cover
Contact Name
Eny Puspani
Contact Email
jurnaltropika@unud.ac.id
Phone
+62361-222096
Journal Mail Official
jurnaltropika@unud.ac.id
Editorial Address
Fakultas Peternakan Universitas Udayana Kampus UNUD, Bukit Jimbaran Badung, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Peternakan Tropika
Published by Universitas Udayana
ISSN : jurnaltr     EISSN : 27227286     DOI : https://doi.org/10.24843/JPT
Core Subject : Health,
Jurnal Peternakan Tropika (JPT) was published by the Faculty of Animal Husbandry, Udayana University. Jurnal Peternakan Tropika (JPT) is published regularly, three times a year, in January-April, May-August, and September - December. Jurnal Peternakan Tropika (JPT) summarizes various manuscripts in the field of animal husbandry such as nutrition, production, reproduction, post-harvest (processing and technology) and socio-economic fields of livestock. Open manuscripts for lecturers and researchers related to the field of animal husbandry, and open to S1, S2 and S3 students, by following the rules set by Jurnal Peternakan Tropika (JPT).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 718 Documents
APLIKASI BERBAGAI JENIS SLURRY DAN TINGKAT KADAR AIR TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL HIJAUAN Stylosanthes guianensis Suwartama I K.; A. A. A. S. Trisnadewi; M. A. P. Duarsa
Jurnal Peternakan Tropika Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.166 KB)

Abstract

The researchhas been to know the effect of various types of slurry and different soil water content and interaction to the growth and yield of Stylosanthes guianensis for 10 weeks at glass house research station of Animal Husbandry Faculty, Udayana University. Randomize block design was used in this experiment with split plot pattern. The main plot was type of slurry (cattle slurry, pig slurry and cattle bio-slurry) and the sub plot was soil water content {100% field capacity (FC) 85% FC, 70% FC, and 55%FC)}, therefore were 12 treatment combinations Per each unit of treatment repeated 3 times. Variables observed were plant height increase, number of leave increase, number of stern increase, dry weight of leaves, stem, root and total of forage, dry weight of leaves and stem ratio, dry weight of total forage and root, and leaves area. Results of the experiment showed that does not significantly interaction between type of slurry with high moisture content of the soil. To factors that type of slurry was not significantly different except on number of stern increase. Soil water content was not significantly different except on the increase of plant height, stem and total forage dry weight and dry weight of leaves and stem ratio. Based on the variables of the experiment, it could be concluded does not interaction between type of slurry and soil water content at all variables. That types of slurry was not significantly different, however cattle bio-slurry tend to give the highest result. Soil water content until 55% FC gave no affect both in growth and yield of Stylosanthes guianensis. Keywords: type of slurry, soil wter content, growth, Stylosanthes guianensis
PENGARUH PEMBERIAN LEVEL ENERGI TERHADAP KECERNAAN NUTRIEN RANSUM SAPI BALI BUNTING 7 BULAN Upeksa I G.N.D; N N. Suryani; N P. Sarini
Jurnal Peternakan Tropika Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.984 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level energi yang mampu untuk meningkatkan kecernaan nutrien ransum pada sapi bali bunting 7 bulan. Penelitian ini dilaksanakan di Stasiun Penelitian Peternakan Sobangan selama 3 bulan. Penelitian ini menggunakan 12 ekor sapi bali bunting 7 bulan yang diberikan perlakuan energi yang berbeda dan sapi dibagi dalam 3 kelompok sesuai dengan bobot badan. Pemberian level energi terdiri dari ransum yang mengandung 2000 kkal ME/kg (A), 2100 kkal ME/kg (B), 2200 kkal ME/kg (C) dan 2300 kkal ME/kg (D) dengan bobot badan awal 300 kg ± 23,31 dan diulang 3 kali. Analisis sampel ransum dan feses dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Udayana. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK). Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik , kecernaan serat kasar, kecernaan protein kasar. Hasil penelitian menunjukkan semakin meningkat kandungan energi ransum, maka semakin meningkat pula kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik, kecernaan serat kasar sapi yang paling tinggi adalah pada perlakuan D namun secara statistik menunjukkan perbedaan yang tidak nyata (P>0,05). Sedangkan kecernaan protein kasar diperoleh semakin menurun dengan semakin meningkatnya kandungan energi ransum walaupun secara statistik hasil tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (P>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ransum dengan level energi 2000-2300 ME/kg, tidak berpengaruh terhadap kecernaan nutrien ransum yang meliputi kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik, kecernaan serat kasar dan kecernaan protein kasar pada sapi bali bunting 7 bulan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap dengan Penerapan Manajemen Pemotongan Ayam dalam Menghasilkan Mutu Daging ASUH di Bali Dorothy Y. N. S.; N. W. T. Inggriati; I N. S. Miwada
Jurnal Peternakan Tropika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.48 KB)

