Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Menurunkan Burnout Belajar Melalui Bimbingan Kelompok Teknik Role Playing Pada Siswa Sofia Wulandari, Ewin Eka; Mutakin, Fakhruddin; Kinanthy Karamoy, Yurike
JKI (Jurnal Konseling Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Konseling Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jki.v10i1.11683

Abstract

This study aims to determine the reduction of academic burnout through role-playing techniques among students at SMPN 02 Silo. This research is a counseling guidance action research. The subjects of the study were all seventh-grade students at SMPN 02 Silo, totaling 177 students, with 6 students selected through purposive sampling as the sample. Data collection was conducted using questionnaires. The results showed that 84% successfully exceeded the success indicators, with the sample experiencing a significant decrease in academic burnout. These findings indicate that group counseling services using role-playing techniques can effectively reduce academic burnout among students at SMPN 02 Silo. This study recommends that similar programs be implemented in other schools to test the generalizability of the findings and to explore other factors that may influence student academic burnout, such as social support and environmental influences. Thus, it can be concluded that group counseling with role-playing techniques can reduce students’ academic burnout.
Peningkatan Self-confidence Siswa melalui Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Reframing Ayuni, Putri; Karamoy, Yurike Kinanthy; Triana, Dian
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 11, No 1 (2025): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v11i1.18543

Abstract

Someone with high self-confidence tends to believe they can find answers to the obstacles they face. On the other hand, individuals with low self-confidence will feel that they cannot solve the problems they face. Based on the phenomenon found at SMPN 02 Silo school, some students have low levels of self-confidence, including being nervous when meeting new people, shy when asked questions, and not daring to express opinions. With this phenomenon, the research aims to increase students' self-confidence. The research method uses a qualitative approach with a PTBK design. The respondents studied were 28 students, with 6 students selected using purposive sampling as samples. The data collection method was carried out using a questionnaire. From the results of observations of the service action process, it was discovered that the level of student self-confidence increased in each research cycle, in cycle I it reached a percentage of 66% of the sample in the medium category (81-120), then in the second cycle the percentage of students had reached 83% of the sample in the high category (121-160), so it can be said that providing guidance services for the reframing technique group was able to increase the self-confidence of class VIII B students at SMPN 02 Silo. __________________________________________________________________Seseorang dengan Self-confidence tinggi cenderung yakin bahwa mereka mampu untuk mencari jawaban atas kendala yang mereka hadapi. Sebaliknya, seseorang dengan Self-confidence rendah sering merasa tidak mampu untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Berdasarkan fenomena yang ditemukan di sekolah SMPN 02 Silo bahwa sebagian siswa memiliki tingkat Self-confidence yang rendah diantaranya gugup ketika bertemu orang baru, malu ketika ditanya, serta tidak berani mengungkapkan pendapat. Dengan adanya fenomena tersebut maka tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan Self-confidence siswa. Metode penelitian menggunaakan pendekatan kualitatif dengan desain PTBK. Responden yang diteliti berjumlah 28 siswa, dengan 6 siswa dipilih secara purposive sampling sebagai sampel. Metode pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Pada hasil pengamatan proses tindakan layanan diketahui bahwa tingkat Self-confidence siswa meningkat pada tiap siklus penelitian, pada siklus I mencapai persentase 66% sampel dalam kategori sedang (81-120), kemudian pada siklus ke II persentase siswa telah mencapai 83% sampel dalam kategori tinggi (121-160), Hal ini menunjukkan bahwa penerapan layanan bimbingan kelompok teknik reframing mampu meningkatkan Self-confidence siswa kelas VIII B SMPN 02 Silo.
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Modeling untuk Meningkatkan Self-Confidence Siswa Ulfa, Siti Maulida; Mutakin, Fakhruddin; Karamoy, Yurike Kinanthy
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 11, No 1 (2025): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v11i1.18540

