Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Intervensi Kesehatan dengan Media Video Tutorial terhadap Pengetahuan Ketahanan Pangan dan Gizi Keluarga Iseu Siti Aisyah; Neni Neni; Lesi Oktiwanti; Andi Eka Yunianto
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 April 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v4i1.237

Abstract

Food security and the problem of fulfilling nutrition during the Covid-19 pandemic are new problems in the community because people are required to do physical distancing so that the spread of the virus can be reduced. This study aimed to analyze the effect of health interventions with video tutorials on food security and family nutrition knowledge during the Covid-19 pandemic. This research was an experimental study with a group pre and post-test design with a sample of 70 people. This research was carried out in 4 villages in Tasikmalaya City, namely Sukahurip Village, Sumelap Village, Sukamaju Kidul Village, and Cipedes Village with several samples. The intervention in this study was the provision of video tutorials on how to obtain food needs through planting in polybags and cultivating budikdamber which were published on youtube and distributed via WhatsApp to the public. Based on the Paired Sample T-test Dependent test between pretest and posttest scores, p-value=0,000 (p-value<0,05), it can be concluded that there is a significant difference between knowledge about family food security before and after being given a video. Giving videos affects increasing subjects knowledge. Researchers suggest further studies on the practice of directly applying it in real life at home.
SIKAP DAN PARTISIPASI PEDAGANG DALAM MEMELIHARA KEBERSIHAN LINGKUNGAN Lilis Karwati; H Syaefuddin; Lesi Oktiwanti
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 1 (2016): Jendela PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.102 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v1i1.126

Abstract

Abstract: Attitudes toward cleanliness traders will affect the high participation of traders in waste management so that more and better attitudes towards cleanliness of its environment, public participation in managing the waste, the better. The attitude then form an awareness of environmental hygiene is an important factor in creating a clean environment.The purpose of this study was to determine the relationship between attitudes towards cleanliness with the participation of traders in waste management.The method used in this research is descriptive analytic using a quantitative approach in order to describe and gave a very deep meaning. A population of 229 people and the sample as many as 58 people.The impact of the results obtained by the higher level of awareness trader attitudes towards cleanliness, the higher the participation of traders manage waste in creating a cultural environment clean. Society jointly participate in the management of the process and the results will provoke a far more optimal than the way the applied current. Keywords: Relationships attitude, cleanliness, and participation in waste management
MODEL PENGEMBANGAN KEMITRAAN PENDIDIKAN NON FORMAL DAN INFORMAL DENGAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT Lesi Oktiwanti; Adang Danial; H Syaefuddin
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 1 (2016): Jendela PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.024 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v1i1.131

Abstract

Abstract: This study aims to determine the development of the Partnership Non-Formal Education and Informal Corporate Social Responsibility (CSR) in Empowering Communities conducted in Program "Village Caang" by Creative Institute Collaborate with CSR Chevron Village Mekarjaya District of Sukaresmi, as well as in the village Sarimukti and Karyamekar in District Pasirwangi Garut. Garut. This research uses descriptive method with qualitative approach case study through data collection techniques of interview, observation and documentation on PGPA (Policy, Government and Public Affairs) Chevron CSR; Program manager and field manager of The Creative Institute as Chevron CSR program vendor; and community group beneficiaries Caang Village Program. Based on this research, it is known that The Creative Institute in collaboration with CSR Chevron developed the idea of self-sufficient villages integrated with the name of the village Caang: Caang listrikna which means light of the house with the electrical installation, Caang Otakna which means open society and have the knowledge and skills to meet the needs and empowering lives through the use of natural resources around, Caang Pesakna means people become self-reliant and economically empowered. Keyword: Corporate Social Responsibility, Partnership, Community development, Non Formal and Informal Education.
PELATIHAN MENJAHIT DALAM MENINGKATKAN MOTIF BERWIRAUSAHA DI SKB KOTA TASIKMALAYA Miranti Widiastuti; Adang Danial; Lesi Oktiwanti; Didik Kurniawan
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 2 (2019): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.71 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v4i2.1604

