cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
FKIP e-PROCEEDING
Published by Universitas Jember
ISSN : 25275917     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 552 Documents
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI ELASTISITAS PADA SISWA KELAS XI DI SMAN 4 JEMBER Silmi Lailatun Nisa; Sri Handono Budi Praswoto; Eny Setyowati
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang dialami oleh siswa kelas XI di SMA Negeri 4 Jember khusunya pada materi Elastisitas. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI MIPA 1 yang berjumlahkan 35 orang. Penelitian dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020. Data penelitian diperoleh dari pemberian soal tes pemahaman konsep Elastisitas yang berupa soal essay sebanyak 6 soal yang dilengkapi dengan CRI (Certainty of Response Index). Penggunaan CRI dalam penelitian adalah CRI dengan index 0-5 (skala enam). Perolehan data penelitian dapat diketahui bahwa sebanyak 26 % siswa mengalami miskonsepsi, sebanyak 18 % siswa mengalami tidak pahamnya konsep Elastisitas dan sebanyak 56 % siswa telah memahami konsep Elastisitas. Berdasarkan data, miskonsepsi yang dialami oleh yaitu: (a) membedakan benda elastis dan plastis, (b) menentukan modulus Young, (c) menentukan beban yang menggantung di susunan pegas campuran, (d) menentukan energy potensial pegas, dan (e) menyusun sendiri susunan pegas secara campuran. Berdasarkan penelitian ini, diharapkan dapat memberikan informasi tentang miskonsepsi yang dialami oleh siswa pada pokok bahasan Elastisitas serta dapat dijadikan sebagai pedoman untuk melanjutkan penelitian ini.Kata Kunci : miskonsepsi, elastisitas, CRI (Certainty of Response Index)
KAJIAN KINEMATIKA JALUR WISATA GUNUNG BROMO MELALUI SENDURO-LUMAJANG SEBAGAI E-SUPLEMEN BAHAN AJAR FISIKA SMA Intan Dwi Handayani; Singgih Bektiarso; Sri Astutik
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada zaman modern seperti ini, pembelajaran yang ada di sekolah hendaknya mampu memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang ada. Salah satunya media elektronik seperti HP yang sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat khususnya siswa. Dengan fasilitas yang ada maka pembelajaran harusnya mampu membuat siswa menjadi lebih aktif. Pembelajaran tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan sumber belajar kontekstual, artinya bahwa materi pada sumber belajar dikaitkan langsung dengan kondisi nyata untuk mendapatkan data-data real di lapangan. Namun pada faktanya masih banyak sumber belajar yang kurang meninjau dari data-data atau fakta langsung di lapangan, sehingga materi yang seharusnya membutuhkan pemahaman konsep dengan baik masih tergolong kurang dikembangkan, salah satunya materi fisika tentang kinematika gerak. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji kinematika gerak yang memanfaatkan potensi lokal Gunung Bromo jalur Senduro-Lumajang untuk dijadikan buku suplemen atau buku penunjang di sekolah dalam bentuk elektronik yang disebut dengan e-suplemen bahan ajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini berupa data-data besaran fisika tentang kinematika gerak, yaitu gerak lurus yang dilakukan pada dua lintasan, yaitu lintasan datar (kecepatan) dan lintasan miring atau menurun (kecepatan dan percepatan) untuk dikaji dan dijadikan bahan untuk pembuatan e-suplemen bahan ajar fisika berbasis potensi lokal.Kata Kunci: Pembelajaran Fisika, Kinematika Gerak, Suplemen Bahan Ajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE DENGAN METODE TALKING STICK TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA Mita Dwi Agustin; Maryani Maryani; Bambang Supriadi
