Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Representasi Gender dan Ekologi di Media: Perspektif Ekofeminis: Representation of Gender and Ecology on Media : an Ecofeminist Perspective Ngatma’in, Ngatma’in; Budiman, Agus; Firdaus, Akhlis Nastainul; Roisiah, Riska Rahayu
Anterior Jurnal Vol. 23 No. 3 (2024): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v23i3.7707

Abstract

Critical views see the media not only as a tool of the dominant group but also as a producer of ideology. The media helps spread its ideas and control other groups, it is also a subject that constructs reality, complete with its views, biases, and partisanship. Suara Aisyiyah magazine is one of the mass media published since 1926 and is the oldest women's magazine in Indonesia. So it is very interesting to read how Suara Aisyiyah provides discourse on ecofeminism. An approach that seeks to understand and address the root causes of social injustice, ecological imbalance, and exploitation of nature by linking the close relationship between the oppression of women and the oppression of nature. This study uses a qualitative descriptive analysis research method by describing each data which is then analyzed in detail and synthesized effectively. The results state that Ecofeminism in the Suara Aisyiyah magazine that is built is a relationship related to the role of women in nature conservation in the form of protection, utilization, and preservation of natural resources, maintaining family food security, and access to utilizing natural resources for the daily economy.
ANALYSIS OF TWITTER USER SENTIMENTS ON INDEPENDENT CURRICULUM INDONESIA Cholid, Fahmi; Suparman; Ngatma’in; Insani Wahyu Mubarok
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 24 No 3 (2024): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v24i3.24330

Abstract

Education is a very important aspect in various lives, this cannot be separated from the magnitude of the role and positive impact caused by the advancement of an education system. The world of education is an effort to improve the quality of human resources in terms of thought and expertise. Education is the main key for a country to excel in global competition. Education is always related to the curriculum. The curriculum is a tool used to achieve educational goals so that it can be said that the curriculum is a reference in the process of organizing education in Indonesia. The Indonesian education curriculum has been changed or revised at least 10 times, namely in 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, 2004, 2006, 2013. The latest curriculum in Indonesia, the independent curriculum is a time when teachers and students can or have freedom in thinking and also free in the burden of thought so that they can develop their educational potential. This research aims to classify the sentiment of Twitter users towards government policies regarding the independent curriculum into positive sentiment and negative sentiment. The method used by the Naïve Bayes Classifier (NBC) and Support Vector Machines (SVM). The Result shows that the percentage of positive sentiment is 47% or 451 tweets while the negative sentiment is 53% or 264 tweets.
Pendampingan Literasi Menulis Cerpen Santri di Masa Pandemi Covid-19 Ngatma'in, Ngatma'in; Fatin, Idhoofiyatul; Mubarok, Insani Wahyu
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i1.12994

Abstract

AbstrakDi tengah situasi pandemi covid 19, pembelajaran tidak dapat dilakukan secara normal. Santri tidak dapat mengikuti pembelajaran sebagaiamana biasa karena pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial yang berdampak pada berkurangnya perjumpaan santri dengan ustaz dan ustazah. Karena perjumpaan yang relatif berkurang, produktivitas santri juga berkurang. Metode pendampingan yang digunakan adalah metode service learning. Metode service learning merupakan aktivitas pembelajaran yang melibatkan partisipasi aktif suatu komunitas dalam setiap kegiatan. Pendampingan literasi menulis cerpen santri di masa pandemi covid 19 memberikan dampak positif. Pendampingan literasi menulis cerpen dilakukan dengan beberapa tahap antara lain: kegiatan pramenulis, membuat draf, pengeditan, dan publikasi. Santri dapat memeroleh ide dalam menulis cerpen dilakukan dengan cara meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan, asosiasi dengan pengalaman pribadi, juga merefleksikan jejak perjuangan sang kiai.kata kunci: literasi menulis cerpen, pandemi covid 19
Deiksis Sosial Kumpulan Esai Buku Republik #Jancukers Karya Sujiwo Tejo Budiman, Agus; Sujinah, Sujinah; Ngatma'in, Ngatma'in
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i2.1177