Abstract

Someone who has high self-confidence tends to believe that they can find answers to the obstacles they face. On the other hand, individuals with low self-confidence will feel that they cannot solve the problems they face. Based on preliminary studies, it was found that students' self-confidence tends to be low, which requires assistance so that students can become more resilient in the academic process. The modeling method is used in group guidance services provided as part of mentoring. This research aims to determine the increase in self-confidence through student modeling techniques at SMPN 02 Silo. Qualitative research design with PTBK research type. The respondents studied were 36 students, with 6 students selected using purposive sampling as the sample. The data collection method was carried out using a questionnaire. The research results showed that more than 75% of the sample experienced increased academic resilience. These findings indicate that the modeling technique of group guidance services can increase self-confidence. Future researchers are expected to truly understand the guidance of modeling technique groups for research success. ___________________________________________________________________Seseorang dengan self-confidence tinggi cenderung meyakini bahwa mereka mampu untuk mencari jawaban atas kendala yang mereka hadapi. Sebaliknya, seseorang dengan  self-confidence rendah akan merasa bahwa mereka tidak mampu untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Berdasarkan studi pendahuluan, ditemukan bahwa self-confidence siswa cenderung rendah, sehingga mereka memerlukan dukungan untuk menjadi lebih tangguh dalam menjalani proses akademik. Metode modeling diterapkan dalam layanan bimbingan kelompok sebagai bagian dari pendampingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan self-confidence melalui teknik modeling siswa di SMPN 02 Silo. Desain penelitian kualitatif dengan jenis penelitian PTBK. Responden yang diteliti berjumlah 36 siswa, dengan 6 siswa dipilih secara purposive sampling sebagai sampel. Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa lebih dari 75% sampel mengalami peningkatan resiliensi akademik. Temuan ini mengindikasikan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik modeling dapat meningkatkan self-confidence. Peneliti selanjutnya diharapkan benar memahami terkait bimbingan kelompok teknik modelling untuk keberhasilan penelitian.
KONSELING KELOMPOK TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT TERHADAP PERILAKU MEMBOLOS SISWA KELAS XI REKAYASA PERANGKAT LUNAK DI SMK MUHAMMADIYAH 02 PALERAN Hotimah, Aida Khusnul; Mutakin , Fakhruddin; Karamoy, Yurike Kinanthy
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47019

Abstract

Di kelas XI Rekayasa Perangkat Lunak SMK Muhammadiyah 02 Paleran, terungkap bahwa 6 dari 29 siswa membolos. Berdasarkan wawancara dengan kepala sekolah, diketahui bahwa teknik behavior contract belum diterapkan. Teknik ini merupakan kesepakatan antara konselor dan konseli untuk mengubah perilaku tertentu, seperti kurang semangat belajar, tidak percaya diri, tidak menyukai pelajaran, sulit konsentrasi, sering meninggalkan kelas, gangguan tidur, kurang perhatian keluarga, tidak senang dengan guru, ikut-ikutan teman, dan hambatan ekonomi. Menurut Mustaqim dan Wahib, ciri siswa yang sering membolos antara lain sering absen, tidak memperhatikan guru, berperilaku berlebihan, meninggalkan kelas sebelum selesai, tidak berminat belajar, tidak punya cita-cita, dan tidak mengerjakan tugas. Penelitian ini merupakan eksperimen untuk mengetahui hubungan sebab-akibat melalui tiga tahap, yaitu pre-test, pemberian layanan, dan post-test. Instrumen yang digunakan adalah angket langsung dengan 55 item dan 4 pilihan jawaban untuk mengungkap pengaruh konseling kelompok teknik behavior contract terhadap perilaku membolos siswa.
PELATIHAN SEKS EDUCATION MELALUI CERITA BONEKA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL ANAK USIA DINI PADA IGTK MA’ARIF JEMBER Luluk, Hadiqotul; Widuroyekti, Barokah; Putri Widyani, Inneke; Kinanthy Karamoy, Yurike; Nur Budiono, Arifin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2778-2783

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan pengabdian adalah memberikan pemahaman mendalam dan melatih keterampailan IGTK Ma’arif Jember dalam meningkatkan kemampuan menggunakan metode cerita boneka sebagai upaya untuk mencegah kekerasan seksual di sekolah. Metode Pengabdian dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu survey, pelaksanaan dan evaluasi. Melalui pelatihan seks education dengan menggunakan metode cerita boneka, diharapkan terjadi peningkatan yang signifikan pada kemampuan IGTK Ma’arif Jember ketika memberikan materi seks education pada siswa di sekolahnya masing-masing. Pelatihan seks education ini tidak hanya memberikan pengetahuan konseptual, melainkan juga menekankan pada aplikasi praktis. Melalui pemberian materi pendidikan seks anak usia dini, materi metode cerita boneka dan praktik, peserta diberikan kesempatan untuk menerapkan konsep pendidkan seks anak usia dini sebagai upaya mencegah kekerasan sesksual di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, pelatihan seks education dapat meningkatkan pemahaman IGTK Ma’arif Jember tentang pentingnya pendidikan seks sejak dini, memiliki kemampuan teknik bercerita dengan boneka untuk menyampaikan pesan konsep seksualitas prasekolah yang sesuai, IGTK Ma’arif Jember dapat menerapkan metode cerita boneka di sekolahnya masing-masing.
Efeketivitas Konseling Individu dalam Menurunkan Kejenuhan Belajar Siswa Imami, Ainul; Karamoy, Yurike Kinanthy; Nur Budiono, Arifin
Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 7 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jcbkp.v7i1.2638

