cover
Contact Name
Anak Agung Gede Angga Puspa Negara, S.Ft., M.Fis
Contact Email
anggapuspanegara@unud.ac.id
Phone
+6281233366999
Journal Mail Official
jurnalfisioterapi@unud.ac.id
Editorial Address
Gedung Fisioterapi Lantai 1 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Jl. P.B. Sudirman, 80232, Denpasar Telp. (0361) 222510 ext. 425 Fax. (0361) 246656
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031921     EISSN : 27220443     DOI : https://doi.org/10.24843/MIFI
Core Subject : Health, Science,
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI) / The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is a journal that managed and published by the Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA). Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is used as a forum to accommodate the writings of lecturers or physiotherapy students. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is published three times a year namely in January, May, and September. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)/The Indonesian Physiotherapy Scientific Magazine is an open-access journal that focus on research publication on all aspects of Physical Therapy that is original and based on scientific. Our scope including: Physiotherapy in Musculoskeletal, Physiotherapy in Neuromuscular, Physiotherapy in Cardio respiration, Physiotherapy in Cardiovascular, Physiotherapy in Pediatrics, Physiotherapy in Geriatric, Physiotherapy in Sport and Wellness, Physiotherapy in Integumentary, Physiotherapy in Occupational Health and Safety, Physiotherapy in Palliative Care, Physiotherapy in Women Health, and Physiotherapy in Travel Health/Travel Medicine.
Articles 443 Documents
BASIC TANGO DANCE PADA KESEIMBANGAN LANSIA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA PASURUAN Lina Mitsalina Erawati; Bayu Prastowo; Ali Multazam; Riri Putri Ramadani
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i01.p19

Abstract

Pendahuluan: Proses penuaan mengakibatkan perubahan sistem muskuoskeletal pada lansia. Risiko tersebut berdampak pada kemampuan untuk mempertahankan keseimbangan statis ataupun dinamis. Penurunan keseimbangan meningkatkan terjadinya risiko jatuh. Pemusatan latihan pada keseimbangan tungkai bawah secara dinamis mampu meminimalisir kompleksitas risiko. Gerakan latihan secara ritmis dan berirama dari basic tango dance memiliki kesesuaian karakteristik fisiologis pada lansia. Metode: Desain penelitian pre-eksperimental dengan pendekatan the one group pre-test post-test pada 23 responden sesuai kriteria. Responden diberikan intervensi basic tango dance selama empat minggu dengan instrumen penilaian timed up and go test (TUGT). Hasil: Uji statistik menunjukkan perbedaan selisih rerata TUGT pretest dan posttest mencapai 2,6. Sedangkan uji wilcoxon menunjukkan p-value sebesar (0,000)<0.05. Nilai tersebut menginterpretasikan signifikansi atau kebenaran dari hipotesis yang diterima. Simpulan: Intervensi basic tango dance pada lansia selama empat minggu mampu memberikan pengaruh nyata terhadap keseimbangan. Kata Kunci: basic tango dance, keseimbangan, lansia, tari, tungkai bawah.
AKTIVITAS FISIK DAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI BANJAR TAMAN GRIYA DESA ADAT JIMBARAN-STUDI CROSS-SECTIONAL Anak Agung Diah Pradnyautami; Gede Parta Kinandana; Sayu Aryantari Putri Thanaya; Ni Luh Nopi Andayani
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i03.p08