Abstract

Research objectives were to know knowledge level and attidue of slaughtering chicken entrepreneur in the application of producing safe, healthy, fixed and “halal” meat in Bali. This study was conducted in two district, namely: city of Denpasar (UD. Budijaya), district of Tabanan (UD. Rasmin Indah and PT. Ciomas Adi Satwa), which lasts 3 months, start from May until July 2018. Selection of research locations using Purposive Sampling method and the determination of respondents was taken by census. Respondents from this study amounted 30 person, owners and the labour of chicken slaughterhouse (RPA). The data used in this study is the primary data and secondary data. The primary data obtain form the direct interview and observation while secondary data obtained from note in the Animal Husbandry and Animal Health Service of Bali province. The analysis used is qualitative descriptive analysis and spearmen level correlation test. The results of this study indicate that the level of knowledge is a high and attitudes are very positive while the application is excellent. Factors related to the application of chicken entrepreneurs as like as age has unreal relationship (p>0,10), the level of education has unreal relationship (p>0,10) with implementation with chicken entrepreneurs in Bali and the level of knowledge has a real relationship (p<0,10) with implementation of chicken entrepreneurs in Bali, as well as on the attidue of having a real relationship (p<0,10). The conclusion of this study shows that the level of knowledge is in the high category, attitudes are categorized as very positive, the application is in the very good category, and the level of knowledge and attitudes are significantly positive with the application of chicken slaughter management in producing ASUH chicken meat in Bali. Keywords: chicken slaughterhouse (RPA), the application of management.
Pengaruh Ekstrak Air Daun Kelor (Moringa Oleifera) Fermentasi Melalui Air Minum terhadap Kualitas Fisik Telur Ayam Lohmann Brown Umur 80 Minggu Tarigan Y. K. P.; I G. N. G. Bidura; D. P. M. A. Candrawati
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.184 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak air daun kelor (Moringa oleifera) fermentasi pada air minum ayam Lohmann Brown terhadap kualitas fisik telur. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan, tiap ulangan menggunakan tiga ekor ayam Lohmann Brown umur 80 minggu. Ketiga perlakuan tersebut adalah ayam Lohmann Brown yang diberikan air minum tanpa penambahan ekstrak air daun kelor fermentasi sebagai kontrol (K0), ayam Lohmann Brown yang diberikan penambahan 2% ekstrak air daun kelor fermentasi melalui air minum (K1), dan ayam Lohmann Brown yang diberikan penambahan 4% ekstrak air daun kelor fermentasi melalui air minum (K2). Variabel yang diamati pada penelitian ini meliputi rataan berat telur, persentase putih telur, persentase kuning telur, persentase kulit telur, dan tebal kulit telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan berat telur, persentase kuning telur, persentase kulit telur, tebal kulit telur yang diberi ekstrak air daun kelor fermentasi nyata (P<0,05) lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan kontrol, sedangkan pada persentase putih telur nyata (P<0,05) lebih rendah dibandingkan perlakuan kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak air daun kelor (Moringa oleifera) fermentasi pada ayam Lohman Brown dengan level 2% dan 4% dapat meningkatkan rataan berat telur, persentase kuning, persentase kulit telur, dan tebal kulit telur. Sedangkan pemberian ekstrak air daun kelor (Moringa oleifera) fermentasi dengan level 2% dan 4% dapat menurunkan persentase putih telur.
PERSEPSI PETERNAK TENTANG PROGRAM SISTEM PERTANIAN TERINTEGRASI BERBASIS SAPI BALI DI DESA SELUMBUNG DAN DESA MANGGIS, KECAMATAN MANGGIS, KABUPATEN KARANGASEM Ayundarini Pratiwi; N. W. Tatik Inggriati; I G. Suarta
Jurnal Peternakan Tropika Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.53 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Selumbung dan Desa Manggis yang berlangsung selama tiga bulan yaitu dari bulan April sampai Juni 2013. Pemilihan lokasi penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan penentuan responden ditentukan dengan metode sensus. Responden dari penelitian ini berjumlah 37 peternak yang merupakan semua anggota simantri di Desa Selumbung dan Manggis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peternak tentang program simantri berbasis sapi bali di desa Selumbung dan Desa Manggis serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Adapun pengukuran variabel menggunakan skala jenjang 5 (Singaribun dan Efendi, 1989). Untuk mengetahui hubungan antara factor digunakan metode Koefisien Korelasi Jenjang Spearmen (Siegel, 1977) sedangkan untuk melihat perbedaan dari persepsi, pengetahuan, pengalaman, sikap dan tujuan peternak digunakan metode Uji Mann Whitney (U-Test). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi peternak tentang program simantri berbasis sapi bali di Desa Selumbung lebih baik dibandingkan di Desa Manggis. Variabel pengetahuan, pengalaman, sikap, dan tujuan memiliki perbedaan sangat nyata antara responden di Desa Selumbung dan Desa Manggis.  Persepsi peternak di Desa Manggis berhubungan erat dengan sikap peternak, sedangkan di Desa Selumbung berhubungan erat dengan umur peternak.
PENGARUH PEMBERIAN KADAR AIR BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI HIJAUAN TANAMAN Indigofera zollingeriana Ranti M. A. D.; N. N Suryani; I K. M. Budiasa
Jurnal Peternakan Tropika Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.952 KB)

