cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
FKIP e-PROCEEDING
Published by Universitas Jember
ISSN : 25275917     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 552 Documents
PENERAPAN VIDEO BASED LEARNING DALAM MATA KULIAH FISIKA TERAPAN Aldyansyah Pramudya Kurniawan; Muhammad Budi Wibowo; Denny Oktavina Radianto
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menjelaskan solusi mengenai pembelajaran pada masa kini. Seiring berkembangya teknologi pada dunia pendidikan tinggi, mahasiswa dan dosen dituntut untuk dapat menguasai dan menerapkan pada proses belajar mengajar di kampus.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon mahasiswa D-3 teknik permesinan kapal terhadap penggunaan video based learning Pada mata kuliah fisika terapan. Untuk mendapatkan hasil penelitian mengenai penerapan video based learning, data diambil menggunakan metode kuisioner, wawancara, dan observasi terhadap mahasiswa D-3 teknik permesinan kapal. Metode penelitian deskriptif kualitatif dilakukan untuk memotret data yang ada. Dari hasil kuisioner dan wawancara yang telah dilakukan menunjukkan bahwa 80% mahasiswa D-3 teknik permesinan kapal menunjukkan ketertarikan terhadap penggunaan video based learning dan didukung oleh hasil observasi yang telah dilakukan menunjukkan mahasiswa antusias memperhatikan video yang diputarkan oleh dosen. Karena menurut mereka dengan menerapkan video based learning maka mereka dapat lebih mudah untuk memahami mata kuliah fisika. Mereka dapat mengakses video tersebut dimana saja dan kapan saja. Maka dari data hasil pengamatan tersebut dapat dijadikan acuan dalam pengembangan teknologi pembelajaran pada pendidikan tingkat tinggi.Kata Kunci: Video based learning, pendidikan tingkat tinggi, fisika terapan
SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING AND MATHEMATICS (STEM) PADA PEMBELAJARAN IPA SMP Dyah Intan Prismasari; Aniek Hartiwi; Indrawati Indrawati
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan pendekatan STEM terhadap hasil belajar IPA siswa SMP kelas 7. Penelitian ini dilakukan dengan metode pre-experimental dengan desain penelitian one group pre-test-post-test design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 7 dengan jumlah 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa setelah pembelajaran dengan pendekatan STEM. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA dengan pendekatan STEM pada materi pemisahan campuran dengan cara filtrasi (penyaringan) efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dengan nilai gain sebesar 0,4 (kategori sedang).Kata Kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran IPA, Pendekatan STEM
KOMPUTASI KETINGGIAN ALIRAN DENGAN VARIASI KEMIRINGAN BERBASIS FORTRAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PERCOBAAN FLUIDA Erni Midiawati
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium merupakan unit pendukung proses akademik yang penting. Hal ini dikarenakan laboratorium digunakan sebagai pelayanan internal dan eksternal yang dijadikan ukuran kualitas pelayanan Fakultas dari dalam dan luar Kampus baik oleh mahasiswa, dosen dan stakeholder. Disamping itu, dengan adanya perubahan kurikulum dari berbasis kompetensi menjadi Kurikulum Kerangka Nasional Indonesia (KKNI), maka laboratorium sebagai unit pendukung harus lebih baik pengelolaannya. Oleh karena itu, perlu ditingkatkan kualitas pelayanan dengan sarana alat peraga fisika yang lengkap, sehingga mutu pelayanan internal maupun eksternal dapat ditingkatkan. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah membuat media pembelajaran berbasis visual, sehingga perancangan alat peraga dalam praktikum di FKIP Universitas Jember dapat memberikan dorongan mahasiswa dalam membuat media pembelajaran yang digunakan dalam memenuhi praktikum mata kuliah Fisika Dasar dan Teknik Laboratorium. Persamaan kontuinitas dipisahkan menjadi persamaan non adveksi dan persamaan adveksi. Komputasi ini menggunakan program fortran dengan saluran yang memiliki variasi slope 0,001 dan 0,002 serta debit 0,01 m3/s searah dengan sumbu x. Sedangkan kondisi batas menggunakan batas waktu 50 detik dan interval waktu 0,1 detik. Hasil komputasi menunjukkan bahwa hasil simulasi perubahan muka air dapat memperlihatkan penurunan muka air 1,5 m pada waktu 8,9 detik ketika melewati perubahan lebar saluran dari 1 meter ke 0,8 meter..Kata kunci: komputasi, kontinuitas, numerik, momentum, adveksi, non adveksi
KAJIAN MODEL COLLABORATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Anggraining Widiningtyas; Achmad Faizul Musyaffa; Edi Supriana