Abstract

Pendahuluan: Tingginya jumlah angka lansia ini menjadi suatu perhatian khusus yang harus dipikirkan. Penurunan aktivitas fisik pada lansia dapat menyebabkan penurunan aliran darah menuju otak yang berperan dalam fungsi kerja otak , sehingga dapat mempengaruhi fungsi kognitif lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya hubungan antara aktivitas fisik dan fungsi kognitif pada lansia di Banjar Taman Griya Desa Adat Jimbaran. Metode: Desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2021. Consecutive sampling dijadikan teknik dalam pengambilan sampel. Besar sampel sebanyak 33 orang. Variabel terikat yang diukur adalah tingkat aktivitas fisik dengan menggunakan Global Physical Activity Quistionere (GPAQ). Variabel bebas yang dinilai adalah tingkat fungsi kognitif menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE). Hasil: Uji korelasi Spearman’s Rho menujukkan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas fisik dan fungsi kognitif dengan nilai p=0,000 dimana nilai p lebih kecil dari 0,05. Simpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan aktivitas fisik dengan fungsi kognitif lansia di Desa Adat Jimbaran Banjar Taman Griya. Kata Kunci: aktivitas fisik, fungsi kognitif, lansia
PROFIL KEBUGARAN JASMANI PADA ATLET GATEBALL DI KABUPATEN KLUNGKUNG I Gusti Ayu Awidiya Putri Wulandari; Indira Vidiari Juhanna; Ari Wibawa; NI Komang Ayu Juni Antari
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i01.p15

Abstract

Pendahuluan: Gateball adalah salah satu olahraga prestasi yang cukup mudah untuk dilakukan. Meskipun termasuk olahraga yang terlihat santai, tidak menutup kemungkinan olahraga gateball membutuhkan kondisi fisik yang bugar untuk mendapatkan hasil permainan yang maksimal. Kondisi fisik yang bugar yang dimaksud adalah tingkat kebugaran jasmani berupa daya tahan paru jantung, kekuatan otot, daya tahan otot, kelentukan serta komposisi tubuh. Tujuan penelitian ini yakni memperoleh gambaran tentang profil kebugaran jasmani atlet gateball di Kabupaten Klungkung. Metode: Rancangan penelitian observasional deskriptif dengan teknik pengambilan data secara non probability purposive sampling. Pengambilan data pada bulan Juni 2022 dengan subjek penelitian berjumlah 16 orang. Variabel adalah komponen kebugaran jasmani dengan instrument stopwatch, leg and back dynamometer, bench sit and reach, timbangan dan stadiometer yang kemudian akan ditemukan seberapa besar persentase untuk masing-masing kategori dengan menggunakan rumus persentase. Hasil: Klasifikasi data didominasi dengan persentase daya tahan paru jantung responden berada dalam kategori sangat kurang (68,75%), kekuatan otot punggung dan tungkai pada kategori kurang sekali (56,25% serta 31,25%), daya tahan otot perut, lengan dan punggung berada dalam kategori baik sekali dan baik (18,75% dan 43,75%), kelentukan berada dalam kategori baik (37,5%), komposisi tubuh berada dalam kategori berimbang antara ideal dan gemuk (37,5%). Simpulan: Terdapat gambaran profil kebugaran jasmani yang paling dominan berada pada daya tahan paru jantung dengan kategori sangat kurang dimiliki oleh atlet gateball. Kata kunci: atlet, gateball, kebugaran jasmani
MODIFIKASI POLA PERMAINAN ENGKLEK MEMENGARUHI KESEIMBANGAN DINAMIS ANAK UMUR 6-8 TAHUN: PRA-EKSPERIMENTAL Putu Febby Sisilia Meliniawati; Antonius Tri Wahyudi; Ni Luh Made Reny Wahyu Sari; Putu Mulya Kharismawan
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i02.p18

Abstract

Pendahuluan: Keseimbangan dinamis anak umur 6-8 tahun belum optimal karena masih fase awal perkembangan dan akan meningkat nantinya. Keseimbangan yang tidak berkembang optimal dapat mengganggu kegiatan sehari-hari anak. Ketidakmampuan anak dalam mempertahankan keseimbangannya akan menyebabkan anak mudah terjatuh. Jatuh merupakan salah satu penyebab terjadinya cedera pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian modifikasi pola permainan tradisional engklek terhadapat keseimbangan dinamis anak umur 6-8 tahun. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Pra-Eksperimental dengan rancangan one group pre-test and posttest. Sampel penelitian sebanyak 15 orang yang ditentukan menggunakan kriteria inklusi, eksklusi serta drop out. Penelitian dilakukan selama 4 minggu mulai tanggal 27 April hingga 26 Mei 2023. Pertemuan dilakukan selama 3 kali seminggu di SD N 1 Tegallinggah, Karangasem. Hasil: Hasil uji dengan paired sample t-test yaitu p=0,000 dengan peningkatan 45,53±6,79. Hasil tersebut menunjukkan nilai p<0,05 artinya terdapat peningkatan keseimbangan dinamis yang signifikan Simpulan: Modifikasi pola permainan tradisional engklek dapat meningkatkan keseimbangan dinamis anak umur 6-8 tahun. Kata Kunci: keseimbangan dinamis, modified bass of dynamic balance test, modifikasi permainan engklek
PERILAKU SEDENTARI BERHUBUNGAN DENGAN KEADAAN TEKANAN DARAH PADA REMAJA: SEBUAH STUDI CROSS-SECTIONAL Endah Sulistyowardani; I Made Niko Winaya; I Made Krisna Dinata; I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i03.p15

