Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Psychological profile of correctional child (andikpas) of sexual violence in child correctional institution (LPKA) Class II Muara Bulian Jambi: Psychological profile of correctional child of sexual violence in child correctional institution Rofi'ah, Nisrina; Pramudiani, Dessy; Raudhoh, Siti
Mediapsi Vol 10 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2024.0010.01.954

Abstract

Cases of sexual violence against children are increasingly prevalent in Indonesia and involve underage individuals as perpetrators. Criminal profiling can be carried out to find out the background and factors that influence these actions. This research uses qualitative research methods, through a narrative approach, and uses data analysis according to Miles and Huberman's theory. Data validity using the degrees of trust (credibility) test method. The respondents in this study were three adolescent perpetrators of sexual violence against children and were assessed using observation, interviews, document studies, and 6 types of psychological tests. The results of this study show that the three respondents have a psychological profile, namely having a less harmonious relationship with the family, experiencing academic problems, already knowing the victim from before the incident, the scene of the incident being in a quiet location, having a motive to fulfill sexual urges, and making persuasion and threats to the victim. Parents and other adults in the adolescent environment should prioritize the psychological well-being of adolescents to prevent the emergence of sexual violence in adolescents, given that there are both internal and external factors that encourage violent behavior in adolescents.Keywords: criminal profiling, correctional child, sexual violence
Minat dan Tujuan Jangka Panjang pada Mahasiswa Baru di Universitas X Provinsi Jambi Rahman, Marlita Andhika; Raudhoh, Siti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i9.2025.4

Abstract

Mahasiswa baru di tahun pertama kuliah sedang menyesuaikan diri dengan aktivitas lingkungan akademik dan sosial di perguruan tinggi. Salah satu permasalahan yang dialami mahasiswa baru pada masa transisi berhenti kuliah di tahun ajaran berikutnya, setelah ditelusuri hal itu terjadi karena berbagai alasan seperti ketidaksesuaian kemampuan dengan minat, pilihan orang lain dan jurusan yang ditekuni pilihan terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penilaian kesesuaian antara minat dengan jurusan dan tujuan jangka panjang mahasiswa baru terhadap orientasi masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei, dengan responden berjumlah 207 mahasiswa baru tahun 2021 di Universitas X Provinsi Jambi. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui google form. Analisa data menggunakan teknik kategorisasi dan tabulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 25,6% mahasiswa baru memberikan kriteria penilaian 8 dari 10, artinya mereka menganggap sesuai antara minat dengan jurusan kuliahnya. Sedangkan yang menganggap tidak sangat sesuai sebanyak 1,4% dengan memberikan penilaian 0 dari 10. Selain itu, peninjauan dari penetapan tujuan jangka panjang yang sesuai dengan kriteria SMART Goal (Spesifik, Terukur, Dapat dicapai, Realistis, dan Terikat Waktu) hanya 1% mahasiswa baru. Dua puluh empat persen mahasiswa masih memiliki tujuan yang ambigu dan tidak jelas, dan 14% mahasiswa lainnya belum memiliki tujuan jangka panjang. Sebagian besar mahasiswa baru di Universitas X Provinsi Jambi memiliki tingkat kesesuaian antara minat dengan jurusan sesuai dengan kriteria penilaian yang diberikan. Sedangkan penetapan tujuan jangka panjang pada mahasiswa baru dapat disimpulkan belum memenuhi kriteria SMART Goal (Spesifik, Terukur, Dapat dicapai, Realistis, dan Terikat Waktu).
VALIDITAS ISI MODUL ‘SKEMA’ UNTUK MENINGKATKAN STRATEGI KOPING MENGHADAPI STIGMA PADA KLIEN REHABILITASI PENYALAHGUNAAN NARKOBA Humairoh, Farras Shopy; Hafizah, Nurul; Raudhoh, Siti; Rahim, Beny
Proyeksi Vol 20, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.20.1.32-43

