cover
Contact Name
Anak Agung Gede Angga Puspa Negara, S.Ft., M.Fis
Contact Email
anggapuspanegara@unud.ac.id
Phone
+6281233366999
Journal Mail Official
jurnalfisioterapi@unud.ac.id
Editorial Address
Gedung Fisioterapi Lantai 1 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Jl. P.B. Sudirman, 80232, Denpasar Telp. (0361) 222510 ext. 425 Fax. (0361) 246656
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031921     EISSN : 27220443     DOI : https://doi.org/10.24843/MIFI
Core Subject : Health, Science,
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI) / The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is a journal that managed and published by the Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA). Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is used as a forum to accommodate the writings of lecturers or physiotherapy students. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is published three times a year namely in January, May, and September. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is an open-access journal that focus on research publication on all aspects of Physical Therapy that is original and based on scientific. Our scope including: Physiotherapy in Musculoskeletal, Physiotherapy in Neuromuscular, Physiotherapy in Cardio respiration, Physiotherapy in Cardiovascular, Physiotherapy in Pediatrics, Physiotherapy in Geriatric, Physiotherapy in Sport and Wellness, Physiotherapy in Integumentary, Physiotherapy in Occupational Health and Safety, Physiotherapy in Palliative Care, Physiotherapy in Women Health, and Physiotherapy in Travel Health/Travel Medicine.
Articles 443 Documents
PENINGKATAN LINGKUP GERAK SENDI DAN FUNGSI LEHER MELALUI KOMBINASI TDN DAN TENS PADA KASUS MECHANICAL NECK PAIN Putu Mulya Kharismawan; Ni Made Rininta Adi Putri; Kadek Yowanda Pangestu
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i01.p17

Abstract

Pendahuluan: Postur leher yang buruk terutama saat posisi statis berkepanjangan berdampak pada keluhan mechanical neck pain dan fungsional leher. Intervensi trigger point dry needling (TDN) memberikan manfaat dalam peningkatan kontrol nyeri, pengurangan ketegangan otot, normalisasi disfungsi aktivitas biokimia dan elektris pada motor end plate, serta mempercepat proses penyembuhan. TDN dapat menimbulkan post-needling soreness yang memicu ketidaknyamanan pasien. Transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) pada TDN diharapkan mampu mengurangi efek ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas kombinasi intervensi TDN dan TENS terhadap lingkup gerak sendi dan fungsional leher pada kondisi mechanical neck pain. Metode: Pre-posttest control group design digunakan dalam penelitian quasi eksperimental ini dengan jumlah subjek 22 orang dan dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 diberi intervensi TDN + TENS dan Kelompok 2 hanya diberi intervensi TDN. Intervensi dilakukan 3 x seminggu untuk masing-masing subjek penelitian. Goniometer digunakan untuk mengukur lingkup gerak sendi (LGS) leher dan Neck Disability Index (NDI) digunakan untuk mengukur fungsional leher. Hasil: Hasil uji paired t-test kelompok 1 atapun 2 diperoleh nilai p=0,001 untuk nilai LGS ataupun NDI. Berdasarkan hasil uji independent t-test diperoleh nilai p=0,001 untuk nilai LGS ataupun NDI. Simpulan: Kombinasi intervensi TDN dan TENS lebih efektif daripada TDN saja dalam meningkatkan LGS dan fungsional leher pada kondisi mechanical neck pain. Kata Kunci: trigger point dry needling, transcutaneous electrical nerve stimulation, lingkup gerak sendi, fungsional leher, mechanical neck pain
INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP KEJADIAN LBP NON SPESIFIK PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA YANG MEMILIKI AKTIVITAS FISIK RENDAH Nilam Sari; Made Widnyana; Made Krisna Dinata; Putu Adiartha Griadhi
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i03.p06

