Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PETANI DESA PASI ARA KUALA BATEE MELALUI PEMBUATAN PESTISIDA NABATI BERBAHAN DAUN SIRSAK DAN BAWANG PUTIH Fadilla, Dhea; Marzani, Sarifah; Zulfahmi, Zulfahmi; Hasibuan, Raziq Alzam; Maulina, Cut; Magribi, T. Amin; Rismawana, Rismawana; Mursyida, Mursyida; Hamidah, Hamidah; Rozi, Anhar
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 05 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani di Desa Pasi Ara Kuala Batee mengenai pemanfaatan bahan alami sebagai pestisida ramah lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah serangan hama pada tanaman padi serta dampak penggunaan pestisida kimia terhadap lingkungan dan kesehatan. Metode kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan berbasis workshop yang melibatkan petani secara langsung, meliputi penyampaian materi, demonstrasi pembuatan pestisida dari daun sirsak dan bawang putih, serta pendampingan praktik penerapan di lahan pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam membuat pestisida nabati, serta adanya komitmen untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia. Simpulan dari kegiatan ini adalah program pelatihan berhasil memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mendorong kesadaran lingkungan, serta mendukung upaya pertanian berkelanjutan di tingkat desa.
Kelayakan dasar UMKM pengolahan ikan di Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil: The prerequisite program in fish processing MSME Banyak Island District, Aceh Singkil Hasanah, Uswatun; Khairi, Ikhsanul; Akbardiansyah, Akbardiansyah; Ukhty, Nabila; Rozi, Anhar; Insani, Sri Ayu
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 26 No. 3 (2023): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 26 (3)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v26i3.46013

Abstract

Kualitas produk menjadi syarat penting bagi industri yang bergerak di bidang pangan, termasuk industri pada taraf usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Produk UMKM yang bermutu dapat meningkatkan kemampuan berkompetisi di pasar, seperti peningkatan jangkauan pemasaran. Penerapan mutu yang baik, diawali dengan penerapan kelayakan dasar (prasyarat program) yang meliputi Good Manufacturing Practice (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP). Jenis penelitian yang dilakukan, yaitu penelitian kualitatif melalui kegiatan observasi dan penelitian eksperimen melalui pengujian di laboratorium. Tahapan penelitian terdiri dari evaluasi penerapan kelayakan dasar, tahapan kedua pengambilan sampel produk UMKM, dan tahapan ketiga, yaitu pengujian cemaran mikroorganisme. Hasil evaluasi penerapan kelayakan dasar menunjukkan UMKM 1, 2 dan 3 memperoleh tingkat penerapan C yang terdiri dari jumlah penyimpangan mayor 6, serius 3 dan kritis nihil pada UMKM 1 dan 2 serta penyimpangan mayor 6, serius 4 dan kritis nihil pada UMKM 3. UMKM 4 memperoleh tingkat penerapan D dengan jumlah penyimpangan mayor 7, serius 2 dan kritis 1. Hasil analisis cemaran mikroba parameter ALT sebanyak <2.500 koloni/g, parameter E. coli dan Salmonella negatif (-) pada keempat produk UMKM. UMKM 1, 2, 3, dan 4 memenuhi persyaratan SNI 7388:2009 pada parameter cemaran mikroba. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan keempat UMKM belum menerapkan kelayakan dengan baik, namun cemaran mikroba pada produk yang dihasilkan di bawah ambang batas SNI.
HILIRISASI PRODUK HASIL AKUAKULTUR UNTUK MENINGKATKAN NILAI TAMBAH PETANI IKAN DAN PENYEDIAAN PANGAN BERGIZI DI NAGAN RAYA, PROVINSI ACEH Rinawati, Rinawati; Fadhillah, Radhi; Rozi, Anhar; Zulfadhli, Zulfadhli
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3219

Abstract

Nagan Raya is a district with significant potential in freshwater aquaculture. Local economic development in this region can be advanced through existing community business groups. One such group is UPR Mina Mandiri, a fish farming business located in Beutong Sub-district, Nagan Raya. However, this group faces several challenges in the post-harvest period, including unstable fish prices during the peak harvest season leading to oversupply and price drops, limited knowledge of proper post-harvest handling techniques, and a lack of effective marketing strategies. This Community Service Program (PKM) aimed to enhance the added value of tilapia aquaculture through product downstreaming for the Mina Mandiri Group. The methods used in this PKM included presentations and hands-on demonstrations. Evaluation results indicated a significant increase in the participants' understanding, with an average improvement of 65-70% across all indicators. The downstreaming activities successfully resulted in two value-added products: frozen tilapia and fish nuggets, marketed under the brand names "NILO Frozen" and "NILO Nuggets." In conclusion, this PKM activity effectively improved the partners' skills in developing diversified products from their harvests.