Abstract

This study aimed to determine the water content suitable for plant growth and forage plant Indigofera zollingerianaproduction. The research was carried out for 15 weeks in Greenhouse Research Station Faculty of Animal Husbandry at Udayana University, Jalan Raya Sesetan, GangMarkisa Denpasar. The experimental design used was completely randomized design (CRD) with five treatments, they were: 100%, 90%, 80%, 70%, and 60% of field capacity with five replications. The results showed that the plant height and number of leaves were significant (P
PENGARUH PENGGANTIAN RANSUM KOMERSIAL DENGAN AMPAS TAHU TERHADAPKOMPONEN KARKAS BABI RAS Stradivari G.E; Budaarsa K.; Puger A.W
Jurnal Peternakan Tropika Vol 3 No 3 (2015)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.831 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian ampas tahu pada tingkat tertentu dalam ransum komersial terhadap komponen karkas babi ras. Penelitian menggunakan babi ras sebanyak 16 ekor dilaksanakan di Br. Sekarmukti Desa Pangsan, Petang Badung selama 14 minggu. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Adapun keempat perlakuan tersebut terdiri dari P0 sebagai kontrol yaitu ransum komersial (Pakan komplit+polar) tanpa ampas tahu, P1:ransum  komersial 5% diganti dengan ampas tahu, P2: ransum komersial7,5% diganti dengan ampas tahu dan P3: ransum  komersial 10% diganti dengan ampas tahu. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah bobot potong, persentase karkas, komposisi fisik karkas, tebal lemak punggung, panjang karkas dan recahan karkas. Data yang diperoleh dianalisis ragam, apabila terdapat hasil berbeda nyata  (P<0,05) dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian ransum komersial dengan ampas tahu memberikan pengaruh berbeda nyata (P<0,05) terhadap komposisi fisik karkas, sedangkan untuk bobot potong, persentase karkas, tebal lemak punggung, panjang karkas, dan recahan karkas berbeda tidak nyata (P>0,05). Hasil penelitian dapat disimpulkan penggantianransum komersial (Pakan komplit+polar) dengan ampas tahupada tingkat 5%, 7,5%, 10% menghasilkan bobot potong, persentase karkas, tebal lemak punggung, panjang karkas dan recahan karkas yang sama pada setiap perlakuan Penggantian ransun komersial dengan ampas tahu pada tingkat 10% mampu menghasilkan persentase daging paling tinggi, tetapi persentase lemak dan kulit serta tulang yang paling rendah dari perlakuan lainnya.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI RUMPUT Paspalum notatum cv. Competidor PADA BERBAGAI KOMBINASI LEVEL PUPUK N, P, DAN Ca Stephanie B. M. M; I. B. G. Partama; I W. Wirawan
Jurnal Peternakan Tropika Vol 6 No 2 (2018): May - August 2018
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.51 KB)

Abstract

The purpose of this research is to find out the effect about growth and production of Paspalum notatum cv. competidor in various combination at different level of N, P, and Ca fertilizer. This research was conducted for 12 weeks at Greenhouse, Research Station of Animal Husbandry Faculty, Udayana University, Denpasar. This research is designed by Completely Randomized Design (CRD) with 10 treatments combination and 3 repeatements, so there were 30 pots of experimental unit with various combinantion fertilizer. The treatments combination was consist: control or without any fertilizer involved; 100, 150, 200 kg/ha of N fertilizer; 50, 100 kg/ha of P fertilizer, and 50, 100 kg/ha of Ca fertilizer in certain combination has been designed. Variable observed were plant length, number of leaf, number of branches, leaf dry weight, branches dry weight, total foarage dry weight, ratio of leaf dry weight and branches dry weight, leaf area, and the last chlorophyle content. According to the result of this research is showed that all of variables have significant result based on statistic test (P < 0,05) unless plant length and chlorophyle content showed non significant result (P > 0,05) based on statistic test. According to this research, combination of fertilize N150 P50 Ca50is giving the best result based on all of observed variable. Keyword: Paspalum notatum cv. Competidor, combination of fertilizer, fertilizer of N, P, Ca
Produktivitas Rumput Panicum maximum Cv. Trichoglume sebagai Dampak Substitusi Pupuk Organik terhadap Pupuk Urea pada Pemotongan Kedua Vino A; N. M. Witariadi; N. N. Candraasih
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.576 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas rumput Panicum maximum cv.Trichoglume sebagai dampak substitusi pupuk organik terhadap pupuk urea pada pemotongan kedua. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kaca Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Penelitian ini berlangsung selama 8 minggu. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari tujuh perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi : A = urea dosis 200 kg/ha; B = urea dosis 150 kg/ha +10 ton/ha bio slurry sapi; C = urea Dosis 100 kg/ha + 20 ton/ha bio slurry sapi; D = urea dosis 50 kg/ha + 30 ton/ha bio slurry sapi; E = urea dosis 150 kg/ha + 10 ton/ha bio slurry babi F = urea dosis 100 kg/ha + 20 ton/ha bio slurry babi G = urea dosis 50 kg/ha + 30 ton/ha bio slurry babi. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi aspek pertumbuhan, aspek produksi, dan aspek karakteristik. Hasil penelitian pada variabel pertumbuhan menunjukkan hasil berbeda tidak nyata (P>0,05) tetapi pada jumlah anakan pada perlakuan A menunjukkan berbeda nyata (P<0,05), pada variabel produksi secara statistic menunjukkan berbeda nyata (P<0,05) terhadap perlakuan D, pada variabel karakteristik tumbuh menunjukkan berbeda nyata (P<0,05) terhadap perlakuan F dan pada luas daun menunjukkan berbeda nyata (P<0,05) terhadap perlakuan D. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa subtitusi pupuk urea 50 kg/ha ditambah dengan 30 ton/ha bio slurry babi memberikan hasil produktivitas rumput Panicum maximum cvTrichoglume terbaik. Kata kunci: Bio slurry, bio slurry babi, jenis pupuk, dosis pupuk, rumput benggala
PENGARUH PENGGANTIAN POLLARD DENGAN DEDAK PADI YANG DISUPLEMENTASI MINERAL-VITAMIN KOMPLEKS DALAM RANSUM TERHADAP KARKAS BABI RAS SILANGAN UMUR 2-6 BULAN Juniartha I P.; N W. Siti; I. A. P. Utami
Jurnal Peternakan Tropika Vol 8 No 1 (2020): Issue 8 No. 1 (2020)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.8 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat penggunaan mineral- vitamin kompleks dalam ransum terhadap bobot potong dan karkas pada babi ras persilangan umur 2-6 bulan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri 3 perlakuan dan 4 kelompok sebagai ulangan, pengelompokan berdasarkan berat badan. Perlakuan yang dicobakan ransum dengan pollard tanpa suplementasi mineral-vitamin kompleks, (A) ransum penggantian pollard dengan dedak padi tanpa disuplementasi mineral-vitamin kompleks (B) ransum penggantian pollard dengan dedak padi yang disuplementasi mineral-vitamin kompleks sebanyak 0,20% (C). Variabel yang diamati adalah bobot potong, bobot karkas dan persentase karkas. Hasil penelitian menunjukan bahwa ransum penggantian pollard dengan dedak padi yang disuplementasi mineral-vitamin kompleks sebanyak 0,20% tidak nyata (P>0,05) dapat meningkatkan bobot potong, bobot karkas dan persentase karkas pada babi ras persilangan umur 2-6 bulan. Dapat disimpulkan bahwa suplementasi 0,20% mineral-vitamin kompleks dalam ransum dapat meningkatkan bobot potong, bobot karkas dan persentase karkas pada babi ras persilangan. Kata kunci : babi ras persilangan, karkas, suplementasi mineral-vitamin kompleks

Page 4 of 72 | Total Record : 718