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fisika merupakan pelajaran yang sangat bermanfaat karena berkaitan dengan kehidupan di dunia nyata. Namun, siswa selalu beranggapan bahwa fisika adalah pelajaran yang sangat sulit serta membosankan. Fisika akan menjadi mudah apabila siswa mampu memahami konsep-konsep fisika yang ada. Siswa dapat memahami konsep-konsep fisika dengan cara menanyakan kembali kepada guru atau teman terkait konsep yang masih belum dipahami dan menulis kembali yang telah didiskusikan bersama. Apabila siswa aktif dalam bertanya dan menulis kembali segala sesuatu yang telah didapat, maka siswa akan menguasi dan mampu mengingat konsep-konsep fisika. Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) diharapkan dapat membimbing siswa untuk berpikir, berbicara, dan menulis. Aktivitas berbicara di bantu dengan menggunakan metode talking stick. Metode talking stick adalah sebuah cara yang mewajibkan siswa utuk mengeluarkan sebuah pendapat mengenai suatu materi fisika. Jenis penelitian ini menggunakan true eksperimen. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas belajar yang dapat terjadi pada saat proses pembelajaran serta mengkaji hasil belajar fisika yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) dengan metode talking stick. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dengan metode talking stick berpengaruh terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa SMA.Kata kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW), Metode Talking Stick, Aktivitas Belajar Siswa, dan Hasil Belajar Siswa
PENGARUH MODEL THINK PAIR SHARE DISERTAI E-MODUL FISIKA BERBASIS ALIRAN IRIGASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMAN 3 BONDOWOSO Haniah Nur Fadhilah; Subiki Subiki; Maryani Maryani
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan model dan bahan ajar yang sesuai dapat mendukung tercapainya cara belajar menarik dan dapat memberikan kenyamanan di lingkungkangan pembelajaran, salah satunya dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Model pembelajaran ini melibatkan siswa secara aktif dalam belajar dan berpikir, serta siswa dituntut untuk saling kerjasama dalam memecahkan permasalahan yang diberikan oleh guru dengan tahapan berpikir (Think), berpasangan (Pair), dan berbagi (Share). Selain menggunakan model, bahan ajar yang diberikan juga dapat mendukung proses pembelajaran siswa. Berdasarkan pengamatan di lapangan jarang ditemukan sekolah yang menggunakan bahan ajar fisika yang mengantarkan siswa dari pengalaman sehari-hari ke materi fisika. Oleh karena itu diperlukan modul atau pelengkap bahan ajar untuk mempermudah pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas dan hasil belajar siswa terhadap model pembelajaran Think Pair Share disertai E-Modul Fisika berbasis aliran irigasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah true eksperimental dengan menggunakan dua kelas XI MMIPA di SMAN 3 Bondowoso yang menjadi sampel, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Desain penelitian yang digunakan yaitu post test only control. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan hasil belajar siswa kelas eksperimen menunjukkan pengaruh yang signifikanKata Kunci: Think Pair Share, E-Modul, Hasil Belajar Siswa
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS X DPIB 1 SMKN 2 JEMBER DALAM MEMECAHKAN PERMASALAHAN FISIKA PADA MATERI HUKUM NEWTON Risna Maylina; Sudarti Sudarti; Indah Rustiawan
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kesalahan siswa dalam memecahkan masalah hukum Newton. Desain penelitian ini menggunakan post test pada siswa SMK kelas X DPIB 1 berjumlah 36 siswa, sebagai variabel bebas yaitu materi hukum Newton dan variabel terikat yaitu kemampuan pemecahan masalah siswa. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode survey dengan teknik pengumpulan data dengan memberikan tes dengan indikator kesalahan siswa yang telah ditentukan dalam pemecahan masalah hukum Newton yaitu 1) dapat memahami masalah dengan menyebutkan yang diketahui dan ditanya, 2) dapat merencanakan masalah, dan 3) menyelesaikan masalah. Tes yang diberikan terdiri atas 5 butir soal uraian materi hukum Newton. Dari penelitian yang telah dilakukan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 50% siswa dapat memahami masalah, 22% siswa dapat merencanakan masalah, dan sebesar 28% siswa dapat menyelesaikan masalah. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab kesalahan siswa karena kurangnya pemahaman siswa terhaap konsep hukum Newton terbukti dari hasil tes yang telah dilakukan pada penelitian ini bahwa siswa hanya menghafal persamaan matematis dari hukum Newton tanpa memahami makna fisisnya. Oleh karena itu diharapkan bagi peneliti lain untuk melakukan penelitian lebih lanjut, salah satunya melaui pembelajaran yang melibatkan siswa secara langsung dalam memecahankan masalah dan memberi bantuan berupa bimbingan kepada siswa dalam pemecahan masalah secara mandiri hal ini dapat digunakan sebagai upaya mengurangi kesalahan siswa.Kata kunci: Hukum Newton; kemampuan pemecahan masalah; kesalahan siswa
