Resiliensi memiliki kontribusi yang cukup tinggi terhadap tingkat kesehatan mental mahasiswa. Sebagai kualitas diri yang dapat membantu mahasiswa menghadapi permasalahan dan tantangan di perkuliahan, diperlukan studi lanjutan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi tingkat resiliensi mahasiswa di Indonesia. Berdasarkan gambaran permasalahan mahasiswa pada studi pendahuluan serta hasil riset sebelumnya, ditemukan bahwa kecerdasan sosial, regulasi diri, dan self-compassion merupakan faktor-faktor yang berperan secara signifikan terhadap tingkat resiliensi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang paling memengaruhi tingkat resiliensi mahasiswa di Indonesia. Penelitian dilaksanakan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dan metode survei. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 400 orang mahasiswa S1 berusia 17−25 tahun dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner secara daring menggunakan skala Tromsø Social Intelligence Scale, Short Self-Regulation Scale, dan Self-Compassion Scale yang sebelumnya telah diadaptasi ke Bahasa Indonesia. Data dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda untuk mengetahui faktor yang paling memengaruhi tingkat resiliensi mahasiswa jika dimunculkan bersama-sama dengan faktor lainnya. Dari hasil analisis, dapat diketahui bahwa regulasi diri merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap resiliensi responden. Oleh karena itu, diperlukan strategi atau intervensi yang dapat meningkatkan regulasi diri mahasiswa agar mampu mengatasi tantangan yang dihadapi selama perkuliahan. Kata kunci: kecerdasan sosial, mahasiswa, regulasi diri, resiliensi, self-compassion Thriving Through Challenges in College: The Contributing Factor of Self-Regulation AbstractResilience is a significant protective factor that contributes notably to students’ mental health. As a personal quality that helps students face problems and challenges encountered during their academic journey, further studies are needed to explore the factors influencing students' resilience in Indonesia. Based on the initial study of student issues and prior research, social intelligence, self-regulation, and self-compassion play significant roles in shaping students' resilience. This study aims to identify the most influential factors affecting the students’ resilience in Indonesia. The research was conducted using a quantitative approach with correlational and survey methods. The participants were 400 undergraduate students aged 17—25 from various universities across Indonesia. Data were collected through an online questionnaire using the Indonesian-adapted version of the Tromsø Social Intelligence Scale, Short Self-Regulation Scale, and Self-Compassion Scale. The collected data were analyzed using multiple linier regression to determine which factors most significantly impact students' resilience when considered together with other factors. The analysis revealed that self-regulation is the most influential factor on students’ resilience. Therefore, strategies or interventions are needed to improve students' self-regulation and help them overcome the challenges they face during their academic studies.. Keywords: college student, self-compassion, self-regulation, social intelligence, resilience