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa pada abad 21 dituntut untuk memiliki empat kecakapan yaitu Critical Thinking and Problem Solving, Creativity and Innovation, Communication, and Collaborative. Untuk mencapai kecakapan tersebut perlu mempersiapkan pendidikan yang merupakan peranan penting untuk menghadapi kemajuan teknologi modern yang pesat agar generasi yang akan datang mampu bersaing dalam zaman globalisasi. Dan juga diperlukan pemilihan model pembelajaran yang tepat dalam proses belajar mengajar. Salah satu model yang sedang berkembang adalah Collaborative Learning. Model pembelajaran ini merupakan implikasi dari tuntutan pendidikan abad ke-21 yaitu kecapakan dalam collaborative atau kolaborasi. Artikel ini mempunyai tujuan untuk mengkaji Collaborative learning yang berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan studi literatur dari beberapa artikel terkait dalam pengumpulan data. Dari hasil simpulan yang dapat diketahui bahwa dengan Collaborative learning meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Collaborative learning, Hasil Belajar, Model Pembelajaran
PENGARUH METODE MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X MIPA 2 SMA NEGERI RAMBIPUJI PADA MATERI GERAK MELINGKAR Ludfiatul Hasanah; Maryani Maryani; Mukhtar Kelana
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar fisika. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri Rambipuji Jember. Metode pengumpulan data dengan alat ukur tes prestasi belajar fisika pada materi gerak melingkar, dokumentasi, observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan pretest-posttest control group design. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji satu pihak dengan menggunakan data sampel independen t-test dan analisis komparasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh pada penggunaan media mind mapping terhadap hasil belajar siswa.Kata Kunci : mind mapping, gerak melingkar, hasil belajar
MODEL PEMBELAJARAN COLLABORATIVE CREATIVITY (CC) BERBASIS SETS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PADA PEMBELAJARAN FISIKA Nur Wandiyah Kamilasari; Sri Astutik; Lailatul Nuraini
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran fisika menjelaskan fenomena alam berupa konsep, teori, dan prinsip memecahkan permasalahan secara ilmiah sehingga untuk mendapatkan solusinya tidak hanya melalui kecerdasan siswa tetapi juga menggunakan kemampuan berpikir kreatif dalam mencari alternatif solusi yang dihadapkan. Kemampuan berpikir kreatif sangat penting karena merupakan bagian dari komponen kognitif yang membantu siswa mencapai keberhasilan proses pembelajaran serta untuk menciptakan berbagai alternatif solusi dari suatu permasalahan. Kenyataannya kemampuan berpikir kreatif siswa masih rendah karena aktivitas pembelajaran yang berpusat pada guru serta sulitnya memecahkan permasalahan dengan berbagai alternatif solusi. Peneliti menawarkan suatu solusi melalui cara pembelajaran yang berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Collaborative Creativity (CC) berbasis SETS merupakan pembelajaran yang berpusat pada siswa melalui kerjasama antar individu melalui proses ilmiah untuk tujuan menyelesaikan tugas bersifat kreatif dengan menghubungkan permasalahan nyata dalam kehidupan sehari-hari terkait dengan lingkugan, teknologi, dan masyarakat (SETS) yang mampu menumbuhkan daya berpikir kreatif, inisiatif, tanggungjawab dan mampu bekerja sama dengan teman disekitarnya. Adapun kemampuan berpikir kreatif akan dinilai menurut indikator kemampuan berpikir kreatif yang dikembangkan oleh peneliti sebelumnya. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif yang dilaksanakan dijenjang SMA. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa utamanya dalam pembelajaran fisika dapat ditingkatkan melalui pembelajaran collaborative creativity (CC) berbasis SETS.Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kreatif, Collaborative Creativity (CC), SETS
FUNGSI GELOMBANG ION HELIUM PADA BILANGAN KUANTUM DALAM RUANG MOMENTUM n ≤ 3 Destya Dwi Damayanti; Bambang Supriadi; Lailatul Nuraini
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teori mekanika yang paling berpengaruh salah satunya yakni mengenai gejala atom hidrogen. Selain atom hidrogen dan isotop-isotopnya, terdapat beberapa atom yang dapat bersifat hidrogenik salah satunya adalah ion Helium, sehingga masalah ion Helium dapat diselesaikan menggunakan pendekatan Persamaan Schrodinger dalam koordinat bola. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji fungsi gelombang ion Helium pada bilangan kuantum n ≤ 3 dalam ruang momentum menggunakan pendekatan Persamaan Schrodinger. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kajian literatur dan jenis penelitian adalah non-eksperimen. Hasil penelitian yang didapatkan dari Persamaan Schrodinger koordinat bola adalah berupa fungsi radial momentum dan fungsi angular.Kata Kunci: Ion Helium, persamaan schrodinger, ruang momentum
MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER DISERTAI PHET SIMULATIONS PADA PEMBELAJARAN FISIKA Fani Marcelina; Singgih Bektiarso; Subiki Subiki
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Advance Organizer merupakan suatu pendekatan konstruktivitis yang berprinsip pada orientasi peserta didik terhadap materi sebelum disampaikan di kelas. Model pembelajaran ini mengutamakan pada struktur kognitif siswa dimana struktur kognitif yang dikuasai seseorang merupakan faktor penentu apakah materi-materi baru yang akan dipelajari dapat bermakna atau tidak. Belajar bermakna adalah proses mengaitkan informasi baru yang telah didapat dengan konsep-konsep yang relevan dan terdapat dalam struktur kognitif seseorang. Dalam pembelajaran fisika, diperlukan adanya suatu kegiatan eksperimen/praktikum yang bertujuan agar siswa mampu menemukan sendiri dari permasalahn-permasalahan yang dihadapinya sehingga dapat melatih cara berpikir ilmiah dan siswa mampu menemukan sendiri bukti kebenaran dari apa yang sedang dipelajari. Untuk mengatasi keterbatasan alat praktikum dan tingkat efisiensi, maka PhET Simulations dapat dijadikan sebagai solusi untuk mengatasi permasalahn ini. PhET Simulations merupakan simulasi interaktif fenomena-fenomena fisis berbasis riset berupa software. Simulasi PhET menekankan pada hubungan fenomena nyata dengan ilmu yang mendasarinya. Dengan adanya simulasi PhET berupa software ini diharapkan dapat memudahkan siswa dalam memahami konsep fisika tanpa harus melakukan praktikum di laboratorium.Kata Kunci: Advance Organizer, PhET Simulations, Pembelajaran Fisika
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO BERBASIS FENOMENA ALAM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PERUBAHAN WUJUD ZAT DI SMP Dita Kharisma Mustikaningrum; Aniek Hartiwi; Indrawati Indrawati
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah upaya untuk meningkatkan kualitas individu untuk mengikuti lajur perkembangan ilmu pengetahuan dan ilmu teknologi. Sains merupakan salah satu mata pelajaran yang mampu berperan dalam memajukan perkembangan pendidikan dalam bidang IPTEK. Materi tata surya merupakan materi yang abstrak dan cenderung menghafal. Strategi pembelajaran yang tepat digunakan dalam proses pembelajaran yang baik yaitu salah satunya memanfaatkan media pembelajaran. Media yang digunakan pada pembelajaran Tata Surya sebelumnya masih banyak kekurangan baik dalam segi penampilannya maupun ketika penerapannya. Media yang cocok digunakan dalam memvisualisasi materi yaitu media audio visual, karena media audio visual dapat berupa gambar dan suara sehingga akan semakin menarik perhatian siswa dalam belajar. Jenis penelitian ini digolongkan dalam penelitian Pre-eksperimen dan desain penelitian ini mengacu pada One-Group Pretest-Posttest design. Variabel penelitian ini ada variabel bebas yaitu pembelajaran dengan menggunakan media video berbasis fenomena alam dan variabel terikatnya yaitu hasil belajar siswa. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial analisis statistik berupa uji normalitas dan uji hipotesis (uji t). Berdasarkan dengan hasil analisis statistik deskriptif bahwa rata-rata hasil belajar (pretest) yaitu 21,15 dengan nilai tertinggi 45 dan nilai terendah 8 jika dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar (posttest) yaitu 71,35 dengan nilai tertinggi 86,5 dan nilai terendah 60,0. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu media video berbasis fenomena alam dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa dengan berbantu pengarahan guru dalam proses pembelajaran.Kata Kunci: Pendidikan sains, Tata Surya, media video, fenomena alam
MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Nur Diana Rosyidah; Dinda Taruna Nagara; Edi Supriana
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi dan pemahaman konsep merupakan aspek yang harus dimiliki oleh siswa supaya siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik. Berdasarkan kajian literatur yang telah dilakukan, PBL merupakan salah satu model pembelajaran yang mampu membuat aktivitas belajar menjadi lebih aktif sehingga berpengaruh positif pada motivasi belajar dan pemahaman konsep siswa. Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis beberapa hasil penelitian yang mengungkapkan bahwa PBL mampu meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep siswa.Kata Kunci: Problem Based Learning, Motivasi Belajar, Pemahaman Konsep