Abstract

Stigma terhadap klien rehabilitasi penyalahgunaan narkoba masih merajalela sehingga berdampak pada gaya kopingnya yang cederung kurang tepat dalam menyikapi dampak penyalahgunaan narkoba, yaitu relapse. Belum terdapatnya panduan edukasi khusus terkait hal tersebut melatarbelakangi penyusunan modul psikoedukasi strategi koping dalam menghadapi stigma terhadap klien rehabilitasi penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas isi dari Modul Psikoedukasi ‘SkeMa’ untuk Klien Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba dalam Menghadapi Stigma. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif uji validitas isi modul dengan model 3D (Define, Design and Develop). Data penelitian diperoleh melalui prosedur judgement pemberian skor rating oleh ahli atau validator yang ditentukan secara purposive yaitu psikolog bidang peminatan klinis dan konselor adiksi. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif aiken’s V untuk menilai kesesuaian isi dengan konstruk yang diukur. Penelitian ini menunjukkan hasil validasi isi modul dengan rentang skor yang bergerak pada angka 0,66 – 0,91. Berdasarkan hasil uji validitas modul SkeMa dapat disimpulkan valid untuk digunakan dengan beberapa saran dan perbaikan dari validator. Kriteria tersebut dinilai berdasarkan isi materi, penyajian, bahasa serta kemudahan dalam pelaksanaan psikoedukasi dalam meningkatkan strategi koping klien penyalahgunaan narkoba.The stigma towards drug abuse rehabilitation clients is a common issue that still often results in an impact on their coping styles, which tend to be less appropriate in responding to impact of drug use. Due to the lack of specific educational guidance on this matter, psychoeducational modules have been prepared to help clients overcome stigma. This research aims to test the validity of the content of the 'SkeMa' Psychoeducational Module for Drug Abuse Rehabilitation Clients in Facing Stigma. This research uses a descriptive study to test the validity of the module content with using a 3D model (Define, Design and Develop). Research data was collected through a judgment procedure by clinical psychologists and addiction counselors who rated the module content. Data was analyzed using Aiken's V descriptive analysis to assess content suitability for the measured construct. The research validated the module content with a score range between 0.66 – 0.91. After validating the SkeMa Module, it can be concluded that it is valid for use with some suggestions and improvements from validator. The criteria are based on content, presentation, language, and ease of implementing psychoeducation for improving client’s coping strategies for drug abuse.
Sharing S3 Journey: Meningkatkan Motivasi dan Kesiapan Studi Doktor melalui Kegiatan Sharing Session Nofrianda, Rion; Raudhoh, Siti; Ulivia, Ayu; Kurniawan, Imam; Pramudiani, Dessy; Andriani, Annisa; Agraiza, Dinda; Laensadi, Azkya Milfa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan dalam bentuk sesi berbagi pengalaman studi doktoral secara daring melalui Zoom, ditujukan untuk dosen di lingkungan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman dan motivasi para dosen terhadap peluang studi lanjut S3, strategi memperoleh beasiswa, serta cara menghadapi tantangan selama studi. Narasumber merupakan penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) tahun 2023 yang saat ini tengah menempuh pendidikan doktoral di Universitas Padjadjaran. Sebanyak 22 peserta mengikuti kegiatan ini, dan 18 orang (81,8%) memberikan umpan balik melalui formulir evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan respons yang sangat positif: dua aspek memperoleh skor sempurna (5.00), yakni kesesuaian materi dan relevansi dengan kebutuhan peserta; sementara aspek lainnya juga mendapat skor tinggi (4.61–4.94). Kegiatan ini dinilai bermanfaat, informatif, dan inspiratif oleh peserta. Umpan balik juga menunjukkan perlunya durasi diskusi yang lebih panjang serta adanya harapan kegiatan ini dapat diformalkan melalui pengakuan institusi profesi. Kelebihan kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif, materi kontekstual, serta pengalaman narasumber yang autentik. Kekurangannya terletak pada keterbatasan waktu dan keterbatasan interaksi emosional akibat format daring. Hasil kegiatan memberikan dasar bagi pengembangan forum mentoring antar-dosen serta mendorong institusi untuk merancang kebijakan yang mendukung studi lanjut staf akademik.
THE PEOPLE’S KNOWLEDGE AND INTENTION IN USING ONLINE PSYCHOLOGICAL INTERVENTIONS Raudhoh, Siti; Iranda, Agung; Annisa, Verdiantika; Rahman, Marlita Andhika
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2023): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Special Issues: Jambi M
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmj.v11i2.25144

Abstract

Background The development of telepsychology in Indonesia is inseparable from the impacts of the Covid-19 pandemic. One of its manifestations is online-based psychological interventions. With numerous growing applications in Indonesia, most of these services only provide counseling via chat with a psychologist. Indeed, the forms of online-based psychological interventions are not limited to chat. Further identifications are required to see if these online-based psychological interventions appeal to the community. This study aims to depict the knowledge and intention of the community to use online psychological interventions and the correlation between them. Method This study was quantitative research with survey method. The number of involved respondents was 127 male and female respondents aged 17-40. Result Research results show that 39.37% of respondents fell into the moderate category of knowledge, 22.04% fell into the low category, and 26.77% fell into the high category. About 49.61% of respondents indicated moderate intention, and 22.83% indicated a reasonably high intention to use online psychological interventions should they face mental health issues. Online interventions perceived as appealing for the community should they experience mental health issues were web-based intervention, psychologist-guided online therapies, application-based online interventions, and chat counseling. Discussion Public knowledge of online psychological intervention is quite adequate. However, there are still a number of issues that the community doesn't understand, such as intervention design and understanding regarding the effectiveness of online psychological intervention. Nonetheless, people's intention to use psychological intervention is increasing in line with the challenges during the Covid-19 pandemic, which required people to use digital technology in their daily lives. Furthermore, efforts are needed to provide public understanding regarding the use of online psychological intervention. Conclusion The community has sufficient knowledge and interest in online psychology services. There is a positive relationship between knowledge and intention to use online psychological interventions. Education is needed to increase public understanding regarding online interventions. Keywords: telepsychology, online interventions, mental health
CONTENT VALIDITY OF PBL TUTORIAL INSTRUMENT FOR PROBLEM-BASED LEARNING Nindya Aryanty; Siti Raudhoh; Rita Halim
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 11 No. 3 (2023): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Special Issues: Jambi M
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmj.v11i3.26433

Abstract

Background: Problem-based Learning (PBL) is characterized by tutorial learning method where learning triggered using structured scenarios to initiate and stimulate student discussion in a small group, with facilitation by a tutor. Student performance during tutorial should be assessed by the tutor. Sim et al. from the University of Malaya developed PBL Tutorial Instrument measuring participation and communication ability, cooperation/team building skills, understanding/ reasoning skills, knowledge/skills gathering information. PBL Instrument Objective: This study aims to construct a new valid tutorial assessment instrument through adaptation and modification of the previous instrument developed by Sim et al. Method: This study consisted of 3 stages: forward translation, backward translation, and expert review. Forward translation is the process of translating instruments from English to Indonesian language. The results of the forward translation are given to different translators for a backward translation process. Instrument then submitted to seven experts to be validated and provide suggestions regarding the content and sentences used in the instrument items. The content validation process is carried out using the CVI and S-CVI score. Results: Forward and backward translation results shows that 20 items in the instrument were confirmed to be consistent with the original instrument. However, the first round of content validity process resulted I-CVI score for every item is ≥ 0.86 and the S-CVI score 0.99. Several experts suggested revision for item sentences corresponding with actual PBL implementation in the institution. Items were revised then the same experts then re-validated the revised instrument. Result showed the I-CVI and S-CVI score are 1.00. Conclusion: This research produced a valid Indonesian language version of the PBL assessment instrument, so that it can be used as an instrument to evaluate student performance in tutorial. Pilot studies need to be carried out further to obtain an analysis of the validity and reliability of the instrument. Keyword: instrument, PBL Tutorial, assessment
Media Roda Putar sebagai Intervensi untuk Meningkatkan Pengucapan Huruf pada Anak Tuna Rungu Yatmi, Nuzul; Rahman, Marlita Andhika; Raudhoh, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4195

Abstract

Media pembelajaran merupakan komponen penting yang dapat memengaruhi hasil belajar, terutama bagi anak berkebutuhan khusus seperti anak tunarungu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media roda putar dalam meningkatkan kemampuan pengucapan huruf pada anak tunarungu. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain satu kelompok pretest-posttest. Subjek penelitian adalah anak tunarungu di SLB Harapan Mulia Kota Jambi, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test pada software JASP 0.9.0.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media roda putar secara signifikan meningkatkan kemampuan pengucapan huruf (p = 0,027). Selain itu, media ini juga terbukti mampu meningkatkan antusiasme, motivasi, dan keterlibatan anak selama proses pembelajaran, yang merupakan aspek penting dalam psikologi pendidikan