E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Jurnal E-Dimas (Educations-Pengabdian kepada Masyarakat), dengan nomor ISSN 2087-3565 (cetak) dan ISSN 2528-5041 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang. Jurnal E-Dimas merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, pemasaran, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal E-Dimas menerbitkan jurnal dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan September. Kontributor dalam jurnal ini merupakan staf pengajar Universitas PGRI Semarang dan perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya.
Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS"
:
30 Documents
clear
Penyediaan Alat Penghancur Sampah Organik agar Maggot Lebih Maksimal Mengolah Sampah Menjadi Pupuk Kompos
Chamidy, Harita Nurwahyu;
Astor, Yackob;
Keryanti, Keryanti;
Min, Joe Lian;
Djatnika, Tjetjep;
Pudin, Apip;
Amalia, Dewi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.12884
Longsornya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti membuat tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) semakin menggunung dan munculnya TPS liar yang dapat mencemari lingkungan. Alternatif pengolahan sampah organik yaitu dengan memanfaatkan maggot. Jika tersedia sarana pengolahan sampah yang lengkap dan budidaya Maggot dilakukan secara benar, maka berpotensi dapat mengatasi permasalahan sampah dan menghasilkan keuntungan. Mitra telah mencoba melakukan pengolahan sampah organik menggunakan Maggot. Namun, masih ada permasalahan yang terjadi pada Mitra Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yaitu tidak adanya alat penghancur sampah sehingga tidak dapat diolah maksimal oleh Maggot. Kegiatan PkM ini yaitu melakukan sosialisasi mengajak warga untuk memilah sampah organik dan anorganik di rumah masing-masing, kemudian mendistribusikan sampah ke lokasi pengolahan, dan pembuatan alat penghancur sampah organik. Manfaat kegiatan PkM bagi Mitra adalah memberikan kontribusi berupa teknologi peralatan penghancur sampah dan bertambah banyak masyarakat yang berkontribusi dalam pengelolaan ini sebagai solusi pengolahan sampah yang efektif, efisien, murah, dan dapat memberikan keuntungan bersama.
Inisiasi Pembentukan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Menuju Desa Mandiri Ekonomi
Mulyani, Sri;
Prakoso, Tangguh;
Winarso, Rochmad;
Saputro, Heru;
Gunawan, Budi;
Nugraha, Fajar
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.16453
Desa Gunungsari merupakan desa yang berlokasi di lereng Gunung Muria. Desa Gunungsari memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil kopi. Mata pencaharian utama masyarakat Desa Gunungsari adalah sebagai petani kopi. Metode penanaman petani kopi Desa Gunungsari dengan menggunakan sistem agroforestri. Beberapa masalah yang dihadapi oleh petani kopi di antaranya adalah fluktuasi harga kopi, lemahnya akses pemasaran, keterbatasan teknologi pertanian, dan kesulitan dalam mendapatkan pupuk. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi melalui pembentukan kelompok usaha perhutanan sosial. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian terbagi dalam beberapa tahap meliputi pendekatan komunitas, membangun sinergitas dengan lembaga perhutanan setempat, sosialisasi, bimbingan teknis, dan pendampingan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa para petani Desa Gunungsari memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya pendirian kelompok usaha perhutanan sosial dalam meningkatkan kesejahteraan dan keberlanjutan usaha. Dengan pemahaman yang kuat tentang manfaat kelompok usaha perhutanan sosial, maka di akhir kegiatan pengabdian para petani sangat antusias untuk segera membentuk kelompok usaha perhutanan sosial yang diberi nama “Sari Lestari Sejahteraâ€.