Abstract

Pendahuluan: Staf kantor merupakan pegawai yang bertugas mengurus pekerjaannya dibalik meja seperti staf administrasi. Pegawai kebanyakan bekerja dengan menggunakan komputer untuk menunjang pekerjaan mereka. Postur kerja yang statis seperti duduk dalam jangka waktu lama serta durasi menatap ke layar komputer berpotensi terjadinya kelelahan serta nyeri dan ketegangan pada otot area leher hingga menjalar ke otot kepala bagian belakang sehingga terjadinya nyeri kepala atau tension headache. Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui hubungan antara lama duduk dan sikap kerja dengan kejadinya tension headache pada staf pengguna komputer di Kota Singaraja. Metode: Penelitian ini menggunakan cross-sectional study yang dilakukan di wilayah Kantor Sekretariat Daerah di Kota Singaraja. Penelitian ini menggunakan teknik sampling simple random sampling dan jumlah subjek sebanyak 50 orang yang terdiri dari staf kantor pengguna komputer yang berusia 30-64 tahun. Hasil: : Hasil uji analisis menggunakan chi-square didapatkan nilai p=0,645 yang berarti tidak terdapat hubungan antara lama duduk dengan kejadian tension headache dan p=0,452 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara sikap kerja dengan kejadian tension headache. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara lama duduk dan sikap kerja dengan kejadian tension headache pada staf kantor pengguna komputer di Kota Singaraja. Kata Kunci: lama duduk, sikap kerja, tension headache, staf kantor
VO2MAX BERKORELASI POSITIF TERHADAP LAMANYA MENYELAM DIVEMASTER DI WATER SPORT TANJUNG BENOA Ketut Ayu Wahyu Pradnyandari; I Made Yoga Parwata; Agung Wahyu Permadi; Ni Made Rininta Adi Putri
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i03.p20

Abstract

Pendahuluan: Menyelam merupakan aktivitas yang dilaksanakan di bawah air yang dipengaruhi oleh fungsi dan struktur tubuh. Salah satu aktivitas menyelam yang terkenal adalah penyelaman scuba yang dilakukan oleh divemaster. Divemaster berisiko mengalami kelelahan umum akibat lamanya menyelam dan daya tahan kardiorespirasi. Daya tahan kardiorespirasi berhubungan dengan VO2 max. VO2 max adalah jumlah volume oksigen yang diproses dan dikonsumsi oleh tubuh selama melakukan aktivitas fisik hingga terjadinya kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan VO2 max terhadap lamanya menyelam divemaster. Metode: cross sectional korelasi merupakan metode yang digunakan oleh peneliti dengan sampel berjumlah 30 orang. Pengukuran VO2 max menggunakan test cooper (lari 12 menit) sedangkan pengukuran lamanya menyelam menggunakan stopwatch. Hasil: Hasil penelitian dianalisis memakai uji korelasi pearson product moment dengan nilai Sig. (2-tailed) 0.000 (p<1,00) dan hasil dari koefisien korelasi 0.598. Simpulan: VO2 max dengan lamanya menyelam memiliki korelasi sedang atau cukup kearah positif. Semakin tinggi VO2 max maka semakin tinggi lamanya menyelam pada divemaster. Kata Kunci: divemaster, lamanya menyelam, vo2 max
DERAJAT KIFOSIS DENGAN KESEIMBANGAN STATIS DAN DINAMIS PADA LANSIA DI BANJAR BLIMBINGSARI, DESA BLIMBINGSARI, KECAMATAN MELAYA, KABUPATEN JEMBRANA Ni Putu Silvia Yunia Dewi; Made Hendra Satria Nugraha; Luh Made Indah Sri Handari Adiputra; Ni Komang Ayu Juni Antari
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i01.p13

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Pertambahan usia mengakibatkan banyak perubahan seperti penurunan kontrol neuromuskuler, perubahan postur dan fungsional otot. Perubahan postur tubuh berupa peningkatan kurva kifosis thoracal pada lansia mengakibatkan penurunan kemampuan mempertahankan keseimbangan. Tubuh manusia mempertahankan keseimbangan bertujuan untuk menunjang tubuh saat melawan gravitasi. Keseimbangan memiliki peranan penting bagi lansia dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari seperti mandi, berjalan dan aktivitas lainnya secara mandiri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan derajat kifosis dengan keseimbangan statis dan dinamis pada lansia di Banjar Blimbingsari, Desa Blimbingsari, Melaya, Jembrana. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cros sectional dilaksanakan pada bulan Desember 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling dan jumlah sampel penelitian yaitu 53 orang yang terdiri dari lansia di Banjar Blimbingsari, Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana sesuai kriteria inklusi, eksklusi, serta drop out. Pada penelitian ini variabel independen yaitu derajat kifosis yang diukur dengan flexicurve method, sedangkan variabel dependen yaitu keseimbangan statis yang diukur dengan functional reach test dan keseimbangan dinamis yang diukur dengan berg balance scale. Hasil: Hasil uji korelasi Spearman’s Rho didapatkan nilai p= 0,000 dimana < 0,05, dengan koefisien korelasi -0,750 antara derajat kifosis dengan keseimbangan statis dan koefisien korelasi -0,869 antara derajat kifosis dengan keseimbangan dinamis. Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang sangat kuat, signifikan dan tidak searah antara derajat kifosis dengan keseimbangan statis dan dinamis pada lansia di Banjar Blimbingsari, Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Semakin besar derajat kifosis maka keseimbangan statis dan dinamis pada lansia semakin terganggu. Kata Kunci: lansia, derajat kifosis, keseimbangan statis, keseimbangan dinamis
Analisa Indeks Massa Tubuh dan Fleksibilitas Otot Hamstring Lansia di Sesetan: Studi Observasional I Gusti Bagus Ngurah Galang Angob Bramana; Komang Tri Adi Suparwati; I Made Dhita Prianthara; I Putu Astrawan
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p15