MEDIA SPARKOL VIDEOSCRIBE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN IPA (ASAM, BASA, DAN GARAM) Rini Indayani; Dewi Novi Wardani; Indrawati Indrawati
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sparkol videoscribe terhadap hasil belajar siswa SMP dalam pembelajaran IPA (asam, basa, dan garam). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design dengan desain pretest and posttest design. Pembelajaran IPA adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari fenomena-fenomena alam semesta dan kebenarannya telah diuji melalui metode ilmiah. Terkadang fenomena alam yang diajarkan dalam pembelajaran IPA terlalu abstrak sehingga dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan sebuah perantara seperti media pembelajaran berupa media sparkol videoscribe. Media sparkol videoscribe merupakan sebuah media pembelajaran video animasi dari rangkaian gambar, suara, animasi, grafis dengan karakteristik unik menyajikan konten pembelajaran yang menarik yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji N-gain peningkatan sebesar 60% untuk kelas eksperimen dan 40% untuk kelas kontrol. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa media sparkol videoscribe dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMP dalam pembelajaran IPA (asam, basa, dan garam).Kata Kunci: Hasil belajar, media sparkol videoscribe, pembelajaran IPA
INTEGRASI KOSMOLOGI DALAM AL-QUR’AN UNTUK PEMBELAJARAN FISIKA Faris Ashari; Faiz Hasyim; Hari Anggit Cahyo Wobowo
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kosmologi merupakan salah satu cabang ilmu fisika yang mempelajari penciptaan alam semesta dan gerak benda-benda angkasa. Informasi tentang kosmologi telah tercantum di dalam Al-Qur’an. Untuk pebelajaran fisika tentang kosmologi, diperlukan integrasi terhadap Al-Qur’an dan pembuktiannya agar dapat menigkatkan keyakinan peserta didik terhadap keilmiahan Al-Qur’an dan meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menghubungkan hasil temuan para ilmuan tentang kosmologi dan berbagai informasi yang terdapat pada Al-Qur’an dengan pembelajaran fisika. Penelitian ini dilakukan dengan meriview berbagai literatur yang memuat konsep fisika tentang penciptaan alam semesta, gerak benda-benda angkasa kemudian menghubungkannya dengan berbagai informasi yang terdapat pada Al-Qur’an dan tafsir untuk diintegrasikan di dalam pembelajaran fisika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik yang belajar menggunakan integrasi sains islam dapat meningkatkan hasil belajar, motivasi belajar, dan sikap spiritual secara signifikan.Kata Kunci : kosmologi, Al-Qur’an, pembelajaran fisika, integrasi
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATERI ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA Rizha Yulinda Salsabila; Sri Handono Budi Prastowo; Muhammad Effendi
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Discovery Learning adalah suatu model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kurikulum 2013 agar peserta didik mampu lebih aktif, kreatif, dan lebih memahami konsep pada suatu materi yang diajarkan dan dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pengaruh dari penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar peserta didik di SMA. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI MIPA 6 SMA Negeri 4 Jember, dengan peserta didik sebanyak 36 yang terdiri dari 15 peserta didik laki-laki dan 21 peserta didik perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-eksperiment dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Hasil belajar yang didapatkan oleh peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran Discovery Learning pada materi elastisitas dan Hukum Hooke menunjukkan nilai N-gain sebesar 0,37 yang tergolong dalam kategori sedang.Kata Kunci: Discovery Learning, elastisitas, hasil belajar