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan pelatihan menjahit dan bagaimana motif berwirausaha peserta pelatihan melalui program pelatihan menjahit di SKB Kota Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kulitatif. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, partisipan dalam penelitian ini adalah pengelola, intruktur dan peserta pelatihan data dadaptakan dengan snowball sampling. Teknik analisis data dengan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pelaksanaana pelatihan menjahit di SKB Kota Tasikmlaya ini sudah berjalan dengan baik dengan 10 patokan penmas serta dapat meningkatkan motif berwirausaha peserta pelatihan sendiri dengan keterampilan menjahitnya motif berwirausaha ini timbul karena adanya kebutuhan yang mendesak peserta pelatihan sehingga melakukan sesuatu (perilaku) dalam hal ini prilaku yang ditunjukan adalah dengan mengikuti pelatihan menjahit. Motif dari mengikuti pelatihan menjahit ini didorong karena adanya akan kebutuhan untuk mendapatkan keterampilan guna membuka usaha sendiri atau berwirausaha.             
PEMBERDAYAAN MASYARAKATMELALUI KELOMPOK USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA SEJAHTERA (UPPKS) Siti Aghnia Nurhusni; Syaefuddin Syaefuddin; Lesi Oktiwanti; Lulu Yuliani
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 1 (2019): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.635 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v4i1.1595

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Sukamaju Kaler Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya mengenai proses pemberdayaan masyarakat melalui kelompok usaha. Kelompok usaha yang dimaksud adalah kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) pengrajin tas Sukamaju Kaler. Permasalahan dalam penelitian ini adalah proses pemberdayaan melalui kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) dan peningkatan pendapatan keluarga setelah kegiatan kelompok UPPKS pengrajin tas. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan masyarakat melalui kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga (UPPKS) pengrajin tas Sukamaju Kaler Kecamatan Indihiang, serta peningkatan pendapatan keluarga daripada kelompok UPPKS pengrajin tas. Meteode penelitin yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang menggambarkan secara objektif suatu proes pemberdayaan masyarakat melalui kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera pengrajin tas. Partisipan dalam penelitian ini meliputi 2 orang anggota kelompok UPPKS pengrajin tas, satu ketua kelompok UPPKS pengrajin tas dan satu pendamping lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan pendapatan keluarga cukup berhasil dengan komunikasi yang baik menciptakan kerjasama yang baik pula sehingga memudahkan mencapai tujuan utama yakni peningkatan pendapatan keluarga. Sementara dilihat dari pemenuhan kebutuhan hidupnya, baik primer, sekunder dan tersiernya sudah sangat terpenuhi sehingga ada peningkatan pendapatan keluarga setelah adanya kegiatan kelompok UPPKS pengrajin tas ini.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KERAJINAN KAIN TENUN SUTRA BERMOTIF KEARIFAN LOKAL Winwin Amelia; Syaefuddin Syaefuddin; Lesi Oktiwanti; Ahmad Hamdan
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 2 (2019): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.541 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v4i2.1605

Abstract

Pengembangan Desa wisata Sukajaya perlu didukung oleh partisipasi masyarakat dalam mengenalkan produk ciri khasnya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata melalui kain tenun sutra bermotif kearifan lokal di Desa Wisata Sukajaya Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Sumber data didapatkan dari Pengelola Desa Wisata, masyarakat Kelurahan Sukajaya dan pengrajin kain tenun. Teknik pengambilan data penulis menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang dipilih adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam pengembangan desa wisata dilakukannya sebuah pemberdayaan masyarakat yang ditunjukan dengan ikut berpartisipasi dalam pengelolaan aspek Desa Wisata Sukajaya dan mengikuti kegiatan pelatihan sebagai usaha untuk memberikan keterampilan bagi masyarakat agar dapat terjun ke dunia pertenunan. Ciri khas yang membedakan kain tenun sutra dari Desa Wisata Sukajaya dengan yang lain terletak pada motifnya. Kain tenun sutra dari Desa Wisata Sukajaya memiliki motif bunga yang berukuran cukup besar yang dinamakan dengan motif bunga puspa. Motif bunga pada kain tenun sutra yang mempunyai filosofi keindahan alam Kabupaten Garut. Kain tenun sutra bisa menjadi produk ciri khas Desa wisata Sukajaya yang mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Desa Wisata dan membeli hasil kain tenun sutra sehingga Desa Wisata Sukajaya menjadi lebih berkembang menjadi lebih baik.
PENERAPAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU DALAM MENCEGAH PENULARAN COVID-19 DI SEKOLAH DASAR KEC. MANONJAYA KAB. TASIKMALAYA Sri Maywati; Santiana Santiana; Lesi Oktiwanti; Irani Hoeronis
PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.577 KB)