Abstract

Pendahuluan: Seiring bertambahnya usia, fleksibilitas otot mengalami penurunan yang memiliki peran dalam menjaga stabilitas postur tubuh dan pergerakan yang penting dalam kaitannya dengan Aktivitas Kehidupan Sehari-hari (AKS) pada lansia. Penurunan fleksibilitas otot juga dapat mengakibatkan keterbatasan fisik yang berdampak pada produktivitas, kualitas hidup, dan kebahagiaan lansia. Salah satu faktor yang memengaruhi fleksibilitas otot adalah Indeks Massa Tubuh (IMT). Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai hubungan antara IMT dan fleksibilitas otot hamstring pada lansia. Metode: Ringkasan metode penelitian menjelaskan desain penelitian yang digunakan. Rancangan penelitian ini merupakan studi potong lintang (cross-sectional) yang dilakukan pada bulan April 2021. Populasi penelitian melibatkan seluruh lansia di Banjar Alas Arum Sesetan Denpasar, dan sampel dipilih dengan metode pengambilan sampel keseluruhan (whole sampling). Sebanyak 57 sampel penelitian memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. IMT diukur dengan mengukur berat badan dan tinggi badan partisipan, dan kemudian dihitung dengan rumus IMT. Fleksibilitas otot hamstring diukur dengan Chair Sit and Reach Test. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak komputer, dengan uji chi-square test untuk menilai hubungan antara IMT dan fleksibilitas otot hamstring. Hasil: Hasil analisis hubungan antara IMT dan fleksibilitas hamstring pada lansia dengan uji chi-square test menunjukkan hasil p=0,000 (p<0,05), menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara IMT dan fleksibilitas hamstring. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dan fleksibilitas otot hamstring pada lansia di Banjar Alas Arum Sesetan Denpasar. Kata Kunci: indeks massa tubuh, fleksibilitas hamstring, lansia
Tingkat Aktivitas Fisik Berhubungan Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa Fisioterapi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Ni Kadek Windy Utami Putri; Nila Wahyuni; Made Hendra Satria Nugraha; Gede Parta Kinandana
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p17

Abstract

Pendahuluan: Mahasiswa masuk ke dalam kategori usia yang rentan mengalami kualitas tidur buruk. Penting bagi seorang mahasiswa untuk menjaga kualitas tidurnya. Kualitas tidur yang buruk akan memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan tubuh. Diperlukan aktivitas fisik yang teratur yang akan mendorong mahasiswa mendapatkan kualitas tidur yang baik. Selain aktivitas fisik dan kualitas tidur yang baik memberikan efek yang baik bagi tubuh, salah satunya dalam kegiatan pendidikan sebagai mahasiswa. Mahasiswa yang memikili aktivitas fisik sedang hingga tinggi dapat menyebabkan terciptanya kualitas tidur yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat aktivitas fisik terhadap kualitas tidur mahasiswa fisioterapi fakultas kedokteran Universitas Udayana. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik yang menggunakan desain cross-sectional dengan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Total subjek yang diperoleh yaitu 48 orang dan sudah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Data dikumpulkan dengan melakukan pengukuran tingkat aktivitas fisik dengan kuesioner IPAQ, dan pengukuran kualitas tidur dengan kuesioner PSQI. Hasil: Hasil analisis uji spearman rho didapatkan nilai p=0,028 (p<0,05) dan nilai korelasi sebesar -0,317 yang menunjukkan ada hubungan yang signifikan, cukup dan tidak searah antara tingkat aktivitas fisik dan kualitas tidur yaitu semakin tinggi tingkat aktivitas fisik mahasiswa maka kualitas tidurnya semakin baik. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa hubungan tingkat aktivitas fisik terhadap kualitas tidur mahasiswa Fisioterapi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kata Kunci: aktivitas fisik, kualitas tidur, mahasiswa
Kelincahan Pemain Futsal dengan Latihan Ladder Drill Icky Shuffle: Studi Pre-Eksperimental Anak Agung Sagung Desinta Dhaneswari; I Made Yoga Parwata; Antonius Tri Wahyudi; Ni Putu Dwi Larashati
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p06