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah keragaman makna ungkapan bahasa yang terdapat pada deiksis sosial dalam kumpulan esai buku Republik #Jancukers karya Sujiwo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi deiksis sosial yang terdapat dalam kumpulan esai buku Republik #Jancukers karya Sujiwo Tejo. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Data penelitian diperoleh dari kumpulan esai buku Republik #Jancukers karya Sujiwo Tejo yang mengandung deiksis sosial. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan tabel pengodean. Prosedur penelitian mempunyai empat tahap, yakni tahap membaca, mengidentifikasi, mengumpulkan, menganalisis. Analisis data menggunakan metode deskripsi. Hasil penelitian pada bentuk dan fungsi deiksis sosial meliputi gue sebagai bentuk keakraban, mbah sebagai bentuk penghormatan, anjing sebagai bentuk keakraban, jeng sebagai bentuk keakraban, mas sebagai bentuk penghormatan, mas sebagai bentuk keakraban, bung sebagai bentuk keakraban, bung sebagai bentuk penghormatan, jancuk sebagai bentuk keakraban, jancuk sebagai bentuk merendahkan, anjing sebagai bentuk merendahkan, gus sebagai bentuk keakraban dan ding sebagai bentuk keakraban.
Interaksi Manusia dan Lingkungan dalam Novel Bilangan Fu Karya Ayu Utami (Kajian Ekokritik Greg Garrard) Susilowati, Dewi; Ngatma'in, Ngatma'in; Affandy, Ali Nuke
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i1.9389

Abstract

Human and Environmental Interactions Bilangan Fu Novel Written By Ayu Utami (Greg Garrard’s Ecocriticism Study) ABSTRAKInteraksi manusia dan lingkungan dapat berlangsung secara harmonis. Apabila manusia mampu mengelola lingkungan secara baik, lingkungan akan memberikan imbal baik positif bagi manusia. Namun jika manusia tidak mampu berinteraksi dengan alam secara baik, lingkungan akan menunjukkan sikap yang kurang bersahabat. Fokus penelitian ini adalah interaksi manusia dan lingkungan dalam novel Bilangan Fu karya Ayu Utami berdasarkan konsep ekokritik Greg Garrard. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan interaksi manusia dan lingkungan dalam novel Bilangan Fu karya Ayu Utami berdasarkan konsep ekokritik Greg Garrard. Metode penelitian menggunakan close reading. Sumber data penelitian adalah novel Bilangan Fu karya Ayu Utami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi manusia dan lingkungan dalam novel Bilangan Fu karya Ayu Utami dicirikan dengan beberapa hal, yaitu: adanya pencemaran udara, perusakan hutan, pemunculan tanda bencana, perusakan habitat, pemburuan binatang, dan eksploitasi bumi.Kata kunci: ekokritik, Greg Garrard, interaksi manusia dan lingkunganABSTRACTHuman and environmental interactions can take place in harmony. If humans are able to manage the environment well, the environment makes a positive contribution to humans. However, if humans do not interact with the nature properly, the environment will show a less friendly attitude. The focus of the research is the interaction of humans and the environment in the novel Bilangan Fu by Ayu Utami based on Greg Garrard’s ecocriticism. The purpose of this research is to describe the interaction of humans and the environment in the novel Bilangan Fu written by Ayu Utami based on Greg Garrard’s ecocriticism concept. The research method used close reading. The research data source is the novel Bilangan Fu written by Ayu Utami. The result of the study indicate that the interaction bertween humans and the environment in the novel Bilangan Fu written by Ayu Utami is characterized by several things, namely: air pollution, forest destruction and the appearance of disaster signs, habitat destruction, animals hunting, and earth exploitation.Keyword: ecocritic, Greg Garrard, human and environmental interactions.
Kekerasan dalam Pengasuhan Bagi Anak Pekerja Migran Ngatma'in, Ngatma'in
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 3 No 1 (2024): Jurnal J-SES Vol 3 No 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v3i1.22623

Abstract

The research problem is how much violence in the care of migrant workers' children. The research method used is quantitative. The data in the study are in the form of numbers. The instrument used to collect data is a questionnaire. The research site is a community of migrant workers in Malaysia. Data collection was carried out on October 13, 2023. Analysis using descriptive statistics. The results of the analysis are presented in graphical form. The results showed that 82% of migrant workers' children had experienced violence in care. 54% of perpetrators of violence are mothers. 63% of the cause of violence is the condition of parents tired of working. 36% of forms of violence were pinching and anger. 59% of the impact of violence was trauma. keywords: child migrant workers, violence
Penggunaan Eufemisme dan Disfemisme dalam Kanal YouTube Podcast Kaesang Pangarep “Podcast Depan Pintu” Syaifudin, Mochamad Nurul; Yarno, Yarno; Ngatma'in, Ngatma'in
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v6i2.3768

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perubahan makna eufemisme dan disfemisme masyarakat indonesia dalam bertindak tutur pada siniar Kaesang Pangarep. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah siniar dari Kaesang Pangarep, sedangkan sumber data sekunder pada penelitian ini yaitu penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan menggunakan teknik simak bebas libat tanpa cakap yaitu peneliti harus menyimak objek penelitian tanpa harus terlibat dalam percakapan secara langsung lalu peneliti mencatat semua hasil penelitian yang telah disimak (teknik catat ). Penelitian ini menggunakan 5 bentuk cara eufemisme dan disfemisme yaitu (1) penggunaan singkatan, (2) penggunaan kata serapan, (3) penggunaan istilah asing, (4) penggunaan metafora, dan (5) penggunaan perifrasa. Dalam analisis tuturan pada siniar Kaesang Pangarep ini dapat dilihat bahwa penggunaan eufemisme telah ditemukan 8 data, sedangkan penggunaan disfemisme terdapat 5 data.
EKSISTENSI KELOMPOK LUDRUK NOM-NOMAN TJAP AREK SUROBOYO Monica Inneke Permatasari; Ali Nuke Affandy; Ngatma’in
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24065

