. The results of the expert test ICC analysis obtained a result of 0.625 which indicated that the experts agreed in giving a value so that the results were valid. The trial was carried out on a sample of 23 students in early childhood education department with an average result of 3.69, which mean a good category so that it is suitable for use as teaching material in PAUD seminar coursesKata kunci: PAUD seminars; research and development, case method AbstractTujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar berbasis kasus pada mata kuliah seminar PAUD. Pengembangan bahan ajar ini menggunakan model Borg&Gall dengan menggunakan sepuluh tahapan pengembangan yang disesuaikan dengan penelitian. Berdasarkan hasil uji validitas menggunakan formula Aiken V ditemukan hasil rerata 0,76 yang berarti bahwa ahli media dan ahli materi memberikan nilai yang cenderung konsisten, Namun perlunya perbaikan dalam penyajian kasus yang perlu dianalisis mahasiswa. Hasil analisis ICC uji ahli memperoleh hasil 0,625 yang menunjukkan bahwa para ahli sepakat dalam memberi nilai sehingga hasilnya valid. Uji coba dilakukan pada sampel 23 orang mahasiswa program studi PGPAUD dengan hasil rerata 3,69 dengan kategori baik sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar pada mata kuliah seminar PAUD. Penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi dosen-dosen PAUD untuk mata kuliah seminar PAUDKeywords: seminar PAUD; penelitian dan pengembangan, case method
Meningkatkan Kemampuan Asertif Pada Anak Tk B Dengan Permainan Roda Emosiku setiyoningsih, sri wahyu; Wismanto, Y. Bagus; Eriany, RA. Praharesti
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i1.17812

Abstract

AbstractAssertive ability is behavior that is open, honest about one's feelings, desires in a proportional manner and still respects the rights of other people. Unfortunately, there are children who show less assertive abilities, which hinders their communication and socialization. For this reason, interventions need to be carried out to help improve children's assertive abilities. The aim of this research is to determine the effectiveness of the wheel of my emotions game to improve assertive abilities in Kindergarten B children. This research uses the single subject research method, namely experimental research with a single sample. Data was obtained by observation, interviews and psychological tests. Calculation of data before and after intervention using the Wilcoxon test and obtaining a Z score of -2.975 with asymp. Sig. (2-tailed) has a value of 0.003 ( 0.05), so it can be concluded that there is an influence of using the Wheel of Emotions game on the assertive abilities of Kindergarten B children at TKIT Harapan Bunda Semarang. With this research, it is hoped that it can broaden PAUD teachers' insight into learning alternatives that can stimulate students' assertive abilities so that they can be better prepared for the next level of education.Keywords: assertive; early childhood; emotion wheelAbstrakKemampuan asertif yaitu perilaku yang terbuka, jujur akan perasaannya, keinginannya dengan cara proporsional dan tetap menghargai hak orang lain. Sayangnya ada anak yang menunjukkan kemampuan asertif yang kurang sehingga menghambat komunikasi dan sosialisanya. Untuk itu, perlu dilakukan intervensi untuk membantu meningkatkan kemampuan asertif pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas permainan roda emosiku untuk meningkatkan kemampuan asertif pada anak TK B. Penelitian ini menggunakan metode single subject research, yaitu penelitian eksperimen dengan sampel tunggal. Data diperoleh dengan observasi,wawancara dan psikotes. Perhitungan data sebelum dan sesudah intervensi dengan uji wilcoxon dan diperoleh Z scor -2,975 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) bernilai 0,003 ( 0.05) maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunakan permainan Roda Emosiku terhadap kemampuan asertif anak TK B di TKIT Harapan Bunda Semarang. Dengan penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan guru-guru PAUD tentang alternatif pembelajaran yang dapat menstimulasi kemampuan asertif anak didik sehingga bisa lebih siap menuju jenjang pendidikan selanjutnya.Kata kunci: asertif; anak usia dini; roda emosiku
Pengaruh Pendekatan STEAM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun Anggriani, Dini; Eliza, Delfi
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i1.17241