MODEL KOOPERATIF THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN FISIKA Listyany Yunia Saroh; Singgih Bektiarso; Trapsilo Prihandono
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran fisika merupakan proses interaksi antara siswa dan guru dalam mempelajarai keadaan maupun fenomena alam hidup atau tak hidup yang dikaitkan dengan konsep-konsep tertentu untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dalam proses pembelajaran diperlukan suatu model pembelajaran yang berguna sebagai pedoman dalam melaksanakan proses pembelajaran. Model kooperatif Think Pair Share merupakan model pembelajaran dimana dalam proses pembelajaran siswa dibentuk kelompok kemudian siswa diarahkan untuk berpikir, berdiskusi, serta mengkomunikasikan. Pada model kooperatif Think Pair Share terdapat tiga tahapan yang utama yaitu guru memberikan permasalahan kemudian siswa dianjurkan untuk memikirkan solusi permasalahan tersebut (Think), lalu guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mendiskusikan solusi permasalahan tersebut dengan kelompok masing-masing (Pair), setelah itu siswa diminta untuk mengkomunikasikan hasil diskusi ke kelompok lainnya (Share). Selain model pembelajaran diperlukan juga adanya pendekatan sebagai suatu perlakuan dalam memandang permasalahan yang akan diterapkan dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam kurikulum 2013 adalah pendekatan saintifik yang merupakan pendekatan ilmiah yang didasarkan pada fenomena alam yang dapat dijelaskan oleh logika. Oleh karena itu pembelajaran menggunakan model kooperatif Think Pair Share (TPS) dengan pendekatan saintifik diharapkan menjadi salah satu alternatif yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran fisika yang sesuai dengan kurikulum 2013.Kata Kunci: Model Kooperatif Think Pair Share, Pendekatan Saintifik, Pembelajaran Fisika
MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DISERTAI PETA BERPIKIR 3D PADA PEMBELAJARAN FISIKA Dika Rovitya Dewi; Singgih Bektiarso; Subiki Subiki
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan sangat penting sebagai upaya dalam memperbaiki kualitas sumber daya manusia. Model pembelajaran Problem Based Learning merupakan suatu model pembelajaran berbasis masalah, dimana permasalahan yang dihadirkan bersifat kontekstual dengan tujuan agar peserta didik dapat mengembangkan kemampuan dan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya. Fisika merupakan suatu ilmu yang berkaitan dengan gejala alam yang diperoleh dari proses ilmiah dimana hasil pengamatan serta percobaan tentang alam dipakai sebagai dasar dalam mengkaji suatu konsep keilmuan tertentu. Belajar fisika berkaitan dengan penguasaan konsep-konsep dasar fisika. Peserta didik dituntut untuk bisa mengembangkan konsep tersebut melalui proses pembelajaran untuk mendapatkan konsep baru yang sesuai dengan pemahaman peserta didik. Peta berpikir 3D merupakan suatu peta yang di dalamnya menggabungkan ketiga aspek dimensi, seperti dimensi kognitif, metakognitif dan sosial yang masing-masing memiliki manfaat berbeda namun saling berkaitan. Peta Berpikir 3D mencakup beberapa komponen seperti gambar, informasi masalah, hubungan antar konsep beserta kata kuncinya serta hipotesa dari penalaran yang didapatkan dari penyelidikan. Kajian ini menekankan bahwa model Problem Based Learning disertai Peta Berpikir 3D dalam pembelajaran fisika diperlukan sebagai upaya dalam mengatasi kendala dalam penerapan model Problem Based Learning, selain itu model Problem Based Learning disertai Peta Berpikir 3D diharapkan dapat dijadikan sebagai inovasi agar kualitas pendidikan menjadi lebih baik.Kata Kunci : Problem Based Learning, Peta Berpikir 3D, Pembelajaran Fisika.