Peningkatan Kreativitas Anak dalam Pemanfaatan Sampah Bekas Guna untuk Menumbuhkan Kesadaran Pelestarian Lingkungan
Wati, Masna;
Septiani, Afra Amelia
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.13266
Sampah anorganik tidak mudah terurai secara alami, terutama sampah plastik. Produksi sampah plastik terus meningkat setiap harinya, terutama sampah botol plastik. Kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah masih kurang. Salah satu upaya mengatasi permasalahan sampah yaitu melalui pemberian edukasi dan pendampingan kepada masyarakat khususnya anak usia sekolah mengenai daur ulang sampah plastik. Tujuan kegiatan edukasi ini untuk meningkatkan kesadaran dan kreativitas anak tentang penggunaan barang bekas. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 001 Sungai Pinang, Desa Bandara, Kota Samarinda. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan kreativitas siswa dalam mendaur ulang botol plastik bekas menjadi barang berguna dan berharga sehingga dapat mengurangi volume sampah plastik di lingkungan sekitar. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran dan motivasi bagi siswa untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi pot tanaman.
Mengenalkan Edukasi Robot untuk Mengembangkan Kreativitas dan Imajinasi Anak Usia Dini di TK Aisyah Kauman Kecamatan Ponorogo
Munirah, Munirah;
Vidyasari, Rhesma Intan;
Triyanto, Andy
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.13061
Peran gadget saat ini sudah sangat mengubah perilaku, kebiasaan dan pola hidup kita terutama untuk anak-anak yang masih usia dini. Namun demikian, dampak positif dengan adanya gadget pun tidak bisa kita pungkiri. Banyak hal yang bisa kita manfaatkan dengan adanya perkembangan teknologi yang ada saat ini terutama untuk membangun dan menumbuhkan semangat dan kreativitas bagi para anak-anak sejak usia dini. Salah satunya adalah memperkenalkan dan mengedukasikan kepada mereka, teknologi robot yang bukan hanya sekedar teknologi semata namun dapat dijadikan sebagai bahan atau objek permainan yang seru, apalagi robot yang tidak langsung pakai, yang harus dirakit dulu untuk bisa digunakan. Hal ini cenderung dapat melatih imajinasi anak-anak dan menambah skill serta kreativitas pada anak. Dalam kegiatan ini, kami akan mengenalkan robot pada anak-anak di TK Aisyiyah Kauman Ponorogo selaku mitra kegiatan kami dengan menggunakan metode demonstrasi dan eksperimen kepada anak-anak di TK. Diharapkan dengan kedua metode itu dapat memberikan pengalaman bagi anak-anak serta menumbuh kembangkan imajinasi kepada anak bahwa belajar robot itu juga menyenangkan.
Pelatihan Guru untuk Tantangan Bebras 2022 di Biro Bebras Universitas Kristen Maranatha
Ayub, Mewati;
Karnalim, Oscar;
Tan, Robby;
Wijanto, Maresha Caroline;
Edi, Doro;
Bunyamin, Hendra;
Kasih, Julianti;
Yulianti, Diana Trivena;
Widjaja, Andreas;
Risal, Risal;
Nathasya, Rossevine Artha
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.14326
Tantangan Bebras merupakan salah satu kegiatan yang memperkenalkan computational thinking dan informatika kepada siswa sekolah. Bebras Indonesia melalui setiap mitra biro Bebras di seluruh Indonesia menyelenggarakan Tantangan Bebras setiap tahunnya yaitu pada minggu kedua bulan November. Biro Bebras Maranatha juga mempersiapkan guru-guru yang berada di bawah naungan Biro Bebras Maranatha dalam kegiatan pelatihan pada 7 Oktober 2022 secara hybrid dan technical meeting pada 28 Oktober 2022. Pelatihan untuk tahun 2022 dimulai dengan kuis soal-soal Bebras yang diambil dari soal-soal dalam Tantangan Bebras tahun-tahun sebelumnya untuk mengukur tingkat pemahaman guru dalam computational thinking. Kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan pembahasan soal kuis melalui diskusi, penyampaian konsep computational thinking, serta pendaftaran dan persiapan siswa untuk Tantangan Bebras 2022. Pada akhir sesi pelatihan, guru-guru peserta mengisi kuesioner untuk mengetahui sejauh mana persiapan yang sudah dilakukan untuk Tantangan Bebras 2022. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan secara hybrid diikuti oleh 52 guru perwakilan sekolah. Dari 52 guru yang mengikuti kuis, nilai kuis berkisar antara 0 sampai 80 di mana rata-rata nilai adalah 35. Sebanyak 79% dari guru-guru yang mengikuti pelatihan ini sudah pernah mengikuti workshop Bebras di tahun-tahun sebelumnya dan 69% dari total guru tersebut telah memanfaatkan soal Bebras untuk pembelajaran di kelas. Selama proses pembekalan Tantangan Bebras, terdapat tiga tantangan terbesar yang dihadapi yaitu kemampuan berpikir siswa, persiapan guru untuk pembekalan, dan melatih siswa dalam membaca soal.