Abstract

AbstractThe ability to observe, express opinions, analyze, solve problems and conclude is the ability to think critically in children. The aim of this research is to determine the effect of the steam approach on the critical thinking abilities of children aged 5-6 years at Pembina 01 Air Haji Pesisir Selatan Kindergarten. This research uses a quantitative approach with a quasi-experimental method. The research population was all children in the Pembina 01 Air Haji Pesisir Selatan Kindergarten. The sampling technique in the research was purposive sampling with a sample size of 30 people, namely 15 children in group B2 as the experimental class and 15 children in group B4 as the control class. Data collection techniques through structured observation. Data analysis techniques use normality, homogeneity and hypothesis tests. Based on data analysis, the average pre-test results for the experimental class and control class were 16.13 and 15.60, the average post-test results for the experimental class and control class were 23.60 and 21.53. The results of calculations using the SPSS-assisted t test show that the sig (2-tailed) value is 0.014 0.05. Thus, it can be concluded that the STEAM approach influences the critical thinking abilities of children aged 5-6 years at the Pembina 01 Air Haji Pesisir Selatan Kindergarten. It is hoped that this research will bring benefits to inspire the implementation of learning in accordance with the challenges of 21 st century education.Keywords: STEAM Approach; Critical Thinking Skillls; Early ChildhoodAbstrakKemampuan berpikir kritis penting di asah sejak usia dini, karena dapat membantu dalam memperluas pengetahuan anak. Kemampuan untuk mengamati, mengemukakan pendapat, menganalisis, memecahkan masalah dan menyimpulkan adalah kemampuan berpikir kritis pada anak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pendekatan STEAM terhadap kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Pembina 01 Air Haji Pesisir Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh anak di Taman Kanak-kanak Pembina 01 Air Haji Pesisir Selatan. Teknik pengambilan sample pada penelitian adalah purposive sampling dengan jumlah sample sebanyak 30 orang yaitu 15 orang anak di kelompok B2 sebagai kelas eksperimen dan 15 orang anak di kelompok B4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data melalui observasi terstruktur. Teknik analisis data memakai uji normalitas, homogenitas dan hipotesis. Berdasarkan analisis data hasil rata-rata Pre-test kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 16,13 dan 15,60, rata-rata Post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 23,60 dan 21,53.  Hasil perhitungan menggunakan uji t berbantuan SPSS diketahui  nilai sig (2-tailed) adalah sebesar 0.014 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pendekatan STEAM  berpengaruh terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-kanak Pembina 01 Air Haji Pesisir Selatan. Penelitian ini diharapkan dapat membawa manfaat untuk meginspirasi pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan tantangan pendidikan abad 21.Kata kunci: Pendekatan STEAM; Kemampuan Berpikir Kritis; Anak Usia Dini
Pengaruh Program Rumah Anak Sigap Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Di Kecamatan Koroncong Muluk, Izzati Nurvansa; Gustina, Asep Deni
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i1.17262