Abstract

Pendahuluan: Remaja adalah keIompok usia 10-18 tahun. Remaja dianggap sebagai masa yang paIing sehat, namun faktanya tidak demikian. MasaIah kesehatan dapat terjadi pada remaja berhubungan dengan tekanan darah. SaIah satu faktor yang dapat memengaruhi tekanan darah adaIah periIaku sedentari atau kurangnya aktivitas fisik terIebih Iagi pada kondisi pandemi COVID-19 dan era modern yang serba digitaI memudahkan segaIa haI untuk diIakukan. PeneIitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan periIaku sedentari dengan tekanan darah pada remaja usia 15-17 tahun di Denpasar. Metode: Rancangan peneIitian anaIitik cross-sectional dengan teknik pengambiIan sampeI menggunakan metode purposive sampling dengan sampeI berjumIah 76 orang. VariabeI dependen adalah tekanan darah yang diukur menggunakan sphygmomanometer dan variabeI independen adalah periIaku sedentari yang diukur dengan menggunakan AdoIescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ). Uji hipotesis yang digunakan adaIah KruskaI WaIIis untuk mengetahui apakah ada hubungan antara periIaku sedentari dengan tekanan darah. Hasil: HasiI dari peneIitian ini menunjukkan niIai p=0,000 (p<0,05) antara periIaku sedentari dengan tekanan darah sistoIik dan niIai p=0,005 (p<0,05) antara periIaku sedentari dengan tekanan darah diastoIik. Simpulan: Terdapat hubungan antara periIaku sedentari dengan tekanan darah pada remaja usia 15-17 tahun di Denpasar. Kata Kunci: perilaku sedentari, tekanan darah, remaja
SEDENTARY LIFESTYLE MEMENGARUHI TINGKAT KEJADIAN OBESITAS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Ni Putu Venaya Sidarthayani; Ni Luh Nopi Andayani; Agung Wiwiek Indrayani; Ni Wayan Tianing
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i03.p04

Abstract

Pendahuluan: Sedentary lifestyle merupakan perilaku seseorang yang tidak banyak melakukan gerakan sehari-harinya. Saat ini banyak siswa menengah pertama dimanjakan oleh ketersediaan segala kebutuhan hidupnya yang mengakibatkan munculnya sedentary lifestyle. Sedentary lifestyle berpengaruh terjadinya penyakit tidak menular salah satunya obesitas. Obesitas dapat menyebabkan dampak buruk nantinya seperti tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, jantung, hingga gangguan pada muskuloskeletal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan sedentary lifestyle terhadap tingkat kejadian obesitas pada siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Denpasar Metode: Metode penelitian ini berupa studi cross sectional bersifat analitik dengan menggunakan Uji chi square untuk menganalisis data. Penelitian dilakukan di Sekolah Menengah Pertama di Kota Denpasar pada bulan November 2021 secara offline dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian yaitu menggunakan purposive sampling dengan jumlah subjek sebanyak 69 orang Hasil: Uji hipotesis yang digunakan adalah uji statistik chi square untuk menganalisis adanya hubungan sedentary lifestyle terhadap tingkat kejadian obesitas pada siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Denpasar, yang didapatkan nilai p ialah 0,00 atau p < 0,05. Simpulan: Terdapat hubungan sedentary lifestyle dengan tingkat kejadian obesitas siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Denpasar Kata Kunci: lifestyle, obesitas, sedentary, siswa
BODY WEIGHT SQUAT DENGAN KECEPATAN BERJALAN PADA LANSIA DI KABUPATEN TABANAN Ni Luh Gede Rahayu Nanda Antari; Agung Wahyu Permadi; Antonius Tri Wahyudi; Ni Made Rininta Adi Putri
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i03.p18

Abstract

Pendahuluan: Pada proses menua terjadi perubahan morfologis otot sehingga terjadi penurunan kekuatan otot. Salah satunya adalah penurunan kekuatan otot tungkai bawah yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsional khususnya kemampuan mobilitas seperti kecepatan berjalan. Penurunan kecepatan berjalan lansia berkaitan dengan peningkatan risiko jatuh. Latihan Body Weight Squat merupakan latihan yang dapat meningkatkan kekuatan otot tungkai bawah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian latihan Body Weight Squat dengan kecepatan berjalan pada lansia. Metode: Penelitian ini berjenis pre-eksperimental dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan kriteria inklusi, eksklusi dan drop out yang sudah ditentukan, rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu one group pretest posttest design, jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 25 orang lanjut usia. Data dikumpulkan dengan melakukan pengukuran kecepatan berjalan menggunakan 10 meter’s walking test. Hasil: Hasil uji analisis deskriptif kecepatan berjalan pada sampel dengan nilai rerata pre-test 1,17 m/s dan rerata post- test 1,23 m/s, selisih rerata pre-test dan post-test 0,05 m/s. Pada uji hipotesis menggunakan shapiro wilk test didapatkan nilai signifikan p=0,00 (p<0,05) dari data kecepatan berjalan sampel. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa latihan body weight squat dapat meningkatkan kecepatan berjalan pada lansia di Desa Belayu Beringkit, Kabupaten Tabanan. Kata Kunci: otot tungkai, kecepatan berjalan, body weight squat, 10 meter’s walking test
KEKUATAN OTOT LENGAN MEMENARUHI KEMAMPUAN CHEST PASS SISWA PEMAIN BASKET DI DENPASAR Ketut Mascita Hening Pratiwi; Indira Vidiari Juhanna; Made Niko Winaya; Ni Wayan Tianing
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i02.p13

Abstract

Pendahuluan: Permainan basket membutuhkan komunikasi dan teknik kepada setiap anggota tim untuk mencapai keberhasilan dalam sebuah pertandingan. Terdapat beragam teknik dalam permainan basket, salah satunya chest pass. Chest pass membentuk kerjasama tim dalam permainan sehingga terjadi momentum permainan yang baik. Kemampuan chest pass yang baik dapat diperoleh dari kemampuan otot untuk kerkontraksi melawan tahanan dari otot disekitarnya, atau dapat disebut sebagai kekuatan otot lengan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode potong lintang, dimana penelitian dan pengukuran dilakukan satu kali.Terdapat 90 sampel dalam penelitian ini dengan pengambilan sampel purposive sampling. Pengukuran dengan push and pull dynamometer dibutuhkan untuk mengetahui kekuatan otot lengan dan wall bounch test untuk mengukur kemampuan chest pass. Hasil: Uji hipotesis dengan Chi-square didapatkan p sebesar 0,000 (p<0,05) dan nilai korelasi r = 0,79 yang memiliki korelasi yang sangat kuat dan searah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan terdapat hubungan kekuatan otot lengan dengan kemampuan chest pass. Sampel yang memiliki kekuatan otot yang baik memiliki kemampuan chest pass yang baik.
DERAJAT FLAT FOOT MEMENGARUHI KESEIMBANGAN STATIS PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN Ni Made Mas Manik; I Wayan Sugiritama; Made Widnyana; Ni Luh Nopi Andayani
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i01.p20

Abstract

Pendahuluan: Masa pertumbuhan dan perkembangan anak menyebabkan terjadinya penebalan jaringan lunak pada telapak kaki bagian medial. Penebalan ini mengakibatkan telapak kaki tidak memiliki lengkungan sehingga terlihat rata dan menempel pada permukaan tanah yang disebut dengan flat foot. Flat foot merupakan gangguan musculoskeletal yang dapat memengaruhi keseimbangan statis. Flat foot menjadi perhatian khusus karena banyak ditemui pada anak. Deformasi terus menerus pada arkus medial longitudinal dapat menyebabkan ankle overpronation dan perubahan struktural yang memberi efek negatif pada keseimbangan dengan mengubah area kontak telapak kaki pada permukaan tanah, strategi otot dan sendi dalam sebuah gerakan. Tujuan penelitian yaitu membuktikan adanya korelasi antara flat foot dengan keseimbangan statis pada anak usia 10-12 tahun di Kecamatan Sukawati. Metode: Jenis desain penelitian yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik consecutive sampling. Jumlah sampel penelitian yaitu 46 anak sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2022 di Sekolah Dasar daerah Kecamatan Sukawati. Variabel yang diukur dalam penelitian ini yaitu flat foot dengan alat ukur wet footprint test dan keseimbangan statis dengan alat ukur stork standing test. Hasil: Berdasarkan uji korelasi spearman’s rho diperoleh nilai p=0,002 dimana p<0,05 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,454. Simpulan: Terdapat korelasi antara derajat flat foot dengan keseimbangan statis pada anak usia 10-12 tahun di Kecamatan Sukawati dengan kekuatan korelasi cukup dan searah. Korelasi yang searah berarti semakin buruk derajat flat foot maka semakin buruk pula keseimbangan statis sampel dan sebaliknya. Kata Kunci: flat foot, keseimbangan statis, anak usia 10-12 tahun
PENURUNAN FUNGSI KOGNITIF MEMPENGARUHI TERJADINYA PENINGKATAN RESIKO JATUH PADA LANSIA DI DESA SUMERTA: STUDI CROSS-SECTIONAL Tabita Febyola Wijaya; I Putu Yudi Pramana Putra; Gede Parta Kinandana; Nila Wahyuni
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i03.p09

Abstract

Pendahuluan: Jatuh merupakan kejadian yang sering dialami oleh lansia. Salah satu penyebab peningkatan resiko jatuh pada lansia adalah adanya penurunan fungsi kognitif yang terjadi karena adanya proses degeneratif. Fungsi kognitif ini dibutuhkan oleh lansia untuk melakukan tugas, seperti: atensi, psikomotor, memori, visuospasial, bahasa, dan fungsi eksekutif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dan arah hubungan antar kedua variabel pada lansia di Desa Sumerta, Denpasar Timur, Bali. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan di wilayah Banjar Ketapian Kelod, Desa Sumerta pada bulan Desember 2021 secara offline dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Simple random sampling merupakan Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan jumlah sampel sebanyak 59 sampel. Variabel dependen yang diukur adalah resiko jatuh menggunakan Timed Up and Go Test (tes TUG). Variabel independent yang diukur adalah fungsi kognitif dengan alat ukur Montreal Cognitive Assesment versi Indonesia (MoCA-Ina). Uji bivariat spearman rank correlation digunakan dalam menganalisis hubungan fungsi kognitif terhadap resiko jatuh pada lansia di Desa Sumerta. Hasil: Hasil analisis data menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara nilai fungsi kognitif dan nilai resiko jatuh pada lansia di Desa Sumerta sebesar 0,000 (p< 0,01) dan nilai correlation coefficient negatif, yaitu -0,681 menunjukkan arah hubungan kedua variabel bersifat negatif atau tidak searah. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi kognitif dengan risiko jatuh pada lansia di Desa Sumerta, dan arah korelasinya adalah negatif atau tidak searah. Kata Kunci: MoCA-Ina, Tes TUG, fungsi kognitif, resiko jatuh, lansia

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 3 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 3 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 2 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 1 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 3 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 2 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 1 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 3 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 2 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 1 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 3 (2019): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 2 (2019): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 1 (2019): Majalah Imiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 3 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 2 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 1 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 3 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 2 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 1 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 3 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 2 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 1 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 3 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 2 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 1 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 3 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 2 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 1 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 3 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 2 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 1 No 1 (2013): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia More Issue