Pelatihan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Mahad Albisat Addiniyah Yalla, Thailand Selatan
Puspitasari, Nur Aini;
Hidayatullah, Syarif
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.13117
Mahad Albisat Alhaddiniyah Thailand memproyeksikan lulusannya untuk dapat kuliah di luar Thailand, salah satunya Indonesia. Namun perbedaan bahasa Melayu Thailand dengan bahasa Indonesia membuat mereka kesulitan untuk melanjutkan kuliah di Indonesia. Untuk itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan softskills bahasa Indonesia berdasarkan pelafalan huruf dan perkenalan diri. Metode kegiatan yang digunakan adalah pelatihan dengan teknik ceramah, diskusi, dan praktik. Kegiatan tersebut dilakukan dengan pendekatan budaya dan permainan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah para siswa terdapat peningkatan kemampuan siswa dalam melafalkan huruf dan memperkenalkan dari yang ditunjukkan dari perubahan signifikan antara hasil pretes dan postes.
Edukasi dan Pelatihan Pertolongan Pertama pada Korban Tenggelam (Drowning) di SMKN 9 Makassar
Wirmando, Wirmando;
Saranga', Jenita Laurensia;
Patarru', Fitriyanti;
Madu, Yunita Gabriela
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.12895
Indonesia merupakan negara maritim dengan garis pantai yang panjang dan memiliki laut yang sangat luas yang membuat Indonesia sebagai salah satu destinasi wisata pantai dan banyaknya masyarakat Indonesia yang berprofesi sebagai nelayan. Hal tersebut membuat tingginya risiko kecelakaan akibat kegiatan wisata pantai dan nelayan seperti kejadian tenggelam (drowning). Namun kenyataannya masyarakat masih memiliki pengetahuan dan keterampilan yang minim dalam memberikan pertolongan pertama pada korban tenggelam. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat khususnya siswa siswi di SMKN 9 Makassar tentang pertolongan pertama pada korban tenggelam. Kegiatan ini telah dilaksanakan di SMKN 9 Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 36 siswa siswi. Kegiatan yang dilakukan yaitu edukasi menggunakan metode ceramah tentang pertolongan pertama pada korban tenggelam dirangkaikan dengan pelatihan melalui simulasi Resusitasi Jantung Paru (RJP) menggunakan manekin sebagai salah satu bentuk pertolongan pertama dan upaya untuk menyelamatkan nyawa korban yang tenggelam. Untuk mengevaluasi keberhasilan dari kegiatan ini, maka tim membagikan angket/kuesioner pengetahuan dan sikap RJP dan juga menilai keterampilan melakukan RJP menggunakan 5 indikator kualitas RJP. Kegiatan ini dinilai berhasil dibuktikan dengan Sebagian besar (88,9%) peserta telah memiliki pengetahuan dan sikap RJP kategori baik, dan 91,6% peserta telah terampil melakukan RJP. Oleh sebab itu, kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan untuk memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat agar dapat memberikan pertolongan pertama pada korban tenggelam.
Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Budidaya Tanaman Hortikultura Lahan Pasir Pantai di Desa Karanggondang Kabupaten Jepara
Gunawan, Budi;
Sudarmaji, Arief;
Nugraha, Fajar;
Arini, Nindya;
Mulyani, Sri
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.16562
Desa Karanggondang Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara merupakan kawasan pesisir di pantai utara Jawa Tengah yang memiliki panjang garis pantai 4,8 km dengan luas daerah pantai mencapai 1.214 Ha. Lahan pasir pantai merupakan salah satu lahan marginal yang memiliki banyak faktor pembatas seperti kandungan bahan organik rendah, kesuburan tanah rendah, tinggi evaporasi, temperatur tinggi serta angin yang dapat membawa garam. Namun lahan pasir pantai memiliki potensi sebagai lahan pertanian karena arealnya yang luas dan datar, adapun faktor pembatas tersebut dapat diminimalkan melalui masukan teknologi dan modifikasi lingkungan. Petani di Desa Karanggondang enggan mengusahakan budidaya di lahan pasir pantai karena keterbatasan pengetahuan yang dimiliki. Dilatarbelakangi oleh rendahnya pengetahuan petani mengenai budidaya hortikultura di lahan pasir pantai dan potensi dari usaha tani di lahan pasir pantai itu sendiri maka keterampilan petani dapat ditingkatkan. Metode kegiatan meliputi koordinasi dengan mitra, forum group discussion, sosialisasi dan pendampingan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini petani mendapatkan pengetahuan baru tentang cara bertanam bawang merah dan masukan teknologi yang dapat diterapkan pada lahan pasir pantai.
Penerapan Teknologi PV-SHS sebagai Penyedia Listrik Bertenaga Matahari di Kabupaten Kutai Kartanegara: Studi Kasus Wilayah Desa Jonggon Jaya
Hamdani, Dadan;
Rahmawati, Rahmawati;
Khoirunisa, Nanda;
Subagiyo, Lambang
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.13401
Kendala geografis merupakan faktor utama terhambatnya distribusi PLN dalam memenuhi kebutuhan lsitrik masyarakat di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegera. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan energi listrik dilakukan dengan menggunakan Genset. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi alternatif bagi pengentasan masalah elektrifikasi dengan penerapan Teknologi PV-SHS (Photovoltaic-Solar Home System) yang memanfaatkan sumber energi matahari yang dikonversi langsung menjadi energi listrik. Tahapan kegiatan yang dilakukan dalam merealisasikannya, diantaranya perakitan Sistem PV-SHS, uji fungsionalitas dan perhitungan perkiraan kebutuhan energi listrik sesuai kebutuhan sehari-hari. Perangkat Sistem PV-SHS yang dihasilkan merupakan perangkat modular yang terdiri dari modul PV, charge controller, inverter, dan sistem beban (loading) dalam bentuk perangkat yang kompatibel sebagai penghasil energi listrik. Hasil uji fungsionalitas menunjukkan bahwa pengujian kinerja Sistem PV-SHS berpotensi tinggi untuk dikembangkan di daerah ini. Selain itu, upaya untuk menekan biaya investasi dilakukan dengan perhitungan perkiraan kebutuhan energi listrik harian untuk menghindari terjadinya over-sizing pada perancangan dan implementasinya.
Upaya Membangun Budaya Kerja yang Kuat guna Meningkatkan Produktivitas Pegawai DKLH Provinsi Bali
Cahyani, Kadek Nilam;
Dewi, Putu Purnama
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.13075
Dalam suatu instansi baik itu pemerintahan maupun perusahaan swasta budaya kerja menjadi satu hal penting yang menjadi perhatian khusus. Di mana budaya kerja inilah yang akan menjadi penentu seperti apa tingkat produktivitas pegawai dalam melakukan pekerjaannya. Pada Kantor Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali Budaya kerja yang kurang ketat menyebabkan pegawai pada bidang Umum dan Kepegawaian menjadi terlalu santai ketika bekerja bahkan tidak jarang ketika bekerja kebanyakan pegawai kurang disiplin seperti terlalu banyak mengobrol, datang tidak tepat waktu dan beristirahat di luar jam istirahat. Kurang ketatnya budaya kerja ini mempengaruhi prestasi dan keefektifan kerja karyawan, yang mana apabila budaya kerja lemah cenderung akan membuat pegawai kurang produktif sehingga pekerjaan yang dikerjakan tidak dapat diselesaikan dengan baik. Untuk memperbaiki permasalahan ini diharapkan para pemimpin bidang bisa memperbaiki budaya kerja dengan cara menetapkan beberapa aturan yang tidak bisa dilanggar apabila dilanggar sanksi tertentu dapat dikenakan, hal ini dapat dilakukan sebagai langkah awal membentuk budaya kerja yang lebih kuat.