Abstract

AbstractA period of rapid development occurs when children enter preschool age, which is often referred to as the "golden age". In this period, children have great potential to optimize their abilities in the future, one of which is language skills. This research focuses on the influence of the SIGAP Children's Home program, especially the Joint Play Group (KBB) service, on children's language development in Koroncong District. This research uses an experimental method with a Pre-Experiment research design: One Group Pretest-Posttest Design. Data was collected via questionnaire and analyzed using Paired T-Test. The research sample consisted of 30 parents who had children aged 2-3 years and participated in the SIGAP Children's Home program in Koroncong District. The research results showed that the average score before providing KBB services (pre-test) was 21.63, while after providing services (post-test) it increased to 29.57. The t-test results show that sig 0.000 0.5. Which indicates that the Alternative hypothesis (Ha) is accepted and the Null Hypothesis (Ho) is rejected. Thus, it can be concluded that the SIGAP Children's Home program in Koroncong District significantly improves children's language development. The findings from this research could be an alternative for parents or caregivers as an effort to improve children's language development.Keywords: Language Development; Early childhood; SIGAP Children's HomeAbstrakMasa perkembangan yang cepat terjadi saat anak memasuki usia prasekolah, yang sering disebut sebagai “masa emas” (golden age). Pada periode ini, anak memiliki potensi besar untuk mengoptimalkan kemampuannya di masa depan salah satunya kemampuan berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari program Rumah Anak SIGAP, terutama layanan Kelompok Bermain Bersama (KBB), terhadap perkembangan bahasa anak di Kecamatan Koroncong. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain penelitian Pre-Eksperimen: One Group Pretest-Posttest Design. Data dikumpulkan nelalui angket dan dianalisis menggunakan Paired T-Test. Sampel penelitian terdiri dari 30 orang tua yang memiliki anak usia 2-3 tahun dan mengikuti program Rumah Anak SIGAP di Kecamatan Koroncong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai sebelum pemberian layanan KBB (pre-test) adalah 21,63, sedangkan setelah pemberian layanan (post-test) meningkat menjadi 29,57. Hasil uji-t menunjukkan bahwa sig 0,000 0,5. Yang mengindikasikan bahwa hipotesis Alternatif (Ha) diterima dan Hipotesis Nol (Ho) ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa program Rumah Anak SIGAP di Kecamatan Koroncong secara signifikan meningkatkan perkembangan bahasa anak. Temuan dari penelitian ini bisa menjadi alternatif untuk orang tua atau pengasuh sebagai upaya dalam meningkatkan perkembangan bahasa anak.Kata kunci: Perkembangan Bahasa; Anak Usia Dini; Rumah Anak SIGAP
Pengembangan Video Pembelajaran untuk Mengenalkan Kosakata Etika untuk Anak Usia Dini Isnain, Waffa Nuraini; Lutfhy, Perdana Afif; Munawar, Muniroh
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i1.18164

Abstract

AbstractIt requires a long process to introduce character education, because it is difficult to change a person's character. Self-habituation can start from applying the words sorry, please, thank you and permission in everyday life. The aim of this research is to improve video-based learning media to introduce ethics to young children as an innovative, effective learning tool and help children understand ethical concepts in a more fun and interesting way. This research applies research and development research and development methods and uses ADDIE. The subjects of this research were 13 people, 1 material and media expert, 2 kindergarten teachers as respondents and 10 early childhood children who were the test objects. The data collected was in the form of research instrument sheets using qualitative descriptive techniques. Then processed using quantitative descriptive techniques. From the media and material expert trials, the results were 100%, which means very good, the respondents' trials got 98% results, which was categorized as very good, and the results of the observation trials on children got 97%, which means very good. It can be stated that video-based learning media with the theme of introducing ethics for young children is suitable for use as an introduction to the words sorry, please, thank you and permission in learning. The research results also show that the use of songs in learning videos can increase children's understanding of ethical vocabulary. By combining musical and visual elements in media, children can easily remember the ethical concepts taught. These findings not only provide insight into the development of learning media that are more effective in conveying moral values to children, but also underline the importance of a creative approach in designing learning content to be more appropriate and to attract the target audience of children. Keywords: Early Childhood; Video-Based Learning Media; Character buildingAbstrakMembutuhkan proses yang lama untuk mengenalkan pendidikan karakter, karena sulit untuk merubah karakter seseorang. Pembiasaan diri dapat dimulai dari penerapan kata maaf, tolong, terima kasih, dan permisi dalam keseharian. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan media pembelajaran berbasis video untuk mengenalkan kosakata etika pada anak usia dini untuk, sebagai alat pembelajaran yang inovatif, efektif serta membantu anak memahami konsep etika secara lebih menyenangkan dan menarik. Penelitian ini menerapkan metode penelitian dan pengembangan (research dan development) dan mempergunakan ADDIE. Subjek penelitian ini berjumlah 13 orang, 1 ahli materi dan media, 2 guru TK sebagai responden dan 10 orang anak usia dini yang menjadi objek uji coba. Data yang dikumpulkan berupa lembar instrumen penelitian yang menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Kemudian diolah menggunakan teknik deskripstif kuantitatif. Dari uji coba ahli media dan materi memperoleh hasil 100% yang artinya sangat baik, uji coba responden mendapatkan hasil 98% yang berkategori sangat baik, dan hasil uji coba observasi pada anak mendapat hasil 97% yang artinya sangat baik. Dapat dinyatakan bahwa media pembelajaran berbasis video dengan tema mengenalkan kosakata etika untuk anak usia dini layak digunakan sebagai pengenalan kata maaf, tolong, terima kasih, dan permisi pada pembelajaran. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan lagu dalam video pembelajaran mampu meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap kosa kata etika. Dengan memadukan unsur musikal dan visual dalam media, anak-anak dapat dengan mudah mengingat konsep etika yang diajarkan. Temuan ini tidak hanya memberikan insight pada pengembangan media pembelajaran yang lebih efektif dalam menyampaikan nilai-nilai moral kepada anak-anak, tetapi juga menggaris bawahi pentingnya pendekatan kreatif dalam merancang konten pembelajaran agar lebih sesuai dan menarik bagi target audiens anak-anak.Kata kunci: Anak Usia Dini; Media Pembelajaran Berbasis Video; Pendidikan Karakter
Perkembangan Bahasa Pada Anak Dengan Gangguan Keterlambatan Bicara (Speech Delay) Salsabila, Siti Rahma Anissa; Yuniarti, Rima; purwati, purwati; mulyadi, sima
SAAT INI WEBSITE PAUDIA TELAH BERMIGRASI KE (https://journal2.upgris.ac.id/index.php/paudia) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v12i2.15615