Abstract

Pendahuluan: Futsal merupakan varian modifikasi dari sepak bola, dengan kelincahan sebagai komponen fisik utama yang diperlukan dalam permainan ini. Kelincahan adalah kemampuan individu untuk melakukan gerakan dengan memperlambat, mempercepat, mengubah arah, atau mengubah posisi tubuh tanpa kehilangan keseimbangan. Faktor-faktor internal seperti umur, jenis kelamin, dan Indeks Massa Tubuh (IMT), serta faktor eksternal seperti suhu dan kelembaban relatif, dapat memengaruhi kelincahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati pengaruh latihan ladder drill icky shuffle terhadap peningkatan kelincahan pada pemain futsal di Universitas Dhyana Pura. Metode: Penelitian ini termasuk dalam kategori pre-eksperimental dengan desain one group pre-test dan post-test. Penelitian dilaksanakan selama 4 minggu dengan melibatkan 19 sampel. Data dikumpulkan dengan mengukur kelincahan menggunakan shuttle run test. Hasil: Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai kelincahan pada sampel sebelum menjalani latihan ladder drill icky shuffle adalah 20,12, berada dalam kategori kurang sekali. Setelah latihan, nilai rerata kelincahan meningkat menjadi 13,80, menandakan bahwa kelincahan berada dalam kategori baik. Uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-test menunjukkan nilai p<0,05, menunjukkan adanya pengaruh positif dari latihan ladder drill icky shuffle terhadap peningkatan kelincahan. Simpulan: Latihan ladder drill icky shuffle memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kelincahan pada pemain futsal. Oleh karena itu, latihan ini dapat dijadikan solusi untuk menjaga dan meningkatkan kelincahan. Kata Kunci: futsal, kelincahan, ladder drill icky shuffle
Indeks Massa Tubuh Overweight dan Obesitas Terhadap Daya Tahan Kardiovaskular pada Mahasiswa Kenny Andrian; M. Widnyana; Nila Wahyuni; Ari Wibawa
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p07

Abstract

Pendahuluan: Zaman digitalisasi saat ini mengakibatkan pergantian perilaku manusia menjadi lebih pasif sehingga dapat menyebabkan peningkatan indeks massa tubuh (IMT) seseorang. IMT yang berlebih baik overweight maupun obesitas dapat menjadi faktor risiko berbagai penyakit kronis, serta penurunan daya tahan kardiovaskular. Tanpa daya tahan kardiovaskular yang cukup, seseorang tidak akan mampu beraktivitas dengan maksimal dalam rutinitas sehari-harinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan hubungan antara IMT overweight dan obesitas terhadap daya tahan kardiovaskular pada mahasiswa Universitas Udayana. Metode: Metode penelitian pada penelitian ini adalah metode cross sectional dengan teknik convenience sampling. Jumlah sampel yang didapat berjumlah 90 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2022 di Gedung Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar. Hasil: Data dikumpulkan dengan cara mengukur IMT dan daya tahan kardiovaskular menggunakan Harvard step test. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas sampel memiliki IMT normal serta daya tahan kardiovaskular yang sangat kurang. Berdasarkan uji spearman rho, didapatkan nilai p=0,473 (p>0,05) serta koefisien korelasi r=-0,77. Simpulan: Tidak ada hubungan yang berarti antara IMT overweight dan obesitas terhadap daya tahan kardiovaskular pada mahasiswa Universitas Udayana. Kata Kunci: indeks massa tubuh, daya tahan kardiovaskular, mahasiswa
Latihan Intensitas Tinggi Menurunkan Nyeri pada Non-Specific Chronic Low Back Pain: Tinjauan Sistematis Christopher Alvin Fabiano Wijaya Wijaya; Sugiyanta Sugiyanta; Novan Krisno Adji
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p20