Abstract

School institutions are one of the areas of community activity that must implement health protocols in order to prevent the spread of covid-19. The implementation of health protocols in the prevention of Covid-19 requires the support of various components in schools including the commitment of policy maker, community support and facilities as well as increasing the capacity to empowerment of school communities. The purpose of this activity is to provide support to schools in implementing the adaptation of new habits in schools. A total of 34 teachers / staff from 4 schools were involved in this activity. The activity stages include advocacy, creative supportive environment and social support  as well as community empowerment. The results of this activity obtained the same perception and strong commitment from the principal regarding Covid must be a concern. Build an atmosphere and create a supportive environment by building community support (inside / outside of school) as well as providing physical facilities in implementing AKB. Community empowerment activities are carried out through ToT (Training of Trainers) regarding healthy behavior in adapting to new habits in schools in increasing knowledge and building positive attitudes about Covid-19. Suggestions are given to schools to keep commitments and provide support in providing facilities at schools and teachers / staff are expected to convey information about the adaptation of new habits to all students. Keywords : Adaptation to new habits, covid-19, school
PBM-KP pelatihan eksplorasi pembuatan motif kain shibori untuk meningkatkan keterampilan hidup ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Cucu Sutinah; Lesi Oktiwanti; Wiwin Herwina; Tetty Fatimah Tsuroya
Abdimas Siliwangi Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v5i3.10018

Abstract

Shibori adalah teknik membatik yang dapat menghasilkan unsur lain seperti tekstur taktil, yang dilakukan dengan cara mewarnai kain yang telah diikat, dijahit, atau dilipat menurut pola tertentu. Teknik shibori dalam perkembangan batik di Tasikmalaya masih perlu digali. Proses pengembangan teknik sibori dilakukan dalam bentuk eksperimen berupa proses adaptasi teknik shibori pada bahan untuk memberikan varian baru pada tekstil shibori yang dapat diterapkan pada produk fashion, tas, scarf, dan produk tekstil lainnya yang memiliki nilai ekonomi untuk mendukung industri kreatif, ekonomi kreatif, dan pembangunan ekonomi nasional.
Pemberian Kartu Indonesia Pintar (KIP) Dalam Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Bagi Peserta Didik di PKBM GEMA Pada Pendidikan Kesetaraan Program Paket B dan C Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya Syaefuddin Syaefuddin; Lulu Yuliani; Lesi Oktiwanti
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2 Mei 2019
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v2i2.2611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pemberian Kartu Indonesia Pintar (KIP) Dalam Upaya Meningkatkan  Motivasi Belajar Bagi  Peserta Didik di PKBM Gema Pada Pendidikan Kesetaraan Program Paket B dan C  Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya. Menghasilkan rekomendasi keilmuan  Pendidikan Masyarakat,  mempublikasikan hasil penelitian pada prosiding, jurnal nasional maupun Internasioanal. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan sumbangan dan memperkaya pengembangan teori ilmu pendidikan, ilmu sosial dan ilmu pengetahuan sejenis dalam menambah cakrawala dan membuka wawasan keilmuan PLS.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna. Peneliti mengadakan pengamatan dan mencari data deskriptif  berupa kata-kata tertulis atau lisan dari responden yang diamati. Peneliti secara terus menerus melaksanakan wawancara dengan informan secara mendalam untuk mengumpulkan data dari peserta didik Pendidikan Keseteraan Pada Program Paket B dan C. Teknik yang di gunakan, Teknik Triangulasi Data yaitu Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Hasil penelitianWarga belajar penerima bantuan KIP di PKBM GEMA pada Pendidikan kesetaraan Pada Program Paket A dan Paket B kecamatan Tawang tahun 2018 berjumlah 103 dan diberikan setiap setahun sekali, warga belajar yang seluruhnya memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP). Warga belajar yang menerima bantuan KIP telah memenuhi kriteria yang telah ditentukan.  Dengan adanya pemberian dana KIP Motivasi warga belajar dalam mengikuti Pembelajaran pada pendidikan kesetraan Paket B dan Paket C di PKBM GEMA semakin meningkat. Di tunjukkan adanya minat untuk datang dalam proses pembelajaran  (frekuensi kehadiran) serta ketekunan, keuletan dan kemauan/minat untuk belajar sangat nampak sekali ketika mereka mendapatkan dana bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP)
ITGbM PELATIHAN PENERAPAN METODE BEYOND CENTERS AND CIRCLE TIME BERBASIS PESANTREN BAGI TUTOR PAUD DI KECAMATAN TAWANG KOTA TASIKMALAYA Lesi Oktiwanti; Syaefuddin Syaefuddin; Lilis Karwati
Jurnal Pengabdian Siliwangi Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : LPPM Univeristas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jsppm.v2i2.110