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kesenian ludruk yang merupakan salah satu seni pertunjukan tradisional khas Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya. Meskipun ludruk memiliki sejarah panjang dan signifikansi budaya yang tinggi, seni ini menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan eksistensinya di tengah arus modernisasi dan pergeseran minat masyarakat. Kelompok Ludruk Nom-Noman Tjap Arek Suroboyo (Luntas), yang didirikan pada 21 Januari 2016 oleh Cak Robetz Bayonet, menjadi salah satu upaya untuk menghidupkan kembali kesenian ini dengan pendekatan yang relevan bagi generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah berdirinya Luntas, upaya yang dilakukan untuk mempertahankan eksistensinya, serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk memperoleh data dari sumber primer dan sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Luntas berhasil memodifikasi dan menyajikan ludruk dengan elemen modern tanpa menghilangkan esensi tradisionalnya. Dukungan dari komunitas lokal dan pihak pemerintah juga berperan penting dalam pelestarian seni ini. Meskipun ludruk masih menghadapi persaingan dari hiburan modern, Luntas menawarkan solusi inovatif untuk menarik minat generasi muda dan mempertahankan relevansi budaya ludruk di era kontemporer. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan kesenian ludruk, serta menjadi referensi bagi upaya pelestarian budaya tradisional di tengah perubahan zaman.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAMDEBAT CALON WAKIL PRESIDEN 2024 DI AKUN YOUTUBE METRO TV Zainab; Sujinah Sujinah; Ngatma’in
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24093

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Tuturan antartokoh yang mengandung maksim kesantunan berbahasa dalam debat calon wakil presien 2024 di akun youtube metro tv. (2) Tuturan antartokoh yang mengandung ketidaksantunan berbahasa dalam debat calon wakil presiden 2024 di akun youtube metro tv, meliputi (a) maksim kebijaksanaan, (b) maksim kedermawanan, (c) maksim pujian, (d) maksim kerendahan hati, (e) maksim kesepatan, (f) maksim simpati. Teori yang digunakan adalah teori kesantunan berbahasa milik Leech. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, sumber data yang digunakan debat calon waki presiden, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, simak, dan catat. Hasil penelitian ditemukan sebagai berikut: (1) maksim kesantunan berbahasa dalam debat calon wakil presiden 2024 di akun Metro TV ditemukan lima maksim, meliputi, (1) maksim kebijaksanaan, (2) maksim pujian, (3) maksim kerendahan hati, (4) maksim kesepakatan, (5) maksim simpati, maksim yang tidak ditemukan adalah maksim kedermawanan, (2) ketidaksantunan maksim berbahasa dalam debat calon wakil presiden 2024 di akun youtube Metro TV ditemukan lima maksim, meliputi, (1) ketidaksantunan maksim kebijaksanaan, (2) ketidaksantunan maksim kedermawanan (3) ketidaksantunan maksim pujian, (4) ketidaksantunan maksim kerendahan hati, (5) ketidaksantunan maksim ksepakatan, ketidaksantunan maksim yang tidak ditemukan adalah maksim simpati.
Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Melalui Pendekatan Diferensiasi Ditinjau dari Gaya Belajar Peserta Didik Kelas VII-B di SMP Muhammadiyah 13 Surabaya Aini Fitriyah; Ngatma'in; Siti Nazzalah
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui pendekatan diferensiasi yang ditinjau dari gaya belajar di kelas VII-B SMP Muhammadiyah 13 Surabaya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Materi yang digunakan adalah struktur teks berita pada siklus I dan kaidah kebahasaan teks berita pada siklus II. Pada siklus I, pendekatan diferensiasi hanya berdasarkan hasil asesmen kognitif, sementara pada siklus II, pendekatan dilakukan berdasarkan gaya belajar peserta didik: visual, auditori, dan kinestetik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keaktifan peserta didik dari siklus I ke siklus II, dengan peningkatan jumlah peserta didik yang aktif dari 5 menjadi 20 orang. Peningkatan ini terlihat pada indikator perhatian, partisipasi bertanya dan menjawab, pengemukaan pendapat, dan pemecahan masalah. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan diferensiasi yang mempertimbangkan gaya belajar peserta didik secara efektif mampu meningkatkan keaktifan dan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi guru untuk mengadaptasi strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik.