cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 24608173     EISSN : 25283219     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) merupakan media publikasi kegiatan pengabdian pada masyarakat di bidang agrokompleks, sains, sosial kemasyarakatan dalam bentuk penerapan IPTEKS maupun peningkatan pemberdayaan masyarakat. Jurnal ini terbit dua kali setahun di bulan Mei dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 353 Documents
PENGEMBANGAN INDUSTRI MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) UNTUK PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI KECAMATAN MANGARABOMBANG KABUPATEN TAKALAR Jassin, Ernawati; Nurlaylah, .
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 1 OKTOBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4i1.5280

Abstract

Program ketahanan pangan di Indonesia merupakan salah satu program yang sangat penting mengingat pertumbuhan penduduk di Indonesia yang terus meningkat. Program tersebut diharapkan mampu menyediakan pangan yang memadahi dari segi jumlah maupun mutu bagi masyarakat.Bahan pangan yang menjadi salah satu sasaran untuk dipenuhi adalah bahan pangan pokok lokal sumber karbohidrat atau kalori. Ketergantungan terhadap bahan pangan impor seperti terigu dan belum tercapainya swasembada pangan dengan produksi beras lokal memerlukan jalan keluar dengan memanfaatkan bahan pangan yang lebih mudah untuk dibudidayakan dan harganya terjangkau bagi masyarakat. Ubikayu atau singkong adalah salah satu sumber karbohidrat yang telah mulai diolah menjadi berbagai macam produk sebagai pengganti terigu maupun nasi. Telah muncul berbagai metode pengolahan singkong seperti gaplek, tepung ubikayu (tepung cassava), tiwul, tepung tapioca, beras analog (olahan singkong yang diolah menjadi bentuk mirip beras), dan tepung MOCAF/MOCAL (modified cassava flour = tepung singkong yang dimodifikasi). Ubi kayu/singkong (Manihot utilissima Pohl.; Manihot esculenta Crantz sin. ) termasuk tanaman hortikultura yang memiliki sifat cepat rusak apabila tidak ditangani dengan tepat. Harga ubi kayu yang rendah ditingkat petani, menjadikan petani mengalami kerugian jika hasil panen melimpah, sehingga diperlukan suatu teknologi yang dapat mengolah ubi kayu menjadi produk lain yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibandingkan ubi kayu segar. Teknologi yang sederhana sebagai upaya untuk melakukan diversifikasi pangan dan dapat diterapkan oleh petani diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi ubi kayu sekaligus pendapatan (ekonomi) dari anggota Kelompok Tani. Kata kunci: kemasan, mesin penepung, mocaf (modified cassava flour).
PEMBERDAYAAN PETANI DAN PETERNAK DI KECAMATAN DUAPITUE KABUPATEN SIDRAP DALAM PENGELOLAAN SUMBERDAYA LOKAL Ridwan, Ifayanti; Yassi, Amir; Budiman, .
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 1 OKTOBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4i1.5286

Abstract

Salah satu upaya pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan adalah melalui pemberdayaan masyarakat untuk mengelola sumber daya di pedesaan. Namun demikian, tingkat keterampilan dan pengetahuan masyarakat sangat berpengaruh pada pelaksanaan dan keberhasilan pemberdayaan ini. Upaya pemberdayaan masyarakat seyogyanya melibatkan usaha-usaha untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat sehingga dapat memotivasi partisipasi masyarakat dalam mengelola dua leading sector yang merupakan unggulan di pedesaan, pertanian, dan peternakan. Beberapa program dalam pelaksanaan KKN PPM UH Pemberdayaan Petani, dan Peternak ini adalah perbaikan teknologi pengelolaan lahan sawah tadah hujan, pengembangan sistem budidaya vertikultur, intensifikasi ternak itik dan pengembangan olahan produk lokal berbahan dasar ternak unggas. KKN PPMUH dilaksanakan di Desa Bila Kecamatan Dua Pitue Kabupaten Sidenreng Rappang dan diikuti oleh 14 orang mahasiswa dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan. Pelaksanaan diawali dengan sosialisasi program kerja kepada masyarakat dan kelompok tani dan peternak di lokasi mitra yang dilanjutkan dengan seminar program kerja. Beberapa program yang telah dilaksanakan yakni penyuluhan dan pelatihan serta pembuatan demplot pertanian organik padi pada lahan sawah tadah hujan, vertikultur sayur-sayuran dan budidaya ternak itik. Program KKN PPM UH disambut baik oleh warga di lokasi yang terlibat langsung dalam pelaksanaan pelatihan dan demplot. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dampak dari kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat kelompok tani dan peternak terkait beberapa hal yakni: pengelolaan budidaya padi secara organik, pembuatan POC dan Pestisida nabati serta intensifikasi budidaya ternak itik dan kewirausahaan telur asin.  Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, sumberdaya lokal, peningkatan produksi pertanian, peternakan dan perikanan.
DIVERSIFIKASI USAHA OLAHAN RUMPUT LAUT MELALUI PEMBUATAN EKADO Syarifuddin, Adiansyah; Laban, Sartika; Arsyad, Muhammad; Abdullah, Nurlaila; Bilang, Mariyati; Tahir, Mulyati Muhammad
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 1 OKTOBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4i1.5276

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu komoditas hasil laut yang diunggulkan dikarenakan memiliki kandungan yodium yang tinggi. Tingginya kandungan yodium yang dimiliki rumput laut membuat komoditas ini dapat dikembangkan menjadi produk subsitusi tepung terigu menjadi produk pangan olahan khususnya ekado. Ekado merupakan makanan yang dibungkus dengan adonan kulit pangsit. Adonan kulit pangsit terbuat dari tepung terigu dengan penambahan rumput laut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok usaha Matahari dalam menghasilkan ekado; (2) Meningkatkan pengetahuan kelompok usaha Matahari mengenai aspek keamanan pangan dan pemilihan jenis kemasan yang tepat; (3) Meningkatkan pengetahuan manajemen dan strategi pemasaran produk. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian yang dilakukan meliputi penyuluhan dan pelatihan. Metode penyuluhan dan pelatihan dilakukan untuk menjelaskan tentang manfaat ekado, cara membuat ekado, keamanan pangan dan pengetahuan manajemen dan strategi pemasaran. Sementara itu metode pelatihan diberikan untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu kelompok usaha Matahari membuat ekado dan mengemas vakum produk olahan rumput laut. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini adalah ibu-ibu kelompok usaha Matahari banyak memperoleh pemahaman diversifikasi olahan rumput laut seperti ekado. Selain itu peserta menyadari pentingnya keamanan pangan dalam proses produksi, pemilihan jenis kemasan yang tepat dan mengetahui cara penggunaan kemasan vakum. Bahkan, peserta juga menyadari pentingnya kemasan yang menarik dalam memasarkan produk olahan dan cara memasarkan produk olahan ekado. Kata kunci: diversifikasi, rumput laut, ekado, kemasan, keamanan pangan, promosi.
EDUKASI POTENSI DAMPAK NEGATIF SALURAN TRANSMISI DAYA LISTRIK YANG MELINTASI PEMUKIMAN PENDUDUK Yusran, .
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4iK.5444

Abstract

Saluran transmisi daya listrik merupakan bagian dari sistem ketenagalistrikan yang memiliki peran vital untuk menyalurkan daya yang dihasilkan oleh pembangkit-pembangkit listrik. Saluran transmisi ini adakalanya tidak dapat menghindari untuk melintasi wilayah pemukiman penduduk. Kondisi demikian sesungguhnya memiliki potensi dampak negatif yang harus diketahui secara baik dan benar oleh masyarakat. Hal tersebut tentunya membutuhkan program edukasi yang membahas tentang potensi dampak negatif yang dapat terjadi serta solusi yang ditawarkan. Salahsatu model edukasi yang dapat ditempuh berupa sosialisasi dialogis dengan menggunakan materi yang disusun berdasarkan referensi ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Materi sosialisasi membahas tentang potensi dampak berupa radiasi medan elektromagnetik, gejala korona, bagian metal bangunan yang bertegangan listrik serta terjadinya gangguan petir. Materi sosialisasi tersebut diharapkan dapat membangun pemahaman memadai bagi masyarakat agar dapat hidup secara bijaksana di bawah saluran transmisi. Kata kunci: saluran transmisi, listrik, potensi dampak negatif, edukasi, pemukiman penduduk.
SERVIKSKU SEHAT: UPAYA PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI PENYAKIT KANKER MULUT RAHIM Masadah, Rina; Hasanah, Huswatun; Manule, Yolanda; Rauf, Syahrul
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4iK.5435

Abstract

Kanker mulut rahim (kanker serviks) merupakan jenis kanker pada wanita yang mempunyai angka kejadian kedua tertinggi di dunia setelah kanker payudara, dimana terdapat sekitar 529.828 kasus baru setiap tahunnya. Di antara tumor ganas ginekologi, kanker serviks menduduki peringkat pertama terbanyak di Indonesia. Umur penderita yang tersering adalah 45-50 tahun, dengan harapan hidup 5 tahun hanya 40-50%. Tingginya angka kejadian kanker serviks karena belum maksimalnya upaya pencegahan dan deteksi dini pada pasien, akibat masih kurangnya pengetahuan mengenai penyakit ini, serta rasa malu untuk memeriksakan diri karena membuka pakaian dalam dan memeriksakan alat kelamin. Pada umumnya pasien datang sudah dalam stadium lanjut sehingga angka kematian penyakit ini masih sangat tinggi. Penyuluhan mengenai penyakit kanker serviks dan pemeriksaan sel serviks secara rutin sangat penting dilakukan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian wanita akibat penyakit ini di Indonesia.  Dilakukan penyuluhan terhadap 95 ibu-ibu masyarakat kelurahan Antang yang berlokasi di Rumah Tahfidz Antang, dan pemeriksaan sel mulut rahim (Pap smear) pada 95 ibu tersebut. Penyuluhan dilakukan dengan menampilkan gambar interaktif, dilanjutkan dengan tanya jawab. Sebelum dan setelah penyuluhan dilakukan pre-test dan post-test; dan sebelum dilakukan Pap smear, ibu diwawancara dan dicatat mengenai keluhannya. Hasil post-test menunjukkan 80% ibu meningkat pemahamannya mengenai kanker mulut rahim. Hanya 3 ibu yang hasil Pap smearnya normal. Terdapat 91 ibu menderita infeksi berbagai macam mikroorganisme, dan 1 ibu menderita penyakit pre-kanker serviks. Hasil pemeriksaan Pap smear diberikan kembali ke ibu melalui ketua Yayasan, dan ibu yang menderita kelainan dirujuk ke Puskesmas.Kata kunci: Kanker serviks, pap smear, penyuluhan.
KADER POSYANDU HARI INI: URGENSI PENYEGARAN KADER DI DESA POPO KABUPATEN TAKALAR Arundhana, Andi Imam; Jaya, Abdul Mollah; Rachmat, Muhammad; Ulfa, Nadia; Turisno, Natasha Tessalonica
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4iK.5423

Abstract

Kader merupakan pilar utama penggerak pembangunan kesehatan ibu dan anak di suatu wilayah. Salah satu perannya adalah menyediakan data faktual kondisi sasaran melalui Sistem Informasi Posyandu (SIP). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melihat kemampuan kader Posyandu di Desa Popo dalam menggunakan SIP dan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA). Kegiatan ini difasilitasi oleh Mahasiswa KKN – PPM gelombang 99 Universitas Hasanuddin pada bulan Juli 2018. Jumlah kader Posyandu yang hadir mencapai 17 orang dari lima dusun yang ada di Desa Popo. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pemaparan materi mengenai SIP dan KIA, simulasi pengisian SIP dan grafik pertumbuhan anak, dan diskusi kelompok terarah. Bidan desa hadir di kegiatan ini sebagai informan kunci. Terdapat 11,8% yang telah bekerja selama lebih dari 20 tahun, 70,6% dengan masa tugas lebih dari 10 tahun, dan hanya 17,6% yang baru 10 tahun terakhir menjadi kader. Hasil dari kegiatan ini adalah hanya 6% kader Posyandu yang pernah mengisi SIP, dan hanya 47,1% kader yang tahu menentukan usia anak pada KMS. Selain itu, hanya 11,8% yang dapat menentikan status gizi berdasarkan grafik pertumbuhan. Setelah pelaksanaan kegiatan, 100% kader dapat mengisi SIP, 94% kader dapat menentukan usia dan status gizi berdasarkan grafik pertumbuhan anak. Baik kader maupun Bidan Desa menganggap bahwa pelatihan ataupun penyegaran kader Posyandu sangat penting terutama dalam meningkatkan keterampilan pencatatan dan pelaporan di Desa. Lama kerja kader tidak menentukan keterampilan kader dalam mengisi SIP dan buku KIA. Pemerintah daerah Kabupaten Takalar perlu melakukan penyegaran kader sebagai upaya untuk meningkatkan performa kader dalam bekerja. Kata kunci: kader, Posyandu, bidan desa, Puskesmas, kesehatan ibu dan anak
PENGEMBANGAN DESA WISATA KERAJINAN BAMBU DI BRAJAN, SENDANG AGUNG, MINGGIR KABUPATEN SLEMAN S. A., Juhari; Zaenuri, Muchamad
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4iK.5440

Abstract

Persoalan utama dari UKM terutama pada sumberdaya yang dimiliki. Kelompok usaha UKM terutama yang mikro kecil tidak mempunyai sumberdaya yang berlebih, baik dari segi SDM, kelembagaan, dan promosi. Agar usaha yang tergolong mikro ini dapat berkembang maka perlu adanya dorongan dari luar untuk melakukan akselerasi. Kegiatan yang sifatnya pendampingan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensinya menjadi sangat penting. Usaha pelatihan kerajinan bambu di desa wisata Brajan Minggir Sleman juga menghadapi hal yang serupa.  Dari hasil pra-survey dan wawancara dapat diidentifiasi beberapa permasalahan antara lain: 1) belum tersedianya SDM pengelola yang professional; 2) belum tersedianya kurikulum dan bahan ajar; 3) belum tersedianya media promosi yang massif; dan 4) belum tersdianya instruktur yang kapabel. Dari permasalahan tersebut dalam proposal ini diajukan beberapa kegiatan antara lain: melakukan pelatihan bagi pengurus desa wisata untuk menjadi pengelola training center kerajinan bamboo yang profesional, menyelenggarakan focus grout discussion (FGD) penyusunan kurikulum dan bahan ajar,  pembuatan media promosi yang lebih massif, pelatihan bagi instruktur (training of trainers), dan pendampingan manajemen pelatihan. Dengan melalui program tersebut diperoleh output berupa: pengelola yang profesional, kurikulum pelatihan, materi bahan ajar, media promosi yang interaktif dan massif, brosur, dan tersedianya instruktur yang kapabel. Dari luaran itu dengan melalui pendampingan manajemen yang intensif akhirnya pusat pelatihan kerajinan bambu di desa wisata berlanjut dan menjadi profit center tersendiri dalam mendukung keberadaan desa wisata. Kata Kunci: Desa wisata, kerajinan bambu.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBUAT MULTIMEDIA BAGI PELAKSANA PPUPIK PUSAT PRODUKSI BENIH BERSERTIFIKAT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR Syamsia, Syamsia; Idhan, Abubakar; Kasifah, .
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4iK.5431

Abstract

Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) Pusat Produksi Benih Bersertifikat Universitas Muhammadiyah Makassar melaksanakan kegiatan produksi dan pemasaran benih jagung hibrida, biji botani bawang merah, dan kompos. Kegiatan Private Training Corel Video Studio merupakan salah satu kegiatan penunjang yang dilaksanakan oleh Tim Pelaksana PPUPIK untuk meningkatkan kemampuan IT karyawan PPUPIK dalam membuat multimedia. Multimedia merupakan integrasi beberapa media seperti audio, video, grafik, teks, animasi. Kegiatan ini diikuti oleh tim pelaksana, karyawan dan mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan PPUPIK. Kegiatan private training dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu: 1) ceramah; 2) pelatihan (workshop); dan 3) Konsultasi dan bimbingan online. Hasil pelaksanaan kegiatan ini telah memberikan pengetahuan dasar tentang lembar kerja pada program Corel Video Studio serta cara menggunakannya, peserta dapat mengedit video serta menyimpan dan membagikan video yang telah diedit melalui You Tube. Kata kunci: animasi, audio, grafik, konsultasi, teks.
PENINGKATAN EDUKASI EKONOMI KREATIF MELALUI PANCAKE TALA GUNA MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT JENETALLASA KABUPATEN JENEPONTO Amaliyah, .; Syafiin, Rezky Amalia; Anzari, Kun Arfandi Akbar
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4iK.5445