Abstract

Tujuan dari pelatihan penerapan metode BCCT (Beyond Centres and Circle Time) berbasis pesantren dalam pembelajaran PAUD bagi tutor di Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya ini adalah untuk meningkatkan kompetensi tutor melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan metode pembelajaran inovatif yang optimal meningkatkan kualitas pembelajaran dan membentuk karakter anak. Target yang ditetapkan dalam ipteks bagi masyarakat ini adalah tutor diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan metode pembelajaran BCCT berbasis pesantren untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembentukkan karakter anak.Kata Kunci: BCCT Berbasis Pesantren, Metode Pembelajaran, PAUD
Co-Authors Adang Danial Adang Danial Aditiya Jaya Permana Agus Sumantri Ahmad Hamdan Ahmad Hufad Alisya Zahra Andhika Putra Mudiana Annida Nihayati Asti Hamidah Badey Utama Pamungkas Allam Brilliancessa Admyco Chaitra, Rahmadhita Cucu Sutinah Dadan Dadan Dayat Hidayat Dea Nur Alifah Dede Nurul Qomariah Dede Nurul Qomariah Didik Kurniawan Eva Siti Ridiyanti Fujiani, Erna Dede Ghefira Nafisa Giska Nurfadilah H Syaefuddin H Syaefuddin Hania Windi Rohmah Febrianti Haura Mutiara Hepi Khoerunnisa Herawati, Herfina Iip Saripah Ilma Hapita Destiani Imas Hena Crisye Nurfalah Intan Aolia Irani Hoeronis Iseu Siti Aisyah Jilda Permata Nur Aliya Keisya Azzahra Kiran Saputra Koeswito Lilis Karwati Lulu Yuliani Lulu Yuliani, Syaepuddin M. Ibnu Sina Mahfira Maulani, Haniifan Miranti Widiastuti Mita Puspita Sari Mitsuru, Takahashi Muhamad Hasan Al Wustha Muhamaf Fadlil Muhammad Irsan Nailatunnajah, Nada Najwa Nurshadrina Naura Yasmina Mulia Neni Neni Nida Nurul Padilah Nida Sri Nur Fadillah Nilam Ratu Prawira Jaya Nuri Naharani Nurinta Monalisa Naibaho Nurpadilah, Maila Rahma Auliannisa Rahmawati, Rima Raihan Naufal Raissa Rizqia Athaya Ratna Kurniasih Ratu Wulan Sari Rika Yunita Rindu Bilqis Khoerunnisa Santiana Santiana Silvia Siti Marimbi Sintiana Nur Ilah, Sinta Siti Aghnia Nurhusni Sri Maywati Sulistiani, Mirna Syaefuddin Syaefuddin Syaefuddin Syaefuddin Syaefuddin Syaefuddin syaefuddin syaefuddin Syahla Zira Ridwan Tetty Fatimah Tsuroya Torik Miftah Fadil Vanya Ramania Yasmin Vira Evania Putri Winwin Amelia Wiwin Herwina Wiwin Herwina Yanti Shantini, Yanti Yunianto, Andi Eka Yus Darusman, Yus Zahra Muslihat Zulfa Tsania Fitri