Abstract

AbstractLanguage development is the basis of a child's abilities regarding the developmental stages, characteristics and age of each individual. Problems that occur today are found in children who experience disorders in their language development, where children experience delays in speaking (speech delay). The focus of this research focuses on the language development of children who experience language development problems, especially speech delays. The aim of this research is to provide information regarding language development, factors that influence speech problems or delays in children. The research method used is literature study by first collecting issues related to speech delays from relevant sources, in the form of books, journals and articles. The results obtained from the research explain that speech delays are influenced by several factors, one of which is a lack of stimulus from parents regarding the child's development. Therefore, as parents, you need to pay attention to your child's activities and development, so that every activity your child does can help stimulate his development.Keywords: Language Development; Speech Delay; Early ChildhoodAbstrakPerkembangan bahasa menjadi dasar kemampuan yang dimiliki anak terhadap tahapan perkembangan, karakteristik serta usia dari masing-masing individu. Permasalahan yang terjadi pada masa kini ditemukan anak yang mengalami gangguan dalam perkembangan bahasanya, dimana anak mengalami keterlambatan dalam berbicara (speech delay). Fokus penelitian ini berfokus pada perkembangan bahasa anak yang mengalami permasalahan perkembangan bahasa terutama dalam keterlambatan berbicara. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan informasi terkait perkembangan bahasa, faktor yang mempengaruhi permasalahan atau keterlambatan bicara pada anak. metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur dengan mengumpulkan terlebih dahulu isu terkait keterlambatan bicara dari sumber yang relevan, berupa buku, jurnal dan artikel. Hasil yang diperoleh dari penelitian menjelaskan bahwa keterlambatan bicara ini dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya karena kurangnya stimulus dari orang tua terhadap perkembangan anak. Maka dari itu sebagai orang tua perlu memperhatikan kegiatan dan perkembangan anak, sehingga setiap kegiatan yang anak lakukan dapat membantu menstimulasi perkembangannya.Kata kunci: Perkembangan Bahasa; Keterlambatan Bicara; Anak Usia Dini

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 12, No 1 (2023): Juli 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 11, No 1 (2022): Juli 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2021): Juli 2021 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 9, No 2 (2020): Desember 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2020): Juli 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 8, No 2 (2019): Desember 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2019): Juli 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 1 (2015): volume.4 No. 1 Juli (2015) Vol 4, No 2 Oktober (2015): PAUDIA Vol 4, No 1 Oktober (2015): PAUDIA Vol 3, No 2 Oktober (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 3, No 1 Oktober (2014) Vol 2, No 2 (2013): PAUDIA Vol 2 No 2 Oktober 2013 Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 1, No 1 (2011) Vol 1, No 1 (2011) More Issue