Abstract

Pendahuluan: Low back pain merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal terbanyak di dunia dibandingkan dengan gangguan muskuloskeletal lain. Chronic low back pain ditandai dengan nyeri fluktuatif pada area punggung bawah lebih dari 3 bulan. Sembilan puluh persen kasus low back pain tidak dapat ditemukan diagnosis spesifiknya dan dikategorikan sebagai non-specific. Salah satu terapi non-farmakologi yang dilakukan adalah latihan fisik. Studi mengatakan latihan intensitas tinggi dapat mengakibatkan low back pain. Akan tetapi studi lain mengatakan latihan dengan intensitas yang semakin tinggi berkolerasi dengan penurunan nyeri yang semakin besar. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk membuktikan apakah latihan intensitas tinggi dapat menurunkan nyeri pada non-specific chronic low back pain. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian tinjauan sistematis. Sumber yang digunakan dalam penyusunan tinjauan sistematis ini adalah artikel yang diambil dari basis data Pubmed, Cochrane Library, Science Direct, dan Google Scholar. Penilaian risiko bias pada penelitian ini menggunakan PEDro Scales. Hasil: Artikel yang didapatkan pada basis data yang telah ditentukan sebanyak 424 artikel selanjutnya melewati proses seleksi dan didapatkan hasil akhir 4 artikel yang digunakan dalam penyusunan tinjauan sistematis ini. Tiga artikel menunjukkan penurunan nyeri yang signifikan secara statistik dan 1 artikel mengalami penurunan tetapi tidak signifikan secara statistik. Pasien yang diberikan terapi berupa latihan fisik intensitas tinggi memiliki nilai nyeri tidak lebih dari 6,3. Simpulan: Latihan intensitas tinggi dapat menurunkan nyeri pada non-specific chronic low back pain. Latihan yang didampingi oleh pengawas yang berkompeten dapat meningkatkan keamanan saat melakukan latihan intensitas tinggi. Kata Kunci: low back pain, latihan intensitas tinggi
Studi Perbandingan Otago Exercise dan Star Excursion Balance Exercise dalam Meningkatkan Keseimbangan Dinamis Lansia Desak Putu Resmi Widyantari; I Made Dhita Prianthara; I A Ratih Wulansari Manuaba; Ida Ayu Astiti Suadnyana
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p11

Abstract

Pendahuluan: Seiring bertambahnya usia, lansia sering mengalami penurunan fungsi organ, termasuk gangguan keseimbangan. Gangguan keseimbangan dinamis pada lansia dapat berdampak pada kesehatan fisik dan fisiologis, meningkatkan risiko cedera akibat jatuh, bahkan potensial menyebabkan cacat fisik dan kematian. Oleh karena itu, penting untuk melakukan latihan guna mengurangi risiko jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbedaan efektivitas otago exercise dan star excursion balance exercise dalam meningkatkan keseimbangan dinamis pada lansia di Banjar Sapat, Tegallalang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain pre dan post-test two-group. Sampel penelitian terdiri dari 20 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama menjalani intervensi otago exercise, sedangkan kelompok kedua menjalani intervensi star excursion balance exercise. Pengukuran keseimbangan dinamis dilakukan dengan menggunakan timed up and go test (TUGT). Hasil: Hasil analisis perbedaan selisih antara kelompok otago exercise dan kelompok star excursion balance exercise menggunakan independent samples t-test menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05), menunjukkan penolakan terhadap hipotesis nol (Ho) dan penerimaan hipotesis alternatif (Ha). Simpulan: Otago Exercise terbukti lebih efektif dalam meningkatkan keseimbangan dinamis dibandingkan dengan Star Excursion Balance Exercise pada lansia di Banjar Sapat, Tegallalang. Kata Kunci: keseimbangan dinamis, lansia, otago exercise, star excursion balance exercise

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 3 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 3 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 2 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 1 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 3 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 2 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 1 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 3 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 2 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 1 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 3 (2019): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 2 (2019): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 1 (2019): Majalah Imiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 3 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 2 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 1 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 3 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 2 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 1 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 3 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 2 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 1 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 3 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 2 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 1 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 3 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 2 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 1 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 3 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 2 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 1 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia More Issue