Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Audio Visual Untuk Siswa Kelas X Ipa Al Fitani, M. Saliman; Gazali, Zulkarnain
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 3 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i3.2243

Abstract

The objectives of this study were: (1) to produce of learning media based on audio visual for teaching materials of virus, and (2) to determine the advisability of the learning media. The learning media developed using the 4D Thiagarajan model. But, this study only used three steps, which were define, design, develop steps. The result of validation scores showed that the learning media audio visual of virus materials was very advisible to be used.
The ANALISIS KESESUAIAN TUMBUH PORANG TERHADAP PARAMETER LINGKUNGAN DI DESA SELELOS KECAMATAN GANGGA KABUPATEN LOMBOK UTARA Firman Ali Rahman; Raden Didi Kuswara; Nurmiat Nurmiati; Zulkarnain Gazali; Maya Ekaningsih
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 3 No 2 (2022): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v3i2.995

Abstract

Porang is one of the root crops belonging to the family Araceae with a specification of the genus Amorphophallus. Porang is currently being developed in various places in Indonesia, one of which is North Lombok Regency with a potential of 1500 ha. The purpose of this study was to determine the suitability of the habitat and environmental parameters of porang growing in Selelos Village, Gangga District, North Lombok Regency. The research method was carried out by random sampling on the porang growing habitat by observing and analyzing the environmental parameters. The results showed that the height of the porang planting site in Selelos village was growing at an altitude between 443-457 m pdl with an average of 452.71 ± 7,476 m pdl, light intensity 200-550 I with an average of 292.86 ± 120.514 I, soil pH 7.8-7.9 or with an average of 7.84±0.053, soil moisture 1.5-6 RH with an average of 2.79±1.752 RH, and soil temperature 27-28°C or with an average 27.71±0.393 °C. The condition of these environmental parameters is still in accordance with the survival of the porang and is well developed in Selelos village, Gangga district, North Lombok regency. Keywords : Habitat, Environmental parameters, Porang.
Integrasi Etnokimia dalam Pengajaran IPA: Analisis Literatur Sistematis pada Pendekatan Berbasis Kearifan Lokal di SMA Zulkarnain Gazali; Reni Andriani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3783

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji bagaimana etnokimia diterapkan dalam Pendidikan IPA dan kimia dengan menggunakan tinjauan literatur sistematis (System Literatur Review) terhadap publikasi dari tahun 2015 hingga 2025. Penggunaan etnokimia dianggap semakin penting dalam Pendidikan di abad ke-21 karena dapat mengaitkan konsep kimia yang sulit dipahami dengan praktik budaya lokal yang relevan dalam kehidupan nyata. Data dikumpulkan dari berbagai sumber seperti Scopus, Google, Scholar, ERIC, DOAJ, dan SINTA, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria relevansi, tahun publikasi, dan fokus penelitian sehingga menghasilkan 15 artikel untuk analisis mendalam. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa jumlah publikasi tentang etnokimia telah meningkatkan secara signifikan dalam sepuluh tahun terakhir, terutama setelah peluncuran Kurikulum Merdeka yang menekankan pentingnya pembelajaran kontekstual dan pendekatan yang berbeda. Empat topik utama ditemukan dalam kajian ini, yaitu model pembelajaran yang berbasis etnokimia, pengembangan materi ajar yang kontekstual, pengaruh etnokimia terhadap hasil belajar, sikap ilmiah dan literasi sains, serta arah tren penelitian terkini. Analisis menunjukan bahwa etnokimia sangat membantu dalam meningkatkan motivasi, litersai sains, pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, serta pembentukan karakter siswa. Selain itu, penerapan etnokimia juga berkontribusi dalam menjaga budaya, pendidikan yang bekelanjutan, dan relevansi dalam pembelajaran di zaman modern dan bermanfaat dalam pemebelajaran.
POTENTIAL OF CARBON SINK IN MANGROVE SUBSTRATES IN LEMBAR BAY, WEST LOMBOK, INDONESIA Firman, Firman Ali Rahman; Lestari, Dewi Putri; Hadi, Alfian Pujian; Rizki, Anis Syakiratur; Almahyra, Aisha Zea; Alvarendra, Arsya Zafran; Cerminand, Nuzuly Ilmia; Listari, Nening; Kuswara, R. Didi; Gazali, Zulkarnain; Ekaningtias, Maya; Jannah, Siti Wardatul; Pratiwi, Baiq Yulia Hasni
BIOTROPIA Vol. 30 No. 3 (2023): BIOTROPIA Vol. 30 No. 3 December 2023
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11598/btb.2023.30.3.1956

Abstract

Mangroves are one of the coastal vegetation that can mitigate carbon (carbon sink and carbon storage). This study aimed to determine the potential for soil carbon stock found under stands of mangroves in Lembar Bay, West Lombok, and West Nusa Tenggara. The research began with the identification of the species and then proceeded toa sampling of the soil, which was then analyzed using the Walkley and Black method. The results showed that there were ten species of mangroves, namely, Rhizophora stylosa, Avicennia lanata, Avicennia marina, Bruguiera gymnorrhiza, Ceriops decandra, Excoecaria agallocha, Lumnitzera racemosa, Scyphiphora hydrophyllacea, Thespesia populnea, and Xylocarpus maluccensis. The highest soil carbon content percentage was found in the lower soil of the A. lanata (1.43 %C) mangrove, and the lowest was found in the lower-stand soil of E. agallocha (0.21 %C). Meanwhile, the carbon sinks per meter were 0.002-0.066 gC/m2, with an average of 0.020±0.020 gC/m2. The estimated total soil carbon sink in 10 mangrove stands was 0.20-6.60 tons C/ha, with an average of 2.18±2.010 tons C/ha. The average total estimated soil carbon stock found in 20.49 ha of the mangrove area studied was 44.67 tonsC, which is equivalent to 263.69 tonsC in a mangrove area of ​​120.96 ha in Lembar Bay.