Abstract

Learning is a process of behavior change. In the process prone to saturation. This happened to students in class XI Science 3 SMA Negeri 3 Jember still experiencing high learning saturation. This is obtained from the results of interviews and questionnaires. Many things can cause learning saturation, one of which is boredom that occurs over a long period of time and with a fairly high intensity, which is characterized by physical, mental, and emotional fatigue, as well as low self-esteem, which causes a person to feel distant from his environment. This study aims to reduce student learning saturation using individual counseling services. The type of research used is experimental design. Data collection techniques using questionnaires with a sample method in the form of purposive sampling. After individual counseling services with the SFBC approach with the call question technique on besline 2 decreased. The results of the study on besline I showed a score of 153, which was included in the high category, with a range of 136-180, while after the service was provided on besline 2 the score was medium, with a range of 91-130, or low, with a range of 45-90 Keywords: Burnout learning;Individual Counseling;SFBC
Hubungan antara Kedisiplinan Belajar Siswa dengan Hasil Belajar Trio Efendi, Moh.Bagus; Kinanthy Karamoy, Yurike; Nur Budiono, Arifin
Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 7 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jcbkp.v7i1.2646

Abstract

Discipline is the main key to success in success. Disciplined students will certainly achieve success in learning. However, the facts that occurred in the field or more precisely at Diponegoro Wuluhan Junior High School, showed that there were 7 students who were not disciplined in learning. The purpose of this study is to determine the relationship between discipline and student learning outcomes. This study used a correlational type quantitative approach. With respondents 120 grade VII students out of 65 students taken overall using saturated samples. The data collection method used in this study is the questionnaire method. Analyze the data using the coefficient formula by finding r Product Moment. The results showed that the calculated r value was 0.979 and the rtable value was 0.979 with the number N 65, which showed that the two variables correlated with a strong degree of relationship with the correlation form y. Thus the conclusion was obtained: There is a relationship between student learning discipline and student learning outcomes at SMP Diponegoro Wuluhan Keywords: Disciplines Learning; Result Learning
Pengaruh Bimbingan Kelompok Tkenik Problem Solving terhadap Pemiliihan Studi Lanjut Hasan, Muhammad Zaenul; Karamoy, Yurike Kinanthy; Mutakin, Fakhruddin
Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 7 No 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jcbkp.v7i2.2749

Abstract

Choosing the level of education after completing junior high school is a crucial decision for grade IX students that will affect their future. However, many students feel confused or unsure. According to what happened at MTS Bustanul Ulum Panti, it shows that there are 5 students who have not been able to determine their further studies. The purpose of this study is to determine the influence of group guidance on the selection of further studies. This study uses a quantitative approach to the One Group Pretest Posttest experimental study. The results showed that the average score before the intervention was 71.00, while the average score after the intervention was 96.00. The significance result (two-sided) yields a value of 0.000. If the calculated t-value exceeds the t-value of the table or the significance value is below 0.05, then an alternative hypothesis (Ha) is accepted which indicates an influence. On the other hand, if the calculated t-value is less than the t-value of the table or the significance value is greater than 0.05, then the null hypothesis (Ho) is rejected and has no effect. The null hypothesis was rejected because the significance value (two-sided) was less than 0.05, meaning that there was a significant difference in the mean results before and after. Thus, a conclusion was obtained: The influence of group guidance of problem solving techniques on the selection of further studies of students
EFEKTIVITAS KONSELING INDIVIDU TEKNIK EXPRESSIVE WRITING THERAPY DALAM MENINGKATKAN SELF ACCEPTANCE SISWA KELAS VIII A MTS BUSTANUL ULUM PANTI Jamaliyah, Latifatul; Mutakin, Fakhruddin; Karamoy, Yurike Kinanthy
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 1 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i1.26-31

Abstract

Self acceptance merupakan salah satu aspek yang sangat dibutuhkan oleh setiap siswa terutama dalam proses aktualisasi dirinya. Peneliti melakukan penelitian awal menggunakan metode angket di kelas VIII A MTs Bustanul Ulum Panti dan diperoleh data bahwa sekitar 15 siswa memiliki tingkat self acceptance tinggi, 9 siswa memiliki tingkat self acceptance sedang, dan 2 siswa memiliki tingkat self acceptance rendah yang selanjutnya 2 siswa ini menjadi sampel pada penelitian ini. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Efektivitas Konseling Individu Teknik Expressive writing therapy Dalam Meningkatkan Self acceptance Siswa VIII A MTs Bustanul Ulum Panti. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Prosedur yang digunakan yaitu pengukuran yang dilakukan dua kali pada pretest dan posttest menggunakan angket. Berdasarkan hasil penelitian, nilai rata-rata pretest dari sampel penelitian yaitu 45.80. Sedangkan pada posttest nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 80.00. Hal tersebut membuktikan bahwa self acceptance siswa dapat meningkat dengan memberikan konseling individu teknik expressive writing therapy.
PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK PENDEKATAN RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY TERHADAP PELAKU BULLYING Mubarok, Sobri Aziz; Karamoy, Yurike Kinanthy; Mutakkin, Fakhruddin
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 4 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i4.397-404

Abstract

: Setiap individu memiliki potensi untuk menjadi korban maupun pelaku bullying. Dalam upaya menangani permasalahan ini, sekolah-sekolah telah menerapkan kebijakan yang menyeluruh dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari guru, siswa, kepala sekolah, hingga orang tua. Namun, efektivitas kebijakan ini sangat bergantung pada keseriusan pihak sekolah dalam mengambil langkah nyata untuk menanamkan kesadaran kepada seluruh warga sekolah bahwa bullying merupakan hambatan serius dalam proses belajar mengajar. Penelitian berjudul "Pengaruh Layanan Konseling Kelompok dengan Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy terhadap Pelaku Bullying di Kelas X PM 3 SMK Islam Bustanul Ulum Pakusari" melibatkan enam orang siswa yang dipilih secara purposive dari total 31 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket, sedangkan analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS melalui uji statistik T. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sebelum intervensi, perilaku bullying di kalangan siswa kelas X PM 3 masih tergolong tinggi. Setelah diberikan layanan konseling kelompok, rata-rata skor bullying menurun dari 105,6 menjadi 65,1. Dari hasil analisis dengan uji T diperoleh nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,028, yang berada di bawah batas signifikansi 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa hipotesis nol—yang menyatakan tidak adanya pengaruh layanan konseling kelompok terhadap perilaku bullying—ditolak, dan hipotesis alternatif diterima. Dengan kata lain, layanan konseling kelompok dengan pendekatan REBT terbukti secara signifikan mampu menurunkan perilaku bullying pada siswa kelas X PM 3 di SMK Islam Bustanul Ulum Pakusari.
Co-Authors Abdul Hadi Yusuf Adiansyah . Agung Dwi Ahmad Sa’id Mutohhari Amelia Dwi Prastiwi Andico Adi Permadani Ani Masruroh Anisa Nikmatul Janah Arifin Nur Budiono Arifin Nur Budiono Ayuni, Putri Baiquniya, Baiquniya Barokah Widuroyekti Barokah Widuroyekti Budiono, Arfin Nur Budiono, Arifin Nur Dwi Gusti Wulandari Eka Permatasari, Intan Kumala Eko Hadi Iswanto Elviatus Sa’diyah Endarta Murti Basuki Fakhruddin Mutakib Fakhruddin Mutakin Fatmawati, Rina Febi Indra Pramudya Hadiqotul Luluk Haris Nur Afif Hasan, Muhammad Zaenul Hotimah, Aida Khusnul Iik Damayanti Imami, Ainul Inneke Putri Widyani Irawan, Muhammad Fery Isnaini, Maugfirotun Jamaliyah, Latifatul Joti, Joti Khoirul Huda Latifatul Jamaliyah Luluk Luiroh Luluk, Hadiqotul Marta Letisia Miftahul Hakim Mubarok, Sobri Aziz Muhammad Jaenuri Muhammad Jafar, Muhammad Muhammad Wildan Arrosyid Muhammad Zaini mungin eddy wibowo, mungin eddy Mutakin , Fakhruddin Mutakin, Fakhruddin mutakin, Fakhrudin Mutakkin, Fakhruddin Mutohhari, Ahmad Sa?id Nur Budiono, Arifin Nur Muchammad Rozaq Syidiqi Pupi Wirdatus Sa'diah Rina Fatmawati Rizky Firmansyah Selvia Noviana Sherly Rahmadani Izza Shodikin Shodikin Sholihatul Mar’ah Sindi Rahmawati Siti Aisah Siti Habibah Siti Kholifah Siti Nur Syamsiyah Siti Wasilatun Nafi'ah Sitti Ernawati Sofia Wulandari, Ewin Eka Sri Prawita, Sri Suryanto Suryanto Suryanto Suryanto Syahro Unzilatur Rohman Triana, Dian Trio Efendi, Moh.Bagus Turrohmah, Habiba Ulfa, Siti Maulida Wahyudi Wahyudi Wahyuni Wahyuni Weny Ridayana Yudha, Dwi Angga Yugo Tri Lestari, Salsabilla Yuyun Dwi Retno Wati