jurnal niara
The scope includes but is not limited to topics, e.g. public policy, administrative reform, corporate governance, collaborative governance, dynamic public services, e-government, digital governance, e-commerce, local government studies, multi-level governance, financial institutions, behavioral finance, innovation, entrepreneurship, microfinance, human resource, knowledge management, leadership, strategic management, organizational development, institutionalization, organizational behavior, learning culture, fiscal policy, tax administration, international tax, politics of taxation, welfare and national security, and sustainable development
Articles
431 Documents
Kesepakatan KTT ASEAN 2023 Dalam Bidang Transformasi Teknologi Fintech Dalam Dukungan Pencapaian ASEAN Connectivity 2025
Audry Rambudevi Juanaline Mboeik;
Triesanto Romulo Simanjuntak;
Roberto Oktavianus Cornelis Seba
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v17i2.22983
Penelitian ini membahas tentang kesepakatan yang dicapai dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43 di Indonesia pada tahun 2023. Fokus pada transformasi teknologi fintech, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kesepakatan tersebut dapat membantu mencapai tujuan ASEAN Connectivity 2025 dalam sektor digital innovation. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kesepakatan terkait isu digitalisasi dalam teknologi fintech dapat meningkatkan kemampuan infrastruktur, inovasi, dan logistik di ASEAN, serta meningkatkan kemampuan negara-negara anggota ASEAN dalam bersaing secara inklusif dan mempererat hubungan antarnegara. Kesepakatan tersebut memiliki peranan penting untuk memperkuat ketahanan keuangan di setiap negara. Salah satunya dengan mendorong penggunaan mata uang lokal agar dapat menjadi salah satu faktor yang mendukung investasi lintas batas di kawasan ASEAN dan juga perdagangan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian secara kualitatif untuk mendeskripsikan fenomena secara lebih mendalam dan menyeluruh
Implementasi Kebijakan Smart City Madani Melalui Mal Pelayanan Publik Di Kota Pekanbaru
Nadya Khairunnisa;
Zaili Rusli;
Febri Yuliani
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v17i2.22986
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan Smart city Madani melalui Mal Pelayanan Publik di Kota Pekanbaru beserta faktor penghambatnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan melakukan wawancara kepada informan terpilih, selanjutnya data yang didapat dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mal Pelayanan Publik belum dapat mendukung implementasi kebijakan Smart city Madani karena belum membawa perubahan nyata dalam pelayanan masyarakat di Kota Pekanbaru. Hal ini disebabkan masih ada ketidaksepemahaman antara instansi yang tergabung di MPP dengan standar pelayanan yang ditetapkan MPP terkait jam aktif pelayanan meskipun sudah memiliki SOP dan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Belum adanya mekanisme pengawasan yang mengatur hal ini karena hanya mengandalkan MoU dan juga perjanjian kerjasama. Masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui fungsi MPP, dan tidak sedikit yang kecewa atas pelayanan yang diberikan. Kenyataan di lapangan menunjukkan dari segi SDM khususnya bagian informasi masih sangat minim. Kebijakan pembangunan MPP ini pada awalnya menjadi bukti nyata terobosan dan inovasi pelayanan DPMPTSP Kota Pekanbaru dalam mendukung smart city Madani dengan melibatkan seluruh instansi pelayanan yang ada untuk bersama-sama meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Akan tetapi ditengah usia MPP yang terbilang masih baru serta masih memiliki banyak kekurangan yang perlu fokus dibenahi, justru muncul isu dan wacana mengubah sebagian gedung MPP menjadi alun-alun Ruang Terbuka Hijau (RTH) sehingga potensi besar MPP saat ini seakan-akan tidak lagi menjadi perhatian utama kebijakan pemerintah. Akibatnya, banyak masyarakat menganggap bahwa keberadaan MPP ini tidak lagi mendukung kebijakan smart city madani. Terdapat faktor yang menghambat implementasi kebijakan Smart city Madani melalui Mal Pelayanan Publik di Kota Pekanbaru terdiri dari kurangnya sosialisasi, keterbatasan kuota pelayanan dan masih rendahnya literasi digital masyarakat
Dukungan Australia Melalui Sister Province Jateng-Queensland Pada Sektor Kesehatan Pasca Covid-19
Regina Beta Finessean Loso;
Triesanto Romulo Simanjuntak;
Novriest Umbu Walangara Nau
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v17i2.23055
Pandemi Covid-19 memberikan perubahan yang cukup signifikan bagi keadaan global dan Jawa Tengah terkhususnya. Masyarakat telah merasakan dampaknya diseluruh sektor kehidupan manusia, terutama kesehatan. Dalam hal ini, pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan PSBB dan Jogo Tonggo di Jawa Tengah yang didalam kebijakannya juga membatasi aktivitas masyarakat. Kebijakan tersebut membuat keadaan perekonomian yang tumbuh secara negatif. Oleh sebab itu, berbagai upaya telah dilakukan Indonesia untuk memulihkan kembali keadaan. Salah satunya adalah melalui Kerjasama Sister Province yang dilakukan oleh Jawa Tengah dan Queensland. Maka, dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bantuan-bantuan yang diberikan oleh pemerintah Australia terutama Queensland pada saat pemulihan pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan menggunakan teknik analisis berdasarkan Miles Huberman. Dalam penelitian ini juga akan dianalisis dengan menggunakan teori Liberalisme dan mendapatkan hasil bahwa terdapat bantuan donasi yang kemudian diimplementasikan ke sektor kesehatan dan sosial kepada masyarakat Jawa Tengah. Bantuan tersebut akhirnya dapat membantu pemerintah Jawa Tengah untuk mempercepat distribusi vaksin dan untuk daya ungkit ekonomi masyarakat sehari-hari.
Optimasi Kepuasan Pengguna Melalui Kualitas Layanan Digital Di Era Society 5.0
Dery Arya Pandhika;
Riswanda;
Titi Stiawati
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v17i2.23148
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membawa perubahan besar dalam pelayanan public termasuk Kantor Pertanahan. Pada era Society 5.0, teknologi digital menjadi kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik, berkelanjutan, dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas kegunaan, kualitas informasi, kualitas interaksi, dengan kepuasan pengguna. Tempat penelitian yaitu Kantor Pertanahan Kota Cilegon dengan jumlah sampel yaitu 102 PPAT. Data dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kualitas kegunaan, kualitas informasi, kualitas interaksi, dengan kepuasan pengguna layanan website Kantor Pertanahan Kota Cilegon. Penelitian ini memberikan saran perlunya optimalisasi berkelanjutan mengenai kepuasan melalui analisis, pembaruan rutin, dan umpan balik pengguna
Pentingnya Motivasi Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan
Esisuarni;
Hanif Alkadri;
Nellitawati
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v17i2.23149
Penelitian ini bertujuan untuk merangkum serta mendeskripsikan bagaimana pentingnya motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ilmiah ini adalah dengan menggunakan metode kajian pustaka (Library Research). Motivasi berperan sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kinerja karyawan. Dalam artikel ini, disajikan beberapa strategi yang efektif dalam meningkatkan motivasi kerja, seperti memberikan peluang untuk perkembangan dan pertumbuhan, memastikan kemantapan peran, serta memberikan kesempatan untuk ikut dalam proses pengambilan keputusan. Selain itu, penting juga untuk memberikan motivasi yang sesuai dengan kebutuhan individu karyawan. Motivasi yang kuat menjadi kunci untuk mencapai kinerja yang optimal dalam diri setiap karyawan. Pemimpin mempunyai peranan yang penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendorong semangat karyawan dengan memberikan pengakuan atas prestasi, tantangan yang menantang dan pastinya menyelaraskan tujuan organisasi dengan individu. Dengan cara ini, diharapkan karyawan akan lebih termotivasi, memiliki keyakinan, dan komitmen yang kuat terhadap organisasi, sehingga kinerja mereka dapat meningkat secara signifikan.
Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masyarakat Dalam Meningkatkan Perilaku Sehat Di Kelurahan Rawa Arum Kecamatan Gerogol Kota Cilegon (Studi Pada Program Kampung Keluarga Berkualitas)
Nabilla Putri Wahyuni;
Hidayatullah Haila;
Herlina Siregar
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v17i2.23151
Kesejahteraan merupakan kondisi di mana individu dapat memenuhi kebutuhan pokok seperti sandang, pangan, pendidikan, lapangan pekerjaan, dan kesehatan. Kondisi ekonomi keluarga berpengaruh pada tingkat pendidikan masyarakat. Pendidikan adalah bagian dari pembangunan nasional untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat. Tingginya angka kemiskinan dan putus sekolah di Indonesia mendorong pemberdayaan melalui pendidikan nonformal. Pembelajaran masyarakat adalah upaya untuk memperkuat kewenangan golongan lemah dalam masyarakat. Pembelajaran ini bertujuan untuk mencapai perubahan sosial dengan melibatkan masyarakat secara aktif. Pendekatan berbasis masyarakat bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat untuk memecahkan masalah sendiri. Kualitas hidup dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan perilaku sehat, investasi dalam kesehatan masyarakat merupakan investasi masa depan bagi negara. Pencegahan penyakit melalui vaksinasi, gaya hidup sehat, dan pemeriksaan rutin mengurangi beban biaya perawatan medis di masa depan. Jumlah penduduk yang besar membutuhkan sumber daya yang cukup, pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali dapat menyebabkan masalah kompleks seperti kemiskinan dan pengangguran. Program Kampung Keluarga Berkualitas (KB) bertujuan mengendalikan pertumbuhan penduduk dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kampung KB Melati di Kota Cilegon adalah contoh program Kampung KB yang berhasil. Program ini melibatkan berbagai sektor pembangunan dan berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan penduduk, dukungan dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam keberhasilan program-program pemberdayaan seperti Kampung KB. Evaluasi program pemerintah yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat diperlukan untuk perbaikan yang berkelanjutan. Penelitian tentang pendekatan pembelajaran berbasis masyarakat dalam meningkatkan perilaku sehat di Kelurahan Rawa Arum Kecamatan Gerogol Kota Cilegon merupakan langkah penting dalam memahami dampak dan kekurangan program-program tersebut
Peran Alokasi Dana Desa Dalam Mewujudkan Desa Mandiri Studi Kasus Nagari Lubuk Layang Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat
Yona Sufrita;
Asdi Agustar;
Osmet
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v17i2.23152
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan kegiatan yang dilakukan menggunakan ADD. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus, dimana nagari Lubuk Layang Kecamatan Rao Selatan dipilih sebagai kasus. Nagari Lubuk Layang dikategorikan sebagai nagari tertinggal berdasarkan skor Indeks Desa Membangun (IDM). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (indepth interview) terhadap sejumlah informan kunci (key informan) yang terdiri dari wali nagari, sekretaris nagari, keur keuangan nagari, ketua dan anggota BAMUS. Pengelolaan keuangan didasarkan kepada Permendagri No. 20 tahun 2018 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Hasil penelitian didapatkan bahwa dilihat dari indikator perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan dan pertanggungjawaban, pengelolaan ADD di Nagari Lubuk Layang sudah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sedangkan jenis kegiatan yang dilakukan, mayoritas berupa kegiatan fisik yang fungsinya mendukung proses pemberdayaan masyarakat dalam upaya mewujudkan nagari mandiri.
Free & Open Indo-Pasific Sebagai Grand Strategy as Dalam Peningkatan Perekonomian PNG
Venerini Gisela Wanguwesio;
Triesanto Romulo Simanjuntak;
Christian H J de Fretes
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v17i2.23153
Free and Open Indo-Pasific merupakan grand strategy Amerika Serikat, yang bertujuan agar antar masyarakat dan pemerintah memiliki visi yang selaras terkait Indo-Pasifik yang sama dalam perdamaian, stabilitas, serta wilayah yang bebas dan terbuka. Penulis melihat bahwa FOIP memberikan pengaruh terhadap peningkatan perekonomian pada tahun 2022 yang disebabkan oleh hubungan bilateral antar AS-PNG. Hubungan ekonomi bilateral yang terjalin antara AS-PNG tidak hanya membantu kestabilan perekonomian PNG tetapi juga menjadi investasi bagi masa depan AS dikarenakan posisi strategis dan potensi besar yang dimiliki oleh PNG. Maka dari itu, penulis menggunakan konsep kepentingan nasional dan liberalisme. Dengan Teknik pengambilan data sekunder dan metode penelitian kualitatif, tulisan ini akan membahas bagaimana Free and Open Indo Pasific sebagai grand strategy Amerika Serikat, dapat meningkatkan stabilitas perekonomian di Papua Nugini.
Implementasi Kelengkapan Persyaratan Penyelesaian Tindak Pidana Penganiayaan Berdasarkan Restoratif Justice Di Kota Pekanbaru
M. Irvan Ramadhan;
Ardiansah;
M. Yusuf DM
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v17i2.23156
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Untuk Menganalisis Implementasi Kelengkapan Persyaratan Penyelesaian Tindak Pidana Penganiayaan Berdasarkan Restoratif Justice Di Kota Pekanbaru Berdasarkan Peraturan Kepolisian Nomor 08 Tahun 2021 Tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. Untuk Menganalisis Hambatan Dan Upaya Mengatasi Hambatan Dalam Implementasi Kelengkapan Persyaratan Penyelesaian Tindak Pidana Penganiayaan Berdasarkan Restoratif Justice Di Kota Pekanbaru Berdasarkan Peraturan Kepolisian Nomor 08 Tahun 2021 Tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. Metode yang dipergunakan adalah penelitian hukum sosiologis. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Implementasi kelengkapan persyaratan umum penyelesaian tindak pidana ringan berdasarkan Restorative justice menurut Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 08 Tahun 2021 bahwa penyelesaian yang adil dan memulihkan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat. Kelengkapan persyaratan umum tersebut mencakup proses mediasi, pertemuan antara pelaku dan korban, kesepakatan bersama, peran aktif dari petugas penyelesaian sengketa dalam membantu proses tersebut, serta perlindungan hak-hak korban. Hambatan Dalam Implementasi Kelengkapan Persyaratan Penyelesaian Tindak Pidana Penganiayaan Berdasarkan Restoratif Justice Di Kota Pekanbaru Berdasarkan Peraturan Kepolisian Nomor 08 Tahun 2021 Tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif bahwa Kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang konsep Restoratif Justice. Upaya Mengatasi Hambatan Dalam Implementasi Kelengkapan Persyaratan Penyelesaian Tindak Pidana Penganiayaan Berdasarkan Restoratif Justice Di Kota Pekanbaru Berdasarkan Peraturan Kepolisian Nomor 08 Tahun 2021 Tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif, bahwa Penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang konsep Restoratif Justice serta manfaatnya. Hal ini akan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya partisipasi dalam proses restoratif, Peningkatan pelatihan dan kapasitas petugas penegak hukum yang terlibat dalam penanganan kasus restoratif. Dengan peningkatan kompetensi, petugas akan dapat melaksanakan tugas
Peran Diaspora Dalam Mendukung Gastrodiplomasi Pada Program Co-Branding Indonesia Di Australia 2018-2020
Monika Sari Wijaya;
Triesanto Romulo Simanjuntak;
Novriest Umbu Walangara Nau
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/niara.v17i2.23158
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa bagaimana peran diaspora Indonesia dalam mendukung gastrodiplomasi Indonesia pada program Co-Branding di Australia tahun 2018-2021, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif, dengan sumber data sekunder melalui studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif yaitu dengan mengeksplorasi, meriset, dan mereduksi data yang telah diperoleh dari penelitian terdahulu, buku, karya ilmiah, dokumen, website, dan laporan. Hasil dari penelitian ini adalah Gastrodiplomasi yang diimplementasikan oleh pemerintah untuk meningkatkan national branding melalui Program Co-Branding Wonderful Indonesia Diaspora tahun 2018-2021 yang diselenggarakan oleh Kemenparekraf bersama dengan restoran diaspora belum memperoleh hasil yang maksimal karena beberapa alasan, antara lain belum adanya regulasi khusus terkait pelaksanaan gastrodiplomasi, juga tidak adanya grand design dan roadmap yang jelas terkait program tersebut.