Abstract

Potensi lokal merupakan suatu aset nasional yang jika dimaanfaatkan secara maksimal dapat menambah pendapatan nasional untuk kesejahteraan rakyat. Namun, masyarakat Indonesia masih didominasi oleh kalangan yang secara praktis masih berada pada garis kemiskinan. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan angka kemiskinan meningkat hingga 28,95 juta atau mencapai 12.25 persen dari total penduduk di Indonesia. Salah satu penyebabnya, yaitu kurangnya sosialisasi dan penerapan pendidikan ekonomi kreatif di lingkungan masyarakat yang berada di wilayah pelosok (tertinggal), misalnya Kabupaten Jeneponto di Provinsi Sulawesi Selatan yang dikategorikan daerah tertinggal oleh Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional yang memiliki beragam potensi lokal diberbagai sektor diantaranya perkebunan, yaitu Pohon Lontar atau pohon tala. Pohon Lontar merupakan sumber komoditas penunjang ekonomi bagi masyarakat Desa Jenetallasa. Ironisnya, masyarakat setempat mengelolanya hanya menjadi gula merah dan minuman keras/tuak. Produk minuman kegemaran masyarakat Jeneponto kurang mendukung pembangunan ekonomi masyarakat Jenetallasa, maka diperlukan sebuah inovasi kreatif dan inovatif bagi masyarakat setempat. Oleh karena itu, tim menggagas program Pengabdian Masyarakat dengan judul “Peningkatan Edukasi Ekonomi Kreatif Melalui Pancake Tala sebagai upaya mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat Jenetallasa”, sebuah program yang dapat membentuk masyarakat yang memiliki jiwa entrepreneurship dan kompetitif dengan pemberian edukasi terkait ekonomi kreatif. Sehingga tidak hanya terbatas pada pengolahan gula merah dan tuak saja, tapi dapat lebih kreatif mengelola buah pohon tala menjadi produk berupa Pancake Tala yang bernilai ekonomis. Hal ini menjadi program baru dalam pemanfaatan pohon lontar dan peningkatan daya saing industri pangan di Kabupaten Jeneponto khususnya masyarakat Bangkala. Kata Kunci: Ekonomi kreatif, pancake Tala, Jeneponto.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI PEDESAAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN TERASI UDANG RUMPUT LAUT DI KABUPATEN MAROS Sheyoputri, Aylee Christine A.; Halik, Abdul
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4iK.5436

Abstract

Desa Bori Masunggu dan Desa Bori Kamase Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan merupakan daerah kawasan pesisir dan merupakan daerah  pembudidayaan rumput laut jenis Gracilaria verrucosa, namun terkadang secara kualitas hasil  produksinya belum mampu diserap pasar,  mengakibatkan turunnya harga.  Di sisi lain sebagai daerah pesisir dimana masyarakatnya selain membudidayakan rumput laut, juga berprofesi sebagai nelayan yang pada umum memperoleh hasil tangkapan sampingan berupa rebon (udang-udang kecil)  yang memiliki nilai jual yang sangat murah,  untuk itu diperlukan sentuhan inovasi teknologi agar masyarakat  dapat memperoleh tambahan penghasilan, salah satunya adalah usaha pembuatan terasi udang rumput laut. Dalam rangka mencapai target dan mewujudkan luaran, kegiatan dibagi menjadi 4 (empat) kelompok utama, yaitu 1) Pelatihan Pembuatan terasi udang rumput laut; 2) Pelatihan Pengemasan dan Pelabelan; 3) Pelatihan Pemasaran; dan 4) Pendampingan dalam rangka menjadi wirausaha baru yang profesional dalam mengelolah usaha. Hasil dan luaran yang telah dicapai dalam adalah: 1) Tercipta wirausaha baru di bidang pengolahan hasil-hasil perikanan khususnya produksi terasi udang rumput laut; 2) Terapan Iptek dalam rangka pemanfaatan udang rebon dan rumput laut; dan 3) Terwujudnya program pemerintah dalam  mensosialisasikan pengolahan hasil perikanan yang tergolong dalam perishable product yang memiliki masa simpan pendek dan cepat rusak.Kata kunci: Terasi bubuk, rumput laut, udang rebon.

Page 8 of 36 | Total Record : 353


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 1 OKTOBER 2025 Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 4 JULI 2025 Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 3 APRIL 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025 Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 1 OKTOBER 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 2 MEI 2024 Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 1 OKTOBER 2023 Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 2 MEI 2023 Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 1 OKTOBER 2022 Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 1 OKTOBER 2021 Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 2 MEI 2021 Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 1 OKTOBER 2020 Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 2 MEI 2020 Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019 Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 2 MEI 2019 Vol. 4 No. 1 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 1 OKTOBER 2018 Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 2 MEI 2018 Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 1 OKTOBER 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 MEI 2017 Vol 2, No 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 2 MEI 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 1 OKTOBER 2015 More Issue